Articles
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Motivasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam
Ari, Ni Luh Putu Merta;
Wibawa, I Made Citra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i3.19389
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran make a match dan siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 121 orang yang merupakan seluruh siswa kelas V di gugus II Kecamatan Tembuku, sedangkan untuk sampel penelitian berjumlah 24 orang pada kelas V SD Negeri 1 Tembuku sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Undisan sebagai kelompok kontrol berjumlah 26 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner motivasi belajar. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dalam penelitian ini ditemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar IPA antara kelompok yang diajarkan menggunakan model pembelajaran make a match dan kelompok yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Dari hasil pengolahan data (thitung =5,33 > ttabel = 2,01) artinya thitung lebih besar daripada ttabel yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Perbandingan hasil hitung rata-rata nilai motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran make a match 104 sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional 96,65. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran make a match berpengaruh terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Tembuku tahun pelajaran 2017/2018. Kata kunci: Make a match, motivasi belajar
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Berbantuan Teka-Teki Silang Terhadap Hasil Belajar IPA
Tri Utami, Ida Ayu Putri;
Wibawa, I Made Citra;
Rati, Ni Wayan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i3.21096
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan teka-teki silang terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar yang berjumlah tujuh kelas yang terdiri dari 175 orang. Sampel penelitian ini adalah 2 kelas yang dipilih secara acak (random sampling) dari 7 kelas yaitu kelas V SD N 1 Bakbakan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 29 orang dan Kelas V SD N 3 Bitera sebagai kelas kontrol yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar IPA diperoleh dengan menggunakan metode tes berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model belajar kooperatif tipe talking stick berbantuan teka-teki silang terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2017/2018
Perbandingan Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture dan NHT Dalam Pembelajaran IPS Tingkat SD
Sulaksana, I Made Harman;
Wibawa, I Made Citra;
Arini, Ni Wayan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i1.31021
Kurang maksimalnya guru dalam memanfaatkan model pembelajaran dan penggunaan alat peraga selama proses pembelajaran IPS serta kurangnya motivasi belajar akan sangat berpengaruh pada keberhasilan siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan model pembelajaran yang tepat agar siswa mampu mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dan NHT untuk meningkatkan hasil belajar IPS tingkat SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian meta analisis dengan cara review naratif dan sistematik artikel ilmiah. Subjek penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dan NHT pada mata pelajaran IPS tingkat SD. Metode pengumpulan data yang dilaksanakan melalui penulusuran jurnal online dari google scholar dengan total 10 artikel yang dipilih dari setiap tipe pembelajaran membahas 5 artikel ilmiah. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai gain yang diperoleh dari hasil penerapan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture memiliki nilai rata-rata 2,83, sedangkan pada tipe NHT memiliki nilai rata-rata 19,74. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih efektif untuk diimplementasikan dalam pelajaran IPS siswa SD. Implikasi penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, siswa akan aktif selama pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Belajar Siklus Air Melalui Video Demonstrasi dengan Media Konret
Bayu, I Made Krisna;
Wibawa, I Made Citra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.34990
Pembelajaran daring yang dilakukan membuat pembelajaran menjadi tidak efektif dan membosankan. Hal ini terjadi karena guru belum menghadirkan media yang tepat dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan media yang menarik contohnya seperti video demontasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran demonstrasi pada topik siklus air di kelas V sekolah dasar dengan menggunakan Model 4D. Subjek penelitian ini adalah 2 orang dosen sebagi ahli materi, 2 orang dosen sebagai ahli media, dan 2 orang guru sebagai praktisi. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner berupa google form yang diberikan kepada responden. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas video pembelajaran demonstrasi adalah rating scale berupa lembar penilaian materi dan media video pembelajaran demonstrasi dari ahli. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan rumus indeks validitas Aiken untuk data para ahli dan rumus mean untuk mengetahui rata-rata skor validitas dari respons praktisi dan siswa pada video pembelajaran demonstrasi. Hasil validitas materi video pembelajaran demonstrasi yang diperoleh adalah sebesar 0.96 “validitas tinggi”, selanjutnya hasil ahli media diperoleh skor sebesar 0.92 dengan kriteria “validitas tinggi”. Sedangkan pada analisis skor penilaian para responden menggunakan rumus mean memperoleh rata-rata sebesar 3.72 dari respons praktisi dengan kategori “sangat baik”, dan 3.94 dari respons siswa dengan kategori “sangat baik”. Jadi, video pembelajaran demonstrasi yang dikembangkan pada topik siklus air dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran di kelas V Sekolah Dasar.
Efektivitas Model Problem Based Learning Berbantuan LKPD Terhadap Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPA
Swiyadnya, I Made Gede;
Wibawa, I Made Citra;
Sudiandika, I Kade Agus
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36111
Kepaduan pembelajaran pada kurikulum 2013 ternyata kurang berdampak pada muatan pelajaran IPA yang dilaksanakan di sekolah. Minimnya inovasi pembelajaran mengakibatkan siswa tidak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan belum dikondisikan untuk belajar mengeksplorasi materi pelajaran yang diberikan sehingga terkesan monoton dan siswa menjadi bosan. Sesuai dengan permasalahan yang dihadapi siswa dengan gambaran di atas perlu adanya inovasi penggunaan model pembelajaran yang dapat meningkatkan antusias siswa salah satunya dengan pembelajaran yang menuntut siswa untuk berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengetahui Efektivitas model Problem Based Learning berbantuan LKPD untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Kelas V. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sebanyak 28 siswa. Selanjutnya objek penelitian ini adalah hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan penerapan model Problem Based Learning berbantuan LKPD. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan hasil belajar siswa adalah metode tes. Teknik analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah teknik analisis deskripsif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 68,21 dan meningkat pada siklus II menjadi 79,64. Daya serap siswa pada siklus I sebesar 68,21% dan meningkat pada siklus II menjadi 79,64% serta ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 64% dan meningkat pada siklus II menjadi 82%. Jadi, model Problem Based Learning berbantuan LKPD efektif dalam meningkatkan hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa.
Minat Baca dan Peran Orang Tua di Masa Pandemi COVID-19 Terhadap Keterampilan Membaca Bahasa Indonesia
Aryandani, Ni Made Sintya;
Mahadewi, Luh Putu Putrini;
Wibawa, I Made Citra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.37086
Keterampilan membaca bahasa Indonesia siswa mulai menurun di masa pandemi COVID-19. Hal tersebut dipengaruhi oleh randahnya minat baca, serta kurangnya perhatian orang tua di masa pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan minat baca dan peran orang tua di masa pandemi COVID-19 terhadap keterampilan membaca bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 49 orang siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu metode tes dan metode kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis maka terdapat hubungan yang signifikan minat baca dan keterampilan membaca bahasa Indonesia dengan rx1y = 0,706 dengan koefisien determinasi sebesar 49,8% sehingga terdapat hubungan yang signifikan peran orang tua di masa pandemi COVID-19. Keterampilan membaca bahasa Indonesia dengan rx2y = 0,805 dengan koefisien determinasi sebesar 64,7%, secara simultan, terdapat hubungan yang signifikansi minat baca dan peran orang tua di masa pandemi COVID-19 terhadap keterampilan membaca Bahasa Indonesia dengan rx1x2y = 0,805 dengan koefisien determinasi sebesar 65,9%. Jadi ditemukan terdapat hubungan yang signifikan minat baca dan peran orang tua di masa pandemi COVID-19 terhadap keterampilan membaca Bahasa Indonesia. Implikasi penelitian ini yaitu peranan orang tua sangat penting untuk menumbuhkan minat baca siswa di masa pandemi covid-19.
Pembelajaran Daring Topik Organ Pencernaan Manusia Dengan Media Powerpoint Interaktif
Suartawan, I Dewa Gede;
Wibawa, I Made Citra;
Dibia, I Ketut
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.40001
Keterbatasan guru dalam memilih media pembelajaran yang cocok digunakan dalampembelajaran daring membuat guru hanya mengirimkan materipelajaran saja kepada siswa. Hal tersebut berdampak kepada siswa yang kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran daring sehingga dapat berpengaruh pada hasil belajar siswa yang kurang oftimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media Powerpoint pembelajaran pada topik organ-organ pencernaan pada manusia kelas V SD yang teruji validitasnya. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah 2 ahli media, 2 ahli materi, dan 2 ahli desain. Metode dan instrument pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode kuesioner/angket, wawancara dan rating scale. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata validasi media Powerpoint pembelajaran. Penelitian ini menghasilakan media pembelajaran interaktif berbasis powerpoint yang telah dinyatakan valid dengan rata-rata ahli media 3,6, rata-rata ahli materi 3,8, rata-rata ahli desain 3,6, yang berada pada rentangan 3,01 < X ≤ 4, dengan kualifikasi “sangat baik”. Berdasarkan hal tersebut maka dapat dinyatakan bahwa media media pembelajaran interaktif berbasis powepoint dengan muatan pelajaran IPA topik organ-organ pencernaan pada manusia kelas V SD layak digunakan dalam pembelajaran khususnya pada pembelajaran dengan topik organ-organ pencernaan manusia kelas V SD.
Learning Socio-Cultural Diversity of Society Containing Tolerance Character Values Through Digital Comic Media
Susanti, Kadek Ayu Citra;
Wibawa, I Made Citra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i2.48508
The low use of learning media affects students' motivation to participate in learning. The purpose of this study is to develop a digital comic media containing the value of tolerance characters on the subject of Civics on the topic of community socio-cultural diversity that has been tested for feasibility. This research includes development research. The model used is based on the ADDIE model. However, this research is only in the development stage. The subjects involved were two material experts, two media experts, two practitioners, and ten students. The method used is a questionnaire sheet. The type of data analysis used is descriptive qualitative, and quantitative analysis. The development of digital comics was valid with an average score of 3.93 by material experts with very good qualifications, media experts with 3.75 with very good qualifications, a practitioner with 3.61 with very good qualifications, and student responses with 3.44 with very good qualifications. It means that the digital comic media containing the value of the character of tolerance on the subject of Civics on the topic of socio-cultural diversity for fifth-grade elementary school students is valid and can be used as a learning resource.
The Oppemei Model on Creative Thinking Skills Reviewing From Self-Efficacy of Students in Science Learning
I Gusti Ayu Tri Agustiana;
I Nyoman Tika;
I Made Citra Wibawa
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v11i2.49438
The The current problem is that it is still very difficult to develop creative thinking skills and self-efficacy in children. This is because there is still a high sense of wanting to win alone and limited learning time at school. The main aim of this research is to analyze the OPPEMEI model for creative thinking skills in terms of the self-efficacy of fourth grade elementary school students in learning science. The population of this research is all 186 grade IV students. This type of research is a quasi-experiment with a non-randomized design.PosttestOnly Control GroupDesignand 2x2 factorial as the analysis design. The classes used as samples were determined using random sampling techniques. Data collection methods use questionnaires and tests. The instrument uses questionnaires and question sheets. Data analysis techniques are descriptive qualitative and descriptive quantitative using two-way analysis of variance (ANOVA). The research results show that there are differences in creative thinking skills between students who follow the OPPEMEI learning model and students who follow the conventional learning model. There are differences in creative thinking skills, in groups of students who have high self-efficacy who follow the OPPEMEI learning model and students who follow conventional learning models. There are differences in creative thinking skills, in the group of students who have low self-efficacy who follow the OPPEMEI learning model and students who follow the conventional learning model. It was concluded that there was an interaction effect between the learning model and self-efficacy on students' creative thinking skills in science subjects.
Media Buku Pintar Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Siswa Kelas I Sekolah Dasar
Mariantini, Luh;
Wibawa, I Made Citra;
Suarjana, I Made
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.49510
Banyak siswa yang kesulitan dalam meningkatkan keterampilan dasar. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan Media Smart Book dalam Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Siswa Kelas I SD. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan model ADDIE. Subjek uji coba yaitu 2 ahli media dan 2 ahli materi. Subjek uji coba yaitu 1 praktisi dan siswa kelas I SD yang berjumlah 28 siswa. Metode yang digunakan yaitu dengan teknik wawancara dan observasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Teknik analisis data yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif serta statistic inferensial. Hasil penelitian yaitu hasil penilaian oleh ahli isi media yaitu0,93 (validitas tinggi), dan ahli media mendapatkan nilai 0,87 (validitas tinggi). Skor validasi dari masing-masing responden yaitu 4,45 (sangat baik), dan 4,89 (sangat baik) hasil dari respons siswa. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa media Smart Book layak atau valid digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji-t yaitu terdapat perbedaan antara nilai pretest dan post test siswa kelas 1 sebelum dan sesudah menggunakan media Smart Book. Disimpulkan bahwa Media Smart Book dapat meningkatkan keterampilan dasar pada siswa kelas I SD. Implikasi penelitian ini smart book dapat digunakan.