Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN KINERJA OPERASIONAL KERETA API JENGGALA JURUSAN MOJOKERTO – SIDOARJO Nurdiansyah, Irfan; Wicaksono, Achmad; Bowoputro, Hendi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.521 KB)

Abstract

On November 24, 2014 PT.KAI (Persero) inaugurated Jenggala train with Mojokerto - Sidoarjo route in order to meet the mobility needs of the areas. To find out the performance of the Jenggala train, it needs to be reviewed in terms of travel time, stop time, time delay, load factor, and cross capacity. It is also necessary to review the service facility for passengers to find out the level of satisfaction on Jenggala train. In this study using survey as a method to get primely data related to operational performance in the form offield survey, and to know customer satisfaction using quisoner with Importance Performance Analysis (IPA) method. The analysis used for the travel time, stop time, and delay time is the 1 tail t-test, load factor using Vukan R Vuchic capacity calculation, route capacity by using scott formula, and customer satisfaction using Importance Performance Analysis (IPA) method. The result of the analysis showed that the average travel time from Mojokerto is 48 minutes at Jenggala 294 and from sidoarjo is 54 minutes at Jenggala 289, the average stop  time from Mojokerto is 3minutes atJenggala 288 and from Sidoarjo is 10 minutes at Jenggala 289, the average of time delay on departure and arrival from Mojokerto is 6 minutes and 5 minutes, while from Sidoarjo is 3 minutes and 3 minutes. The highest Load Factor from Mojokerto is 63.95% and from Sidoarjo is 63,57%. Cross capacity on Mojokerto – Tarik stastion is 56 trains / day and cross capacity at  Sidoarjo – Tulangan is 79 train / day,  with the result of user satisfaction level is 89.34%. Keywords: Railway, Jenggala, Operational Performance, Cross Capacity, IPA
KAJIAN KINERJA PELAYANAN BUS AKDP PATAS DAN EKONOMI PADA TRAYEK SURABAYA - MALANG Daniel Julio, Aditya Bhaswara; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.408 KB)

Abstract

Bus AKDP
POLA PERGERAKAN PENUMPANG FERRY DI WILAYAH KEPULAUAN Kumalawati, Andi; Djakfar, Ludfi; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.563 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2968.%p

Abstract

Abstract East Nusa Tenggara is an archipelago with a low population density and uneven distribution. Therefore, the identification of movement pattern characteristics for ferry passengers is very important to capture the initial step of supporting data used in planning of interisland transportation infrastructure. By using the method of Correspondence Analysis, the analysis shows that: (1) most passengers in Alor Island had a nearer distance from home to the port compared to those on Flores, Sumba, and Timor islands; (2) travel costs from home to the ports were categorized expensive; (3) travel time from home to the port was influenced by the distance between home and the port, the port location, and transport to the port type; (4) most passengers did not transfer from one ship to another during the trip from port of origin to port of destination; (5) the waiting time of ship in the ports is affected by delays due to weather and wave height; (6) the journey time of ship is affected by the length of track, weather conditions, and high waves. Keywords: ferry passenger, travel time, travel cost, waiting time  Abstrak Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah kepulauan dengan kepadatan penduduk rendah dan sebaran tidak merata. Karena itu, identifikasi karakteristik pola pergerakan bagi penumpang ferry sangat penting untuk langkah awal menjaring data pendukung yang digunakan dalam perencanaan sarana dan prasarana transportasi penyeberangan. Dengan menggunakan Metode Correspondence Analysis, hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar penumpang di Pulau Alor memiliki jarak dari rumah ke pelabuhan yang lebih dekat dibandingkan dengan penumpang di Pulau Flores, Pulau Sumba, dan Pulau Timor; (2) biaya perjalanan dari rumah ke pelabuhan dikategorikan mahal; (3) waktu perjalanan dari rumah ke pelabuhan, dipengaruhi oleh jarak dari rumah ke pelabuhan, lokasi pelabuhan, dan jenis angkutan yang digunakan ke pelabuhan; (4) sebagian besar penumpang mengatakan tidak pernah berpindah kapal selama perjalanan dari pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan; (5) waktu tunggu kapal di pelabuhan, dipengaruhi oleh keterlambatan kapal akibat cuaca dan tinggi gelombang; dan (6) waktu tempuh kapal dipengaruhi oleh panjang lintasan, kondisi cuaca, dan gelombang yang tinggi. Kata-kata kunci: penumpang ferry, waktu perjalanan, biaya perjalanan, waktu tunggu
KAJIAN KINERJA TERMINAL HAMID RUSDI DI KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Putra, Bambang Perwira; Wicaksono, Achmad; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.981 KB)

Abstract

Kinerja Terminal Hamid Rusdi belum berfungsi dengan baik. Hampir seluruh angkutan umum menaikkan/menurunkan penumpang di depan Terminal Gadang lama yang secara kebetulan berdekatan dengan Pasar Induk Gadang yang menjadi pusat kegiatan di daerah tersebut.Terdapat 3 analisis yang digunakan  dalam penelitian ini, yaitu : (a) Analisis Kesesuaian Fasilitas Terminal, (b) Analisis IPA, (c) Analisis SWOT. Data primer diperoleh melalui wawancara dan pembagian kuisioner dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden, sedangkan data sekunder didapat dari jurnal, literatur, dan internet.Dari hasil analisis fasilitas, ada beberapa fasilitas yang belum tersedia seperti menara pengawas dan loket penjualan karcis untuk fasilitas umum serta ruang pengobatan, telepon umum, dan tempat penitipan barang untuk fasilitas penunjang. Pada analisis IPA terdapat 3 atribut yang masuk dalam kuadran I, dimana ketiga atribut tersebut adalah keterpaduan moda transportasi, jarak terminal dengan pusat kegiatan, dan lajur keberangkatan dan kedatangan. Untuk menentukan strategi yang digunakan terkait permasalahan di Terminal Hamid Rusdi dilakukananalisis SWOT.   Kata Kunci :Terminal, Relokasi, Importance Performance Analysis(IPA), Analisis SWOT.
KAJIAN KINERJA PELAYANAN DAN TARIF PENYEBERANGAN DI PELABUHAN KETAPANG DAN GILIMANUK M.Arief Munandar, Aulia Rizki Fauzi; Wicaksono, Achmad; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.852 KB)

Abstract

Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk berperan penting di Indonesia sebagai penghubung antar Pulau Jawa dan Pulau Bali. Pelabuhan-pelabuhan ini berada dalam naungan ASDP Indonesia Ferry. Kedua Pelabuhan ini menjadi pilihan wisatawan yang menggunakan jalur darat untuk menyeberangi selat Bali. Dalam kinerjanya kedua pelabuhan ini menyediakan fasilitas bagi para pengguna. Kinerja pelayanan tersebut di lihat berdasarkan kepuasan pengguna.Peneliti melakukan analisis kinerja pelayanan dengan menggunakan beberapa metode yaitu metode Importance Performance Analysis (IPA) guna mengetahui gambaran persepsi penumpang terhadap kinerja pelayanan di pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk, metode analisis teknis pelabuhan guna mendapatkan gambaran kondisi kelengkapan kedua pelabuhan dengan pengamatan langsung dan dibandingkan dengan Keputusan Menteri Perhubungan No. 54 Tahun 2002, serta analisis kesesuaian tarif dengan_metode_Abillity To_Pay (ATP) sertaWillingness_To Pay (WTP) guna mengetahui tarif ideal berdasarkan kemauan dan kemampuan penumpang. Metode survei dilakukan dengan menyebarkan kuisioner dan wawancara sebanyak 300 responden ditujukan kepada penumpang dewasa non kendaraan. Pada penelitian ini didapatkan hasil (1) karakteristik responden sebesar 75,67% pria, pekerjaan responden sebagai karyawan sebesar 32%, pendapatan responden sebesar 44,67% berpendapatan Rp. 1.500.000,00 – Rp. 3.000.000,00, pengeluaran responden perbulan terbanyak sebesar 59,67% bepengeluaran Rp. 50.000,00 – Rp. 100.000,00, perjalanan respondrn untuk belanja/ dagang sebesar 54,67%, alasan responden menggunakan kapal laut sebesar 38% memilih kenyamanan, frekuensi perjalanan responden sebanyak 3 – 4 kali perjalanan sebesar 53%. (2) Berdasar pada metode Importance_Performance Analysis (IPA) didapatkan nilai tingkat kesesuaian  tingkat kinerja dengan tingkat kepentingan sebesar 82% untuk pelabuhan Ketapang sangat memuaskan. Sementara itu, pada pelabuhan Gilimanuk didapat tingkat kesesuaian sebesar 79% dengan predikat memuaskan. Hasil analisis teknis pada kondisi fasilitas di pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk sudah baik dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 74,37 %.  (3) Strategi peningkatan kinerja pelayanan untuk memenuhi kepuasan pengguna di pelabuhan Ketapang terdapat satu atribut pelayanan yang perlu ditingkatkan  pada pelabuhan Ketapang yaitu, 1) ketersediaan tempat duduk dan toilet untuk penyandang difable. Sedangkan di pelabuhan Gilimanuk terdapat tiga atribut pelayanan yang perlu ditingkatkan 1)  ketersediaan tempat duduk dan toilet untuk penyandang difable, 2) ruang tunggu, 3) musholla. (4) Berdasarkan analisis ATP diperoleh nilai ATP sebesar Rp.6.260,00 dan nilai WTP sebesar Rp.6.000,00. Nilai ATP > WTP, artinya kemampuan membayar responden_lebih besar daripada kemauan_membayar, hal ini dipengaruhi oleh faktor penghasilan responden yang relatif tinggi tetapi utilitas terhadap angkutan kapal ferry pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk relatif rendah. Berdasarkan hubungan hasil analisis Ability to Pay dan Willingness to pay diperoleh nilai tarif ideal sebesar Rp.6.150,00. Tarif ideal yang didapat dari grafik hubungan antara ATP dan WTP masih berada dibawah tarif yang saat ini berlaku sebesar Rp.6.500,00.-Kata kunci: Tarif, ATP, WTP, Pelabuhan, Kinerja Pelayanan, Ketapang, Gilimanuk, IPA
DAMPAK RENCANA AKSES JALAN TOL PANDAAN-MALANG TERHADAP JALAN ASRIKATON, AMPELDENTO, SEKARPURO DAN KI AGENG GRIBIG Maulana Rizky Akbar, Moch. Ilham Dwiyulianto; Bowoputro, Hendi; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.86 KB)

Abstract

Kota Malang merupakan kota terpadat kedua di Provinsi Jawa Timur setelah Kota Surabaya. Padatnya jumlah penduduk di Kota Malang tidak diiringi dengan sarana prasarana yang memadai.Sarana dan prasarana sendiri memiliki peran penting dalam meningkatkan aspek ekonomi, sosial, budaya dan menghubungkan antar wilayah. Selain itu, sarana  prasarana juga berperan meningkatkan jaringan transportasi, komunikasi, dan informatika. Pemerintah Indonesia hingga saat ini terus melaksanakan Pembangunan Nasional. Salah satu fokus pada saat ini adalah pembangunan Jalan Tol.Diantaranya adalah pembangunan Jalan Tol untuk menghubungkan Kota Malang dengan Kota Surabaya yaitu Jalan Tol Pandaan-Malang. Dengan adanya akses Jalan Tol Pandaan-Malang akan merubah status beberapa ruas jalan yang berada di Kota Malang yang bermula berstatus jalan kota akan berubah menjadi jalan Provinsi atau jalan Nasional.Pengumpulan data dilakukan dengan dua metode yaitu dengan metode traffic counting di ruas jalan Asrikaton, Ampeldento, Sekarpuro dan Ki Ageng Gribig selain pada ruas traffic counting juga dilakukan pada simpang Abdul Rachman Saleh, Ampeldento, Wisnuwardhana dan Madyopuro. Metode ke dua yang dilakukan adalah metode wawancara langsung pada pada pengguna jalan khususnya kendaraan berat. Survai traffic counting dilakukan pada hari sabtu sore pukul 14.30-16.30 dan senin pagi pukul 06.00-09.00.Dari hasil analisis didapat bahwa kinerja ruas dan simpang eksisting di daerah studi buruk dan memiliki waktu tunda yang berlebihan sehingga disarankan dilakukan perbaikan geometri dan manajemen lalu lintas kembali. Seperti pada simpang Madyopuro memiliki LOS F yang memiliki DS sebesar 1.842 dan tundaa >45 detik/smp Untuk itu direkomendasikan melakukan perbaikan berupa pelebaran jalan dan merubah fase lalu lintas sehingga merubah nilai LOS menjadi C, DS menjadi 0.79 dan tundaan menjadi 24.21 detik/smp Kata kunci : Derajat Kejenuhan, Tundaan, Jalan Tol Pandaan-Malang, kota Malang
DAMPAK PERUBAHAN STATUS JALAN L.A SUCIPTO-JALAN RAYA BUGIS DARI JALAN KOTA MENJADI JALAN NASIONAL Cibro, Lolo Karina; Bowoputro, Hendi; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.656 KB)

Abstract

Perkembangan infrastruktur di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat. Dapat kita lihat dengan banyaknya proyek pembangunan infrastruktur di segala bidang termasuk bidang transportasi dibangun oleh pemerintah, swasta dan lain-lainPemerintah Indonesia hingga saat ini terus melaksanakan Pembangunan Nasional dengan salah satu fokus adalah pada penyediaan jaringan transportasi, yaitu pembangunan Jalan Tol. Jalan Tol Pandaan-Malang merupakan kelanjutan dari Jalan Tol Gempol–Pandaan yang direncanakan memiliki panjang 37,6 km dan melintasi tiga wilayah, yakni Pasuruan, Kota Malang dan Kabupaten Malang Pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang mengakibatkan perubahan jalur yang dilalui truk. Perubahan jalur ini yang akan mengaibatkan perubahan beban lalu lintas terhadap ruas jalan L.A Sucipto- Jalan Raya Wendit Barat- Jalan Raya Bugis dan memberikan dampak pada tingkat pelayanan lalu lintas. Bertambahnya volume lalu lintas dapat menyebabkan kemacetan, tundaan dan lain sebagainya, sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar dan khususnya pengguna jalan. Untuk itu, diperlukan Analisis Dampak perubahan status jalan dalam rangka meninjau pengaruh pergerakan lalu lintas baru terhadap sistem jaringan jalan yang sudah ada dan setelah adanya pergerakan baru akibat pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang. Kinerja jaringan jalan yang ditinjau setelah beroperasinya jalan tol Pandaan-Malang memiliki nilai derajat kejenuhan diatas 0.75 dan memiliki tingkat pelayanan ≥ C. untuk Ruas Jalan L.A Sucipto memiliki nilai DS= 0.9474, LoS= D dan Ruas Jalan Raya Bugis  memiliki nilai DS sebesar 1.0997, LoS=E. Simpang tidak bersinyal yang ditinjau mengalami perubahan kinerja. Nilai derajat kejenuhan  pertigaan jalan Simpang L.A Sucipto meningkat menjadi 0.966 dengan tundaan sebesar 17.64 det/smp , Simpang Industri Wendit Barat mmiliki nilai DS=0.86 dengan tundaan sebesar 14.63 det/smp, serta Simpang Saptorenggo memiliki nilai DS =2.258 dengan tundaan sebesar -3.20 det/smp sehingga tingkat pelayanan uang dimiliki oleh masing-masing simpang tidak bersinyal adalah C,C dan F Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan antara lain mengubah simpang tidak bersinyal menjadi besinyal dengan tiga fase pergerakan , melakukan perbaikan geometri pada badan jalan dan masing masing kaki simpang yang ditinjau, serta melakukan pengaturan ulang waktu siklus pada simpang bersinyal. Perhitungan kinerja jaringan jalan yang ditinjau serta perbaikan berdasarkan Pendoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI).   Kata kunci: Lalu lintas, Tol Pandaan-Malang, Derajat kejenuhan, Tingkat Pelayanan
EVALUASI KINERJA OPERASIONAL DAN PELAYANAN TERMINAL BUS ARJOSARI DI KOTA MALANG ; Wicaksono, Achmad; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.639 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan kota Malang yang semakin pesat, maka aktifitas manusia semakin beragam dan meningkat terutama di terminal. Namun di terminal Arjosari ini justru merupakan permasalahan utama, seperti ketidakjelasan arah menyebabkan para calon penumpang merasa kebingungan untuk menuju tempat yang akan dituju, penumpang yang naik dan turun di dalam terminal lebih memilih naik dan turun di luar terminal karena waktu tunggu di dalam terminal yang cukup lama. Penelitian ini menggunakan metode survai lapangan, dengan melakukan pengamatan secara langsung di Terminal Arjosari pada hari Jum’at, Sabtu, Minggu, Senin pada jam (06:00-11:00) sesi pagi dan untuk siang jam (12:00-18:00) serta dengan jumlah responden 390 untuk penyebaran kuisioner. Pengamatan langsung dilakukan dengan pencatatan data waktu kedatangan bus, plat nomor, jurusan, waktu parkir, waktu keberangkatan dan kuisioner serta dilakukan wawancara. Metode analisisa penelitian ini menggunakan : (a) Analisis Antrian, (b) Analisis Kapasitas Parkir, (c) Analisis Waktu Layan, (d) Analisis IPA, (e) Analisis SWOT. Dari hasilanalisis antrian di Terminal Arjosari, jumlah kedatangan bus terbesar terjadi pada hari Jum’at pagi (06:00-11:00) dimana nilai λ = 0,3996 bus/menit, lebih tinggi dari waktu lainnya dan belum terjadi tingkat antrian yang jenuh karena nilai ρ < 1. Konfigurasi parkir yang digunakan pada areal parkir tersebut adalah parkir sejajar. Dari hasil perhitungan kapasitas kedua areal parkir tersebut menghasilkan kapasitas sebesar 43 bus. Dari hasil perhitungan fluktuasi dan akumulasi parkir dengan interval 1 jam didapat fluktuasi maksimum di keempat hari survei terjadi pada hari Jum’at pagi (10:00-11:00) dengan volume 31 bus. Pada layanan keberangkatan, waktu layan rata-rata bus sangat bervariasi. Nilai waktu layan rata-rata terlama terjadi pada hari Senin siang antara 5 menit sampai dengan 30 menit. Dari 12 atribut pada analisis IPA terdapat 2 atribut yang masuk dalam kuadran I, dimana kedua atribut tersebut adalah (1) Lajur pejalan kaki, (2) Jalur kedatangan dan keberangkatan. Untuk menentukan strategi yang digunakan terkait permasalahan di Terminal Arjosari dilakukan analisis SWOT   Kata Kunci : Terminal, Antrian, Areal Kedatangan, Areal Parkir, Areal Keberangkatan, Importance Performance Analysis (IPA), Analisis SWOT.  
KAJIAN PEMILIHAN MODA ANTARA TAKSI ONLINE DENGAN TAKSI KONVENSIONAL DI KOTA MALANG M Rizqi Novianto, Rezki Setiawan ,; Arifin, M. Zainul; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitianini!!bertujuan!!untuk!!mengetahui!!karakteristik!!pengguna!!Grabcar!!di!!Malang,!!mengetahui!!kinerja!!pelayanan!!Grabcar!!di!!Malang!!serta!!mengetahui!!model!!pemilihan!!moda!!antara!!taksi!!konvensional!!dan!!Grabcar!!di!!daerah!!Kota!!Malang.!!Metode!!analisis!!data!!yang!!digunakan!!dalam!!penelitian!!ini!!Pengumpulan!!data!!primer!!dilakukan!!oleh!!penliti!!menggunakan!!kuisioner!!responden!!wilayah!!kota!!Malang,!!kuisioner!!metode!!Importance!!Performance!!Analysis!!akan!!di!!dapatkan!!dari!!penumpang,!!calon!!penumpang,!!yang!!pernah!!menggunakan!!Grab!!car.!!Untuk!!kuisioner!!metode!!Stated!!Preferenceakan!!dilakukan!!kepada!!penumpang!!baik!!taksi!!konvensional!!dan!!Grabcar.!!Untuk!!menentukan!!jumlah!!sampel!!minimum!!secara!!non-probability!!sampling!!dengan!!menggunakan!!rumus!!cohort!!yaitu!!berjumlah!!425!!responden!!dan!!daerah!!penelitian!!ini!!hanya!!di!!Kota!!Malang.!!Model!!matematis!!persamaan!!utilitas!!ditentukan!!dengan!!menggunakan!!program!!SPSS!!(Statistical!!Product!!and!!Solve!!Solutions)!!versi!!21.Pada!!studi!!ini!!perilaku!!pemilihan!!moda!!penumpang!!yang!!diamati!!adalah!!taksi!!konvensional!!dengan!!taksi!!online.!!Untuk!!tingkat!!kesesuaiankinerja!!operasional!!yang!!diukur!!dengan!!IPA!!diperoleh!!1!!atribut!!pada!!kuadran!!I!!(perbaikan!!kinerja)!!yaitu!!layanan!!asuransi!!(5).!!HasilStated!!Preferencemenunjukkan!!bahwa!!atribut!!selisih!!biaya!!perjalanan!!pada!!taksi!!konvensional!!danonline!!:!!(????GC−????TK)=!!(-0,453+!!0,00009854)x!!(Selisih!!Biaya!!Perjalanan)!!=!!Ptk=!!0,384!!,!!Pgc!!=!!0,615,!!Atribut!!waktu!!tempuh!!pada!!taksi!!konvensional!!dan!!online!!:(????GC−????TK)=!!0.373+!!(-0.113)!!x!!(Selisih!!waktu!!mendapatkan!!angkutan)!!=!!Ptk=!!0,481!!,!!Pgc!!=!!0,518. Kata!!Kunci!!:Angkutan!!Grabcar,!!Taksi!!Konvensional,!!Importance!!Performance!!Analysis,!!stated!!prefrence
KAJIAN KINERJA PELAYANAN DAN PEMILIHAN MODA TAKSI ONLINE DI KOTA MALANG Liliy A.C.S. Demotokay, Dinda Fitri Agustin ,; Wicaksono, Achmad; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu kota yang selalu mengalami perkembangan dan tadak jauh dari kegiatan pergerakan dan seiring berkembangnya jaman pada masa kini manusia dimudahkan dalam kegiatan pergerakan dengan adanya taksi online.  Terdapat dua perusahaan taksi online yang saat ini beroperasi di wilayah kota malang yaitu grab Car dan Go Car.  Tujuan dari kajian kinerja pelayanan dan pemilihan moda taksi online di kota malang yaiyu (1) mengetahui bagaimana karakteristik penumpang taksi online saat ini. (2) mengetahui kinerja taksi online di kota malang (3) Faktor apa saja yang mempengaruhi penumpang memilih taksi online antara Grab Car dan Go Car.Objek yang diteliti adalah konsumen yang pernah menggunakan jasa taksi online dari perusahaan Grab Car dan Go Car.  Dengan menggunakan metode Important Performance Analysis dan ditentukan responden sebanyak 400 orang didapat dari perhitungan rumus Lameshow
Co-Authors Abdillah, Hilmy Abid Abdul Samad Achmad Zaki Adeliyah, Novita Dwi Aditya N. Pratikto, 'Abdulloh ‘Azzam, Afiyat, Ahmad Afif Agung Wijaya, Marga Rista Agus Prasetyo Agus Suharyanto Agus Taufik Mulyono Ahmad syahirul Alim Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar Alifian, Dimas Cuzaka Andi Kumalawati Andriani, Gina Nabila Anggoro, Dikka Anggraini, Alfira Dwi Anindya Tasha M.P, Anindya Tasha Anwar, M Ruslin Ardiansyah, Laksmita Olyvia Ari Wibowo Arifi, M. Zainul Arifin, M. Z Atik Wahyuni Bangsa, Bintang Kusuma Bietrix Rosalina, Bietrix Boyas, Jeziano Rizkita Bramiana, Dwa Aulia Burhamtoro Burhamtoro, Burhamtoro Cahyani, Dina Ayu Chairil Anwar Chamora, David Cibro, Lolo Karina Dadang Supriyatno Daniel Julio, Aditya Bhaswara Darmawan, Ilham Denny Iswanto Devi Maya Sofa Dewa Ketut Sudarsana Dian Fahriani Eddi Basuki Kurniawan Eko Priyo Jatmiko, Yonky Prasetyo Fatia Mufieda Hayati Fauzan, Erga Rahmada Fauzul Rizal Sutikno Firdaus, Dewi Anisa Firmansyah, Nur Aldi Fitriana, Riezca Nur Gagoek Soenar Prawito Gholiqul Amrodh Alawy Hariyanto, Widia Eka Harnen Sulistio Harnen Sulistyo, Harnen Helen Paulin Eka Dharma Hendi Bowoputro Heny Wijayanti, Heny Hidayah, Siti Ghoniatul Hilmawan, Tanta Irfandi, Ian Isman Isa, Ilusi Iswandari, Retno Ita Suhermin Ingsih Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Julaikah Kamila, Edita Rachma Ken Pawestri Kirana, Rimas Kiki Krismanto, Indra Lailiyah, Lathifa Nur Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati Lazuardi, Khalid Liliy A.C.S. Demotokay, Dinda Fitri Agustin , Listy, Afina Sufiana Ludfi Djakfar M Rizqi Novianto, Rezki Setiawan , M Sa’dillah M Zainul Arifin M. Aang Ibnu Thoha M. Bisri M. Ruslin Anwar M. Zainul Arifin M.Arief Munandar, Aulia Rizki Fauzi M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Machsus Machsus Margono, Eko Maria Goretti Oktaviana Maria Warokka, Janette Anastacia Maulana Rizky Akbar, Moch. Ilham Dwiyulianto May Maulidia, Putri Mirza, Muhammad Raffi Mohammad Setyo Wardono Muhammad Fauzan Fakhrurrozi, Juan Bill Parhugi Sagala Muhammad Zainul Arifin Muhammad, Nabil Nafis, M. Azie Azizman Nafi’, Moh. Arrijal ‘Ilman Napitupulu, Melyona Febriani Nugraha, Maulana Rizky Nur Faidah, Rizka Nurahman, Garin Nurdiansyah, Irfan Odavita, Venishea Dea Oktavianti, Rizma Panji Pasa Pratama Permana, Maulana Zakki Permana, Satria Prabowo, Bimantoro Beny Praciana, Yuvi Arinta Pratama, Ganeswara Nova Pratama, Rizky Pratomo Yoga Baskoro Putra, Bambang Perwira Qolbi Nofa, Kusuma Rahayu K Rahayu Kusumaningrum Rahma Dewi, Mustika Iluni Rahmadhan, Muhammmad Nanda Rahmawan, Rizhal Adi Ridlo, Miftahur Rizqian, Mufidz Akbar Roesdyningtyas, Ayu Rudy CC Napitupulu Ruslin Anwar Rusman Prihatanto, Rusman S, Reinhard Fernando Saharani, Aliefia Enggal Saputra, Dicky Andrianto Satrio, Gilang Septian, Dody Tri Sobri Abusini Soemarno Soemarno Sonya Sulistyono Suharto, Lechyana Zahra Sulung Ditasari, Putri Sumarwanti, Aprilia SUSANTO, FARID Thoriq, Yuzqi Alfan Ubaidillah, Khafid Vita Dwi Rahmawati Wahid Wahyudi Wardani, Alan Wahyudi Wardani, Anifah Tiara Kusuma Wardani, Firdausyi Ayudya Wibowo, Rizki Arif Widhi, Ganang Nugroho Widianingrum, Wiahni Widyatami, Filki Suri Yaris Bohoh Yuniar, Gefrin K.R Zainul Arifin, M. Zeyan, Bima Fitra Prasetya Zubaidah, Tantri Risda Zubizaretta, Zaid Dzulkarnain