Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN KINERJA PELAYANAN DAN OPERASIONAL BUS SEKOLAH GRATIS KOTA MALANG MENGGUNAKAN METODE IPA DAN ANALISIS BOK Zubizaretta, Zaid Dzulkarnain; Saputra, Dicky Andrianto; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyaknya siswa di Kota Malang yang berkendara sendiri maupun diantarkan oleh orang tuanya menggunakan kendaraan pribadi menyebabkan terjadinya kemacetan dibeberapa titik pada jam sibuk seperti jam berangkat sekolah dan jam pulang sekolah. Hal ini membuat Pemerintah Kota Malang memiliki inovasi baru yaitu pengadaan bus sekolah gratis yang beroperasi dua kali setiap hari. Namun dalam pengoperasiannya saat ini bus tersebut masih belum beroperasi secara sehingga penumpang bus sekolah ini masih sepi pada rute-rute tertentu. Oleh karena itu, kajian ini dilakukan bertujuan untuk:(1) mengetahui tingkat kepuasan kinerja operasional dan pelayanan serta kepentingan dari variabel yang mengacu pada Peraturan Menteri No.29 Th. 2015 tentang Standar Pelayanan Umum Penumpang di Daerah Perkotaan, (2) mengetahui apa saja yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja dari moda tersebut serta (3) mengetahui besarnya subsidi per penumpang yang harus dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Malang untuk pengoperasian bus sekolah gratis di kota Malang. Kajian ini menggunakan metode survei wawancara terhadap siswa pengguna bus sekolah gratis. Populasi dari kajian ini berjumlah 235 responden dengan jumlah sampel minimal 149 responden dengan tingkat keandalan diasumsikan  95% (galat 5%) dan survei BOK dilakukan dengan cara survei wawancara kepada supir bus angkutan sekolah dan Dinas Pendidikan serta Dinas Perhubungan. Penyebaran kuisioner dan wawancara dilakukan di dalam bus sekolah ini dengan responden pengguna bus sekolah yaitu siswa dari sekolah di kota Malang. Dalam kajian ini digunakan dua metode yaitu Importance-Performance Analysis(IPA)dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Untuk Travel Time sendiri dapat dikatakan baik karena untuk perjalanan angkutan perkotaan masih diantara 30-60 menit (menurut SK Dirjen Perhubungan Darat No. 687, 2002), selain itu juga selama ini tidak pernah terjadi keterlambatan penjemputan maupun waktu tiba di sekolah masing-masing.UntukLoad Factor pada jam masuk sekolah hanya Poll A yang dapat dikatakan baik karena hasil rata-rata dari Load Factor melebihi dari 70% yaitu 77%. Sedangkan pada saat pulang sekolah pada semua Poll masih belum dapat dikatakan baik karena terjadi penurunan hingga rata-rata Load Factor menunjukkan dibawah 70%(menurut SK Dirjen Perhubungan Darat No. 687, 2002).Dari hasil analisis IPA didapat 2 variabel atau atribut yang dianggap penting namun kinerjanya kurang sehingga menjadi prioritas utama yang mempengaruhi kepuasan pengguna yaitu berfungsinya dan penggunaan produk SNI untuk visual audio secara maksimal pada setiap fasilitas bus serta adanya tanda larangan merokok bagi pengguna bus sekolah. Dari analisis Biaya Operasional Kendaraan didapatkan hasil subsidi per penumpang yang berbeda-beda sesuai dengan rute bus sekolah. Untuk Poll A sebesar Rp23.297,-; Poll B sebesar Rp29.832,-; Poll C sebesar Rp27.888,-; Poll D sebesar Rp9.519,-; Poll E sebesar Rp29.051,-; Poll F sebesar Rp25.461,-. Kata kunci: Kajian, Bus, Sekolah, Malang, IPA, BOK
KAJIAN PENENTUAN TARIF ANGKUTAN KOTA DI KOTA MALANG (STUDI KASUS ANGKUTAN KOTA TRAYEK AG DAN TST) Agung Wijaya, Marga Rista; Rizqian, Mufidz Akbar; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenaikan harga bahan bakar minyak mempengaruhi kenaikan tarif angkutan kota yang berlaku di Kota Malang. Perlu dilakukan kajian mengenai kesesuaian kenaikan tarif yang berlaku dengan kebutuhan sopir, pemilik kendaraan dan kemampuan penumpang angkutan kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan survei statis dan dinamis, analisis biaya operasional kendaraan sopir dan pemilik kendaraan juga kemampuan (ATP) dan kemauan (WTP) penumpang angkutan kota Malang trayek AG dan TST. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah penumpang yang dapat ditampung dalam satu hari. Teknik sampling menggunakan rumus metode random sampling. Jumlah sampel untuk penumpang trayek AG dan TST masing – masing berjumlah 100 orang. Jumlah armada angkutan yang diteliti sebesar 10% dari jumlah armada yang beroperasi yaitu diambil 30 armada pada trayek AG dan 12 armada pada trayek TST. Hasil penelitian menunjukkan biaya operasional kendaraan (BOK) harian dari sopir angkutan kota trayek AG sebesar Rp.225.580 per hari dan untuk trayek TST yaitu sebesar Rp.230.483,33per hari. Dengan tarif yang berlaku sebesar Rp. 4000, pendapatan sopir untuk trayek AG sebesar Rp.2.016.6560 per bulan untuk trayek TST sebesar Rp. 2.035.911 per bulan. Sedangkan pemilik kendaraan mendapatkan penghasilan sebesar Rp 158.703 per bulan untuk trayek AG dan sebesar Rp.541.133,417 per bulan untuk trayek TST. Besar tarif angkutan kota berdasarkan grafik hubungan kemampuan (ATP) dan kemauan (WTP) penumpang angkutan kota adalah sebesar Rp. 3.400 untuk trayek AG dan Rp. 3.200 untuk trayek TST. Dengan tarif baru tersebut sopir angkutan kota trayek AG mendapatkan penghasilan Rp. 1.340.379,26 per bulan dan Rp. 637.311,69 untuk trayek TST. Pendapatan sopir dengan tarif berlaku sebesar Rp. 4.000 berada diatas nilai upah minimum regional kota malang, yang berada pada besaran Rp. 1.882.250, sehingga masih relevan untuk diberlakukan. Sedangkan tarif dari grafik ATP dan WTP tidak bisa diberlakukan karena pendapatan sopir setiap bulannya berada dibawah nilai upah minimum regional Kota Malang. Kata Kunci :   tarif, angkutan kota malang, Biaya Operasional Kendaraan (BOK), ability to pay (ATP), willingness to pay (WTP)
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN KAPAL LAUT TUJUAN SURABAYA-MAKASSAR Ridlo, Miftahur; Prabowo, Bimantoro Beny; Wicaksono, Achmad; K, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sebagian besar areanya terdiri dari  lautan.  Dengan begitu,  salah satu moda transportasi yang dapat diandalkan adalah kapal laut.  Kapal laut merupakan moda transportasi murah yang dapat menjangkau  sebagian besar pulau-pulau yang ada di Indonesia dengan daya angkut yang besar.  Namun,  telah terjadi penurunan jumlah penumpang dari waktu ke waktu.  Maka dari itu  perlu dilakukan evaluasi kinerja kapal. Penelitian ini bertujuan untuk;  mengetahui  karakteristik penumpang kapal laut rute Surabaya – Makassar,  mengetahui kinerja  operasional kapal laut rute pelayanan Surabaya – Makassar, dan mengetahui bentuk  model pemilihan pengguna layanan antara kapal laut dan pesawat terbang dengan tujuan  Surabaya – Makassar. Survei ini dilakukan terhadap penumpang kapal laut dengan rute Surabaya –  Makassar dengan jumlah responden 150 orang penumpang untuk metode Importance – Performance Analysis dan Stated Preference.  Evaluasi yang dilakukan dalam penelitian  ini menggunkan metode Importance – Performance Analysis untuk analisis kinerja  pelayanan kapal laut dan juga digunakan metode Stated Preference untuk mengetahui  perbandingan dengan moda pesawat terbang,  yang juga bertujuan untuk mengevaluasi  kekurangan dan keunggulan moda kapal laut. Penelitaian ini dilakukan pada bulan  September 2015 yang berlokasi di atas kapal laut rute Surabaya – Makassar dan juga di  pelabuhan. Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan, maka diketahui karakteristik  responden yang didominasi oleh penumpang dengan usia 25 – 40 tahun (58%) dengan  pendidikan terakhir SMA (44%) dan penghasilan keluarga sebesar 3 – 4 juta rupiah  perbulan.  Maksud tujuan dari perjalanan yang dilkukan umumnya dengan maksud  tujuan non-bisnis dan menggunakan biaya sendiri serta alasan penggunaan kapal laut  adalah karena alasan biaya perjalanan. Dari analisis metode Importance – Performance Analysis, fasilitas yang perlu dibenahi diantaranya adalah naik turun penumpang dari  dan  ke kapal, toilet, fasilitas pengatur suhu, ruang pelayanan kesehatan, fasilitas  kemudahan naik turun penumpang, fasilitas penyandang difable, dan ruang ibu  menyusui. Sedangkan dari metode Stated Pereference, diperoleh model (UP– UK) = 1,823-0,688(ΔX₂) dimana ΔX₂ = selisih ketepatan jadwal. (UP– UK) = 7,838+0,778(ΔX3) dimana ΔX3 = selisih frekuensi keberangkatan. Kata Kunci :   Evaluasi Kinerja,  Kapal,  Laut, Surabaya-Makassar, Metode Stated Preference, Metode Importance Performance Analisis.
KAJIAN RENCANA PENERAPAN RUANG HENTI KHUSUS SEPEDA MOTOR DI PERSIMPANGAN BERSINYAL (STUDI KASUS KOTA MALANG) Roesdyningtyas, Ayu; Wicaksono, Achmad; Anwar, Ruslin
Media Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2016): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.807 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v14i2.3702

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor dewasa ini kian bertambah hampir tak terkendali, khususnya sepeda motor. Oleh karena kondisi tersebut, tujuan kajian ini yaitu mengetahui karakteristik pengendara sepeda berdasarkan karakteristik sosial ekonomi dan karakteristik perjalanan, mengetahui hubungan persepsi pengendara sepeda motor terhadap penyediaan Ruang Henti Khusus, menyusun usulan untuk kebijakan penyediaan fasilitas Ruang Henti Khusus. Metode yang dipakai dalam kajian ini Logistic Regression, serta Metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Karakteristik Pengendara sepeda motor di Kota Malang yaitu berjenis kelamin laki-laki (64%), usia 18-22 tahun (27%), pendidikan SMA/MA (57%), penghasilan < Rp 1.000.000 (33%), pekerjaan swasta (43%), kepemilikan sepeda milik sendiri (86%), dan jumlah sepeda motor 1 (57%), berasal dari rumah (79%), maksud perjalanan bekerja (51%), tujuan lokasi kerja (51%), jarak tempuh 5 km – 10 km (25%), rutinitas kegiatan 6 kali/minggu (45%), dan waktu tempuh 20 – 30 menit (35%). Bobot kriteia pemilihan lokasi penyediaan Ruang Henti Khusus di Kota Malang yaitu kriteria aspek keselamatan (35,188%), aspek waktu tempuh (15,592%), aspek kenyamanan (13,397%) , aspek sosial ekonomi (10,589%), aspek biaya pembangunan (9,840%), aspek teknis (9,078%), dan aspek konservasi lingkungan (6,316%).
KAJIAN KINERJA DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA Wijayanti, Heny; Arifin, M Zainul; Wicaksono, Achmad
Media Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.912 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v13i2.2560

Abstract

KAJIAN KINERJA DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA TERMINAL PENUMPANG KAPAL LAUT DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYAAssessment Of Performance And Preferences Of Service UsersTerminal Passenger Ships At The Port Of Tanjung Perak SurabayaHeny Wijayanti1, M Zainul Arifin2, Achmad Wicaksono31,2,3Jurusan Teknik Sipil,Fakultas Teknik,Universitas Brawijaya, Jl. M.T. Haryono No. 167, Malang-65145, Jawa Timuremail: henywijayanti99@gmail.comAbstractThe objective of this research is to know the performance of operational service ships Passenger Terminal in terms of the needs and wants of users, know the preferences of service users in choosing marine transport modes in the Passenger Ship Terminal Tanjung Perak Surabaya. The analysis method used in this study are Importance-Performance Analysis (IPA) to know which service attributes that have low performance, stated preference techniques to get the model of service user preferences in choosing a mode of transport. Operational service performance ship passenger terminal in terms of the needs and wants of users are the cleanliness of the passenger terminal waiting room, a comfortable waiting room, the accuracy and speed of service time, the length of waiting times for vessels when in the passenger terminal of Tanjung Perak, easy to complain, willingness of the port to accept criticism and suggestions, giving attention to the complaints of passengers. Model preferences of service users in choosing the mode of sea transport in the Ship Passenger Terminal Tanjung Perak Surabaya, for the purpose of Sampit Y = 0.780 – 0.092 ÄX3, Makassar Y = 2.379 – 0.072 ÄX3, Benoa Y = 0.833 –0.000002987 ÄX1 - 0.069 ÄX3, Banjarmasin Y = -0.728 – 0.000006186 ÄX1, Kumai Y = 2.445 – 0.062 ÄX3, Balikpapan Y = 1.726 – 0.066 ÄX3, Pontianak Y = -0.114+0.000002291 ÄX1 – 0.0710 ÄX3, Batulicin Y = 1.913 – 0.1030 ÄX3, Masalembo Y=-9.977–0.00003196ÄX1- 0.1020ÄX3, Maumere Y=-7.658–0.000005248ÄX1-0.1780ÄX3, Merauke Papua Y=-0.749– 0.0230ÄX3 where ÄX1 is the difference in rates and ÄX3 is the long waiting time at the passenger terminal.Keywords: passanger terminal, ships, IPA, Stated Preference, Tanjung Perak Surabaya.AbstrakTujuan penelitian ini yaitu mengetahui kinerja pelayanan operasional Terminal Penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna, mengetahui preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan laut di Terminal Penumpang Kapal Laut Tanjung Perak Surabaya. Metode analisis yang digunakan dalam kajian ini adalah Importance-Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui kinerja pelayanan operasional Terminal Penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna, Teknik stated preference untuk mengetahui model preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan. Kinerja pelayanan operasional terminal penumpang kapal laut ditinjau dari kebutuhan dan keinginan pengguna adalah kebersihan ruang tunggu terminal penumpang, ruang tunggu yang nyaman, ketepatan dan kecepatan waktu pelayanan, lamanya waktu tunggu kapal ketika di terminal penumpang Tanjung Perak, kemudahan untuk menyampaikan keluhan, keinginan pihak pelabuhan untuk menerima kritik dan saran, memberikan perhatian terhadap keluhan calon penumpang. Model preferensi pengguna jasa dalam memilih moda angkutan laut di Terminal Penumpang Kapal Laut Tanjung Perak Surabaya yaitu untuk tujuan kota Sampit Y = 0.780 – 0.092 ÄX3, Makassar Y = 2.379 – 0.072 ÄX3, Benoa Y = 0.833 –0.000002987 ÄX1 - 0.069 ÄX3, Banjarmasin Y = -0.728 – 0.000006186 ÄX1, Kumai Y = 2.445 – 0.062 ÄX3, Balikpapan Y = 1.726 – 0.066 ÄX3, Pontianak Y = -0.114+0.000002291 ÄX1 – 0.0710 ÄX3, Batulicin Y = 1.913 – 0.1030 ÄX3, Masalembo Y=–9.977–0.00003196ÄX1– 0.1020ÄX3, Maumere Y=-7.658–0.000005248ÄX1–0.1780ÄX3, Merauke Papua Y= -0.749 – 0.0230ÄX3 dimana ÄX1 adalah selisih tarif dan ÄX3 adalah selisih lamanya waktu tunggu di terminal penumpang.Kata kunci : terminal penumpang, kapal laut, IPA, Stated Preference, Tanjung Perak Surabaya
STUDY OF IMPROVING PERFORMANCE OF RAPID TRANSIT (BRT) BUS IN YOGYAKARTA Samad, Abdul; Wicaksono, Achmad; Sulistyo, Harnen; Djakfar, Ludfi
Media Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2019): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.621 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v17i1.7771

Abstract

The implementation of the Rapit Transit Bus (BRT) requires evaluation of performance, by exploring service quality. Because service quality is important for the success of Trans Jogja. The purpose of this study was to determine the existing conditions of bus rapid transit (BRT) service and performance in the city of Yogyakarta, and to find out the priority strategies for implementing bus rapid transit (BRT) management at the study site.  The method used in this study was the Science and QFD methods. The results of the research on the existing level of BRT performance in Yogyakarta, the arrival and departure times of Trans Jogja buses are good and can satisfy passengers, but the waiting time and operating time still need handling. The research results of the priority strategies for implementing BRT management management that need to be addressed are ease of location from the community living environment to the Trans Jogja bus stop, ease of change of mode, and management of cost compliance.
KAJIAN EVALUASI LAYANAN SHUTTLE BUS DI KAWASANUNIVERSITAS BRAWIJAYA Aditya N. Pratikto, 'Abdulloh ‘Azzam,; Wicaksono, Achmad; Ambarwati, Lasmini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya civitas akademika yang ada di Universitas Brawijaya berdampak terhadap mobilisasi di dalam kawasan kampus. Salah satunya adalah peningkatan volume lalu lintas dan tingginya kebutuhan parkir. Untuk mengatasi berbagai masalah ini Universitas Brawijaya menyediakan layanan shuttle bus yang beroperasi di dalam lingkungan kampus. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji karakteristik pengguna, persepsi pengguna layanan/ penumpang terhadap kinerja dan kepentingan pelayanan shuttle bus, dan menyusun strategi untuk meningkatkan kinerja shuttle bus. Studi dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada penumpang shuttle bus. Survey ini dilakukan di beberapa lokasi pemberhentian bus dan di dalam angkutan bus. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis IPA (Importance Performance Analysis). Hasil matriks SWOT kemudian digunakan untuk menyusun dan menentukan strategi yang tepat dalam upaya meningkatkan pelayanan shuttle bus di Universitas Brawijaya. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh beberapa kesimpulan diantaranya dari jumlah responden sebanyak 307, 60% diantaranya perempuan, dengan rentang usia responden 18-25 sebanyak 96%, responden mahasiswa sebanyak 98%, dengan jumlah rata-rata pendapatan sebulan Rp.1.000.001,00-Rp.3.000.000,00 sebanyak 49%. Untuk karakteristik perjalanan responden, asal masuk ke wilayah kampus yang paling sering dilalui adalah Gerbang Veteran sebanyak 42%, tujuan ke wilayah kampus (paling sering) ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 11%, frekuensi ke kampus dalam satu hari sebanyak dua kali dengan 41%, responden yang mengendarai sepeda motor pribadi sebanyak 57%, dan biaya perjalanan dalam satu hari sebesar ≤Rp.5.000,00 sebanyak 50%.Dari hasil analisis MAT (Matriks Asal Tujuan) rute layanan shuttle bus yang diinginkan oleh responden dengan pola berawal dari Gerbang Veteran melewati Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Gerbang KPRI, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Komunikasi dan kembali lagi ke titik awal Gerbang Veteran.Dari hasil analisis IPA didapatkan tingkat kesesuaian antara tingkat kinerja dan tingkat kepentingan sebesar 76% yang artinya tingkat kepuasan pengguna layanan shuttle bus terhadap kinerja pelayanan sudah memuaskan. Untuk analisis SWOT strategi yang dapat digunakan untuk layanan shuttle bus antara lain menyediakan tempat parkir terpusat, penyediaan prasarana penunjang layanan, melengkapi fasilitas keselamatan yang ada di dalam bus, menyediakan zona penjemputan dan menurunkan penumpang di luar gerbang masuk kampus bagi pengguna angkutan transportasi online, menambah rute layanan, dan peningkatan kualitas layanan. Kata kunci: shuttle bus kampus, evaluasi kinerja, karakteristik pengguna, analisis MAT, analisis IPA,analisis SWOT.
KAJIAN POTENSI PENUMPANG KM LEGUNDI TUJUAN SURABAYA-LOMBOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATED PREFERENCE S, Reinhard Fernando; Wicaksono, Achmad; K, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi laut sebagai sarana angkutan antar pulau memiliki kelebihan mampu menampung penumpang dan barang dengan kapasitas yang lebih besar dibanding dengan transportasi lainnya, dan juga biaya transportasi laut relative lebih murah dibanding transportasi penyeberangan lain. Namun saat ini hanya satu armada kapal penyeberangan yang beroperasi dengan waktu keberangkatan yang terbatas yaitu dua kali dalam satu minggu dari Surabaya-Lombok atau sebaliknya.Maka di perlukan survei menggunakan metode Stated Preference dan pemodelan dengan Logit/Binomial agar terlihat berapa besarnya potensi penumpang yang akan menggunakan KM Legundi atau pesawat jika KM Legundi menambah armada atau menambah jadwal keberangkatan berdasarkan atribut biaya perjalanan,waktu perjalanan,waktu tunggu. Kata Kunci: Metode Stated Preference, Stated Preference Method, Pemodelan Logit Binomial, Logit Binomial Modeling
MODEL PREDIKSI KECELAKAAN YANG MELIBATKAN KENDARAAN ANGKUTAN BARANG DI JALAN NASIONAL KABUPATEN SIDOARJO, JAWA TIMUR Muhammad Fauzan Fakhrurrozi, Juan Bill Parhugi Sagala; Arifin, Muhammad Zainul; Wicaksono, Achmad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Timur merupakan provinsi terluas di Pulau Jawa, selain itu Jawa timur juga merupakan kawasan strategis dimana terdapat kawasan industri, pertanian, dan perdagangan yang mengakibatkan besarnya mobilisasi barang. Hal ini turut ditunjang dengan adanya infrastruktur berupa jalan nasional rute 15 yang memadai. Kabupaten Sidoarjo menjadi wilayah dengan kasus kecelakaan  terbesar di sepanjang jalan nasional tersebut. Peningkatan angka kecelakaan tersebut juga seiring dengan tingginya kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan angkutan barang. Penelitian ini membahas tentang karakteristik sosio-ekonomi pengemudi kendaraan angkutan barang; karakteristik geometrik jalan dan lalu lintas; dan karakteristik kecelakaan. Data penelitian ini diperoleh melalui survei kecepatan dan geometrik jalan, dan dari instansi terkait. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa pengemudi kendaraan angkutan barang yang mengalami kecelakaan di jalan nasional Kabupaten Sidoarjo didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan usia yang tidak diketahui serta memiliki pekerjaan sebagai pegawai swasta. Untuk karakteristik geometrik jalan dan lalu lintas di jalan nasional Kabupaten Sidoarjo memiliki lebar lajur 3-3,6 meter, lebar bahu 1-5,4 meter, volume total 4092,5-7932,6 smp/jam, kecepatan aktual 49,511-62,759 km/jam. Sedangkan karakteristik kecelakaan yang terjadi adalah didominasi pada pukul 06.00-07.59, cuaca cerah, geometrik jalan lurus, jenis kecelakaan double, dan jenis cedera yaitu tidak ada luka.   Kata kunci: karakteristik kecelakaan, kecelakaan angkutan barang, karakteristik pengemudi, jalan nasional, Kabupaten Sidoarjo
Kajian Kinerja Operasional Dan Strategi Pengembangan Pelabuhan Umum Gresik Triyono, Agus; Wicaksono, Achmad; Anwar, M. Ruslin
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah kunjungan kapal dan arus barang di Pelabuhan Umum Gresik yang tidak diikuti dengan penambahan infrastruktur pelabuhan berpotensi menimbulkan antrian sandar kapal yang lama. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kinerja operasional Pelabuhan Umum Gresik serta strategi pengembangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Important Performance Analysis, analisa regresi berganda dan SWOT IFAS EFAS. Hasil penelitian menunjukan kinerja operasional Pelabuhan umum Gresik sesuai peraturan Dirjen Hubla secara umum baik, hanya ada tiga indikator yang kurang baik yaitu waiting time, approach time dan produktivitas bongkar muat curah kering. Sedangkan menurut persepsi user indikator kinerja operasional pelabuhan yang mendapatkan prioritas utama perbaikan adalah waiting time pilot, waiting time ship, berthing time, pelayanan sandar kapal pelra, produktivitas bongkar muat general cargo, produktivitas bongkar muat bag cargo, produktivitas bongkar muat curah kering, Panjang/jumlah dermaga, Berthing Occupancy Ratio (BOR), kondisi fender, dan kedalaman kolam pelabuhan. Dari hasil pemodelan dengan regresi linear berganda dan peramalan data, didapatkan bahwa pada tahun 2024 jumlah kunjungan kapal Pelnas naik 64,17 % , jumlah kunjungan kapal Pelra turun 67,7 %, volume bongkar naik 80,03 %, volume muat naik 81,56 % , nilai BOR naik 80,41 % dan nilai YOR naik 26,57 % . Sedangkan dari analisa SWOT IFAS EFAS diperoleh strategi rencana pengembangan pelabuhan yang dapat diterapkan di Pelabuhan Umum Gresik adalah strategi agresif yaitu : memaksimalkan penggunaan lapangan penumpukan dan mengoperasikan kembali gudang untuk menanngulangi kenaikan arus barang serta memaksimalkan kolam pelabuhan untuk lego jangkar kapal dan memaksimalkan waktu pelayanan pandu kapal guna mengantisipasi kenaikan kunjungan kapal.Kata kunci: evaluasi kinerja pelabuhan, metode IPA, analisa regresi linear berganda, metode SWOT IFAS EFAS, Pelabuhan Umum Gresik.
Co-Authors Abdillah, Hilmy Abid Abdul Samad Achmad Zaki Adeliyah, Novita Dwi Aditya N. Pratikto, 'Abdulloh ‘Azzam, Afiyat, Ahmad Afif Agung Wijaya, Marga Rista Agus Prasetyo Agus Suharyanto Agus Taufik Mulyono Ahmad syahirul Alim Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar Alifian, Dimas Cuzaka Andi Kumalawati Andriani, Gina Nabila Anggoro, Dikka Anggraini, Alfira Dwi Anindya Tasha M.P, Anindya Tasha Anwar, M Ruslin Ardiansyah, Laksmita Olyvia Ari Wibowo Arifi, M. Zainul Arifin, M. Z Atik Wahyuni Bangsa, Bintang Kusuma Bietrix Rosalina, Bietrix Boyas, Jeziano Rizkita Bramiana, Dwa Aulia Burhamtoro Burhamtoro, Burhamtoro Cahyani, Dina Ayu Chairil Anwar Chamora, David Cibro, Lolo Karina Dadang Supriyatno Daniel Julio, Aditya Bhaswara Darmawan, Ilham Denny Iswanto Devi Maya Sofa Dewa Ketut Sudarsana Dian Fahriani Eddi Basuki Kurniawan Eko Priyo Jatmiko, Yonky Prasetyo Fatia Mufieda Hayati Fauzan, Erga Rahmada Fauzul Rizal Sutikno Firdaus, Dewi Anisa Firmansyah, Nur Aldi Fitriana, Riezca Nur Gagoek Soenar Prawito Gholiqul Amrodh Alawy Hariyanto, Widia Eka Harnen Sulistio Harnen Sulistyo, Harnen Helen Paulin Eka Dharma Hendi Bowoputro Heny Wijayanti, Heny Hidayah, Siti Ghoniatul Hilmawan, Tanta Irfandi, Ian Isman Isa, Ilusi Iswandari, Retno Ita Suhermin Ingsih Jannah, Novia Miftakhul Jatmiko Budi Antoro, Jatmiko Budi Julaikah Kamila, Edita Rachma Ken Pawestri Kirana, Rimas Kiki Krismanto, Indra Lailiyah, Lathifa Nur Laksono Trisnantoro Lasmini Ambarwati Lazuardi, Khalid Liliy A.C.S. Demotokay, Dinda Fitri Agustin , Listy, Afina Sufiana Ludfi Djakfar M Rizqi Novianto, Rezki Setiawan , M Sa’dillah M Zainul Arifin M. Aang Ibnu Thoha M. Bisri M. Ruslin Anwar M. Zainul Arifin M.Arief Munandar, Aulia Rizki Fauzi M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Machsus Machsus Margono, Eko Maria Goretti Oktaviana Maria Warokka, Janette Anastacia Maulana Rizky Akbar, Moch. Ilham Dwiyulianto May Maulidia, Putri Mirza, Muhammad Raffi Mohammad Setyo Wardono Muhammad Fauzan Fakhrurrozi, Juan Bill Parhugi Sagala Muhammad Zainul Arifin Muhammad, Nabil Nafis, M. Azie Azizman Nafi’, Moh. Arrijal ‘Ilman Napitupulu, Melyona Febriani Nugraha, Maulana Rizky Nur Faidah, Rizka Nurahman, Garin Nurdiansyah, Irfan Odavita, Venishea Dea Oktavianti, Rizma Panji Pasa Pratama Permana, Maulana Zakki Permana, Satria Prabowo, Bimantoro Beny Praciana, Yuvi Arinta Pratama, Ganeswara Nova Pratama, Rizky Pratomo Yoga Baskoro Putra, Bambang Perwira Qolbi Nofa, Kusuma Rahayu K Rahayu Kusumaningrum Rahma Dewi, Mustika Iluni Rahmadhan, Muhammmad Nanda Rahmawan, Rizhal Adi Ridlo, Miftahur Rizqian, Mufidz Akbar Roesdyningtyas, Ayu Rudy CC Napitupulu Ruslin Anwar Rusman Prihatanto, Rusman S, Reinhard Fernando Saharani, Aliefia Enggal Saputra, Dicky Andrianto Satrio, Gilang Septian, Dody Tri Sobri Abusini Soemarno Soemarno Sonya Sulistyono Suharto, Lechyana Zahra Sulung Ditasari, Putri Sumarwanti, Aprilia SUSANTO, FARID Thoriq, Yuzqi Alfan Ubaidillah, Khafid Vita Dwi Rahmawati Wahid Wahyudi Wardani, Alan Wahyudi Wardani, Anifah Tiara Kusuma Wardani, Firdausyi Ayudya Wibowo, Rizki Arif Widhi, Ganang Nugroho Widianingrum, Wiahni Widyatami, Filki Suri Yaris Bohoh Yuniar, Gefrin K.R Zainul Arifin, M. Zeyan, Bima Fitra Prasetya Zubaidah, Tantri Risda Zubizaretta, Zaid Dzulkarnain