Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat muslim di seluruh dunia. Saat menjalankan ibadah puasa terjadi perubahan rutinitas sehari-hari meliputi bangun lebih pagi untuk sahur, menjalankan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, dan beribadah pada malam hari. Dengan adanya rutinitas ini tentunya kita diharapkan tetap memiliki tubuh yang bugar, agar dapat menjalani ibadah dengan lancar. Namun, puasa Ramadhan juga memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang aktif melakukan aktivitas fisik dan olahraga. Ada banyak cara untuk menjaga tubuh tetap bugar kala berpuasa. Salah satunya dengan berolahraga. Petanque merupakan salah satu olahraga yang cocok untuk dilakukan selama puasa Ramadhan. Petanque adalah olahraga yang berasal dari Prancis dan dimainkan dengan melempar bola kecil ke lapangan dan berusaha mendekatkan bola besar ke bola kecil tersebut. Petanque adalah olahraga ringan yang tidak membutuhkan terlalu banyak energi dan stamina. Meskipun masih melibatkan gerakan fisik, tetapi gerakan tersebut tidak akan terlalu melelahkan tubuh. Wilayah Menganti dan Club New Kampret Petanque dipilih sebagai mitra kegiatan pengabdian masyarakat untuk dilakukan pelatihan pétanque. Untuk lokasi kegiatan akan dilakukan di lapangan New Kampret Gresik. Kegiatan pelatihan olahraga pétanque ini dirasa dianggap penting dan dibutuhkan untuk dilakukan karena banyak kedepannya akan memberikan banyak dampak positif bagi semua pihak khususnya masyarakat di wilayah Menganti Gresik. Metode pelaksanaannya ini meliputi 5 tahapan, yakni (1) analisis kebutuhan pelatihan, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Pada tahap analisis dilakukan Tim PKM melakukan dan mengadakan studi awal di wilayah Menganti Gresik dengan melakukan wawancara dengan para masyrakat. Tahap desain dan pengembangan dilakukan hal berikut, yakni mengidentifikaksi peserta pelatihan, merancang dan mengembangkan tujuan pelatihan, merancang dan mengembangkan metode pelatihan, merancang dan menetapkan nara sumber pelatihan, merancang dan mengembangkan instrumen pelatihan, dan merancang dan mengembangkan jadwal pelatihan. Tahap implementasi pelatihan dilakukan secara tatap muka. Tahap evaluasi dilakukan dengan mengevaluasi hasil pelatihan kepada peserta yakni membuat pertandingan dengan membagi tim. Dalam rangka sosialisasi tetap bugar saat berpuasa dengan olahraga pentanque, tahap pelatihan petanque telah dilaksanakan dengan fokus mendalam pada teknik permainan. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengasah keterampilan dasar dalam bermain petanque kepada para peserta. Luaran yang ditargetkan adalah artikel yang dipublikasikan pada Jurnal ABISATYA dan publikasi pada media online.