p-Index From 2021 - 2026
7.337
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Premiere Educandum Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya AKUNTANSI DEWANTARA Jurnal Akuntansi : Kajian Ilmiah Akuntansi (JAK) Sains Manajemen:Jurnal Manajemen UNSERA Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Diglosia PAEDAGOGIA EnviroScienteae Educatio Indonesian Journal of Education and Learning Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia MABASAN Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Sirok Bastra RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Jurnal Suluh Pendidikan Journal On Teacher Education (Jote) Widya Accarya Jurnal Graha Pengabdian Madaniya Cakrawala Linguista JNANALOKA Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Jurnal Kewirausahaan, Akuntansi, dan Manajemen TRI BISNIS JUARA: JURNAL WAHANA ABDIMAS SEJAHTERA Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Studies in English Language and Education KOLONI Journal of Mandalika Literature Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Sultan Indonesia Al-Amal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Educatio

ANALISIS WACANA LIRIK LAGU “WASIAT RENUNGAN MASA” KARYA TGKH. M. ZAINUDDIN ABDUL MAJID TINJAUAN KONTEKSTUAL DAN SITUASI SERTA ASPEK GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL Wijaya, Herman
Educatio Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.078 KB) | DOI: 10.29408/edc.v8i1.7

Abstract

TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid adalah pendiri organisasi Nahdlatul Wathan. Beliau sekaligus pengarang syair yang menjadi objek penelitian ini. Salah satu syair beliau yang menjadi kajian penelitian ini adalah wasiat renungan masa. Syair tersebut sarat dengan makna yang bermanfaat bagi kita terutama bagi anak dan cucu beliau serta jmaah Nw pada umumnya. Penetian ini memfokuskan kajiannya pada aspek kontekstual dan situasi dan aspek gramatikal dan aspek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitan menunjukkan: (1) budaya yang tersirat dalam syair wasiat renungan masa ini menceritakan kondisi keluarga Bapak Hamzanwadi yang berlokasi di Lombok. Situasi yang meliputi konteks fisik, epistemis dan sosial.(2) syair wasiat renungan masa memiliki aspek gramatikal yang membentuk kohesi dan koherensi dalam lirik syair tersebut. Aspek gramatikal yang dimaksud, yakni pengacuan persona dan demonstratif; penyulihan nomina; pelesapan frasa; dan konjungsi syarat dan harapan. (3) Aspek leksikal yang terdapat dalam syair tersebut, yakni repetisi kata; sinonimi kata dengan kata; antonimi.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT SASAK (PENDEKATAN PRAGMATIK) Alpansori, Muhammad Jaelani; Wijaya, Herman
Educatio Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.607 KB) | DOI: 10.29408/edc.v9i2.72

Abstract

Folklore is a literary work or have lived life and thrive in a society that is transmitted orally from one generation to the next. Because the story passed down orally often get additional variations of the speaker or the story. A folk story will be told in the same version or a different way though the contents of the same story. This study intends to explore the meaning and value of character education contained in folklore Sasak to be disseminated to the younger generation and the Sasak. This research is descriptive research kaulitatif with a pragmatic approach to the four stages, namely (1) data collection phase, which collects all the data related to the problems that have been formulated in the study, which is a collection of folklore Sasak, and conduct interviews with informants, (2) a data reduction step, namely the activities of selecting data in accordance with the object of study in research, (3) the stage of presentation of the data, which compile information or data regularly and detailed to be easily understood and analyzed, (4) the stage of drawing conclusions, namely activities formulate conclusions from the data obtained. This study mendeskrifsikan the meaning and value of character education contained within the story Sasak. Given a message or value of character education delivered by the author to have a role in shaping the educational value of character readers. Cerita rakyat adalah karya sastra yang hidup atau pernah hidup dan berkembang dalam sebuah masyarakat yang ditularkan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena diwariskan secara lisan seringkali ceritanya mendapatkan variasi atau tambahan si penutur cerita tersebut. Sebuah cerita rakyat yang sama akan diceritakan dalam versi atau cara yang berbeda meskipun isi ceritanya sama. Penelitian ini bermaksud menggali makna dan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Sasak untuk disebarluaskan kepada generasi muda dan masyarakat Sasak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kaulitatif dengan pendekatan pragmatik dengan empat tahap, yaitu (1) tahap pengumpulan data, yaitu mengumpulkan semua data yang berkaitan dengan masalah-masalah yang telah dirumuskan dalam penelitian, yaitu kumpulan cerita rakyat Sasak, serta melakukan wawancara dengan informan, (2) tahap reduksi data, yaitu kegiatan memilih data yang sesuai dengan objek kajian dalam penelitian, (3) tahap penyajian data, yaitu menyusun informasi atau data secara teratur dan terperinci agar mudah dipahami dan dianalisis, (4) tahap penarikan simpulan, yaitu kegiatan menyusun simpulan dari data yang sudah diperoleh. Penelitian ini mendeskrifsikan makna dan nilai pendidikan karakter yang terkadung dalam cerita Sasak. Mengingat pesan atau nilai pendidikan karakter yang disampaikan oleh pengarang memiliki peran dalam membentuk nilai pendidikan karakter pembacanya. Keywords: Values, Education, Character, Story Sasak. Kata Kunci : Nilai, Pendidikan, Karakter, Cerita Sasak.
IMPELEMENTASI KONSEP MAKSIM DALAM MENILAI KEJUJURAN KOMUNIKASI ANTARA DOSEN DAN MAHASISWA Muttaqin, Zainul; Wijaya, Herman
Educatio Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.147 KB) | DOI: 10.29408/edc.v11i2.1315

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (a) untuk mengetahui maksim apa saja yang dilanggar oleh mahasiswa dan dosen STKIP hamzanwadi selong dalam berkomunikasi, (b) menjelaskan implementasi konsep Maksim dalam menilai kejujuran komunikasi Dosen dan Mahasiswa di STKIP Hamzanwadi Selong.Lokasi penelitian dilakukan di kampus STKIP Hamzanwadi Selong dengan sampel penelitian adalah 30 mahasiswa dan 3 dosen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini statistik deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Data nilai kejujuran (awal dan akhir) dianalisis menggunakan T-Test tipe Paired Samples Test, sedangkan data nilai kejujuran menggunakan T-Tes tiap Independent Samples Test.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa maksim yang sering dilanggar oleh Dosen dan Mahasiswa PGSD pada tahap verbal yaitu maksim kualitas dan cara dari empat maksim yang ditawarkan Grice. Berdasarkan uji Normalitas tingkat kejujuran komunikasi Mahasiswa PGSD dengan rerate 0,56 berkatagori “cukup jujur” pada kelas A,B da C pada interval skors 0,30-0,70.  Berdasarkan sebaran angket kejujuran dosen MKU BI yang mengajar di PGSD ditemukan tingkat kejujuran yang berbeda-beda yaitu dosen SD 66,67 % dengan indeks interval skor 0,67 yang berkatagori “cukup jujur”, kemudian dosen HY 80% dengan indeks intervalskor 0,80 yang berkatagori “jujur”, dan dose NE 73.33% dengan indeks interval skor 0,73 yang berkatagori “jujur” dengan rerate ketiga dosen yaitu 73.33. Implementasi konsep maksim nilai kejujuran komunikasi antara dosen dan mahasiswa PGSD pada pembelajaran MKU BI sudah memenuhi prinsip kerjasama maksim dengan tingkat kejujuran yang cukup baik.
KESANTUNAN MAHASISWA STKIP HAMZANWADI DALAM MERESPONS PUJIAN Ardian, Muhammad; Wijaya, Herman
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.552 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i2.164

Abstract

This research is a qualitative descriptive research that is aimed (a) to describe the students’ strategy of STKIP Hamzanwadi Selong in responding the compliment, and (b) to explain the use of politeness for students of STKIP Hamzanwadi in responding the compliment.The location of this research is conducted at STKIP Hamzanwadi Selong by its research sample are 55 students that is registered actively. Data collection is conducted by using questioner (Discourse Completing Text/ Tes Melengkapi Wacana). The analysis is conducted by using pragmatic match method and extralingual match.The research finding shows that the students use nine strategies to respond compliment. They are (1) token appreciation, (2) comment acceptance, (3) praise upgrade, (4) reassignment, and (5) return, to accept the compliment; and (6) scale down, (7) question, (8) disagreement, and (9) qualification to reject the compliment. In related to the applied of politeness, the students use four maxims Leech, these are tact maxim, generosity maxim, approbation maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim.Keywords: politeness, compliment responses, and pragmatic
IMPELEMENTASI KONSEP MAKSIM DALAM MENILAI KEJUJURAN KOMUNIKASI ANTARA DOSEN DAN MAHASISWA Zainul Muttaqin; Herman Wijaya
Educatio Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v11i2.1315

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (a) untuk mengetahui maksim apa saja yang dilanggar oleh mahasiswa dan dosen STKIP hamzanwadi selong dalam berkomunikasi, (b) menjelaskan implementasi konsep Maksim dalam menilai kejujuran komunikasi Dosen dan Mahasiswa di STKIP Hamzanwadi Selong.Lokasi penelitian dilakukan di kampus STKIP Hamzanwadi Selong dengan sampel penelitian adalah 30 mahasiswa dan 3 dosen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini statistik deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Data nilai kejujuran (awal dan akhir) dianalisis menggunakan T-Test tipe Paired Samples Test, sedangkan data nilai kejujuran menggunakan T-Tes tiap Independent Samples Test.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa maksim yang sering dilanggar oleh Dosen dan Mahasiswa PGSD pada tahap verbal yaitu maksim kualitas dan cara dari empat maksim yang ditawarkan Grice. Berdasarkan uji Normalitas tingkat kejujuran komunikasi Mahasiswa PGSD dengan rerate 0,56 berkatagori “cukup jujur” pada kelas A,B da C pada interval skors 0,30-0,70.  Berdasarkan sebaran angket kejujuran dosen MKU BI yang mengajar di PGSD ditemukan tingkat kejujuran yang berbeda-beda yaitu dosen SD 66,67 % dengan indeks interval skor 0,67 yang berkatagori “cukup jujur”, kemudian dosen HY 80% dengan indeks intervalskor 0,80 yang berkatagori “jujur”, dan dose NE 73.33% dengan indeks interval skor 0,73 yang berkatagori “jujur” dengan rerate ketiga dosen yaitu 73.33. Implementasi konsep maksim nilai kejujuran komunikasi antara dosen dan mahasiswa PGSD pada pembelajaran MKU BI sudah memenuhi prinsip kerjasama maksim dengan tingkat kejujuran yang cukup baik.
KESANTUNAN MAHASISWA STKIP HAMZANWADI DALAM MERESPONS PUJIAN Muhammad Ardian; Herman Wijaya
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v10i2.164

Abstract

This research is a qualitative descriptive research that is aimed (a) to describe the students’ strategy of STKIP Hamzanwadi Selong in responding the compliment, and (b) to explain the use of politeness for students of STKIP Hamzanwadi in responding the compliment.The location of this research is conducted at STKIP Hamzanwadi Selong by its research sample are 55 students that is registered actively. Data collection is conducted by using questioner (Discourse Completing Text/ Tes Melengkapi Wacana). The analysis is conducted by using pragmatic match method and extralingual match.The research finding shows that the students use nine strategies to respond compliment. They are (1) token appreciation, (2) comment acceptance, (3) praise upgrade, (4) reassignment, and (5) return, to accept the compliment; and (6) scale down, (7) question, (8) disagreement, and (9) qualification to reject the compliment. In related to the applied of politeness, the students use four maxims Leech, these are tact maxim, generosity maxim, approbation maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim.Keywords: politeness, compliment responses, and pragmatic
Co-Authors A. Gani, Ramlah H Al Pansori, Muh. Jelani Alfianti, Zaifa Andayani Andayani Apriliyanti Aswasulasikin Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah Baiq Rismarini Nursaly, Baiq Rismarini Bambang Sopian Brillianing Pratiwi Burhanudin Citra Hervina Wulandari Deby Safitri Nur Rahmah Delly Maulana Denny Putri Hapsari Dermawan, Fajar Dukha Yunitasari Eko Suhartono Eli Marnawati Ernawati, Titin Eryani, Reni Nur Fakihuddin, Lalu Farhimni Fatmawati Fatmawati Fatoni, Islahudin Fikri, Zul Gani, Ramlah H. A Gani, Ramlah H. A. Gani, Ramlah H.A. H. Gani, Ramlah H.A. Gani, Ramlah H.A. Gani, Ramlah. H.A., Ramlah HA. Gani, Ramlah Hairul Anam Hasan, Rizqullah Al-Baiqi Hurnia Pebriana Irfan, Moh. Islahuddin Khirjan Nahdi Kodriyah Kuswanto, Heri Lalu Mas’ud Linda Utami M Arsyad M. Adib Nazri M. Arsyad M. Marzuki MARIA BINTANG Mas'ud, Lalu Media Listiana Rahayu Mijani Rahman, Mijani Moh. Irfan Muh. Irfan Muh. Jaelani Al Pansori Muh. Taufiq Muhammad Ardian Muhammad Ardian, Muhammad Muhammad Irfan Muhammad Kamil Nailufaroh, Lulu Negara, Dwi Surya Neneng Sri Suprihatin, Neneng Sri Nitimiharjo, Helmi Novita Andriani Nugraheni Eko Wardani Nunung Supratmi Nunung Supratmi Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurhadianti Oktavia, Ayu Citra Lestari Pahruddin Pramastyo, Infanata Varel Putriana, Amelia Rahadi, Irwan Ramdhani, Sandy Ramlah Gani Ramlah H. A Gani Ramlah H. A. Gani Ramlah H. A. Gani Ramlah H. Gani Ramlah H.A Gani Ramlah H.A Gani Ramlah H.A. Gani Ramlah H.A. Gani Ratu Erlina Gentari Safira, Hasna Samsul Lutfi Siti Zulhijjah Suhartiwi, Suhartiwi Supratmi, Nunung Taufiq, Muh Taufiq, Muh. Titin Ernawati Titin Ernwati Tititn Ernawati Triana Lidona Aprilani Umdiana, Nana Usuludin Usuludin Wartini, Laila Sufi Wartini, Laila Sufi Wiwin Arifin Zainul Muttaqin Zakiani, Laila Zul Fikri