Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Pengolahannya untuk Meningkatkan Imun Tubuh di Masa Pandemi Tresjia C Rakian; Waode Nuraida; Rian Arini; Andi Awaluddin; Muhidin Muhidin; Gusti Ayu Kade Sutariati; Sitti Leomo; Mani Yusuf
Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v2i4.2193

Abstract

Cultivation of medicinal plants in the garden system can meet the needs of increasing the immune system for the people of Jati Bali Village. The purpose of this community service activity is to provide knowledge to the community about the cultivation of medicinal plants and spices in the garden system as well as the manufacture of liquid organic fertilizer from household waste as an alternative to meeting the needs of increasing the immune system during a pandemic. Activities that have been carried out to achieve the objectives of the Internal Community Partnership Program (PKMI) are through mass and group outreach to partners, training, and plot demonstrations. Through this activity, partners in Jati Bali Village have been able to cultivate medicinal plants and spices in the dasa wisma garden system. Partners who are actively involved in the activity have been able to produce liquid organic fertilizer from household waste.
PELATIHAN HIDROPONIK CABAI METODE DUTCH BUCKET SYSTEM BAGI MASYARAKAT ASLI PAPUA Nurhaya Panga; Adrianus Aprilius; Nina Maksimiliana Ginting; Nurhening Yuni Ekowati; Rosmala Widijastuti; Abdullah Sarijan; Mani Yusuf
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Kamundu, merupakan wilayah administratif yang terletak di pusat Kabupaten Merauke, Papua. Penduduk di kelurahan ini didominasi oleh orang asli Papua yang sebagian besar termasuk dalam kelompok masyarakat pra sejahterah. Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, namun hal ini menghadapi sejumlah kendala. Kendala tersebut antara lain kondisi lahan yang sebagian besar termasuk lahan marginal miskin hara dengan iklim yang cenderung kering, serta masih rendahnya pengetahuan masyarakat asli Papua terkait praktik budidaya tanaman. Salah satu metode yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kendala lahan dan iklim tersebut adalah budidaya tanaman secara hidroponik. Dibutuhkan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai budidaya tanaman secara hidroponik. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelompok masyarakat asli Papua di Kelurahan Kamundu Merauke. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat asli Papua di Kelurahan Kamundu mengenai budidaya tanaman khususnya cabai secara hidroponik dengan metode Dutch Bucket System (DBS), dan menyediakan satu unit instalasi hidroponik DBS dengan kapasitas 20 tanaman sebagai wadah pembelajaran masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya animo masyarakat asli Papua terhadap kegiatan bercocok tanam secara umum dan hidroponik secara khusus, dan meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai hidroponil metode DBS.
APLIKASI RIZOBAKTERI ASAL RIZOSFER KELAPA SAWIT TERHADAP VIGOR BENIH PADI La Mudi; Rusmini Rusmini; Gusti Ayu Kade Sutariati; Tresjia Corina Rakian; Mani Yusuf
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 3 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Agustus 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i3.6657

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi berbagai isolat rizobakteri asal rizosfer kelapa sawit dalam meningkatkan vigor benih padi. Penelitian ini dilaksankan pada bulan Juni sampai Juli 2022, di Laboratorium Agronomi pada Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan Jurusan Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 21 perlakuan (20 isolat rizobakteri + 1 kontrol) dengan 3 kali pengulangan sehingga diperoleh 63 unit percobaan. Variabel pengamatan pada penelitian ini yaitu daya berkecambah, indeks vigor benih, kecepatan tumbuh relatif, keserempakan tumbuh, potensi tumbuh maksimum, T50, Berat kering kecambah normal dan panjang akar. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam dan hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRTα=0.05. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa perlakuan rizobakteri asal rizosfer kelapa sawit dapat memacu viabilitas dan vigor benih padi. Perlakuan rizobakteri isolat P01 secara konsisten mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi, diikuti isolat S05, SK02 dan TA2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isolat rizobakteri asal rizosfer sawit berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peningkatan Budidaya Kacang Tanah di Kampung Jagebob Raya Adrianus Adrianus; Abdul Rizal; Anwar Anwar; Mani Yusuf; Suwarjono Suwarjono
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v3i2.2716

Abstract

Kampung Jagebob Raya is one of the villages that has Natural Resources (SDA) and Human Resources (HR) which have the potential to be developed. This can be seen from the carrying capacity and availability of land for peanut cultivation. In addition, the majority of people have livelihoods as farmers. Commodities cultivated by the people in this village include corn, chili, long beans and peanuts. Peanut is a palawija crop that has a fairly high selling value. Apart from being a source of protein, carbohydrates, vitamins, it is also used as a cooking spice, boiled peanuts, fried peanuts, crunchy peanuts, and other snacks. This potential can encourage people to be more active in increasing the production and productivity of peanuts. Empowering the community through cultivating peanuts is one of the efforts to improve business skills in terms of innovation, promotion, processing and marketing. The method of implementing peanut cultivation activities in Kampung Jagebob Raya was carried out in two stages, namely socialization and demonstration plots. Socialization with the local government is to agree on the implementation of community service activities while the demonstration plot is to assist farmers in cultivating land, planting, pest control to post-harvest. Community empowerment activities have a positive value for farmers in Kampung Jagebon Raya. In addition to increasing knowledge, farmers can be empowered and help improve the community's economy.
PERBANDINGAN TOKSISITAS EKSTRAK DAUN MIMBA (Azadirachta indica A.Juss) DAN DAUN MINDI (Melia azedarach) ASAL MERAUKE TERHADAP LARVA Plutella xylostella Prisca Rosumbre; Johana Mendes; Jefri Sembiring; R Kusumah; N Y Ekowati; Mani Yusuf
Musamus Journal of Agrotechnology Research Vol 5 No 2 (2023): Musamus Journal Of Agrotechnology research
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjar.v5i2.5360

Abstract

Plutella xylostella is a major pest on cabbage plants. At times of hight population numbers, the larvae will eat all the leaves and leave only the bones of the leaves, this will cause severe damage, thereby reducing production yields. The result are quickly seen despite the negative impact, as a result the crops that should be of hight quality and nutrition become contaminated with chemical pesticide residues and are dangerous if consumed. The results showed that the highest mortality was in the single test of neem leaf extract, which was 57% and the highest mortality was in the mindi leaf extract which was 33%. Keywords: Mortality, Plutella xylostella, Leaves of Neem, Leaves of Mindi
IDENTIFIKASI GULMA PADA LAHAN BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG DI KAMPUNG KUPER DISTRIK SEMANGGA KABUPATEN MERAUKE Mani Yusuf; Anwar Anwar; Maya Sari Rupang; Wa Ode Asryanti Wida Malesi; Adrianus Adrianus; Abdul Rizal
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 4 (2023): October: Agriculture
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan yang tidak dikehendaki keberadaanya dalam sistem  budidaya tanaman. Keberadaan gulma pada tanaman budidaya dapat menurunkan produksi tanaman secara signifikan jika melewati periode kritisnya. Setiap gulma memiliki pengaruh yang berbeda pada setiap tanaman termasuk tanaman jagung dan memiliki keanekaragaman gulma yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gulma yang tumbuh pada lahan budidaya tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Kuper Distrik Semangga Kabupaten Merauke dengan menggunakan metode pendekatan kuantitafif dan kualitatif.  Metode kuantitatif digunakan untuk menghitung jumlah jenis dan kerapatan gulma, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan morfologi akar, nama lokal dan famili gulma. Gulma yang ditemukan di identifikasi dan jumlah gulma yang diperoleh dihitung berdasarkan jenis gulma, kerapatan mutlak, dan kerapatan nisbi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan ditabulasi sederhana untuk jenis gulma yang tumbuh pada tanaman jagung.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma yang ditemukan pada lahan budidaya tanaman jagung sebanyak 13 jenis dengan kerapatan tertinggi diperoleh pada gulma Digitaria ischaemum dibandingkan jenis gulma lainnya.
Pengaruh Pupuk Organik Plus terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat di Kabupaten Merauke Nurhening Yuni Ekowati; Rosmala Widijastuti; Mani Yusuf; Adrianus Adrianus; Mariana Lusia Resubun; Jefri Sembiring; Johana Anike Mendes; Abdul Rizal
Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/paspalum.v12i1.662

Abstract

Tomatoes are a horticultural commodity that is widely consumed by the public, so they need to be increased using organic fertilizer plus Trichoderma. This research aims to determine the effect of organic fertilizer plus on increasing the growth and production of tomato plants. This study used a randomized block design with treatments namely no organic fertilizer plus (A0), organic fertilizer plus 3 t.ha-1 (A1), 6 t.ha-1 (A2), 9 t.ha-1 (A3), 12 t.ha-1 (A4), and 15 t.ha-1 (A5). The variables observed were plant height, number of leaves, number of branches, number of flowers forming fruit, number of flowers, number of fruit, fruit weight, fruit diameter and productivity. The observational data is analyzed for variance and data that shows a real effect will be further tested using Duncan's Multiple Range Test. The results of the study showed that organic fertilizer plus treatment had an effect on the growth of tomato plants. The highest variables of plant height, number of leaves, stem diameter and number of branches were obtained in the organic fertilizer plus 15 t.ha-1 (P5) treatment which was not significantly different from the 12 t.ha-1 (P4), 9 t.ha-1 (P3), 6 t.ha-1 (P2), 3 t.ha-1 (P1), but significantly different from the treatment without organic fertilizer plus (P0).
PKM bimbingan teknis pembuatan POC limbah pertanian untuk peningkatan produksi tanaman jagung di desa Warambe Tresjia Corina Rakian; Muhidin Muhidin; Laode Muhammad Harjoni Kilowasid; Resman Resman; Gusti Ayu Kade Sutariati; Sitti Leomo; Nini Mila Rahni; Waode Nuraida; Mani Yusuf; Rasul Mandia; I Kadek Pande Prasetia W
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024707

Abstract

Jagung merupakan tanaman dengan seribu manfaat, seluruh dari bagian tanaman jagung dapat dimanfaatkan. Manfaat pokok tanaman jagung adalah pemanfaatan biji jagung yang diolah sebagai makanan pokok. Selain itu limbah dari tanaman serba guna ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk yang bernilai ekonomis seperti batang, daun dan tongkol jagung. Hal ini menjadikan limbah jagung yang diolah sebagai bahan organik seperti pupuk organic cair sehingga dapat menambah kandungan unsur hara yang diperlukan tanaman. Oleh sebab itu, sangat diperlukan teknologi POC untuk meningkatkan kualitas unsur hara tanah, peningkatan produksi dan mendapatkan tanaman jagung organik. Desa Warambe merupakan daerah pertanian dengan kondisi lahan yang terus dilakukan penanaman jagung sepanjang tahun dengan menggunakan pupuk kimia sehingga ini akan berdampak menurunnya kondisi unsur hara tanah dan berdampak bagi kesehatan masyarakata desa Warambe.  Di desa Warambe selain terdapat limbah-limbah pertanian juga terdapat limbah-limbah rumah tangga yang melimpah tetapi belum diolah secara optimal sehingga tidak memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa tersebut, maka tujuan kegiatan PKM ini harus dilakukan untuk memperbaiki kondisi lingkungan yang telah tercemar akibat penggunaan pupuk kimia, dan juga dapat menambah penghasilan masyarakat setempat dengan memanfaatkan limbah yang ada disekitar untuk dijadikan pupuk organik. Dimana pupuk organik memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan limbah kotoran ternak yang belum diolah. Dengan demikian, solusi yang ditawarkan dalam kegiatan PKMI ini adalah penerapan teknologi dalam merubah penggunaan pupuk kimia dengan penggunaan teknologi POC sehingga lahan usahatani lebih produktif lagi. Adapun bentuk teknologi yang diterapkan ke masyarakat dalam pengabdian ini adalah (1) teknologi pembuatan pupuk organik cair (2) teknologi pengemasan pupuk organik cair (3) Teknologi pemasaran tanaman jagung melalui media online (Facebook dan Watshap). Pupuk organik cair yang berasal dari limbah-limbah pertanian, diminati oleh petani untuk digunakan sebagai pupuk dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas pada tanaman jagung di Desa Warambe Kecamatan Parigi Kabupaten Muna, dan dapat mendorong petani untuk mengembangkan sistem pertanian yang ramah lingkungan atau sistem pertanian organik. Maka dengan kegiatan PKMI petani sudah memiliki kemampuan dasar dalam sistem budidaya tanaman sehat yang berwawasan lingkungan yang dapat menghasilkan produk-produk pertanian yang dapat diterima oleh masyarakat luas.
IDENTIFIKASI TUMBUHAN YANG BERPOTENSI SEBAGAI PESTISIDA NABATI DI KAMPUNG KUPER DISTRIK SEMANGGA Maya Sari Rupang; Wa Ode Asryanti Wida Malesi; Mani Yusuf; Anwar Anwar; Abdul Rizal
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 5 (2023): December
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hama dan penyakit tanaman merupakan faktor pembatas dalam budidaya tanaman untuk mencapai produksi yang optimal. Hama dan penyakit tanaman dapat dikendalikan menggunakan pestisida yang berbahan dasar tanaman atau disebut dengan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tumbuhan yang berpotensi sebagai pestisida nabati di Kampung Kuper Distrik Semangga. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi serta determinasi berdasarkan studi pustaka. Data hasil pengamatan akan  dianalisis secara deskriptif dengan menjelaskan hasil observasi tanaman yang berpotensi sebagai pestisida nabati berdasarkan studi literatur. Tumbuhan yang didokumentasikan dilengkapi dengan nama ilmiah (botani), nama lokal, famili, genus, spesies, bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai pestisida nabati dan habitatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 jenis tumbuhan ditemukan yang berpotensi sebagai pestisida nabati. Tumbuhan yang ditemukan yaitu kelor, maja, beluntas, serai, kirinyuh, srikaya, sirsak, pinang, sirih, jeruk, jahe, lengkuas, jeruk nipis, dan pepaya. Berdasarkan studi literatur secara umum tanaman yang ditemukan di Kampung Kuper mengandung flavonoid, terpenoid, alkaloid dan saponin. Senyawa-senyawa ini berperan sebagai insektisida, anti bakteri dan jamur yang dapat mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman budidaya.
RESPON KOMPONEN PRODUKSI TANAMAN TOMAT YANG DIBERI PERLAKUAN PUPUK ORGANIK PLUS Yusuf, Mani; Ekowati, Nurhening Yuni; Adrianus, Adrianus; Widijastuti, Rosmala; Rizal, Abdul; Anwar, Anwar
MEDIAGRO Vol 20, No 1 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i1.10304

Abstract

Produksi tanaman tomat dipengaruhi oleh faktor lingkungan salah satunya kesuburan tanah. Tanah dengan kondisi yang subur dapat menghasilkan produksi yang optimal begitu juga sebaliknya tanah dengan kesuburan tanah rendah dapat menghasilkan produksi yang rendah pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respon komponen produksi tanaman tomat yang diberi perlakuan pupuk organik plus. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi dan Screen House Program Studi Agroteknologi pada bulan Agustus-November 2023.   Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan pupuk organik plus. Perlakuan terdiri dari 6 taraf yakni tanpa pupuk organik plus (P0), pupuk organik plus 3 t.ha-1 (P1), 6 t.ha-1  (P2), 9 t.ha-1  (P3), 12 t.ha-1  (P4),  dan 15 t.ha-1  (P5). Variabel yang diamati adalah umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah, dan produktivitas.  Data pengamatan yang diperoleh dari setiap variabel dianalisis ragam dan hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf α0.05.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik plus dapat meningkatkan komponen produksi tanaman tomat yakni umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah, dan produktivitas. Perlakuan terbaik diperoleh pada pupuk organik plus dosis 15  t.ha dibandingkan dengan perlakuan lainnya terutama tanpa perlakuan pupuk organik plus (kontrol). Kata kunci: Produksi, tomat, pupuk organik plus, respon
Co-Authors Abdul Madiki Abdul Rizal Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Ade Kurniawan Adrianus Adrianus Adrianus Adrianus Adrianus Aprilius Adryani Moento, Paul Amelia Agustina Limbongan, Amelia Agustina Amin Mbusanggo Aminuddin Mane Kandari, Aminuddin Mane Andi Awaluddin Andi Awaluddin Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Anwar Apri Irianto David Laiyan David Oscar Simatupang Diana Sri Susanti Eka Febrianti Ekowati, Nurhening Yuni Ekowati, Nurhening Yuni Endrawati, Tri Febri Nur Pramudya, Febri Nur Fredy Fredy Gusti Ayu Kade Sutariati Haerudin Tao Hasriati Hasriati Heru Nugroho Hijria Hijria Hutabarat, Desmina Kristiani I Kadek Pande Prasetia W Irba Djaja, Irba irianto, apri Irine Ike Praptiwi, Irine Ike Jalal, Nur Jefri Sembiring Johana Anike Mendes Johana Anike Mendes, Johana Anike Khairi Barus, Rizki Al Kusumah, Rangga La Harudin La Karimuna La Malesi LA MUDI, LA Laode Muhammad Harjoni Kilowasid Lilik Sumaryanti, Lilik Malesi, Wa Ode Asriyanti Wida Mariana Lusia Resubun Maya Sari Rupang Mendes, Johana Moento, Paul Adryani Muhidin Muhidin Musdalifah, Nurul N Y Ekowati Natsir Sandiah Nina Maksimiliana Ginting Nini Mila Rahni Nini Mila Rahni Nongtit, Nikodemus Novita Pramahsari Putri Nurcholis Nurcholis Nurhaya Panga Nurhening Yuni Ekowati Parjono, Parjono Passali, Daud A Pongkendek, Jesi Jecsen Prisca Rosumbre Purwanto, Aldi R Kusumah Rachmawati Hasid Rachmi Hariaty Hasan Rasul Mandia Resman Resman Resubun, Mariana Resubun, Mariana Lusia Rian Arini Rian Arini Riez Kifli Kolewora Rizal , Abdul Rosmala Widijastuti Rosmala Widijastuti Rosmala Widijastuti, Rosmala Rupang, Maya Sari Rusmini Sarawa, Sarawa Sarawan, Devida Sarijan, Abdullah - SITTI LEOMO Sitti Leomo Suriani, Wa Ode Suwarjono Suwarjono Syaiful Nugraha Timba, Yohanes Onaltus Tresjia C Rakian Tresjia C Rakian TRESJIA CORINA RAKIAN Tresjia Corina Rakian Tresjia Corina Rakian Waode Nuraida Waode Nuraida Waode Nuraida Wida, Wa Ode Asryanti Widiastuti, Maria MD Yosefina Mangera Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw, Yosehi Yus Witdarko, Yus Zahrima Zahrima