p-Index From 2021 - 2026
11.558
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Jurnal Pendidikan Indonesia LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Journal of Education and Learning (EduLearn) Language Circle : Journal of Language and Literature IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature ELT Forum: Journal of English Language Teaching English Education Journal Indonesian EFL Journal International Journal of Language Teaching and Education English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Journal of Educational Research and Evaluation Voices of English Language Education Society Journal of English Language Teaching and Linguistics Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Cultural Studies Acuity : Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture ACITYA Journal of Teaching & Education TLEMC (Teaching and Learning English in Multicultural Contexts) Journal of English Language Teaching Innovations and Materials (Jeltim) JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy) Indonesian Journal of EFL and Linguistics DINAMIKA ILMU: Jurnal Pendidikan Studies in English Language and Education UNNES International Conference on ELTLT Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Educational Studies: Conference Series English Education Journal International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Abdimas Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies Language Circle : Journal of Language and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Kekuatan Mindfulness dalam Pembelajaran Bahasa Asing Kadek Sonia Piscayanti; Januarius Mujiyanto; Issy Yuliasri; Puji Astuti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mindfulness adalah sebuah pendekatan dalam pembelajaran bahasa asing yang menstimulasi kreativitas dan produktivitas berbahasa. Penelitian menunjukkan mindfulness meningkatkan fokus belajar, memperluas perspektif, menciptakan ketenangan, dan kedamaian belajar. Mindfulness memiliki empat aspek yaitu menemukan pengetahuan baru, menemukan konteks, menemukan perspektif baru, dan menciptakan hal baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mindfulness membantu pembelajar bahasa asing untuk menemukan kebaruan, menemukan konteks, menemukan perspektif baru, dan menciptakan hal baru. Penelitian ini menggunakan mindfulness sebagai sebuah pendekatan pembelajaran dengan media poetry. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah narrative inquiry. Metode ini digunakan untuk menemukan proses di balik penulisan poetry. Melalui metode ini, pembelajar menceritakan pengalamannya menulis poetry. Narrative inquiry memberikan konteks bagaimana pembelajar menciptakan poetry sebagai hasil belajarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mindfulness mampu menstimulasi pembelajar untuk mengembangkan pengetahuan baru, menemukan konteks, menemukan perspektif, dan menciptakan hal baru. Implikasinya bagi pembelajaran bahasa adalah mindfulness dapat mengembangkan potensi pembelajar bahasa untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya.
Youtube: Media Pembelajaran Untuk Peningkatan Keterampilan Bahasa Inggris Pada Era Post-Pandemic Masriatus Sholikhah; Issy Yuliasri; Sri Wuli Fitriati; Katharina Rustipa
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Di era revolusi industry 4.0 yang menuntut pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam membantu proses pembelajaran, para guru, mahasiswa, dan dosen telah memanfaatkan banyak aplikasi pembelajaran dan sosial media, salah satunya adalah Youtube. Selain berfungsi sebagai media sosial, Youtube juga membantu banyak guru dan dosen dalam menyampaikan materi serta para mahasiswa atau siswa untuk menyimak berbagai sumber dari seluruh dunia dengan mudah dan tanpa hambatan. Dalam berselancar di berbagai kanal Youtube mahasiswa dapat mengakses Podcast, Video, hingga saluran interaktif melalui live streaming. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana youtube dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam menguasai keterampilan bahasa asing, dalam hal ini adalah Bahasa Inggris. Data diambil dari artikel jurnal nasional dan internasional yang berkaitan dengan manfaat, kekurangan, dan kelebihan Youtube sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris. Adapun temuan dari penelitian pustaka ini adalah Youtube secara empiris terbukti dapat mempermudah bagi para pengguna untuk belajar Bahasa Inggris baik dari segi pembahan kosa kata, peninkatan keterampilan berbicara, dan keterampilan mendengarkan. Dari temuan tersebut dapat diimplikasikan bahwa dalam Era Post-Pandemic yang notabene pembelajaran dilakukan secara Hybrid, Flipped, atau Blended, Youtube merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif serta memberi manfaat pada khasanah keilmuan dan pengetahuan serta keterampilan Bahasa Inggris siswa. Adapun penelitian yang bisa dikembangkan dimasa depan adalah pengembangan literasi digital melalui media Youtube. Abstract. In the era of industrial revolustion 4.0 which require the use of information and communication technology in supporting the learning process, teachers, students, and lecturers have utilized many learning applications and social media, including Youtube. In addition, as a social media, Youtube also helps many teachers and lecturers in delivering material as well as students to access various sources from around the world easily and without obstacles. In surfing various Youtube channels, students can access Podcasts, Videos, and interactive channels through live streaming. This article aims to examine how youtube can be used as an effective learning medium in mastering foreign language skills, in this case, English. The data are taken from national and international journal articles related to the benefits, drawbacks, and advantages of Youtube as an English learning media. The findings from this library research are that Youtube is empirically proven to make it easier for users to learn English both in terms of vocabulary development, improving speaking skills, and listening skills. From these findings, it can be implied that in the Post-Pandemic Era which in fact learning is done in Hybrid, Flipped, or Blended, Youtube is one of the effective learning media and provides benefits to the scientific treasures and knowledge and skills of students' English. The research that can be developed in the future is the development of digital literacy through Youtube media.
Relevansi Pelaksanaan Teknik Menulis Tangan Berwaktu Berbasis Portofolio Untuk Pengajaran Menulis: Pandangan Mahasiswa Muh Syafei; Januarius Mujiyanto; Issy Yuliasri; Hendi Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kajian empiris dan teoretis terkait tulisan tangan, nenulis berwaktu, dan penilaian portofolio berpengaruh positif terhadap kemapuan menulis mahasiswa. Ketiga pilar tersebut tergabung dalam apa yang disebut Teknik Menulis Tangan Berwaktu Berbasis Portofolio (Portfolio-Based Timed-Handwriting Technique – PBTHT). Penelitian ini mengevaluasi relevansi/kesuaian penerapan PBTHT di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muria Kudus untuk mengajar menulis. Subyek penelitian ini terdiri dari 72 mahasiswa yang menyelesaikan mata kuliah Paragraph Writing yang menggunakan strategi PBTHT tahun akademi 2019/2020 dengan kuesioner untuk mengumpulkan padangan subyek penelitian. Kajian ini menemukan bahwa penerapan PBTHT relevan atau sesuai untuk peningkatan kemampuan menulis dengan rata-rata skor 4,03 (dari skala 5). Penerapan PBTHT dipandang relevan dan sesuai dengan unsur-unsur pengajaran yang meliputi tujuan pemebaljaran, silabus, RPS materi, prosedur, media, dan evaluasi pada proses pembelajaran pada mata kuliah Paragraph Writing.Berdasarkan temuan tersebut peneliti merekomendasikan bahwa PBTHT disarankan untukdigunakan di kelas menulis karena memungkinkan mahasiswa menulis dengan rasa ingin tahu, otonomi, dan kemampuan memecahkan masalah yang lebih besar. Abstract: Empirical and theoretical studies related to handwriting, timed writing, and portfolio assessment have a positive effect on students' writing skills. These three pillars are incorporated in what is called the Portfolio-Based Timed-Handwriting Technique (PBHTT). This study evaluates the relevance of implementing PBTHT in the English Education Study Program, Universitas Muria Kudus in teaching writing. The subjects consisted of 72 students who completed the Paragraph Writing course in the academic year of 2019/2020 using the PBTHT strategy with a questionnaire to collect the views of the research subjects. This study showed that the application of PBTHT is relevant to teaching writing with an average score of 4.03 (out of 5.0). The subjects viewed PBTHT as relevant to the teaching elements which included the objectives, syllabus, lesson plans, materials, procedures, media, and evaluation of the learning process in the Paragraph Writing course because it allows students to write with greater curiosity, autonomy, and problem-solving skills.
Implementasi TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) bagi Guru Bahasa Inggris dalam pembelajaran Bahasa dengan Penggunaan BOT Telegram Mustakim Sagita; Issy Yuliasri; Zulfa Sakhiya; Hendi Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pergeseran dalam pengajaran dari tradisional ke pengajaran dengan pendekatan berbasis online telah menyebabkan perubahan dari pedagogical ke teknologi pedagogical content knowledge (TPACK). Dengan demikian, studi kasus ini bertujuan untuk mengamati dan menteorikan implementasi TPACK oleh seorang guru Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) yang bermigrasi dari platform pembelajaran online instan dan komersial ke aplikasi Bot Telegram yang dirancang sendiri untuk tujuan pengajaran. Subjek adalah seorang guru bahasa Inggris dari salah satu SMA unggulan di Sigli, Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan mengikuti kelas selama satu semester dan melalui wawancara mendalam berdasarkan teori TPACK. Analisis tematik dengan pendekatan induktif diterapkan secara simultan pada kerangka TPACK. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi, pedagogis, dan pengetahuan konten dari Bot Telegram bergeser, menerapkan, merepresentasikan, dan memodelkan. Empat kesamaan teori TPACK terutama mewakili keberhasilan implementasi aplikasi pengajaran buatan guru menggunakan Bot Telegram . Abstract. The transition from offline to online modes of imparting education has resulted in a transformation from pedagogical to technical pedagogical content knowledge. Traditional teaching methods have been supplanted by these newer modes (TPACK). As a result, the purpose of this case study is to investigate and theorize the application of TPACK by an English as a Foreign Language (EFL) instructor who switched from instant and commercial online learning platforms to a self-designed Telegram Bot application that was used for instructional purposes. An English instructor from one of the most prestigious vocational high schools in Pidie, Indonesia, served as the topic of this article. The TPACK theory was used to guide in-depth interviews, which were used to collect data with participant observation gained through attending a class for an entire semester. The TPACK framework also underwent parallel application of a thematic analysis that took an inductive method. According to the findings, the Telegram Bot possessed technological, pedagogical, and content knowledge that was capable of changing, applying, representing, and modelling. The four commonalities of TPACK theory primarily reflect the effective deployment of teacher-made educational apps through the use of the Telegram Bot.
Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Bahasa Inggris untuk SMA di Era Digital Nur Azmi Rohimajaya; Rudi Hartono; Issy Yuliasri; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Era digital menjadi konteks pendidikan digital, di mana perangkat teknologi digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran. Kurikulum sebagai penentu keberhasilan pendidikan harus tanggap terhadap segala tantangan dan inovasi kontemporer. Kurikulum Merdeka saat ini sedang dilaksanakan setelah beberapa kali terjadi perubahan kurikulum di Indonesia. Pemerintah Indonesia telah menyesuaikan kurikulum semaksimal mungkin untuk memenuhi tujuan pendidikan yang diharapkan di era digital ini. Tujuan dari artikel penelitian ini adalah untuk membandingkan kurikulum 2013 dengan kurikulum Merdeka pada pembelajaran bahasa Inggris untuk tingkat menengah atas (SMA) berdasarkan kerangka dasar, kompetensi yang ditargetkan, struktur kurikulum, pembelajaran, penilaian, perangkat pengajaran, dan perangkat kurikulum. Analisis isi merupakan metodologi penelitian kualitatif yang digunakana pada penelitian ini. Dari segi kerangka dasar, kompetensi yang ditargetkan, struktur kurikulum, pembelajaran, penilaian, perangkat pengajaran, dan perangkat kurikulum, penelitian ini mengungkapkan bahwa kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka memiliki persamaan dan perbedaan. Abstract. The digital era has become the context of digital education, where technological devices are used to facilitate learning. The curriculum as a determinant of educational success must be responsive to all contemporary challenges and innovations. The Merdeka curriculum is currently being implemented after several curriculum changes in Indonesia. The Indonesian government has adjusted the curriculum as much as possible to meet the educational goals expected in this digital era. The objective of this article is to compare the 2013 curriculum with the Merdeka curriculum in English language learning for upper secondary level (SMA) based on the basic framework, targeted competencies, curriculum structure, learning, assessment, teaching tools, and curriculum tools. Content analysis is a qualitative research methodology used in this study. In terms of the basic framework, targeted competencies, curriculum structure, learning, assessment, teaching tools, and curriculum tools, this research reveals that the 2013 curriculum and the Merdeka curriculum have similarities and differences.
Implementasi Program MBKM Pertukaran Mahasiswa dan Dosen Luar Negeri: Upaya Internasionalisasi Kampus Sri Lestari; Issy Yuliasri; Sri Wuli Fitriati; Frimadhona Syafri
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menunjang program MBKM dan ketercapaian IKU PT, maka Universitas PGRI Madiun melaksanakan program internasionalisasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau pelaksanaan program internasionalisasi UNIPMA pada tahun 2020-2022. Data diperoleh dari dokumentasi, berupa POB kegiatan dan laporan kegiatan. Adapun hasil penelitian ini adalah; Universitas PGRI Madiun melalui Biro Kerja sama dan Humas pada tahun 2020-2022, mengadakan kerja sama dengan Universitas mitra untuk mengadakan: 1) Program Pertukaran Mahasiswa (Transfer Kredit Internasional, IISMA, Sea-TVET), 2)Program Pertukaran Dosen, 3) Pelaksanaan International Conference.
Perancangan Media Pengajaran Digital Berbasis TPACK: Digitalisasi Media Pembelajaran dalam Habitus Baru Pendidikan Pasca Pendemi Covid-19 Sri Haryati; Issy Yuliasri; Joko Nurkamto; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran berbasis digital memiliki kualitas produksi yang sangat tinggi yang mampu menampilkan ide-ide kompleks dalam waktu singkat. Belakangan, media pembelajaran berbasis digital berkembang dengan baik di era milenial yang ditandai dengan meningkatnya produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) aplikasi trending yang digunakan oleh para perancang media ajar untuk membuat media ajar berbasis digital; (2) kendala yang dihadapi guru milenial dalam membuat media pembelajaran berbasis digital; (3) faktor-faktor yang mendasari masalah; (4) upaya perancang media pengajaran digital untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan menggunakan deskriptif kualitatif, 164 perancang media ajar digital (guru milenial) berusia 22-37 tahun diinvestigasi tentang proses dan produk media ajar berbasis digital. Kuesioner, wawancara, dan analisis dokumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. Data dianalisis dengan menggunakan Model Analisis Data Interaktif. Teknik triangulasi memudahkan validasi dan verifikasi data nantinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat aplikasi trending yang digunakan oleh desainer untuk membuat media pembelajaran digital; (2) Kurangnya kreativitas dan pemahaman terhadap teknologi menjadi masalah utama; (3) Minimnya pengetahuan di bidang teknologi dan ketergantungan untuk memanfaatkan media pembelajaran digital yang sudah jadi menjadi faktor utama penyebab kesulitan dalam merancang media pembelajaran digital; (4) Meningkatkan kreativitas, inovasi dan kepekaan teknologi merupakan solusi utama yang diajukan oleh para guru. Hasil penelitian menyiratkan bahwa menjadi pengembang media pengajaran digital perlu upaya ekstra.
Game-based Learning pada Pembelajaran Bahasa Inggris: Reading Comprehension Damar Isti Pratiwi; Sri Wuli Fitriati; Issy Yuliasri; Budi Waluyo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memeriksa keefektifan game-based learning pada kelas Persiapan TOEFL materi ke-3 – reading comprehension, yang diberikan selama 8 pertemuan. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental, yang melibatkan mahasiswa diploma dari jurusan yang dipilih secara khusus, Teknologi Mekanika Perkeretaapian, di Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun (N=48). Grup control belajar menggunakan paper-based learning (N=24), sedangkan grup eksperimen belajar menggunakan game-based learning (N=24). Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest sebelum dan sesudah treatment diberikan kepada peserta penelitian. Selanjutnya data dianalisis menggunakan SPSS 25 dengan Wilcoxon Signed-rank test, Mann-Whitney test dan Kruskall-Wallis test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata pada pretest dan posttest di grup control, tetapi terdapat perbedaan rata-rata pada pretest dan posttest di grup eksperimen. Kedua grup menunjukkan korelasi positif antara pretest dan posttest. Hal tersebut berarti bahwa terdapat efek yang kecil pada paper-based learning bagi mahasiswa dalam pembelajaran English reading comprehension, sedangkan penerapan game-based learning dapat membuat mahasiswa mendapatkan hasil yang lebih baik. Penelitian ini memberikan gambaran penggunaan game-based learning pada pembelajaran English reading comprehension bagi mahasiswa vokasi.
Kesiapan Guru Bahasa Inggris Sekolah Menengah Kejuruan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pusat Keunggulan Sisca Wulansari Saputri; Issy Yuliasri; Suwandi Suwandi; Henrikus Joko Yulianto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK adalah sekolah kejuruan formal yang ada di Indonesia pada tingkat menengah atas, dimana pembelajarannya bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswinya dengan keterampilan praktis untuk memasuki pasar kerja setelah mereka lulus. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Pasal 80, Jurusan di SMK adalah Teknologi dan Rekayasa; Kesehatan; Seni; Kerajinan tangan dan Pariwisata; Teknologi Informasi dan Komunikasi; Agribisnis dan Agroteknologi; Bisnis dan Manajemen; dan juga keahlian-keahlian yang dibutuhkan oleh masyarakat di daerah tersebut. Saat ini pemerintah sudah meluncurkan kurikulum terbaru mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi yang dinamakan dengan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Pusat Keunggulan adalah Kurikulum Merdeka yang diterapkan di SMK. Hal ini masih menjadi PR bagi para guru dan juga sekolah. Tidak jarang guru-guru masih belum maksimal dalam penerapan kurikulum ini. Kesiapan dari sekolah dan juga profesionalisme guru dalam menerapkan kurikulum ini sangat dibutuhkan dalam menyukseskan program baru pemerintah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi terkait kesiapan para guru di SMK dalam penerapan kurikulum yang baru ini yaitu Kurikulum Pusat Keunggulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah narrative inquiry, dimana subjek penelitiannya adalah empat guru Bahasa Inggris. Hasil penelitian ini menunjukkan pada awalnya para guru belum memiliki kesiapan terhadap kurikulum ini, namun pada akhirnya guru-guru tersebut dapat melaksanakan atau mengimplementasikan kurikulum tersebut dengan baik setelah melakukan serangkaian inovasi juga didukung dengan pengalaman dan pemahaman terkait kurikulum yang baru ini.
Collaborative Writing Berbasis Forum di LMS: Penerapan dan Refleksi Mahasiswa pada Pembelajaran Academic Writing Siti Musarokah; Issy Yuliasri; Sri Wuli Fitriati; Widhiyanto Widhiyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan LMS Forum dalam pembelajaran Academic Writing dan mendeskripsikan hasil refleksi mahasiswa tentang penerapan Collaborative Writing Berbasis Forum LMS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang yang sedang menempuh semester empat Tahun Academik 2022-2023. Respondent dari penelitian ini sebanyak 24 mahasiswa, dan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Google form digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Collaborative Writing Berbasis Forum LMS dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menulis Academic Writing yang dapat dilaksanakan dalam empat tahap: tahap awal, implementasi, koreksi kelompok, dan tahap akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Collaborative Writing melalui Forum LMS menjadi kegiatan pembelajaran yang paling disukai oleh mahasiswa. Namun demikian, beberapa kendala terjadi ketika Collaborative Writing Berbasis Forum LMS diterapkan. Kendala tersebut dialami oleh mahasiswa, yaitu diantaranya koneksi internet dan aktivitas scroll up and down Forum LMS yang memerlukan waktu lebih untuk dilakukan. Sementara itu, agar komunikasi antara mahasiswa dan dosen dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan aplikasi tambahan untuk mendukung implementasi Collaborative Writing Berbasis Forum LMS agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara maksimal.
Co-Authors Abdrurrachman Faridi Abdurrachman Fairidi Abdurrahman Faridi Afief Fakhruddin, Afief afifah, Iif nur afifah, Iif nur Afnani Salwa Nisrina Agung Dwi Nurcahyo Agung Ginanjar Anjaniputra Agus Rohmahwati, Agus Ahdillah, Muhammad Zidni Ilman Ahmad Bukhori Muslim Ahmad Sofwan Alfitri, Bahya Alfu Nikmah Alief Noor Farida Anjarani, Devie Reztia Annisa Nur Atikah Anwar, Choiril Aprilian Ria Adisti Aprilian Ria Adisti Aristyanti, Yullia Ayu Asih Nurakhir Bambang Purwanto Budi Waluyo Budi Waluyo Budiono, Gracendy Aluz Clarita Damar Isti Pratiwi Dian aprianti Didit Kurniadi Djoko Sutopo Dwi Anggani Linggar Bharati Dwi Anggani Linggar Bharati Dwi Hastuti Dwi Rukmini Edi Hartono Eka Nurhidayat Fahrur Rozi Fahrur Rozi Fajar Imam Murifqi Fajriyati Waibah Mosambonga Farida, Alief Faridi, Abdurrachman Febrianto, Nazala Wahyu Febrianto, Nazala Wahyu Fera Sulastri, Fera Ferrian Erwanto Frimadhona Syafri Frimadhona Syafri Girindra Putri Dewi Saraswati, Girindra Putri Dewi Harmiyanti, Rizky Hartono, Rudi Haryani Haryani Haryani Haryani Hendi Hidayat Hendi Hidayat, Hendi Hendi Pratama Hendi Pratama Hendi Pratama Hendi Pratama Henrikus Joko Yulianto Hudi, Anugrah Cahyo I Ketut Trika Adi Ana Iis Siti Aisyah intan kusuma wardani Ira Mutiaraningrum Irhami, Moh. Akhdan Aufarizal Ismi Kusumaningroem, Ismi Izza, Awwalia Fitrotin Izza, Awwalia Fitrotin Januarius Mujiyanto Januarius Mujiyanto Januarius Mujiyanto, Januarius Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Nurkamto Junior, Simon Resania Kadek Sonia Piscayanti Kadek Sonia Piscayanti Karismawati, Angga Karlinda Orin, Karlinda Katharina Rustipa Katharina Rustipa Koman, Hanifah Nur Najibah Koman, Hanifah Nur Najibah Kumara, Kusuma Arum Diana Lestari, Yunda Luluatul Musyafa'ah Lulut Widyaningrum M. Sukarno Masriatus Sholikhah Ma’sumah, Fithriyatul Meylana Ardhy Muh Syafei Muhammad Darrin Zuhri Muhammad Rifqi Muhammad Zaid Muttaqin Muhammad Zaki Pahrul Hadi Muhimatul Ifadah Mujianto, Yanuarius Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mursid Saleh Mustakim Sagita Nafi', Mar' Atul Latifah Jauharin Nafisah, Nuharani Dyah Nia Pujiawati Nugroho, Kurniawan Yudhi Nur Azmi Rohimajaya Nur Ekaningsih Nurhidayat, Eka Nurrahmah Nurrahmah, Nurrahmah Nyoman Karina Wedhanti Pamela Allen Pasca Kalisa Pasca Kalisa Perdana, Rizky Ramadhan Permatasari Gunawan, Yayang Gita Permatasari Gunawan, Yayang Gita Permatasari, Ayu Pradana Ajiasa, Mokhammad Prasetya, Irfan Zahid Prasetya, Irfan Zahid Pryla Rochmahwati Puji Astuti Puji Astuti Puji Astuti Puji Astuti Puji Haryanti, Rahayu Pujiawati, Nia Purwanto, Muhammad Bambang Putri Anggraeni R. Bunga Febriani R. Bunga Febriani Rafika, Rahmi Rafika, Rahmi Rahayu Puji Haryanti Rahayu Puji Haryanti Rika Riwayatiningsih Ririn Ambarin Rizka Fauziah Rizky Yolanda Rr. Sri Ratna Rahayu Rudi Hartono Rudi Hartono Rudi Hartono Sari, Mareta Permata Sari, Mareta Permata Savyanandaru, Oki Savyanandaru, Oki Sayyidatul Fadlilah Sayyidatul Fadlilah Sena, Banggala Puja Setiawan, Hanif Pandu Setiawan, Hanif Pandu setiowati Shofa, Khalida Ash Sisca Wulansari Saputri Siti Musarokah Sri Haryati Sri Lestari Sri Lestari Sri Mulatsih Sri Setyarini Sri Suprapti Sri Wahyuni Sri Wuli Fitriati Sukarno Sukarno Supratman, Salwa Caesar Ramadhanty Suwandi Suwandi Tacazely, Alrina Raras Tacazely, Alrina Raras Testiana Deni Wijayatiningsih Ulya Dewi, Fitri Vistari, Lalita W, Widhiyanto Wahyono, Muhammad Ichsan Andi Wahyono, Muhammad Ichsan Andi Warsono Warsono Warsono Warsono Weni Ratnasari, Weni Wicaksono, Firman Wicaksono, Firman Widhiyanto Widhiyanto , Widhiyanto Yan Mujiyanto Yan Mujiyanto Yosefina Rosdiana Su Yugafiati, Rasi Yulia Nur Ekawati Yuliati - Yunda Lestari, Yunda Yusro, Alfin Zulfa Sakhiya zulfa Sakhiyya