p-Index From 2021 - 2026
10.055
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Ners Indonesia Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal NERS Jurnal Skolastik Keperawatan (e-Journal) Jurnal Kesehatan Gigi Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Media Keperawatan Indonesia Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Jurnal Dunia Kesmas JURNAL KESEHATAN PERINTIS Jurnal Keperawatan Suaka Insan Journal of Maternity Care and Reproductive Health Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Syntax Idea JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Jurnal Kesehatan JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ners Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Jurnal Menara Medika Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Health Sains Caring : Indonesian Journal of Nursing Science Khatulistiwa Nursing Journal Nusantara Hasana Journal Journal of Nursing Practice and Education Narra J Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) Journal of Health Research Science An Idea Health Journal Indonesian Journal of Multidisciplinary Science JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Makara Journal of Health Research Prosiding University Research Colloquium Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Jurnal Sahabat Keperawatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan Clinical and Pharmaceutical Sciences Journal Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Kepedulian Maternal Antara Ibu Primipara dan Ibu Multipara Pada Awal Periode Post Partum Yati Afiyanti; Imami Nur Rachmawati; Nani Nurhaeni
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10 No 2 (2006): September
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i2.174

Abstract

AbstrakPengetahuan tentang kepedulian maternal sangat penting bagi perawat maternitas dalam memberikan dukungan informasi pada para ibu nifas. Program persiapan pemulangan berdasarkan apa yang menjadi kepedulian ibu nifas dapat dijadikan cara yang efektif dalam memberikan asuhan keperawatan pada ibu dan keluarganya. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi kepedulian maternal para ibu nifas di Indonesia pada awal pasca melahirkan baik pada ibu primi maupun multipara dan mengidentifikasi perbedaan kepedulian maternal pada dua kelompok ibu nifas tersebut. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Metode pemilihan sampel menggunakan total sampel selama 3 bulan berturut-turut. Instrumen yang digunakan ada tiga jenis yang dikembangkan berdasarkan penelusuran literatur. Data dianalisis menggunakan uji statistik univariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepedulian maternal ibu primipara dan multipara meliputi yang aspek keluarga, diri sendiri, dan bayi terdapat perbedaan bermakna diantara kedua tersebut. Hasil studi bisa digeneralisasi bila dilakukan replikasi dan menggunakan jumlah sampel yang lebih besar. AbstractMaternal concerns knowledge is very important for a maternity nurse in providing information support for all post partum mothers. A discharge planning preparation program that based on maternal concerns can be a good effective way to give nursing care for post partum mothers and families. The purpose of this study is to identify maternal concerns for post partum Indonesian mothers including prime and multi porous and to identify the differences of maternal concerns between these groups. This study used cross sectional design. The total sample was chosen as a strategy for sample selection during three months. In this study, data were collected using three instruments developed based upon a review literature. Univariat statistic was used to analyze the data. The result of this study indicated that maternal concerns for the prime and multi porous mothers for three aspects (self, baby, and family) were significant difference. The result from this study can be generalized by using a big sample in next replication study.
Pengambilan Keputusan Pemakaian Kontrasepsi pada Ibu Grande Multipara di Kabupaten Tangerang: Studi Grounded Theory Dyah Juliastuty; Setyowati Setyowati; Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 2 (2008): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i2.207

Abstract

AbstrakTingginya angka kematian Ibu di Indonesia secara langsung diakibatkan oleh perdarahan, eklamsia, dan infeksi. Kematian juga terjadi akibat ‘terlalu banyak’. Tujuan penelitian ini adalah dikembangkannya konsep tentang proses pengambilan keputusan pemakaian kontrasepsi pada ibu grande multipara. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode grounded theory dengan pendekatan feminis. Delapan partisipan direkrut secara theoretical sampling di Kabupaten Tangerang, Banten. Data dianalisis secara konten sampai tercapai saturasi. Konsep yang menggambarkan proses pengambilan keputusan pemakaian kontrasepsi pada ibu grande multipara, yaitu “kemauan tidak hamil/melahirkan lagi mengharuskan ibu grande multipara memilih dan memakai kontrasepsi yang tepat”. Oleh karena itu, perawat diharapkan melakukan pengkajian kontrasepsi secara komprehensif, meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi dan ketrampilan negosiasi, dan memberikan konseling KB pada ibu grande multipara dan pasangannya secara adekuat. AbstractHigh maternal mortality rate in Indonesia is directly caused by hemorrhage, eclampsia, and infection. Maternal mortalities also happen because ‘too much’. The aim of this research is to develop a concept about contraceptive decision making of grand multiparous women. This qualitative was conducted using a grounded theory method with the feminism approach. Eight participants were recruited by theoretical sampling in Tangerang District. The data were analyzed by content until get saturated. A concept that described the process of grand multiparous women contraceptive decision making was “the desire not to pregnant or giving birth again obligated grand multiparous women to choose and utilize the appropriate contraceptive”. It is recommended that the nurse conduct contraceptive assessment comprehensively, increasing the contraceptive knowledge and negotiating skill, and providing contraceptive counseling for grand multiparous women and their husband adequately.
“I Do Not Feel Confident and Uncomfortable Discussing Patients’ Sexuality Concerns”: A Thematic Analysis of Indonesian Nurses’ Experiences in Discussing Sexuality with Patients Hayuni Rahmah; Yati Afiyanti; Imami Nur Rachmawati; Titin Ungsianik; Tri Budiati; Wiwit Kurniawati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 23, No 1 (2020): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v23i1.1173

Abstract

Despite the increasing complexity of the tasks and responsibilities in providing nursing care to patients, many Indonesian nurses may not possess adequate knowledge and skills to discuss sexuality with their patients. The purpose of this study is to explore the experience of Indonesian nurses in providing nursing care to patients regarding sexual problems. This research adopted a descriptive qualitative design to explore the experiences of Indonesian nurses in solving their patient’s sexual problems. Ten nurses working in a general hospital in Indonesia participated in this work. These nurses were interviewed extensively, and the data were transcribed and analyzed thematically. Four main themes were identified in this study: (1) Nurses believe that discussing a patient's sexual problems as part of their professional responsibility, (2) discomfort and embarrassments are barriers to providing adequate solutions to help resolve a patient's sexual problems, (3) nurses assume that most patients are not interested in discussing sexual problems because of illness, and (4) nurses do not have the confidence to discuss the patient's sexual problems. The findings of this study confirm that many nurses feel hesitant and uncomfortable when addressing patients' sexual problems. Thus, Indonesian nurses require more training related to providing nursing care to patients with sexual problems.  Abstrak “Saya Merasa Tidak Percaya Diri dan Tidak Nyaman dalam Mendiskusikan Masalah Seksual”: Analisis Tematik Pengalaman Perawat Indonesia Mendiskusikan Masalah Seksual Pasien. Terlepas dari meningkatnya kompleksitas tugas dan tanggung jawab dalam memberikan asuhan keperawatan kepada para pasien, banyak perawat Indonesia mungkin tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk membahas seksualitas dengan pasien mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman perawat Indonesia dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien terkait masalah seksual. Penelitian ini mengadopsi desain deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman perawat Indonesia dalam menyelesaikan masalah seksual pasien mereka. Sepuluh perawat yang bekerja di rumah sakit umum di Indonesia berpartisipasi dalam penelitian ini. Perawat diwawancarai, kemudian data ditranskripsi dan dianalisis secara tematis. Empat tema utama diidentifikasi dalam penelitian ini: (1) Perawat percaya bahwa mendiskusikan masalah seksual pasien adalah bagian dari tanggung jawab profesional mereka, (2) ketidaknyamanan dan rasa malu adalah hambatan untuk memberikan solusi yang memadai untuk membantu menyelesaikan masalah seksual pasien, (3) perawat menganggap bahwa sebagian besar pasien tidak berminat mendiskusikan masalah seksual karena penyakitnya, dan (4) perawat tidak memiliki percaya diri untuk mendiskusikan masalah seksual pasien. Temuan penelitian ini mengkonfirmasi bahwa banyak perawat merasa ragu dan tidak nyaman ketika menangani masalah seksual pasien. Oleh karena itu, perawat Indonesia membutuhkan lebih banyak pelatihan terkait memberikan asuhan keperawatan kepada pasien yang memiliki masalah seksual. Kata Kunci: deskriptif kualitatif, masalah seksual, perawat Indonesia, perawatan seksual
Self Control and Self Efficacy Increase Mother’s Birth Labor Satisfaction Agustine Ramie; Yati Afiyanti; Hening Pujasari
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2014): April 2014
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.825 KB) | DOI: 10.20473/jn.v9i1.3234

Abstract

Introduction: Self-control and self-effi cacy are necessary for would-be mothers to enhance their birth labor satisfaction. This research was conducted in Ratu Zalecha public hospital in Martapura and in Banjarbaru public hospital in South Borneo with the aim to identify the relationship between self-control and self effi cacy on the one hand, and birth labor satisfaction on the other hand.Methods: Cross-sectional approach with correlative analysis was applied for this research, using 125 samples chosen from normal childbirth using consecutive sampling techniques. Results: The result of Chi-Square correlation test showed that there were some relationships between self-control as well as self-effi cacy and birth labor satisfaction (ρ value 0.002,α: 0.05) and (ρ value 0.000, α: 0.05). There were four variables resulted from double logistic analytical regression that play signifi cant roles in birth labor satisfaction, i.e., self-control, self-effi cacy, family income, and parity.Conclusion: The most infl uencing variable in birth labor satisfaction was family income. Labor carers should provide enough support so that would-be mothers can view the process of childbirth as a positive and pleasant experience; hence, birth labor satisfaction will surely be tremendous.Keywords: birth labor satisfaction, self-control, self-effi cacy
KEGIATAN RESIDENSI SPESIALIS KEPERAWATAN MATERNITAS FOKUS PENERAPAN “NEED FOR HELP WIEDENBACH” DAN “CONSERVATION LEVINE” PADA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN PERDARAHAN KARENA KANKER SERVIKS Hemi Fitriani; Styowati .; Yati Afiyanti
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 2 No 1 (2016): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v2i1.239

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: permasalahan kesehatan di Indonesia diantaranya seputar kesehatan ibu dan kesehatan perempuan. Ners spesialis keperawatan maternitas yang memiliki peran dan fungsi pada kesehatan perempuan diharapkan dapat berperan dalam mengatasi permasalahan kesehatan di Indonesia. Karya ilmiah akhir ini bertujuan memberikan gambaran pelaksanaan praktek residensi ners spesialis keperawatan maternitas dengan fokus penerapan teori keperawatan need for help Wiedenbach’ pada fase akut dan conservation Levine’ pada fase pemeliharaan dalam asuhan keperawatan pada tujuh kasus perdarahan akibat kanker serviks. Metode: praktik residensi keperawatan maternitas dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Ciptomangunkusumo Jakarta. Hasil: masalah keperawatan prioritas pada fase akut adalah resiko hipovolemi. Masalah prioritas pada tahap pemeliharaan adalah gangguan perfusi jaringan. Evaluasi pada fase akut adalah tidak terjadi syok hipovolemi. Evaluasi pada fase pemeliharaan adalah gangguan perfusi jaringan teratasi. Kompetensi selama pelaksanaan praktek keperawatan maternitas dapat dicapai. Pembahasan: asuhan keperawatan pada pasien perdarahan akibat kanker serviks, sangat tepat dengan mengaplikasikan dua teori keperawatan yaitu teori keperawatan need for help wiedenbach pada fase akut dan teori Conservation Levine pada fase pemeliharaan mencapai keutuhan (wholeness). Ners spesialis keperawatan maternitas diharapkan mampu menerapkan teori model keperawatan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien. ABSTRACT Introduction: health problems in Indonesia are including maternal and women's health. Maternity nursing specialists who have the role and function on the women’s health are expected to play a role in addressing women's health problems. This final scientific work aimed to describe the implementation of maternity nursing specialist residency practice focused on the application of Wiedenbach Need for Help Theory which was performed in the acute phase and Levine Conservation Theory which was done in the maintenance phase in nursing care of cervical cancer bleeding was performed on seven patients. Method: maternity nursing specialist residency practice was due at Bekasi Regency General Hospital (RSUD), Ciptomangunkusumo National General Hospital (RSUPN), Jakarta. Result: the prior nursing problem in the acute phase was risk for hypovolemic. The prior nursing problems in the conservation stage were tissue perfusion disorder. The evaluation in the acute phase was hipovolemic shock did not occur. The evaluations in the conservation phase were the tissue perfusion disorder was resolved. The maternity nursing specialist competencies were achieved during the residency practice. Discussion: nursing care of patient with cervical cancer bleeding is perfectly applying two nursing theories, those are Wiedenbach Need for Help at acute phase and Levine Conservation at the maintenance phase to reach wholeness.The maternity nursing specialists are expected to be able to apply the nursing model theory in the implementation of nursing care in accordance with the patient’s conditions and needs.
HUBUNGAN SELF-MANAGEMENT DENGAN QUALITY OF LIFE PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI INDONESIA Rodiyatul Nadawiyah Eka Putri; Yati Afiyanti; Ida Faridah
Journal of Health Research Science Vol. 1 No. 01 (2021): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.544 KB) | DOI: 10.34305/jhrs.v1i1.288

Abstract

Pasien diabetes melitus di Indonesia meningkat setiap tahunnya, salah satu penyebab yang mungkin mempengaruhinya adalah manajemen diri yang kurang, pada pasien yang kurang menerapkan manajemen diri yang baik akan memiliki peluang besar untuk mengalami komplikasi dari penyakit ini, yang mungkin akan berpengaruh pula terhadap kualitas hidupnya. Tujuan umum dari penelitian ini agar diketahui bagaimana hubungan antara self-management dengan quality of life pada pasien diabetes melitus di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif, dengan pendekatan cross sectional, teknik total sampling dengan jumlah responden 408 pasien diabetes melitus di Indonesia. Uji statistik yang digunakan adalah chi square dan regresi logistik berganda. Hasil uji chi square, diperoleh nilai p-value 0,000 > 0,05, yang artinya terdapat hubungan antara self-management dengan quality of life pada pasien diabetes melitus. Uji regresi logistik berganda didapatkan usia (13,4%) dan lamanya menderita diabetes melitus (10,9%) merupakan faktor perancu dalam penelitian ini, sedangkan jenis kelamin (5,2%) dan tingkat pendidikan (0,5%) bukan merupakan faktor perancu dalam penelitian ini. Hasil dari keseluruhan 2 variabel terdapat hubungan antara self-management dengan quality of life pada pasien diabetes melitus dan dari 4 faktor perancu yang diteliti, terdapat 2 faktor yang merupakan perancu dan 2 faktor bukan merupakan perancu. Penelitian selanjutnya untuk mencari variabel confounding lainnya yang mempengaruhi self-management dan quality of life pada pasien diabetes melitus.
Pengalaman Pasien Gagal Jantung Kongestif Dalam Melaksanakan Perawatan Mandiri ( Self Care ) Anita Agustina; Yati Afiyanti; Bahrul Ilmi
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v1i2.35

Abstract

Penyakit Gagal jantug kongestif (CHF) merupakan salah satu penyumbang kematian terbesar didunia. Pengalaman pasien dengan CHF menunjukkan sikap yang beragam dalam melaksanakan perawatan mandiri (self care). Berbagai dampak muncul akibat penyakit yang diderita, mempengaruhi peran dalam kehidupan sehari- hari baik di lingkungan masyarakat, maupun keluarga. Pentingnya perawatan mandiri yang dilakukan oleh individu yang terdiagniosis merupakan faktor pendukung dalam proses pengobatan, Lingkungan sosial seperti keluarga dan masyarakat juga memiliki peran penting guna meningkatkan motivasi bagi klien selain informasi dari para pemberi layanaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran serta mengungkapkan arti dari pengalaman Pasien Dengan Gagal Jantung Kongestif Dalam Melaksanakan Perawatan Mandiri (Self Care). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap 5 orang partisipan yang pernah dirawat minimal 2 kali dan melakukan kunjungan ulang dipoli klinik jantung Dirumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjamasin, pengambilan data dilakukan dikediaman partisipan masing-masing.Terdapat 4 Tema yang teridentifikasi dalam penelitian ini yaitu : (1). Melaksanakan Perawatan mandiri (2). Dukungan yang diperoleh (3). Harapan Pasien (4). Usaha Mendapatkan Bantuan pengobatan
MAKNA MENJADI SUPERVISOR BAGI KEPALA RUANGAN DI RSUD RATU ZALECHA MARTAPURA Dewi Setya Paramitha; Yati Afiyanti; Yuliani Budiyarti
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v3i1.89

Abstract

Supervisi di rumah sakit adalah salah satu kunci untuk tetap mempertahankan kualitas asuhan keperawatan. Kompetensi kepala ruangan dalam melaksaksanakan perannya sebagai supervisor di ruang rawat harus menitik beratkan pada pengembangan sikap professional, keterampilan klinis serta peningkatan karir staf. Oleh karena itu penelitian ini berusaha untuk mengungkap makna pengalaman yang dirasakan kepala ruangan saat berperan menjadi supervisor di ruang rawat. Studi ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi melalui wawancara mendalam pada enam orang kepala ruangan di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menjadi seorang supervisor bagi kepala ruangan juga berarti sebagai pengarah dalam mengembangkan pengetahuan perawat, sebagai bagian tugas dan kewajiban dalam pekerjaan dan sebagai bagian pencapaian aktualiasasi diri. Supervisor memainkan peran penting untuk mendukung pemberian asuhan keperawatan yang berkualitas. Hasil penelitian ini diharapkan agar kepala ruangan selalu berupaya menjadi role model bagi perawat pelaksana, meningkatkan pengetahuan tentang supervisi dan manajemen kepemimpinan secara berkesinambungan.
PENGALAMAN KEPALA RUANGAN DALAM MENJALANKAN FUNGSI PENGARAHAN DIRUMAH SAKIT BANJARMASIN Lucia Andi Chrismilasari; Yati Afiyanti; Yustan Azidin
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v2i2.92

Abstract

Kepala ruang merupakan manajer tingkat bawah/lini yang memegang peranan cukup penting dalam menentukan keberhasilan pelayanan keperawatan melalui fungsi manajemen pelayanan. Fungsi pengarahan merupakan merupakan fungsi yang paling fundamental dalam manajemen keperawatan karena berdampak dalam meningkatkan atau menurunkan kepuasan kerja perawat pelaksana yang pada akhirnya akan sangat berpengaruh pada mutu pelayanan di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengekplorasi berbagai pengalaman kepala ruangan dalam menjalani fungsi pengarahan di Rumah Sakit .Pengumpulan data yang dilakukan terhadap 7 orang partisipan dengan wawancara mendalam di tiga rumah sakit berbeda di Banjarmasin. Wawancara direkam kemudian dibuat dalam bentuk transkrip verbatim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi pengarahan yang dilakukan oleh kepala ruangan terdiri atas pendelegasian dalam fungsi pengarahan yang dilakukan secara berjenjang dengan memperhatikan aspek legal; pemberian motivasi dengan menyeimbangkan pemberian reward dan punishment serta tidak melupakan motivasi relligi; supervisi dengan mempertimbangkan mekanisme, tujuan, sasaran dan model supervisi; Mengatasi konflik dengan belajar dari pengalaman sebelumnya; melaksanakan komunikasi dan koordinasi dalam melakukan pengarahan. Hasil studi ini diharapkan perawat manager dapat berkolaborasi baik dengan institusi pendidikan maupun rumah sakit dalam hal pendidikan kepala ruangan baik secara formal dan informal.
Food Choices During Pregnancy Periods In Pulau Godang Kari : Pemilihan Jenis Makanan Selama Hamil di Desa Pulau Godang Kari Vella Yovinna Tobing; Yati Afiyanti; Imami Nur Rachmawati
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.024 KB) | DOI: 10.25311/keskom.Vol5.Iss2.361

Abstract

Cultural practice of nutritional consumption during pregnancy can affect the quality of maternal and fetal health. Mothers need sufficient nutrients to be able to adapt of pregnancy changes. The growth and development of the fetus is depends on the mother. Some cultural practices believe that some types of food have a bad impact on both the mother and the fetus, so that the food is prohibited to be consumed during the pregnancy period. The purpose of the study was to explore the types of prohibited foods during pregnancy in Pulau Godang Kari, Kuantan Singingi. This is an ethnographic research was conducted on 15 informants consisting of pregnant women, families, midwife and traditioanl birth attendance. Data collection used direct observation, focus group discussions and interviews that are analyzed by using content analysis. Prohibition of certain types of food based on the type of food that was believed that the properties are not good, so it was believed to have a bad effect on the mother and fetus. The implementation of cultural practices related to dietary restrictions is still being carried out, because of the belief that something unwanted will happen if you choose to consume these foods. Therefore, health workers must be able to provide culturally sensitive health services, so they can provide alternative food choices to fulfill nutritional needs during pregnancy period
Co-Authors Achir Yani S. Hamid Achmad Fauji Ade Purnama Aditama, Dicky Agil, Hilda M Agung Waluyo Agus Nugroho, Agus Agustine Ramie Ai Aminah Allenidekania Allenidekania Andriani, Zilya Andrijono Andrijono Anita agustina Anme, Tokie Anshari, M. Apriyani Apriyani Arif Wahyu Setyo Budi Ariyanti, Kadek Yemi Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Ashar Prima Astrida Budiarti Atmajaya, Feri Atun Raudotul Ma'rifah Atun Raudotul Marifah Awatiful Azza Azidin, Yustan Bahrul Ilmi Baihaqi, Windy Natasya Al Blacius Dedi Brension Relly Chandra Isabella Christantie Effendy Damayanti, Shella Dean, Judith Dewi Atika Sari Dewi Gayatri Dewi Handayani Dewi Handayani Dewi Irawaty Dewi Setya Paramitha Dwi Dahlia Susanti Dwi Prihatin Era Eka Riyanti Elsa Naviati Enie Novieastari Erfina Erfina Eriyono Budi Wijoyo Erni Saraswati Evi Martha Fansha Tio Anugrah Faridah , Ida Faridah, Ida Firda Apriyanti Fitriyanti, Dwi Fitzgerald, Lisa Gayatri , Dewi Grace Carol Sipasulta Hana Dodik Pramiasti Handayani, Fitria Hanik Rohmah Irawati Hanny Handiyani Hargiana, Giur Hasan Fuadi Hassan, Hamidah Hayani, Nuriah Hayuni Rahmah Hemi Fitriani Hemi Fitriani, Hemi Hening Pujasari Herita, Gusti Hidayat, Monna Maharani Hilman Syarif Hilman, Syarif Huriyanah, Huriyanah Ice Yulia Wardani Ida Ayu Made Ari Santi Tisnasari Ida Faridah Ida Faridah Iis Kholisoh Imalia Dewi Asih Imami Nur Rachmawati Indah Susilowati Indang Trihandini Indra, Ibaadi Isran, Isran Jamhari Jamhari Judith Dean Juliastuti, Dyah Kheli Fitria Annuril Kurnasih, Siti Kurniawati, Wiwit La Ode Abdul Rahman Laksono Trisnantoro Lastri Mei Winarni Laviana Nita Ludyanti Lela Larasati Lisa Fitzgerald Lismidiayati, Wiwin Lucia Andi Chrismilasari Luknis Sabri M Hasan Basri Machli Riyadi Mangkuayu, Cluny Martina Maradona Maradona Mareti, Silvia Margaret I Fitch Maria, Riri Mataputun, Donny Richard Mega Ariska Meyke Rosdiana Misrawati Misrawati Mondastri Korib Sudaryo Muaningsih Muaningsih Muchtaruddin Mansyur Muchtaruddin Mansyur Muhammad Syafwani Mulhaeriah, Mulhaeriah Murtiningsih Murtiningsih Mustikasari Mustikasari Nani Nurhaeni Nasution, Lina A. Nasution, Lina Anisa Ningsih, Indarti Dwi Ninik Yunitr Nolla Lisa Lolowang Nora Idiawati Nugraha, Rudi Nuraini, Tuti Nuraini Osrika Sitompul Parmawati, Ika Patrisia, Irene Pius Almindu Leki Berek Prawesti, Aprilia D. Prawesti, Aprilia Dian Puji Raharja Santosa Puspita Palupi Putri, Tissa Aulia R Ratnawati Ratnawati Rachmawati, Imami N Rahmawati, Veronica Yeni Ratna Sitorus Ratna Sitorus Ratnawati, R Ratnawati Ratnawati, R Ratnawati Renie Kumalasari Ria Andjarwati Rini Rahmayanti Ristriyani, Rizka Rizka Ristriyani Rizka Ristriyani Rodiyatul Nadawiyah Eka Putri Rohmawati, Dwi Asih Rudi Rudi Rufli, Arza S. Setyowati Sabi’ah Khairi Santi Wahyuningsih Sari, Levi Anggriani Purnama Sari, Mulat Selamita, Selamita Setiasih, Diana Tri Budi Setiowati, Retno Setyowati . Setyowati . Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati, Sigalingging, Astika Irmawaty Sihombing, Ratna M. Siti Fatonah Siti Maesaroh Siti Nurjannah So, Winnie KW. Sodik, Ikhsan Sopiah, Siti Herlina Ali Sri Yona Styowati . Sugo, Maria Evarista Suherman, Reni Suryani Hartati susanti, suryane sulistiana Susiladewi, Ida Ayu Md Vera Susiladewi, Ida Ayu Md. Vera susilowat, Maelani Syamsul Firdaus Tanaka, Emiko Tengku Riza Zarzani N Tia Damayanti Tisnasari, Ida Ayu Made Ari Santi Titin Ungsianik Tri Budiati Triani Banna Tris Eryando Tuti Nuraini Tuti Nuraini Utami, Septyani Windi Vella Yovinna Tobing Watanabe, Kumi Welly Vitriawan Widia Lestari Wiranti, Isna Wiwik Handayani Wiwit Kurniawati Wulansari, Ika Yeni Rustina Yessi Andriani Yossie Susanti Eka Putri Yuhansyah Yuhansyah Yulia Irvani Dewi Yuliani Budiarti Yuliani Budiyarti