p-Index From 2021 - 2026
10.488
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Ners Indonesia Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal NERS Jurnal Skolastik Keperawatan (e-Journal) Jurnal Kesehatan Gigi Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) Media Keperawatan Indonesia Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Jurnal Dunia Kesmas JURNAL KESEHATAN PERINTIS Jurnal Keperawatan Suaka Insan Journal of Maternity Care and Reproductive Health Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Syntax Idea JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Jurnal Kesehatan JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ners Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Pediomaternal Nursing Journal BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Jurnal Menara Medika Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Health Sains Caring : Indonesian Journal of Nursing Science Khatulistiwa Nursing Journal Nusantara Hasana Journal Journal of Nursing Practice and Education Narra J Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) Journal of Health Research Science An Idea Health Journal Indonesian Journal of Multidisciplinary Science JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Journal of Health and Nutrition Research Makara Journal of Health Research Prosiding University Research Colloquium Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Jurnal Sahabat Keperawatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan Clinical and Pharmaceutical Sciences Journal Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Aplikasi Control Diabetes Mellitus Type 2 (CDMT2) Terhadap Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Ida Faridah; Ade Purnama; Yati Afiyanti
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): INTEREST : JURNAL ILMU KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/interest.v9i2.241

Abstract

Background: Diabetes mellitus type 2 is incurable but can be controlled by control blood sugar and improves the quality of life of diabetics. The prevalence of diabetes mellitus based on the diagnosis of doctors and the age of ≥15 years in Banten Province increased in 2013 by 1.3% while in 2018 by 2.2% (Riskesdas, 2018). The purpose of this study was to find out the effects of the CDMT2 application model on the quality of life of patients with type 2 diabetes mellitus. Methods: The method in this study is one group of pretest posttest. Sampling techniques in this study used total sampling with a total of 384 respondents with type 2 diabetes mellitus in Banten. The instruments used were the DQOL questionnaire and the cdmt2 application model. Results: Results from quantity analysis using Simple Paired T-Test showed the influence of cdmt2 application model on the quality of life of DM sufferers (value P = 0.000) P <0.05. Cdmt2 application has a real effect on the quality of life of dm type 2 sufferers. Conclusion: The Cdmt2 application model has a noticeable effect on the quality of life of people with type 2 diabetes mellitus health promotion related to type 2 diabetes mellitus.
PENGALAMAN DAN PERILAKU SUAMI DALAM MENUNGGU ISTRI MELAHIRKAN DENGAN SEKSIO SESAREA TIDAK TERENCANA Misrawati Misrawati; Setyowati Setyowati; Yati Afiyanti
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.807 KB) | DOI: 10.31258/jni.1.1.22-32

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory yang akan menggali lebih dalam pengalaman dan perilaku suami dalam menunggu istri melahirkan dengan seksio sesarea tidak terencana. Populasi dalam penelitian ini adalah suami yang menunggu istri melahirkan dengan seksio sesarea tidak terencana di rumah sakit Koja Jakarta. Jumlah sampel enam orang yang memenuhi kriteria inklusi dan telah mencapai saturasi data. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan telaah literatur. Setelah analisa data kualitatif, peneliti mendapatkan lima tema, antara lain: 1. Suami merasakan cemas dan marah dalam mengambil keputusan segera terhadap persalinan seksio sesarea tanpa rencana, 2. Hal ini disebabkan karena persepsi suami terhadap ancaman keselamatan istri dan anaknya, 3. Beberapa faktor yang mempengaruhinya kondisi kecemasan suami diantaranya ketidaksediaan dana dan informasi yang tidak jelas dari tenaga kesehatan, 4. Kondisi ini mempengaruhi perilaku suami dalam menunggu istri melahirkan, dengan strategi dan kopingnya, sehingga, 5. Suami mengharapkan tenaga kesehatan untuk memberikan informasi yang jelas, komunikatif dan bersikap tenang. Untuk itu perlu pelaksanaan program kelas prenatal khusus ibu beserta pasangannya dan melaksanakan asuhan keperawatan dengan melibatkan peran serta suami.
STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN SUAMI DALAM MENGHADAPI KEHAMILAN PERTAMA PASANGANNYA Widia Lestari; Yeni Rustina; Yati Afiyanti
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.716 KB) | DOI: 10.31258/jni.1.1.43-53

Abstract

Salah satu pengalaman suami dalam menghadapi kehamilan pertama pasangannya adalah pemberian dukungan pada istri. Penelitian ini dilakukan di kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif, yang bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena tentang pengalaman suami dalam menghadapi kehamilan pertama pasangannya. Sebanyak lima orang partisipan berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisis menghasilkan lima tema utama, yaitu: 1) respon suami terhadap kehamilan istri, 2) makna kehamilan istri yang pertama kali bagi suami, 3) peran suami pada kehamilan, 4) dampak kehamilan terhadap kehidupan suami, dan 5) bentuk pelayanan kesehatan yang diharapkan suami dari petugas pelayanan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman suami dalam menghadapi kehamilan pertama pasangannya adalah senang menerima kehamilan, adanya perasaan khawatir akan keselamatan janin, berusaha mencari informasi tentang kehamilan, turut merasakan gejala kehamilan yang dirasakan istri seperti mual serta ngidam, meningkatkan semangat dalam kerja, adanya perasaan bangga sebagai laki-laki normal, tanggung jawab menjadi bertambah, berusaha menjaga kesehatan dan kehamilan istri, mempersiapkan diri menjadi ayah dan mempersiapkan dana, adanya perubahan dalam hubungan seksual, adanya peningkatan perhatian dan kasih sayang serta keharmonisan hubungan rumah tangga, dan adanya keinginan untuk mendapatkan pengetahuan tentang kehamilan dari petugas kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian ini, pelibatan suami dalam kelas prenatal perlu dilakukan dan ditingkatkan sehingga suami dapat mempersiapkan diri untuk menjalani peran barunya.
TERAPI ALQURAN MEMINIMALKAN RISIKO DEPRESI IBU HAMIL DENGAN FETAL ANOMALY: PENERAPAN EVIDENCE BASED PRACTICE Vella Yovinna Tobing; Yati Afiyanti; Tri Budiati
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.224 KB) | DOI: 10.31258/jni.9.1.80-86

Abstract

Kehamilan dengan fetal anomaly menimbulkan distres pada orang tua, terlebih jika kehamilan tersebut merupakan kehamilan yang sangat diharapkan dan sudah direncanakan. Stres yang dirasakan karena adanya pengalaman tidak menyenangkan berupa kehilangan dapat memberikan dampak berupa trauma pada kehamilan berikutnya. Studi kasus ini dilakukan pada dua pasien yang didiagnosa mengalami fetal anomaly pada kehamilannya yang berlokasi di salah satu rumah sakit rujukan Nasional. Studi kasus ini dilakukan dengan mengaplikasikan evidence based practice (EBP) yang dilakukan dari masa kehamilan sampai dengan masa postpartum. Umumnya, ibu dan keluarga merasakan kesedihan, kecemasan, membutuhkan informasi terkait kelainan dan juga dilema dalam membuat keputusan terkait terminasi kehamilan. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak kehilangan yaitu dengan melakukan pendekatan spiritual. Metode pelaksanaan EBP terkait pendekatan spiritual pada studi ini adalah dengan mendengarkan bacaan Alquran. Edinburgh Postnatal Depression Scale digunakan sebagai alat ukur untuk menilai risiko depresi, dengan pertimbangan skala ini berisi pertanyaan yang sedikit dan mudah untuk dianalisis. Hasil penerapan EBP, terdapat perubahan nilai skala depresi menuju kearah positif, sehingga mendengarkan bacaan Alquran dapat dijadikan salah satu intervensi bagi perempuan yang didiagnosis mengalami kehamilan dengan fetal anomaly untuk meminimalisir risiko depresi.
BERDUKA PADA PEREMPUAN HIV POSITIF Rizka Ristriyani; Imami Nur Rachmawati; Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 21 No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v21i1.543

Abstract

This study aims to identify the intensity of grief response in HIV positive women. The study design was conducted by cross section by consecutive sampling method. The samples were 235 HIV positive women who are patients at Primary Health Care in Jakarta, Indonesia. The result shows that a mean value of denial is 2.25 (SD 0.75) in the range of 2.18 to 2.38; a mean value of resistance is 1.67 (SD 0.89) in the range of 1.84-2.07;  the middle value of sorrow is 2.67 (SD 0.93) in the range 2.26-2.52; and the mean value of acceptance  is 3 (SD 0.72) in the range 2.79-2.98 at the 95% confidence level. Characteristics of respondents shows that more than half of respondents were housewives (65.5%), married 56.2% and 50% of respondents said that they contracted HIV from their spouses. The youngest age in this study was 18 years old and the eldest was 47 years old. The study found that the attitudes of denying was on a moderate scale, anger on a mild scale, sorrow on a moderate scale, and acceptance on near-fullness scale. All of respondents was patient in Primary Care Facilities that might be one of the factors that cause acceptance is close to full. However, further research is needed on what factors can affect the grieving process  of HIV-positive women. Keywords: acceptance, denial, grieving, resistance, sorrow, women with HIV Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intensitas respon berduka pada perempuan HIV positif. Rancangan penelitian dilaksanakan dengan potong lintang dengan metode pengambilan sampel secara consecutive sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 235 perempuan HIV positif yang menjadi pasien di beberapa Puskesmas di Jakarta, Indonesia. Hasil penelitian didapatkan gambaran denial dengan nilai tengah yaitu 2,25 (SD 0,75) berada pada rentang 2,18-2,38; resistance dengan nilai tengah yaitu 1,67 (SD 0,89) berada pada rentang 1,84-2,07; sorrow dengan nilai tengah yaitu 2,67 (SD 0,93) berada pada rentang 2,26-2,52; dan acceptance dengan nilai tengah yaitu 3 (SD 0,72) berada pada rentang 2,79-2,98 pada tingkat kepercayaan 95%. Karakteristik responden menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden adalah ibu rumah tangga (65,5%), menikah sebanyak 56,2% dan 50% responden menyatakan tertular HIV dari pasangannya. Usia termuda pada penelitian ini adalah 18 tahun dan yang tertua adalah 47 tahun. Penelitian ini menemukan bahwa sikap menyangkal perempuan HIV positif berada pada skala sedang, kemarahan pada skala ringan, kesedihan mendalam pada skala sedang, dan penerimaan pada skala mendekati penuh. Karakteristik responden seluruhnya berasal dari fasilitas kesehatan primer yang telah mendapatkan pengobatan dan konseling sehingga hal tersebut mendukung acceptance yang penuh pada responden. Namun demikian masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai factor-faktor apa saja yang memengaruhi berduka pada perempuan HIV positif. Kata Kunci: penerimaan, berduka, menyangkal, perempuan HIV, marah, kesedihan mendalam
Analisis Konsep Kualitas Hidup Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 13 No 2 (2010): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v13i2.236

Abstract

AbstrakKonsep kualitas hidup mulai digunakan dalam literatur kesehatan setelah perang dunia kedua. Saat ini konsep ini menjadi penting untuk dibahas dalam mengevaluasi hasil akhir kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh para professional kesehatan sejalan dengan tumbuhnya kesadaran bahwa kesejahteraan pasien menjadi pertimbangan yang penting dalam memilih terapi pengobatan dan untuk mempertahankan kehidupan. Kualitas hidup menjadi pertimbangan bermakna untuk masyarakat pada umumnya, dan pelayanan kesehatan pada khususnya. Namun, saat ini belum ada konsensus tentang definisi tepat dan spesifik serta alat ukur kualitas hidup. Ketiadaan konsensus ini menjadikan konsep kualitas hidup tetap meragukan. Analisis simultan terhadap konsep tersebut diharapkan dapat menghasilkan suatu konsensus definisi atribut dan alat ukur yang spesifik dan tepat dalam merumuskan konsep kualitas hidup secara operasional melalui pengembangan lebih lanjut berbagai indicator yang telah banyak digunakan dalam mengukur suatu kualitas hidup seorang individu. AbstractThe quality of life concept was first used in the health literatures after the World War II. Today this concept has become important to address in evaluating the outcome of the quality of health services provided by health professionals in line with the growing awareness that the welfare of patients becomes an important consideration when they choose medical therapy and to maintain life. Quality of life becomes meaningful to the community considerations, particularly to the health services. However, the quality of life concept currently has no consensus about the appropriate specific definition and measuring tool of quality of life. The absence of consensus leads the quality of life concepts remains ambiguous. Simultaneous analysis of the concept is expected to produce a consensus definition and measurement attribute specific and precise in formulating an operational concept of quality of life through the further development of the various indicators that have been widely used in measuring the quality of life of an individual.
Stres dan koping Perempuan Hamil yang Didiagnosis HIV/AIDS di DKI Jakarta: Studi Grounded Theory Yulia Irvani Dewi; Setyowati Setyowati; Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 2 (2008): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i2.210

Abstract

AbstrakPenelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan grounded theory yang bertujuan mengidentifikasi stres dan koping perempuan hamil yang didiagnosis HIV/AIDS. Jumlah partisipan sebanyak enam orang. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan telaah literatur. Hasil analisis didapatkan tujuh tema yaitu 1) khawatir terhadap keselamatan janin, 2) diperlakukan berbeda dari perempuan hamil lainnya, 3) banyak membutuhkan biaya pengobatan, 4) tidak nyaman didiagnosis HIV/AIDS, 5) kebutuhan dukungan dari keluarga dan teman, 6) koping, dan 7) harapan memiliki anak yang sehat. Penelitian ini dapat bermanfaat dalam pengelolaan dan memahami stres yang dialami perempuan hamil yang didiagnosis HIV/AIDS, sehingga asuhan keperawatan yang diberikan efektif dan optimal. Implikasi penelitian ini berupa informasi bagi pemerintah dan perawat yang bekerja di area keperawatan maternitas tentang kebijakan pengelolaan HIV/AIDS bagi perempuan hamil. AbstractThis qualitative research identified stress and coping mechanism on pregnant women who were diagnosed HIV/AIDS using grounded theory approach. There were six participants involved in the study. Data were collected using in-depth interview, observation, and literature review. Seven themes were found: 1) being worry on the safety of the fetus, 2) being treated differently from other pregnant women, 3) the expensive treatment 4) the discomfort being diagnosed HIV/AIDS, 5) the need of family’s and friends’ support, 6) coping mechanism, and 7) the expectation to have healthy children. This study can provide information to the decision maker and the nurses who work in the area maternity nursing care in managing pregnant women with HIV/AIDS.
Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) sebagai Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 1 (2008): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i1.201

Abstract

AbstrakMetode Focus Group Discussion (FGD) merupakan pendekatan yang umum digunakan untuk mengumpulkan data/informasi pada penelitian kualitatif, tidak terkecuali penelitian keperawatan yang saat ini semakin populer menggunakan metode FGD sebagai metode pengumpulan data. Metode ini memiliki karakteristik utama yaitu menggunakan data interaksi yang dihasilkan dari diskusi diantara para partisipannya. Kekuatan utama metode FGD terbukti dapat memberikan data yang lebih mendalam, lebih informatif, dan lebih bernilai dibanding metode lainnya. Namun, pelaksanaan yang optimal dari metode ini masih menjadi perdebatan yang dilaporkan pada banyak literatur dan konsensus metode FGD sebagai metode yang ideal untuk pengumpulan data belum disepakati oleh banyak ahli penelitian. AbstractFocus Group Discussions (FGD) method is a common approach for data collection in qualitative research projects, without exception in nursing research in recent years. The primary characteristic of this method is to use interaction data resulting from discussion among participants. The primary strength of the FGD method is that it can provide rich data, more informative, and valuable insight which can not be discovered through other methods. However, the optimal execution of the FGD method has been debated in the literatures, and consensus related to ideal methodology has not been achieved by researchers.
VALIDASI RUMUS TAKSIRAN BERAT JANIN (TBJ) UNTUK PREDIKSI BERAT BADAN LAHIR BERDASARKAN TINGGI FUNDUS UTERUS IBU HAMIL Dewi Gayatri; Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10 No 1 (2006): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i1.169

Abstract

AbstrakKetersediaan fasilitas dan sarana pelayanan pemeriksaan ultrasonografi di rumah sakit masih terbatas. Hal ini berarti diperlukan suatu cara alternatif untuk memantau pertumbuhan berat janin jika fasilitas USG tidak tersedia. Salah satu cara yang mudah dan sederhana untuk memperkirakan berat janin adalah mengukur Tinggi Fundus Uteri (TFU). Studi ini menguji validitas penggunaan rumus TBJ Gayanti dalam memprediksi berat badan lahir berdasarkan tinggi fundus uteri ibu hamil. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah potong lintang dimana pengambilan data dilakukan satu kali pengukuran yang dilakukan sesaat sebelum melahirkan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa rumus TBJ dapat dipakai untuk memprediksi berat badan lahir. Setelah dianalisis lebih lanjut, diketahui bahwa korelasi antara rumus TBJ dengan berat lahir aktual sebesar 0,793, hasil yang sama ditemukan antara rumus Modifikasi Niswander dengan berat lahir aktual. Hasil korelasi ini bermakna pada alpha 5%. Ditemukan bahwa ada hubungan yang cukup kuat antara hasil prediksi dengan memakai rumus baik TBJ maupun Modifikasi Niswander dengan berat lahir aktual namun bila ditinjau dari kemudahan penggunaan rumus maka rumus TBJ lebih mudah diingat dibandingkan dengan rumus Modifikasi Niswander. Rekomendasi untuk penelitian berikutnya perlu dilakukan validasi terhadap rumus TBJ dengan menggunakan desain, jumlah sampel dan teknik penarikan yang lebih baik untuk meningkatkan validitas dan reliabitas hasil penelitian sehingga hasil yang diperoleh dapat digeneralisir untuk populasi Indonesia. AbstractAvailability of USG facility is still limited at hospital. It is necessary the alternative way on monitoring fetal birth weight, however, the USG is not available. Measurement height of the fundus is the simple way in estimating the fetal birth weight. This study was to examine the validity of using estimated fetal birth weight in predicting fetal birth weight that based on height of fundus. The design of this study was a cross-sectional. The collection of data was carry out in one way measurement while before the birth of baby. Generally, it can be concluded that TBJ rule can be used to predict the fetal birth weight. The result of the study revealed that there is the significant correlation between the prediction using TBJ and the Niswander’s modified rules (p = 0.793, = 0.05). However, TBJ rule is easier to be reminded than the Niswander’s rule. For further study, it is recommended to validate TBJ rule using better design, number of sample, and data collection. It is important to increase validity and reliability of the result study so that this result study can be generalized for all Indonesian population
PERBANDINGAN BEBERAPA RUMUS UNTUK MEMPREDIKSI BERAT BADAN LAHIR BERDASARKAN PENGUKURAN TINGGI FUNDUS UTERI Dewi Gayatri; Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 8 No 1 (2004): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v8i1.142

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini membandingkan rumus Niswander, Johnson, SML, SFH, dan modifikasi Niswander untuk mengestimasi berat badan janin yang akan lahir pada populasi Jakarta.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah potong lintang, dimana pengambilan data dilakukan dengan menggunakan catatan rekam medik. Penelitian ini melibatkan 223 responden di Puskesmas Pembina Tebet, Jakarta. Hasil temuan penelitian ini adalah diketahui bahwa rumus Niswander, Johnson, SML, dan SFH tidak cukup valid untuk estimasi berat badan lahir janin untuk populasi ibu hamil di Indonesia (p=0,000). Hanya rumus modifikasi Niswander (dari Farid dan Sukarya) yang cukup valid untuk melakukan estimasi berat badan lahir janin untuk populasi tersebut (p=0,205). Kesimpulan dari studi ini adalah rumus-rumus untuk memperkirakan berat-badan lahir janin yang berasal dari penelitipeneliti Barat tidak sesuai digunakan untuk populasi ibu hamil di Indonesia. AbstractThe purposes of the research were to compare Niswander, Johnson, SML, SFH, and Niswander’s modified rules in estimating fetal birth weight on the Population in Jakarta. The design of this study was a cross-sectional that using the medical record. 223 respondens were participated in the study at Puskesmas Pembina Tebet, Jakarta. The result of this study showed that the Niswander’s rule, Johnson’s rule, SML’s rule, and SFH’s rule are not valid to estimate the fetal birth weight for the Indonesian pregnant population (p=0.000) and only the modified Niswander’s rule that enough to be valid on this population (p=0.205). The conclusion of this study showed that the rules from the westerns researchers for estimating the fetal birth weight is not appropriate to be used the Indonesian pregnant.
Co-Authors Achir Yani S. Hamid Achmad Fauji Ade Purnama Aditama, Dicky Agil, Hilda M Agung Waluyo Agus Nugroho, Agus Agustine Ramie Ai Aminah Allenidekania Allenidekania Andriani, Zilya Andrijono Andrijono Anita agustina Anme, Tokie Anshari, M. Apriyani Apriyani Aria Kekalih Arif Wahyu Setyo Budi Ariyanti, Kadek Yemi Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Arza Rufli Ashar Prima Astrida Budiarti Atmajaya, Feri Atun Raudotul Ma&#039;rifah Atun Raudotul Marifah Awatiful Azza Azidin, Yustan Bahrul Ilmi Blacius Dedi Brension Relly Chandra Isabella Chrismilasari, Lucia Andi Christantie Effendy Damayanti, Shella Dean, Judith Dewi Atika Sari Dewi Gayatri Dewi Handayani Dewi Handayani Dewi Irawaty Dewi Setya Paramitha dini rahmayani Dwi Dahlia Susanti Dwi Prihatin Era Eka Riyanti Elsa Naviati Emalia, Faiqa Himma Enie Novieastari Erfina Erfina Eriyono Budi Wijoyo Erni Saraswati Evi Martha Fansha Tio Anugrah Faridah , Ida Faridah, Ida Firda Apriyanti Fitriyanti, Dwi Fitzgerald, Lisa Fujiana, Fitri Gayatri , Dewi Grace Carol Sipasulta Hana Dodik Pramiasti Handayani, Fitria Hanik Rohmah Irawati Hanny Handiyani Hargiana, Giur Hasan Fuadi Hassan, Hamidah Hayani, Nuriah Hayuni Rahmah Hemi Fitriani Hemi Fitriani, Hemi Hening Pujasari Herita, Gusti Heryani, Heryani Hilman Syarif Hilman, Syarif Huriyanah, Huriyanah Ice Yulia Wardani Ida Ayu Made Ari Santi Tisnasari Ida Faridah Ida Faridah Iis Kholisoh Imalia Dewi Asih Imami Nur Rachmawati Indah Susilowati Indang Trihandini Indra, Ibaadi Isran, Isran Jamhari Jamhari Judith Dean Juliastuti, Dyah Kheli Fitria Annuril Kurniawati, Wiwit La Ode Abdul Rahman Laksono Trisnantoro Lastri Mei Winarni Laviana Nita Ludyanti Lela Larasati Lisa Fitzgerald Lismidiayati, Wiwin Luknis Sabri M Hasan Basri M. Syafwani Machli Riyadi Mangkuayu, Cluny Martina Maradona Maradona Mareti, Silvia Margaret I Fitch Maria, Riri Mataputun, Donny Richard Mega Ariska Meyke Rosdiana Misrawati Misrawati Mondastri Korib Sudaryo Monna Maharani Hidayat Muaningsih Muaningsih Muchtaruddin Mansyur Muchtaruddin Mansyur Muhammad Syafwani Mulhaeriah, Mulhaeriah Murtiningsih Murtiningsih Mustikasari Mustikasari Nani Nurhaeni Nasution, Lina A. Nasution, Lina Anisa Ningsih, Indarti Dwi Ninik Yunitr Nolla Lisa Lolowang Nora Idiawati Nugraha, Rudi Nuraini, Tuti Nuraini Osrika Sitompul Parmawati, Ika Patrisia, Irene Pius Almindu Leki Berek Prawesti, Aprilia D. Prawesti, Aprilia Dian Puji Raharja Santosa Puspita Palupi Putri, Tissa Aulia R Ratnawati Ratnawati Rachmawati, Imami N Rahmawati, Veronica Yeni Ratna Sitorus Ratna Sitorus Ratnawati, R Ratnawati Ratnawati, R Ratnawati Renie Kumalasari Ria Andjarwati Rini Rahmayanti Ristriyani, Rizka Rizka Ristriyani Rizka Ristriyani Rodiyatul Nadawiyah Eka Putri Rohmawati, Dwi Asih Rudi Rudi S. Setyowati Sabi’ah Khairi Santi Wahyuningsih Sari, Levi Anggriani Purnama Sari, Mulat Selamita, Selamita Setiasih, Diana Tri Budi Setiowati, Retno Setyowati Setyowati . Setyowati . Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati, Sigalingging, Astika Irmawaty Sihombing, Ratna M. Siti Fatonah Siti Kurnasih Siti Maesaroh Siti Nurjannah So, Winnie KW. Sodik, Ikhsan Solikin Solikin Sopiah, Siti Herlina Ali Sri Yona Styowati . Sugo, Maria Evarista Suherman, Reni Suryani Hartati susanti, suryane sulistiana Susiladewi, Ida Ayu Md Vera Susiladewi, Ida Ayu Md. Vera susilowat, Maelani Syamsul Firdaus Tanaka, Emiko Tengku Riza Zarzani N Tia Damayanti Tisnasari, Ida Ayu Made Ari Santi Titin Ungsianik Tri Budiati Triani Banna Tris Eryando Tuti Nuraini Tuti Nuraini Utami, Septyani Windi Vella Yovinna Tobing Watanabe, Kumi Welly Vitriawan Widia Lestari Windy Natasya Al Baihaqi Wiranti, Isna Wiwik Handayani Wiwit Kurniawati Wulansari, Ika Yeni Rustina Yessi Andriani Yossie Susanti Eka Putri Yuhansyah Yuhansyah Yulia Irvani Dewi Yuliani Budiarti Yuliani Budiyarti