p-Index From 2021 - 2026
12.397
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Rekayasa Mesin Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Ruhama : Islamic Education Journal Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Jurnal Teknik Mesin Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat) Journal of Engineering and Scientific Research (JESR) Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Jurnal Silva Samalas: Journal of Forestry and Plant Science Jurnal Telematics and Information Technology (TELEFORTECH) Dulang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Innovative: Journal Of Social Science Research Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Media Tropika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Teknologi Terapan Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung International Journal of Patient Safety and Quality Journal of Chemical Learning Innovation JIS: Journal ISLAMIC STUDIES Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Urine Sapi Terhadap Tinggi Tanaman, Biomassa, Kadar ADF (Acid Detergent Fiber) dan Kadar NDF (Neutral Detergent Fiber) Fodder Jagung Putrianingsih, Wayan Eka; Tantalo, Syahrio; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2025
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.4.692-701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level dan level terbaik pemberian urine sapi terhadap tinggi tanaman, biomassa, kadar ADF (Acid Detergent Fiber) dan Kadar NDF (Neutral Detergent Fiber) fodder jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada 27 Februari 2025—21 Mei 2025, pemeliharaan fodder jagung dilaksanakan di Rumah Kaca Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan analisis Van Soest di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan, Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini menggunakan Rancanagn Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan level urine yang berbeda selama 14 hari dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu, P0: Kontrol (penyiraman tanaman dengan air 800 ml), P1: 5% urine sapi, P2: 10% urine sapi, P3: 15% urine sapi dan P4: 20% urine sapi. Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, biomassa, kadar ADF (Acid Detergent Fiber) dan kadar NDF (Neutral Detergent Fiber) fodder jagung. Data yang diperoleh diuji dengan analisis ragam pada taraf 5% dan bila terdapat pengaruh nyata dilakukan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemberian urine dengan level 5%, 10%, 15% dan 20% pada fodder jagung berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tinggi tanaman, NDF fodder jagung dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap biomassa dan ADF fodder jagung.
Pengaruh Dosis dan Frekuensi Pemberian Pupuk Urea terhadap Morfologi Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand) Pragastya, Ambrosius Nugraha Dimas; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2025
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.4.790-799

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi dosis dan frekuensi pemberian pupuk urea yang optimal untuk meningkatkan produktivitas rumput pakchong. Penelitian dilaksanakan Februari–April 2025 di Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×3 dengan 3 ulangan (27 petak). Faktor I: dosis pupuk urea (100, 150, 200 kg N/ha). Faktor II: frekuensi pemberian (1x pada umur 16 hari; 2x pada 16 dan 32 hari; 3x pada 16, 32, dan 48 hari). Variabel yang diamati: tinggi tanaman, jumlah daun, rasio daun-batang, dan luas permukaan daun. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji BNT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk urea dengan dosis pupuk dan frekuensi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap luas daun dan jumlah daun. Hasil BNT menunjukkan bahwa perlakuan A1F3 (30,27 cm2/daun) nyata dengan perlakuan A1F1 (21,93 cm2/daun), A1F2 (24,20 cm2/daun), A2F1 (32,60 cm2/daun) dan A2F2 ( 35,87 cm2/daun) pada parameter luas daun rumput pakchong. Hasil uji BNT menunjukkan bahwa perlakuan A1F1 (354,9 helai/petak) nyata dengan perlakuan A1F2 (420,1 helai/petak) dan A1F3 (421,3 helai/petak) pada parameter jumlah daun rumput pakchong.
Pengaruh Subtitusi Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus (L.) Merr) di dalam Ransum terhadap Peubah Fisiologis Kambing Peranakan Boer Jantan Ngaini, Lutvi; Qisthon, Arif; Erwanto, Erwanto; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2025
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.4.682-691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level terbaik dari subtitusi tepung daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) dalam ransumterhadap respon fisiologis Kambing Peranakan Boer, yang meliputi frekuensi denyut jantung, napas, dan suhu rektal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret—Mei 2025 di Peternakan Sinau Farm, Kota Metro. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan, yaitu P0 (100% ransum basal) P1 (92,5% ransum basal + 7,5% tepung daun katuk) dan P3 (85% ransum basal + 15% tepung daun katuk), serta 4 ulangan dengan jumlah total 12 ekor kambing yang dikelompokkan berdasarkan bobot tubuh. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5%, dan jika berbeda nyata, dilanjutkan dengan uji Duncan. Peubah yang diamati yaitu frekuensi napas, denyut jantung dan suhu rektal. Hasil analisis menunjukkan bahwa substitusi tepung daun katuk tidak berpengaruh signifikan (P > 0,05) terhadap ketiga parameter tersebut. Dengan demikian, penggunaan tepung daun katuk hingga 15% dalam ransum aman dan tidak memengaruhi kondisi fisiologis kambing.
Evaluasi Suplementasi Vitamin C, Vitamin E, dan Kombinasinya terhadap Leukosit dan Diferensial Leukosit Darah Kambing Jawarandu Jantan Nabila, Raihana; Suharyati, Sri; Erwanto, Erwanto; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2025
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.4.702-713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total leukosit dan diferensial leukosit dalam darah kambing Jawarandu jantan yang diberi suplementasi vitamin C, vitamin E, dan kombinasinya. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan empat perlakuan dan tiga ulangan menggunakan 12 ekor kambing Jawarandu Jantan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 (ransum basal tanpa penambahan vitamin C dan vitamin E), P1 (ransum basal dengan vitamin C 100 mg/ekor/hari), P2 (ransum basal dengan vitamin E 50 IU/ekor/hari), dan P3 (ransum basal dengan vitamin C 100 mg/ekor/hari dan vitamin E 50 IU/ekor/hari). Pemeriksaan sampel darah dilakukan di Pro Lab Veterinary, Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian vitamin C tunggal (P1) dapat meningkatkan jumlah basofil, vitamin E tunggal (P2) dapat meningkatkan neutrofil dan monosit, sedangkan kombinasi vitamin C dan E (P3) dapat meningkatkan limfosit dan eosinofil. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian vitamin C 100 mg/ekor/hari menghasilkan total leukosit dan diferensial leukosit paling baik dibandingkan perlakuan vitamin E maupun kombinasi vitamin C dan E, dengan nilai neutrofil 6,88 × 10³/µL, limfosit 6,27 × 10³/µL, monosit 0,43 × 10³/µL, eosinofil 0,29 × 10³/µL, dan basofil 0,14 × 10³/µL.
Pendampingan Orang Tua Dalam Meningkatkan Kemandirian Pada Anak Penyandang Difabel di SLB Negeri Provinsi Lampung: Indonesia Hadiati, Eti; Meriyati, Meriyati; Diyanto, Agus; Setianingrum, Diah Ayu; Setiyo, Setiyo; Erwanto, Erwanto
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.678

Abstract

Tidak semua anak terlahir dengan kondisi yang sempurna, bahkan dari mereka terlahir dengan keterbatasan dan kecacatan fisik maupun psikisnya. Keadaan seseorang yang tidak mampu untuk melakukan kecakapan sehari-hari dikenal dengan istilah Anak Berkebutuhan Khusus yang merupakan anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak umumnya. Ada beberapa jenis anak berkebutuhan khusus antara lain Disabilitas Daksa, Disabilitas Rungu, Disabilitas Grahita, Disabilitas Netra, Gangguan Perilaku, Disabilitas Laras, Anak Berbakat, Anak Gangguan Kesehatan dan Kesulitan belajar. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di Sekolah Luar Biasa Negeri Provinsi Lampung, dengan sampel pengabdian sebanyak 20 orang tua anak penyandang Difabel dengan metode pengumpulan data menggunakan Forum Group Diskusi, Wawancara dan observasi lapangan. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Lampung, beberapa temuan yang didapat hasil dari pendampingan orangtua dalam meningkatkan kemandirian anak Difabel yaitu Orangtua yang memliki anak difabel menguasai cara mendidik yang perlu mereka lakukan dalam mengasuh anak, terutama dengan kegiatan sehari-hari yang harus anak-anak lakukan. Adanya perubahan dari kegiatan anak-anak yang berkaitan dengan keterampilan yang selalu ditanamkan kepada orangtua agar anak dapat mandiri kelak dewasa nanti dengan bekal keterampilan yang mereka miliki, kemampuan untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan masyarakat juga selalu ditanamkan terus menerus kepada anak tersebut, sehingga kelak mereka memiliki jiwa yang besar, tidak minder dan siap untuk menghadapi kehidupan yang nyata dengan kekurangannya.
Photodegradation of Methylene Blue Dye Using TiO2/Zeolite with the Addition of Nitrate Ions (NO3-) Erwanto, Erwanto
Journal of Chemical Learning Innovation Vol. 1 No. 2 (2024): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jocli.v1i2.3077

Abstract

Purpose of the study: This study aims to determine the characterization of TiO₂/zeolite composites and determine the amount of TiO₂/zeolite, NO₃⁻ ion concentration, and optimum irradiation time for the photodegradation process of methylene blue in solution. Methodology: This study used X-Ray Diffraction (XRD-6000 Shimadzu), UV-Vis spectrophotometer, UV lamp (Sankyo, 10 W, 352 nm), Teflon type hydrothermal reactor, and photocatalyst reactor (40×40×40 cm). The methods include zeolite activation, TiO₂ dispersion, hydrothermal synthesis, photodegradation test, and data regression analysis. Main Findings: The TiO₂/zeolite composite showed characteristic peaks at 2θ = 25.2737°, 37.6855°, and 48.0278° without any change in the crystal structure. The maximum degradation effectiveness of 29.94% was obtained by adding 75 mg of the composite. The optimum NO₃⁻ concentration was 0.5 M with an irradiation time of 100 minutes resulting in an effectiveness of 30.81%. NO₃⁻ has a dual role in the degradation process. Novelty/Originality of this study: This study developed a photodegradation system with a combination of TiO₂/zeolite composite and nitrate ions. The novelty lies in the simultaneous analysis of the effects of catalyst amount, NO₃⁻ concentration, and irradiation time, as well as revealing the dual role of NO₃⁻ in enhancing and inhibiting degradation.
Pengaruh Jenis Zat Pengatur Tumbuh Iba, Naa, Iaa Dan Lama Perendaman Terhadap Pertumbuhan Stek Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv. Thailand) Atiqoh, Nurul; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.176-189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian ketiga jenis zat pengatur tumbuh IBA, NAA, IAA dan lama perendaman serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan stek rumput Pakchong. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2022--Januari 2023, dilakukan di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu P1 (IBA 300 ppm), P2 (NAA 200 ppm), P3 (IAA 200 ppm) dan faktor lama perendaman terdiri dari 3 perlakuan yaitu L1 (lama perendaman 1 jam), L2 (lama perendaman 3 jam), L3 (lama perendaman 5 jam) dengan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi persentase tumbuh, jumlah anakan, jumlah daun, tinggi tanaman, produksi bobot segar, produksi bahan kering, kandungan bahan kering. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Sidik Ragam (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian pemberian jenis zat pengatur tumbuh dan lama perendaman menunjukkan bahwa interaksi perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase tumbuh dan kandungan bahan kering serta tidak ada pengaruh antara kedua perlakuan. Hasil penelitian pemberian jenis zat pengatur tumbuh dan lama perendaman menunjukkan bahwa adanya interaksi serta berpengaruh sangat nyata (P<0,05) terhadap jumlah anakan dan jumlah daun pada perlakuan NAA dengan lama perendaman 1 jam (P2L1), serta pada tinggi tanaman, produksi bobot segar dan produksi bahan kering terdapat pada perlakuan IBA dengan lama perendaman 1 jam (P1L1).
Pengaruh Level Penggunaan Silase Pucuk Tebu Dalam Ransum Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Khasanah, Lutfiah; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin; Qisthon, Arif; Wanniatie, Veronica
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.288-296

Abstract

Tujuan daripada dilakukannya penelitian ini yaitu mengetahui dampak penggunaan level tertentu silase pucuk tebu dengan suplementasi molases dan amonium sulfat terhadap konsumsi bahan kering (KBK) dan konsumsi bahan organik (KBO) serta kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO) dalam ransum. Dilaksanakan di PT. Gunung Madu Plantations (GMP), KM 90 Terbanggi Besar, Lampung Tengah, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik dianalisis di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan, IPB University pada September--Desember 2023. Dengan jumlah 4 ekor sapi dan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) sebagai metode, dilakuan perlakuan berjumlah 4 dan 4 ulangan atau periode. Rancangan ransum perlakuan yang digunakan P1; Silase Pucuk Tebu 40% + Konsentrat 60%, P2; Silase Pucuk Tebu 50% + Konsentrat 50%, P3; Silase Pucuk Tebu 60% + Konsentrat 40%; P4; Silase Pucuk Tebu 70% + Konsentrat 30%. Dapat ditarik kesimpulan level penggunaan silase pucuk tebu dari 40%, 50%, 60%, dan 70% dalam ransum sapi dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif yang berasal dari limbah untuk mensubtitusi konsentrat dalam ransum karena pada taraf tertinggi (70%) tidak menggangu selera makan dan tidak pula berdampak negatif pada kecernaan bahan kering maupun bahan organik.
Pengaruh Pemberian Milk Replacer dalam Ransum terhadap Gambaran Total Leukosit dan Diferensial Leukosit pada Itik Pedaging Ediansyah, Rezha; Santoso, Purnama Edy; Erwanto, Erwanto; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.232-240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian milk replacer dalam ransum terhadap gambaran total leukosit dan diferensial leukosit pada itik pedaging. Penelitian dilaksanakan pada Maret–April 2025 di Kandang Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, dengan analisis sampel darah di Laboratorium Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan: P0 (kontrol), P1 (milk replacer 25 g/kg pakan), P2 (milk replacer 50 g/kg pakan), dan P3 (milk replacer 75 g/kg pakan). Peubah yang diamati meliputi total leukosit, heterofil, eosinofil, basofil, limfosit, dan monosit dengan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan total leukosit P0: 13,50 (10³/µL), P1: 11,67 (10³/µL), P2: 9,83 (10³/µL), P3: 10,50 (10³/µL). Heterofil P0: 63,33 (10³/µL), P1: 45,33 (10³/µL), P2: 60,67 (10³/µL), P3: 67,33 (10³/µL). Eosinofil P0: 25,33 (10³/µL), P1: 30,00 (10³/µL), P2: 23,33 (10³/µL), P3: 14,33 (10³/µL). Basofil konsisten 0,00 (10³/µL) pada semua perlakuan. Limfosit P0: 11,33 (10³/µL), P1: 23,67 (10³/µL), P2: 15,00 (10³/µL), P3: 17,67 (10³/µL). Monosit P0: 0,00 (10³/µL), P1–P2: 1,00 (10³/µL), P3: 0,67 (10³/µL. Dapat disimpulkan bahwa pemberian milk replacer mampu meningkatkan total leukosit, limfosit, dan monosit serta mempertahankan profil hematologi dalam batas fisiologis normal.
SOSIALISASI FERMENTASI PAKAN DAN MANAJEMEN REPRODUKSI SERTA PELATIHAN PEMBUATAN COMPLETE FEED PADA PETERNAK RUMINANSIA KECIL Liman Liman; Muhammad Mirandy Pratama Sirat; Syahrio Tantalo; Erwanto Erwanto; Ratna Ermawati; Lusia Komala Widiastuti
Jurnal Media Tropika Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v6i1.25071

Abstract

The PKM DIPA FP Unila team aimed to enhance the knowledge and technical skills of small ruminant farmers partnered with Teo Farm through a series of six integrated activities conducted from June to July 2025 through: (1) outreach and focused discussions on feed fermentation technology and reproductive management of small ruminants; (2) hands-on training on feed fermentation for the production of complete feed; (3) evaluation of the complete feed through organoleptic assessment, palatability testing, and proximate analysis; (4) provision of mineral premix supplementation; and (5) monitoring and evaluation of program implementation by collecting and analyzing data on the percentage increase in pre-test and post-test scores, based on a structured questionnaire, with results presented in tabular and graphical formats. The outcomes were as follows: 1) extension and training activities were attended by 14 farmers; 2) training on the production of fermented complete feed using a silage method over a 21-day period resulted in three containers with a capacity of 200 kg each; 3) organoleptic evaluation indicated very good quality with high palatability; 4) proximate analysis of the complete feed on a dry matter basis showed 15.89% crude protein, 2.21% crude fat, 30.75% crude fiber, 77.79% moisture content, 13.33% ash content, 37.82% NFE; 5) each farmer received 1 kg of mineral premix; and 6) participants’ knowledge levels increased from 42.86% to 85.71%. In conclusion, outreach on feed fermentation and reproductive management, combined with training in the production of silage-based complete feed, effectively improved the knowledge and skills of small ruminant farmers from a low to a high category, with an overall increase of 42.85%.
Co-Authors Abdul Fattah, Muhamad Faris Abdul Rasyid Abdullah Aman Damai Abhirama, Farid Abid, M. Alwi Abimanyu, Muhammad Rakha Adipura, Anandri Indra Afif, Dwi Agustina Afrianti, Zulvina Agung Budiyanto Agustina, Aryanti Ahmad Salabi Ahmad Suprastiyo Alamanda, Raddien Laduni Alfriani, Try Hardianti Ali Abdul Wakhid Ali Husni Alya, Anggit Andika, Wahyu Andriani, Hertya Anggriani, Melda Anjani, Valendia Dwi Anjarsari, Reny Antika, Dea Mela Apriliana, Anisa Dwi Arif Qisthon Arifin, Muhammad Deni Aris Prio Agus Santoso Asraf, Asraf Atiqoh, Nurul Atmaja, Dimas Surya Aviati S., Yuniar Avriyansah, Illham Azizah, Aprilia Nur Bambang Sulistyo Contessa, Emilia Dakhlan, Akhmad Darningwati, Darningwati Darta, Yuli Devi Puspita Dian Mariska Dian Septinova Diaulhaq, Faisal Diyanto, Agus Doni Ramadhan, Doni Dwinta Widya Navita Ediansyah, Rezha Efendi, Mutiara Putri Elshifa, Aria Emilia Emilia Endang Endang, Endang Endang, Endang Eti Hadiati FAIZ, HARUN Farida Fathul Fitria Tsani Farda Fitriyani Fitriyani Fransisca, Amaylia Fratama, Dona Hamim Sudarsono . Hanafi, Isniah Harsono, Abimanyu Hartiningsih Astuti Haruni Ode Hasiib, Etha' Aziza Hati, Diah Permata Heni Arinda Herlinda Herlinda, Herlinda Ika Cahyaningrum Ikram Yakin Imelda, Meilita Indra Adipura, Anandri Irawan Saputra Irawan, Bayu Hadi Setya Khaira Nova Khairunisa, Ni Komang Triana Khasanah, Lutfiah Kholiq, Nur Kus Hendarto Kusuma Adhianto Kuswanta Futas Hidayat Laurin, Clarisa Lidyana, Ayu Liman Liman Liman Liman, Liman Lusia Komala Widiastuti M Akbar, M M Fadillah, Febian Madi Hartono Mahendra, Dimas Malihah, Lola Mariska, Refi Maryatmi, Anastasia Sri Masrilurrahman, LL Suhirsan Megawaty, Dyah Ayu Moh. Yusuf Dawud Monika, Lidiya Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhtaruddin, Muhtaruddin Muhtarudi, Muhtarudi Muhtarudin Muhtarudin Nabila, Raihana Ngaini, Lutvi Nilawijaya, Rita Noer, Irmayani Nonon, Lidia Novita Lestari, Novita Nurazizi Aulia, Edwira Nurunnisa, Fitria Okmita, Yepi Pajojang, Arifen Leihu Parjito, Parjito Pragastya, Ambrosius Nugraha Dimas Purnama Edy Santosa Putri, Dewi Annisa Putri, Kejora Asa Putrianingsih, Wayan Eka Putu Sintya Arlinda Arsa Rahmalia, Dian Rahmawati, Laily Agustina Ramadhani, Fath Hate Ramanda, Rio Rasty Yulia Ratna Ermawati Risal Tawil, Muhammad Riski Putra Suswanda, Gede Bima Rivai, Mahfud Rizky Amelia, Aniza Rosdiana, Yanti Rudy Sutrisna S Siswanto Safira, Auliya Salampessy, Maryam Salsabila, Asri Umniya Samsul Anam, Samsul Sanjaya, Purba Santoso, Purnama Edy Saputra, Arya Ananda Saputra, Dandi Sari, Andini Novita Sari, Berliana Sari, Dewi Nofita Sari, Rizka Novita Sazena, Mayang Septiana, Tri Setianingrum, Diah Ayu Setiawan Wibowo, Teguh Setiawan, Fani Setiyo, Setiyo Shandra Agustin Shumaila, Shumaila Siregar, Dea Pratiwi Siswahyudianto Siti Kholifah Sri Suharyati Suhandi Suhandi, Suhandi Sukanto Sukanto Surmini, Surmini Suryani, Ni Kadek Susanti, Wulan Susilo, Joko Hadi Sutami, Rifqi Anwar Syah Khosi, Aghil Syahrio Tantalo Syahrio Tantalo Syakti, Rendi Tamara, Nina Yelly Thohir, Muhammad Bakhru Tri Astuti Handayani Ulhaq, Afifah Nida Utami, Siti Nina Sri Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie Wardana, Indra Wardhani, Amalia Wibowo, Teguh Setiawan Wiwik Agustina, Wiwik yayuk kustiningsih, yayuk Yudiyanto, Febri Ziladi, Kirana Jana Zulkifli Alamsyah Zuraida, Siti