p-Index From 2021 - 2026
10.141
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Vektor Penyakit ASPIRATOR VISIKES Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Majalah Geografi Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Riset Kesehatan JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Collaborative Medical Journal (CMJ) Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Jurnal Biomedika dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Dinamika Journal : Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Indonesian Journal of Global Health research Insights in Public Health Journal Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Lux Mensana: Journal of Scientific Health Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal of Community Health Development (JCHD) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Holistik Jurnal Kesehatan ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Jurnal Kesehatan Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Model Prediksi Kebutuhan Darah untuk Penderita Talasemia Mayor Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Pradani, Putri; Nurhayati, Nunung; Supriyanto, Supriyanto
Kesmas Vol. 8, No. 7
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dua tahun pertama kehidupan penderita talasemia mayor, umumnya menderita anemia dan membutuhkan tranfusi darah. Penelitian ini bertujuan membuat model prediksi kebutuhan darah bagi penderita talasemia mayor. Penelitian observasional dengan desain studi pendekatan potong lintang ini dilakukan pada sampel 79 penderita talasemia mayor yang melakukan transfusi rutin minimal satu bulan satu kali di Rumah Sakit Umum Banyumas, selama tahun 2012. Analisis regresi linier ganda digunakan untuk membuat model prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80,7% kebutuhan darah penderia talasemia mayor dijelaskan oleh variabel usia, berat badan, dan kadar hemoglobin sedangkan 19,3% dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain. Rumus prediksi menyatakan setiap kenaikan usia 1 tahun maka kebutuhan darah akan bertambah sebanyak 0,816 mililiter dan setiap kenaikan 1 kilogram berat badan maka kebutuhan darah akan bertambah 13,4 mililiter serta apabila kadar hemoglobin mengalami penurunan 1 g/dL maka kebutuhan darah akan bertambah sebesar 81 mililiter. Patients with thalassemia major usually present within the first two years of life with severe anemia, need red blood cell transfusion. The objective of this study was to create a prediction model of blood transfusion need for patients with thalassemia mayor. This type of research was observational with cross sectional design. Samples are 79 patients with thalassemia major who perform routine transfusion at least once in a month at Banyumas hospital in 2012. Multiple linier regression analysis was used to create the model. The results showed that 80.7% blood requirements can be explained by variables of weight, haemoglobin level and age, while 19.3% is explained by other causes. Prediction formula states every increment of one year in age, the need for blood will increase by 0.816 millilitres and every increment of one kilogram of body weight, the need for blood will increase 13.4 millilitres, and when the haemoglobin level decreased 1 gr/dL the need for blood will increase by 81 millilitres.
Annual Parasite Incidence Malaria di Kabupaten Banyumas Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Sari, Ruthi Armita; Nurhayati, Nunung
Kesmas Vol. 9, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Banyumas merupakan kabupaten endemis malaria di Provinsi Jawa Tengah. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas tahun 2008 - 2013 menunjukkan angka annual paracite incidence (API) yang selalu mengalami fluktuasi. Dari 27 kecamatan, 22 di antaranya termasuk dalam kategori medium case incidence (MCI) dan low case incidence (LCI). Faktor lingkungan, perilaku, sosial ekonomi, dan iklim berdampak pada tinggi rendahnya kejadian malaria. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan API di Kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan dari Januari 2011 - Desember 2013 menggunakan penelitian analitik dengan rancangan penelitian potong lintang dan menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas. Populasi adalah seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas dan sampel diambil menggunakan teknik total sampling, sebanyak 27 kecamatan dengan pengamatan selama 3 tahun menjadi 81 sampel. Hasil penelitian menunjukkan 44,4% pengamatan termasuk kategori LCI dan MCI, 48,1% termasuk kategori curah hujan tinggi, 49,4% termasuk kategori wilayah yang luas, 49,4% termasuk kategori jumlah pendatang tinggi, 48,1% termasuk kategori kepadatan penduduk sedang. Sementara itu, dari 27 kecamatan, yang termasuk ketinggian rendah adalah 63,0%. Faktor yang terbukti berhubungan dengan API adalah luas wilayah, jumlah pendatang, kepadatan penduduk, sedangkan yang tidak berhubungan adalah curah hujan dan ketinggian. Banyumas is malaria endemic district in Central Java. Banyumas Health Office data of 2008 - 2013 showed that, the Annual Parasite Incidence (API) always fluctuated. From 27 subdistricts in Banyumas, there are 22 subdistricts which fall into the category of middle case incidence (MCI) and low case incidence (LCI). Malaria is a disease that closely associated with the enviroment, behaviour, social economy, and climate. The purpose of this study was to determine factors associated with API in Banyumas. Data were collected from Januari 2011 - Desember 2011 using an analytic crosssectional design using secondary data from Banyumas Health Office, Agriculture Office and Statistic Center. The population in this study were all subdistricts in Banyumas and samples were taken using total sampling technique. The sample of this study was 27 districts. The results showed that from 81 samples we obtained 44.4% of observations included in LCI and MCI category, 48.1% with high rainfall, 49.4% with large areas, 49.4% with high number of entrants, 48.1% with medium population density. Meanwhile, from 27 districts, 63.0% included in low altitude category. Factors associated with API in Banyumas were the extensive areas, the number of entrants, and population density. The factors that are not associated to the API were the rainfall and altitude regions.
Risk Factors of Covid-19 Transmission among Health Workers in Southeast Asia Prathiwi, Qonitah Fitri; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pratama Mars
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i5.3453

Abstract

The transmission of Covid-19 to health workers is an important issue in the pandemic era. Health workers are the front line in handling Covid-19 so they are very vulnerable to being exposed to and even contracting Covid-19 disease. It is necessary to conduct an assessment of the factors that influence the transmission of Covid-19 to health workers, especially in the Southeast Asian Region. The aim of the systematic review is to examine the factors that influence the transmission of Covid-19 cases to health workers in Southeast Asia. The research journal database was retrieved by accessing PubMed and Google Scholar, and using the Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA) method using the keywords “risk factors” AND “transmission” AND “Covid-19” AND “health workers”. After going through a series of selections, 11 research journals of 241 journals found that were published in 2020-2023 and were considered relevant for study. Based on the results and discussion of the systematic review, it is known that the factors that influence the transmission of Covid-19 to health workers in Southeast Asia are: average age, type of profession, comorbid history, travel history, community contact at work, contact with Covid-19 patients, adherence to the use of PPE and implementing health protocols, levels of workload, levels of stress and immunization status of health workers.
LITERATURE REVIEW : GANGGUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Gunawi, Cindy Juwita Sari; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27330

Abstract

Keterbatasan dalam segi kognitif, fisik dan motorik pada Anak Berkebutuhan Khusus dapat menimbulkan masalah pada gigi dan mulut sehingga mempengaruhi status kesehatan gigi dan mulut. Kelainan erupsi gigi, kerusakan lingkungan rongga mulut, karies gigi dan penyakit periodontal adalah gangguan kesehatan gigi dan mulut yang sering dijumpai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran terkait permasalahan kesehatan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan merupakan studi literatur tahun 2014 sampai 2023 dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Data yang diolah diperoleh dari database science direct,  pubmed dan, google scholar, dengan keywords gangguan kesehatan gigi dan mulut, karies, gingivitis, kelainan periodontal, anak berkebutuhan khusus. Hasil tinjauan Studi literatur ini didapatkan 17 artikel dengan kriteria inklusi dan eksklusi, diketahui adanya gangguan kesehatan gigi dan mulut berupa karies dan penyakit periodontal yaitu gingivitis pada anak berkebutuhan khusus. Kejadian karies pada anak downsyndrome lebih rendah karena erupsi gigi yang terlambat. Pada anak tunagrahita angka kejadian karies lebih tinggi karena keterbatasan dalam membersihkan area gigi dan mulut. Kondisi gingiva pada anak-anak tunagrahita (disabilitas intelektual) menunjukkan hasil yang tidak lebih baik daripada kondisi anak dengan keterbatasan fisik.
A LITERATURE REVIEW: FACTORS INFLUENCING THE INCIDENCE OF ANEMIA IN FARMERS IN THE WORLD Radi, Radi; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Octaviana, Devi
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2024): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v12i1.30876

Abstract

Background: Studies on anemia have so far focused more on the incidence of anemia in pregnant women and adolescent girls even though farmers are one of the vulnerable groups suffering from anemia. The incidence of anemia in farmers has not been well documented, and there is still very limited research related to the determinants of anemia incidence in farmers. Objective: The study aim to know risk factor anemia in the farmers around the world Method: This study used the literature review method by collecting journals from google scholar, PubMed, and cienceDirect. Data collection using Anaemi A keywords Anemia AND farmers AND risk faktor. The results of the livelihood obtained a total of 4,959 articles which were then carefully selected so that 8 of the most relevant articles were obtained for article review. Result: The results showed that there are three main faktors that cause the incidence of anemia in farmers, namely individual factors, environmental factors, and sociodemographic factors. Conclusion: Risk factor of anemia in the farmers is individual factors, environmental factors, and sociodemographic factors Keyword: Anemia, Farmers, Risk Factor
Literature Review: Risk Factors Affecting The Incidence Of Soil-Transmitted Helminths (Sth) Infection In Adults Rachmawati, Farras Arlinda; Radi, Radi; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Wijayanti, Mars
Jurnal Riset Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrk.v14i1.12367

Abstract

Background: Soil-transmitted helminths (STH) infection is still a problem in many countries. Studies on risk factors for soil-transmitted helminths (STH) infection are still more focused on children, while studies in adults are limited. This study aims to summarize risk factors for soil-transmitted helminths (STH) infection in adults. Method: This study used a literature review method by collecting journals from Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect. Data was collected using the keywords risk factor, soil-transmitted helmet, and adult.  The article to be reviewed is a research conducted in 2019 - 2023. Result: The results of the article search were obtained as many as 861 articles which were then selected using inclusion and exclusion criteria so that as many as 10 articles were received for review. The results of the review of the entire article found that the risk factors for soil-transmitted helminths (STH) infection in adults are individual factors (Education level, gender, age, and type of occupation ), socioeconomic (Community ethnicity, area of residence, and population density), and Personal hygiene (habit of washing food before consumption, nail hygiene, interaction with animals, waste or dirt removal, handwashing habit, soil-eating habit, and boiling drinking water)). Conclusion: Risk factors for soil-transmitted helminths (STH) are individual, socioeconomic, and personal hygiene
Literature Review: Determinan Penyebab Penyakit Scabies pada Santri di Pondok Pesantren Rakhmawati, Pebriyani Dwi; Izzati, Azkiya Nur; Hutama, Aryasatya Putra; Palupi, Alya Ratna; Sri Rejeki, Dwi Sarwani; Mars Wijiyanti, Siwi Pramatama
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.21070

Abstract

Tingginya prevalensi scabies di lingkungan pesantren menjadi fokus utama dalam meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok santri yang tinggal di area yang padat dan terbatas. Situasi ini semakin buruk akibat minimnya akses informasi, sarana kebersihan, serta pola hidup bersama yang memudahkan penyebaran penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mereview secara mendalam beragam hasil artikel yang berhubungan dengan faktor-faktor yang menyebabkan tingginya prevalensi skabies di pondok pesantren melalui tinjauan literatur. Artikel dipilih dari basis data Google Scholar, ResearchGate, dan PubMed dengan kriteria inklusi tertentu, menghasilkan 10 artikel yang relevan untuk direview secara kualitatif deskriptif. Hasil survei mengindikasikan adanya pola yang konsisten antara situasi hidup di pesantren dengan meningkatnya risiko penularan skabies. Pemahaman yang mendalam mengenai konteks ini penting untuk menyusun strategi pencegahan yang efisien dan berkelanjutan melalui pendekatan promosi kesehatan yang terfokus serta peningkatan infrastruktur lingkungan pesantren. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi laju penularan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup seluruh santri secara keseluruhan.
Studi Endemisitas dan Epidemiologi Deskriptif Malaria di Kabupaten Purbalingga Tahun 2010-2019 Sukendar, Ghea Efranandhita; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Jawa Tengah adalah kejadian malaria. Kondisi lingkungan dan perilaku mempunyai peran dalam penyebaran malaria. Gambaran endemisitas dan upaya pengendalian yang diperlukan sebagai dasar perencanaan tindakan pengendalian malaria. Belum ada data yang menyajikan endemisitas malaria dari tahun 2010-2019 di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan endemisitas dan menggambarkan kejadian malaria berdasarkan variabel orang, tempat dan waktu dan upaya pengendalian yang sudah dilakukan periode tahun 2010-2019 di Kabupaten Purbalingga. Jenis penelitian yaitu deskriptif kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh kasus malaria yang tercatat di dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga periode Januari 2010 sampai Desember 2019. Sampel merupakan total populasi. Variabel yang dikumpulkan meliputi API tahunan per kecamatan, jenis kelamin, umur, jenis plasmodium, jenis kasus, wanita hamil, jenis obat, waktu kejadian malaria, tempat dan upaya pengendalian malaria. Sumber data sekunder diperoleh dari laporan bulanan malaria di Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dan data primer hasil wawancara dengan staf malaria di Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Analisis data secara deskriptif dan spasial untuk menggambarkan endemisitas malaria. Hasil penelitian menunjukan jumlah kasus malaria selama periode 2010-2019 di Kabupaten Purbalingga berjumlah 2.023 kasus. Trend endemisitas API dari dari tahun 2010 sampai 2019 semakin baik, dengan jumlah kecamatan kategori LCI semakin sedikit dan semakin banyak kecamatan dalam kategori bebas malaria. Penyebaran terbanyak di Kecamatan Rembang, Pengadegan, Kaligondang dan Karangmoncol. Karakteristik penderita malaria sebagian besar berusia 15-54 tahun, berjenis kelamin laki-laki, jenis infeksi terbanyak plasmodium falciparum dan sebagian besar merupakan kasus indigenous. Upaya pencegahan dan penanggulangan malaria di Kabupaten Purbalingga dilakukan secara terus menerus, dengan berbagai jenis upaya program pengendalian.
Faktor Pendukung Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional Untuk Penanganan Penyakit Katastropik Di Indonesia Widayati, Hesti Prawita; Intiasari, Arih Diyaning; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2025.v8.374-384

Abstract

The National Health Insurance (Jaminan Kesehatan Nasional/JKN) is a nationwide program that applies social insurance principles to provide equitable access to healthcare services, including coverage for catastrophic illnesses that entail high medical expenditures. Despite its extensive coverage, the use of JKN for the management of devastating illness is influenced by various socioeconomic and health-related factors. This study aimed to identify determinants of JKN utilization for the management of catastrophic diseases in Indonesia. This systematic review was conducted using the PRISMA guidelines. Literature searches were performed across four electronic databases: PubMed, PubMed Central, Semantic Scholar, and Google Scholar. Articles were included if they discussed factors influencing the utilization of JKN or other national health insurance schemes for catastrophic illnesses. Exclusion criteria excluded studies that did not address catastrophic disease management or were not relevant to insurance utilization. The review focused on publications issued between 2015 and 2025. The initial search identified 678 articles, which were screened using title, abstract, and full-text reviews, as well as duplicate checks. A total of six articles met all eligibility criteria for final analysis. The included studies consistently showed that several factors supported JKN utilization in the management of catastrophic illness. These determinants comprised household income, family size, marital status, gender, age, medical costs, and the presence of chronic illness. Evidence indicated that low-income households, larger families, older individuals, and those with chronic diseases were more likely to rely on national health insurance due to high financial vulnerability. This review concluded that key socioeconomic and health-related factors influence the use of JKN for the management of catastrophic illness in Indonesia. Strengthening JKN policies and enhancing financial protection mechanisms are essential to reducing the economic burden of devastating diseases and ensuring the program's long-term sustainability.
Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pendampingan Penderita Tuberkulosis Paru Di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Rahadjo, Setiyowati; Nurlaela, Sri
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.14947

Abstract

To ensure the regularity of treatment for pulmonary TB patients, Drug Supervisor (PMO) is necessary. One of the villages in the area of Puskesmas Kembaran I which still encountered pulmonary tuberculosis was Linggasari Village. The problems in this village were the increasing number of TB patients and TB cases with drug resistance (TB-RO), irregularity in the treatment and some even stop to have treatment. The factor affecting these situations was the ineffective role of PMO in the family. The cadres in Linggasari Village were posyandu cadres for toddlers and the elderly. To suppress the increasing number of TB and TB-RO cases, cadres could increase its role as PMO. Recently, cadres still obtained limited knowledge and skills on TB disease and its treatment. They were also lack of communication and negotiation skills to convince TB sufferers to get regular treatment. This activity aimed to increase the knowledge and skills of cadres in working as PMO cadres for pulmonary TB disease. To increase the knowledge and skills of cadres as PMO, it was necessary to provide cadres guidance on PMO and other supporting facilities. These activities included 1) Writing cadres’ manuals 2) Health education for cadres 3) Effective communication training for cadres 4) Mentoring, 5) Procurement of supporting facilities. The results of the activities indicated that there was an increase in the knowledge and skills of the cadres before and after the activities. The manual book for cadres is very useful in assisting pulmonary TB sufferers.
Co-Authors . Yulistyaningrum Abiyanti, Tabitha Li-Ulinnuha Al fasih, Hana Mumtazah Aldila, Salsa Adi Alifka Deti Sri Maharani Alya Zahiya Maulida Amala, Qoshdan Amalina, Putri Nur Anandari, Dian Anastasya Rafi Zahra Arif Setyo Upoyo Arih Diyaning Intiasari Artanti Karunia Ageng Asih Kundari Asmara, Dhiya Azizah Ayanasva, Khafina Azijah, Pipit Nur Azizah Azzahra, Amaliyah Barandi Sapta Widartono Budi Aji Budi Aji Budi Aji, Budi Chairunnisa, Nur Indah Chasanah, Imah Nur Destika Dhaniasri Devi Ayu Rokhayati Devi Octaviana Devi Oktaviana Devi Oktaviana, Devi Devinta Muthia Sani Dewati, Carissa Auliya Dewi, Jasmine Palupi Dita Riski Khasanah Dona Prima Fierda Dwi Rastuti, Bunga Dwita Darmawati Dyah Susanti Dyah Umiyarni Purnamasari Dyah Umiyarni Purnamasari E. Elsa Herdiana Murhandarwati Edi Basuki Edi Basuki Elsyta Fretty Asmara Elva Kartikasari Elva Kartikasari Eman Sutrisna Endang Ariyani Setyowati ENDANG SRIMURNI KUSMINTARSIH Endang Srimurni Kusmintarsih Eri Wahyuningsih Erna Kusumawati Fajri, Azhar Kautsar Fani, Gresia Farah Nurul Yanis Syarifa Fatika, Zanna Rahma Febianti Rahayu Febrianti, Syaira Aisha Fita Amanda Putri Fitri Arofiati Gadis Rinaty Susanty Ghea Efrananditha Sukendar Ghina Roudhatul Jannah Ghozi, Muhammad Ali Gunawi, Cindy Juwita Sari Hajrah Merdian Punky Saputri Hamimah, fa Ayu Hari Kusnanto Hartanti, Diah Tri Haryanto, Trisno Hasan, Nurmaliza Hasna Tri Rachmatika Hasyim, Ashlikhatul Fuadah Al Hennanda Annastya Annisa Indarko Herawati, Maghitsa Ayu Hernayanti Hernayanti Ho, Veronika Angellina Hiberto Hutama, Aryasatya Putra Ida Rosilawati Ilmi, Khalimah Nur Intan Henda Ardiani Izzati, Azkiya Nur Jayanti, Rosita Dwi Kartikasari Kartikasari Kinasih, Annastya Kirana, Meirany Sasitha Kusnanto, Hari Kuswanto Kuswanto Kuswanto Kuswanto Libna Aththohiroh Maajid, Sekar Khofidfah Maharani, Rizqi Putri Chyntia Mars Wijiyanti, Siwi Pramatama Miftakhul Janah Miftakhul Janah MISBAKHUL MUNIR Misbakhul Munir Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat Muthmainah, Suci Hilmia Mutiara Dea Sasmita Nabila Allaeyda Said Nabila, Adibah Nareshwari, Himamayasuri Nasywa Carrisa Winata Natavany, Azarine Raissa Nisa, Fauzia Annafiun Nisrina Linas Nugraheni Nugroho, Amirah Nadia Putri Nugroho, Pramudya Dhiwang Nujaba, Dayan Rifqy Nunung Nurhayati Nur Indah Indah Wardani Nur Indah Indah Wardani, Nur Indah Indah Nurfaizi, Almas NURHALIZA, AINA Nurhalizah, Marsha Nurmaliza Hasan Nurzakia, Wawa Najwa Palupi, Alya Ratna Paramita Adi Nurmutia Perdana, Clarissa Amorita Pradani, Ashifa Wulan Pramatama, Siwi Prastyo, Hutomo Eko Prathiwi, Qonitah Fitri Puspita, Anggraeny Dian Putra, Taradhiya Dhasta Putri Pradani Putri Pradani Putri, Suci Amalia Putri, Zhafira Marifta Putu, Ayu Pratiwi R. Suharyadi Rachmani, Nadia Nurazizah Rachmawati, Farras Rachmawati, Farras Arlinda Radi Radi Radi Radi Radi Radi Rafi Ashza Sejati Rahadjo, Setiyowati Rahayu, Febianti Rahayu, Prasepti Ageng Rahman, Cahya Aulia Rahmatika, Nanda Tri Rakhmawati, Pebriyani Dwi Raniand Cucuomi Putri Ratu Matahari Rizkiana, Cantika Sondra Rumbrawer, Sila Olivia Ruthi Armita Sari Ruthi Armita Sari, Ruthi Armita Saefurrohim, Muhamad Zakki Safitri, Dyah Retno Salsabila, Aina Shofi Sani, Devinta Muthia Saputri, Hajrah Merdian Punky Sari, Ellin Evitha Sasmita, Mutiara Dea Sejati, Rafi Ashza Sekaryudha, Jasmine Ayumaharani Septina Dwi Astuti Setiyowati Rahardjo Setyowati Raharjo Setyowati, Endang Ariyani Siska Nur Aisyah Rohman Siti Masfiah Siti Masfiah Siti Nurhayati Siwi Pramatama Siwi Pramatama Mars Wijayanti Siwi Pramatama Mars Wijayanti SIWI PRAMATAMA MARS WIJAYANTI Siwi Pramatama Mars Wijayanti Siwi Pramatama Mars Wijayanti, Siwi Pramatama Solikhah Solikhah Sri Nurlaela Sri Nurlaela Suciwati, Alya Regina Sudrajat, Nida Fauziah Sukendar, Ghea Efranandhita Supriyanto Supriyanto Suratman Suratman Suratman Suratman Susina Yatapya Susina Yatapya Sutini, Kristina Syahputra, Rieko Alysa Syaira, Hanifah Teguh Dhika Teguh Dhika, Teguh Tri Baskoro Tunggul Satoto Trisnowati Budi Ambarningrum Triwibowo Ambar Garjito Ulhaq, Syifa Dhia Wibowo, Ronggo Adi Widayati, Hesti Prawita Widyadhana, Fatiha Ardelia Wijaya, Yulia Arthemisia Wijayanti , Siwi Pramatama Mars Wijayanti, Mars Wijayanti, Siwi Pramatama M Wijayanti, Siwi Pratama Mars Windariyanti, Nunuk Wiranti, Bella Witdodo, Pandu Suryonoto Yulistyaningrum, . Yulistyaningrum, . Yustisia, Ananda Bela Zulfa Maulani Syamil