p-Index From 2021 - 2026
9.079
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Vektor Penyakit ASPIRATOR VISIKES Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Majalah Geografi Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Kesehatan JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Jurnal Biomedika dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Dinamika Journal : Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Indonesian Journal of Global Health research Insights in Public Health Journal Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Lux Mensana: Journal of Scientific Health Jurnal of Community Health Development (JCHD) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Holistik Jurnal Kesehatan ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Jurnal Kesehatan Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Mapping and Clustering COVID-19 Cases in Kudus District Safitri, Dyah Retno; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Nurlaela, Sri; Jayanti, Rosita Dwi
Disease Prevention and Public Health Journal Vol. 19 No. 1 (2025): Disease Prevention and Public Health Journal
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/dpphj.v19i1.11392

Abstract

Background: Kudus District contributed the high case fatality rate (10%) of Coronavirus Disease at the end of 2020 in Central Java Province, one of the provinces which was the center of Coronavirus Disease transmission in Indonesia. Spatial analysis is useful for identifying areas of grouping or clusters of cases that indicate high risk areas so that prevention measures can be developed specifically in those areas. This study aimed to map and identify clusters of Coronavirus Disease cases in Kudus District. Method: An observational method with a case study design was conducted involving all confirmed cases of Coronavirus Disease from January to April 2021 in Kota Subdistrict, totaling 257 cases. Spatial analysis included overlay and buffering processed using ArcGIS, and clustering processed using SaTScan. Results: The study results showed that cases tended to be spread evenly across all villages, with the highest number of cases (8.2%) observed in Mlati Norowito Village. Spatial analysis revealed that the majority of cases were concentrated in villages with a population density of 8,001-12,000 people/km2 (51.7%) and villages with a number of social assistance recipients of 801-1,200 (36.6%), residing less than 250 meters from health care facilities (50.5%) and less than 250 meters from public facilities (59.14%), and four secondary clusters of Coronavirus Disease cases were identified. Conclusion: A higher cases of Coronavirus Disease were identified in villages with a high population density, a large number of social assistance recipients, close proximity to health care and public facilities, and four secondary clusters were identified.
SYSTEMATIC REVIEW: FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI KUALITAS HIDUP PENDERITA SKIZOFRENIA Dewi, Jasmine Palupi; Fani, Gresia; Pradani, Ashifa Wulan; Amala, Qoshdan; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45409

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental yang kompleks dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Namun, kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup penderita skizofrenia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita skizofrenia  dari berbagai penelitian sebelumnya untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan menjadi dasar pendekatan penanganan yang lebih efektif. Metode yang digunakan adalah kajian literatur melalui pengumpulan artikel dari Google Scholar, ResearchGate, dan PubMed dengan kata kunci “Skizofrenia”, “Faktor Risiko”, dan “Kualitas Hidup” dan kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasikan pada tahun 2015 hingga 2025, full text, original article, open access, artikel tidak menggunakan metode literature review, serta penelitian tidak dibatasi pada wilayah indonesia. Diperoleh 10 artikel  memenuhi kriteria untuk ditinjau, ditemukan bahwa kualitas hidup penderita skizofrenia dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor tersebut antara lain dukungan sosial, pengobatan dan kepatuhan minum obat, dan faktor sosiodemografi (status pekerjaan, status perkawinan, usia, jenis kelamin, pendidikan), gejala negatif, depresi, harga diri, dan penyakit komorbiditas terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dengan kualitas hidup penderita skizofrenia. Hasil kajian ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita skizofrenia secara menyeluruh melalui pendekatan multidisiplin dalam penanganan skizofrenia.
DAMPAK THALASEMIA TERHADAP KONDISI PSIKOSOSIAL ANAK DAN REMAJA DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Hartanti, Diah Tri; Nugroho, Amirah Nadia Putri; Rizkiana, Cantika Sondra; Nugroho, Pramudya Dhiwang; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45415

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan secara genetik dari orang tua. Thalasemia memiliki beberapa dampak pada anak dan remaja baik dalam aspek fisik maupun psikososial terutama pada usia sekolah yang mempunyai masalah psikososial. Kesulitan yang di alami anak usia sekolah meliputi kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan aktivitas sehari-hari seperti kesulitan dalam mengembangkan kemampuan akademik serta kesulitan dalam bersosialisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak psikososial yang dialami oleh anak dan remaja penderita thalasemia di Indonesia menggunakan metode tinjauan kepustakaan. Studi literatur dibuat dengan melakukan analisis pada artikel ilmiah yang dipublikasikan dari tahun 2015-2025. Data didapat dari database Pubmed, Google Scholar, Science Direct, dan Springer Nature Link dimana masing-masing terdiri dari 16 artikel, 1250 artikel, 460 artikel, 426 artikel. Proses seleksi dilakukan dengan menggunakan kata kunci impact, psychosocial, thalassemia, children dan adolescent. Tahap seleksi diperlukan untuk mendapatkan artikel yang memenuhi syarat inklusi dan eksklusi sehingga didapatkan 10 artikel dapat dianalisis lebih lanjut. Studi literatur ini menjelaskan adanya dampak buruk bagi psikologis dan sosial yang dialami oleh anak dan remaja penderita thalasemia. Dampak bagi psikologis meliputi, tingginya tingkat perilaku sakit, rendahnya kepercayaann diri, gangguan emosi, dan depresi. Selain itu dampak pada sisi sosial penderita thalasemia pada anak dan remaja meliputi kesulitan dalam bersosialisasi dengan teman sebaya.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH ASIA TENGGARA: LITERATURE REVIEW Dwi Rastuti, Bunga; Fajri, Azhar Kautsar; Nareshwari, Himamayasuri; Amalina, Putri Nur; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45424

Abstract

Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di kawasan Asia Tenggara. Angka Kematian Ibu (AKI) di wilayah ini masih cukup tinggi dengan hipertensi sebagai salah satu kontributor signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Asia Tenggara dengan mereview artikel yang dipilih berdasarkan data base melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci “hipertensi”, "faktor risiko”, “ibu hamil”, dan “Asia Tenggara”. Proses pencarian hingga pengeksklusian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan PRISMA. Artikel penelitian yang digunakan mulai dari tahun 2015–2025. Dari 42.468 artikel yang ditemukan, 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis yang membahas faktor risiko hipertensi pada ibu hamil di negara Indonesia, Myanmar, Timor Leste, Laos, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor risiko yang konsisten muncul mencakup usia ibu (<20 tahun dan 35> tahun), riwayat keluarga hipertensi, Indeks Massa Tubuh (IMT) saat kehamilan ≥30 kg/m², akses pelayanan kesehatan (ANC) yang tidak memadai, dan pengetahuan yang kurang mengenai hipertensi. Faktor lain yang memengaruhi kejadian hipertensi pada ibu hamil yakni, paritas (≥4 kali), primigravida, riwayat medis hipertensi, ras atau etnis, sosial ekonomi yang rendah, usia kehamilan (<24 minggu dan/atau seiring bertambahnya usia kehamilan tiap minggu), diabetes gestasional, IMT pra-kehamilan (≥23 kg/m²), kenaikan berat badan ibu selama hamil (>13 kg), kurangnya dukungan sosial, multigravida, lingkungan tempat tinggal (kebisingan), penyakit malaria falciparum, pola makan berisiko, primipara, dan riwayat aborsi.
LITERATURE REVIEW :FAKTOR RISIKO STRES PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR Fatika, Zanna Rahma; Nurhalizah, Marsha; Perdana, Clarissa Amorita; Nujaba, Dayan Rifqy; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45795

Abstract

Mahasiswa semester akhir merupakan sekelompok mahasiswa yang berada dalam fase kritis karena adanya tuntutan terhadap penyelesaian skripsi atau tugas akhir yang berpengaruh terhadap kesehatan mental mereka,  khususnya stres yang disebabkan oleh faktor internal dan eksternal dari mahasiswa tersebut. Faktor internal merupakan faktor penyebab stres yang berasal dari dalam diri mahasiswa, seperti kecemasan, ketakutan, dan rasa malas. Sedangkan faktor eksternal merupakan faktor penyebab yang berasal dari luar, seperti kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar dan jenis kelamin. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan beberapa faktor risiko stres pada mahasiswa semester akhir di berbagai negara. Metode kajian literatur ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pemilihan jurnal mengikuti alur Preferred Reporting items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan melalui dua database elektronik, yaitu PubMed dan Google Scholar menggunakan kata kunci, yaitu “faktor risiko” AND “stres” AND “mahasiswa akhir” AND “stress factors” AND “final year student”. Hasil penelusuran menghasilkan 10 artikel terpilih dari beberapa negara, meliputi Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Irlandia, Uni Emirat Arab, serta Brazil. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, terdapat 4 faktor risiko yang paling dominan terhadap stres pada mahasiswa semester akhir, yaitu dukungan sosial, tekanan akademik, jenis kelamin perempuan, dan lingkungan. Hasil penelitian dari berbagai artikel literatur, dapat disimpulkan bahwa terdapat berbagai macam faktor risiko penyebab terjadinya stres pada mahasiswa semester akhir dalam proses penyusunan tugas akhir.
PENGARUH FAKTOR SOSIAL TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA LUPUS LITERATURE REVIEW Abiyanti, Tabitha Li-Ulinnuha; Widyadhana, Fatiha Ardelia; Muthmainah, Suci Hilmia; Putra, Taradhiya Dhasta; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45947

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit gangguan autoimun yang berlangsung kronis dan berdampak luas pada kualitas hidup penderitanya. Literatur ini bertujuan mengkaji pengaruh faktor sosial terhadap kualitas hidup penderita SLE melalui telaah sepuluh artikel ilmiah terbitan tahun 2015–2025. Studi menunjukkan bahwa faktor sosial seperti dukungan keluarga, stigma sosial, status ekonomi, dan tingkat pendidikan memiliki peran signifikan. Dukungan sosial, khususnya dari keluarga, terbukti meningkatkan aspek psikologis dan fisik penderita. Sebaliknya, stigma sosial dapat memicu diskriminasi, depresi, dan penurunan citra diri. Status ekonomi tinggi memfasilitasi akses terhadap pengobatan yang lebih baik, sedangkan pendidikan yang lebih tinggi berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan kewaspadaan terhadap penyakit. Secara keseluruhan, temuan mengindikasikan bahwa faktor sosial memengaruhi kualitas hidup penderita. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tidak hanya berorientasi pada perawatan medis, tetapi juga mencakup intervensi dan edukasi kepada keluarga serta masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas hidup penderita lupus.
Peran Kesehatan Mental Ibu Saat COVID-19 Terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Anak: Systematic Literature Review Kirana, Meirany Sasitha; Maharani, Rizqi Putri Chyntia; Ulhaq, Syifa Dhia; Ilmi, Khalimah Nur; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2058

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak multidimensi, tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga kesehatan psikologis masyarakat, terutama pada kalangan ibu dengan balita. Perubahan sosial dan situasi akibat pandemi, meningkatkan kecemasan ibu akan kekhawatiran terhadap proses pemberian imunisasi anak. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kesehatan mental ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak di masa pandemi COVID-19. Artikel dikumpulkan melalui database Scopus, Sciencedirect, dan Google Scholar dengan kata kunci “imunisasi”, “kesehatan mental ibu” , dan “COVID-19”. Sebanyak 12 artikel yang memenuhi kriteria kemudian dianalisis secara mendalam. Hasil tinjauan literatur menunjukkan adanya faktor langsung yaitu kesehatan mental ibu pada tingkat tertentu dan tidak langsung yang dapat mempengaruhi pemberian Imunisasi dasar anak. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi dari pemerintah untuk mendukung kesehatan mental dan memberikan edukasi bagi ibu agar cakupan imunisasi anak tetap optimal, terutama pada masa krisis kesehatan baik di masyarakat maupun global. Kata Kunci: Kesehatan Mental Ibu, Kecemasan, Imunisasi Dasar, Anak, COVID-19.
Analisis hubungan pelayanan antenatal care (ANC) terpadu dengan angka kematian ibu Aldila, Salsa Adi; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Nurmutia, Paramita Adi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2025): Volume 19 Nomor 3
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i3.926

Abstract

Background: Maternal Mortality Rate (MMR) is still a global health problem, including in Indonesia. One effort to reduce the risk of maternal death is through integrated antenatal care (ANC) health services according to standards. Purpose: To analyze the relationship between integrated antenatal care (ANC) services and maternal mortality rates. Method: Quantitative research with a correlational approach. The research sample was 40 health centers in Banyumas Regency which was implemented in April 2024. The data analysis used was the Spearman Rank Correlation test to test the relationship between integrated ANC service variables which include 10 integrated examinations with maternal mortality variables. Results: This study found that weight measurement (p value = 0.005), blood pressure measurement (p value = 0.005), upper arm circumference measurement (p value = 0.017), uterine fundus height measurement (p value = 0.012), iron tablet administration (p value = 0.012), pregnancy examination (p value = 0.005), hemoglobin examination (p value = 0.011), blood type examination (p value = 0.011), urine glycoprotein examination (p value = 0.016) and consultation/counseling (p value = 0.014) were significantly associated with maternal mortality. Conclusion: Integrated ANC services that are of high quality and meet standards are one of the efforts to reduce high maternal mortality rates. The quality of ANC services that do not meet standards are associated with maternal mortality. Suggestion: There needs to be periodic competency improvement for health workers who carry out integrated ANC services in health centers to strengthen service quality assurance.   Keywords: Health Services; Integrated Antenatal Care (ANC); Maternal Mortality Rate (MMR).   Pendahuluan: Angka kematian ibu (AKI) masih menjadi isu masalah kesehatan di tingkat global, termasuk di Indonesia. Salah satu upaya untuk mengurangi risiko kematian ibu adalah melalui pelayanan kesehatan maternal antenatal care (ANC) terpadu sesuai standar. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan pelayanan antenatal care (ANC) terpadu dengan angka kematian ibu.  Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 40 puskesmas di Kabupaten Banyumas yang dilaksanakan pada bulan April 2024. Analisis data yang digunakan adalah uji Korelasi Rank Spearman untuk menguji hubungan antara variabel pelayanan ANC terpadu yang mencakup pemeriksaan 10 terpadu dengan variabel angka kematian ibu. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa pengukuran berat badan (p value = 0.005), pengukuran tekanan darah (p value = 0.005), pengukuran lingkar lengan atas (p value = 0.017), pengukuran tinggi fundus uterus (p value = 0.012), pemberian tablet tambah darah (p value = 0.012), tes kehamilan (p value = 0.005), pemeriksaan hemoglobin (p value = 0.011), pemeriksaan golongan darah (p value = 0.011), pemeriksaan glukoproterin urin (p value = 0.016) dan temu wicara/konseling (p value = 0.014) berhubungan secara signifikan dengan angka kematian ibu. Simpulan: Pelayanan ANC terpadu yang berkualitas dan sesuai standar merupakan salah satu upaya untuk menurunkan tingginya angka kematian ibu. Kualitas pelayanan ANC yang belum memenuhi standar memiliki hubungan dengan angka kematian ibu. Saran: Perlunya peningkatan kompetensi secara berkala bagi tenaga kesehatan yang melaksanakan pelayanan ANC terpadu di puskesmas untuk memperkuat jaminan mutu pelayanan.   Kata Kunci: Angka Kematian Ibu; Antenatal Care (ANC) Terpadu; Pelayanan Kesehatan.
Peran media powerpoint dan model gigi dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar Nisa, Fauzia Annafiun; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 5 (2025): Volume 19 Nomor 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i5.966

Abstract

Background: The most common dental and oral problem found in children is dental caries. Behavioral factors play an important role in preventing caries. However, children's neglect of dental and oral health is generally caused by a lack of knowledge about the importance of maintaining dental and oral health. Purpose: To determine the effect of powerpoint presentations and dental models on improving knowledge about oral health among elementary school students. Method: A pre-experimental study with a one-group pre-test post-test design. The study subjects consisted of 22 students selected using total sampling. The educational media used were PowerPoint presentations and dental models. Bivariate analysis was performed using the Wilcoxon test. Results: There was an increase in knowledge about oral health after the educational session using PowerPoint presentations and dental models. The Wilcoxon test results showed a p-value of 0.000, indicating that the use of both media significantly influenced the level of knowledge about oral health.  Conclusion: Powerpoint presentations and dental models are effective tools for promoting health education among children, as they capture attention and facilitate understanding.    Keywords: Dental Models; Elementary School; Knowledge; PowerPoint; Oral Health.   Pendahuluan: Masalah gigi dan mulut yang paling sering dijumpai pada anak-anak adalah karies gigi. Faktor perilaku memegang peran penting dalam upaya pencegahan karies tersebut. Namun, perilaku abai anak terhadap kesehatan gigi dan mulut umumnya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media powerpoint dan model gigi dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar. Metode: Penelitian pre-experimental dengan rancangan one group pre-test post-test. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 22 siswa yang diperoleh dengan metode total sampling. Media penyuluhan yang digunakan adalah powerpoint dan model gigi. Analisis bivariat dilakukan dengan Uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut setelah diberikan penyuluhan dengan media powerpoint dan model gigi. Hasil Uji Wilcoxon didapatkan p-value sebesar 0.000, menunjukkan bahwa penggunaan kedua media tersebut berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Simpulan: Media powerpoint dan model gigi efektif digunakan dalam promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan anak karena keduanya mampu menarik perhatian dan mempermudah pemahaman.   Kata Kunci: Kesehatan Gigi Dan Mulut; Model Gigi; Pengetahuan; Powerpoint; Sekolah Dasar.
Analisis spasial terhadap kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia: A systematic review Ho, Veronika Angellina Hiberto; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 5 (2025): Volume 19 Nomor 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i5.1180

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a major public health problem in Indonesia, with significant regional variations in incidence. Despite the government's implementation of various control programs, DHF cases continue to exhibit specific spatial clustering patterns influenced by environmental and demographic factors. Purpose: To analyze the spatial distribution of dengue fever cases in Indonesia and identify environmental and climatic factors associated with dengue fever incidence through a spatial analysis approach. Method: This study followed the PRISMA guidelines and included articles published between January 2020 and December 2024. A literature search was conducted through the PubMed and SINTA databases using the keywords "spatial analysis," "dengue hemorrhagic fever," "DHF," and "Indonesia." Articles meeting the inclusion criteria were analyzed narratively and grouped based on similar findings. Results: Six articles met the inclusion criteria. Most studies used spatial analysis tools such as ArcGIS, Moran's I, and LISA to map clustering and autocorrelation patterns of dengue cases. The results showed that dengue cases tended to be concentrated in areas with high population density. Environmental factors such as temperature (25°C–30°C) and humidity were strongly associated with mosquito behavior and dengue transmission risk, while rainfall showed a weaker relationship. One study demonstrated a dispersed pattern of cases. Conclusion: Spatial analysis methods have proven effective in identifying high-risk dengue clusters and understanding the influence of environmental variables on transmission dynamics. The results of this review emphasize the importance of geographically focused public health interventions and the need for continuous monitoring and mapping of dengue cases in endemic areas.   Keywords: Air Humidity; Dengue Hemorrhagic Fever; Spatial Analysis.   Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia dengan variasi kejadian yang signifikan antar wilayah. Meskipun pemerintah telah menjalankan berbagai program pengendalian, kasus DBD tetap menunjukkan pola pengelompokan spasial tertentu yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan demografis. Tujuan: Untuk menganalisis pola distribusi spasial kasus demam berdarah di Indonesia dan mengidentifikasi faktor lingkungan dan iklim yang terkait dengan kejadian demam berdarah melalui pendekatan analisis spasial. Metode: Penelitian tinjauan pustaka menggunakan pedoman PRISMA dan mencakup artikel yang diterbitkan pada periode Januari 2020 hingga Desember 2024. Pencarian literatur dilakukan melalui database PubMed dan SINTA dengan kata kunci "analisis spasial", "demam berdarah dengue", "DBD" dan “Indonesia”. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif dan dikelompokkan berdasarkan kesamaan hasil. Hasil: 6 artikel memenuhi kriteria inklusi dan sebagian besar penelitian menggunakan alat analisis spasial, seperti ArcGIS, Moran's I, dan LISA untuk memetakan pola pengelompokan dan autokorelasi kasus demam berdarah. Kasus demam berdarah cenderung terkonsentrasi di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi. Faktor lingkungan seperti suhu (25–30°C) dan kelembaban udara memiliki hubungan yang kuat dengan perilaku nyamuk dan risiko penularan demam berdarah, sedangkan curah hujan menunjukkan hubungan yang lemah. Simpulan: Metode analisis spasial telah terbukti efektif dalam mengidentifikasi klaster demam berdarah berisiko tinggi dan memahami pengaruh variabel lingkungan terhadap dinamika penularan. Hasil tinjauan ini menekankan pentingnya intervensi kesehatan masyarakat yang berfokus secara geografis dan perlunya pemantauan dan pemetaan kasus demam berdarah secara berkelanjutan di daerah endemik.   Kata Kunci: Analisis Spasial; Demam Berdarah Dengue; Kelembaban Udara.
Co-Authors . Yulistyaningrum Abiyanti, Tabitha Li-Ulinnuha Al fasih, Hana Mumtazah Aldila, Salsa Adi Alifka Deti Sri Maharani Amala, Qoshdan Amalina, Putri Nur Anandari, Dian Ardiani, Intan Henda Arif Setyo Upoyo Arih Diyaning Intiasari Asmara, Dhiya Azizah Ayanasva, Khafina Azijah, Pipit Nur Azizah Azzahra, Amaliyah Barandi Sapta Widartono Budi Aji Budi Aji Budi Aji, Budi Chasanah, Imah Nur Destika Dhaniasri Devi Ayu Rokhayati Devi Octaviana Devi Oktaviana Devi Oktaviana, Devi Dewati, Carissa Auliya Dewi, Jasmine Palupi Dita Riski Khasanah Dona Prima Fierda Dwi Rastuti, Bunga Dwita Darmawati Dyah Susanti Dyah Umiyarni Purnamasari Dyah Umiyarni Purnamasari E. Elsa Herdiana Murhandarwati Edi Basuki Edi Basuki Elva Kartikasari Elva Kartikasari Eman Sutrisna ENDANG SRIMURNI KUSMINTARSIH Endang Srimurni Kusmintarsih Eri Wahyuningsih Erna Kusumawati Fajri, Azhar Kautsar Fani, Gresia Farah Nurul Yanis Syarifa Fatika, Zanna Rahma Febianti Rahayu Febrianti, Syaira Aisha Fitri Arofiati Gadis Rinaty Susanty Ghea Efrananditha Sukendar Ghina Roudhatul Jannah Ghozi, Muhammad Ali Gunawi, Cindy Juwita Sari Hamimah, fa Ayu Hari Kusnanto Hartanti, Diah Tri Haryanto, Trisno Hasan, Nurmaliza Hasna Tri Rachmatika Hasyim, Ashlikhatul Fuadah Al Hennanda Annastya Annisa Indarko Herawati, Maghitsa Ayu Hernayanti Hernayanti Ho, Veronika Angellina Hiberto Hutama, Aryasatya Putra Ida Rosilawati Ilmi, Khalimah Nur Izzati, Azkiya Nur Jayanti, Rosita Dwi Kartikasari Kartikasari Kinasih, Annastya Kirana, Meirany Sasitha Kundari, Asih Kusnanto, Hari Kuswanto Kuswanto Kuswanto Kuswanto Libna Aththohiroh Maajid, Sekar Khofidfah Maharani, Rizqi Putri Chyntia Mars Wijiyanti, Siwi Pramatama Miftakhul Janah Miftakhul Janah MISBAKHUL MUNIR Misbakhul Munir Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat Muthmainah, Suci Hilmia Nabila Allaeyda Said Nabila, Adibah Nareshwari, Himamayasuri Nashriati, Fatma Natavany, Azarine Raissa Nisa, Fauzia Annafiun Nugroho, Amirah Nadia Putri Nugroho, Pramudya Dhiwang Nujaba, Dayan Rifqy Nunung Nurhayati Nur Indah Indah Wardani Nur Indah Indah Wardani, Nur Indah Indah Nurfaizi, Almas NURHALIZA, AINA Nurhalizah, Marsha Palupi, Alya Ratna Paramita Adi Nurmutia Perdana, Clarissa Amorita Pradani, Ashifa Wulan Pramatama, Siwi Prastyo, Hutomo Eko Prathiwi, Qonitah Fitri Puspita, Anggraeny Dian Putra, Taradhiya Dhasta Putri Pradani Putri Pradani Putri, Suci Amalia Putri, Zhafira Marifta Putu, Ayu Pratiwi R. Suharyadi Rachmani, Nadia Nurazizah Rachmawati, Farras Rachmawati, Farras Arlinda Radi Radi Radi Radi Rahadjo, Setiyowati Rahayu, Febianti Rahayu, Prasepti Ageng Rahman, Cahya Aulia Rahmatika, Nanda Tri Rakhmawati, Pebriyani Dwi Raniand Cucuomi Putri Ratu Matahari Rizkiana, Cantika Sondra Rumbrawer, Sila Olivia Ruthi Armita Sari Ruthi Armita Sari, Ruthi Armita Saefurrohim, Muhamad Zakki Safitri, Dyah Retno Salsabila, Aina Shofi Sani, Devinta Muthia Saputri, Hajrah Merdian Punky Sari, Ellin Evitha Sasmita, Mutiara Dea Sejati, Rafi Ashza Septina Dwi Astuti Setiyowati Rahardjo Setyowati Raharjo Setyowati, Endang Ariyani Siska Nur Aisyah Rohman Siti Masfiah Siti Masfiah Siti Nurhayati Siwi Pramatama Siwi Pramatama Mars Wijayanti Siwi Pramatama Mars Wijayanti SIWI PRAMATAMA MARS WIJAYANTI Siwi Pramatama Mars Wijayanti, Siwi Pramatama Solikhah Solikhah Sri Nurlaela Sri Nurlaela Suciwati, Alya Regina Sudrajat, Nida Fauziah Sukendar, Ghea Efranandhita Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suratman Suratman Suratman Suratman Susina Yatapya Sutini, Kristina Syahputra, Rieko Alysa Syaira, Hanifah Teguh Dhika Teguh Dhika, Teguh Tri Baskoro Tunggul Satoto Trisnowati Budi Ambarningrum Triwibowo Ambar Garjito Ulhaq, Syifa Dhia Widayati, Hesti Prawita Widyadhana, Fatiha Ardelia Wijayanti , Siwi Pramatama Mars Wijayanti, Mars Wijayanti, Siwi Pramatama M Wijayanti, Siwi Pratama Mars Wiranti, Bella Witdodo, Pandu Suryonoto Yatapya, Susina Yulistyaningrum, . Yulistyaningrum, . Yustisia, Ananda Bela