p-Index From 2021 - 2026
10.001
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Vektor Penyakit ASPIRATOR VISIKES Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Majalah Geografi Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Riset Kesehatan JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Jurnal Biomedika dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Dinamika Journal : Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Indonesian Journal of Global Health research Insights in Public Health Journal Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Cahaya Mandalika Epidemiology and Society Health Review (ESHR) Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Lux Mensana: Journal of Scientific Health Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal of Community Health Development (JCHD) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Holistik Jurnal Kesehatan ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Jurnal Kesehatan Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Literature Review: Risk Factors Affecting The Incidence Of Soil-Transmitted Helminths (Sth) Infection In Adults Rachmawati, Farras Arlinda; Radi, Radi; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Wijayanti, Mars
Jurnal Riset Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrk.v14i1.12367

Abstract

Background: Soil-transmitted helminths (STH) infection is still a problem in many countries. Studies on risk factors for soil-transmitted helminths (STH) infection are still more focused on children, while studies in adults are limited. This study aims to summarize risk factors for soil-transmitted helminths (STH) infection in adults. Method: This study used a literature review method by collecting journals from Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect. Data was collected using the keywords risk factor, soil-transmitted helmet, and adult.  The article to be reviewed is a research conducted in 2019 - 2023. Result: The results of the article search were obtained as many as 861 articles which were then selected using inclusion and exclusion criteria so that as many as 10 articles were received for review. The results of the review of the entire article found that the risk factors for soil-transmitted helminths (STH) infection in adults are individual factors (Education level, gender, age, and type of occupation ), socioeconomic (Community ethnicity, area of residence, and population density), and Personal hygiene (habit of washing food before consumption, nail hygiene, interaction with animals, waste or dirt removal, handwashing habit, soil-eating habit, and boiling drinking water)). Conclusion: Risk factors for soil-transmitted helminths (STH) are individual, socioeconomic, and personal hygiene
Literature Review: Determinan Penyebab Penyakit Scabies pada Santri di Pondok Pesantren Rakhmawati, Pebriyani Dwi; Izzati, Azkiya Nur; Hutama, Aryasatya Putra; Palupi, Alya Ratna; Sri Rejeki, Dwi Sarwani; Mars Wijiyanti, Siwi Pramatama
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.21070

Abstract

Tingginya prevalensi scabies di lingkungan pesantren menjadi fokus utama dalam meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok santri yang tinggal di area yang padat dan terbatas. Situasi ini semakin buruk akibat minimnya akses informasi, sarana kebersihan, serta pola hidup bersama yang memudahkan penyebaran penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mereview secara mendalam beragam hasil artikel yang berhubungan dengan faktor-faktor yang menyebabkan tingginya prevalensi skabies di pondok pesantren melalui tinjauan literatur. Artikel dipilih dari basis data Google Scholar, ResearchGate, dan PubMed dengan kriteria inklusi tertentu, menghasilkan 10 artikel yang relevan untuk direview secara kualitatif deskriptif. Hasil survei mengindikasikan adanya pola yang konsisten antara situasi hidup di pesantren dengan meningkatnya risiko penularan skabies. Pemahaman yang mendalam mengenai konteks ini penting untuk menyusun strategi pencegahan yang efisien dan berkelanjutan melalui pendekatan promosi kesehatan yang terfokus serta peningkatan infrastruktur lingkungan pesantren. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi laju penularan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup seluruh santri secara keseluruhan.
Studi Endemisitas dan Epidemiologi Deskriptif Malaria di Kabupaten Purbalingga Tahun 2010-2019 Sukendar, Ghea Efranandhita; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Jawa Tengah adalah kejadian malaria. Kondisi lingkungan dan perilaku mempunyai peran dalam penyebaran malaria. Gambaran endemisitas dan upaya pengendalian yang diperlukan sebagai dasar perencanaan tindakan pengendalian malaria. Belum ada data yang menyajikan endemisitas malaria dari tahun 2010-2019 di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan endemisitas dan menggambarkan kejadian malaria berdasarkan variabel orang, tempat dan waktu dan upaya pengendalian yang sudah dilakukan periode tahun 2010-2019 di Kabupaten Purbalingga. Jenis penelitian yaitu deskriptif kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh kasus malaria yang tercatat di dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga periode Januari 2010 sampai Desember 2019. Sampel merupakan total populasi. Variabel yang dikumpulkan meliputi API tahunan per kecamatan, jenis kelamin, umur, jenis plasmodium, jenis kasus, wanita hamil, jenis obat, waktu kejadian malaria, tempat dan upaya pengendalian malaria. Sumber data sekunder diperoleh dari laporan bulanan malaria di Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga dan data primer hasil wawancara dengan staf malaria di Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Analisis data secara deskriptif dan spasial untuk menggambarkan endemisitas malaria. Hasil penelitian menunjukan jumlah kasus malaria selama periode 2010-2019 di Kabupaten Purbalingga berjumlah 2.023 kasus. Trend endemisitas API dari dari tahun 2010 sampai 2019 semakin baik, dengan jumlah kecamatan kategori LCI semakin sedikit dan semakin banyak kecamatan dalam kategori bebas malaria. Penyebaran terbanyak di Kecamatan Rembang, Pengadegan, Kaligondang dan Karangmoncol. Karakteristik penderita malaria sebagian besar berusia 15-54 tahun, berjenis kelamin laki-laki, jenis infeksi terbanyak plasmodium falciparum dan sebagian besar merupakan kasus indigenous. Upaya pencegahan dan penanggulangan malaria di Kabupaten Purbalingga dilakukan secara terus menerus, dengan berbagai jenis upaya program pengendalian.
Faktor Pendukung Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional Untuk Penanganan Penyakit Katastropik Di Indonesia Widayati, Hesti Prawita; Intiasari, Arih Diyaning; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2025.v8.374-384

Abstract

The National Health Insurance (Jaminan Kesehatan Nasional/JKN) is a nationwide program that applies social insurance principles to provide equitable access to healthcare services, including coverage for catastrophic illnesses that entail high medical expenditures. Despite its extensive coverage, the use of JKN for the management of devastating illness is influenced by various socioeconomic and health-related factors. This study aimed to identify determinants of JKN utilization for the management of catastrophic diseases in Indonesia. This systematic review was conducted using the PRISMA guidelines. Literature searches were performed across four electronic databases: PubMed, PubMed Central, Semantic Scholar, and Google Scholar. Articles were included if they discussed factors influencing the utilization of JKN or other national health insurance schemes for catastrophic illnesses. Exclusion criteria excluded studies that did not address catastrophic disease management or were not relevant to insurance utilization. The review focused on publications issued between 2015 and 2025. The initial search identified 678 articles, which were screened using title, abstract, and full-text reviews, as well as duplicate checks. A total of six articles met all eligibility criteria for final analysis. The included studies consistently showed that several factors supported JKN utilization in the management of catastrophic illness. These determinants comprised household income, family size, marital status, gender, age, medical costs, and the presence of chronic illness. Evidence indicated that low-income households, larger families, older individuals, and those with chronic diseases were more likely to rely on national health insurance due to high financial vulnerability. This review concluded that key socioeconomic and health-related factors influence the use of JKN for the management of catastrophic illness in Indonesia. Strengthening JKN policies and enhancing financial protection mechanisms are essential to reducing the economic burden of devastating diseases and ensuring the program's long-term sustainability.
Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pendampingan Penderita Tuberkulosis Paru Di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Rahadjo, Setiyowati; Nurlaela, Sri
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.14947

Abstract

To ensure the regularity of treatment for pulmonary TB patients, Drug Supervisor (PMO) is necessary. One of the villages in the area of Puskesmas Kembaran I which still encountered pulmonary tuberculosis was Linggasari Village. The problems in this village were the increasing number of TB patients and TB cases with drug resistance (TB-RO), irregularity in the treatment and some even stop to have treatment. The factor affecting these situations was the ineffective role of PMO in the family. The cadres in Linggasari Village were posyandu cadres for toddlers and the elderly. To suppress the increasing number of TB and TB-RO cases, cadres could increase its role as PMO. Recently, cadres still obtained limited knowledge and skills on TB disease and its treatment. They were also lack of communication and negotiation skills to convince TB sufferers to get regular treatment. This activity aimed to increase the knowledge and skills of cadres in working as PMO cadres for pulmonary TB disease. To increase the knowledge and skills of cadres as PMO, it was necessary to provide cadres guidance on PMO and other supporting facilities. These activities included 1) Writing cadres’ manuals 2) Health education for cadres 3) Effective communication training for cadres 4) Mentoring, 5) Procurement of supporting facilities. The results of the activities indicated that there was an increase in the knowledge and skills of the cadres before and after the activities. The manual book for cadres is very useful in assisting pulmonary TB sufferers.
Efektivitas Terapi Tradisional dalam Penanganan ISPA pada Balita di Indonesia: Systematic Review Nisrina Linas Nugraheni; Alya Zahiya Maulida; Fita Amanda Putri; Nasywa Carrisa Winata; Dwi Sarwani Sri Rejeki; Siwi Pramatama Mars Wijayanti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2115

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut menjadi salah satu faktor utama penyebab morbiditas pada usia balita di berbagai negara, termasuk Indonesia. Terapi tradisional telah lama digunakan sebagai pendekatan alternatif untuk meredakan gejala ISPA, namun efektivitasnya masih perlu ditinjau secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi tradisional dalam penanganan ISPA. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis. Proses pencarian melalui basis data online yakni Google Scholar dengan rentang tahun 2020-2025. Penyaringan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi kemudian diseleksi berdasarkan judul, abstrak, desain studi, full text, dan open akses sehingga diperoleh 9 artikel yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terapi tradisional seperti jahe, madu, daun saga, daun sirih hijau, minyak kayu putih, minyak cengkih, virgin coconut oil, dan teh herbal terbukti efektif dalam menurunkan gejala ISPA seperti batuk, pilek, sesak napas, dan demam. Penelitian ini merekomendasikan integrasi terapi tradisional dalam pelayanan kesehatan primer dengan tetap mempertimbangkan aspek ilmiah, dosis, dan keamanan penggunaan.
Risk Factors for Measles Infection During Measles Outbreaks in Southeast Asia: Literature Review Rakhmawati, Pebriyani Dwi; Balqis, Safira; Nafisyah, Hana Amada; Sholihah, Fidyatus; Rikawati, Afni Andini; Jayanti, Rosita Dwi; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Epidemiology and Society Health Review (ESHR) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/eshr.v8i1.14891

Abstract

Background: Measles remains a major health problem in Southeast Asia due to high transmission rates. In 2025, Indonesia ranked seventh with 5,035 cases, while the 2020-2025 trend shows significant fluctuations in Indonesia, the Philippines, and Laos due to outbreaks during certain periods. This study aims to identify risk factors for measles infection during outbreaks in Southeast Asia through a literature review. Method: The literature review was conducted using databases of PubMed, ProQuest, ScienceDirect, and Google Scholar with measles related keywords. Full-text, open-access articles published within the last 10 years and originating from Southeast Asia were included. Of the 21,051 articles identified and seven articles met PRISMA criteria. Data were extracted, assessed using JBI checklist, and synthesized to identify measles risk factors. Results: The results showed that risk factors for measles during outbreaks included individual factors (young age, malnutrition, incomplete immunization, history of contact), health services (limited access, delayed treatment), environment (housing density), and socio-demographics (negative perceptions of immunization, indigenous peoples). Conclusion: Therefore, by identifying these risk factors, measles outbreak control in Southeast Asia can be focused on immunization, nutrition, health services, and community education.
Empowering Teachers to Prevent Depression in Deaf Students: A Community-Based Intervention Model Chairunnisa, Nur Indah; Wiranti, Bella; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Grafiyana, Gisella Arnis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1125

Abstract

Masalah kesehatan mental pada siswa tunarungu sering kali tidak terdeteksi akibat hambatan komunikasi serta kurangnya dukungan sistem yang inklusif. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk memperkuat peran guru dalam mencegah depresi pada siswa disabilitas di SLB B Yakut Purwokerto. Kegiatan terdiri dari dua tahap, yaitu mini riset mengenai tingkat depresi pada siswa tunarungu dan intervensi edukatif yang dilaksanakan oleh guru melalui sesi pelatihan terstruktur. Metode yang digunakan pada tahap pertama adalah Beck Depression Inventory-II (versi Bahasa Indonesia), yang diberikan sebagai pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan guru. Materi intervensi disampaikan melalui podcast dan buku panduan. Hasil mini riset menunjukkan bahwa 100% siswa mengalami depresi pada berbagai tingkat, dengan sebagian besar berada pada kategori sedang. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata, namun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Beberapa keterbatasan seperti jumlah sampel, durasi, dan partisipasi dalam intervensi memengaruhi hasil penelitian. Kesimpulannya, meskipun program ini meningkatkan kesadaran, diperlukan intervensi yang lebih panjang dan komprehensif untuk memberdayakan guru secara optimal dalam mendukung kesehatan mental siswa tunarungu.
Understanding barriers and enablers of tuberculosis prevention in high-risk boarding school settings Wiranti, Bella; Intiasari, Arih Diyaning; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Science Midwifery Vol 13 No 6 (2026): February: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i6.2236

Abstract

Tuberculosis prevention remains a significant challenge in high-risk boarding school settings due to overcrowding, prolonged close contact, and limited institutional health governance. At the same time, existing Research has largely emphasised epidemiological and individual-level factors with limited attention to contextual and institutional dynamics, particularly among adolescents in congregate educational environments. This qualitative exploratory study aimed to examine barriers and enablers to tuberculosis prevention from the perspectives of adolescents, caregivers, school administrators, and health professionals, using in-depth interviews and focus group discussions with purposively selected participants involved in boarding school health management and tuberculosis prevention. Thematic analysis revealed that the availability of basic environmental facilities, caregiving support, and strong institutional cohesion served as key enablers of tuberculosis prevention; however, these were constrained by overcrowded living conditions, the absence of formal tuberculosis-specific procedures, tuberculosis-related stigma among adolescents, limited financial and health system support, informal governance practices, and fear of social consequences, which collectively hindered early reporting and preventive behaviors. Overall, tuberculosis prevention in boarding schools is shaped by a complex interplay of environmental, institutional, and sociocultural factors, underscoring the need for context-sensitive, institution-based prevention strategies that address stigma, strengthen governance, and enhance collaboration with health systems to reduce tuberculosis risk among adolescents in boarding schools.
Health and social burdens of TB-HIV co-infection in Indonesian risk populations Chairunnisa, Nur Indah; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti , Siwi Pramatama Mars
Science Midwifery Vol 13 No 6 (2026): February: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i6.2265

Abstract

This systematic literature review aims to examine the health and social burdens of TB-HIV co-infection among at-risk populations in Indonesia. The review analyzed four quantitative primary studies published between 2021 and 2024, including three from Indonesia and one from Ethiopia as a comparative reference. Literature was identified from electronic databases using defined inclusion criteria and screened through PRISMA guidelines. Data were extracted on sample characteristics, quantitative instruments, and statistical findings relevant to TB-HIV prevalence, risk factors, treatment challenges, and public health interventions. Results showed that TB-HIV co-infection poses significant burdens, especially among populations with low socio-economic status and limited access to healthcare. Key challenges include poor treatment adherence, stigma, psychological distress, and fragmented health services. Although some interventions have been implemented, they remain inconsistent and unequally distributed. This review highlights the need for integrated, community-based, and multi-sectoral approaches to address TB-HIV co-infection in Indonesia’s vulnerable populations effectively.
Co-Authors . Yulistyaningrum Abiyanti, Tabitha Li-Ulinnuha Al fasih, Hana Mumtazah Aldila, Salsa Adi Alifka Deti Sri Maharani Alya Zahiya Maulida Amala, Qoshdan Amalina, Putri Nur Anandari, Dian Ardiani, Intan Henda Arif Setyo Upoyo Arih Diyaning Intiasari Asmara, Dhiya Azizah Ayanasva, Khafina Azijah, Pipit Nur Azizah Azzahra, Amaliyah Balqis, Safira Barandi Sapta Widartono Budi Aji Budi Aji Budi Aji, Budi Chairunnisa, Nur Indah Chasanah, Imah Nur Destika Dhaniasri Devi Ayu Rokhayati Devi Octaviana Devi Oktaviana Devi Oktaviana, Devi Dewati, Carissa Auliya Dewi, Jasmine Palupi Dita Riski Khasanah Dona Prima Fierda Dwi Rastuti, Bunga Dwita Darmawati Dyah Susanti Dyah Umiyarni Purnamasari Dyah Umiyarni Purnamasari E. Elsa Herdiana Murhandarwati Edi Basuki Edi Basuki Elva Kartikasari Elva Kartikasari Eman Sutrisna Endang Srimurni Kusmintarsih ENDANG SRIMURNI KUSMINTARSIH Eri Wahyuningsih Erna Kusumawati Fajri, Azhar Kautsar Fani, Gresia Farah Nurul Yanis Syarifa Fatika, Zanna Rahma Febianti Rahayu Febrianti, Syaira Aisha Fita Amanda Putri Fitri Arofiati Gadis Rinaty Susanty Ghea Efrananditha Sukendar Ghina Roudhatul Jannah Ghozi, Muhammad Ali Gunawi, Cindy Juwita Sari Hamimah, fa Ayu Hari Kusnanto Hartanti, Diah Tri Haryanto, Trisno Hasan, Nurmaliza Hasna Tri Rachmatika Hasyim, Ashlikhatul Fuadah Al Hennanda Annastya Annisa Indarko Herawati, Maghitsa Ayu Hernayanti Hernayanti Ho, Veronika Angellina Hiberto Hutama, Aryasatya Putra Ida Rosilawati Ilmi, Khalimah Nur Izzati, Azkiya Nur Jayanti, Rosita Dwi Kartikasari Kartikasari Kinasih, Annastya Kirana, Meirany Sasitha Kundari, Asih Kusnanto, Hari Kuswanto Kuswanto Kuswanto Kuswanto Libna Aththohiroh Maajid, Sekar Khofidfah Maharani, Rizqi Putri Chyntia Mars Wijiyanti, Siwi Pramatama Miftakhul Janah Miftakhul Janah MISBAKHUL MUNIR Misbakhul Munir Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat Muthmainah, Suci Hilmia Nabila Allaeyda Said Nabila, Adibah Nafisyah, Hana Amada Nareshwari, Himamayasuri Nashriati, Fatma Nasywa Carrisa Winata Natavany, Azarine Raissa Nisa, Fauzia Annafiun Nisrina Linas Nugraheni Nugroho, Amirah Nadia Putri Nugroho, Pramudya Dhiwang Nujaba, Dayan Rifqy Nunung Nurhayati Nur Indah Indah Wardani Nur Indah Indah Wardani, Nur Indah Indah Nurfaizi, Almas NURHALIZA, AINA Nurhalizah, Marsha Nurzakia, Wawa Najwa Palupi, Alya Ratna Paramita Adi Nurmutia Perdana, Clarissa Amorita Pradani, Ashifa Wulan Pramatama, Siwi Prastyo, Hutomo Eko Prathiwi, Qonitah Fitri Puspita, Anggraeny Dian Putra, Taradhiya Dhasta Putri Pradani Putri Pradani Putri, Suci Amalia Putri, Zhafira Marifta Putu, Ayu Pratiwi R. Suharyadi Rachmani, Nadia Nurazizah Rachmawati, Farras Rachmawati, Farras Arlinda Radi Radi Radi Radi Rahadjo, Setiyowati Rahayu, Febianti Rahayu, Prasepti Ageng Rahman, Cahya Aulia Rahmatika, Nanda Tri Rakhmawati, Pebriyani Dwi Raniand Cucuomi Putri Ratu Matahari Rikawati, Afni Andini Rizkiana, Cantika Sondra Rumbrawer, Sila Olivia Ruthi Armita Sari Ruthi Armita Sari, Ruthi Armita Saefurrohim, Muhamad Zakki Safitri, Dyah Retno Salsabila, Aina Shofi Sani, Devinta Muthia Saputri, Hajrah Merdian Punky Sari, Ellin Evitha Sasmita, Mutiara Dea Sejati, Rafi Ashza Sekaryudha, Jasmine Ayumaharani Septina Dwi Astuti Setiyowati Rahardjo Setyowati Raharjo Setyowati, Endang Ariyani Sholihah, Fidyatus Siska Nur Aisyah Rohman Siti Masfiah Siti Masfiah Siti Nurhayati Siwi Pramatama Siwi Pramatama Mars Wijayanti Siwi Pramatama Mars Wijayanti SIWI PRAMATAMA MARS WIJAYANTI Siwi Pramatama Mars Wijayanti, Siwi Pramatama Solikhah Solikhah Sri Nurlaela Sri Nurlaela Suciwati, Alya Regina Sudrajat, Nida Fauziah Sukendar, Ghea Efranandhita Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suratman Suratman Suratman Suratman Susina Yatapya Sutini, Kristina Syahputra, Rieko Alysa Syaira, Hanifah Teguh Dhika Teguh Dhika, Teguh Tri Baskoro Tunggul Satoto Trisnowati Budi Ambarningrum Triwibowo Ambar Garjito Ulhaq, Syifa Dhia Wibowo, Ronggo Adi Widayati, Hesti Prawita Widyadhana, Fatiha Ardelia Wijaya, Yulia Arthemisia Wijayanti , Siwi Pramatama Mars Wijayanti, Mars Wijayanti, Siwi Pramatama M Wijayanti, Siwi Pratama Mars Wiranti, Bella Witdodo, Pandu Suryonoto Yatapya, Susina Yulistyaningrum, . Yulistyaningrum, . Yustisia, Ananda Bela