Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kepuasan Belajar Mahasiswa Pendidikan IPA Stambuk 2023 Terhadap Implementasi Sistem Blok Berbasis KKNΙ Pratiwi, Dewi; Nasution, Dhea Syah Nazwa; Tampubolon, M Rizky Fauzan; Siregar, Mutia Haryani; Priska, Nadia; Simatupang, Halim
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7633

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kepuasan belajar mahasiswa Pendidikan IPA Stambuk 2023 terhadap implementasi sistem blok berbasis KKNI di Universitas Negeri Medan dengan pendekatan kuantitatif metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket daring skala Likert yang terdiri dari 15 pernyataan kepada 78 responden dari kelas A, B, dan Bilingual, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbasis persentase. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi pada aspek metode pembelajaran dan penilaian (82,05%), motivasi belajar (73,08%), serta peningkatan kemampuan akademik (74,36%), sementara tugas-tugas KKNI dipersepsikan relevan terhadap capaian pembelajaran (55,13%) dan cukup mendukung pengembangan berpikir kritis serta pemahaman materi (±53,85%). Namun, mahasiswa juga melaporkan kendala utama berupa rendahnya persepsi keruntutan materi (32,05%), keterbatasan waktu pengerjaan tugas (33,33%), beban tugas yang dirasa terlalu berat (47,44%), serta mayoritas merasa kewalahan akibat padatnya jadwal dan tuntutan tugas (87,18%), yang berdampak pada rendahnya dorongan keaktifan belajar (20,51%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem blok berbasis KKNI efektif meningkatkan fokus, motivasi, dan kapabilitas akademik mahasiswa, tetapi membutuhkan evaluasi pada manajemen beban tugas dan strategi penyampaian materi agar lebih sistematis, terarah, dan berkesinambungan dengan tetap memperhatikan kesejahteraan akademik mahasiswa
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Argumentasi Ilmiah Peserta Didik pada Materi Ekosistem di Kelas X SMAN 2 Medan: (The Effect of Problem Based Learning Model on Students' Scientific Argumentation Ability on Ecosystem Material in Class X SMAN 2 Medan) Ritonga, Ilma; Simatupang, Halim
BIODIK Vol. 11 No. 04 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v11i04.46840

Abstract

This study aims to examine the effect of Problem Based Learning model on students' scientific argumentation skills on Ecosystem material. This type of research is a quasi experiment with pretest-posttest control group design. The research population was all students of class X SMAN 2 Medan. Sampling was done by purposive sampling technique, consisting of two classes: experimental class using Problem Based Learning model and control class using contextual learning approach, each totalling 36 students. The instrument used was an essay to measure students' scientific argumentation skills based on components such as claiming, qualification, justification, data+support, and rebuttal. Based on the results of the study, the learning process, with the influence of the Problem Based Learning model can improve the scientific argumentation skills of students. It is proven that the Problem Based Learning model has a significant effect on students' scientific argumentation skills, indicated by the value of t count> t table (6.032>1.994) The results of the effect size analysis show that the effect of the Problem Based Learning model has a strong effect, with a Cohen's d value of 1.422. The conclusion of this study is that Problem Based Learning has an effect on students' scientific argumentation skills on ecosystem material in class X SMAN 2 Medan. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model Problem-Based Learning terhadap kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik pada materi Ekosistem. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMAN 2 Medan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, terdiri dari dua kelas: kelas eksperimen yang menggunakan model Problem Based Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan pembelajaran berlangsung, masing-masing berjumlah 36 siswa. Instrumen yang digunakan berupa esai untuk mengukur kemampuan argumentasi ilmiah siswa berdasarkan komponen seperti mengklaim, kualifikasi, pembenaran, data+dukungan, dan bantahan. Berdasarkan hasil penelitian, proses pembelajaran, dengan pengaruh model Problem Based Learning dapat maningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik. Hal ini terbukti ditemukan bahwa model Problem-Based Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik, ditunjukkan oleh nilai t hitung> t tabel (6,032 >1,994) Hasil analisis Effect Size menunjukkan bahwa pengaruh model Problem-Based Learning berpengaruh kuat, dengan nilai Cohen's d sebesar 1,422. Simpulan dari penelitian ini adalah  bahwa Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik pada materi ekosistem di kelas X SMAN 2 Medan Katakunci: Argumentasi Ilmiah, Eosistem, Problrm Based Learning. Siswa SMA
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS MAHASISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM SOLVING LABORATORY PADA MATAKULIAH PRAKTIKUM BIOLOGI SISTEM Halim Simatupang; Aryeni Aryeni; Dirga Purnama
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i2.8436

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengembangkan penuntun praktikum dan pedoman penilaianpraktikum biologi sistem dengan implementasi model Problem Solving Laboratory untuk meningkatkankemampuan literasi sains; 2) Mendeskripsikan proses praktikum biologi sistem dengan implementasi modelProblem Solving Laboratory untuk meningkatkan kemampuan literasi sains., 3) Mendeskripsikan peningkatanliterasi sains mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan Penelitian danPengembangan (Research and Development), Model Dick, Carey, & Carey. Analisis data dalam penelitian iniadalah deskriptif, yaitu menjelaskan suatu permasalahan gejala, atau keadaan sebagaimana adanya data yangdiperoleh dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Hasil penelitian a) Rerata Ranah sikap dan berpikir ilmiahpraktikum biologi sistem berbasis problem solving laboratory pada praktikum pertama dengan judul uji Glukosadengan fehling A dan B yaitu kelompok 1 sebesar 48,8%, kelompok 2 sebesar 47,6%, kelompok 3 sebesar48,4%, dan kelompok 4 sebesar 35,3%. Pada praktikum kedua dengan judul uji Yodin pada amilum yaitu yaitukelompok 1 sebesar 84,2%, kelompok 2 sebesar 83,7%, kelompok 3 sebesar 85%, dan kelompok 4 sebesar85,1% dengan rerata peningkatan sekitar 34,8%; b) Rerata ranah keterampilan proses sains praktikum biologisistem berbasis problem solving laboratory pada praktikum pertama dengan judul uji Glukosa dengan fehling Adan B yaitu kelompok 1 sebesar 65%, kelompok 2 sebesar 60%, kelompok 3 sebesar 67,5%, dan kelompok 4sebesar 70%. Pada praktikum kedua dengan judul uji Yodin pada amilum yaitu kelompok 1 sebesar 87,5%,kelompok 2 sebesar 82,5%, kelompok 3 sebesar 85%, dan kelompok 4 sebesar 90% dengan rerata peningkatansekitar 20,65%. Peningkatan literasi sains yang dipengaruhi oleh penerapan model problem solving laboratorydilihat dilihat dari 2 aspek yaitu 1) peningkatan sikap dan berpikir ilmiah sekitar 34,8% dan 2) Keterampilanproses sains dengan peningkatan sekitar 20,65%.Kata Kunci: problem solving laboratory, Literasi Sains
Effect of Guided Inquiry Learning Model on Students Creative Thinking Skills in the Classification of Living Things Material Saragih, Hanna Turena; Simatupang, Halim; Pohan, Muflihani
Jurnal Pijar MIPA Vol. 21 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v21i2.11642

Abstract

21st-century skills include several important components, including creative thinking. One skill that needs to be developed through the learning process in schools is creative thinking, as it helps students find solutions to problems and independently construct conceptual understanding. This study aims to determine the effect of the guided inquiry learning model on students’ creative thinking ability in the topic of classification of living organisms. This research is a quantitative study using a quasi-experimental design with a nonequivalent control group. The study population consisted of all seventh-grade students at SMP Negeri 17 Medan. The research sample was selected using a cluster sampling technique and consisted of two classes: class VII-7, the experimental class taught using the guided inquiry learning model, and class VII-9, the control class taught using direct instruction. The research instrument used was a test of creative thinking ability. The data were analyzed by testing the hypothesis using an Independent Samples t-test and normalized gain (N-Gain) analysis. The study's results indicate that the guided inquiry learning model affects students’ creative thinking abilities. The experimental class obtained an average posttest score of 81.56 with an N-Gain value of 63.92, which falls into the quite effective category, while the control class obtained an average posttest score of 69.38 with an N-Gain value of 44.28, which falls into the quite effective category. These results indicate that students’ creative thinking ability, when taught using the guided inquiry learning model, is better than that of students taught using conventional learning methods.
PENGUATAN LITERASI SAINS DENGAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI UNGGUL DI SDN 101749 KLUMPANG Rozi, Fahrur; Simatupang, Halim; Syahputra, Fahmy; Abda’u Ansya, Yusron
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/vf96t015

Abstract

Abstract: This Community Service activity aims to improve the quality of science learning at SDN 101749 Klumpang thru the integration of Augmented Reality (AR) technology and ethnoscience values. The partner for this activity is SDN 101749 Klumpang, which serves as the elementary school partner for developing learning innovation. The implementation method includes five main stages: socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. The results of the activity show a significant improvement in students' science literacy, with the following pretest-posttest average scores: science concept understanding increased from 56 to 88 (+32), ethnoscience analysis from 56 to 84 (+28), and observation skills from 56 to 86 (+30), resulting in an overall average increase of 30%. Additionally, there was an improvement in teachers' competence in integrating AR and local wisdom into learning. With the support of ongoing training and mentoring, this program demonstrates that collaboration between technology and local culture can create science learning that is interactive, contextual, and relevant to the educational challenges of the 21st century.   Keyword: Science Literacy, Augmented Reality, Ethnoscience, Elementary School Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains di SDN 101749 Klumpang melalui integrasi teknologi Augmented Reality (AR) dan nilai-nilai etnosains. Mitra kegiatan ini adalah SDN 101749 Klumpang sebagai sekolah dasar mitra pengembangan inovasi pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi sains siswa, dengan nilai rata-rata pretest–posttest sebagai berikut: pemahaman konsep sains meningkat dari 56 menjadi 88 (+32), analisis etnosains dari 56 menjadi 84 (+28), dan keterampilan observasi dari 56 menjadi 86 (+30), sehingga rata-rata keseluruhan meningkat sebesar 30%. Selain itu, terjadi peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan AR dan kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Dengan dukungan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara teknologi dan budaya lokal mampu menciptakan pembelajaran sains yang interaktif, kontekstual, dan relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21. Kata Kunci: Literasi Sains, Augmented Reality, Etnosains, Sekolah Dasar
Pengaruh Model PJBL  Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Submateri Pencemaran Lingkungan Hidup Kelas X Di SMAN 5 Medan Nadya Dewi Syahputri; Halim Simatupang
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/shzgcy13

Abstract

Salah satu keterampilan abad 21 yang harus dikembangkan dan ada dalam diri peserta didik melalui pembelajaran di sekolah adalah keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas X 9 (kelas eksperimen) dan X 10 (kelas kontrol). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes esai sebanyak 5 butir soal untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif. Analisis data menggunakan uji mann-whitney dan uji normalisasi-gain (N-gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif. Hasil persentase peningkatan N-gain pada kemampuan berpikir kreatif di kelas eksperimen sebesar 41.55 (sedang).
Peran Artificial Intelligence dalam Mendukung Problem-Based Learning pada Pembelajaran IPA: Systematic Literature Review Ade Prisma Sitepu; Ayyu Rizkia Nasution; Godman Lesmana Pakpahan; Maykhel Yustinus Hutapea; Raudatul Fadilla; Sania Siregar; Tariza Fairuz; Halim Simatupang
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung penerapan Problem-Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPA melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari 25 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2026 dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berperan signifikan dalam mendukung setiap tahapan PBL, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi solusi melalui penyediaan sumber belajar yang adaptif dan umpan balik secara real-time. Integrasi AI dan PBL terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, literasi sains, hasil belajar, motivasi, serta kemandirian belajar peserta didik. Namun, implementasi AI masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru, serta rendahnya pengembangan aspek kolaborasi. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan AI secara optimal dan berkelanjutan.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas VII SMP Materi Zat dan Perubahannya Sahrul Ramadhan Harahap; Halim Simatupang; Tria Gayatri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas VII SMP pada materi zat dan perubahannya. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Swasta Imelda Medan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan menggunakan metode quasi-experimental dan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 4 kelas, sedangkan sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling, yaitu kelas VII-C sebagai kelas kontrol (25 siswa) dengan model Direct Instruction dan kelas VII-D sebagai kelas eksperimen (25 siswa) dengan model PBL. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang disusun berdasarkan aspek kompetensi literasi sains PISA 2018. Teknik analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, uji hipotesis Independent Sample T-Test dua pihak (Two-tailed), serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 83,2 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 75,8. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan literasi sains antara kedua kelas. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 0,73 (kategori tinggi), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,61 (kategori sedang). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh dan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa.
Analisis Tren Penelitian Project Based Learning Berbasis STEM pada Pembelajaran IPA: Systematic Literature Review Anggi Putri Simamora; Awy Silaban; Desi Mertina Br Sembiring; Ibnu Firmansyah; Ivan Fadila; Mei Jelina Nadeak; Tariza Fairuz; Halim Simatupang
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8331

Abstract

Model pembelajaran Project-Based Learning berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (PjBL-STEM) menjadi fokus utama dalam pendidikan IPA modern karena mampu mengintegrasikan konsep multidisiplin melalui penyelesaian masalah nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren PjBL-STEM dalam pembelajaran IPA melalui Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel periode 2021–2026. Hasil menunjukkan bahwa PjBL-STEM efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, namun masih terdapat kesenjangan dalam dokumentasi eksplisit Engineering Design Process (EDP) serta penggunaan asesmen yang didominasi tes kognitif tertulis. Penelitian ini juga menemukan tren baru berupa integrasi teknologi imersif seperti Augmented Reality (AR) dan laboratorium virtual (Algodoo/Javalab) untuk memperkuat tahap perancangan teknis. Selain itu, terdapat kebutuhan pengembangan pembelajaran berbasis konteks lokal (Ethno-STEM) dan Digital Scaffolding guna mendukung keterampilan proses sains siswa. Pemetaan tren ini diharapkan mendorong penelitian selanjutnya agar lebih fokus pada strategi metakognitif dan asesmen autentik untuk mengoptimalkan hasil belajar psikomotorik dan afektif secara menyeluruh.
Co-Authors , Waliyul Maulana Siregar Abdul Latip Abdul Pulungan Ade Prisma Sitepu Ade Sara Sabila Nasution Ade Silvia Aisyah Rahma Nasution Alfrida Siregar Alqomari, Muhammad Amelia Pertiwi Pasaribu, Putri Amelia Pertiwi Pasaribu, Putri Amrizal Amrizal Amrizal Amrizal Andika Dwi Saputra Andika Sianturi Anggi Putri Simamora Aristo Hardinata Aristo Hardinata Aristo Hardinata Aryeni Aryeni Astuti Awy Silaban Ayu Putri Ningsih Ayyu Rizkia Nasution Chrystyne Angelyn Daryanti , Dermawan Sianipar Dermawati Sinaga Desi Mertina br Sembiring Dewi Portuna Dewi Pratiwi Didi Mardianto Dina Fitriyani Saragih Dina Fitriyani Saragih Dirga Purnama Dirga Purnama Elida Hafni Siregar Elida Hafni Siregar Elida Hafni Siregar, Elida Hafni Ely Djulia Ely Djulia Ely Djulia Fadhlan Musdary Fahrur Rozi Fairuz, Tariza Fani Ionita Fatin Hanifa Febri Ulina Feronika Girsang Febrina Sembiring Ginting, Angga Raditia Godman Lesmana Pakpahan Grace Angeline Manurung Hasibuan, Virda Kartika Husna, Hayati Ibnu Firmansyah Irfandi Irfandi Irsan Irsan Irsan Irsan Ivan Fadila Izwita Dewi Jamalum Purba Joevan Houtten Nahampun KMS. Muhammad Amin Fauzi Kristy Agnesia Kurniawan, Chandra Lastama Sinaga Lathifah Dhuha Lisa Amalia Mardhiyah Riswan Hsb Mardianto, Didi Marpaung, Putri Lasmida Maykhel Yustinus Hutapea Mei Jelina Nadeak Meiranda Simanullang Melina Angelita Stevani Mery K Sidabuke Mufti Sudibyo, Mufti Muhammad Alqomari Muhammad Nasir Nadya Dewi Syahputri Nanda Alwardah Nasution, Ade Sara Sabila Nasution, Dhea Syah Nazwa Ningsih, Ade Fitria Nur Fadilah Putri Nurhairani Nurhairani Nurhairani Nurhairani, Nurhairani Pasca Dwi Putra Pohan, Muflihani Prawijaya, Septian Priska, Nadia Purba, Frans Joko Waldy Putri Hardiyanti Putri Hardiyanti Putri, Auliani Rahma, Aulia Eka Rangkuti, Yulita Molliq Raudatul Fadilla Relsas Yogica, Relsas Retno Dwi Suyanti Reza Maulana Ahmad Lubis Risfina Dwi Nanda Riska Wahyuni Ritonga, Ilma ritonga, Putri Rohani Regina Sagala Rudi Salman Sahrul Ramadhan Harahap Sania Siregar Santi H Saputra, Andika Dwi Saputra, Edi Saragih, Hanna Turena Selamat Riadi Septian Prawijaya Shelly Efwinda Sherly Christina Octavia Simanjutak, Mariati Purnama Simanullang, Nadia Siregar, Elida Hafni Siregar, Mutia Haryani sitanggang, Anastasya Sitinjak, Abraham Pranata Suci Rahmawati, Suci Supraba Ika Sari Syahputra, Fahmy Syahputri, Nadya Dewi Tampubolon, M Rizky Fauzan Taufik Hidayat Tria Gayatri Waliyul Maulana Siregar Widia Ningsih Widya Arwita Yani Siagian Yusron Abda'u Ansya Yustiningsih, Nurul