Claim Missing Document
Check
Articles

Comparison ondansetron and domperidon as antiemetic for gastroenteritis in children: a review Siregar, Mardiana; Wiedyaningsih, Chairun; Mutiara, Rina
Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada and Indonesian Pharmacologist Association or Ikatan Farmakologi Indonesia (IKAFARI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijpther.11716

Abstract

Gastroenteritis (GE) is the leading cause of vomiting in children. It is the main reason children admitted into emergency departments (EDs). Vomiting can cause fluid loss therefore oral rehydration solution (ORT) is recommended as supportive care for mild to moderate dehydration. Antiemetic therapy for GE is not fully recommended by any management guidelines. However, in some studies, antiemetics including ondansetron and domperidone are used in vomiting-related GE. This review aimed to compare ondansetron and domperidone for the treatment of GE in children. The article search was performed to identify relevant publications using PubMed database PubMed. PRISMA flow diagram was used as protocol during the article screening process. Eight
Hubungan Dukungan Sosial dengan Kepatuhan Pengobatan Antiretroviral (ARV) pada Pasien HIV-AIDS di Kabupaten Sleman Syam AP, Andi Riska; Widayati, Anna Wahyuni; Wiedyaningsih, Chairun
Majalah Farmaseutik Vol 21, No 4 (2025)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v21i4.94695

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immunodeficiency Syndromes (AIDS) merupakan masalah kesehatan dunia. World Health Organization (WHO) sebagai sektor kesehatan global telah menetapkan tujuan untuk mengurangi infeksi HIV tahun 2022-2030. Indonesia sendiri berupaya untuk mencapai Ending AIDS pada tahun 2030 sebagai bentuk komitmen bersama negara-negara lain di dunia. Ada beberapa kendala utama dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan antiretroviral (ARV). Salah satunya faktor dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial dengan kepatuhan pegobatan Antiretroviral (ARV) pada pasien HIV-AIDS. Jenis penelitian ini merupakan analitik observasional dengan desain studi cross sectional. Teknik pengumpulan sampel secara non probability sampling menggunakan metode convenience sampling dengan jumlah sampel 86 responden. Analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan dukungan sosial secara kuantitatif diperoleh 48,8% responden mendapat dukungan sosial tinggi, dan 51,2% mendapat dukungan sosial rendah, sedangkan dukungan sosial secara kualitatif diperoleh 64% responden merasa puas dan 36% merasa tidak puas. Kepatuhan pengobatan diperoleh 46,5% responden memiliki kepatuhan minum obat yang tinggi, dan 53,5% responden memiliki kepatuhan minum obat yang rendah. Jadi, tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial secara kuantitatif dan kualitatif terhadap kepatuhan pengobatan Antiretroviral (ARV) pada pasien HIV-AIDS di Kabupaten Sleman.
Correlation between Personnel Knowledge and Suitability of Intravenous Admixture Preparations at PKU Muhammadiyah Wonosari Hospital Madury, Shalahuddin Al; Wiedyaningsih, Chairun; Sugiyono, Sugiyono; Mutiara, Rina
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 15, No 4
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.101813

Abstract

Background: Knowledge and skills related to the preparation and administration of sterile preparations, including the principles of technique aseptic according to procedures, are very important for personnel is compounding intravenous admixture. This knowledge is essential to avoid medication errors and increase patient safety. Improper preparation or administration of intravenous medications can result in patient injury or even death due to medication errors.Objectives: The purpose of this study is to examine the correlation between the appropriateness of antibiotic intravenous admixture preparations and the degree of personal knowledge.Methods: This research was conducted in an observational manner with a cross-sectional design and quantitative analysis. A total of 33 respondents who were in charge of intravenous admixture preparations at PKU Muhammadiyah Wonosari Hospital were measured for their level of knowledge and tested for their relationship with the suitability iv admixture process in the October-November 2022 period and analyzed statistically with the contingency coefficient correlation test.Results: The results of this study showed a p-value of 0.001 indicating a significant correlation between the level of knowledge and suitability for the preparation stage. A p-value of 0.012 indicated a correlation between the level of knowledge and modification of the intravenous injection preparation mixing procedure. Personal profession and training have an effect on the mixing of intravenous injection preparations with a p-value of 0.021; and 0.027.Conclusion: Increased knowledge and continuous training can be implemented to improve the quality of intravenous admixture produced by personnel.
Persepsi Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unit 1 Yogyakarta Terhadap Kualitas Obat Generik Ditinjau dari Dimensi Efficacy Nurul Mardiati; Sampurno Sampurno; Chairun Wiedyaningsih
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5743

Abstract

Roadmap upaya peningkatan penggunaan obat generik sebenarnya sudah dilakukan pemerintah jauh sebelum resmi memberlakukan skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Akan tetapi persepsi pasien terhadap obat generik di masa penerapan JKN ini dinilai oleh banyak pengamat masih buruk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi pasien terhadap kualitas obat generik ditinjau dari dimensi efficacy. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif-analitik dengan pendekatan kuantitatif, desain survey cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 150 responden. Alat penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pasien terhadap kualitas obat generik ditinjau dari dimensi efficacy menunjukkan rata-rata skor 2,75. Hal ini bermakna bahwasanya kualitas obat generik dari dimensi efficacy secara rata-rata dipersepsikan dengan baik oleh responden. Seluruh rata-rata skor jawaban responden pada item-item pernyataan dimensi efficacy menunjukkan persepsi yang baik pasien terhadap kualitas obat generik. Kata kunci: Persepsi Pasien, Kualitas, Obat Generik, Efficacy
Analisis Biaya Pengobatan Penyakit Jantung Koroner: A Systematic Review Sri Yuliana; Dwi Endarti; Chairun Wiedyaningsih
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.26695

Abstract

Penyakit jantung koroner adalah penyakit dimana kondisi pembuluh arteri jantung mengalami penumpukan plak. Penyakit ini membutuhkan penanganan jangka panjang baik itu rawat inap maupun rawat jalan, dan mempunyai dampak sosio-ekonomi yang berkaitan dengan pengobatan. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap pengobatan penyakit jantung koroner, diantaranya jumlah penggunaan obat, usia, jenis kelamin, lama rawat inap, dan penyakit komorbid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya pengobatan penyakit jantung koroner dan faktor yang mempengaruhi besarnya pengobatan tersebut. Sistematik review ini mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Pengumpulan informasi dilakukan melalui penelusuran di PubMed, Scopus, dan Garuda dari tahun 2014 hingga 2024, dengan mempertimbangkan kriteria kelayakan dan inklusi. Delapan artikel dibahas dalam tinjauan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total penyakit jantung koroner adalah Rp 31.347.990 – Rp 42.231.110,00, sedangkan biaya rawat inap rata-rata Rp 3.298.129,00-Rp 9.171.522,00. Faktor yang mempengaruhi biaya penyakit jantung koroner adalah jumlah penggunaan obat, sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi adalah jenis kelamin. Penyakit jantung koroner menimbulkan dampak sosio ekonomi karena biayanya yang besar, sehingga diperlukan informasi biaya sebagai analisis biaya manfaat untuk program pencegahan penyakit.
Analisis Biaya Pengobatan Penyakit Jantung Koroner: A Systematic Review Sri Yuliana; Dwi Endarti; Chairun Wiedyaningsih
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.26695

Abstract

Penyakit jantung koroner adalah penyakit dimana kondisi pembuluh arteri jantung mengalami penumpukan plak. Penyakit ini membutuhkan penanganan jangka panjang baik itu rawat inap maupun rawat jalan, dan mempunyai dampak sosio-ekonomi yang berkaitan dengan pengobatan. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap pengobatan penyakit jantung koroner, diantaranya jumlah penggunaan obat, usia, jenis kelamin, lama rawat inap, dan penyakit komorbid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya pengobatan penyakit jantung koroner dan faktor yang mempengaruhi besarnya pengobatan tersebut. Sistematik review ini mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Pengumpulan informasi dilakukan melalui penelusuran di PubMed, Scopus, dan Garuda dari tahun 2014 hingga 2024, dengan mempertimbangkan kriteria kelayakan dan inklusi. Delapan artikel dibahas dalam tinjauan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total penyakit jantung koroner adalah Rp 31.347.990 – Rp 42.231.110,00, sedangkan biaya rawat inap rata-rata Rp 3.298.129,00-Rp 9.171.522,00. Faktor yang mempengaruhi biaya penyakit jantung koroner adalah jumlah penggunaan obat, sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi adalah jenis kelamin. Penyakit jantung koroner menimbulkan dampak sosio ekonomi karena biayanya yang besar, sehingga diperlukan informasi biaya sebagai analisis biaya manfaat untuk program pencegahan penyakit.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah Mursyid Akuba, Jusnita Amna, Shily Rahmatika Anna Wahyuni Widayanti Ardiningtyas, Bondan Ardiyatul I. Kelana Ari Dwidayati As'hari, Yanuar Azni, Meicella Bai Athur Ridwan Bella Anggelina Dewa Ayu Putu Satrya Dewi Dewi, Mahmud Carica Dwi Endarti Ekasari, Marlita Putri Endang Yuniarti Fakhriya, Dina Faluti, Dimas Rizki Ferina Septiani Damanik Fita Rahmawati Fita Rahmawati Ginanti Putri, Ni Putu Vyra Gunawan Pamudji Widodo Haris, Restu Nur Hasanah Harnita Harnita Hasina, Raisya Heni Lutfiyati Heni Lutfiyati, Heni I Dewa Putu Pramantara Indriastuti Cahyaningsih, Indriastuti Iwan Yuwindry Khrisna Heryanti Febti Kurniasar Kiki Yuli Handayani Kristanti, Nugraheni Dwiari Kukihi, Farha Elein Kurniawati, Fivy Lubis, Muammar Mahdiyani, Ulfah Malina, Rachma Marhenta, Yogi Bhakti Meicella Azni Melia Eka Rosita Muh Irham Bakhtiar Mulyagustina Mulyagustina Mulyagustina, Mulyagustina Mursyid, Abdillah Mursyida Ulfa Nanang Munif Yasin Nanang Munif Yasin Nanang Munif Yasin Nananng Munif Yasin Nia Primayani Niken Nur Widyakusuma Nita Trinovitasari Nugraheni Dwiari Kristanti Nur Aini Budiyanti Nur Hamida Nurul Mardiati Nurul Mardiati Nurul Mardiati Oetari . Pramuji Eko Wardani Pratama, I Dewa Putu Probosuseno Probosuseno Probosuseno Probosuseno, Probosuseno Putra, Juniawan Akbar Karisma Rachma Malina Rahmadani . Raisya Hasina Renni Simorangkir Restu Nur Hasanah Haris Ria Widyaswari Rina Mutiara Rina Mutiara, Rina Ruspandi, Sugeng Ryshang Bathari, Anggraini Citra Sampurno Sampurno Sampurno Sampurno Sampurno Sampurno Saskiya, Pingki Arum Satibi Satibi Satibi Satibi Satibi Satibi Setiabudi, I Dewa Putu Pramantara Shalahuddin Al Madury, Shalahuddin Al Simanullang, Raymon Siregar, Mardiana Sri Suryawati Sri Yuliana Sugiyono Sumarni Sumarni Sumarni Sumarni Susi Ari Kristina Susi Ari Kristina Susi Ari Kristina Susi Ari Kristina Susi Ari Kristina Susi Ari Kristina Susi Ari Kristina Syam AP, Andi Riska Taufiqurohman Titami, Arina Tri Murti Andayani Tri Murti Andayani Ulfah Mahdiyani Wa Ode Masrida Wahidah, Pujiastuti Wahyudi, Aiffian Farhan Wanggol, Agata Christi Febriani Warastuti . Widayanti, MPH., Apt., Ph.D., Anna Wahyuni Widayati, Anna Wahyuni Widyasari, Leiren Garda Wijaya, Syifa Indi Yatminto, Eko Yogi Bhakti Marhenta Yulia Citra Yuwindry, Iwan Zhaqila, Qhifani