p-Index From 2021 - 2026
10.857
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Usia Dini PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik JCE (Journal of Childhood Education) Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Indonesian Journal of Primary Education JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Basicedu Journal on Education Tunas Siliwangi : Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Kajian Gender dan Anak JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) NANAEKE Journal Of Millennial Community MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Edukasi: Journal of Educational Research Jurnal Asesmen Dan Intervensi Anak Berkebutuhan Khusus Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Journal of Social Research PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Jurnal Basicedu JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Indonesian Journal of Primary Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Komunikasi pada Anak dengan Indikasi Keterlambatan Perkembangan Kognitif Usia 5-6 Tahun di RA Az-Zahra Nurazizah Nurazizah; Sima Mulyadi; Risbon Sianturi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 7, No 1 (2023): Jurnal PAUD Agapedia: Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v7i1.59919

Abstract

Communication skills are important to have from an early age because with communication each individual is able to build social interactions to maintain life. According to the theory of cognitivism, it states that there is a relationship between an individual’s cognitive abilities and language development, one of which is communication skills. Therefore, this study aims to determine the communication skills of children who are indicated to have delayed cognitive development aged 5-6 years in RA Az-Zahra, Sukarame Village, Sukarame District, Tasikmalaya Regency. This study uses a qualitative approach with case study research methods. The results of this study indicate that the communication skills of children who are indicated to have delayed cognitive development aged 5-6 years have not been able to achieve communication skills based on the characteristics of communication skills that children aged 5-6 years should have. In conclusion, the data obtained include credible data because between the cognitivism theory that is the reference and the research data there are similarities that an individual’s cognitive development affects language development, especially an individual’s communication skills. Kemampuan komunikasi merupakan hal yang penting dimiliki sejak usia dini karena dengan komunikasi setiap individu mampu membangun interaksi sosial untuk mempertahankan kehidupan. Menurut teori kognitivisme menyatakan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan kognitif seorang idnividu dengan perkembangan bahasanya, salah satunya kemampuan komunikasi. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi pada anak yang terindikasi mengalami keterlambatan perkembangan kognitif usia 5-6 tahun di RA Az-Zahra Desa Sukarame Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi pada anak yang terindikasi mengalami keterlambatan perkembangan kognitif usia 5-6 tahun belum mampu mencapai kemampuan komunikasi berdasarkan karakteristik kemampuan komunikasi yang seharusnya dimiliki anak usia 5-6 tahun. Kesimpulannya data yang didapatkan termasuk data kredibel karena antara teori kognitivisme yang menjadi rujukan dan data hasil penelitian terdapat kesamaan bahwa pekembangan kognitif seorang individu mampengaruhi terhadap perkembangan bahasa khsusunya kemampuan komunikasi seorang individu.
Penanganan Speech Delay pada Anak Usia Dini melalui Terapi Wicara Fadila Rahmah; Seli Amalia Kotrunnada; Purwati Purwati; Sima Mulyadi
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/assibyan.v8i1.8279

Abstract

This study discusses the handling that can be done in overcoming speech delay in  early childhood. The purpose of this study is to find out various strategies or methods that can be used in stimulating  speech delay problems  in children from an early age through speech therapy. This study used a qualitative approach with library research  method  where the subjects of this study reviewed several relevant articles and intended for children aged 4-6 years.  The results of this study commonly used speech therapy is to train speaking with correct articulation and practice pronunciation of words slowly and repeatedly. This is very effective to do, because in this word repetition process the child will remember and lock every word that continues to be repeated. The authors recommend that future studies use a type of direct observational research into the field, so that previously found data can be accurately proven with facts in the field.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Make A Match Terhadap Minat Berhitung Luas Bangun Datar pada Pelajaran Matematika Sekolah Dasar (Studi Pre-Eksperimen di SDN 3 Padahurip) Asep Muhamad Ihsan; Syarip Hidayat; Sima Mulyadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.74741

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang kurang dimintai peserta didik karena dianggap sulit. Adanya masalah tersebut mendorong peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Metode Pembelajaran Cooperative Tipe Make a Match terhadap minat belajar siswa Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini yaitu pre-eksperimen dengan one grup pretest-posttest design. Subjek penelitian ini dilakukan di kelas IV Sekolah Dasar Negeri 3 Padahurip yang berjumlah 22 orang peserta didik. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan angket. Dari data yang dikumpulkan, hasil penelitian ditemukan pengaruh minat awal siswa terhadap matematika yaitu ada kategori baik dengan jumlah responden 21 dari 22 peserta didik, sedangkan minat berhitung akhir berjumlah 22 orang peserta didik dalam kategori baik dan sangat baik. Melalui pembelajaran Cooperative Tipe Make a Match yang diperoleh dari lembar observasi yaitu rata-rata sangat memuaskan pada persentae 80%-90%.
Hubungan Minat Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Kelas V SDIT Atikah Musadad Deden Muhamad Romdhon; Syarip Hidayat; Sima Mulyadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.74734

Abstract

Kesulitan guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa dalam pembelajaran menyebabkan menurunya hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan minat belajar dengan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Jumlah populasi dalam penelitian ini ada 26 siswa kelas V SD IT Atikah Musadad. Teknik pengambilan data dengan menggunakan angket minat belajar dan data hasil belajar. Analisis data yang digunakan yaitu regresi sederhana dan ganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar dan hasil belajar saling mempengaruhi. Terjadi korelasi positif yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar  siswa yang memperoleh rhitung > rtabel (0,864 > 0,404). Jadi, ada hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar pada pembelajaran matematika siswa kelas V SD IT Atikah Musadad. Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat, khususnya pada pembelajaran matematika.
Media Untuk Mengenalkan Huruf Pada AUD Sebagai Upaya Menstimulasi Perkembangan Keaksaraan Awal Haliza Syahbana; Sima Mulyadi; Edi Hendri Mulyana
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12, No 1 (2023): Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v12i1.9136

Abstract

AUD merupakan anak 0-8 tahun dan berada di masa emas. Pertumbuhan dan perkembangan sangat penting di fase ini untuk diberikan stimulus, karena akan terbawa untuk menjalani kehidupan di masa depan. Menurut STPPA (Standar Tingkat Pencapaian perkembangan Anak) terdapat perkembangan bahasa terkait kemampuan keaksaraan awal. Perkembangan bahasa berkaitan dengan interaksi dan menyampaikan pesan yang terdiri dari keterampilan berbicara, menulis, mendengar dan membaca. Sebelum anak dapat membaca, anak terlebih dahulu harus dapat mengenal huruf yang berhubungan dengan kemampuan keaksaraan awal. Perkembangan keaksaraan awal setiap anak tentunya berbeda, sehingga saat ini masih terdapat anak usia dini yang masih belum mampu membaca, bahkan belum mengenal huruf alfabet. Maka dari itu, stimulasi perkembangan keaksaraan awal hendaknya diberikan sejak dini agar memiliki perkembangan bahasa yang optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari berbagai macam cara (media) untuk menstimulasi perkembangan keaksaraan awal melalui pengenalan huruf. Metode yang digunakan kajian pustaka, data kajian dikumpulkan dari berbagai sumber referensi. Hasil kajian dinyatakan perkembangan keaksaraan awal dapat meningkat dengan diberikan stimulasi menggunakan berbagai media pembelajaran, yakni menggunakan kancing huruf, busy book, papan flannel, kartu huruf, kartu kata bergambar dan kotak pintar yang dibuktikan dengan peningkatan persentase pada kemampuan mengenal huruf anak. Kata kunci: Anak Usia Dini, Perkembangan Keaksaraan Awal,Mengenal Huruf.
Penguatan Karakter Mandiri Melalui Metode Pembiasaan di TK Alphabet Kota Tasikmalaya Devi Regita Cahyani; Sima Mulyadi; Risbon Sianturi
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i1.1258

Abstract

Anak yang mandiri bisa melakukan seluruh tugas yang dibebankan kepadanya secara sendirian tanpa dengan bantuan dari orang lain. Sifat inilah yang terkadang jarang terlihat pada anak usia dini. Kemandirian bisa diidentifikasi oleh berbagai macam indikator. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk mengetahui penguatan karakter kemandirian melalui metode pembiasaan di Tk Alphabet. Maka dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan fakta-fakta secara komprehensif tentang karakter kemandirian anak usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dikumentasi. Dari data yang terkumpul kemudian diolah untuk disajikan sebagai data yang utuh. Manfaat dari penulisan ini adalah untuk menambah wawasan bagi para pembaca mengenai pentingnya media pembelajaran dalam dunia pendidikan. Anak yang memiliki kemandirian dalam kegiatan belajar terlihat aktif, memiliki ketekunan dan inisiatif dalam mengerjakan tugas-tugas, menguasai strategi-strategi dalam belajar, memiliki tanggung jawab, mampu mengatur perilaku dan kognisinya serta memiliki kayakinan diri. Kemandirian merupakan kemampuan untuk mengarahkan dan mengendalikan diri sendiri dalam berpikir dan bertindak, serta tidak merasa bergantung pada orang lain secara emosional, dalam arti anak yang mandiri tidak akan tergantung pada bantuan orang lain dalam merawat dirinya secara fisik, dalam membuat keputusan secara emosi dan dalam berinteraksi dengan orang lain secara sosial yang ditunjukkan dengan anak melakukan hal sederhana, inisiatif, mencoba hal baru, mentaati peraturan dan bermain dengan teman sebaya, dan merasa aman, nyaman dan mampu mengendalikan diri.
Analisis kesulitan belajar membaca permulaan pada anak usia 7 tahun Rifa Fauziah; Sima Mulyadi; Edi Hendri Mulyana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.19134

Abstract

Membaca permulaan adalah proses membaca tahap awal untuk menguasai kemampuan melek huruf, supaya anak mampu melafalkan, mengubah lambang tertulis menjadi bunyi yang bermakna. Meskipun saat ini masih banyak anak yang menunjukkan kesulitan belajar membaca permulaan. Penyebab kesulitan ini yaitu kurangnya perhatian dan motivasi dari orang tua dan lingkungan sekitar anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti akan mendeskripsikan atau menjelaskan tentang kesulitan belajar membaca permulaan pada anak usia 7 Tahun di Desa Indrajaya Kabupaten Tasikmalaya, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami oleh siswa ada dua, yaitu kurang mengenal simbol huruf (vokal dan konsonan) dan sulit menggabungkan huruf menjadi kata. Hal tersebut diperkuat dengan adanya wawancara, bahwa faktor penyebab anak belum bisa membaca yaitu terjadi kesalahan atau kurang motivasi dan bimbingan belajar di lingkungan rumahnya sehingga pada saat di lembaga pendidikan anak merasa berat untuk menjalani proses membaca. Kemampuan anak dalam belajar membaca permulaan sangat penting dan sangat berpengaruh pada kemampuan membaca tahap selanjutnya. Dalam setiap pembelajaran pasti ada kesulitan yang dihadapi oleh anak, namun hal tersebut menjadi tugas penting bagi guru, orang tua dan orang dewasa disekitar anak untuk memberikan motivasi dan bimbingan supaya anak mendapatkan setiap haknya untuk menjalakan tugas perkembangannya.
Peranan Pengasuh dalam Membantu Keterlambatan Berbicara Anak dengan Orang Tua yang Sibuk Egia Juliatul Paidah; Adi Saputra; Sima Mulyadi; Purwati Purwati
Journal of Millennial Community Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v6i1.45709

Abstract

Penelitian ini menyoroti kasus seorang anak berusia 4 tahun yang mengalami keterlambatan bicara. Dalam usia 4-6 tahun, anak seharusnya sudah dapat berbicara dengan kalimat sederhana, melaksanakan perintah lisan, menggunakan kata tanya, menyusun kalimat, dan mengenal tulisan sederhana. Namun, anak dalam penelitian ini belum mencapai perkembangan bahasa yang seharusnya. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif, dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Peneliti menemui narasumber secara langsung dan melihat objek penelitian untuk diobservasi. Peran keluarga, termasuk orang tua dan pengasuh, sangat penting dalam membantu perkembangan bahasa anak di lingkungan pendidikan dan rumah.Orang tua dapat memberikan stimulasi positif dalam kehidupan anak melalui sentuhan, perhatian, bimbingan, dan kebersamaan. Guru juga dapat bekerja sama dengan orang tua dalam mengembangkan bahasa anak melalui workshop dan pertemuan yang memberikan pemahaman tentang bagaimana orang tua dapat membantu anak dalam belajar bahasa.
Analisis Analisis Pembelajaran "Tari Hayu Batur" untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini: Peningkatan kecerdasan kinestetik Melalui Pembelajaran "Tari Hayu Batur" Rosa Nur Anisa; Sima Mulyadi; Rosarina Giyartini
Tunas Siliwangi Vol 10 No 1 (2024): VOL 10 N0 1, APRIL 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v10i1.4042

Abstract

Kinesthetic intelligence is intelligence where a person is skilled at using their body parts. Kinesthetic intelligence problems tend to have difficulty maintaining balance. This research aims at the importance of developing kinesthetic intelligence from an early age. The research uses a qualitative approach with descriptive methods. The methods used to collect data in this research include observation and interviews. In qualitative data analysis, there are three main stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of observations and interviews in Class B3 of Artanita Al- Khoeriyah Kindergarten, Hayu Batur dance learning provides changes, namely children with various difficulties are able to move all or part of their body, especially in coordinating movements between the head, legs and hands in an agile and flexible manner. Thus, learning the Hayu Batur dance has the potential to be a means of optimally increasing the development of kinesthetic intelligence in children.
Implementasi Pembelajaran STEAM Melalui Permainan Coding Robotik Dalam Melatih Problem-Solving Anak Usia Dini N. Siti Sopiah; Sima Mulyadi; Aini Loita
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 6 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v6i2.39735

Abstract

The purpose of this study is to describe the implementation of extracurricular STEAM robotic coding in training problem-solving skills for young children at Joy Kids National Plus Tasikmalaya Kindergarten. This type of research uses a descriptive qualitative approach through direct data collection at the research location. Data was obtained through literature study, observation, interviews with teachers, and documentation studies. Data analysis uses descriptive. The research results show that the process of implementing STEAM robotic coding learning includes the stages of child conditioning, apperception and provocation. The type of coding used is unplugged coding as the activity is able to provide stimulus to children in observing, recognizing and understanding the meaning of the commands contained in the circuit including direction and sequence. Through extracurricular robotic coding, STEAM can facilitate early childhood problem-solving skills by demonstrating skills in observing objects (observation), gathering information (collecting), processing information (Analyzing), and communicating information (communicating).
Co-Authors Abdurozak, Dedi Adi Saputra Adi Saputra Afifah, Tsalitska Sindi Aini Loita Anggraeni, Cindy Anggraini, Diny Fadillah Anisa Rosidah Sopa Annisa Dena Salsabila Apriliani, Neli Apriliya, Seni Asep Muhamad Ihsan Aulia, Dwi Az Zahra, Alisa Kusuma Barokah, Annisa Naelul Budiman Chusna Arifah Damayanti, Debi Cahya Deden Muhamad Romdhon Devi Regita Cahyani Dina Fydarliani Dina Mayasari Dina Mayasari, Dina Dini Indriyani, Dini Egia Juliatul Paidah Ehan, Ehan Elan Elan Elan, Elan Endang Hadiati Fadila Rahmah Faujiah, Sonia Fauziah, Sarah Fuadah, Ela Latifah Gaffar, Muhammad Andriana Gandana, Gilang Gandana, Gilar Gusmawati Gusmawati Gusmawati Gusmawati, Gusmawati Haifa, Nisrina Haliza Syahbana Hamzah, Fauzi Hartini, Yanti Heni Handayani, Heni Heryanto, Dhita Amelia Putri Hidayat, Syarip Husniyyah, Sophia Choirotul Iryana, Rina Karinta Utami Karlimah Karlimah Lilis Lisnasari Lisnasari, Lilis Loita, Aini Maharani, Regina Aprilla Manzilatul Fathy Mega Sari Mia Rahmawati Mulia, Hana Syifatia Mulyana, Edi Hendri Musa’adah, Silpi Muslihin, Heri Yusuf N. Siti Sopiah Neli Vitriyani Syarifah Nida Hasanatul Faidah Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nunung Nurdiana NURAENI, RANI Nurazizah Nurazizah Nurdiana, Nunung Nurhidayanti, Manda Nurlita, Tesi Ayi Nurul Fauziah Nurussakinah, Thiana Oktaviani Puspita Oktavika Dewi Rukmandari Paidah, Egia Juliatul Pradipta, Ditya Pujiaswati, Resa Purwati Purwati Purwati Purwati Putri, Pia Permata Qonita, Qonita Rahayu Dwi Utami Rahayu, Nur Sri Rahmawati , Riska Dewi Rakhmat, Cece Rani Nuraeni Ratih Resti Pauji Ratna Azshari Suhana Restu Pujianti Rifa Fauziah Rifasya Nurfadillah Rina Iryana Riska Amelia Rosa Nur Anisa Rosa Nur Anisa Rosarina Giyartini Rostini, Deti Salsabila, Annisa Dena Salsabila, Siti Rahma Anissa Saputra, Erwin Rahayu Sari, Popy Puspita Sauri, R Supyan Seli Amalia Kotrunnada Sianturi, Risbon Sifa, Andini Nurlia Soendari, Tjutju Sugiarmin, Muhamad Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi, Sumar Sumardi, Sumardi Sunardi Sunardi Syarif Hidayat Syarif Hidayat Syarifah, Neli Vitriyani Syarip Hidayat Syifa Azkia Purwanti Taopik Rahman Ulpiyati, Alin Utami, Karinta Wahidin, Didin Winda Febrianti Millenia Wintania, Meutia Ayu Yuniarti, Rima Yuningsih, Thia Isri Zahidah, Izmi Khalda