Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Menulis Huruf Vokal Dengan Aksara Arab Melayu Iryani, Eva; Yuliarti, Dev; Syakira, Maya; Gunawan, Ainita; Nurhalimah, Nurhalimah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11744

Abstract

Aksara Arab-Melayu merupakan gabungan huruf Hijaiyah, dengan enam huruf yang bukan huruf Hijaiyah melainkan modifikasi yang dilakukan oleh masyarakat Melayu sendiri. Penambahan ini dimaksudkan untuk memenuhi 4.444 tuntutan fonem Melayu, lebih banyak dibandingkan fonem Hijaiyah. Tambahan huruf tersebut adalah huruf pa (ڤ), nga (ڠ), nya (ڽ), va (ۏ), ca (چ)dan ga (ݢ)Bahasa Arab Melayu merupakan salah satu kekayaan budaya Arab Melayu di kepulauan. Dalam arab melayu terdapat dua jenis suku kata, yaitu suku kata terbuka dan suku kata tertutup. Suku kata terbuka adalah suku kata yang diakhiri dengan huruf vocal, dalam Arab Melayu suku kata terbuka dapat diakhiri oleh huruf a, i, u, e, dan o (ي ،و ،ا(. Sedangkan suku kata tertutup merupakan suku kata dalam Arab Melayu yang diakhiri oleh huruf konsonan.Metode penelitian ini menggunakan Metode kualitatif melalui studi pada prodi Pendidikan Bahasa arab Universitas Jambi dan menggunakan metode analisis deskriptif. Metode ini dipilih dengan tujuan untuk mendeskripsikan, menjelaskan dan menggungkapkan bagaimana dan seperti apa model pembelajaran bahasa Arab melayu prodi Pendidikan Bahasa arab Universitas Jambi. Pendekatan ini menampilkan analisis data yang diperoleh pada penelitian pengolahan data. Penulis menggunakan pendekatan ini karena lebih sesuai dengan objek yang akan diteliti.
Strategi Peningkatan Keterampilan Mahasiswa Di Era Transformasi Digital Lubis, Akhmad Maulana; Aprelidea, Andinityas Ajeng; Najib, M.; Nabil, M.; Iryani, Eva; Helty, Helty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi yang efektif dalam keterampilan mahasiswa agar mampu beradaptasi dan bersaing di tengah perubahan teknologi yang begitu cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara mendalam kepada dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi. Selain itu, pentingnya pelatihan literasi digital dan pengembangan platform pembelajaran daring menjadi faktor pendukung utama dalam proses peningkatan keterampilan
Pengembangan Lembar Kerja Elektronik Kontekstual Pada Pembelajaran Bahasa Arab Di Mtsn 1 Kerinci Abiyyah, Dhiya; Helty, Helty; Jamil, Helmun; Iryani, Eva
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19287

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini menunjukan Keterbatasan bahan ajar pada materi bahasa arab yang membuat siswa hanya mendapat sumber belajar dari penjelasan guru membuat siswa kesulitan untuk memahami pembelajaran yang di ajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Untuk mengetahui proses mengembangkan E-LKPD berbasis Pendekatan Kontekstual di MTsN 1 Kerinci. Untuk mengetahui Nilai Validitas E-LKPD berbasis Pendekatan Kontekstual di MTsN 1 Kerinci. Untuk mengetahui Nilai Kepraktisan pengembangan E-LKPD berbasis Pendekatan Kontekstual di MTsN 1 Kerinci.Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D). Penelitian R&D merupakan penelitian yang bertujuan untuk memperoleh suatu produk dengan menguji keefektifan dari produk tersebut. Model penelitian ini menggunakan Model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluation). Prosedur-prosedur dalam metode ini akan menghasilkan suatu produk yang lebih baik, sebagaimana yang disinggung salah satu sumber di atas yaitu efektif. Hasil Penelitian Mengembangkan E-LKPD berbasis Pendekatan Kontekstual di MTsN 1 Kerinci dilakukan dengan tahapan: Tahap Analisis, terdiri dari Analisis Materi, Analisis Kurikulum. Validitas E-LKPD berbasis Pendekatan Kontekstual di MTsN 1 Kerinci dilakukan oleh dua orang dosen. Pada Tahap Validitas ahli media diperoleh angka kevalidan sebesar 90% atau dengan rata-rata 3,6 dengan kategori Sangat Valid. Selanjutnya oleh ahli materi diperoleh tingkat kevalidan sebesar 84% pada materi perlengkapan sekolah atau dengan rata-rata 3,35 dengan kategori Sangat Valid. Kepraktisan Pengembangan E-LKPD berbasis Pendekatan Kontekstual di MTsN 1 Kerinci diperoleh presentase 69,8% dengan kategori Sangat Praktis. Uji Praktikalitas oleh guru diperoleh presentase total sebesar 81,7% dengan kategori Sangat Praktis.
Neuro Linguistic Program: Konseling Dalam Proses Penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Jambi Iryani, Eva; Mar'atun Shaliha; Salman Jufri
Mu'allim Vol 5 No 2 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v5i2.4054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi landasan teori dan praktik konseling Neuro Linguistic Programming (NLP) sebagai alternatif pendekatan konseling. mengetahui dan menganalisa secara mendalam konsep dasar hubungan NLP Konseling dalam menangani kendala yang dialami oleh mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Konsep NLP (Neuro Linguistic Program) Konseling ini merupakan pendekatan Realita sehingga lebih maksimal dalam membantu penyelesaian kendala mahasiswa dalam tugas akhir. Fokus utama pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif, Dalam peneltian ini akan menggunakan metode deskriptif. Pelaksanaan peneltian ini berlokasi di kampus pinang masak Universitas Jambi. Dengan subjek penelitian meliputi: pertama, Mahasiswa Akhir Pendidikan Bahasa Arab Universitas Jambi, Dosen PBA universitas Jambi. Dalam mendukung Peneliti digunakanlah instrument kualitatif seperti, wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam kegiatan konseling. Teknik analisis data diperoleh dari hasil wawancara Hasil observasi dan dokumentasi dengan cara mendeskripsikan atau mendeskripsikannya secara naratif sesuai dengan fakta yang terjadi. Neuro Linguistic Programming dalam pelaksanaan konseling di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Jambi dapat mengendalikan dan membentuk pola pikir yang pada akhirnya dapat menyelesaikan Tugas Akhir mahasiswa/i serta mampu membentuk sikap dan kepribadian mahasiswa/i dalam menyikapi berbagai masalah dengan pola bahasa yang sesuai dengan karakter mahasiswa, selanjutnya dapat membentuk pola hidup dan perilaku Kata kunci: (NLP) Neuro Linguistik Program, Skripsi, Konseling
Studi Kualitatif tentang Kebutuhan Pembelajaran Guru dalam Peningkatan Profesionalisme di Sekolah Dasar Amalia, Dina Sustika; Sinurat, Oktavia; Iryani, Eva
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2025): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/ekzf3a27

Abstract

This study aims to determine the needs of teachers in improving their professional performance in elementary schools. This study uses a descriptive qualitative approach, collecting data through in-depth interviews, direct observation, and document review. The data obtained are then analyzed using the Miles and Huberman model, namely by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The research findings indicate that elementary school teachers need training that is more tailored to real-world classroom needs, particularly in using digital media, implementing active learning methods, and conducting more realistic assessments. The results of this analysis provide an important basis for designing appropriate professional development programs according to the current situation and challenges of education.
Studi Kualitatif Efektivitas Penerapan Model CTL, Group Investigation, dan Quantum Learning dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Safitri, Rahma Ayu; Anggun, Anggun; Iryani, Eva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendidikan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, inovatif, berkolaborasi, dan berkomunikasi diperlukan di abad ke-21. Paradigma pembelajaran saat ini beralih dari guru ke siswa. Guru bukan lagi satu-satunya sumber pengetahuan; mereka sekarang membantu siswa belajar secara mandiri sebagai fasilitator dan motivator. Studi ini akan menyelidiki bagaimana tiga model pembelajaran baru—Contextual Teaching and Learning (CTL), Group Investigation (GI), dan Quantum Learning—mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Studi dilakukan dengan membaca literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa CTL membantu menghubungkan materi pembelajaran ke situasi dunia nyata siswa; GI meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan bekerja sama; dan Quantum Learning dapat membuat lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna. Mereka berbeda dalam pendekatan, strategi, dan fokus pengembangan, meskipun keduanya berfokus pada meningkatkan keaktifan dan makna belajar siswa.
INTEGRASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM TRANSFORMASI SUPERVISI AKADEMIK: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sutrisno; Desnora, Beni; Firmansyah, Alief; Iryani, Eva; Muspawi, Mohamad; Denmar, Denny
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v7i1.4066

Abstract

The development of digital technology has driven transformation in academic supervision practices; however, its implementation in schools remains largely conventional, administrative, and not yet optimal in supporting teachers’ professional development. This study aims to analyze the transformation of academic supervision through the integration of digital technology based on empirical research findings over the past ten years. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach, consisting of identification, screening, eligibility, and inclusion stages based on PRISMA guidelines. The findings indicate that the integration of digital technology in academic supervision contributes to four main aspects: improving the efficiency of supervision implementation, strengthening documentation and learning monitoring, enhancing teachers’ professional competence and digital literacy, and transforming supervision models into more flexible, collaborative, and adaptive approaches. Therefore, the integration of digital technology in academic supervision not only functions as a technical support tool but also serves as a strategic approach to improving the quality of learning and teachers’ professionalism in the digital era.
Kampus sebagai Ruang Dialog Multikultural: Tantangan dan Peluang Ardian, Mayla; Tasya, Chelsia Olivia; Ilham, Muhammad Rizon; Tanto, Delivio Rahcman Tris; Iryani, Eva
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10596

Abstract

Keberagaman etnis, budaya, agama, dan bahasa di perguruan tinggi menjadikan kampus sebagai ruang dialog multikultural yang strategis namun penuh tantangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis tantangan serta peluang yang dihadapi Universitas Ibnu Sina dalam membangun dialog multikultural yang efektif di antara sivitas akademikanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Partisipan berjumlah 20 orang yang dipilih melalui purposive sampling, terdiri atas 14 mahasiswa, 4 dosen, dan 2 tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan bantuan perangkat lunak ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: pola interaksi homofili berbasis identitas kultural (78,6%), hambatan struktural berupa ketiadaan kebijakan inklusi budaya, serta hambatan kultural berupa stereotip dan prasangka budaya yang diakui oleh 80% partisipan. Peluang fasilitasi dialog teridentifikasi melalui organisasi kemahasiswaan lintas budaya, peran dosen sebagai fasilitator inklusif, dan nilai Pancasila sebagai fondasi bersama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi kampus sebagai ruang dialog multikultural memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan kebijakan institusional, kompetensi komunikasi antarbudaya, dan budaya kelembagaan yang inklusif.
MEMBANGUN ETIKA AKADEMIK: PENDIDIKAN DI PERSIMPANGAN DAN TANGGUNG JAWAB Rahmadhani, Yulia; Bainah; Sa'diah; Rahmanda Aprilia; Azinallah, Muhammad; Syayyidi, Muhammad; Iryani, Eva
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46533

Abstract

Academic ethics constitute a crucial foundation in modern education, which stands at a crossroads between the advancement of digital technology, global competitive pressure, and contemporary moral challenges. This article elaborates the essence of academic ethics as a set of moral principles—such as honesty, integrity, responsibility, fairness, and respect—that govern the behavior of academic communities and prevent violations such as plagiarism, data manipulation, and online cheating. In Indonesia, the unique context of the Merdeka Belajar curriculum and the regulation stipulated in Permendikbud No. 53/2019 demands shared responsibility among institutions (through codes of ethics and monitoring), lecturers/teachers (as role models), students (self-awareness), as well as the government and society (regulation and public campaigns). This approach aims to form a generation that is both knowledgeable and moral, integrating local Pancasila values with the demands of the disruptive era in order to maintain the quality of education and the reputation of educational institutions.
HEDONISME DAN KRISIS ETIKA PENDIDIKAN: PERAN STRATEGIS PENDIDIK DALAM MEMBENTUK KARAKTER Maulana, Rizki; Diniyah, Aurorah; Amelia Safitri, Nova; Rahmiati; Faqih Romadhon , Thorikul; Iryani, Eva
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46588

Abstract

This study examines the hedonistic lifestyle that is beginning to influence students and its impact on the decline of ethics in education. It also highlights the crucial role of educators in shaping the character of the younger generation amidst the rise of excessive lifestyles, declining student discipline, and a weakening enthusiasm for learning due to instant digitalization. The method used was a qualitative literature study approach, collecting data from relevant books, journals, and articles. First, the hedonistic lifestyle among students is influenced by social media and a consumer culture that makes momentary pleasures the measure of happiness. Second, this condition has an impact on the decline of ethics in the educational environment, such as a decrease in discipline, responsibility, honesty, and respect for teachers. Third, teachers still have a significant role as role models, guides, and shapers of moral values as long as character education is implemented effectively in learning. Overall, this study confirms that character education is a crucial solution to address moral decline in the modern era. Instilling the values of discipline, responsibility, hard work, and simplicity needs to be done consistently. Collaboration between schools, families, and the community is necessary for optimal character development in students. For further research, it is recommended to conduct field studies so that the results are more accurate and can be proven empirically in depth in the future.