p-Index From 2021 - 2026
5.524
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PAUD Teratai Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE KESMARS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Jurnal Studia Insania Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Academy of Education Journal JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Jurnal Maternitas Kebidanan Jurnal Borneo Saintek Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Indonesia Berdaya Colostrum Jurnal Kebidanan JKMM JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN) Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Journal of Community Development and Disaster Management Life Science Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan DiJITAC : Digital Journal of Information Technology and Communication Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Salingka Abdimas Jurnal Keperawatan Duta Medika BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi International Journal of Midwifery and Health Sciences Social Science Academic Jurnal Pengabdian Sosial El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal AFIAT Midwifery Journal Reflektika Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing) Water and Marine Pollution Journal: PoluSea
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Dampak Kecukupan Protein Terhadap Risiko Stunting Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Garuda Sartika, Wiwi; Herlina, Sara; Qomariah, Siti
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi januari 2025
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v5i1.1284

Abstract

Indonesia masih memiliki banyak permasalahan gizi yang belum terselesaikan, antara lain gizi kurang, gizi buruk, dan gizi lebih. Permasalahan gizi seperti malnutrisi masih menjadi masalah global, dengan sekitar 45% kematian anak di bawah usia 5 tahun disebabkan oleh malnutrisi (WHO, 2016). Asupan energi dan protein yang rendah secara terus-menerus pada anak kecil meningkatkan risiko kekurangan berat badan atau malnutrisi sebesar 1,8 kali lipat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  analisis dampak kecukupan protein terhadap risiko stunting pada anak di wilayah kerja puskesmas garuda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif analitik korelasi dengan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Populasi dari penelitian adalah semua anak yang berkunjung dipuskesmas Garuda. Teknik pengumpulan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian terdapat hubungan kecukupan protein terhadap risiko stunting pada anak di wilayah kerja puskesmas garuda dengan hasil signifikan atau ρ-value 00.0 dimana (p>0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kecukupan protein terhadap resiko stunting di puskesmas Garuda. Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan informasi dalam mengevaluasi latar belakang kejadian stunting.
Peningkatan Aspek Perkembangan Moral Anak Usia Dini Melalui Metode Pembiasaan di TK Islam Al-Husna Samarinda Apriansyah, Adam Hasyim; Febryan, Muhammad Dimas; Milsan, Haidar; Anwar, Aida Choirul; Nedriyan, Huli Sabpa; Qomariah, Siti; Isnawati, Isnawati
BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Vol 4 No 1 (2025): BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, January 2025
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bocah.v4i1.10911

Abstract

Moral education in early childhood is a critical foundation for developing positive character traits such as discipline, empathy, and responsibility. However, the application of habituation methods to strengthen children’s moral aspects in early childhood education settings has not been thoroughly explored. This study aims to optimize the reinforcement of moral aspects in early childhood through habituation methods implemented at TK Islam Al-Husna Loa Bakung. The research employed a classroom action research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects were students of TK Islam Al-Husna, with data collected through observation, interviews, and documentation. Analysis was carried out using a qualitative approach. The results demonstrated significant improvement across five moral indicators: religious awareness (from 71.25% to 93.7%), sharing and caring, respecting others, honesty, and responsibility. Habituation methods, such as collective prayers, role modeling by teachers, and positive corrections, were proven effective in consistently improving children’s morals. Habituation methods serve as an effective approach to enhancing the moral aspects of early childhood. The findings of this study offer practical contributions to the development of character education in schools.
Effectiveness Of Baby Gym In Stimulating Motor Skills Rough Infants Aged 6–9 Months In Siak Hulu District In 2025 Qomariah, Siti; Sara Herlina; Wiwi Sartika
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infancy is a golden age and development period for babies. At the age of 6-9 months, the baby's gross motor skills begin by sitting without support then standing with support. Baby gym is a technique that stimulates growth, development, especially in gross motor skills for babies optimally. In Indonesia itself, 7.5% of babies experience developmental delays. Purpose This study aims to determine the effectiveness of baby gym in stimulating gross motor skills in babies aged 6-9 months. This research method uses a quasi experiment with a pre-test post-test one group research design. The sample in this study were babies aged 6-9 months, the sample size used in the study was 30 babies. Data collection was carried out by conducting observations and questionnaires that had been tested for validity and reliability. The results of the study stated that the effectiveness of baby gym in stimulating gross motor skills in babies aged 6-9 months was obtained with ap value of 0.000. So it can be concluded that there is effectiveness of baby gym in stimulating gross motor skills in babies aged 6-9 months.
Pelatihan Senam Hamil pada Ibu Hamil di RT03/RW01 Desa Labuhan Tangga Hilir Kecamatan Rokan Hilir Herlina, Sara; Siagian, Dewi Sartika; Qomariah, Siti; Sartika, Wiwi; Ratih, Rini Hariani; liza, Nurma
Indonesia Berdaya Vol 2, No 2: July 2021
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.202181

Abstract

During pregnancy, the mother experiences physical and psychological/emotional changes in the pregnant woman. During pregnancy, emotions easily fluctuate and rise, which occurs due to hormonal changes. As for the anxiety before childbirth, pregnant women will appear statements and images of whether they can give birth normally, how to push, whether something will happen during childbirth, or whether the baby is born safely, will increasingly appear in the mother's mind, this condition can cause further anxiety and tension to form a feedback cycle that can increase overall emotional intensity. To break the cycle of anxiety, pregnancy exercise as a prenatal service is an alternative therapy that can be given to pregnant women. The purpose of this service is to increase the knowledge of mothers and do structured pregnancy exercises. The method in this service is pregnancy exercise counselling and pregnancy exercise training. The result of this community service is that it is known that 60% of participants have a pretest score of less than 65 about pregnancy exercise and after an explanation, 80% of the participants get a score of more than 65. The results of pregnancy exercise training, the majority of mothers did pregnancy exercises at home and there was a reduction in low back and back pain as much as 66.6%. Conclusion: Based on the results of pregnancy exercise counselling, there was an increase in knowledge seen from the pre and post-test scores, namely from 40% to 80% and pregnant women also did pregnancy exercises at home and there was a reduction in pain as much as 66.6%. Abstrak: Selama kehamilan, ibu mengalami perubahan fisik dan kejiwaan/emosi ibu hamil. Pada masa kehamilan, emosi mudah turun dan naik, yang terjadi akibat perubahan hormon. Adapun kecemasan menjelang pesalinan ibu hamil akan muncul pernyataan dan bayangan apakah dapat melahirkan normal, cara mengejan, apakah akan terjadi sesuatu saat melahirkan, atau apakah bayi lahir selamat, akan semakin muncul dalam benak ibu, kondisi ini dapat menyebabkan kecemasan dan ketegangan lebih lanjut sehingga membentuk suatu siklus umpan balik yang dapat meningkatkan intensitas emosional secara keseluruhan. Untuk memutuskan siklus kecemasan tersebut, maka senam hamil sebagai salah satu pelayanan prenatal, merupakan suatu alternatif terapi yang dapat diberikan pada ibu hamil. Tujaun Pengabdian ini adalah untuk menambah pengetahuan ibu dan melakukan senam hamil yang terstruktur. Metode dalam pengabdian ini adalah ceramah senam hamil dan pelatihan senam hamil. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah diketahui bahwa 60% peserta memiliki nilai pretest kurang dari 65 tentang senam hamiln dan setelah dilakukan penjelasan sebanyak 80% peserta mendapatkan nilai lebih dari 65. Hasil pelatihan senam hamil mayoritas ibu melakukan senam hamil dirumah dan terjadi pengurangan nyeri pinggang dan punggung sebanyak 66,6%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penyuluhan senam hamil terjadi peningkatan pengetahuan dilihat dari nilai pre dan post tes yaitu dari 40% menjedi 80% dan ibu hamil juga melakukan senam hamil dirumah dan terjadi pengurangan nyeri sebanyak 66,6%.          
Pengembangan E-Learning Berbasis Web Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Unit Pelaksana Teknis Sekolah Dasar Qomariah, Siti; Mardianto, Mardianto; Mahariah, Mahariah
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 11, No 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526076

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran e-learning berbasis web yang interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas V di UPT SDN 060932 Medan Amplas. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya efektivitas pembelajaran PAI akibat dominasi metode konvensional dan keterbatasan media pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berupa website edukatif berisi materi SKI tentang Khulafaur Rasyidin, disertai video pembelajaran, kuis interaktif, dan evaluasi online. Hasil validasi ahli menunjukkan tingkat kelayakan materi sebesar 81% dan desain media sebesar 100%. Uji kepraktisan oleh guru dan siswa menunjukkan skor antara 86% hingga 100%. Uji efektivitas melalui pretest dan posttest menghasilkan N-Gain sebesar 0,44 (kategori sedang), yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan alternatif media pembelajaran berbasis teknologi yang sesuai dengan karakteristik generasi digital, serta dapat direplikasi untuk pengembangan mata pelajaran lainnya.
Pengembangan E-Learning Berbasis Web Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Unit Pelaksana Teknis Sekolah Dasar Qomariah, Siti; Mardianto, Mardianto; Mahariah, Mahariah
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526076

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran e-learning berbasis web yang interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas V di UPT SDN 060932 Medan Amplas. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya efektivitas pembelajaran PAI akibat dominasi metode konvensional dan keterbatasan media pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berupa website edukatif berisi materi SKI tentang Khulafaur Rasyidin, disertai video pembelajaran, kuis interaktif, dan evaluasi online. Hasil validasi ahli menunjukkan tingkat kelayakan materi sebesar 81% dan desain media sebesar 100%. Uji kepraktisan oleh guru dan siswa menunjukkan skor antara 86% hingga 100%. Uji efektivitas melalui pretest dan posttest menghasilkan N-Gain sebesar 0,44 (kategori sedang), yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan alternatif media pembelajaran berbasis teknologi yang sesuai dengan karakteristik generasi digital, serta dapat direplikasi untuk pengembangan mata pelajaran lainnya.
Edukasi Bahaya LGBT bagi Remaja di SMAN 2 Kelurahan Gajah Sakti Kecamatan Mandau Qomariah, Siti; Ningsih, Gadis Yulia; Salwa, Samaratus; Rizwandi, Muhammad; Alfitrah, M Yazid; Larassati, Larassati; Melia, Fransisca Putri; Namira, Ananda; Suhendra, Afni; Niallah, Shoffyah Athyah
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/y09ajf87

Abstract

LGBT merupakan suatu identitas sexual yang dianggap ‘berbeda’ daripada heterosexual yang menjadi identitas seksual mayoritas dan dianggap normal oleh masyarakat. Dan tidak dipungkiri sebagai kelompok minoritas seksual yang dianggap berbeda ini sering kali mendapat stigma atau pelabelan negatif yang berakhir dengan diskriminasi dari kelompok mayoritas, sehingga haknya dalam berserikat, berekspresi dan menyatakan pendapat sebagai individu menjadi terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, bahaya LGBT pada siswa SMAN 2 Kecamatan Mandau. Program dilaksanakan selama satu hari, dimulai dengan penyuluhan interaktif, dan tanya jawab. Siswa yang terlibat sebanyak 150 siswa terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.Metode yang digunakan mencakup pendekatan edukatif partisipatif, dan pendampingan intensif. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terkait LGBT. Respons siswa yang antusias, keterlibatan guru sebagai pendamping, menunjukkan bahwa kegiatan ini berdampak luas tidak hanya secara individu, tetapi juga pada lingkungan sekolah dan keluarga. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang terstruktur serta menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di sekolah lain.
TEMAN SEBAYA BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN GIZI LEBIH PADA REMAJA DI ERA PANDEMI COVID 19 Sartika, Wiwi; Herlina, Sara; Qomariah, Siti; Juwita, Sellia
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5626

Abstract

Background: The prevalence of overweight status in the adolescent age group continues to experience a sharp increase every year. Basic Health Research Data (Riskesdas) in 2013 showed the national prevalence of adolescents aged 13-15 years with excess body weight was 10.8%, of which 8.3% consisted of overweight and 2.5% obesity. While the prevalence of obesity based on place of residence shows as much as 10.4% occurs in urban areas and 8.1% occurs in rural areas. Objective: to find out the effect of the role of the tau people on overnutrition in adolescents during the Covid 19 pandemic. Methods: The research method used in this study was an analytical survey research method with a cross-sectional design. Methods The population in this study were all teenagers in Pekanbaru and a sample of 335 teenagers. The sampling technique is using Random Sampling where the sample is taken randomly as a respondent. The research instrument used was in the form of a questionnaire. Data processing procedures with Editing, Coding, Processing, Cleaning. Data analysis with univariate and bivariate with squahre test. The results: It is known that the majority of peer roles affect adolescent nutrition 127 people with (37.9%.) and the role of peers has no effect 208 with (62.01%) , P value 0.000.Conclusion: There is an Influence of the Role of Peers on Over Nutrition in Adolescents in the Era of the Covid 19 Pandemic in Pekanbaru.Suggestion The role of peers shows an influence on the incidence of overnutrition, especially for adolescents. Therefore, maintain a healthy diet with balanced nutrition  Keywords: The Role of Peers, Over Nutrition, Adolescents                ABSTRAKLatar Belakang: Prevalensi status gizi lebih pada kelompok usia remaja terus mengalami peningkatan yang tajam pada tiap tahunnya. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan prevalensi nasional remaja usia 13 – 15 tahun dengan berat badan berlebih sebesar 10,8%, yang mana 8,3% terdiri dari gizi lebih dan 2,5% obesitas. Sedangkan prevalensi kegemukan berdasarkan tempat tinggal menunjukkan sebanyak 10,4% terjadi di perkotaan dan 8,1% terjadi di pedesaan. Tujuan: adalah untuk mengertahui pengaruh peran orang tau terhadap gizi lebih pada Remaja dimasa Pandemi Covid 19.   Metode: Metode penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey analitik dengan designcross sectional. Populasi dalam Penelitian ini seluruh Remaja yang ada di Pekanbaru dan sampel sebanyak 335 Remaja. Tehnik pengambilan sampel  dengan menggunakan Random Sampling dimana sampel diambil secara acak sebagai responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Prosedur pengolaan datadengan Editing, Coding, Processing,Cleaning. Analisis data dengan univariat dan bivariat dengan uji squahre. Hasil penelitian: Menunjukkan diketahui bahwa Mayoritas Peran Teman Sebaya berpengaruh  terhadap gizi Remaja127  orang dengan (37,9%.) dan Peran teman sebaya  tidak berpengaruh 208 dengan (62,01%) , P value 0,000. Simpulan:  Terdapat Pengaruh Peran teman sebaya Terhadap Gizi Lebih Pada Remaja diEra Pandemi Covid 19 di Pekanbaru.Saran Peran teman sebaya menunjukkan adanya pengaruh terhadap kejadian gizi lebih Khususnya untuk remaja. Oleh karena itu menjaga pola makan dengan makanan yang lebih sehat dengan gizi seimbang  Kata kunci: Peran Teman Sebaya, Gizi Lebih, Remaja
The Relationship Between Gadget Use And Socio-Emotional Development Of Preschool Children In Islamic Kindergarten Integrated Raudhatul Jannah Senapelan Alwashliyah Pekanbaru City Qomariah, Siti; Selvi Panggabean; Dewi Sartika Siagian
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v10i2.7670

Abstract

Introduction According to WHO in 2020, there were at least 3.9 billion preschool-aged children using gadgets in the world. According to WHO in 2017, it was reported that 5-25% of preschool children experienced social emotional development disorders. The purpose of this study was to determine the relationship between gadget use and social emotional development in preschool children. This research method was correlational analytic with a cross-sectional approach, conducted at the Raudhatul Jannah Alwashliyah Senapelan Integrated Islamic Kindergarten, Pekanbaru City on May 27-June 3, 2025 with a population of 74 students. The sampling technique was purposive sampling, with a sample of 62 respondents. The instruments used were a gadget use duration questionnaire and KMME (Mental Emotional Problems Questionnaire). Data analysis used univariate frequency distribution analysis and bivariate Spearman rho statistical test (0.05). The results of the study stated that the Spearman rho statistical test produced ap value of 0.000 (p < 0.05), which means. So, it can be concluded that there is a relationship between the duration of gadget use and the social and emotional development of preschool children.
Deteksi Dini Anemia Pada Remaja Dengan Pemeriksaan Hemoglobin Sekolah Alam Cefa Islamic School Qomariah, Siti; Herlina, Sara; Sartika, Wiwi; Wulandini, Putri; Darmadi, Darmadi
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v2i2.226

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan ketika jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (HB) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis tubuh. Pada umumnya Anemia banyak terjadi pada kalangan remaja yang ditandai dengan gejala misalnya mudah, wajah pucat, nafsu makan berkurang, mudah mengantuk. Hal ini dapat menyebabkan aktivitas remaja dan prestasi belajar menurun. Tujuan dari pengabdian yang dilakukan ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai anemia pada remaja dengan Pemeriksaan Hemoglobin di Sekolah alam CEFA Islamic School. Beberapa tahapan yang dilakukan diantaranya, Tahap I penyuluhan dan ceramah Tanya, Tahap II Praktik Pemeriksaan Hemoglobin dan Tahap III Evaluasi terhadap tentang Anemia pada Remaja. Di Sekolah alam CEFA Islamic School. Dari hasil pemeriksaan terhadap 12 peserta didik sekolah alam CEFA Islamic School terdapat 3 orang dengan anemia ringan, sedangkan 9 orang masih dalam kategori normal. Hasil evaluasi tahap 1 dengan memberikan questioner pretes dan post tes yaitu pemahanan peserta didik terkait anemia pada saat pretes yaitu 5 orang dengan nilai > 70 dan 7 orang < 70, sedangkan pada saat post tes 11 orang dengan nilai >70 dan 1 orang dengan nilai < 70. Ini menunjukkan para peserta didik mendapatkan pemahaman terkait anemia setelah paparan penyuluhan disampaikan.
Co-Authors Abda Abda ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Alfitrah, M Yazid Al’ayyubi, Sholahuddin Anwar, Aida Choirul Apriansyah, Adam Hasyim Ayu, Diyan Putri Devi Risma Dewi Sartika Siagian Dini Sukmalara Donalizarti, Donalizarti Elgara, Rendra Febrian, M Agil Febrianita, Yulia Febryan, Muhammad Dimas Handayani, Fajar Sri Hapzi Ali Hasan Sazali Herlina, Sara Isnawati Isnawati Jarkasih Hrp, Ibnu Alwi Juwita, Sellia K, Putri Halimaini Kadenun Kadenun, Kadenun Kinasih, Ayang Kusuma Wardany Lady Cindy Soewarlan, Lady Cindy Larassati, Larassati Lisdiana Lisdiana liza, Nurma Lubis, Zulfahmi Lumban Nauli Lumban Toruan Mahariah Mardianto Mardianto Mariana, Erni Maryanti, Adelina Masdar Masdar Melia, Fransisca Putri Milsan, Haidar Muhlisatul Mahmudah, Muhlisatul Mulahela, Hamdani Muttaqien, Adi Yusuf Namira, Ananda Nasution, Indah Widya Jaya Putri Nasution, Itto Nesyia Nasution, Ummi Nadrah Nedriyan, Huli Sabpa Niallah, Shoffyah Athyah Ningsih, Gadis Yulia Nurmaliza, Nurmaliza NURUL KHOTIMAH Rangan, Andi Yusika Ratih, Rini Hariani Relida, Nova Repi, Predi Ari Ria Novianti Rizwandi, Muhammad Roni Saputra, Roni Rosiana, Rizky Salwa, Samaratus Saniya, Saniya sapri sapri Sara Herlina Selvi Panggabean Setiono Setiono Shinta, Novelia Siagian, Dewi Sartika Sidoretno, Wahyu Margi Sirait, Azyana Alda Siti Halimah Suhendra, Afni SYAKIRA, KHAIRINNISA Tasya Amelia Putri Siregar Teguh Ansori Ubaidillah, Moh Ummi Rosyidah, Ummi Utari, Anggie Sri Wiwi Sartika Wiwi Sartika Wulan Christijanti Wulandini, Putri Yunita Yunita Zaini Dahlan