p-Index From 2021 - 2026
5.766
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PAUD Teratai Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi KESMARS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Jurnal Studia Insania Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JOMIS (Journal of Midwifery Science) Academy of Education Journal JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Jurnal Maternitas Kebidanan Jurnal Borneo Saintek Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Indonesia Berdaya Colostrum Jurnal Kebidanan JKMM JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN) Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Journal of Community Development and Disaster Management Life Science Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan DiJITAC : Digital Journal of Information Technology and Communication Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Mudabbir: Journal Research and Education Studies TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Jurnal Salingka Abdimas Jurnal Keperawatan Duta Medika BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi International Journal of Midwifery and Health Sciences Social Science Academic Jurnal Pengabdian Sosial El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Midwifery Journal Reflektika
Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Bahan Ajar dan Sumber Belajar Berbasis Pengalaman Belajar dan Outcome di Tingkat Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi Nasution, Ummi Nadrah; Qomariah, Siti; Utari, Anggie Sri; Halimah, Siti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Juli-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v4i2.575

Abstract

This study aims to design an outcomes-based learning experience in Islamic Religious Education (PAI) that focuses on spiritual development and the application of religious values ??in real life. This approach is expected to go beyond mere academic achievement by emphasizing behavioral transformation and internalization of students' religious values. The research method used is a qualitative study with a library research approach. Data were collected through document analysis in the form of books, journals, and scientific articles. The results of the study indicate that outcomes-based learning designed with a contextual approach and based on real experiences can improve students' religious understanding, spiritual appreciation, and skills in applying religious teachings in everyday life. Thus, PAI learning not only functions as a transfer of knowledge, but also as a means of character and spirituality formation that is relevant to the challenges of modern life.
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sma Kartikatama Kota Metro Qomariah, Siti; Rosyidah, Ummi; mariana, erni; Wardany, Kusuma; Kinasih, Ayang; Utami, Endang Sri
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i4.2630

Abstract

Abstract: Scientific work can be used by teachers as a facility for communicating new information, ideas, studies, and research results to the general public. The preparation of scientific papers is very meaningful for the professional development of teachers, but in reality, the culture of writing scientific papers among teachers is still low. Meanwhile, the teacher can write scientific papers based on the implementation of the teacher's creativity and criticality in the daily activities that are observed and experienced in creating a better quality of education to achieve maximum learning results. This program aims to conduct training in the preparation of scientific papers in this matter scientific postings for teachers of SMA Kartikatama Metro. This program is carried out using a classical approach which is tried by giving lectures and delivering modules and individual approaches are tried when accompanying participants in writing scientific papers. Achievement of the target number of participants as well as the objectives of this training can be assessed as good. Within 2 weeks as many as 3 teachers have tried to write scientific posts. All the modules that have been planned can be informed to the participants, even though there are many time constraints there are some modules that are informed in an outline. The expertise of the participants can be seen from the ability to compose scientific papers that can be considered good.Keywords: scientific work; teacher; training. Abstrak: Karya ilmiah dapat digunakan guru sebagai fasilitas mengomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian, serta hasil riset kepada khalayak umum. Penyusunan karya ilmiah sangat berarti untuk pengembangan keprofesionalan guru, tetapi pada kenyataannya budaya menulis karya ilmiah di kalangan guru masih rendah. Sementara itu guru bisa menulis karya ilmiah bersumber pada implementasi kreatifitas serta kekritisan guru terhadap kegiatan tiap hari yang diamati serta dialaminya dalam menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik sehingga menggapai hasil belajar yang maksimal. Tujuan program ini merupakan melakukan pelatihan penyusunan karya tulis ilmiah dalam perihal ini postingan ilmiah untuk guru SMA Kartikatama Metro. Program ini dilaksanakan memakai pendekatan klasikal yang dicoba dengan membagikan ceramah serta penyampaian modul serta pendekatan individual dicoba pada saat mendampingi peserta dalam menulis karya ilmiah. Ketercapaian sasaran jumlah partisipan serta tujuan pelatihan ini bisa dinilai baik. Dalam kurun waktu 2 pekan sebanyak 3 orang guru sudah berupaya menulis postingan ilmiah. Seluruh modul yang sudah direncanakan bisa di informasikan kepada paserta, walaupun terdapat banyak keterbatasan waktu terdapat sebagian modul yang  di informasikan secara garis besar. Keahlian paserta dilihat dari kemampuan menyusun karya ilmiah yang dapat dinilai baik.Kata kunci: guru; karya ilmiah; pelatihan.
Tari Inai: Identitas Budaya Masyarakat Desa Kuala Bangka, Kabupaten Labuhanbatu Utara Qomariah, Siti; Sazali, Hasan; Batubara, Abdul Karim
Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Mahesa Research Center (PT. Mahesa Global Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.299 KB) | DOI: 10.34007/warisan.v2i1.707

Abstract

This article discusses the Inai Dance in Kuala Bangka Village, North Labuhanbatu Regency. Inai Dance is a typical dance from the North Labuhanbatu Malay community which is usually performed at wedding processions. This study uses the historical method in four writing steps, namely; heuristics, verification or criticism, interpretation, and historiography, with a cultural approach. In its history, it is not known when and who brought the Inai Dance to Kuala Bangka Village. However, according to several sources, this tradition has long been practiced by the Malay community in this village. Inai Dance is a dance that comes from the acculturation of local culture with Arabic (Islamic) culture. This dance is usually performed by three dancers who will dance this dance in turn. Inai Dance is a dance that is performed during the procession of plain flour. This dance is performed in front of the bride and groom, apart from being an entertainment for the two brides, it also pays tribute to them as a king and queen for a day.
Pengaruh Uang Saku Terhadap Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja di Masa Pandemi Covid-19 Sartika, Wiwi; Herlina, Sara; Qomariah, Siti; Juwita, Sellia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1999

Abstract

Latar Belakang: Gizi   lebih   menjadi   permasalahan   yang   sangat  penting  terkait  pada  kesehatan  masa  yang  akan  datang.    Permasalahan     ini     menjadi    evaluasi  terhadap  diri  sendiri  dan  juga  kepada  pemangku  kebijakan   dalam   menanggulangi   kejadian   gizi  lebih   di   Indonesia. Tujuan: adalah untuk mengertahui pengaruh Uang Saku terhadap gizi lebih pada Remaja dimasa Pandemi Covid 19. Metode: Penelitain ini menggunakan   survey analitik dengan designcross sectional. Populasi dalam Penelitian ini seluruh Remaja yang ada di Pekanbaru dan sampel sebanyak 335 Remaja.Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Random Sampling dimana sampel diambil secara acak sebagai responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Hasil penelitian:Menunjukkan bahwa Mayoritas Uang Saku terhadap gizi Remaja adalah baik sebanyak 83  dengan (54,24%) dan Orang tua yang tidak berperan Terhadap Gizi Remaja sebanyak 70 orang dengan (45,75%.), P value 0,000. Simpulan: Terdapat Pengaruh Uang Saku Terhadap Gizi Lebih Pada Remaja diEra Pandemi Covid 19 di Pekanbaru.Kata kunci : Uang Saku, Gizi Lebih, RemajaBackground: Nutrition is becoming a very important issue related to health in the future. This problem becomes an evaluation for themselves and also for policy makers in tackling the incidence of overnutrition in Indonesia. Objective: to determine the effect of pocket money on overnutrition in adolescents during the Covid 19 pandemic. Methods: This study uses an analytical survey with a cross-sectional design. The population in this study were all teenagers in Pekanbaru and a sample of 335 teenagers. The sampling technique used was random sampling where the sample was taken randomly as a respondent. The research instrument used was in the form of a questionnaire. The results: Shows that the majority of pocket money on adolescent nutrition is good as many as 83 with (54.24%) and parents who do not play a role in adolescent nutrition as many as 70 people with (45.75%.), P value 0.000. Conclusion: There is an Influence of Pocket Money on Over Nutrition in Teenagers in the Era of the Covid 19 Pandemic in Pekanbaru.Keywords: Pocket Money, Over Nutrition, Teenagers
Pemeriksaan Hemoglobidan Edukasi Anemia Dengan endekatan Komplementer Pada Remaja Putri Qomariah, Siti; Darmadi, Darmadi; Juwita, Sellia; Saniya, Saniya; Donalizarti, Donalizarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.891

Abstract

Anemia is a nutritional problem throughout the world, especially in developing countries, including Indonesia. According to WHO, the prevalence of anemia in women in Indonesia is 23.9%, divided between the prevalence of anemia in women aged 5 to 14 years which is 26.4% and the prevalence of anemia in women aged 15 to 25 years which is 18.4%. Based on the results of Riskesdas in 2018, it was recorded that 26.8% of children aged 5-14 years suffered from anemia and 32% aged 15-24 years. Adolescent girls are 10 times more likely to suffer from anemia than teenagers. This community service is providing education and counseling regarding anemia to young women using a complementary approach at SMAN 7 Pekanbaru so that young women are related to anemia using a complementary approach. In this community service, Phase I Preparation is Anemia Education, Phase II Implementation is HB Examination and Phase III Evaluation is Evaluation of Anemia in Adolescents.  From the results of the HB examination of 137 teenage girls at SMAN 7 Pekanbaru, there were 7 teenage girls with mild anemia, while 137 were still in the normal category. There is still a lack of information regarding anemia in teenagers and examination results still show that young women have anemia.ABSTRAKAnemia adalah suatu masalah gangguan gizi di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Menurut WHO, prevalensi anemia pada perempuan di Indonesia sebesar 23,9%, terbagi antara prevalensi anemia pada perempuan usia 5 sampai 14 tahun sebesar 26,4% dan prevalensi anemia pada perempuan usia 15 hingga 25 tahun yaitu 18,4%. Berdasarkan hasil Riskesdas pada tahun 2018, tercatat sebesar 26,8% anak usia 5-14 tahun menderita anemia dan 32% pada usia 15-24 tahun. Remaja perempuan 10 kali lebih mungkin mengalami menderita anemia dibandingkan remaja. Pengabdian kepada masyarakat ini adalah Memberikan Edukasi dan penyuluhan terkait Anemia pada remaja puteri dengan pendekatan komplementer di SMAN 7 Pekanbaru sehingga remaja puteri terkait Anemia dengan pendekatan komplementer. Dalam pengabdian masyarakat ini Tahap I Persiapan yaitu Edukasi Anemia, Tahapan II Pelaksanaan yaitu Pemeriksaan HB dan Tahap III Evaluasi yaitu Evaluasi tentang Anemia pada Remaja.  Dari hasil pemeriksaan  HB terhadap 137 remaja puteri SMAN 7 Pekanbaru terdapat 7 remaja puteri dengan anemia ringan, sedangkan 130 orang masih dalam kategori normal. Masih kurangnya informasi terkait anemia pada remaja dan hasil pemeriksaan masih ada menunjukkan remaja puteri mengalami anemia.
Peran Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya dalam Membentuk Keluarga Sakinah para Tunagrahita Qomariah, Siti; Ansori, Teguh
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 2 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i2.1031

Abstract

Abstrak Desa merupakan unit pemerintahan terkecil yang mewujudkan pembangunan melalui pemberdayaan yang memiliki konsep dan tahapan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat dimulai dari komponen terkecil yaitu keluarga. Dalam kehidupan berkeluarga terdapat setiap fungsi dan tanggung jawab setiap anggota keluarga untuk mencapai kehidupan yang harmonis. Keluarga memiliki karakteristik yang berbeda-beda dengan perjalanan kehidupan yang berbeda pula. Maka dari itu penelitian ini membahas tentang fenomena yang ada di Dusun Tanggungrejo Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo tentang masyarakat tunagrahita yang diberdayakan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya. Pemberdayaan ini memiliki peran dalam membentuk keluarga sakinah para tunagrahita. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan memperhatikan teori Fungsinalisme Struktural oleh Talcott Parson yang menganalogikan bahwa masyarakat seperti halnya makhuk hidup yang terus tumbuh dan melihat empat fungsi imperatif AGIL dalam menganalisis tatanan sosial. Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya di Dusun Tanggungrejo Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo merupakan tempat pemberdayaan masyarakat tunagrahita dan masyarakat miskin. Kegiatan yang dilakukan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya adalah pemberdayaan di bidang keterampilan dan bidang peternakan. Masyarakat tunagrahita merupakan masyarakat yang memiliki keterbatasan intelektual yang menyebabkan mereka berada pada kondisi dibawah normal. Masyarakat tunagrahita yang ada di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya merupakan tunagrahita dengan kategori ringan dan sedang. Keluarga tunagrahita dapat memenuhi kebutuhan pokok anggota keluarga dengan penghasilan dari pemberdayaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya. Keluarga sakinah para tunagrahita dapat terwujud melalui pembinaan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya. Kata Kunci: Peran, Lembaga Kesejahteraan Sosial, Keluarga sakinah Abstract The village is the smallest government unit that realizes development through empowerment which has concepts and stages aimed at the welfare of the community. In realizing the welfare of society, it can be started from the smallest component, namely the family. In family life there are every function and responsibility of each family member to achieve a harmonious life. Families have different characteristics with different life journeys. Therefore, this study discusses the phenomena that exist in the Hamlet of Responsibilities, Karangpatihan Village, Balong District, Ponorogo Regency about the mentally retarded community who are empowered through the Social Welfare Institution (LKS) Rumah Harapan Mulya. This empowerment has a role in forming a sakinah family for the mentally retarded. This research is a qualitative research by paying attention to the theory of Structural Functionalism by Talcott Parson which makes an analogy that society is like a living being that continues to grow and sees the four imperative functions of AGIL in analyzing social order. The Social Welfare Institution (LKS) Rumah Harapan Mulya in the Hamlet of Responsibilities, Karangpatihan Village, Balong District, Ponorogo Regency is a place for empowering mentally retarded and poor communities. Activities carried out through the Social Welfare Institution (LKS) Rumah Harapan Mulya are empowerment in the field of skills and the field of animal husbandry. The mentally retarded community is a society that has intellectual limitations that cause them to be in a below normal condition. The mentally retarded community in the Rumah Harapan Mulya Social Welfare Institution (LKS) is mentally retarded with mild and moderate categories. Mentally retarded families can meet the basic needs of family members with income from empowerment at the Rumah Harapan Mulya Social Welfare Institution (LKS). The sakinah family of the mentally retarded can be realized through guidance from the Rumah Harapan Mulya Social Welfare Institution (LKS). Keywords: Role, Social Welfare Institution, Sakinah Family
ANALISIS HUBUNGAN BODY IMAGE DAN PENGETAHUAN TERHADAP STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMAN 2 TAMBANG Herlina, Sara; Qomariah, Siti; Sartika, Wiwi
Colostrum Jurnal Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi yang paling sering terjadi pada remaja adalah kurangnya asupan gizi yang mengakibatkan kurang gizi yaitu terlalu kurus dan dapat terkena anemia karena kekurangan zat besi. Selain itu masalah gizi yang sering muncul adalah kelebihan asupan gizi yang dapat menyebabkan obesitas. Status gizi remaja dipengaruhi oleh body imege dan pengetahuan, disamping oleh faktor lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dan pengetahuan terhadap status gizi remaja putri. Penelitian menggunakan desain penelitian Analitik-korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang dengan teknik pengambilan sampel simpel random sampling. Hasil analisa univariat mayoritas responden memiliki boby image positif sebanyak 42 orang (59,2%) dan memiliki pengetahuan baik sebanyak 43 orang (60,6%). Hasil analisa bivariat diperoleh hasil penelitian ada hubungan signifikan antara body image (p-value: 0,013) dengan status gizi remaja putri dan ada hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value: 0,000) dengan status gizi remaja putri. Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara body image dan pengetahuan terhadap status gizi remaja. Bagi pihak sekolah, yaitu melakukan kerjasama antara para guru dengan pihak puskesmas untuk mengadakan penyuluhan dan edukasi gizi mengenai berat badan dan tinggi badan normal serta makanan yang baik untuk dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan remaja.
AKTUALISASI LONG LIFE EDUCATION PRESPEKTIF HADIS RIWAYAT IBNU MAJAH NOMOR 220 Febrian, M Agil; Lubis, Zulfahmi; Sirait, Azyana Alda; Jarkasih Hrp, Ibnu Alwi; Qomariah, Siti
Reflektika Vol 18, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v18i1.1536

Abstract

This article is entitled Actualization of Long Life Education Perspective Hadith History of Ibnu Majag Number 220. This research aims to find out the Takhrij of H.R. Ibnu Majah No. 220, to find out the actualization of life long education perspective of H.R Ibnu Majah no. 220. This research uses library research, namely research conducted by using literature (libraries) in the form of books, notes or reports of research results from previous research. After the data was analyzed, the research results were obtained, that Long Life Education is a concept of continuous and continuous learning (continuing-learning) from the cradle to the end of life. From the Prophet's point of view, there are two components in lifelong education life. Prenatal education is education that occurs before birth and covers topics such as choosing a partner, marriage, and pregnancy. The second type of education is postnatal, or education that takes place after birth and includes education after the birth period, including: infant, childhood, childhood and adult education. This statement is in accordance with HR. with obligations as a servant of Allah SWT. Muslims here include both men and women.  
PELATIHAN SECARA DARING PEMANFAATN MENDELEY SEBAGAI SOFTWARE MANAJEMEN REFERENSI DARI KARYA ILMIAH Qomariah, Siti; Rangan, Andi Yusika; Arriyanti, Eka
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2248

Abstract

The Covid-19 pandemic does not prevent it from continuing to improve self-knowledge and competence. But the way it is done is no longer offline or face-to-face to be present in an activity or class but is carried out online. One of the improvements in self-competence that students must have is the ability to manage citations and reference articles from various scientific journals. one of the citation software that can be cloud-based and also desktop-based is mendeley. the activities carried out are open to the public in the framework of community development programs with the aim of increasing the ability to write scientific papers. Activities are carried out by lecture and practice methods, for the delivery of material is carried out by the lecture method, yes answer, demostration or practice. while to find out the success of an activity, a surver is carried out in the form of pretests and post tests. All activities are carried out online using zoom and google forms. from the results of the pre-test and post-test, there was an increase in the ability of trainees from 43.8% to 74.54%The Covid-19 pandemic does not prevent it from continuing to improve self-knowledge and competence. But the way it is done is no longer offline or face-to-face to be present in an activity or class but is carried out online. One of the improvements in self-competence that students must have is the ability to manage citations and reference articles from various scientific journals. one of the citation software that can be cloud-based and also desktop-based is mendeley. the activities carried out are open to the public in the framework of community development programs with the aim of increasing the ability to write scientific papers. Activities are carried out by lecture and practice methods, for the delivery of material is carried out by the lecture method, yes answer, demostration or practice. while to find out the success of an activity, a surver is carried out in the form of pretests and post tests. All activities are carried out online using zoom and google forms. from the results of the pre-test and post-test, there was an increase in the ability of trainees from 43.8% to 74.54%
PELATIHAN COMPUTATIONAL THINKING BAGI GURU MI DAN MTs AD DAUD KOTA SAMARINDA: PKM Qomariah, Siti; Rahman, Fathur; Wibowo, Arista
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3034

Abstract

Computational Thinking (CT) adalah proses berfikir untuk memformulasikan persoalan dan solusinya. Metode pemecahan masalahnya menerapkan teknik dari ilmu komputer (informatika). Penerapan pendekatan computational thinking dalam proses pembelajaran akan memungkinkan siswa untuk membuat hubungan antara materi pelajaran dan kehidupan mereka di luar kelas. Kegiatan Pengabidan masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada sekolah terkait metode computational thinking. Hasil yang diharapkan adalah metode computational thinking (CT) ini dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di sekolah, sehingga mendorong siswa untuk berpikir lebih komputasi. Selain itu, diharapkan para guru mampu mempersiapkan siswa untuk berkompetisi di Bebras Challenge Indonesia sebagai kompetisi Computational Thinking. Kegiatan ini terdiri dari pemaparan computational thinking, pembahasan soal menggunakan computational thinking, dan pengenalan Bebras Challenge. Pada kegiatan pengabdian ini peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai Computational Thinking serta adanya feedback penilaian bagi fasilitator
Co-Authors ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Alfitrah, M Yazid Al’ayyubi, Sholahuddin Anwar, Aida Choirul Anwari, Muhammad Irfan Apriansyah, Adam Hasyim Arriyanti, Eka Ayu, Diyan Putri Darmadi Darmadi Devi Risma Dewi Sartika Siagian Donalizarti, Donalizarti Elgara, Rendra Endang Sri Utami Fathur Rahman Febrian, M Agil Febrianita, Yulia Febryan, Muhammad Dimas Handayani, Fajar Sri Hapzi Ali Hasan Sazali Herlina, Sara Indradewa, Rhian Isnawati Isnawati Jarkasih Hrp, Ibnu Alwi Jumiyati Jumiyati, Jumiyati Juwita, Sellia K, Putri Halimaini Kadenun Kadenun, Kadenun Kinasih, Ayang Kusuma Wardany Larassati, Larassati Lisdiana Lisdiana liza, Nurma Lubis, Zulfahmi Mahariah Mardianto Mardianto Mariana, Erni Maryanti, Adelina Masdar Masdar Melia, Fransisca Putri Milsan, Haidar Muhlisatul Mahmudah, Muhlisatul Mulahela, Hamdani Muttaqien, Adi Yusuf Namira, Ananda Nasution, Indah Widya Jaya Putri Nasution, Itto Nesyia Nasution, Ummi Nadrah Nedriyan, Huli Sabpa Niallah, Shoffyah Athyah Ningsih, Gadis Yulia Nur Aisyah Nurmaliza, Nurmaliza nurul khotimah Rangan, Andi Yusika Ratih, Rini Hariani Relida, Nova Repi, Predi Ari Ria Novianti Rizwandi, Muhammad Roni Saputra, Roni Rosiana, Rizky Salwa, Samaratus Saniya, Saniya sapri sapri Sara Herlina Selvi Panggabean Setiono Setiono Shinta, Novelia Siagian, Dewi Sartika Sidoretno, Wahyu Margi Sirait, Azyana Alda Siti Halimah Suhendra, Afni Tasya Amelia Putri Siregar Teguh Ansori Ubaidillah, Moh Ummi Rosyidah, Ummi Utari, Anggie Sri Wahyuni, Siti Aisyah Wibowo, Arista Wiwi Sartika Wiwi Sartika Wulan Christijanti Wulandini, Putri Yunita Yunita Zaini Dahlan