p-Index From 2021 - 2026
5.524
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PAUD Teratai Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE KESMARS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Jurnal Studia Insania Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Academy of Education Journal JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Jurnal Maternitas Kebidanan Jurnal Borneo Saintek Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Indonesia Berdaya Colostrum Jurnal Kebidanan JKMM JIDAN (JURNAL ILMIAH KEBIDANAN) Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Journal of Community Development and Disaster Management Life Science Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan DiJITAC : Digital Journal of Information Technology and Communication Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Salingka Abdimas Jurnal Keperawatan Duta Medika BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi International Journal of Midwifery and Health Sciences Social Science Academic Jurnal Pengabdian Sosial El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal AFIAT Midwifery Journal Reflektika Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing) Water and Marine Pollution Journal: PoluSea
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemeriksaan Hemoglobidan Edukasi Anemia Dengan endekatan Komplementer Pada Remaja Putri Qomariah, Siti; Darmadi, Darmadi; Juwita, Sellia; Saniya, Saniya; Donalizarti, Donalizarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.891

Abstract

Anemia is a nutritional problem throughout the world, especially in developing countries, including Indonesia. According to WHO, the prevalence of anemia in women in Indonesia is 23.9%, divided between the prevalence of anemia in women aged 5 to 14 years which is 26.4% and the prevalence of anemia in women aged 15 to 25 years which is 18.4%. Based on the results of Riskesdas in 2018, it was recorded that 26.8% of children aged 5-14 years suffered from anemia and 32% aged 15-24 years. Adolescent girls are 10 times more likely to suffer from anemia than teenagers. This community service is providing education and counseling regarding anemia to young women using a complementary approach at SMAN 7 Pekanbaru so that young women are related to anemia using a complementary approach. In this community service, Phase I Preparation is Anemia Education, Phase II Implementation is HB Examination and Phase III Evaluation is Evaluation of Anemia in Adolescents.  From the results of the HB examination of 137 teenage girls at SMAN 7 Pekanbaru, there were 7 teenage girls with mild anemia, while 137 were still in the normal category. There is still a lack of information regarding anemia in teenagers and examination results still show that young women have anemia.ABSTRAKAnemia adalah suatu masalah gangguan gizi di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Menurut WHO, prevalensi anemia pada perempuan di Indonesia sebesar 23,9%, terbagi antara prevalensi anemia pada perempuan usia 5 sampai 14 tahun sebesar 26,4% dan prevalensi anemia pada perempuan usia 15 hingga 25 tahun yaitu 18,4%. Berdasarkan hasil Riskesdas pada tahun 2018, tercatat sebesar 26,8% anak usia 5-14 tahun menderita anemia dan 32% pada usia 15-24 tahun. Remaja perempuan 10 kali lebih mungkin mengalami menderita anemia dibandingkan remaja. Pengabdian kepada masyarakat ini adalah Memberikan Edukasi dan penyuluhan terkait Anemia pada remaja puteri dengan pendekatan komplementer di SMAN 7 Pekanbaru sehingga remaja puteri terkait Anemia dengan pendekatan komplementer. Dalam pengabdian masyarakat ini Tahap I Persiapan yaitu Edukasi Anemia, Tahapan II Pelaksanaan yaitu Pemeriksaan HB dan Tahap III Evaluasi yaitu Evaluasi tentang Anemia pada Remaja.  Dari hasil pemeriksaan  HB terhadap 137 remaja puteri SMAN 7 Pekanbaru terdapat 7 remaja puteri dengan anemia ringan, sedangkan 130 orang masih dalam kategori normal. Masih kurangnya informasi terkait anemia pada remaja dan hasil pemeriksaan masih ada menunjukkan remaja puteri mengalami anemia.
Peran Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya dalam Membentuk Keluarga Sakinah para Tunagrahita Qomariah, Siti; Ansori, Teguh
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 2 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i2.1031

Abstract

Abstrak Desa merupakan unit pemerintahan terkecil yang mewujudkan pembangunan melalui pemberdayaan yang memiliki konsep dan tahapan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat dimulai dari komponen terkecil yaitu keluarga. Dalam kehidupan berkeluarga terdapat setiap fungsi dan tanggung jawab setiap anggota keluarga untuk mencapai kehidupan yang harmonis. Keluarga memiliki karakteristik yang berbeda-beda dengan perjalanan kehidupan yang berbeda pula. Maka dari itu penelitian ini membahas tentang fenomena yang ada di Dusun Tanggungrejo Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo tentang masyarakat tunagrahita yang diberdayakan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya. Pemberdayaan ini memiliki peran dalam membentuk keluarga sakinah para tunagrahita. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan memperhatikan teori Fungsinalisme Struktural oleh Talcott Parson yang menganalogikan bahwa masyarakat seperti halnya makhuk hidup yang terus tumbuh dan melihat empat fungsi imperatif AGIL dalam menganalisis tatanan sosial. Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya di Dusun Tanggungrejo Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo merupakan tempat pemberdayaan masyarakat tunagrahita dan masyarakat miskin. Kegiatan yang dilakukan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya adalah pemberdayaan di bidang keterampilan dan bidang peternakan. Masyarakat tunagrahita merupakan masyarakat yang memiliki keterbatasan intelektual yang menyebabkan mereka berada pada kondisi dibawah normal. Masyarakat tunagrahita yang ada di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya merupakan tunagrahita dengan kategori ringan dan sedang. Keluarga tunagrahita dapat memenuhi kebutuhan pokok anggota keluarga dengan penghasilan dari pemberdayaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya. Keluarga sakinah para tunagrahita dapat terwujud melalui pembinaan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya. Kata Kunci: Peran, Lembaga Kesejahteraan Sosial, Keluarga sakinah Abstract The village is the smallest government unit that realizes development through empowerment which has concepts and stages aimed at the welfare of the community. In realizing the welfare of society, it can be started from the smallest component, namely the family. In family life there are every function and responsibility of each family member to achieve a harmonious life. Families have different characteristics with different life journeys. Therefore, this study discusses the phenomena that exist in the Hamlet of Responsibilities, Karangpatihan Village, Balong District, Ponorogo Regency about the mentally retarded community who are empowered through the Social Welfare Institution (LKS) Rumah Harapan Mulya. This empowerment has a role in forming a sakinah family for the mentally retarded. This research is a qualitative research by paying attention to the theory of Structural Functionalism by Talcott Parson which makes an analogy that society is like a living being that continues to grow and sees the four imperative functions of AGIL in analyzing social order. The Social Welfare Institution (LKS) Rumah Harapan Mulya in the Hamlet of Responsibilities, Karangpatihan Village, Balong District, Ponorogo Regency is a place for empowering mentally retarded and poor communities. Activities carried out through the Social Welfare Institution (LKS) Rumah Harapan Mulya are empowerment in the field of skills and the field of animal husbandry. The mentally retarded community is a society that has intellectual limitations that cause them to be in a below normal condition. The mentally retarded community in the Rumah Harapan Mulya Social Welfare Institution (LKS) is mentally retarded with mild and moderate categories. Mentally retarded families can meet the basic needs of family members with income from empowerment at the Rumah Harapan Mulya Social Welfare Institution (LKS). The sakinah family of the mentally retarded can be realized through guidance from the Rumah Harapan Mulya Social Welfare Institution (LKS). Keywords: Role, Social Welfare Institution, Sakinah Family
ANALISIS HUBUNGAN BODY IMAGE DAN PENGETAHUAN TERHADAP STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMAN 2 TAMBANG Herlina, Sara; Qomariah, Siti; Sartika, Wiwi
Colostrum Jurnal Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi yang paling sering terjadi pada remaja adalah kurangnya asupan gizi yang mengakibatkan kurang gizi yaitu terlalu kurus dan dapat terkena anemia karena kekurangan zat besi. Selain itu masalah gizi yang sering muncul adalah kelebihan asupan gizi yang dapat menyebabkan obesitas. Status gizi remaja dipengaruhi oleh body imege dan pengetahuan, disamping oleh faktor lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dan pengetahuan terhadap status gizi remaja putri. Penelitian menggunakan desain penelitian Analitik-korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang dengan teknik pengambilan sampel simpel random sampling. Hasil analisa univariat mayoritas responden memiliki boby image positif sebanyak 42 orang (59,2%) dan memiliki pengetahuan baik sebanyak 43 orang (60,6%). Hasil analisa bivariat diperoleh hasil penelitian ada hubungan signifikan antara body image (p-value: 0,013) dengan status gizi remaja putri dan ada hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value: 0,000) dengan status gizi remaja putri. Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara body image dan pengetahuan terhadap status gizi remaja. Bagi pihak sekolah, yaitu melakukan kerjasama antara para guru dengan pihak puskesmas untuk mengadakan penyuluhan dan edukasi gizi mengenai berat badan dan tinggi badan normal serta makanan yang baik untuk dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan remaja.
AKTUALISASI LONG LIFE EDUCATION PRESPEKTIF HADIS RIWAYAT IBNU MAJAH NOMOR 220 Febrian, M Agil; Lubis, Zulfahmi; Sirait, Azyana Alda; Jarkasih Hrp, Ibnu Alwi; Qomariah, Siti
Reflektika Vol 18, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v18i1.1536

Abstract

This article is entitled Actualization of Long Life Education Perspective Hadith History of Ibnu Majag Number 220. This research aims to find out the Takhrij of H.R. Ibnu Majah No. 220, to find out the actualization of life long education perspective of H.R Ibnu Majah no. 220. This research uses library research, namely research conducted by using literature (libraries) in the form of books, notes or reports of research results from previous research. After the data was analyzed, the research results were obtained, that Long Life Education is a concept of continuous and continuous learning (continuing-learning) from the cradle to the end of life. From the Prophet's point of view, there are two components in lifelong education life. Prenatal education is education that occurs before birth and covers topics such as choosing a partner, marriage, and pregnancy. The second type of education is postnatal, or education that takes place after birth and includes education after the birth period, including: infant, childhood, childhood and adult education. This statement is in accordance with HR. with obligations as a servant of Allah SWT. Muslims here include both men and women.  
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU PREMENOPAUSE DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENOPAUSE SYAKIRA, KHAIRINNISA; SUKMALARA, DINI; QOMARIAH, SITI
Afiat Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i2.5306

Abstract

Latar Belakang: Menopause merupakan tahap akhir dari masa reproduksi wanita yang sering disertai gejala fisik dan psikologis yang mengganggu. Di Indonesia, wanita usia 40–49 tahun yang memasuki masa premenopause mencapai 17,8 juta jiwa. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang tepat terhadap menopause menyebabkan ketidaksiapan dalam menghadapinya. Tujuan penelitian mengindentifikasi hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan menghadapi menopause. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelatif pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 75 ibu, dengan total sampling. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (42,7%), sikap baik (52%), dan kesiapan yang tinggi (58,7%). Uji bivariat antara pengetahuan dengan kesiapan (p = 0,000) dan sikap dengan kesiapan (p = 0,001). Karena nilai p ≤ 0,05, maka Ho ditolak. Simpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan ibu premenopause dalam menghadapi menopause. Saran Diperlukan upaya peningkatan edukasi bagi wanita premenopause untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap positif guna mendukung kesiapan menghadapi menopause. Penyuluhan dapat dilakukan dengan bantuan petugas posbindu melalui berbagai metode yang mudah diakses, seperti pengaplikasian poster edukatif, media cetak, dan media digital lainnya.
Pengaruh Frekuensi Makan Terhadap Kejadian Gizi Lebih pada Remaja di Era Pandemi Covid-19 di Pekanbaru Qomariah, Siti; Herlina, Sara; Sartika, Wiwi; Juwita, Sellia
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 1 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i1.211

Abstract

Latar Belakang: Status Gizi merupakan gambaran ekspresi dari keadaan keseimbangan zat gizi sebagai akibat dari konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi yang dikonsumsi. Menurut hasil laporan Global Health Observatory (GHO), paling sedikit 2,8 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat memiliki status gizi overweight maupun obesitas. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh frekuensi makan terhadap gizi lebih pada Remaja di masa Pandemi COVID-19. Metode: Penelitain ini menggunakan survey analitik dengan designcross sectional. Populasi dalam Penelitian ini seluruh Remaja yang ada di Pekanbaru dan sampel sebanyak 335 Remaja.Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling yang mana sampel diambil secara acak sebagai responden. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Hasil: Mayoritas frekuensi makan >3 kali 67 dengan (43,79%) dan minoritas frekuensi makan 3 kali sebanyak 86 orang dengan (56,20%.). Mayoritas kontrol gizi lebih sebanyak 57 (31,31%) dan minoritas kasus gizi lebih sebanyak 125 (68,68%). Ada pengaruh peran orang tua terhadap gizi lebih pada remaja dengan nilai p value 0,000. Simpulan: Terdapat pengaruh frekuensi makan terhadap gizi lebih pada remaja di era pandemi COVID-19 di Pekanbaru.
Kontaminasi Mikroplastik Pada Insang dan Usus Ikan Tongkol (Auxis thazard) yang Ditangkap di Perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur toruan, lumban nauli lumban; Qomariah, Siti; Soewarlan, Lady Cindy
Water and Marine Pollution Journal: PoluSea Vol. 4 No. 1 (2026): Water and Marine Pollution Journal: PoluSea April 2026
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.polusea.2026.004.01.4

Abstract

Pencemaran mikroplastik menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut karena sifatnya yang persisten, berukuran kecil (≤ 5 mm), dan berpotensi terakumulasi dalam organisme akuatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi dan karakteristik mikroplastik pada organ insang dan usus ikan tongkol (Auxis thazard) yang ditangkap di Perairan Teluk Kupang, Indonesia. Ekstraksi mikroplastik dilakukan melalui destruksi kimia jaringan menggunakan larutan HNO₃ 65%, diikuti filtrasi (0,45 µm), dan identifikasi menggunakan mikroskop. Mikroplastik terdeteksi pada 80,8% individu, dengan tipe fiber sebagai satu-satunya tipe mikroplastik yang ditemukan pada kedua organ, yang menunjukkan dominasi sumber dari serat sintetis yang berkaitan dengan aktivitas domestik dan perikanan. Kelimpahan mikroplastik secara signifikan lebih tinggi pada insang (2,2 ± 1,7 partikel per individu) dibandingkan pada usus (1,2 ± 1,0 partikel per individu), yang menunjukkan peran insang sebagai jalur utama paparan melalui air, sementara keberadaan di usus mencerminkan proses asupan melalui rantai makanan. Mikroplastik berwarna hitam mendominasi baik pada insang (49,3%) maupun usus (43,5%), yang mengindikasikan adanya akumulasi selektif dan/atau perbedaan ketersediaan di lingkungan. Temuan ini menunjukkan adanya berbagai jalur paparan mikroplastik pada ikan pelagis serta menunjukkan dominasi partikel tipe fiber sebagai indikator utama masukan antropogenik di perairan pesisir. Penelitian ini menyediakan data dasar terkait kontaminasi mikroplastik pada ikan pelagis bernilai ekonomis penting serta menekankan urgensi penerapan strategi pengelolaan terpadu untuk mengurangi masukan mikroplastik ke dalam ekosistem laut.   Microplastic pollution poses a serious threat to marine ecosystems due to its persistence, small size (≤ 5 mm), and potential to accumulate in aquatic organisms. This study aimed to analyze the distribution and characteristics of microplastics in the gills and intestines of frigate tuna (Auxis thazard) collected from Kupang Bay, Indonesia. Microplastics were extracted through chemical digestion of tissues using 65% HNO₃, followed by filtration (0.45 µm) and microscopic identification. Microplastics were detected in 80.8% of individuals, with fibers as the only type observed in both organs, indicating a dominant input from synthetic fibers associated with domestic and fisheries-related activities. Microplastic abundance was significantly higher in the gills (2.2 ± 1.7 particles per individual) than in the intestines (1.2 ± 1.0 particles per individual), suggesting that gills serve as the primary pathway for waterborne exposure, while intestinal presence reflects trophic ingestion. Black-colored microplastics predominated in both the gills (49.3%) and intestines (43.5%), indicating selective accumulation and/or differences in environmental availability. These findings reveal multiple exposure pathways in pelagic fish and highlight the dominance of fiber-type particles as a key indicator of anthropogenic inputs in coastal waters. This study provides baseline data on microplastic contamination in an economically important pelagic species and emphasizes the need for integrated management strategies to reduce microplastic inputs into marine ecosystems.
Co-Authors Abda Abda ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Alfitrah, M Yazid Al’ayyubi, Sholahuddin Anwar, Aida Choirul Apriansyah, Adam Hasyim Ayu, Diyan Putri Devi Risma Dewi Sartika Siagian Dini Sukmalara Donalizarti, Donalizarti Elgara, Rendra Febrian, M Agil Febrianita, Yulia Febryan, Muhammad Dimas Handayani, Fajar Sri Hapzi Ali Hasan Sazali Herlina, Sara Isnawati Isnawati Jarkasih Hrp, Ibnu Alwi Juwita, Sellia K, Putri Halimaini Kadenun Kadenun, Kadenun Kinasih, Ayang Kusuma Wardany Lady Cindy Soewarlan, Lady Cindy Larassati, Larassati Lisdiana Lisdiana liza, Nurma Lubis, Zulfahmi Lumban Nauli Lumban Toruan Mahariah Mardianto Mardianto Mariana, Erni Maryanti, Adelina Masdar Masdar Melia, Fransisca Putri Milsan, Haidar Muhlisatul Mahmudah, Muhlisatul Mulahela, Hamdani Muttaqien, Adi Yusuf Namira, Ananda Nasution, Indah Widya Jaya Putri Nasution, Itto Nesyia Nasution, Ummi Nadrah Nedriyan, Huli Sabpa Niallah, Shoffyah Athyah Ningsih, Gadis Yulia Nurmaliza, Nurmaliza NURUL KHOTIMAH Rangan, Andi Yusika Ratih, Rini Hariani Relida, Nova Repi, Predi Ari Ria Novianti Rizwandi, Muhammad Roni Saputra, Roni Rosiana, Rizky Salwa, Samaratus Saniya, Saniya sapri sapri Sara Herlina Selvi Panggabean Setiono Setiono Shinta, Novelia Siagian, Dewi Sartika Sidoretno, Wahyu Margi Sirait, Azyana Alda Siti Halimah Suhendra, Afni SYAKIRA, KHAIRINNISA Tasya Amelia Putri Siregar Teguh Ansori Ubaidillah, Moh Ummi Rosyidah, Ummi Utari, Anggie Sri Wiwi Sartika Wiwi Sartika Wulan Christijanti Wulandini, Putri Yunita Yunita Zaini Dahlan