This Author published in this journals
All Journal Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Transmisi TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Journal of Mechanical Engineering Science and Technology Journal of Accounting and Management Innovation Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) SEIKO : Journal of Management & Business Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman International Journal of Recent Technology and Applied Science (IJORTAS) Indonesian Journal for Social Responsibility Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi Journal of Industrial Engineering & Management Research (JIEMAR) Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering, and Technology Journal of Accounting and Management Innovation Bengkoelen Justice : Jurnal Ilmu Hukum Proceeding International Seminar of Islamic Studies Mechanical Engineering for Society and Industry Automotive Experiences Journal of Mechanical Engineering, Science, and Innovation Jurnal Bangun Manajemen Zona Manajerial: Program Studi Manajemen (S1) Universitas Batam Journal of Public Health Concerns Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns JOURNAL OF Mental Health Concerns International Journal Of Synergi In Law, Criminal And Justice Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi NMI THE JOURNAL OF Nursing Management Issues Midwifery Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kebijakan Dividen, Likuiditas Profitabilitas, Dan Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Industri Dasar Deby S O Pasaribu; Sinuhaji, Frans G; Amin Hou; Yenni, Yenni; Andoko, Andoko
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 5: Juli 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i5.11065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, likuiditas, profitabilitas, dan struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Dividend Payout Ratio (DPR) sebagai ukuran kebijakan dividen, Current Ratio (CR) sebagai indikator likuiditas, Return on Assets (ROA) sebagai indikator profitabilitas, dan Kepemilikan Institusional (KI) sebagai indikator struktur kepemilikan. Variabel dependen yang digunakan adalah nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin's Q. Metode penelitian kuantitatif digunakan dengan analisis regresi berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Data diperoleh dari sumber sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk memastikan relevansi dan konsistensi. Untuk memvalidasi model regresi, dilakukan uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara parsial, DPR memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, menunjukkan bahwa pembayaran dividen yang lebih tinggi dapat mengurangi valuasi pasar terhadap perusahaan. Sebaliknya, CR dan KI memiliki dampak positif dan signifikan, yang menyiratkan bahwa likuiditas yang lebih tinggi dan kepemilikan institusional yang lebih kuat cenderung meningkatkan nilai perusahaan. Menariknya, ROA menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang mungkin mencerminkan skeptisisme investor terhadap ukuran profitabilitas dalam konteks tertentu. Secara simultan, DPR, CR, ROA, dan KI secara kolektif memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan adanya interaksi multifaset dari faktor keuangan dan tata kelola. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi para pengambil keputusan perusahaan yang bertujuan untuk mengoptimalkan strategi keuangan dan meningkatkan nilai pemegang saham.
Medication adherence and management of blood glucose in type 2 diabetes mellitus Erwan, Fragestha; Andoko, Andoko; Triyoso, Triyoso; Kurniasih, Dennti
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 4 (2025): December Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i4.1367

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus is a prevalent chronic disease that can lead to serious complications if not properly managed. One of the key factors in diabetes management is patient adherence to medication. Purpose: To analyze the relationship between medication adherence and blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus. Method: A analytical survey design with a cross-sectional approach. A total of 146 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. Results: A total of 61.0% of respondents demonstrated high medication adherence, and 48.6% had low blood glucose levels. Statistical analysis showed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant relationship between medication adherence and blood glucose levels. Conclusion: There is a significant relationship between medication adherence and blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus. Keywords: Adherence; Blood Glucose Levels; Type 2 Diabetes Mellitus.
Efektivitas konsumsi pisang kepok untuk menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional Dhitya, Ray Krisna; Wardiyah, Aryanti; Andoko, Andoko
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 8 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i8.1501

Abstract

Background: Hypertension, if not treated early, can progress to eclampsia, a leading cause of death. Pregnant women should minimize the need for medication (pharmacological) management as much as possible. One non-pharmacological treatment for lowering blood pressure in pregnant women with gestational hypertension is consuming kepok bananas. Purpose: To educate pregnant women about the effectiveness of consuming kepok bananas (musa acuminata) in lowering blood pressure in gestational hypertension. Method: The study was conducted on two respondents of third trimester pregnant women who experienced gestational hypertension in Way Bungur District, East Lampung Regency, on June 10–12, 2025. Qualitative descriptive research with a case study design aimed to determine the effectiveness of consuming kepok bananas on reducing blood pressure in pregnant women with gestational hypertension. Using a saturated sampling technique, two respondents of third trimester pregnant women who met the inclusion criteria were pregnant women diagnosed with gestational hypertension, willing to be respondents, and domiciled in the study area. Exclusion criteria were pregnant women with other pregnancy complications or unwilling to participate in the study. The intervention carried out was giving 1 kepok banana/day for 3 consecutive days according to the daily potassium needs of pregnant women, which is ±300 mg, while the potassium content in 1 kepok banana reaches ±358 mg. Results: The first respondent (Mrs. E, 28 years old, G1P0A0) complained of frequent dizziness and fatigue. Physical examination showed pale conjunctiva, increased pulse rate, and complaints of headache at the back of the head. The medical history had never experienced hypertension before, but had a diet lacking vegetables and fruit, and rarely rested during the day. The second respondent (Mrs. P, 26 years old, G1P0A0) was at 36 weeks of gestation. The patient complained of blurred vision, often felt weak, and had difficulty sleeping. Physical examination showed unstable blood pressure, normal fetal heart rate, and the patient appeared anxious about facing labor. Data showed that Mrs. E's blood pressure in the pre-test was 160/90 mmHg, in post-test 1 = 150/80 mmHg, in post-test 2 = 130/80 mmHg, and in post-test 3 = 120/80 mmHg. While Mrs. P in pre-test was 170/90 mmHg, in post-test1=150/90 mmHg, in post-test2=160/80 mmHg, and in post-test3=140/90 mmHg. Conclusion: Regular consumption of kepok bananas is effective in lowering blood pressure in pregnant women with gestational hypertension. Providing kepok bananas can be a safe and easy-to-implement non-pharmacological method to help control blood pressure during pregnancy. Suggestion: Healthcare professionals are expected to utilize kepok banana consumption as a supportive intervention in the management of gestational hypertension, accompanied by regular blood pressure monitoring and education about healthy eating habits during pregnancy. Keywords: Blood pressure reduction; Effectiveness; Gestational hypertension; Kepok bananas; Pregnant women Pendahuluan : Hipertensi yang tidak ditangani sedini mungkin akan berlanjut menjadi ekslampsia yang menjadi salah satu penyebab tertinggi kematian. Ibu hamil sebisa mungkin diminimalisir penanganan masalah penatalaksanaan pembelian obat-obatan (farmakologis). Salah satu penanganan non farmakologis untuk menurunkan tekanan darah ibu hamil pada hipertensi gestasional adalah dengan mengonsumsi pisang kepok dalam menurunkan tekanan darah ibu hamil dengan hipertensi gestasional. Tujuan : Untuk memberikan edukasi tentang efektivitas konsumsi pisang kepok (musa acuminata) pada ibu hamil dalam menurunkan tekanan darah pada hipertensi gestasional. Metode: Pengkajian dilakukan pada dua responden ibu hamil trimester III yang mengalami hipertensi gestasional di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, pada tanggal 10–12 Juni 2025. Penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas konsumsi pisang kepok terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional. Dengan teknik sampling jenuh mendapatkan dua responden ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu hamil dengan diagnosis hipertensi gestasional, bersedia menjadi responden, dan berdomisili di wilayah penelitian. Kriteria eksklusi adalah ibu hamil dengan komplikasi kehamilan lain atau tidak bersedia mengikuti penelitian. Intervensi yang dilakukan adalah pemberian pisang kepok sebanyak 1 buah/hari selama 3 hari berturut-turut sesuai kebutuhan kalium harian ibu hamil, yaitu ±300 mg, sedangkan kandungan kalium dalam 1 buah pisang kepok mencapai ±358 mg. Hasil : Responden pertama (Ny. E, usia 28 tahun, G1P0A0) dengan keluhan sering pusing dan kelelahan. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva pucat, frekuensi nadi meningkat, serta keluhan nyeri kepala bagian belakang. Riwayat kesehatan belum pernah mengalami hipertensi sebelumnya, namun memiliki pola makan kurang sayur dan buah, serta jarang istirahat siang. Responden kedua (Ny. P, usia 26 tahun, G1P0A0) berada pada usia kehamilan 36 minggu. Pasien mengeluh pandangan kabur, sering merasa lemas, dan kesulitan tidur. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah tidak stabil, denyut jantung janin normal, dan pasien tampak cemas menghadapi persalinan. Data menunjukkan bahwa tekanan darah Ny. E pada pre-test adalah 160/90 mmHg, pada post-test1=150/80 mmHg, pada post-test2=130/80 mmHg, dan pada post-test3=120/80 mmHg. Sedangkan tekanan darah Ny. P pada pre-test adalah 170/90 mmHg, pada post-test1=150/90 mmHg, pada post-test2=160/80 mmHg, dan pada post-test3=140/90 mmHg. Simpulan: Konsumsi pisang kepok secara rutin efektif membantu menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi gestasional. Pemberian pisang kepok dapat menjadi salah satu metode nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan untuk membantu mengontrol tekanan darah selama kehamilan. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan dapat menjadikan konsumsi pisang kepok sebagai intervensi pendukung dalam penatalaksanaan hipertensi gestasional, disertai dengan pemantauan tekanan darah secara berkala dan edukasi mengenai pola makan sehat selama kehamilan.
Penerapan Diaphragmatic Breathing Exercise terhadap Pernapasan SPO2 Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dengan Masalah Keperawatan Pola Nafas Tidak Efektif di Rumah Sakit Bintang Amin Juana, Rika; Andoko, Andoko; Keswara, Umi Romayati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.21902

Abstract

ABSTRACT  The prevalence of Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) in Southeast Asia reaches 6.3% with sufferers aged over 30 years. The number of Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) in Indonesia reaches 9.2 million people or around 3.7%. While the prevalence of Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) in Lampung reaches 3.4%. COPD sufferers usually complain of symptoms of shortness of breath, coughing, and fatigue in daily activities. Therefore, the need for proper management is very necessary to reduce dyspnea in COPD patients, which can be done with breathing exercises, one of which is doing breathing exercises by applying Diaphragmatic Breathing Exercise. To provide geriatric nursing care for COPD clients with ineffective breathing pattern nursing problems by applying diaphragmatic breathing exercise. In writing this final project report, a descriptive research design with a case study design was used. The subjects used were 3 people who experienced nursing problems of ineffective breathing patterns. The application of Diaphragmatic Breathing Exercise for the intervention group was 2 times a day for 5-10 minutes per day for 3 days. The application of diaphragmatic breathing exercise therapy can reduce the frequency of breathing in COPD patients. Nursing management of ineffective breathing patterns with the application of diaphragmatic breathing exercise therapy nursing actions that the author did for 3 days in COPD patients where the problem of ineffective breathing patterns in clients is more effective in Mr. M and Mr. A compared to Mr. S. This proves that there is an effect of the application of diaphragmatic breathing exercise therapy to reduce the frequency of breathing in COPD patients compared to not doing diaphragmatic breathing exercise therapy. Keywords: COPD, Diaphragmatic Breathing Exercise, Ineffective Breathing Pattern. ABSTRAK Prevalensi Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Asia Tenggara mencapai 6,3% dengan usia penderita lebih dari 30 tahun. Angka Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Indonesia menjangkau 9,2 juta orang atau kisaran 3,7%. Sedangkan prevalensi Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Lampung mencapai 3,4%. Penderita PPOK biasanya mengeluhkan gejala sesak napas, batuk, serta kelelahan dalam beraktivitas sehari-hari. Diperlukannya tatalaksana pada pasien PPOK untuk menurunkan dyspneau yaitu dengan penerapan latihan napas diafragma. Metodologi penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. intervensi ini dilakukan 2 kali selama 5-10 menit selama 3 hari. Penerapan terapi latihan pernapasan diafragma dapat mengurangi frekuensi pernapasan pada pasien PPOK.  Pengelolaan pembasmian pola pernapasan tidak efektif dengan penerapan tindakan pemeliharaan terapi pernafasan diafragma yang penulis lakukan selama 3 hari pada pasien PPOK dimana masalah pola pernafasan tidak efektif pada klien lebih efektif pada Tn. M dan Tn. A dibandingkan dengan Tn. Hal tersebut membuktikan terdapat pengaruh penerapan terapi latihan pernapasan diafragma untuk mengurangi frekuensi pernapasan pada pasien PPOK dibandingkan tidak dilakukannya tindakan terapi latihan pernapasan diafragma. Kata Kunci: PPOK, Latihan Pernapasan Diafragma, Pola Nafas Tidak Efektif
Penerapan teknik pernapasan buteyko terhadap frekuensi napas pada penderita asma Pangesti, Dimas Ning; Andoko, Andoko; Wulan, Sarinah Sri
THE JOURNAL OF Nursing Management Issues Vol. 1 No. 2 (2024): Edition April 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/nmi.v1i2.1251

Abstract

Background: Asthma is a condition in which the airways narrow due to hyperactivity to certain spaces. Asthma attacks cause sufferers to experience difficulty breathing or shortness of breath. Purpose: To determine the effect of Buteyko breathing techniques on respiratory rate in asthma patients in the Bandar Jaya inpatient community health center. Method: A pre-experimental, one-group pretest-posttest study with a sample size of 27 respondents. Results: The Buteyko breathing technique significantly reduced shortness of breath in 27 respondents. The average respiratory rate was 27 breaths per minute before and 22 breaths per minute after application. Conclusion: The application of the Buteyko breathing technique in asthma patients is determined by stress and physical activity. Recommendation: Buteyko breathing technique training can be used as a standard non-pharmacological nursing intervention for all clients with asthma.   Keywords: Asthma; Breathing Technique; Buteyko.   Pendahuluan: Asma adalah suatu keadaan dimana saluran pernapasan mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap ruangan tertentu. Serangan asma yang terjadi menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan bernapas atau sesak napas. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penerapan  teknik pernapasan buteyko terhadap  frekuensi napas terhadap penderita asma di wilayah kerja puskesmas rawat inap  Bandar jaya. Metode: Penelitian pre experimental one group pretest-postest dengan jumlah sampel 27 responden.  Hasil: Teknik pernapasan buteyko dapat mengurangi frekuensi sesak napas secara signitifikan pada  27 responden  sebelum di lakukan  teknik pernapasan  buteyko rata-rata frekwensi napas  27 x/menit dan sesudah di lakukan penerapan  teknik pernapasan buteyko rata-rata frekuensi napas  22x/menit. Simpulan: Penerapan teknik pernapasan buteyko pada pasien asma di tentukan oleh faktor strees dan aktifitas fisik.  Saran: Latihan teknik pernapasan buteyko dapat dijadikan standar tindakan keperawatan non farmakologi kepada semua klien yang menderita asma.   Kata Kunci: Asma; Buteyko; Teknik pernapasan.
Background: Diarrhea is still a major health problem for children under five in Indonesia and is also the most common health problem for toddlers. The prevalence of diarrhea in children under five (based on the diagnosis of health workers) is 11% with a Sari, Devi Ratna; Andoko, Andoko; Setiawati, Setiawati
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.8966

Abstract

Background:  Diarrhea is still a major health problem for children under five in Indonesia and is also the most common health problem for toddlers. The prevalence of diarrhea in children under five (based on the diagnosis of health workers) is 11% with a disparity between provinces between 5.1% (Riau Islands) and 14.2% (North Sumatra), while Lampung Province ranks 13th with a percentage of 8.8%.Purpose:  To find out the relationship between mother's knowledge and emergency handling of children under five with diarrhea in the Long Health Center in Bandar Lampung City in 2022.Methods: This type of research uses quantitative, analytical survey research design with a cross sectional approach. The population and sample are mothers who have children aged under five in the Long Health Center Work Area, the sampling technique uses purposive sampling. Data analysis using univariate and bivariate using chi square.Results : Most of the knowledge of mothers about handling diarrhea as many as 121 respondents (58.7%) with poor knowledge. Most of the handling of diarrhea as many as 116 respondents (56.3%) handled diarrhea inappropriately. Conclusion: The results of the chi-square test obtained a p-value of 0.000 (≤0.05), which means that there is a relationship between mother's knowledge and emergency handling of children under five who experience diarrhea in the Panjang City Health Center Work Area, Bandar Lampung in 2022.Suggestion Further research needs to be carried out with different numbers and methods, as well as being able to examine other factors that influence the incidence of diarrhea, namely beliefs and traditions and it is hoped that this research will serve as a comparison material for future researchers. Keywords  : Knowledge, Emergency Management, Diarrhea ABSTRAK Pendahuluan: Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di Indonesia dan juga merupakan masalah kesehatan paling banyak terjadi pada balita. Prevalensi diare pada balita (berdasarkan diagnosis tenaga Kesehatan) sebesar 11% dengan disparitas antar provinsi antara 5,1% (Kepulauan Riau) dan 14,2% (Sumatera Utara), sedangkan untuk Provinsi Lampung dengan urutan ke 13 dengan persentase 8,8%Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan penanganan kegawadaruratan pada anak balita yang mengalami diare di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2022.Metode: Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah ibu yang memiliki anak usia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square.Hasil : Sebagian besar pengetahuan ibu tentang penanganan diare sebanyak 121 responden (58,7%) dengan pengetahuan kurang baik. Sebagian besar penanganan diare sebanyak 116 responden (56,3%) melakukan penanganan diare secara tidak tepat.Simpulan: Hasil uji chi square didapat nilai p-value 0,000 (≤0,05) yang artinya ada hubungan pengetahuan ibu dan penanganan kegawadaruratan pada anak balita yang mengalami diare di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2022.Saran Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah dan metode yang berbeda, serta dapat meneliti faktor lain yang mempengaruhi kejadian diare yaitu kepercayaan dan tradisi dan diharapkan penelitian ini dijadikan sebagai bahan pembanding bagi peneliti selanjutnya. Kata Kunci : Pengetahuan, Penanganan Kegawat Daruratan, Diare
DESAIN SAMBUNGAN YANG TERINSPIRASI DARI KULIT ARMADILLO UNTUK MENINGKATKAN DEFORMASI Abdiyar, Muhammad Albin; Cahyono, Yanuar Reza Trie; Ramadhan, Rafli Adi; Perdana, Muhamad Rayhan Rizky; Prasetya, Riduwan; Andoko, Andoko
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3100

Abstract

Bio-inspired merupakan prinsip-prinsip desain alam dalam membangun model rekayasa untuk memecahkan tantangan pada bidang teknik, khususnya sambungan. Sambungan merupakan beberapa elemen atau struktur yang digabungkan dengan metode khusus. Salah satu jenis sambungan yaitu compliant joint, sambungan ini merupakan jenis sambungan yang memerlukan tingkat deformasi yang tinggi sesuai dengan penggunaanya. Nilai deformasi pada sambungan compliant joint dapat ditingkatkan dengan menerapkan konsep bio-inspired. Bio-inspired yang dipilih adalah pola celah kosong pada kulit armadillo, pola celah kulit armadillo diterapkan pada sambungan (compliant joint) dipermukaan yang melengkung bertujuan meningkatkan jangkauan perpindahan (deformasi). Metode pengambilan data dilakukan dengan memvariasikan dimensi pola yang terinspirasi kulit armadillo serta dimensi geometri sambungan untuk mendapatkan nilai deformasi yang tinggi namun tetap berada di batas elastis material. Simulasi dilakukan menggunakan software ANSYS 2023 R2 untuk mengetahui pengaruh lebar pola, panjang pola, serta ketebalan sambungan terhadap nilai total deformation dan maximum stress. Berdasarkan hasil simulasi desain dengan hasil total deformation paling tinggi adalah desain 12 pada variasi tebal 2 mm, lebar 0,65 mm dan tinggi pola 11,53 mm dengan nilai total deformation sebesar 11,1630 mm dan nilai maximum stress sebesar 13,8380 MPa. Simulasi ini berhasil memperbaiki nilai total deformation pada desain sehingga mendapatkan desain sambungan yang paling optimal.
Perbandingan Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Komorbid Hipertensi dan Diabetes Mellitus yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Erpiyana, Refsi; Djamaludin, Djunizar; Andoko, Andoko
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i5.11070

Abstract

ABSTRACT The prevalence of chronic kidney failure in Lampung province is 22,171 and ranking 19th in Indonesia. There are 50-80% of patients with hemodialysis experience sleep disturbances, such as difficulty getting to sleep, waking up early, always sleepy during the day, and movement of feet while sleeping.  There were differences in the quality of sleep of patients with chronic kidney failure with comorbid hypertension and diabetes mellitus who are undergoing hemodialysis at Pertamina Hospital Bintang Amin Bandar Lampung in 2023. This study used a descriptive correlation method with cross-sectional approach. The research was conducted on 57 respondents using techniques of total sampling. The sampling technique used a sleep quality questionnaire, namely the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire.  The results showed that there were 36 respondents with comorbid hypertension and 21 respondents with comorbid diabetes mellitus. The sleep quality of 36 respondents with comorbid hypertension showed an average value of 7.86+1.807 (poor sleep quality); 36 31 (86.1%) experienced poor sleep quality. Whereas 21 respondents with comorbid diabetes mellitus showed an average value of 4.63 + 1.936 (good sleep quality) and of these 21 there were 17 (81.0) experienced good sleep quality. The results of the bivariate test using the Mann-Whitney Test found a significant difference (p-value 0.000) between the sleep quality of patients with chronic renal failure and comorbid hypertension and diabetes mellitus.  The sleep quality of respondents with chronic kidney failure who underwent hemodialysis at Pertamina Bintang Amin Hospital with comorbid hypertension was worse than comorbid diabetes mellitus. Keywords: Chronic Renal Failure, hemodialysis, Sleep Quality.  ABSTRAK Prevalensi Gagal Ginjal Kronik Provinsi Lampung terdapat 22.171 jiwa yang menderita gagal ginjal kronik dan menduduki urutan ke 19 di Indonesia. Terdapat 50- 80% pasien dengan Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa mengalami gangguan tidur yaitu seperti sulit ketika memulai tidur, bangun lebih awal, selalu mengantuk di siang hari serta adanya gerakan kaki ketika tidur.  Terdapat perbedaan kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik dengan komorbid hipertensi dan diabetes mellitus yang menjalani hemodialisa di rumah sakit pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif korelasi dengan pendekatan studi Cross-Sectional. Penelitian dilakukan terhadap 57 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner Kualitas tidur yaitu kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 36 responden dengan komorbid hipertensi dan 21 responden dengan komorbid diabetes mellitus. Kualitas tidur 36 responden dengan komorbid hipertensi menunjukan nilai rata-rata yaitu 7.86+1.807 (kualitas tidur buruk) dan dari 36 tersebut terdapat 31(86,1%) mengalami kualitas tidur yang buruk. Sedangkan dari 21 responden dengan komorbid diabetes mellitus menunjukan nilai rata-rata yaitu 4.63+1.936 (kualitas tidur baik) dan dari 21 tersebut terdapat 17 (81,0) mengalami kualitas tidur yang baik. Hasil uji bivariat dengan menggunkan Mann-Whitney Test terdapat perbedaan yang signifikan (p-value 0,000) antara kualitas tidur pasien gagal ginjal kronik dengan komorbid hipertensi dan diabetes mellitus. Kualitas tidur responden gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dengan komobid hipertensi lebih buruk dibandingkan komorbid diabetes mellitus Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Kualitas Tidur
Hubungan Indeks Masa Tubuh Dengan Kejadian Hipertensi di RS. Pertamina Bintang Amin Wulandari, Hesti; Hermawan, Dessy; Andoko, Andoko; Wahyudi, Wahid Tri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.12106

Abstract

ABSTRACT According to the annual report at Pertamina Bintang Amin Hospital, it is known that hypertension cases are ranked first compared to other non-communicable diseases, where in 2022 there were 1658 people with hypertension who visited Pertamina Bintang Amin Hospital, most according to age group, namely at the age of 20-44 years of 488 people, followed by the 45-54 age group of 373 people, and the lowest was 15-19 years of 13 people. Body Mass Index can cause hypertension through various mechanisms, both directly and indirectly. Directly, Body Mass Index can cause an increase in cardiac output because the greater the body mass, the greater the amount of blood circulating so that cardiac output increases. The purpose of this study was to determine the relationship between body mass index and the incidence of hypertension at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2023. Method Quantitative research with croos sectional design. The population in this study were all patients who visited Pertamina Bintang Amin Hospital. 138 people with a sample of 94 respondents using accidental sampling technique. The research was conducted at Pertamina Bintang Amin Hospital in March 2023. Data collection using questionnaires, univariate and bivariate data analysis (chi square). The results of the univariate analysis showed that 59 (62.8%) respondents did not experience hypertension and 70 (74.5%) respondents had normal BMI. There is a relationship between Body Mass Index and the incidence of hypertension at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2023 (p-value = 0.001). Suggestions for health workers to provide counseling on the impact of hypertension and conduct blood pressure checks and weight monitoring are carried out on an ongoing basis. Keywords: BMI, Hypertension Incidence  ABSTRAK Menurut  laporan tahunan di RS. Pertamina Bintang Amin, diketahui bahwa kasus hipertensi menduduki peringkat pertama dibandingkan penyakit tidak menular lainnya, dimana tahun 2022 sebesar 1658 orang dengan penderita hipertensi yang berkunjung ke RS. Pertamina Bintang Amin, terbanyak menurut kelompok umur yaitu pada umur 20-44 tahun sebesar 488 orang, diikuti kelompok umur 45-54 tahun sebesar 373 orang, dan terendah 15-19 tahun sebesar 13 orang. Indeks Masa Tubuh dapat menimbulkan terjadinya hipertensi melalui berbagai mekanisme, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung Indeks Masa Tubuh dapat menyebabkan peningkatan cardiac output karena makin besar massa tubuh makin banyak pula jumlah darah yang beredar sehingga curah jantung ikut meningkat. Tujuan penelitian ini diketahui hubungan indeks masa tubuh dengan kejadian hipertensi di RS. Pertamina Bintang Amin Tahun 2023. Metode Penelitian kuantitatif dengan desain croos sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke RS. Pertamina Bintang Amin sebanyak 138 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 94 responden menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian telah dilaksanakan di RS. Pertamina Bintang Amin pada bulan Maret 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data secara univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian analisis univariat diketahui sebanyak 59 (62,8%) responden tidak mengalami hipertensi dan sebanyak 70 (74,5%) responden memiliki IMT normal. Ada hubungan Indeks Masa Tubuh dengan kejadian hipertensi di RS. Pertamina Bintang Amin tahun 2023 (p-value = 0,001). Saran bagi tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan tentang dampak hipertensi dan melakukan pemeriksaan tekanan darah serta pemantauan berat badan yang dilakukan secara berkelanjutan Kata Kunci: IMT, Kejadian Hipertensi
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Penderita Hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Natar Kab. Lampung Selatan Pritasari, Laili; Andoko, Andoko; Novikasari, Linawati; Trismiyana, Eka
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.12060

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a manifestation of disturbances in the hemodynamic balance of the cardiovascular system, in which the pathophysiology is multi-factorial, so it cannot be explained by only one single mechanism. Lampung Province Health Profile In 2019, the prevalence of hypertension in residents aged ≥15 years in Lampung Province was 15.10% with the achievement of health services for hypertensive patients of 49.10%; while Bandar Lampung City has a prevalence of hypertension in residents aged ≥15 years of 16.71% with health service outcomes for hypertensive patients of 71.40%. This study aims to analyze the effect of giving lavender aromatherapy to blood pressure in hypertensive patients at the Tresna Werdha Natar Social Institution, Kab. South Lampung. This type of research uses a quasi-experimental design. By using a one group research design pre test and post test design. The research was conducted from 31 July to 6 August 2023. The sampling technique in this study was a non-probability purposive sampling method. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the T test. The mean blood pressure before administering lavender aromatherapy was 178.67 systolic, 103.67 diastolic. The mean blood pressure after administration of lavender aromatherapy was 154.33 systolic, 97.00 diastolic. The results of the P value are 0.000 <0.05 which means that Ha is accepted and Ho is rejected, which means that there is effectiveness of lavender aromatherapy on blood pressure in people with hypertension at the Tresna Werdha Natar Social Institution, Natar Regency. South Lampung. Keywords: Hypertension, Lavender Aromatherapy  ABSTRAK Hipertensi merupakan manifestasi gangguan keseimbangan hemodinamik sistem kardiovaskular, yang mana patofisiologinya adalah multi faktor, sehingga tidak bisa diterangkan dengan hanya satu mekanisme tunggal. Profil Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2019, prevalensi hipertensi pada penduduk dengan usia ≥15 tahun di Provinsi Lampung sebesar 15,10% dengan capaian pelayanan kesehatan bagi pasien hipertensi sebesar 49,10%; sedangkan Kota Bandar Lampung memiliki prevalensi penyakit hipertensi pada penduduk dengan usia ≥15 tahun sebesar 16,71% dengan capaian pelayanan kesehatan bagi pasien hipertensi sebesar 71,40%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tekanan darah pada penderitahipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Natar Kab. Lampung Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan quasi experimental design. Dengan menggunakan rancangan penelitian one group pre test and post test design. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 31 Juli sampai 6 Agustus tahun 2023. Teknik sampel dalam penelitian ini Non-probability metode purposive sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji T test. Rerata tekanan darah sebelum pemberian aromaterapi lavender sistolik 178.67, diastolik 103.67. Rerata tekanan darah sesudah  pemberian aromaterapi lavender sistolik 154.33, diastolik 97.00. Hasil nilai P value 0,000<0,05 yang bermakna Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya terdapat efektivitas aromaterapi lavender terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Natar Kab. Lampung Selatan. Kata Kunci: Hipertensi, Aromaterapi Lavender
Co-Authors A.N. Afandi Abdiyar, Muhammad Albin Afrianto, Raka Agung Prabowo Akbar, Muhamad Rizky Amin Hou Aminnudin, Aminnudin Ananto, Rifqi Ryandi Dwi Andi Muadz Palerangi Andreas Syah Pahlevi Ari Ambrianti Arifin Arifin Aripriharta - Aryanti Aryanti Aryanti Wardiyah, Aryanti Avita Ayu Permanasari Azhali Siregar Azzahra, Putri Salsabila Bayu Angga Pratama Cahyono, Yanuar Reza Trie Caristia, Angga Chrisanto, Eka Yudha Darmawan, Muhammad Wahid Deby S O Pasaribu Dhitya, Ray Krisna Didin Zakaria Lubis Didin Zakariya Lubis Djamaludin, Djunizar Edison, Shandi Setiawan Elliya, Rahma Epilasari, Epilasari Erpiyana, Refsi ERWAN, FRAGESTHA Faishol, Faishol Femiana Gapsari MF Furqoni, Prima Dian Hadi, Riswan Haryanti, Mega Henry Aspan Hermanto, Yon Ade Lose Hermawan, Dessy Heru Suryanto Hesti Wulandari Horng, Gwo Jiun Husada, Imam Farid Farian Imam Muda Nauri Indaman, Putri Irham Fadlika Janas, Dawid Jemmy Rumengan Juana, Rika K, Umi Rohmayati Keswara, Umi Romayati Khoirudin, Parid Khoyroh, Syafira Bilqis Kurniasih, Dennti Kurniawan, Franky Kusubakti Andajani M. Alfian Mizar M. Arif Sani M. Arifki Zainaro Manawan, Maykel Mardiani, Wiwin Mardji Mardji Martok, Yenni MHD AZHALI Siregar Mishima, Kenji Muliadin , Muliadin Muntholib Nada, Dhea Qurrotun Nandang Mufti Noor Ibrahim , Alza Novikasari, Linawati Nurdiansyah Rudi Pangesti, Dimas Ning Pasha, Muhammad Faizullah Perdana, Muhamad Rayhan Rizky Pradana, Yanuar Rohmat Aji Prasetya, Riduwan Prihanto Trihutomo Pritasari, Laili Putri, Evalistiyo Rachmawati, Yessy Rahman, Chandra Hairat Abdul Rahmawati, Reka Putri Ramadhan, Rafli Adi Retno Wulandari Retno Wulandari Riana Nurmalasari Riduwan Prasetya Rilyani, Rilyani Rina Rifqie Mariana Riska Wandini, Riska Riski, Akhmad Afrizal Riyanto, Mochammad Deny Rizka, Mahda Rr. Poppy Puspitasari Saputro, Suratno Adi Sari, Devi Ratna Sari, Lisa Yuliana Sari, Made Novita Sari, Mentari Permata Satria, Frinan SATRIA, FRIYAN Selfianti, Selfianti Setiawati Setiawati Shiddieqy, M. Hasbi Ash Silvia, Eka Sinuhaji, Frans G Siti Aisyah Slivia, Eka Sormin, Partogian Suprayitno Suprayitno Suprayitno Suprayitno Surani, Eka Sri Syah, Muhammad Zacky Syamsiar, Syamsiar Tengku Riza Zarzani N Trismiana, Eka Trismiyana, Eka Triyoso, Triyoso Tuwoso Ulandari, Elpi Wahid Tri Wahyudi WAHYU HIDAYAT, NUR Wibowo, Fadhil William, Evelyn Natasha Winson, Lelita wulan, Sarinah sri Yahya Zakaria Yenni Yenni Yulendasari, Rika Yunazar Manjang Yusran Gea, Ali Yusuf, Dody Iqbal