Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Upaya Pencegahan Tindak Perundungan di SDS IT YASPIDA Kecamatan Kadudampit Yurna, Yurna; Latifah, Aeni; Jamil, Nurasiah; Fajarwati, Do’a; Ruslandi, Ujang
Jurnal Pendidikan West Science Vol 1 No 09 (2023): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v1i09.1084

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam yang digunakan dalam pencegahan perilaku perundungan di SDS Islam Terpadu berbasis Pesantren Darussyifa Al-Fitrat YASPIDA Sukabumi. Mengetahui bagaimana implementasi kebijakan serta proses strategis internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam sebagai upaya yang dilakukan YASPIDA mengintegrasikan SDS Islam dalam pencegahan tindakan perundungan. Mengetahui faktor-faktor yang menghambat internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam pencegahan perilaku perundungan. Mengetahui solusi yang diterapkan sekolah dan pesantren untuk mengatasi tindakan perundungan, serta mengetahui sejauh mana hasil dan bentuk evaluasi yang dilakukan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer yang diperoleh dari hasil wawancara, dan data sekunder yang berkaitan dengan penelitian. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, and penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang digunakan dalam pencegahan perilaku perundungan di sekolah berbasis Pesantren Terpadu YASPIDA meliputi strategi keteladanan, pembiasaan, pemberian nasehat, kedisiplinan, dan pengambilan pelajaran. Upaya pencegahan perilaku perundungan dilakukan melalui pemberian hukuman, seperti menghafalkan surat pilihan, menulis surat yasin, dan layanan sekolah. Faktor yang menghambat proses internalisasi nilai-nilai tersebut antara lain faktor internal (keluarga, lingkungan, media informasi, dan masyarakat) dan faktor external (lokasi asrama, keragaman latar belakang santri). Solusinya antara lain pendidikan saksi, pertemuan rutin antara pihak sekolah dengan wali murid, pertemuan rutin dengan pembina dan sosialisasi tata tertib sekolah, pemanfaatan waktu luang melalui olah raga, kesenian, dan anjuran ibadah sunnah. Serta mengetahui tingkat keberhasilan sekaligus evaluasi internalisasi nilai-nilai pendidikan Agama Islam yang dilakukan oleh SDS YASPIDA Sukabumi.
PELATIHAN MICROTEACHING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TEKNIK DASAR MENGAJAR GURU PAUD Sahroni, Dadang; Latifah, Aeni; Asyifa, Nur; Nasihah, Ulfah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3451-3465

Abstract

Pembelajaran pada satuan lembaga pendidikan anak usia dini  di Desa Mekar Jaya Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi dilakukan oleh guru apa adanya dan tidak sesuai dengan teori dan konsep mengajar dan pembelajaran yang sebenarnya. Akibat dari pembelajaran tersebut, peserta didik kurang bahkan tidak optimal memperoleh pengalaman belajar sebagaimana yang diharapkan, karena tujuan pembelajaran tersebut tidak terkonsep dan dilaksanakan secara baik dan benar. Untuk memperbaiki masalah tersebut dilakukan melalui kegiatan pelatihan microteaching yang merupakan salah satu program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Madani Nusantara Sukabumi dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar mengajar guru PAUD Desa Mekar Jaya Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan tersebut yaitu Metode Demontrasi, Metode Resitasi (Penugasan), dan Metode Drill (Latihan). Dari hasil pelatihan yang dilaksanakan selama empat kali pertemuan guru PAUD Desa Mekar Jaya Kecamatan Caringin Sukabumi mengalami perubahan dan peningkatan dalam melakukan teknik dasar mengajar yaitu pada keterampila dasar membuka dan menutup pelajaran. Keberhasilan pelatihan teknik dasar mengajar pada keterampilan membuka dan menutup pelajaran tersebut dilkukan melalui microteacing dengan ketat dan konsisten melaksanakan prosedur sebagaimana yang telah ditetapkan. Sealin itu juga kebarhasilan pelatihan tersebut ditentukan pula oleh minat dan motivasi baik dari peserta latihan, mahassiswa sebagai fasilitator, dan dosen sebagai trainer.
Management of Quality Improvement in Islamic Education Learning to Enter the Socio-Cultural Changes Dadang Sahroni; Iim Wasliman; Daeng Arifin; Cahya Syaodih; Aeni Latifah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.1841

Abstract

Social and cultural changes impact advances in Science and Technology (IPTEK) that occur at any time, especially in communication and information technology. As a result, these advances occurred in community activities in the fields of economy, law, politics, education, and others. This study aims to analyse how the management of improving the quality of Islamic Education (hereafter, PAI) learning in entering socio-cultural changes at two different state senior high schools in Sukabumi City, West Java. This article used a phenomenological study as the research design. Interviews and observations were conducted to collect the data. After that, the data was analysed using three stages, namely data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification/interpretation. Based on the research focus on PAI learning management in entering socio-cultural changes in those two schools, the results of the research, in general, can be concluded that PAI teachers at those schools have understood and implemented PAI learning management in entering the socio-cultural change in accordance with applicable techniques and theories so that the learning process is conducive even though the results have not reached a very satisfactory target.
Peningkatan dan Pemberdayan Manusia Cekatan (Cerdas, Kreatif, Akhlakul Karimah, Terampil, Sehat dan Mandiri) Melalui Pendidikan NonFormal di Desa Srogol Kecamatan Cigombong Latifah, Aeni; Ridwan, Dede; Miswan, Miswan; El Hadi, Warda; Kholisoh, Siti
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i1.1947

Abstract

Anak usia dini merupakan asset berhagra bagi sebuah negara, peningkatan dan pemberdayaan anak usia dini yang cekatan (cerdas, kreatif, akhlakul kasimah, terampil sehat dan mandiri) penting dilakukan karen amerupakan fondasi penting yang dapat membentuk generasi yang unggul dimasa depan. Upaya ini dilakukan dengan pendekatan yang holistic dari berbagai aspek perkembangan anak. Akan tetapi kenyataannya dilapangan masih banyak anak yang belum mendapatkan fasilitas yang memadai untuk dapat mengembangkan potensi di masa golden age nya. Penelitian ini menggunakan metode dan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi serta analisis data berupa pengumpulan data, pemilihan serta pengelompokan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kegiatan pengabdian Masyarakat iini berdampak positif terhadap peningkatan dan pemberdayaan anak yang cekatan. Naun membutuhkan sinergitas dari seluruh lini mulai dari peneliti, guru dan orang tua serta pemerintah yang bekerjasama saling mendukung menciptakan lingkungan yang kaya dan penuh stimulasi
Nilai Kejujuran sebagai Identitas Moral Bangsa di Tengah Arus Matrealisme Global Aeni Latifah; Neng Lailatul Faaizah; Syifa Aqmaliyah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v5i1.8109

Abstract

Honesty (ṣidq) is a fundamental moral value in Islam that serves as the foundation for personal integrity and social ethics. In the current era of globalization and growing materialistic culture, this value faces serious challenges as societal orientation shifts from moral virtue to economic achievement and social image. This study employs a narrative review method, analyzing recent literature on moral education, Islamic ethics, and contemporary social dynamics. The findings reveal that honesty functions not only as a personal virtue but also as a social force that strengthens public trust and national stability. However, the global wave of materialism has weakened the internalization of ṣidq, especially among younger generations. Restoring honesty as the moral identity of the nation requires synergy among character-based education, spiritual reinforcement, and public policies that promote transparency and integrity. The recontextualization of honesty through Islamic spiritual principles and Rokeach’s value theory offers a path toward moral recovery for Indonesian society amid the global challenges of the 21st century.
PERSEPSI DOSEN TERHADAP PEMANFAATAN CHATGPT SEBAGAI ASISTEN AKADEMIK DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERBASIS OUTCOME-BASED LEARNING (OBE) Aeni Latifah; Dede Ridwan; Eki Agustin; Amelia Putri; Endang Supiani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41439

Abstract

The digital era has brought a significant transformation to higher education through the integration of artificial intelligence (AI) technologies as instructional support tools. ChatGPT is a generative AI application with the potential to support the implementation of Outcome-Based Learning (OBE), a learning model that emphasizes the achievement of competencies and measurable learning outcomes. This study aims to examine lecturers’ perceptions of the utilization of ChatGPT as an academic assistant in the context of OBE implementation in higher education institutions. The study is conducted through a literature review of empirical studies and contemporary analyses addressing the accelerated adoption of AI in education. The findings indicate that lecturers’ perceptions tend to be diverse; while many lecturers acknowledge the potential benefits of ChatGPT in enhancing the efficiency of instructional material development and providing formative learning support, concerns remain regarding academic integrity and pedagogical readiness for the effective use of this technology. Keywords: ChatGPT, Lecturers’ Perceptions, Outcome-Based Learning, Academic Assistant, Artificial Intelligence.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS DATA DAN KECERDASAN BUATAN DALAM MENDUKUNG OUTCOME-BASED EDUCATION DI PERGURUAN TINGGI Aeni Latifah; Yulistiana; Amelia Putri; Linda Hindriana; Endang Supiani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41444

Abstract

This study examines data-driven and artificial intelligence (AI)–based learning management as a strategic approach to supporting Outcome-Based Education (OBE) in higher education. The main problem addressed is the limited ability of conventional learning management practices to systematically monitor, evaluate, and improve student learning outcomes in alignment with OBE principles. The purpose of this research is to analyze how the integration of data analytics and AI can enhance planning, implementation, monitoring, and evaluation of learning processes to ensure the achievement of intended learning outcomes. This study employs a qualitative descriptive approach through literature review and analysis of relevant models and practices of data-driven learning management and AI applications in higher education. The findings indicate that data-driven learning management supported by AI enables more accurate measurement of student performance, personalized learning pathways, early identification of learning difficulties, and evidence-based decision-making for continuous improvement. Furthermore, AI-based systems contribute to adaptive feedback, predictive analytics, and automated assessment, which strengthen the alignment between learning activities, assessment, and expected outcomes. The study concludes that the adoption of data-driven and AI-enabled learning management plays a significant role in reinforcing the effectiveness and sustainability of Outcome-Based Education in higher education institutions.
MENANAMKAN NILAI KEJUJURAN MELALUI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI Aeni Latifah; Septy Premitha; Sinta Puspita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42102

Abstract

Anti-corruption education plays an important role in shaping students’ character and behavior, particularly in instilling the value of honesty. This study emphasizes three main aspects: the role of the curriculum and learning strategies, the role of teachers and the school environment, and the impact of anti-corruption education on students’ character. The integration of honesty values into the formal curriculum, through experiential-based approaches and reflective evaluation, has proven effective in enhancing understanding and internalization of moral values. Teachers and the school environment function as role models and moral laboratories, enabling students to connect theory with real-life practice. Anti-corruption education also has a long-term impact on character formation, preparing students to become individuals with integrity who are capable of facing ethical dilemmas. The findings of this study indicate that anti-corruption education is not merely a transfer of knowledge, but a sustainable moral investment for students and society.
Integrasi Pendidikan Qur’ani dan Neurosains dalam Meningkatkan Kecerdasan Anak Usia Dini Latifah, Aeni; Sahroni, Dadang; Hilman, Cecep; Afriliani, Ajeng Teni Nur; Sarmita, Sarmita
Absorbent Mind Vol. 6 No. 1 (2026): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v6i1.9208

Abstract

This study aims to analyse the concept of integrating Qur’anic education and neuroscience in enhancing early childhood intelligence and to identify its implications for effective learning strategies. This research employs a qualitative approach using a library research method by examining various relevant scientific literatures. The data used are secondary data obtained from books, scholarly journal articles, and academic documents related to Qur’anic education, neuroscience, and early childhood development. Data were collected through documentation study by exploring, reviewing, and analysing relevant literature sources. The data were then analysed using a descriptive-analytical method through processes of classification, interpretation, and synthesis of the identified concepts. The findings indicate that Qur’anic education plays a significant role in shaping the balance of children’s intellectual, emotional, and spiritual intelligence, while neuroscience provides scientific insights into brain development processes and optimal strategies for stimulating children's cognitive potential. The integration of these two approaches can enhance memory, concentration, and children's critical and creative thinking skills through learning methods aligned with the stages of brain development. Therefore, this integrative approach has the potential to improve the quality of early childhood education holistically and can serve as a reference for developing curricula and learning strategies that are more effective and applicable.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN BERBASIS NILAI ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI: STUDI EKSPERIMEN Aeni Latifah; Neng Awalia Farida; Erma Rahmawati; Novita Rahmawati; Nurul Dwi Hariyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45821

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of a play-based learning model integrated with Islamic values on the social-emotional development of early childhood. The background of this study is based on the suboptimal social-emotional abilities of children, such as empathy, cooperation, and emotional regulation. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design (nonequivalent control group design). The subjects consisted of 30 children divided into an experimental group and a control group. Data were collected through observation using a social-emotional development instrument. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics, specifically the t-test. The results indicated a significant improvement in the experimental group compared to the control group, with the t-value greater than the t-table value and a significance level of < 0.05. This finding demonstrates that the play-based learning model integrated with Islamic values is effective in enhancing children's social-emotional development. The study highlights that integrating play activities with Islamic values provides meaningful and enjoyable learning experiences while fostering children's character development. Therefore, this model can serve as an innovative alternative in early childhood education.
Co-Authors Abdulloh, Neng Sonya Khiyaroh Ade Ruslan Hidayat ADI ROSADI Afriliani, Ajeng Teni Nur Agustin, Eki Amanah, Ima Muslimatul Amelia Putri Andi Sukandi Anisa Dewi Raharja Anisak Nurul Fitri, Dwi Annisah, Siti Asep Rizkiyana Asyifa, Nur Atin Supriatin Cahya Syaodih Cecep Hilman Dadang Sahroni Dadang Sahroni Dadang Sahroni Dadang Sahroni, Dadang Daeng Arifin Dede Ridwan Dikrilah Dikrilah Dikrilah, Dikrilah Dikrillah, Dikrillah Do’a Fajarwati Eki Agustin El Hadi, Warda Endang Supiani Endin Nasrudin Erma Rahmawati Fajarwati, Do’a Fatimah, Sri Eka Fauzan Fadillah Fauziah, Rahmawati Handiyati, Tintin Heppi Permatasari Hidayat, Ade Ruslan Ihsan Nurhuda Iim Wasliman Ima Muslimatul Amanah Indah Parwansyah Indriyani Irma Muti Istikhori Istikhori Istikhori, Istikhori Jamil, Nurasiah Janah, Raudatul Kholisoh, Siti Kun Nurachadijat linda hindriana Mariah, Eneng Yeni Mariana Panji Mariana Panji Ramadan Mariana Panji Ramadhan Miswan Miswan Mubarok, Dasep Hanan Muhammad Iqbalullah Mulyawan Safwandy Nugraha Muslih Musolihat Musolihat, Muslih Nasihah, Ulfah Nasrudin, Endin Neneng Hadianti Neng Awalia Farida Neng Iqda Abqory Neng Lailatul Faaizah Nia Ardianingsih Novita Rahmawati Nur Asyifa Nurasiah Jamil Nurul Dwi Hariyanti Oktavian Ihda Sumantri Permatasari, Heppi Raharja, Anisa Dewi Rahayu, Vina Resa Fitri Raudatul Janah Ridwan Agustian Nur Ridwan, Dede Rizkiyana, Asep Ruslandi, Ujang Sarmita Sarmita, Sarmita Septy Premitha Sinta Puspita Siti Aimah Siti Annisah Siti Qomariah Sri Eka Fatimah Sri Widaningsih, Sri Sukandi, Andi Sumpena Sumpena Sumpena, Sumpena Supriatin, Atin Syifa Aqmaliyah Tintin Handiyati Ujang Ruslandi Ulfah Fauziah Hasanah Ulfah Nasihah Yuhaeni, Yuyu Yulistiana Yurna Yurna Yurna Yurna Yurna, Yurna Yuyu Yuhaeni