p-Index From 2021 - 2026
13.047
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Sosiohumaniora Tengkawang : Jurnal Ilmu Kehutanan Indonesian Journal of Conservation Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Ecogreen Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Jurnal Hutan dan Masyarakat Jurnal Belantara Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis PERENNIAL Journal of Sylva Indonesiana Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) ULIN: Jurnal Hutan Tropis Agro Bali: Agricultural Journal Journal of Tropical Marine Science Jurnal Silva Tropika Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil : Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan dan Pertanian Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Journal of Empowerment Community Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer) Buletin Poltanesa Journal of Soft Computing Exploration KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sylva Scienteae MAKILA: Jurnal Penelitian Kehutanan Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sylva Lestari JURNAL HUTAN TROPIS Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Ilmu Kehutanan Global Forest Journal Journal of People, Forest And Environment Jurnal Wasian
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Kuliner Berbahan Dasar Porang Winarno, Gunardi Djoko; Safe’i, Rahmat; Kaskoyo, Hari; Darmawan, Arief; Asmarahman, Ceng; Harianto, Sugeng P.; Wulandari, Christin; Setiawan, Agus; Dewi, Bainah Sari; Riniarti, Melya; Hidayat, Wahyu; Salsabila, Sahda; Fitriana, Yulia Rahma; Hilmanto, Rudi
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9905

Abstract

Pemanfaatan porang sebagai bahan dasar kuliner sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas rasa produk. Selama ini porang masih belum digunakan oleh petani walaupun mereka mempunyai bahan umbi porang. Kondisi ini terjadi karena mereka tidak tahu bagaimana pengolahan porang dan meramunya untuk kuliner. Tujuan Pelatihan adalah membangun ketrampilan petani dalam membuat kuliner berbahan dasara porang. Pelatihan dilakukan di Desa Hanura Pesawaran Lampung. Jumlah peserta yang dilatih sebanyak 30 orang yang berasal dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Sistem Hutan Kerakyatan (SHK) Lestari Hanura Pesawaran Lampung. Peran mitra (kelompok tani Sistem Hutan Kerakyatan Lestari adalah penyedia umbi porang yang selama ini tidak dimanfaatkan karena harga umbinya sangat rendah hingga mencapai Rp 2.500. Kelompok tani berharap tanaman porang dapat dikembangkan di areal kelola mereka.  Untuk peningkatan hasil panen diharapkan adanya mesin pengolah umbi porang menjadi glukomanan sehingga nilai jual porang menjadi meningkat melalui pengolahan porang menjadi berbagai kuliner seperti bakso dan mpek-mpek. Para petani diharapkan menjadi pioneer untuk membuat tepung porang dan bakso. Dampak yang akan terjadi adalah petani yang selama ini memiliki tanaman porang menjadi terampil dalam mengolah porang kuliner yang dapat dikonsumsi ataupun di pasarkan. Sehingga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan petani desa Hanura dan sekitarnya.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Hutan Dalam Pemanfaatan Pekarangan Secara Agroforestry, Gapoktan Wana Tani Lestari KPH Batu Tegi Tanggamus Yuwono, Slamet Budi; Kaskoyo, Hari; Qurniati, Rommy; Safe'i, Rahmat; M, Andre H; S, Ade Irma
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9901

Abstract

Desa Datar Lebuay Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus merupakan desa yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan KPH Batutegi Kab. Tanggamus. Masyarakat desa tersebut terhimpun dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wana Tani Lestari yang merupakan Kumpulan kelompok tani Hkm (Hutan Kemasyarakatan) yang memiliki izin memanfaatkan Kawasan hutan dalam skema perhutanan sosial, selain memiliki lahan garapan di dalam kawasan hutan pada umumnya mereka juga memiliki lahan kebun dan pekarangan di luar Kawasan hutan. Lahan berkebun biasanya berjarak kurang dari satu kilometer dari pemukiman dan lahan pekarangan berada di sekitar rumah tempat tinggal mereka. Pada umumnya kegiatan pemanfaatan lahan hutan dan kebun dilaksanakan oleh kaum laki-laki sedangkan kaum ibu atau perempuan lebih banyak di rumah membantu proses pengolahan hasil hutan seperti menjemur kopi dan kakao, menjemur pinang dan mengolah hasil panen lainnya untuk mendukung pendapat keluarga. Selama ini lahan pekarangan masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani pada umumnya khususnya oleh para kaum perempuan. Hal ini karena mereka menganggap kegitan tersebut kurang bermanfaat. Seiring berjalannya waktu, terpikir oleh para kaum ibu/perempuan untuk berperan lebih aktif khususnnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan. Lahan pekarangan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan gizi dan kebutuhan pangan dengan cara menanam tanaman sayuran seperti tomat, terong, cabai dan lain-lain yang tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat antara lain terbentuk kelompok wanita tani (KWT) dengan nama Bumi Tani Sejahtera. Setelah mendapatkan kegiatan pengabdian pengetahuan KWT Bumi Tani Sejahtera terhadap pemanfaatan lahan pekarangan mengalami peningkatan, selain itu mereka mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dengan mencoba memanfaatkan pekarangan dengan tanaman produktif (cabe).    
Classification of crown density and foliage transparency scale for broadleaf tree using VGG-16 Octarina, Nur Ayu; Andrian, Rico; Safei, Rahmat
Journal of Soft Computing Exploration Vol. 4 No. 4 (2023): December 2023
Publisher : SHM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52465/joscex.v4i4.251

Abstract

Crown density and foliage transparency are important parameters for tree crown conditions. Previously, observers carried out crown density and foliage transparency assessments manually, which could be a less efficient process.This research aims to use the VGG-16 deep learning architecture to classify the density and transparency of broadleaves tree crowns. In this study, broadleaves tree crown datasets were collected for four types of broadleaves tree: cacao (theobroma cacao), durian (durio zibethinus), rubber (havea brasiliensis), candlenut (aleurites moluccana); then the data is labeled based on the crown density and foliage transparency scale card. The research applies resize and augmentation preprocessing. The model training process uses a scenario of 80% train data, 10% test data, and 10% validation data. After training using the VGG-16 model, the test results showed impressive accuracy, with the highest accuracy reaching 98.40% for candlenut trees, rubber (96.00%), cacao (92.00%), and durian (86.60%). This research shows quite good results in classifying the scale of crown density and foliage transparency with four types of broadleaves tree (cacao, durian, rubber and candlenut) using VGG-16.
Tree Damage Type Classification Based on Forest Health Monitoring Using Mobile-Based Convolutional Neural Network Gandadipoera, Faishal Hariz Makaarim; Andrian, Rico; safei, rahmat
Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijaidm.v7i2.29421

Abstract

One of the fundamental parts of surveying forest health conditions with Forest Health Monitoring (FHM) is to visually assess the damage experienced by trees under certain conditions. This visual assessment can be facilitated using a Convolutional Neural Network (CNN) which involves building the MobileNetV2 model architecture. The model was trained using 1600 image data with 16 classes. The image data was pre-processed by resizing it to 224x224. The data was categorized into three categories: 80% was allocated for training, 10% for validation, and testing with 10% also. Training was done by changing the values from batches with a maximum of 100 epochs. The model was then incorporated into a mobile application using TensorFlow Lite and testing the application gave satisfactory results.  The model results get the best accuracy rate of 98.75% and a loss of 0.0497. This research concludes that the classification of tree damage types based on FHM with CNN can be done. For accurate results, the image provided by the user must be clear and reflect the actual damage observed on the tree.
IDENTIFIKASI TIPE-TIPE KERUSAKAN PADA BAHAN PAKAN BADAK DI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS (STUDI KASUS TEGAKAN POHON PADA AREA RESTORASI) Lestari, Wulan Ayu; Safe'i, Rahmat; Dirgantara, Dirgantara
Jurnal Hutan Tropis Vol 12, No 4 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 4 Edisi Desember 2024
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v12i4.21452

Abstract

The quality of rhinoceros feed can be seen based on the health condition of the stand. It is necessary to monitor the condition of tree damage to maintain the quality of rhinoceros feed. This study aims to identify the types of damage to vegetation as rhinoceros feed. This research method is based on the Forest Health Monitoring (FHM) technique with several stages, namely: observation of the research location; determination and creation of cluster plots; identification of damage and percentage of tree damage. The results of the study showed that, in the Rawa Kidang restoration and Bambangan restoration, the dominant damage locations were found on the branches and leaves. In addition, the dominant types of damage found were broken/dead branches and leaves and damaged shoots/buds, with percentage values in Rawa Kidang of 27.47% and 59.89%, respectively, while in Bambangan it was 50.50% and 25.89%. The causes of damage to branches include weather factors, pests, and plant diseases while the main causes of damage to leaves are weather, availability of nutrients, and disruption of the photosynthesis process. The presence of parasites and fungi that arise due to high humidity can attack the trunk and branches, so that these parts will rot and be easily damaged or broken if exposed to strong pressure, such as strong winds. Thus, the type of damage most often found in Rawa Kidang Restoration and Bambangan Restoration is damage to branches and leaves with a percentage interval of damage of 25–60%.
HUBUNGAN PERUBAHAN KESEHATAN HUTAN DENGAN PENDAPATAN PETANI (STUDI KASUS HUTAN RAKYAT DI DESA KUBU BATU) Safe’i, Rahmat; Yuwono, Slamet Budi; Winarno, Gunardi Djoko; Asmarahman, Ceng; Darmawan, Arief; Hidayat, Wahyu; Gunawan, Rhezandy; Fajri, Ahmad Khairil
Jurnal Sylva Scienteae Vol 7, No 5 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 5 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v7i5.13965

Abstract

A healthy community forest can provide optimal benefits for the environment and the economy, particularly in increasing farmers' income. This study aims to analyze changes in community forest health and its relationship to farmers' income in Kubu Batu Village, Way Khilau District, Pesawaran Regency. The Forest Health Monitoring (FHM) method was used to assess forest health, while quantitative analysis was employed to calculate farmers' income. Data were collected through interviews and ecological assessments in the field. The results showed a significant decline in forest health conditions from 2020 to 2024, with the average health score decreasing from 7.35 to 4.68. Additionally, a positive correlation was found between forest health and farmers' income, where better forest conditions resulted in higher income for farmers. However, the strength of this relationship slightly weakened in 2024. The decline in forest health was largely due to forest fires, which affected biodiversity and land productivity. Therefore, restoration efforts and better forest management are necessary to maintain productivity and improve the welfare of community forest farmers.Hutan rakyat yang sehat dapat memberikan manfaat optimal bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat, terutama dalam meningkatkan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kondisi kesehatan hutan rakyat dan hubungannya dengan pendapatan petani di Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Metode yang digunakan adalah Forest Health Monitoring (FHM) untuk menilai kondisi kesehatan hutan serta analisis kuantitatif untuk menghitung pendapatan petani. Data dikumpulkan melalui wawancara dan penilaian ekologi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan signifikan dalam kondisi kesehatan hutan dari tahun 2020 ke 2024, dengan rata-rata nilai kesehatan menurun dari 7,35 menjadi 4,68. Selain itu, terdapat hubungan positif antara kondisi kesehatan hutan dan pendapatan petani, di mana semakin baik kondisi hutan, semakin tinggi pula pendapatan yang diperoleh petani. Namun, kekuatan hubungan ini sedikit melemah pada tahun 2024. Penurunan kesehatan hutan sebagian besar disebabkan oleh kebakaran hutan, yang berdampak pada biodiversitas dan produktivitas lahan. Oleh karena itu, upaya pemulihan dan pengelolaan hutan yang lebih baik diperlukan untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan petani hutan rakyat.
Analisis perubahan kesehatan ekosistem Kebun Raya di Provinsi Lampung Safe'i, Rahmat; Gunawan, Rhezandhy
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i2.17219

Abstract

Pemantauan perubahan kondisi ekosistem dapat dijadikan sebagai bentuk evaluasi terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan keberlanjutan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui nilai akhir perubahan kesehatan ekosistem Kebun Raya di Provinsi Lampung. Tahapan yang dilakukan pada penelitian, antara lain: observasi untuk penetapan dan pembuatan plot ukur; pengukuran parameter dan penilaian akhir kesehatan ekosistem kebun raya menggunakan teknik Forest Health Monitoring (FHM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Kebun Raya Liwa (KRL) terjadi kenaikan nilai dan kategori dari pengukuran pertama ke kedua, adapun pada Kebun Raya ITERA (KRI) mengalami penurunan. Secara ekologis, kenaikan dan penurunan ini dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara, dan faktor hama penyakit pohon. Kedua faktor tersebut signifikan mempengaruhi kondisi pohon seperti kerusakan pohon, kondisi tajuk, kesuburan tanah, dan produktivitas tegakan. Selain itu pihak pengelola dan stakeholders  memberikan kontribusi terhadap upaya pemeliharaan terhadap Kebun Raya. Dengan demikian, Kebun Raya di Provinsi Lampung mengalami fluktuasi nilai perubahan pada kondisi kesehatan ekosistem..
Hydrological Performance of Way Linti Watershed Based on Discharge Fluctuation Coefficient, Runoff Coefficient, and Sediment Load Alfi Sofyan; Slamet Budi Yuwono; Rudi Hilmanto; Agus Setiawan; Rahmat Safe'i
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 13, No 4 (2024): December 2024
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v13i4.1206-1215

Abstract

The response of the hydrological characteristics of a watershed to rain events is strongly influenced by land cover conditions and topography. The research was carried out in the Way Linti watershed Pesawaran District, Lampung Province. This study aims to learn of hydrological characteristics of Way Linti watershed which is includes the calculation of the discharge fluctuation coefficient (DFC), runoff coefficient (RC) and Sedimentation. The method used in this study refers to the Minister of Forestry Regulation No. 61/2014 concerning Monitoring and Evaluation of Watershed Performance. The data collected includes rainfall, land coverage, river discharge data and sedimentations. The results of the data collection were analyzed to determine the actual condition of hydrological performance of Way Linti watershed. The results of research of the hydrological characteristics of the Way Linti showed that discharge fluctuation coefficient (DFC) of 367.94 which is very high category, runoff coefficient (RC) of 0.193 (very low category), and sediment load (SL) of 58.78 mg/l (very high category). Keywords: Coefficient Runoff, Discharge Fluctuation Coefficient, Sediment Load.
Estimasi Simpanan Karbon di Atas Permukaan Tanah pada Hutan Rakyat di Kawasan Perkotaan, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung Vita Arianasari; Rahmat Safe'i; Arief Darmawan; Hari Kaskoyo
Jurnal Ilmu Kehutanan Vol 15 No 2 (2021): September
Publisher : Faculty of Forestry Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2843.28 KB) | DOI: 10.22146/jik.v15i2.1537

Abstract

Community forest plays an equally important role in ecological aspects when compared to other types of forest, one of which is carbon storage that helps in mitigating global climate change. The existence of community forests that are part of urban areas is quite rare, so this research needs to be carried out considering its special location. This study aimed to estimate the carbon storage contained in urban community forests, Bandar Lampung City, Lampung Province. The methods used in this research were destructive and non-destructive. Carbon storage measurements were carried out in three carbon pools, namely aboveground biomass; necromasses; litter, and understorey. The measurements were carried out by a vegetation inventory on 15 plot clusters located in the study area. The results indicated that the average value of carbon storage was 54.59 tC/ha with a value interval of 48.93 tC/ha up to 60.26 tC/ha. Aboveground biomass held the largest percentage as a contributor to carbon storage 95.71%, followed by necromass 4.23%, litter and understory 0.05%.
COMMUNITY PERSPECTIVE ON FOREST CONDITION (CASE STUDY IN KTH TALANG PONIJAN AND SIDODADI I) Elsa Nadia Almaidah; Iswandaru, Dian; Kaskoyo, Hari; Wulandari, Christine; Darmawan, Arief; Rahma Fitriana, Yulia; Safe'i, Rahmat; Herwanti, Susni; Novriyanti, Novriyanti; Gumay Febryano, Indra
Jurnal Belantara Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v8i1.1082

Abstract

The sustainability of forest functions is closely related to the perspective of the communities living around it. This study aims to analyze community perspectives on forest conditions in KTH Talang Ponijan and Sidodadi I. Data was collected using a qualitative approach through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. The collected data were analyzed descriptively and qualitatively. The results of the research show that there are still differences between the community's views and their behavior towards community forest management (HKm). Most people in KTH Talang Ponijan and Sidodadi I utilize HKm land to improve their welfare. However, conditions in the field reveal that illegal practices such as logging, poaching, opening up new land for cultivation, and unsustainable land management threaten the balance of nature and worsen forest conditions. The government is expected to provide environmental education programs and facilitate training or guidance to strengthen the community's capacity to manage and utilize forests wisely.
Co-Authors A Nizam Syahiib A. Nizam Syahiib A. Nizam Syahiib Abdul Jalal Abimanyu, Bondan Admi Syarif Admi Syarif Afif Bintoro Afif Bintoro Afif Bintoro Agung Abadi Kiswandono Agung Adeiv Fara Fernando Agung Yoga Pangestu Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Agustin, Aprillia Bella Cithra Putri Ahmad Julio Rizky Airlangga Sani Cahya Margaliu Ajijah, Lis Nur Akbar Rulianto Akmal Junaidi Alexander Sanjaya Alfi Sofyan Ali Wafa Alkhadafi Saddam Simparico Amal, Muhammad Ikhlasul Aminah, Lina Nur Andrian, Rico Annisa Putri Nabila Annisa Putri Nabila Annisa Putri Nabila Anshory Arbi Hidayatullah Arief Darmawan Arief Darmawan Arief Darmawan Arief Darnawan Aristoteles, Aristoteles Arum Nurcahyani Asyidiqi, Abdilah Bainah Sari Dewi Bainah Sari Dewi Bainah Sari Dewi Bainah Sari Dewi Bella Audia Bondan Abimanyu Ceng Asmarahman Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Cici Doria Cici Doria Citra Farshilia Gayansa Rezinda Deya Puspa Ansori Dhiyaulhaq Al Mugni Dian Iswandaru Dian Iswandaru Dian Nova Yanti Dina Pertiwi Dina Pertiwi Dirgantara, Dirgantara Duryat Duryat, Duyat Eka Nala Puspita Elmo Rialdy Arwanda Elmo Rialdy Arwanda Elsa Nadia Almaidah Elza Wahyuni Enda Susianti Endang Linirin Widiastuti Eny Puspasari Erly, Hasbiyan Erna Puspasari Faisal Kurniawan Fajar Nugraha Fahriza Fajri, Ahmad Khairil Fajriyanto Fajriyanto Fanirizki Sofiyana Fansuri Fikri Haikal Fansuri Fikri Haikal Fauzi Febrianto Febrian, Ardi Ferdy Ardiansyah Ferdy Ardiansyah Ferina Wati Fito Apriandana Fito Apriandana Fitriana , Yulia Rahma Fitriana, Yulia Rahma Flaurensia Riahta Tarigan Gandadipoera, Faishal Hariz Makaarim Gunadi Djoko Winarno Gunardi Djoko Winanrno Gunardi Djoko Winarno Gunardi Djoko Winarno Gunardi Djoko Winarno Gunawan, Rhezandhy Gunawan, Rhezandy Hardjanto Hardjanto Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Harianto, Sugeng P Harianto, Sugeng P. Harianto, Sugeng Prayitno Harianto, Sugeng Prayitno Hartati, Puspa Hasbiyan Erly Helen Yuseva Ayu Hernani, Livia Ayu Istoria Hidayat Pujisiswanto Idi Bantara Imawan Abdul Qohar Indra G Febryano Indra Gumay Febryano Indra Gumay Febryano Indra Gumay Febryano Indra Gumay Febryano Indra Gumay Febryano1 Indriyanto Indriyanto Intan F Suri Irlan Rahmat Maulana Irlan Rahmat Maulana Irwan Irwan Irwan Sukri Banuwa Irwan Sukri Banuwa Iswandaru , Dian Iswandaru, Dian Jacky Michael Pah Kaskoyo, Hari Kurnia Muludi Kurniasari, Nanda Larasati, Novi Yunita lely Pratiwi S. Leti Sundawati Lia Mulyana Lina Nur Aminah Lis Nur Ajijah Lis Nur Ajijah Lumbanraja, Favorisen R M Dedy P Sukmara M, Andre H M. Rizky Pratama M. Rizky Pratama Machya Kartika Tsani Machya Kartika Tsani Machya Kartika Tsani Machya Kartika Tsani Maryani, Lusia Leni Melya Riniarti Mohamad Ilham Nurfaizi Naila Putri Dwi Prana Nindya Tria Puspita Novita Tresiana Novriyanti Novriyanti Novriyanti Nur Rohman Nurfaizi, Mohamad Ilham Nurrahman, Muhammad Irfan Octarina, Nur Ayu Pardede, Lusiana Pardede, Lusiana Br. Permatasari, Diva Prayogi Saiful Anwar Prihandini Tria Okta Viani Puspita, Eka Nala Putra Pangestu Rahma Fitriana, Yulia Rhezandhy Gunawan Rico Andrian Rini Nurindarwati Rio Tedi Prayitno Risna Damayanti Risna Damayanti Risna Damayanti Riyanto Riyawan, I Nyoman Rizky Novia Sari Rizky Pratama Rommy Qurniati Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmato Rusdi Evizal rusita rusita S, Ade Irma Salma Dara Cantika Salsabila, Sahda Samsul Bakri Samsul Bakri Samsul Bakri Sanjaya, Fendi Agung Santoso, Trio Sapto Kuncoro Sari, Dini Ratna Selvira Selvira Selvira Selvira Sepia Tapasya Setiawan, Birgita Diah Puspitrani Simanjorang, Lely Pratiwi Siti Fauzia Rochmah Siti Fauzia Rochmah siti herawati sitorus Slamet Budi Yuwono Slamet Budi Yuwono Sofyan, Alfi Sriatna, Diah Adi Sugeng P. Harianto Sugiharti, Tri Supriyanto Supriyanto Surnayanti Surnayanti Susni Herwanti Susni Herwanti Susni Herwanti Susni Herwanti Syahiib, A. Nizam Tri Maryono Tri Rizky Putra Tri Widyawati, Tri Tristiyanto Tristiyanto Tsani, Machya Kartika Uma , Kaifa Unang Mulkhan Unang Mulkhan Vio Deka Ananda Vio Deka Ananda Violita, Cindy Yoeland Vita Arianasari Vita Arianasari Wahyu Hidayat Winarno, Gunardi Djoko Wisnu Satyajaya Wulan Ayu Lestari, Wulan Ayu Wulandari , Christine Wulandari, Christin Yeni Apriliyani Yeni Susanti Yudi Safril Ariza Yulia Rahma Fitriana Yullia Indriani Yullia Indriani Zainal Abidin Zuhri Nopriyanto Zuhri Nopriyanto