Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Matematika Realistik Islami, RismalaDian; Kurniati , Nani; Tyaningsih, Ratna Yulis; Azmi, Syahrul
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.7263

Abstract

Keberhasilan seorang siswa sangat bergantung pada kesiapan guru dalam merancang suatu desain pembelajaran. Ketersediaan media pembelajaran dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Berdasarkan observasi di lapangan, lebih tepatnya di SMPN 22 Mataram menunjukan bahwa belum tersedianya media pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Sumber belajar yang biasanya digunakan adalah lembar kerja siswa (LKS) yang masih belum menggabungkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis matematika realistik yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research & development) dengan model pengembangan 4D dengan tahapan pendefinisian (define), Perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (dissemination). Akan tetapi, pada tahap penyebaran (dissemination) tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi dan angket kepraktisan. Teknik analisis data yang digunakan bersifat kuantitatif, yaitu analisis berdasarkan data yang diperoleh. Teknik analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan: reduksi data, penyajian data, penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menghasilkan produk media pembelajaran interaktif berbasis matematika realistik yang termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0.86 dan termasuk dalam kategori sangat praktis dengan skor 98%. Setelah menggunakan media dalam proses pembelajaran dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis matematika realistik dinyatakan sangat valid dan sangat praktis. Media pembelajaran interaktif ini diharapkan menjadi salah satu alternatif alat bantu guru dalam pembelajaran sehingga siswa dapat membangun pemahaman siswa dalam memahami konsep matematika realistik.
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Adaptasi PISA Ditinjau dari Gaya Belajar Puput Salsabilah; Soeprianto, Harry; Yulis Tyaningsih, Ratna; Subarinah, Sri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2074

Abstract

Capaian literasi matematika yang rendah di Indonesia, terutama pada konten shape and space, mendapat perhatian khusus dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa dengan gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik dalam menyelesaikan soal-soal adaptasi PISA pada konten shape and space. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A SMPN 7 Mataram dengan 11 siswa visual, 11 siswa auditorial, dan 11 siswa kinestetik. Instrumen penelitian adalah angket gaya belajar, tes tertulis kemampuan literasi matematika, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator kemampuan literasi matematika yaitu: 1) merumuskan situasi secara matematis (formulate), 2) menerapkan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran matematika (employ), 3) menafsirkan, menerapkan dan mengevaluasi hasil matematika (interpret). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan literasi matematika yang baik, mampu melalui semua tahap literasi matematika dengan teliti namun sedikit kesulitan dalam menafsirkan kembali hasil yang diperoleh ke permasalahan yang ada. Siswa dengan gaya belajar auditorial mampu merumuskan masalah secara matematis dan menerapkan konsep, namun masih kurang lengkap menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan pada soal. Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik hanya mampu merumuskan masalah secara matematis namun kesulitan dalam menerapkan konsep dan menafsirkan hasil yang diperoleh ke permasalahan yang ada.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Tipe Kepribadian Apriani, Apriani; Arjudin, Arjudin; Yulis Tyaningsih, Ratna; Prayitno, Sudi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis pada materi lingkaran ditinjau dari tipe kepribadian siswa SMPN 4 Praya Barat Daya Kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian berupa angket, tes dan pedoman wawancara. Dari 22 siswa yang diberikan angket penggolongan tipe kepribadian, terdapat terdapat 7 siswa Guardian (SG), 6 siswa Artisan (SA), 3 siswa Rational (SR) dan 6 siswa Idealist (SI). Siswa diberikan tes kemampuan komunikasi matematis kemudian dipilih 8 subjek penelitian untuk diwawancarai yang terdiri dari 2 siswa pada masing-masing tipe kepribadian dan dipilih berdasarkan hasil angket tipe kepribadian. Analisis data kualitatif menggunakan 3 tahapan yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi matematis, siswa dengan tipe kepribadian Guardian (SG) mampu memenuhi aspek menulis, mampu memenuhi aspek menggambar dan mampu memenuhi aspek ekspresi matematika. Siswa dengan tipe kepribadian Artisan (SA) hanya mampu memenuhi aspek menggambar namun masih kesulitan dalam memenuhi aspek menulis dan aspek ekspresi matematika. Siswa dengan tipe kepribadian Rational (SR) mampu memenuhi aspek menulis dan menggambar, akan tetapi masih terdapat kesulitan pada aspek ekspresi matematika. Siswa dengan tipe kepribadian Idealist (SI) mampu memenuhi aspek menulis, aspek menggambar, akan tetapi masih terdapat kekeliruan pada aspek ekspresi matematika.
ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL ASESMEN TENGAH SEMESTER GENAP MATA PELAJARAN MATEMATIKA KURIKULUM MERDEKA KELAS VII SMP NEGERI 2 KURIPAN TAHUN AJARAN 2024/2025 Syufa Auliya, Annisa; Hikmah, Nurul; Yulis Tyaningsih, Ratna; Turmuzi, Muhammad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25625

Abstract

This study aims to analyze the quality of even midterm assessment items in the mathematics subject of the Merdeka Curriculum for Class VII of SMP Negeri 2 Kuripan in the 2024/2025 academic year in terms of suitability of questions with grids, validity, reliability, difficulty level, differentiating power, and effectiveness of checkers. The method used is Mixed Method with descriptive qualitative and quantitative approaches. The data obtained will be analyzed using the SPSS version 27 program and the Microsoft Excel program. The results of the qualitative analysis of the research show that: 30 out of 30 items or 100% of the questions are in accordance with the grid from the material aspect, construction aspect, and language aspect. The results of the quantitative analysis of the study showed that: (1) valid questions amounted to 28 items (93.33%), and invalid questions amounted to (6.67%); (2), the question has high reliability with a coefficient of 0.816; (3) Based on the level of difficulty has good quality because 19 items (67.86%) are in the medium category, 2 items (7.14%) are in the difficult category, and 7 items (25%) are in the easy category; (4) Based on the differentiating power, it has good quality because 6 items (21.43%) are categorized as good, 21 items (75%) are categorized as quite good, and 1 item (3.75%) is categorized as poor; (5) Based on the effectiveness of the checkers, it has very good checker quality because 15 items (53.57%) with very good checkers, 9 items (32.14%) with good checkers, and 5 items (14.29%) with poor checkers.
High Visual-Spatial Intelligence Students’ Creativity in Solving PISA Problems Triutami, Tabita Wahyu; Hariyanti, Uun; Novitasari, Dwi; Tyaningsih, Ratna Yulis; Junaidi, Junaidi
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v5i1.3280

Abstract

Creativity is very necessary for learning mathematics, especially when solving geometry problems. This research aims to describe 4th year mathematics education students’ creativity in solving geometry problems. Creativity in this research is focused on fluency, flexibility, and originality of student anwer when solving geometry problems. This research is an explorative descriptive research through a qualitative approach. The participants were 7 fourth year mathematics education students of state University in Mataram, who have a high level of visual-spatial intelligence. The data was collected by written test and interview. The test consisted of two open-ended geometry problems about transforming 3-dimensional images into 2-dimensional images and making 2-dimensional images with a predetermined circumference. The problems are modification of the 2006 PISA test. The result showed that subjects with high visual-spatial intelligence levels met all indicators of creativity. In solving problems that meet the aspects of fluency, flexibility and originality, they combine mental rotation and mental visualization abilities and include using their visual experience by modifying the information obtained and the initial problem solving ideas obtained. This also enables them to produce original problem solutions. The results of this research can be used as an illustration and a guideline to assess students’ creativity with high visual-spatial intelligence level.
LKPD berbasis Model Problem Based Learning Berorientasi pada Kemampuan Numerasi: Bagaimana Respon Siswa? Salsabila, Nilza Humaira; Sripatmi, Sripatmi; Tyaningsih, Ratna Yulis; Novitasari, Dwi; Triutami, Tabita Wahyu
Media Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v12i1.12145

Abstract

This research aims to produce mathematics learning media in the form of Student Worksheets (LKPD) based on the Problem Based Learning (PBL) Model in statistical material oriented towards numeracy skills. The development of worksheets was carried out based on the development model by Plomp. One of the qualities of the media developed includes practical aspects. The practicality of the worksheets learning media was assessed by students by filling out a response questionnaire on the use of worksheets. The developed worksheets meets practical criteria if the average score of students' responses to mathematics learning media is in the minimum good classification (X>28). The response questionnaire for using worksheets was filled in by students in grades 8.4 and 8.5 of MTsN 1 Mataram, totaling 51 students. The research results show that the worksheets meets practical criteria. Based on the results of student responses, students' use of worksheets shows an average score of 32.48 which has a good classification. Thus, the worksheets developed is easy and useful to use in mathematics learning.
Optimalisasi Kompetensi Guru SD Melalui Pelatihan Penyusunan Evaluasi Pembelajaran Matematika Interaktif Berbantuan Artificial Intelligence (AI) di Gugus Suela Lombok Timur Tyaningsih, Ratna Yulis; Sarjana, Ketut; Baidowi, Baidowi; Salsabila, Nilza Humaira; Oktavihari, Dita; Qorni, Wais Al
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v5i2.845

Abstract

The ability to design learning assessments is an essential competence for teachers to measure students’ achievement, evaluate the effectiveness of the learning process, and provide constructive feedback. This community service program was carried out to enhance the competence of elementary school teachers in the Suela Cluster, East Lombok, in developing relevant, interactive mathematics assessments supported by Artificial Intelligence (AI). The implementation method consisted of five stages: (1) needs analysis through teacher interviews, (2) intensive training on the use of AI and supporting applications such as Canva Magic AI and Almanack, (3) workshops on interactive assessment design, (4) classroom implementation mentoring, and (5) focus group discussions (FGD) on implementation results. Data were collected using questionnaires completed by 15 teachers, covering 13 indicators that assessed clarity of material delivery, trainer mastery, relevance, participation, usefulness, and the impact of training on teaching practice. The results showed that the average score per indicator ranged from 3.60 to 3.87 (scale 1–4), with the highest scores in clarity of delivery and relevance, and the lowest in time effectiveness. Qualitative analysis emphasized the need for longer duration, more varied practice examples (especially for lower grades), deeper materials, and program sustainability. Thus, the training proved effective in improving elementary school teachers’ competence in understanding and utilizing AI for mathematics assessment, although optimization is still required in technical aspects and program continuity.
KETERAMPILAN KOMUNIKASI LISAN CALON GURU MATEMATIKA PADA MATA KULIAH PROSES BELAJAR MENGAJAR (MK PBM) Tyaningsih, Ratna Yulis
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.96 KB)

Abstract

Mata Kuliah Proses Belajar Mengajar (MK PBM) memberikan pengalaman empirik dan praktis mengenai hal-hal yang berkenaan dengan kompetensi profesionalisme kependidikan, terutama yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik dalam mempersiapkan calon guru matematika yang handal dan berkualitas. Akan tetapi, pada kenyataannya kemampuan komunikasi lisan yang dimiliki mahasiswa masing cukup rendah, terlihat dari ketidaklancaran mahasiswa ketika sedang melakukan diskusi maupun menyajikan makalah presentasi. Hal tersebut mengakibatkan kemampuan pedagogik mahasiswa cukup rendah, karena dalam proses pembelajaran peran guru sebagai fasilitator diperlukan kemampuan komunikasi lisan yang baik. Subjek yang akan diteliti ada 9 mahasiswa dengan rincian, 3 mahasiswa berkemampuan komunikasi lisan kurang baik, 3 mahasiswa berkemampuan komunikasi lisan baik, dan 3 mahasiswa berkemampuan komunikasi lisan sangat baik. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini akan diukur kemampuan komunikasi lisan mahasiswa ketika diskusi kelompok dan tes lisan.   Kata Kunci: keterampilan komunikasi lisan, Proses Belajar Mengajar, MK PBM
Pengembangan MUPEL (multimedia peluang) berbasis etnomatematika dalam permainan tradisional anak (Dakon) Tyaningsih, Ratna Yulis; Salsabila, Nilza Humaira; Samijo, Samijo; Jatmiko, Jatmiko
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.286 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v6i1.14255

Abstract

MUPEL, singkatan dari Multimedia Peluang, merupakan multimedia pembelajaran matematika materi Peluang, berbasis etnomatematika, yang dikaitkan dengan jenis permainan tradisional yang sudah lama ditinggalkan di zaman modern ini. Jenis permainan tradisional yang dipilih adalah Congklak, atau dikenal dengan nama “Dakon” di kawasan Putat. Putat adalah salah satu nama desa pedalaman yang berada di lereng Gunung Klothok Kabupaten Kediri. Di dalam MUPEL terdapat beberapa menu utama, diantaranya Pendahuluan (pengenalan permainan Dakon), Materi, dan Uji Pemahaman. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan Multimedia Peluang (MUPEL) yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan untuk pengembangan multimedia ini adalah Research & Development dengan model pengembangan Plomp (modifikasi) sehingga tahap pengembangan multimedia hanya sampai pada tahap pengujian, evaluasi, dan revisi, tidak sampai pada tahap implementasi. Adapun langkah penelitian yang dilakukan meliputi: tahap investigasi awal (preliminary investigation), tahap perancangan (design), tahap realisasi/konstruksi (realization/construction), dan tahap pengujian, evaluasi, dan revisi (test, evaluation, and revision). Tingkat kevalidan Multimedia Peluang (MUPEL) secara isi 81% dengan kriteria “valid” dari ahli multimedia dan konstruk 86% dengan kriteria “sangat valid” dari ahli materi dan 83% dengan kriteria “valid” dari ahli bahasa, tingkat kepraktisan 83% termasuk kriteria “praktis”, dan tingkat keefektifan 88,89% termasuk kriteria “efektif”.