Claim Missing Document
Check
Articles

Agenda Setting Pengelolaan Sampah Pasar di Kota Makassar Muhlis Madani
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 1 (2011): (April 2011)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.078 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v1i1.12

Abstract

Awal munculnya isu pengelolaan sampah pasar ini dimulai dari adanya problem kebersihan, keteraturan, kenyamanan, dan keamanan untuk berbelanja di pasar tradisional, yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Adapun problem isu di sini, masyarakat pengguna pasar tradisional mempunyai anggapan adanya kejenuhan terhadap kinerja pemerintah daerah, di samping itu masyarakat menginginkan adanya suatu perubahan yang dapat menyentuh aspek manajemen dan teknis pengelolaan sampah pasar. Pemerintah Kota Makassar mesti melakukan pembenahan serius terhadap fasilitas persampahan, terutama pada kondisi pasar pasca-revitalisasi. Sistem dan penyediaan fasilitas tersebut melibatkan partisipasi pedagang. Pendekatan secara partisipatif dalam perencanaan, pengadaan dan pemeliharaan fasilitas akan meningkatkan rasa memiliki di kalangan pedagang pasar. Untuk itulah penyusunan agenda kebijakan pengelolaan sampah pasar penting untuk dilakukan. Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penataan Pasar Tradisional perlu dipercepat pembahasan dan atau pemberlakuannya, terutama hal yang berkaitan dengan sistem dan prosedur pengelolaan sampah pasar. Gagasan dan kebijakan revitalisasi pasar tradisional diharapkan tidak hanya terfokus pada aspek penataan spasial (keruangan), tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan pengelolaan lingkungan terutama aspek persampahan.
INTERAKSI AKTOR DALAM PERUMUSAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN PERTAMBANGAN DI KABUPATEN KOLAKA UTARA Fahrul Rijal; Muhlis Madani; Fatmawati Fatmawati
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 3, No 2 (2013): (October 2013)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.385 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v3i2.66

Abstract

This study aimed at knowing how the interaction of the actors in policy formulation. The method used was quantitative descriptive supported by qualitative data in the form of frequency tables. 20 people of population in the study would be also as the sample. Techniques of Data Collection in this research would be observation, questionnaires and developed the interviews for the respondent. The data were analyzed quantitative descriptively in which analyzing all the data collected by the authors, and then presented in the form of frequency tabulation completed by responds of the respondents obtained from informants, interviews, and questionnaires. The results showed how the interaction of actors in policy formulation mining management by the following indicators: 1. Patterns of cooperation (bargaining), The relationship between Parliament and Local Government established and done well and successfully, 2. Persuasive models (persuasion), a). An accurate negotiation precision, b). Many of them had been agreed of the approval for the local government and parliament in compromising problems occurred. The factors that influence were supporting factors and inhibiting factors. The supporting factors of the actors interaction and formulation of mining management policy in North Kolaka were: a). communication. b). Actors human resources. Factors inhibiting the interaction of actors in the formulation of management policies of mining management northern Kolaka. a). Commitment. b). Bureaucratic structure.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana interaksi aktor dalam perumusan kebijakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif dalam bentuk tabel frekuensi. Populasi dalam penelitian sekaligus merupakan sampel sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik berupa observasi, kuesioner serta dikembangkan dengan wawancara kepada responden. Data tersebut dianalisis secara Deskriptip kuantitatif yaitu menganalisis semua data yang berhasil dikumpulkan penulis, dan selanjutnya disajikan dalam bentuk tabulasi frekuensi dilengkapi dengan tanggapan responden yang diperoleh dari hasil Informan, wawancara, dan kuesioner. Dari hasil penelitian menunjukkan bagaimana interaksi aktor dalam perumusan kebijakan pengelolaan pertambangan dengan indikator: 1. Pola kerja sama (bar- gaining), Hubungan yang terjalin antara DPRD dan Pemerintah Daerah terjalin baik dan berhasil dilakukan, 2. Model persuasif (persuasion), a). ketepatan negosiasi tepat, b). persetujuan pemerintah daerah dan DPRD dalam mengkompromikan permasalahan yang terjadi banyak yang setuju. Faktor- faktor yang mempengaruhi seperti faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun faktor pendukung interaksi aktor dam perumusan kebijakan pengelolaan pertambangan di Kabupaten Kolaka Utara ialah: a). komunikasi. b). sumber daya pelaksana. Faktor penghambat interaksi aktor dalam perumusan kebijakan pengelolaan pertambangan di kabupaten kolaka utara. a). Komitmen. b). Struktur birokrasi.
MODEL JOINT OPERATION DALAM PRIVATISASI PENGELOLAAN PTPN XIV PABRIK KAPAS JENEPONTO Fadliah Yusman; Muhlis Madani; Handam Handam
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.2 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v4i1.79

Abstract

This study aims to determine the model of privatization of the management of Joint Operations at PT. Perkebunan Nusantara XIV Cotto factory Jenponto. The data collection was done by using field research, library research and document data searches. The data were then analyzed qualitatively. The results showed that the model of Joint Operation in the privatization of the management of PT Perkebunan Nusantara XIV Cotton factory Jeneponto to cooperate PT Supin Raya. Factors that are supporting the success of privatization is close supervision and the amount of raw material supply. Factors affecting the failure is a problem in making the agreement, the rental price of production services, late payment of rental services, limited production facilities and infrastructure.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui privatisasi pengelolaan dengan model Joint Operation pada PT. Perkebunan Nusantara XIV Pabrik Kapas. Pengumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian lapangan, penelitian kepustakaan dan penelusuran data dokumen. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Joint Operation dalam privatisasi pengelolaan PT Perkebunan Nusantara XIV Pabrik Kapas Jeneponto dengan bekerja sama PT Supin Raya. Faktor yang yang mendukung keberhasilan privatisasi yaitu pengawasan yang ketat dan jumlah pasokan bahan baku. Faktor yang mempengaruhi kegagalan yaitu masalah dalam pembuatan surat perjanjian, harga sewa jasa produksi, keterlambatan pembayaran sewa jasa, keterbatasan sarana dan prasarana produksi.
TRANSPARANSI PEMERINTAH DALAM PELAYANAN SERTIFIKAT TANAH DI KOTA MAKASSAR Fadli Fadli; Muhlis Madani; Muhammad Idris
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 2 (2014): (October 2014)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.7 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v4i2.88

Abstract

This study aims to identify the process of land services in serving the people in charge of land titles in Makassar, the proliferation of land without a certificate becomes a problem for society. This type of research is qualitative deskriftip which give an idea or an exact explanation objectively related to the actual state of the object that diteliti.Jenis data used consist of primary data, interviews and direct observation in the field and secondary data sourced from books, documents / notes / reports and legislation relating to issues diteliti.Dari research result shows the implementation of the People for Land Certification Service (Larasita) in Makassar been transparent or open but less effective. This is caused because the indicator execution and settlement services in terms of time, where the completion of the certifiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pelayanan pertanahan dalam melayani masyarakat mengurusi sertifikat tanah di Makassar, menjamurnya tanah-tanah tanpa sertifikat menjadi permasalahan bagi masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriftip yaitu memberikan gambaran atau penjelasan yang tepat secara objektif terkait keadaan yang sebenarnya dari objek yang diteliti.Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer yaitu wawancara dan observasi langsung dilapangan dan data sekunder yang bersumber dari buku-buku, dokumen/catatan/laporan dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan pelaksanaan Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah (Larasita) di Kota Makassar sudah Transparan atau terbuka namun kurang efektif. Hal ini diakibatkan karena indikator pelaksanaan dan penyelesaian pelayanan dari segi waktu, dimana penyelesaian sertifikasi dan pelaksanaan Larasita tidak sesuai dengan ketentuan yang telah dibuat sebelumnya.cation and implementation Larasita not in accordance with the provisions that have been made previously.
KEPEMIMPINAN PEMERINTAH DESA DALAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN PRASARANA WILAYAH PEMEKARAN DI DESA LAMBANAN KECAMATAN LATIMOJONG KABUPATEN LUWU Fitra Fitra; Muhlis Madani; Muhammad Tahir
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2012): (April 2012)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1488.004 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v2i1.36

Abstract

This study aims to determine how the village government leadership in implementing the accelerateddevelopment of regional infrastructure expansion in the Village District of Latimojong Lambanan Luwu.This type of research used in this research is descriptive qualitative survey research base. Data collectiontechnique used observation, documentation and interview. As for the population in this study is an elementLambanan village government and community leaders in the village of the District Lambanan LatimojongLuwu by sampling using purposive sampling techniques, then the results of the data is analyzedqualitatively. The results showed that although the Village Lambanan a new village bloomed, but thedevelopment in the Village Lambanan relatively fast, this is because the business is quite active village headand the support and participation of the communities Lambanan. With a leadership style that is applied bythe village head Lambanan that traditional democracy with participatory development concept, simple andpopulist Village Head Lambanan able to attract sympathy and trust of the community. Because people aretargets and perpetrators of development, the Village Head Lambanan always mengikutsertaka communitiesin the planning and execution of development. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan pemerintah desa dalammelaksanakan percepatan pembangunan prasarana wilayah pemekaran di Desa Lambanan KecamatanLatimojong Kabupaten Luwu. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptifkualitatif dengan dasar penelitian survey. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasidan wawancara. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah unsur pemerintah DesaLambanan dan Tokoh masyarakat di Desa Lambanan Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu denganpenarikan sampel menggunakan teknik purposive sample, kemudian hasil dari data tersebut di analisasecara kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun Desa Lambanan merupakan desayang baru dimekarkan, tetapi pembangunan di Desa Lambanan tergolong cepat, hal ini disebabkan karenausaha kepala desa yang cukup aktif dan dukungan serta partisipasi dari masyarakat desa Lambanan.Dengan gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala desa Lambanan yaitu demokrasi tradisionaldengan Konsep pembangunan partisipatif, sederhana dan merakyat Kepala Desa Lambanan mampumenarik simpati dan kepercayaan dari masyarakat. Karena masyarakat adalah sasaran sekaligus pelakupembangunan, Kepala Desa Lambanan selalu mengikutsertakan masyarakat dalam setiap perencanaandan pelaksanaan pembangunan.
The Construction of the Indonesian Government's Repressive Counter-Terrorism Policy Ardli Johan Kusuma; Tulus Warsito; Surwandono Surwandono; Ali Muhammad; Mega Hidayati; Muhlis Madani
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 9, No 2 (2019): (October 2019)
Publisher : Department of Government Studies Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1247.807 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v9i2.1845

Abstract

The Indonesian government has made a counter-terrorism legal instrument starting in 2001. And the making of counter-terrorism policies in Indonesia was carried out after the 9/11 event. Even though the phenomenon of terrorism that occurred in Indonesia existed before 2001. Even since Indonesia became an independent state, there have been many events that can be classified into the phenomenon of terrorism. But the Indonesian government responded by making legal instruments after 2001. In overcoming terrorism, the Indonesian government prefers a repressive approach. Detachment 88 as a special anti-terrorist force, allegedly has committed many human rights violations. Even in the last 10 years, at least 120 suspected terrorists were killed in the arrest process and 40 people were victims of wrongful arrests. In addition, more than 80% of them were subjected to torture. However, the repressive approach has not been able to reduce the number of terrorist attacks in Indonesia. Therefore, this research seeks to find what factors that influencing the Indonesian government to make repressive counter-terrorism policies in Indonesia. The findings revealed the existence of several factors including the persuasion of the international community, the influence of international norms, and the perception of the Indonesian government in understanding the threat of terrorism which is influenced by past experience.
Analysis of Government Policy in Economic Recovery During Pandemic in Indonesia Muhlis Madani; Nursaleh Hartaman
Journal of Governance Volume 7 Issue 3: (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jog.v7i3.15974

Abstract

The Covid-19 pandemic affected both the health and economy of different countries, including Indonesia. This led to the issuance of several policies by the government to ensure economic recovery. Therefore, this study aims to examine the government policies implemented as a response to the impact of Covid-19. These policies are generally grouped into four which include fiscal, monetary, macroprudential, and emergency liquidity. A descriptive qualitative method was used to analyze their performance in dealing with the economic crisis caused by Covid-19 using Nvivo12 Plus software. The results showed that the most widely used is the fiscal policy with 62% followed by macroprudential with 20% while monetary and emergency liquidity is 9% and 6%, respectively. This implied that fiscal policy is the main support for the Indonesian government's economic recovery.
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS di UPTD SDN Wilayah I Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Ayu Novitasari; Syarifuddin Sida; Muhlis Madani
EDUTECH Vol 8, No 2 (2022): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v8i2.11409

Abstract

The good learning achievement of a number of students is believed to be the simultaneous influence of the standard of completeness of learning facilities in schools and students' learning motivation. This assumption has resulted in, at least, empirical evidence and different field data sources in several case studies for similar themes, included in this study. Conducted from June to August in class V - UPTD SDN Region 1 Bontoa District, Maros Regency as a locus. This research is an Ex-post facto quantitative study that focuses on the moment of a certain phenomenon that has become a past event to find out both the causal factors and the impact of the event. Proportionate Stratified Random Sampling was used as a sampling technique, where 125 students were randomly assigned in this study according to the Slovin formula. Data collection is done by distributing questionnaires to respondents, namely class V students. The questionnaire uses an inverted number scale with two categories, where the favorable category starts from numbers from 1 to 5 and Unfavorable vice versa (from 5 to 1). In addition to descriptive analysis as one of the mathematical model approaches used in analyzing the relationship between one or several independent variables that are categorical, numeric, or both with one dichotomous categorical dependent variable - logistic regression analysis is also used. Partial tests are included to determine the significance of the effect each independent variable separately, so that it can be seen whether the existing assumptions are acceptable or not. The hypothesis is accepted if t-count t-table or p = 0.05. The results obtained show that learning facilities have a less significant effect on learning achievement. While the motivation variable has a significant influence.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Penguasaan Konsep IPS dan Kemampuan Pemecahan Masalah Sosial Murid SD Gugus 3 Kecamatan Kahu Kabupaten Bone Nurbaya Nurbaya; Syarifuddin Syarifuddin; Muhlis Madani
EDUTECH Vol 8, No 2 (2022): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v8i2.11390

Abstract

Perkembangan model pembelajaran dalam dunia pendidikan telah sedemikian rupa mendapatkan perhatian dari berbagai sarjana dan ahli, yang berfokus dengan seluruh bagian wacana tersebut. menyumbangkan berbagai inovasi model maupun perangakat pembelajaran. Kendati seperti itu, sebagian guru sebagai salah satu instrumen pendidikan yang berkaitan dengan hal tersebut, masih berjarak dalam praktik pengembangan, terutama penguasaan perangkat-perangkat digital pembelajaran. Dengan model pembelajaran berbasis masalah, penelitian ini akan menyoroti dan pada tahap tertentu, menawarkan satu perspektif model pembelajaran yang bertolak dari bukti ilmiah. Mengandalkan akurasi dan presisi angka-angka statistika, penelitian ini merupakan studi kuantitiatif yang bertumpu pada pendekatan Quasi-experiment di mana subjek dalam variabel independen diperoleh, tidak secara random. Analisis Deskriptif dilakukan dalam hal ini untuk mendeskripsikan data hasil penelitian, yang mana data akan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik agar mempermudah pemahaman pembaca dalam mencerna data hasil penelitian yang dilakukan secara gradual melalui tahapan antara lain: analisis inferensial; uji asumsi yang terdiri atas uji normalitas dan homogenitas; kemudian uji hipotesis dengan taraf signifikasi (?) = 0,05 atau 5% maka Ho diterima apabila koefisien Sig 0,05 atau t-hitung t-tabel. Sebaliknya Ho ditolak apabila koefisien Sig 0,05 atau t-hitung t-tabel. Hasil yang telah diperoleh akan mendukung kontribusi dalam bidang ini untuk mempromosikan model pembelajaran berbasis masalah sebagai salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan oleh para pendidik, dalam upaya mereka meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah para peserta didik
Analisis Motivasi Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan di PT Purnama Sinar Gemilang Kota Makassar Asryanti Asryanti; Muhammad Rusydi; Muhlis Madani
Jurnal Mirai Management Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v7i3.3134

Abstract

Abstrak Metode penelitian yang di gunakan adalah Penelitian Grounded Theory yaitu salah satu jenis penelitian kualitatif, di mana peneliti bisa menarik generalisasi apa yang diamati/dianalisis secara induktif, teori abstrak tentang proses, penelitian kualitatif berfungsi memberikan kategori substantif dan hipotesis penelitian kualitatif. dengan hasil penelitian Hasil penelitian ini, motivasi intrinsic dan hygiene sangat penting dalam memotivasi karyawan, perusahaan juga harus memberikan target kerja sehingga karyawan merasa tertantang dan tidak jenuh atau bosan. Perusahaan juga harus konsisten dengan perjanjian yang telah dibuat dengan memberikan reward, bonus, kenaikan jabatan atau kenaikan gaji. Jika faktor-faktor motivasi ini telah terpenuhi dalam diri karyawan maka mereka akan mendapatkan kepuasan dalam bekerja dan hasil kerja nya pun akan membuat kinerjanya makin meningkat. Kata Kunci : Motivasi, Teori Hersberg, Teori Hygine
Co-Authors ., Haerana Abd. Aziz Muslimin Abd. Rahman Abdi Abdi Abdi Abdi, Abdi Abdul Mahsyar Abdul Mahsyar Adelina, Rika Adinda, Dina Adityawan, Muh Afif Afriani Afriani Ahmad Syawal Ali Muhammad Anas, Aswar Andi Arwin Mustafa Andi Eka Rezkianah Andi Eka Rezkianah Andi Jam’an Andi Luhur Prianto Andi Rosdianti Razak, Andi Rosdianti Anwar Parawangi Anwar Parawangi Anwar Parawangi, Anwar Ardli Johan Kusuma, Ardli Johan Asmi, Nurul Asryanti Asryanti Ayu Novitasari Babo, Rosleny Barani, Ishaq Bambang Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Darmawin Darmawin Darnisa Darnisa Darwis, Masriani Devi, Sri devi Eri Pranata Fachry Abda El Rahman Fadilah Idris Fadli Fadli Fadliah Yusman Fahrul Rijal Faisal, Muh Farida, Yusni Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Fitra Fitra Haerunnisa, Andi Hamrun Handam Handam Harlinda, Harlinda Hartaman, Nursaleh Hasriani Hasriani Hastuti Hastuti Herly herly Herman K Hidayati, Mega Hijriah, Nursyafitra Ihyani Malik Improniawan, Muh Irma, Nur Irman Salaputa Irmawati Irmawati Ishak, Rasdiana Iswadi Amiruddin Jaelan Usman Jaelan Usman, Jaelan Jahira, Jahira Jam'an, Andi Jamaluddin Arifin kadir s, abd Kanti, Nova Sri khaeriah Muh Diar Kurniadi Kurniadi, Kurniadi Lestari, Ayu Asmi Lestari, Resti Lukman Hakim M. Hasan Makmur Makmur Mansyur, Nur Asia Mappasere, Fatmawati A. Maratus Sholihah, Maratus Mardina Mitro Marjuni Marjuni Masdar Masdar Miftahul Jannah Monalisa Br, Andi Mitha Muchlas M Tahir Muh Ikhsan Alfarabi Muh. Nasir Muhammad Aslan Muhammad Idris Muhammad Irvan Nur Iva Muhammad Luthfi Muhammad Rusydi Muhammad Tahir Muhammad Tahir Muhammad Yusuf Mukhtar Tompo Munawir Munawir Nasrulhaq Nasrulhaq, Nasrulhaq Nina Karlina Ningsih, Sukma Ayu Nur Khaerah, Nur Nur, Ahmad Fadhlan Nuraeni Aksa Nurbaya Nurbaya Nurbiba . Nurdianti, Putri Nurhayati Nurhayati Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam Nursanti Nursanti Nurul Asmi Nurul Asmi Nurul Hidayah Alimuddin Nurul Hikmah Nurul Munia Nuryanti Mustari Nuryanti Mustari Nuryanti Mustari Nuryanti Mustari, Nuryanti Pandiangan, Freddy Parawu, Hafiz Elfiansya Parawu, Hafiz Elfiansya Parawu, Hafiz Elfiansyah Patunru, Syahrani Pitriani, Pitriani Pratiwi, Rizky Amalia Putra, Rusfadana Dwi Rahayu, Wahyuni Rahim, Samsir Rahman Mulyawan Rahmat Hidayat Rahmat Rahmat Rahmawaty, Sukma Ramadhani, Citra Rasdiana Rasdiana Risfaisal Risfaisal Riskasari Riskiani, Riskiani Rosleny Babo Rosleny Rosleny Rudi Hardi Rudianto Rudianto Rusliadi S, Faturrahman Saharuddin, Reski Army Samsir Rahim Samsir Rahim Saputra, Farhan Adi Saputri, Andi Iin Sari, Rezha Guspiana Sarifuddin Sarifuddin Sarmila Sarmila Sinta Ningrum SUMARNI Surwandono Surwandono Syahrani Patunru Syahrul Ramadhani Syamsul Alam, Syamsul Syamsul Bahri, Andi Iqra Syarifuddin Sida Syarifuddin Syarifuddin Tahir, Nurbiah Tasbih, Nur Tulus Warsito Wahyuni Rahayu Widyastuti, Try Yansar, Yansar Yusrival, Yusrival