p-Index From 2021 - 2026
14.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini PEDAGOGI PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Early Childhood Research Journal (ECRJ) JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Golden Age Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini (Journal of Primary and Early Childhood Education Studies JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Indonesian Journal of Education and Development Research Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Jurnal Pendidikan Anak Journal of Childhood Education, Development and Parenting Jurnal Pelita PAUD Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO
Claim Missing Document
Check
Articles

Bagaimana Pengembangan Permainan Sains Pelangi Dalam Gelas Untuk Memfasilitasi Perkembangan Sosial Emosi Anak ? Rika Herliani; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.976 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3682

Abstract

AbstrakDalam pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-6 tahun merupakan masa yang sangat berharga dan anak akan mengalami banyak hal. Dalam pencapaiannya tersebut ada banyak hal yang perlu dilakukan oleh orang dewasa di sekitarnya yaitu dengan cara memberikan kesempatan pada anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak sejak dini. Menurut Santrock, 2007 (dalam Nurmalitasari, F, 2015, hlm 106) mengatakan bahwa “perkembangan sosial emosi pada masa kanak-kanak awal ditandai dengan munculnya emosi evaluative yang didasari dengan rasa bangga, malu dan rasa bersalah, dimana kemunculan emosi ini menunjukan bahwa anak sudah mulau memahami dan menggunakan peraturan dan norma sosial untuk menilai perilaku mereka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan sains pelagi dalam gelas untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosi anak. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan Educational Design Research (EDR) merupakan metode penelitian yang digunakan pengembangan permainan sains pelangi dalam gelas untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B. pengembangan permainan sains pelangi dalam gelas merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memfasilitasi perkembangan sosioal emosional anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Permainan Sains, Perkembangan Sosial Emosional AbstractIn the growth and development of children aged 0-6 years is a very valuable period and children will experience many things. In achieving this, there are many things that need to be done by adults around them, namely by providing opportunities for children to get a proper education from an early age. According to Santrock, 2007 (in Nurmitasari, F, 2015, p. 106) says that "social emotional development in early childhood is characterized by the emergence of evaluative emotions based on pride, shame and guilt, where the emergence of these emotions shows that children have begun to understand and use social rules and norms to judge their behavior. This study aims to develop a rainbow science game in a glass to facilitate the social and emotional development of children. The research design uses Educational Design Research (EDR) which is a research method used to develop rainbow-in-glass science games to facilitate the social-emotional development of children aged 5-6 years. The analysis and exploration stages used observation techniques and interview techniques to group B teachers. The development of the rainbow-in-glass science game was one of the ways to facilitate children's socio-emotional development.Keywords: early childhood, science games, social emotional development
Bagaimana Pengembangan Permainan Sains Volcano Eruption Sub Tema Gejala Alam Untuk Memfasilitasi Perkembangan Sosial Emosional Anak 5-6 Tahun ? Widya Halimatus Sa’diah; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.693 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3683

Abstract

AbstrakPermainan sains bagi anak usia dini merupakan pengenalan dan penguasaan fakta, konsep, prinsip, teori maupun aspek-aspek lain yang terkait dengan hal-hal sains untuk mengembangkan berbagai kemampuan dan keterampilan. Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan yang muncul di lapangan terkait kurangnya penyampaian pembelajaran untuk anak usia dini melalui permainan sains, juga kurangnya kesesuaian proses pengembangan aspek sosial emosional anak usia dini. Pembelajaran melalui permainan sains diharapkan tidak hanya memfasilitasi dalam aspek kognitif, namun dapat juga untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak. Perkembangan sosial emosional anak yang diharapkan berkembang dari permainan sains yaitu sikap ingin tahu, tekun, terbuka, mawas diri, bertanggung jawab, bekerja sama, mandiri dalam kehidupannya serta membantu anak untuk dapat mengenal dan memupuk rasa cinta terhadap alam sekitar. Untuk masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian pengembangan dengan metode penelitian EDR (Educational Design Research). Menurut McKenney dan Reeves metode EDR meliputi 3 tahap penelitian; 1) Tahap Analisis dan Eksplorasi; 2) Tahap Desain dan Konstruksi; 3) Tahap Evaluasi dan Refleksi. Tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B. Secara umum permainan sains volcano eruption merupakan salah satu pembelajaran eksperimen untuk mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak.Kata Kunci: Permainan Sains, Perkembangan Sosial Emosional, Anak Usia Dini AbstractScience games for early childhood are the introduction and mastery of facts, concepts, principles, theories and other aspects related to science matters to develop various abilities and skills. This research is motivated by the problems that arise in the field related to the lack of delivery of learning for early childhood through science games, as well as the lack of suitability of the process of developing social emotional aspects of early childhood. Learning through science games is expected not only to facilitate the cognitive aspect, but also to facilitate the social emotional development of children. The socio-emotional development of children that is expected to develop from science games is an attitude of curiosity, perseverance, openness, introspection, responsibility, cooperation, independence in their lives and helps children to be able to recognize and cultivate a sense of love for the natural environment. For this problem, the researchers conducted development research using the EDR (Educational Design Research) research method. According to McKenney and Reeves the EDR method includes 3 stages of research; 1) Analysis and Exploration Phase; 2) Design and Construction Phase; 3) Evaluation and Reflection Stage. The analysis and exploration phase uses observation techniques and interview techniques to group B teachers. In general, the volcano eruption science game is one of the experimental learning methods to optimize children's social-emotional development.Keywords: Science game, , Social Emotional Development, Early Chldhood
Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Konsep Bilangan Melalui Media Kantok Bilangan di TK Siti Khodijah Hirni Aprilia Nur Inayatillah; Edi Hendri Mulyana; Dindin Abdul Muiz Lidinillah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.474 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3699

Abstract

AbstrakPendidikan anak usia dini merupakan suatu  upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangn pendidikan yang membantu pertumbuhan jasmani dan  rohani agar anak memiliki kesiapan dalam  memasuki pendidikan lebih lanjut. Permasalahan yang terjadi dilapangan yaitu upaya meningkatkan kemampuan anak mengenal konsep bilangan melalui media kantok bilangan di TK Siti Khodijah. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan adanya media kantong bilangan anak akan mudah untuk memahami apa itu konsep bilangan karena konsep bilangan merupakan sebuah dasar bagi anak untuk mengenal sebuah dasar bagi anak untuk mengetahui yang lebih lanjut ke penguasa konsep-konsep selanjutanya yang lebih sulit. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan Mix Method atau bisa disebut penelitian campuran, dengan menggunakan metode EDR (Educational Design Research). Dalam metode ini terdapat tiga tahap yaitu tahap analisis dan eksplorasi, tahap Desain dan Kontruksi dan tahap. Evaluasi dan refleksi. Pada tahap analisis dan eksplorasi menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara kepada guru kelompok B.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Konsep Bilangan, Media Kantong Bilangan AbstractEarly childhood education is a coaching effort aimed at children from birth to the age of six which is carried out through the provision of educational stimuli that help physical and spiritual growth so that children have readiness to enter further education. The problem that occurs in the field is an effort to improve the ability of children to recognize the concept of numbers through the media of kantok numbers in Siti Khodijah Kindergarten. The purpose of this research is that with the presence of a number pocket media, children will be easy to understand what the concept of numbers is because the concept of numbers is a basis for children to get to know a basis for children to know further to master the next more difficult concepts. The type of research used by the researcher is the Mix Method approach or can be called mixed research, using the EDR (Educational Design Research) method. In this method there are three stages, namely the analysis and exploration stage, the Design and Construction stage and the . Evaluation and reflection. In the analysis and exploration stage, using observation techniques and interview techniques to group B teachers.Keywords: Early Childhood, Number Concept, Numbers Pocket Media
Pengembangan Media Poster Untuk Memfasilitasi Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Aini Loita; Edi Hendri Mulyana; Ela Nurjanah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.992 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3738

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi mengenai permasalahan masih terbatasnya upaya mengoptimalkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun, khususnya pada sub tema mengenal binatang buas. Hal ini terjadi karena terbatasnya media pembelajaran pada sub tema mengenal binatang buas. Sehubungan dengan hal tersebut, maka peneliti mengembangkan media poster untuk memfasilitasi kemampuan kognitif pada sub tema mengenal bianatang buas anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode EDR (Educational Design Research), model generik karya Mckenney & Reeves. Namun, pada artikel ini hanya membahas 2 tahap yakni tahap analisis dan ekplorasi serta tahap desain dan konstruksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan lokasi penelitian bertempat di TK Istiqomah. Hasil penelitian ini menghasilkan data mengenai dasar kebutuhan dan rancangan desain media poster untuk memfasilitasi kemampuan kognitif pada sub tema mengenal binatang buas anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci: Kognitif, Binatang Buas, Anak Usia 5-6 Tahun AbstractThis Research is motivated by the problem of still limited efforts to optimize the cognitive abilities of children aged 5-6 years, especially in the sub-theme of knowing wild animals. This happens because of the limited learning media on the sub-theme of knowing wild animals. In this regard, researchers developed a poster media to facilitate cognitive abilities in the sub-theme of recognizing wild animals for children aged 5-6 years. This studi uses the EDR (Educational Design Research) method, a generic model by Mckenney & Reeves. However this article only discusses 2 stages, namely the analysis and exploration stage and the design and construction stage. Data collection techniques in this study were observation, interviews and documentation studies. Meanwhile, the research location is istiqomah Kindergaten. The results of this study produce data on the basic needs and design of poster media design to facilitate cognitive abilities in the sub-theme of recognizing wild animal for children aged 5-6 years.Keywords: Cognitive, Beast, 5-6 Years Old
Pengembangan Media Denah Profesi untuk Memfasilitasi Kemampuan Mengenal Ragam Profesi Anak Usia 5-6 Tahun pada Sub Tema Profesi Neng Nurul Khotimah; Edi Hendri Mulyana; Heri Yusuf Muslihin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.068 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3752

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan kognitif dalam mengenal ragam profesi anak usia 5-6 tahun pada sub tema profesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix metode dengan mengacu pada model pengembangan Educatinal Desain Reseach (EDR) karya McKenney & Reeves. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, studi dokumentasi, observasi, dan angket. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan model interaktif dengan langkah-langkah analisi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media denah profesi mempengaruhi terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun dalam mengenal ragam profesi pada sub tema profesi.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Pengembangan Media, Perkembangan Kognitif AbstractThis study aims to develop learning media to facilitate cognitive abilities in recognizing the various professions of children aged 5-6 years in the sub-theme of the profession. This research uses a mixed method approach with reference to the Educatinal Design Reseach (EDR) development model by McKenney & Reeves. The data collection techniques used in this study were interviews, documentation studies, observations, and questionnaires. The data that has been collected is then analyzed using an interactive model with data analysis steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results showed that the professional plan media influenced the cognitive development of children aged 5-6 years in getting to know various professions in the professional sub-theme.Keywords: Early Childhood, Media Development, Cognitive Development
Penggunaan Desain Pembelajaran Market Day dalam Memfasilitasi Kemampuan Literasi Finansial Anak Usia 5-6 Tahun Devi Indrianti; Edi Hendri Mulyana; Dindin Abdul Muiz Lidinillah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.806 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4002

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi karena kurangnya desain pembelajaran yang dapat memfasilitasi kemampuan literasi finansial anak usia 5-6 tahun. Selain itu, kurangnya pemahaman guru bahwa literasi finansial penting untuk disampaikan sejak dini membuat literasi finansial ini tidak tersampaikan dengan baik kepada anak. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain pembelajaran yang menarik minat anak yaitu berupa desain pembelajaran market day. Metode penelitian yang digunakan yaitu DBR (design based research) dengan model Greivemeijer dan Cobb (2006). Dalam penelitian ini, data yang dikumpulkan melalui wawancara dengan guru , yang selanjutnya dianalisis untuk kemudian dibuat Hyphothetical Learning Trajectory. Dalam penelitian ini dilakukan 2 tahap uji coba dengan sekolah yang berbeda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sudah sesuai baik dari segi Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar Kerja Perserta Didik (LKPD), instrumen ketercapaian efektivitas produk sebagai perbandingan hasil pembelajaran setelah menggunakan desain pembelajaran market day dan instrument keterpakaian produk oleh guru sebagai penilai desain pembelajaran market day ini valid, praktis dan dapat digunakan untuk memfasilitasi kemampuan literasi finansial anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci: Market Day; Literasi Finansial, Anak AbstractThis research is motivated by the lack of learning designs that can facilitate the financial literacy abilities of children aged 5-6 years. In addition, the teacher's lack of understanding that financial literacy is important to be conveyed from an early age makes this financial literacy not conveyed properly to children. This research aims to produce a learning design that attracts children's interest in the form of a market day learning design. The research method used is DBR (Design Based Research) with Greivemeijer and Cobb (2006) models. In this study, data were collected through interviews with teachers, which were then analyzed to make a hypothetical learning trajectory. In this study, two trials were conducted with different schools. The results of this study state that the learning tools developed are appropriate both in terms of the learning implementation plan (RPP), the Student Worksheet (LKPD), the instrument for achieving product effectiveness as a comparison of learning outcomes after using the market day learning design and the product usage instrument by the teacher as This market day learning design appraiser is valid, practical and can be used to facilitate the financial literacy skills of children aged 5-6 years.Keywoards: Market Day; Financial Literacy, Children
Pengembangan Science Didactical Book untuk Pembelajaran Sains Anak Usia Dini Qonita Qonita; Edi Hendri Mulyana; Aini Loita; Nuraly Masum Aprily
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2010

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh pada studi pendahuluan menunjukan bahwa guru PAUD masih memiliki keterbatasan dalam Science Pedagogical Content Knowledge (SPCK). Masalah ini didukung dengan terbatasnya sumber belajar mengenai pembelajaran sains yang mudah di akses oleh guru. Sehingga perlu dikembangkan sumber belajar untuk membantu guru meningkatkan SPCK sebagai bekal dalam melaksanakan pembelajaran sains. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk  mengembangkan Science Didactical Book (SDB) untuk menjadi pedoman guru dalam melaksanakan pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan metode Educational Design Research dengan model Reveves yang menggunakan tahap 1) analisis masalah; 2) perancangan dan pengembangan; 3) uji coba berulang; 4) refleksi. Melalui serangkaian langkah tersebut, dihasilkan buku panduan yang berjudul science didactical book dengan kelayakan penyajian dan kelayakan isi yang dinilai baik oleh praktisi juga ahli. Selain itu berdasarkan hasil survey penilaian keterpakaian 80 persen setuju bahwa science didactical book dapat digunakan dengan baik oleh guru PAUD.
KRISTALISASI NILAI SOCIAL SELF-IMAGE ANAK USIA DINI MELALUI REALISASI MEDIA DIGITAL ETNOPEDAGOGIK BUDAYA SUNDA SEBAGAI UPAYA PENGEJAWANTAHAN FUNGSI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI PROVINSI JAWA BARAT ERA SOCIETY 5.0 Gilar Gandana; Edi Hendri Mulyana; Kholby Abqorisa; Rifki Ahmad Fauzi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.52017

Abstract

Digital media is a fundamental part of early childhood education facilities in the era of the industrial revolution 4.0. Along with the development of the times, the concept of fulfilling the needs of human life is also growing. This is inseparable from the need for future educational facilities. The anxiety that arises in the education aspect is nothing but the inculcation of Indonesian traditional values in the era of society 5.0. Indonesia is a multi-cultural country. One of the cultures that tends to be dominantly inhabited by the Indonesian people is Sundanese culture, precisely in the province of West Java. One of the values built in the Sundanese culture is penance, compassion, and parenting. Various efforts continue to be made in order to achieve the hope of a decent future life. One logical and realistic effort to deal with this anxiety is the application of ethnopedagogic digital media as an early childhood education facility in the era of society 5.0. In line with the results of research conducted related to the application of Sundanese culture-based ethnopedagogic digital media for early childhood in the province of West Java, the City of Bandung increased by 31.4%; Bandung Regency increased 50.4%; Purwakarta Regency increased by 37.4%; and Kota Tasikmalaya increased 38.9%. The research data shows a significant effectiveness in increasing the social self-image value of early childhood 5-6 years in West Java Province with an average increase of 40%. Media digital menjadi bagian fundamental dalam fasilitas Pendidikan anak usia dini di era revolusi industry 4.0. Seiring berkembangnya zaman, maka semakin berkembang pula konsep pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Hal tersebut tidak terlepas dari kebutuhan fasilitas Pendidikan masa depan. Kecemasan yang muncul dalam aspek Pendidikan tiada lain adalah penanaman nilai tradisi Indonesia di era society 5.0. Indonesia adalah negara multi budaya. Salah satu budaya yang cenderung dominan dihuni oleh masyarakat Indonesia adalah budaya Sunda tepatnya di provinsi Jawa Barat. Salah satu nilai yang dibangun dalam budaya sunda adalah silih asah, silih asih, dan silih asuh. Berbagai upaya terus dilakukan demi tercapainya harapan kehidupan masa depan yang layak. Salah satu upaya logis dan realistis untuk menanggani kecemasan tersebut yaitu penerapan media digital etnopedagogik sebagai fasilitas Pendidikan anak usia dini di era society 5.0. Sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan terkait penerapan media digital etnopedagogik berbasis budaya sunda untuk anak usia dini di provinsi Jawa Barat, Kota Bandung meningkat 31,4%; Kabupaten Bandung meningkat 50,4%; Kabupaten Purwakarta meningkat 37,4%; dan Kota Tasikmalaya meningkat 38,9%. Data penelitian tersebut  menunjukan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan nilai social self-image anak usia dini 5-6 tahun di Provinsi Jawa Barat dengan rata-rata peningkatan 40%.
PERBEDAAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DENGAN PENGASUH ORANG TUA DAN PENGASUH ORANG LAIN Sulis Nurul Fadillah; Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.52007

Abstract

This study is a study to determine the differences in the socio-emotional development of children aged 4-5 years with their parents and other caregivers. The main purpose of this study was to determine whether there are differences in the social emotional development of children aged 4-5 years with their parents and other caregivers. The method used in this research is comparative quantitative, with the research location in Kindergarten in Rajapolah District. The sample in this study were caregivers of children who attend kindergarten in Rajapolah District, Tasikmalaya Regency with the provisions of caregivers as parents and caregivers as other people. A comparative study was conducted using the Mann Whitney U-Test because the data obtained were not normally distributed and not homogeneous. After analyzing and processing the data, it was stated that there was no difference in the social and emotional development of early childhood with their parents and other caregivers. This is based on tests conducted with the Mann Whitney U-Test test with the acquisition of Sig. (2-tailde) 0.756 and determined based on the basis of decision making that if the value of sig 0.05 then the hypothesis is accepted, otherwise if the value of sig 0.05 then the hypothesis is rejected. Based on these results, it can be concluded that who cares for children is not the main thing that can affect the process of growth and development of children, but the parenting style provided by parents and other adults is something that needs to be considered.Penelitian ini adalah penelitian untuk mengetahui perbedaan perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun dengan pengasuh orang tua dan pengasuh orang lain. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun dengan pengasuh orang tua dan pengasuh orang lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif komparatif, dengan lokasi penelitian di TK Se-Kecamatan Rajapolah. Sampel dalam penelitian ini adalah pengasuh anak yang bersekolah di TK se-Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya dengan ketentuan  pengasuh sebagai orang tua dan pengasuh sebagai orang lain. Studi komparatif dilakukan dengan uji Mann Whitney U-Test karena data yang didapatkan tidak berdistribusi normal dan tidak homogen. Setelah dilakukan analisis dan pengolahan data maka dinyatakan tidak ada perbedaan perkembangan sosial emosional anak usia dini dengan pengasuh orang tua dan pengasuh orang lain. Hal ini berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan uji Mann Whitney U-Test dengan perolehan nilai Sig. (2-tailde) 0,756 dan ditetapkan berdasarkan dasar pengambilan keputusan bahwa apabila nilai sig 0,05 maka hipotesis diterima, sebaliknya apabila nilai sig 0,05 maka hipotesis ditolak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siapa yang mengasuh anak bukan hal utama yang dapat mempengaruhi proses tumbuh dan kembang anak, melainkan gaya asuh yang diberikan orang tua dan orang dewasa lainnya merupakan hal yang perlu diperhatikan.
Gebox Media to Facilitate the Cognitive Development of Children Aged 5-6 Years on Geometry Concepts Edi Hendri Mulyana; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Fina Latifah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2023): January 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i1.298

Abstract

This study aims to determine the feasibility obtained from Gebox Learning Media. In the process, the Educational Design Research (EDR) method was used, with the McKenney and Reeves models, resulting in a three-dimensional learning media called Gebox. In the stages the steps taken in this study consist of 7 parts, namely; (1) Preliminary study and field study, (2) Determine competence and learning indicators, (3) Formulate learning objectives. (4) Outline the media, (5) Create products, (6) Product validation, (7) Product trials. This Gebox learning media is considered suitable for use by experts, and gets a good response when used in learning. Gebox media is believed to have a good contribution in helping to facilitate cognitive development for children aged 5-6 years on the concept of geometry. With the Gebox media, it is hoped that learning about the introduction of geometry concepts can run actively, meaningfully, and interestingly.
Co-Authors Adawiyah, Wasilah Nur Adilah, Dila Afni, Rena Nurul Ahmad Mulyadiprana Ai Siti Zaenab Aini Loita Aini Loita Ajeng Kania Trisnawati Sunandar Akhmad Nugraha Ali Djamhuri Alma Permata Fitriani Ananda, Dinaldha Angela, Nidia Anggraeni, Indri Anggraeni, Santi Nisfi Anggri Laisaroh Ani Robiatul Alawiyah Annisa Dena Salsabila Annisa Putria Ariana Annisa Shofaril Wahidah Annisa Verina Apipah, Faza Tsamrotul Apriliani, Neli Apriliani, Silvi Apriliya, Seni Aprillyanti, Kiki Syabilla Aprily, Nuraly Masum Arifani, Ghias Isqi Astri Ajeng Lestari Az Zahra, Alisa Kusuma Azizah, Nadya Azhar Bunyamin, Zia Nurazizah Cahyani, Repti Adelya Cece Rakhmat Dadan Nugraha Desi Fatwani Yohani Devi Fitriani Devi Indrianti Devita Savitri Dewiastri, Agda Rizqan Dian Indihadi Didi Sutardi Danawijaya Dinah Nurrohmah Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Virgiana Eka Sutisnawati Ela Nurjanah Elan Elan Elan Elan Elan, Elan Eli Siti Halimah Epon Nur'aeni L Esi Destri Fathirahmah Fatonah, Berliana Siti Fauziah, Sarah Fauziaturromah, Yuniar Fauziyah, Nur Asifa Febriani, Alvi Sufiyanti Fina Latifah Gandana, Gilar Gigin Famela Hafshania Nafisah Haliza Syahbana hana anggraeni Hanurawati, Putri Cicilia Hasanah, Siti Nur Uswatun Helpiani, Indri Heri Yusuf Muslihin Herliani, Rika Hidayat, Tina Oktaviany Hidayati, Resa Pusfita Hirni Aprilia Nur Inayatillah Hodidjah, Hodidjah Huriyah, Fauziah Syarifatul Huriyah, Fauziyah Syarifatul Iis Haerunisa Inayatillah, Hirni Aprilia Nur Indri Helpiani Indrianti, Devi Islamiati, Nafisah Istikhoroh Nurzaman Janah, Vivi Kafilatul Kholby Abqorisa Khotimah, Neng Nurul Kurnia, Amanatul Aulya Kurniasih, Yesi Latifatunnisa, Ayu Lestari, Erna Lestari, Sindi Lia Lilis Lisnasari Liota, Aini Lisdiani, Revi Lisnasari, Lilis Listiani, Elisa Loita, Aini Luky Adrianto Lusi Nur Alfioni Mahendriana, Silva Ihza Putri Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Martriana, Tita Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Mia Rahmawati Muslihin, Heri Yusuf Muslim, Muhammad Zamzam Nurul Nabila, Syifa Zulfa Nadya Azhar Azizah Najiyah Uthpah Neng Nurul Khotimah Nida Hawwa Hamidah Nida Ulfadilah Novia Triani Wulandari Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nuraly Ma’sum Aprily Nurannisa, Nina Nurhayati, Rika Nurjanah, Ela Nurlaela, Wulan Nurzaman, Istikhoroh Octaviani, Laily Rahma Oktaviana, Neng Eva Oyon Hakki Pranata Perdana, Muhammad Azhar Prifiantari, Siska Pujiaswati, Resa Purwati Purwati Putri, Dini Andriyani Putri, Fadya Amanda QONITA Qonita Qonita Qonita, Q Qonita, Qonita Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah, Fadila Rahman, Firda Nafaatur Rahman Rahmanisa, Ina Ramadhan, Laila Sari Reni Bakhraeni Rida Nurjanah Rifa Fauziah Rifki Ahmad Fauzi Rika Herliani Rini Nuryani Rini Rojab Risa Yuliani Risna Mardalena Rizki, Anggi Maulana Rizky Robi’atul Badriyah Rohimat, Rizqi Syahida Rosarina Giyartini Rosi Rosmeilani Rosidah, Hani Kholifatur Rosmaya, Rosmaya Rosmayanti, Resna RSM, Revalina Rizky Rustono W S Sa’diah, Widya Halimatus Sahara, Zahra Ilya Salsa Nurkhaliza Salsabila, Annisa Dena Santika, Desi Arianti Seno Setia Budi Sianturi, Risbon Sima Mulyadi, Sima Sindi Azyyati Rahmat Sinta Rahayu Siti Nur Uswatun Hasanah Siti Warlina Sofariah, Sina Solihah, Zahira Auladina Solihati, Elis Sopany, Maria Ulfah Sulis Nurul Fadillah Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Sunandar, Ajeng Kania Trisnawati Syifa Azkia Purwanti Syifa Fauziah Tahya, Yuanita Taopik Rahman Teny Nur Islami Tita Puspitasari Tita Puspitasari Tri Lestari Umaya, Sifa Sani Uthpah, Najiyah Vera Apriani Wahyuni, Ajeng Sri Welsa Agustin, Fini Wendah, Sri Widya Halimatus Sa’diah Widya, Anggi Widyastuti, Windi Windra Kodriana Wintania, Meutia Ayu Wulansari, Resi Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati, Yasbiati Yulia Laila Sari Yuliawati, Ismi Zannah, Raudia Raudatul