p-Index From 2021 - 2026
14.942
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini PEDAGOGI PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Early Childhood Research Journal (ECRJ) JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Golden Age Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini (Journal of Primary and Early Childhood Education Studies JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Edusia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Asia Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Indonesian Journal of Education and Development Research Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Jurnal Pendidikan Anak Journal of Childhood Education, Development and Parenting Jurnal Pelita PAUD Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO
Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPMENT OF RAINING RAINBOW SCIENCE GAME MEDIA TO FACILITATE CHILDREN'S SCIENCE PROCESS SKILLS AT 5-6 YEARS OF AGE Edi Hendri Mulyana; Sumardi Sumardi; Gigin Famela
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2022): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v6i2.10325

Abstract

This research is motivated by the gap that occurs that the quality of introductory science learning, especially the lack of using the right media because it rarely involves children in the process of science and scientific attitudes of science so it only refers to introducing science concepts that are not in accordance with the characteristics of science learning. Learning media, especially science game media as an alternative to be used in the learning process to facilitate children's science process skills so that children have the opportunity to develop science process skills. But in reality, teachers are limited in providing and using science game media. Because of these limitations, science is dominated by the lecture method so learning is still teacher-centered. Thus the purpose of this research is to develop science game media to facilitate science process skills in children aged 5-6 years. The method in this study uses a development-based approach, namely the EDR model by Mc.Kenney & Reeves. The results of research and media development products show that it is very feasible to use in the learning process.
KRISTALISASI NILAI SOCIAL SELF-IMAGE ANAK USIA DINI MELALUI REALISASI MEDIA DIGITAL ETNOPEDAGOGIK BUDAYA SUNDA SEBAGAI UPAYA PENGEJAWANTAHAN FUNGSI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI PROVINSI JAWA BARAT ERA SOCIETY 5.0 Gilar Gandana; Edi Hendri Mulyana; Kholby Abqorisa; Rifki Ahmad Fauzi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.55715

Abstract

Digital media is a fundamental part of early childhood education facilities in the era of the industrial revolution 4.0. Along with the development of the times, the concept of fulfilling the needs of human life is also growing. This is inseparable from the need for future educational facilities. The anxiety that arises in the education aspect is nothing but the inculcation of Indonesian traditional values in the era of society 5.0. Indonesia is a multi-cultural country. One of the cultures that tends to be dominantly inhabited by the Indonesian people is Sundanese culture, precisely in the province of West Java. One of the values built in the Sundanese culture is penance, compassion, and parenting. Various efforts continue to be made in order to achieve the hope of a decent future life. One logical and realistic effort to deal with this anxiety is the application of ethnopedagogic digital media as an early childhood education facility in the era of society 5.0. In line with the results of research conducted related to the application of Sundanese culture-based ethnopedagogic digital media for early childhood in the province of West Java, the City of Bandung increased by 31.4%; Bandung Regency increased 50.4%; Purwakarta Regency increased by 37.4%; and Kota Tasikmalaya increased 38.9%. The research data shows a significant effectiveness in increasing the social self-image value of early childhood 5-6 years in West Java Province with an average increase of 40%.Media digital menjadi bagian fundamental dalam fasilitas Pendidikan anak usia dini di era revolusi industry 4.0. Seiring berkembangnya zaman, maka semakin berkembang pula konsep pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Hal tersebut tidak terlepas dari kebutuhan fasilitas Pendidikan masa depan. Kecemasan yang muncul dalam aspek Pendidikan tiada lain adalah penanaman nilai tradisi Indonesia di era society 5.0. Indonesia adalah negara multi budaya. Salah satu budaya yang cenderung dominan dihuni oleh masyarakat Indonesia adalah budaya Sunda tepatnya di provinsi Jawa Barat. Salah satu nilai yang dibangun dalam budaya sunda adalah silih asah, silih asih, dan silih asuh. Berbagai upaya terus dilakukan demi tercapainya harapan kehidupan masa depan yang layak. Salah satu upaya logis dan realistis untuk menanggani kecemasan tersebut yaitu penerapan media digital etnopedagogik sebagai fasilitas Pendidikan anak usia dini di era society 5.0. Sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan terkait penerapan media digital etnopedagogik berbasis budaya sunda untuk anak usia dini di provinsi Jawa Barat, Kota Bandung meningkat 31,4%; Kabupaten Bandung meningkat 50,4%; Kabupaten Purwakarta meningkat 37,4%; dan Kota Tasikmalaya meningkat 38,9%. Data penelitian tersebut  menunjukan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan nilai social self-image anak usia dini 5-6 tahun di Provinsi Jawa Barat dengan rata-rata peningkatan 40%.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Desi Fatwani Yohani; Cece Rakhmat; Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.588 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4969

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari pendekatan pembelajaran SAVI terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik. Penelitian ini berangkat dari fenomena di lapangan yang sering terjadi yaitu kurangnya persiapan guru dalam merancang proses pembelajaran khususnya pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang sesuai. Pendekatan pembelajaran SAVI dirasakan cocok untuk diterapkan dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa khususnya dalam pembelajaran tematik. Penelitian Quasi eksperimen ini dilakukan di SDN Bunisari dan SDN Pasirmalang Kecamatan Cigalontang dengan sampel berjumlah 65 siswa. Dari hasil penelitian didapat bahwa rata-rata hasil belajar di kelas eksperimen (79,70) lebih tinggi daripada kelas kontrol (66,15). Ini menandakan bahwa terdapat perbedaaan yang cukup jauh antara hasil belajar di kelas eksperimen dengan hasil belajar di kelas kontrol. Dengan demikian penggunaan pendekatan pembelajaran SAVI memiliki pengaruh terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik.
Pengembangan Soal Tes Berbasis HOTS pada Outdoor Learning di Sekolah Dasar Windra Kodriana; Edi Hendri Mulyana; Akhmad Nugraha
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.965 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7054

Abstract

Abstract The development of reserved HOTS based test proved very important in elementary school developed to develop high levels of thinking skills of students. This research aims to develop the HOTS based test question expressed by the taxonomy of learning, teaching and assessment (a taxonomy for learning, teaching, and assessing) revision of Bloom's taxonomy of the cognitive i.e. C4 (analyze), C5 (evaluate), C6 (created). Research carried out using the method of DBR (Design Based-Research) which tell by Reeves in 2007. A preliminary study on the first stage of the retrieved data from the results of the interviews and documentation study. The second stage of development a matter of learning indicators in accordance with the HOTS in the subject matter against living beings sub tema come on love of the environment on the learning which is done using the method of outdoor learning. Stage three experts of validation is performed, and the experience revisi I and conducted trials I. On the results of trials I viewed from the validity, reliability, power and difficulty level of distinction, power distractor there are 11 problem that must be corrected. Do revision II and II conducted trials with the results of all matter of valid and reliability. The question also has a power of distinction, difficulty level, and a good distractor. The end result on stage four indicates that the product is a matter of form 10-question multiple choice and essay question that developed 10 valid, practical, and feasible to use. Keywords: Test Question; HOTS; Outdoor learning method; Care about living things; Let’s love environment. AbstrakPengembangan soal tes berbasis HOTS dirasa sangat penting dikembangkan di sekolah dasar untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Sekolah Dasar ditemukan kurangnya pengembangan soal tes yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal tes berbasis HOTS yang dikemukakan oleh taksonomi pembelajaran, pengajaran dan penilaian (taxonomy for learning, teaching, and assessing) revisi atas taksonomi kognitif Bloom yaitu C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), C6 (mencipta). Penelitian dilakukan menggunakan metode DBR (Design-Based-Research) yang dikemukakan oleh Reeves tahun 2007. Tahap pertama pada studi pendahuluan diperoleh data dari hasil wawancara dan studi dokumentasi. Tahap kedua dilakukan pengembangan soal HOTS sesuai dengan indikator pembelajaran pada tema peduli terhadap makhluk hidup sub tema ayo cintai lingkungan pada pembelajaran yang dilakukan menggunakan outdoor learning. Tahap tiga, dilakukan validasi ahli dan mengalami revisi I dan dilakukan uji coba I. Pada hasil uji coba I  dilihat dari validitas, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran dan pengecoh terdapat 11 soal yang harus diperbaiki. Dilakukan revisi II dan dilakukan uji coba II dengan hasil semua soal valid dan reliabel. Soal pula memiliki daya pembeda, tingkat kesukaran, dan pengecoh yang baik. Hasil pada tahap empat menunjukkan bahwa produk soal berupa 10 butir soal pilihan ganda dan 10 soal essay yang dikembangkan valid, praktis, dan layak untuk digunakan. Kata kunci : Soal tes; HOTS; metode outdoor learning; peduli terhadap makhluk hidup; ayo cintai lingkungan.
Pengaruh Penggunaan Alat Peraga KIT terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Katrol di Kelas V hana anggraeni; Epon Nur'aeni L; Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.555 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7263

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran IPA materi katrol serta guru kurang menggunakan alat peraga atau media yang tepat di kelas V SD Negeri 1 Kalangsari. Rendahnya kemampuan tersebut ditujukan oleh kekurangan siswa dalam memahami materi katrol. Salah satu alat peraga yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu menggunakan alat peraga KIT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang pengaruh penggunaan alat peraga KIT terhadap hasil belajar pada materi katrol di kelas V. Lokasi penelitian yang diambil adalah SD Negeri 1 Kalangsari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Sampel yang diambil berjumlah 24 siswa. Penelitian ini menggunakan alat peraga KIT dengan metode penelitian ekperimen, yaitu Pre-Experimental Design atau tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Dalam desain ini terdapat pretest dan posttes. Pretest diberikan kepada siswa pada materi katrol sebelum diberikan perlakuan, sedangkan posttes diberikan kepada siswa setelah diberikan perlakuan. Hasil pengolahan data dan analisis  data menunjukan adanya perbedaan hasil belajar kemampuan kognitif siswa pada materi katrol sebelum dan sesudah menggunakan alat peraga KIT.  Hal ini diperkuat dengan hasil uji koefisien korelasi antara sebelum dan sesudah menggunakan alat peraga KIT, Uji gain pre-test dan post-test, uji n-gain, dan uji beda rata-rata. Dari pengujian tersebut terdapat pengaruh penggunaan alat peraga KIT terhadap hasil belajar siswa pada materi katrol di kelas V.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP DI SEKOLAH DASAR Eli Siti Halimah; Didi Sutardi Danawijaya; Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.568 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4970

Abstract

Dilatarbelakangi oleh perlunya guru mampu mengembangkan model pembelajaran Problem Based Instruction untuk mengatasi kesulitan belajar (learning obstacle) siswa khususnya pada pembelajaran tematik tema Peduli terhadap Makhluk Hidup di kelas IV Sekolah Dasar. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Problem Based Instruction pada pembelajaran tematik tersebut dengan menggunakan metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahap meliputi analisis situasi didaktis, analisis metapedadidaktik, dan analisis retrospektif. Subjek pada penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IVA dan IVB SD Negeri 1 Kawali Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan teknik triangulasi meliputi tes soal, observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukannya implementasi desain model pembelajaran Problem Based Instruction 1 dan 2 menghasilkan perangkat pembelajaran yang mampu meminimalisir learning obstacle siswa pada tema Peduli terhadap Makhluk Hidup
Peningkatan Hasil Belajar Siswa tentang Cara Perkembangbiakan Tumbuhan melalui Penggunaan Model Cooperative Learning Tipe Make A Match Vera Apriani; Rustono W S; Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.021 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7240

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa tentang cara perkembangbiakan tumbuhan melalui penggunaan model cooperative learning tipe make a match. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan Model Kemmis dan Mc. Taggart. Setiap siklus dilaksanakan dengan menempuh empat langkah yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah siswa 29 orang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi dan tes. Hasil belajar siswa yang telah dilakukan diperoleh persentase ketuntasan belajar secara klasikalpada siklus 1 72,41%, siklus 2 83% dan siklus 3 100% . Berdasarkan data diatas dapat disimpulksn bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran model cooperative learning tipe make a match untuk mata pelajaran IPA tentang cara perkembangbiakan tumbuhan di kelas VI SDN 3 Cikunir menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih baik dan signifikan. 
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Tipe Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tentang Gaya Magnet Dini Virgiana; Ahmad Mulyadiprana; Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.783 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7379

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan dilapangan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Ditemukan hambatan berupa hasil belajar siswa yang rendah pada materi gaya magnet. Mata pelajaran IPA merupakan salah mata pelajaran yang terdapat pada kurikukum pembelajaran sekolah dasar kelas V. Sehingga hasil belajar siswa yang rendah harus diantisipasi dengan pembelajaran yang bisa mengatasi permasalahan tersebut. Maka dari itu perlu dirancang model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang gaya magnet dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri tipe terbimbing. Karena penelitian ini merupakan penelitian berbasis perbaikan pembelajaran, maka metode yang digunakan adalah  metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc. Tagart yang terdiri dari tiga siklus, dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan; observasi; dan refleksi. Subjek penelitan adalah siswa kelas V dan guru SD. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara langsung dengan pihak sekolah dan pengisian lembar observasi oleh observer. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA tentang gaya magnet.Kata Kunci: Model pembelajaran inkuiri tipe terbimbing, hasil belajar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS CERITA ANAK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA SUBTEMA KEBERAGAMAN MAKHLUK HIDUP DI LINGKUNGANKU Anggri Laisaroh; Edi Hendri Mulyana; Reni Bakhraeni
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2015): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.907 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v2i1.5247

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang difokuskan pada pengembangan bahan ajar berbasis cerita anak dengan pendekatan saintifik pada subtema Keberagaman Makhluk hidup di Lingkunganku. Penelitian ini dilaksanakan karena masih terbatasnya bahan ajar yang dikembangkan oleh guru sekolah dasar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan desain bahan ajar, memperoleh informasi tentang efektivitas penggunaan bahan ajar dan menghasilkan desain akhir bahan ajar. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan metode penelitian educational design research dengan menggunakan desain penelitian model reefs. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat diketahui bahan ajar yang dikembangkan cukup efektif. Hal tersebut dilihat hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan sebesar 63,3% pada uji coba II. Respon positif juga diketahui dari hasil angket respon siswa, wawancara dengan guru kelas IV dan hasil observasi terhadap aktivitas saintifik siswa selama kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil angket dapat diketahui lebih dari 50% siswa memberikan respon positif terhadap setiap pernyataan yang terdapat pada angket. Dari hasil  wawancara, diketahui guru memberikan apresiasi dengan dipilihanya cerita anak sebagai penghantar untuk mempelajari ilmu pengetahuan lain. Secara keseluruhan guru memberikan respon positif dan menilai bahan ajar tersebut cukup baik. Sementara dari hasil observasi dapat diketahui keterampilan mengamati, menanya mengumpulkan data/ informasi, dan mengomunikasikan sudah cukup baik. Sedangkan keterampilan saintifik yang harus dikembangkan adalah keterampilan menalar khususnya dalam menyimpulkan. Hal tersebut dikarenakan belum mampunya siswa menemukan keterkaitan satu informasi dengan informasi lainnya berdasarkan hasil pengamatan dan kegiatan mengumpulkan data. 
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Sinta Rahayu; Cece Rakhmat; Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.36 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4972

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengalaman guru dalam menggunakan model pembelajaran yang tepat untuk melaksanakan pembelajaran tematik di Sekolah Dasar. Model pembelajaran yang digunakan seringkali kurang mendorong partisipasi aktif siswa sehingga hasil belajar yang diperoleh belum sesuai dengan harapan. Pada dasarnya pembelajaran tematik menuntut adanya keterlibatan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Model Quantum Teaching merupakan model pembelajaran yang dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman dari suatu konsep yang dipelajari. Dengan demikian, pengetahuan siswa lebih mendalam terhadap materi. Oleh karena itu, model Quantum Teaching diasumsikan sebagai suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas dan keberhasilan pembelajaran. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Quantum Teaching terhadap hasil belajar dalam pembelajaran tematik khususnya pada pembelajaran Subtema Pemanfaatan Energi. 
Co-Authors Adawiyah, Wasilah Nur Adilah, Dila Afni, Rena Nurul Ahmad Mulyadiprana Ai Siti Zaenab Aini Loita Aini Loita Ajeng Kania Trisnawati Sunandar Akhmad Nugraha Ali Djamhuri Alma Permata Fitriani Ananda, Dinaldha Angela, Nidia Anggraeni, Indri Anggraeni, Santi Nisfi Anggri Laisaroh Ani Robiatul Alawiyah Annisa Dena Salsabila Annisa Putria Ariana Annisa Shofaril Wahidah Annisa Verina Apipah, Faza Tsamrotul Apriliani, Neli Apriliani, Silvi Apriliya, Seni Aprillyanti, Kiki Syabilla Aprily, Nuraly Masum Arifani, Ghias Isqi Astri Ajeng Lestari Az Zahra, Alisa Kusuma Azizah, Nadya Azhar Bunyamin, Zia Nurazizah Cahyani, Repti Adelya Cece Rakhmat Dadan Nugraha Desi Fatwani Yohani Devi Fitriani Devi Indrianti Devita Savitri Dewiastri, Agda Rizqan Dian Indihadi Didi Sutardi Danawijaya Dinah Nurrohmah Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Virgiana Eka Sutisnawati Ela Nurjanah Elan Elan Elan Elan Elan, Elan Eli Siti Halimah Epon Nur'aeni L Esi Destri Fathirahmah Fatonah, Berliana Siti Fauziah, Sarah Fauziaturromah, Yuniar Fauziyah, Nur Asifa Febriani, Alvi Sufiyanti Fina Latifah Gandana, Gilar Gigin Famela Hafshania Nafisah Haliza Syahbana hana anggraeni Hanurawati, Putri Cicilia Hasanah, Siti Nur Uswatun Helpiani, Indri Heri Yusuf Muslihin Herliani, Rika Hidayat, Tina Oktaviany Hidayati, Resa Pusfita Hirni Aprilia Nur Inayatillah Hodidjah, Hodidjah Huriyah, Fauziah Syarifatul Huriyah, Fauziyah Syarifatul Iis Haerunisa Inayatillah, Hirni Aprilia Nur Indri Helpiani Indrianti, Devi Islamiati, Nafisah Istikhoroh Nurzaman Janah, Vivi Kafilatul Kholby Abqorisa Khotimah, Neng Nurul Kurnia, Amanatul Aulya Kurniasih, Yesi Latifatunnisa, Ayu Lestari, Erna Lestari, Sindi Lia Lilis Lisnasari Liota, Aini Lisdiani, Revi Lisnasari, Lilis Listiani, Elisa Loita, Aini Luky Adrianto Lusi Nur Alfioni Mahendriana, Silva Ihza Putri Maria Ulfah Sopany Martina, Alis Martriana, Tita Mau'izhah, Firda Ruhyah Maulani, Julia Mia Rahmawati Muslihin, Heri Yusuf Muslim, Muhammad Zamzam Nurul Nabila, Syifa Zulfa Nadya Azhar Azizah Najiyah Uthpah Neng Nurul Khotimah Nida Hawwa Hamidah Nida Ulfadilah Novia Triani Wulandari Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Nur, Lutfi Nuraly Masum Aprily Nuraly Ma’sum Aprily Nurannisa, Nina Nurhayati, Rika Nurjanah, Ela Nurlaela, Wulan Nurzaman, Istikhoroh Octaviani, Laily Rahma Oktaviana, Neng Eva Oyon Hakki Pranata Perdana, Muhammad Azhar Prifiantari, Siska Pujiaswati, Resa Purwati Purwati Putri, Dini Andriyani Putri, Fadya Amanda QONITA Qonita Qonita Qonita, Q Qonita, Qonita Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah, Fadila Rahman, Firda Nafaatur Rahman Rahmanisa, Ina Ramadhan, Laila Sari Reni Bakhraeni Rida Nurjanah Rifa Fauziah Rifki Ahmad Fauzi Rika Herliani Rini Nuryani Rini Rojab Risa Yuliani Risna Mardalena Rizki, Anggi Maulana Rizky Robi’atul Badriyah Rohimat, Rizqi Syahida Rosarina Giyartini Rosi Rosmeilani Rosidah, Hani Kholifatur Rosmaya, Rosmaya Rosmayanti, Resna RSM, Revalina Rizky Rustono W S Sa’diah, Widya Halimatus Sahara, Zahra Ilya Salsa Nurkhaliza Salsabila, Annisa Dena Santika, Desi Arianti Seno Setia Budi Sianturi, Risbon Sima Mulyadi, Sima Sindi Azyyati Rahmat Sinta Rahayu Siti Nur Uswatun Hasanah Siti Warlina Sofariah, Sina Solihah, Zahira Auladina Solihati, Elis Sopany, Maria Ulfah Sulis Nurul Fadillah Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Sunandar, Ajeng Kania Trisnawati Syifa Azkia Purwanti Syifa Fauziah Tahya, Yuanita Taopik Rahman Teny Nur Islami Tita Puspitasari Tita Puspitasari Tri Lestari Umaya, Sifa Sani Uthpah, Najiyah Vera Apriani Wahyuni, Ajeng Sri Welsa Agustin, Fini Wendah, Sri Widya Halimatus Sa’diah Widya, Anggi Widyastuti, Windi Windra Kodriana Wintania, Meutia Ayu Wulansari, Resi Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati Yasbiati, Yasbiati Yulia Laila Sari Yuliawati, Ismi Zannah, Raudia Raudatul