Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Produksi dan Pemasaran Produk Nugget Nabati untuk Membentuk Wirausaha Baru di Bonto Langkasa Kabupaten Pangkep Sri Prilmayanti Awaluddin; Abdullah Abdullah; Indrawan Azis; Nurani Nurani; Muntasir Muntasir
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 3 No. 2 (2022): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v3i2.5503

Abstract

This community service aims to train teenagers and homemakers to improve their skills in producing and marketing plant-based nuggets to form young entrepreneurs in the Bonto Langkasa sub-district, Pangkep district. This service method was carried out through stages 1) Pre-implementation of activities, including analysis of partner situations, obtaining permits, and providing facilities and services for service activities; 2) The implementation of the extension includes the delivery of materials, two-way discussions, and production practices by the participants. 3) Evaluation of activities. Thirty participants attended this activity until the activity ended. The results of this service activity showed that 100 percent were happy and enthusiastic about this service activity. This activity can provide knowledge about simple bookkeeping, marketing, and producing processed organic vegetable nuggets to form new entrepreneurs. The existence of community groups in Bonto Langkasa Village, Pangkep Regency, especially young women and housewives who can process and produce organic vegetable nuggets, can improve family nutrition and increase people's income if marketed. The contribution of this service is organic vegetable nuggets that are of high quality, clean, and safe for consumption and marketing.
Pengelolaan Keuangan Apotek Dan Peningkatan Layanan Farmasi Untuk Menunjang Profitabilitas Muntasir, Muntasir; Rustan, Rustan; Sutomo, Deni Anggreani; Saidy, Emily Nur; Awaluddin, Sri Prilmayanti
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1696

Abstract

Pengelolaan keuangan dan peningkatan layanan farmasi merupakan aspek krusial dalam menjaga profitabilitas dan keberlanjutan operasional apotek, terutama di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan dan kualitas layanan farmasi pada apotek-apotek di Kota Makassar melalui pelatihan daring yang melibatkan 20 perwakilan apotek dan tenaga farmasi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan tentang pengelolaan arus kas, pengendalian inventori, serta peningkatan keterampilan komunikasi dalam layanan farmasi. Setiap peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal dan post-test untuk mengevaluasi perubahan setelah pelatihan, diikuti dengan pendampingan virtual selama dua minggu untuk membantu implementasi praktik di lapangan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengelolaan keuangan, dengan 85% peserta mampu menerapkan manajemen arus kas yang lebih baik dan 80% peserta lebih efektif dalam mengontrol stok obat. Selain itu, 75% peserta menunjukkan peningkatan dalam layanan farmasi, terutama dalam memberikan edukasi dan konsultasi obat yang lebih proaktif, yang berdampak positif pada peningkatan kepuasan pelanggan hingga 70%. Dengan efisiensi operasional yang tercapai, sebanyak 70% peserta melaporkan peningkatan profitabilitas. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil membekali apotek dengan keterampilan keuangan dan pelayanan yang lebih baik, yang mendukung profitabilitas dan daya saing mereka di pasar. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan apotek di daerah lain untuk mencapai efisiensi operasional dan kualitas layanan yang optimal.
Analisis Strategi Pemasaran I Phone Inter dan I Phone Resmi di Kota Surabaya Giati Rahayu; Sri Prilmayanti Awaluddin
Master Manajemen Vol. 2 No. 2 (2024): Master Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/masman.v2i2.384

Abstract

The research aims to understand market dynamics, identify advantages and disadvantages of official iPhone Inter and iPhone, and formulate effective marketing strategies to increase official iPhone sales in Indonesia. The study uses qualitative methods with in-depth interviews and targeted group discussions to gain insight into perceptions, preferences, and factors that influence consumer purchasing decisions. Research results show that the smartphone market in Indonesia is heavily influenced by price sensitivity and consumer awareness of warranty and after-sales service. The iPhone Inter attracts consumers because of its cheaper price, although without official warranties and reliable after-sales service, while the official iPhone is more in demand by consumers who value quality assurance and trusted technical support. The study found a gap in consumer understanding of the risks and benefits of each category of iPhones. Therefore, marketing strategies for official iPhones should focus on consumer education about the risks of buying an iPhone Inter and the benefits of purchasing an official iPhone. Marketing campaigns that emphasize quality, authenticity, and after-sales support, as well as increased accessibility and financing variations for official iPhones, are expected to change consumer perceptions and encourage them to choose official products. With the right approach, Apple and its distributors can strengthen the official iPhone position in the Indonesian market, reduce the iPhone Inter market share, and win competition in this competitive market. Based on these findings, the study recommends marketing strategies that focus on consumer education about the risks of purchasing an iPhone Inter and the benefits of buying an official iPhone, as well as improved after-sales services to strengthen the official iPhone position in the Indonesian market.
Management System for Waste Handling and Processing at Final Processing Site Pematangsiantar City Ningsih, Puspa; Awaluddin, Sri Prilmayanti
Golden Ratio of Community Services and Dedication Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grcsd.v4i2.761

Abstract

Waste is the remaining waste from human activities in a product or item that is no longer used, but can still be recycled into valuable and useful items. Pematangsiantar City is one of the cities that connects the cross-Sumatra road with its increasingly high population so that it is undeniable that the results of waste generation are increasing and resulting in the condition of landfills (TPA) in Pematangsiantar City becoming overloaded and having an impact on environmental health. The lack of resources and facilities and infrastructure is an obstacle to the smooth running of tasks in terms of waste management in Pematangsiantar City. for this reason, it is hoped that it is necessary to implement a management system for handling and processing waste in landfills that is more effective and efficient with the aim of creating creative human resources (HR) and community participation in clean and healthy environmental awareness. according to the local government logo "LISA" See Trash Take.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat Sri Prilmayanti Awaluddin; Mustamin; Haeranah; Agustina; Muhammad Assaibin; Abd. Rahman; Mufti Heriyanti Munawar
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 01 (2024): Artikel Riset Edisi April 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i01.4168

Abstract

Kurikulum Merdeka yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek bertujuan untuk memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada peserta didik untuk belajar sesuai dengan potensi yang dimiliki (Student Learning Center). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif Kuantitatif. Jenis instrument yang digunakan adalah kuesioner tertutup untuk beberapa item pernyataan, dan pertanyaan terbuka untuk menggali tingkat pemahaman responden terhadap variabel yang diukur. Berdasarkan hasil uji reliabilitas, variabel Proses Perencanaan IKM, Proses Implementasi IKM, dan Kepemimpinan Kepsek dalam IKM serta Kurikulum Merdeka menghasilkan koefisien alpha (Cronbach’s Alpha) > 0,60, menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan dapat dianggap reliable. Selain itu, nilai F hitung yang diperoleh (139.743) lebih besar dari F tabel (2,53), dengan probabilitas 0,000 < 0,05, sehingga ada pengaruh yang signifikan dari Proses Perencanaan IKM, Proses Implementasi IKM, dan Kepemimpinan Kepsek dalam IKM terhadap Kurikulum Merdeka secara simultan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Proses Perencanaan IKM, Proses Implementasi IKM, dan Kepemimpinan Kepsek dalam IKM secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap implementasi Kurikulum Merdeka yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek.
Kemitraan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dengan Model Pendampingan Kelompok Petani untuk Produksi Virgin Coconut Oil (VCO) di Desa Baumata Kupang NTT Muntasir, Muntasir; Tadeus Andreas Lada Regaletha; Yoseph Kenjam; Sri Prilmayanti Awaluddin; Nadra Aga Iryani
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v2i3.2258

Abstract

This community partnership with target partners can produce VCO products that are fast, easy, simple, have good sanitation, and have quality production, and can be marketed as family or group businesses to increase family income and provide economic value for coconut products. The Assistance Model that is carried out consists of a. Fieldwork team planning; b. Community group discussions; c. Priority Problems handled from the results of group discussions; d. Preparation of Tools and Materials for Intervention; e. Implementation of activity interventions; f. Formative Monitoring and Evaluation of group activities; g. Activity assistance; h. Final Discussion and Final Product Evaluation. The results of this activity indicate that the community members who take part in this activity have the motivation to increase their knowledge and skills in producing VCO which is supported by the evaluation results showing a good assessment from the initial presence to the production of VCO. The Community Partnership Program (PKM) which is aimed at community members in the Baumata village area, Taebenu sub-district, Kupang Regency, NTT, provides a new opportunity to learn and gain understanding and knowledge for the community about selecting coconut materials for VCO production and VCO processing in a simple way with the implementation usable technology. Community members who are in the Baumata village area, Taebenu sub-district, Kupang Regency, and NTT as PKM program partners have additional knowledge in innovating coconut products into processed products with higher economic value. Also, an understanding of simple, easy and hygienic processing methods was obtained from the implementing team
Inovasi Camilan Sehat Ikan Bandeng Tingkatkan Gizi Remaja Putri Pangkajene Awaluddin, Sri Prilmayanti; Rustam, Rustam; Khair, Andi ummul; Azis, Indrawan; Nurani, Nurani; Muntasir, Muntasir
Jurnal Abdimas Multidisiplin Vol 4 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jamu.v4i1.5269

Abstract

Purpose: This service aims to increase the knowledge and skills of young women in processing milkfish into healthy snacks that are appealing, thus promoting better nutritional intake and economic opportunities in Bonto Langkasa, Minasa Te’ne District, Pangkajene and Islands Regency. Methodology/approach: This activity was carried out in Bonto Langkasa with participating adolescent girls as the main target. The project adopted a participatory approach, including nutritional counseling, hands-on training using simple, locally sourced tools, and digital marketing workshops. Materials used were fresh milkfish, healthy additives, and packaging sourced from local markets. Pre- and post-tests, as well as follow-up surveys, were conducted to measure changes in knowledge, skills, and snack production rates. Results/findings: The program successfully increased participants’ knowledge about nutrition and practical skills in producing healthy milkfish-based snacks. Several participants started small-scale production, selling snacks in their communities. The project also improved participants' digital marketing competencies. Conclusion: Community service that focuses on innovative, healthy snacks using local resources, such as milkfish, can bridge nutritional knowledge-practice gaps, contribute to adolescent health, and foster economic opportunities for young women. This model is sustainable and replicable in other fishing communities. Limitations: Milkfish snack innovation is limited by simple technology, cultural preferences, basic nutritional focus, limited digital marketing, and narrow youth coverage, requiring further studies in other regions. Contribution: The contribution of this community service is to enhance nutritional knowledge, and develop healthy snack production skills, empower young women economically, optimize local milkfish production, and expand marketing through digital means.
The Effect of Income, Work Experience, Number of Family Members on Household Consumption: The Mediating of Lifestyle Prilmayanti, Sri; Kausar, Al
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 6 (2025): JIMKES Edisi November 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i6.3808

Abstract

Household consumption among university lecturers is influenced by income, work experience, family size, and lifestyle, which reflects personal preferences and social factors. This study examines how income, work experience, and family size affect household consumption, with lifestyle as a mediating variable, among lecturers in Makassar. A quantitative explanatory design was employed, surveying 200 lecturers (100 from public and 100 from private universities) using structured questionnaires. Data were analyzed through Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (PLS-SEM). Results show that income and work experience significantly influence lifestyle, while family size does not. Lifestyle strongly mediates the relationship between economic factors and household consumption, with indirect effects confirming that income and work experience affect spending through lifestyle. These findings underscore lifestyle as a critical behavioral channel linking personal economic factors to consumption patterns. The study contributes theoretically by supporting consumption and lifestyle models in behavioral economics and offers practical implications for universities and policymakers to consider income and lifestyle in designing welfare and financial literacy programs for lecturers.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga di Era Digital Sri Prilmayanti Awaluddin; Rustan DM; Indrawan Azis; Nur Arini Susanti; Muhammad Zul Fahmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pola konsumsi rumah tangga di era digital, dengan fokus pada Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Literasi keuangan memainkan peran penting dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, dan teknologi digital berperan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pengeluaran rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei yang melibatkan 200 responden rumah tangga di Kecamatan Galesong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga dengan literasi keuangan yang lebih tinggi cenderung memiliki pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan pola konsumsi yang lebih terkontrol. Selain itu, penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan juga berkontribusi pada pengelolaan anggaran yang lebih baik. Namun, terdapat hambatan yang signifikan terkait dengan rendahnya literasi digital dan akses terbatas terhadap teknologi, yang mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi finansial secara optimal. Berdasarkan temuan ini, rekomendasi utama adalah meningkatkan literasi keuangan dan digital di kalangan masyarakat melalui pelatihan yang terstruktur serta meningkatkan akses terhadap teknologi digital di daerah pedesaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi kebijakan pemerintah dan lembaga keuangan dalam meningkatkan pengelolaan keuangan rumah tangga di era digital.Kata Kunci: Literasi Keuangan, Pola Konsumsi Rumah Tangga, Teknologi Digital, Pengelolaan Keuangan, Literasi Digital, Kecamatan Galesong
Optimalisasi Pengelolaan Keuangan UMKM melalui Penerapan Aplikasi Keuangan Digital Berbasis Mobile: Pengabdian Sri Prilmayanti Awaluddin; Muslim; Murtiadi Awaluddin; Emily Nur Saidy; Nurhaedah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan keuangan UMKM melalui penerapan aplikasi keuangan digital berbasis mobile. Permasalahan yang dihadapi UMKM umumnya meliputi pencatatan transaksi yang tidak konsisten, pencampuran keuangan usaha dan pribadi, rendahnya kemampuan menyusun laporan sederhana, serta minimnya pemanfaatan data transaksi untuk keputusan bisnis. Program dilaksanakan pada pelaku UMKM di Koridor Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis praktik. Tahapan kegiatan meliputi asesmen kebutuhan, penyusunan materi dan kategori transaksi minimum, pelatihan instalasi serta penggunaan aplikasi, praktik input transaksi menggunakan data riil usaha, pendampingan koreksi dan rekonsiliasi kas, serta evaluasi melalui pre-test/post-test dan pemeriksaan kelengkapan catatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kedisiplinan pencatatan harian melalui SOP sederhana “tutup kas” dan penggunaan kategori transaksi minimum. Peserta mulai menerapkan pemisahan kas usaha dan pribadi dengan pencatatan setoran serta pengambilan pemilik secara terpisah, sehingga arus kas usaha lebih terukur. Output utama berupa rekam transaksi yang lebih rapi serta kemampuan menghasilkan laporan ringkas (arus kas dan laba-rugi sederhana) dari aplikasi, yang kemudian digunakan untuk mengidentifikasi biaya dominan dan melakukan kontrol biaya. Temuan juga menunjukkan bahwa keberlanjutan penggunaan aplikasi sangat dipengaruhi oleh pendampingan awal, mekanisme koreksi input, serta monitoring berkala agar kebiasaan mencatat tidak berhenti setelah pelatihan. Program ini menegaskan bahwa digitalisasi keuangan UMKM efektif apabila diarahkan pada perubahan perilaku pencatatan, pemisahan kas, dan review laporan secara rutin.
Co-Authors - Indrawan Azis, - Abd. Rahman Abd. Rajab Abdullah Abdullah Adetya, Resty Adijah S, Andi Adijah S Agustina Aisyah, Nanda Yuda Putri Akbar Awaluddin Andi Ummul Khair Anugrah Putri, Fara Reza Arfan, Harlindah Harniati Asriani Azis, Siti Yuki Oktafitriah Basri Rakhman Ciptoadi, Agus Dahono Darwin, Dirmansyah Deni Anggreani Sutomo Dhita Pratiwi Djafar, Laode Muhammad Said Lutsfi Konstinia DM, M. Rustan Edon, Caro David Hadel Elis Elis Elis, Elis Emily Nur Saidy Emily Nur Saidy Faisal Rizal Zainal Fhahri Mubarak Fitriany Fitriany, Fitriany Giati Rahayu Haeranah Haijal, Ahmad Hapiwaty, Saldy Hari Rarindo Hasbiah Hasbiah Hasbiah Hasbiah, Hasbiah Horas, Erwin Ilham Gani Imran, Un Dini Januar Kulsaputro Kamaluddin, La Ode Amijaya Karfin, Karfin Kausar, Al Khairuddin - Kurnia Mauliani Ilahi La Ode Amijaya Kamaluddin Ladaku, Raihana Hasni Laode Muhammad Said Lutsfi Konstinia Djafar Lewi Jutomo Lilik Handayani M Kurniawan Thalib Madrianah Malle, Syarif Syharir Maulidah, Fitria Mayners, Marline Mufti Heriyanti Munawar Muhammad Assaibin Muhammad Ikbal Muhammad Zul Fahmi Muhammad Zul Fahmi Muntasir, Muntasir Murtiadi Awaluddin Muslim Mustakin Sahdan Mustamin Nadra Aga Iryani Nadra Aga Iryani Nadra Aga Iryani Ningsih, Puspa Norhaedah Nugraha Abhull Azwad Nur Arini Susanti Nurani Nurani Nurani Nurani Nurani Nurani Nurani Nurhaedah Nurhikma Awaluddin Nurlaela Padang, Dirgaraya Kala’ Paula Eka Wijaya Pratiwi, Cinda Purnawan, Sigit Putri Inggrid Maria Risamasu Putri, Hera Nur Rahman, Abd. Rahmatia Rahmatia Rasdi , Rasdi Reski , Reski Rosnani Said Rosnani Said Rulyanti Susi Wardhani Rustam Rustam Rustan DM Rustan DM Rustan, Rustan Sahdan, Mustakim Saidy, Emily Nur Saifuloh, Nur Imam Salim Sultan Sitti Hartini Rachman Sofyan, Iradat Rayhan Suyuti, Muhammad Gazali Syarif Syharir Malle Sylvia, Sylvia Tadeus Andreas Lada Regaletha Tamriesfatno, Sigrid Thalib, M Kurniawan Un Dini Imran Weraman, Pius Yoseph Kenjam Yuli Rahmini Suci Yuniza, Tri Fira