p-Index From 2021 - 2026
15.918
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inovasi Al-Ulum Jurnal Akuntansi Multiparadigma Jurnal Mirai Management Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Jurnal Akuntansi Aktual Management and Economics Journal (MEC-J) SEIKO : Journal of Management & Business Jambura Accounting Review Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Islam MANAZHIM Jurnal Akun Nabelo : Jurnal Akuntansi Netral, Akuntabel, Objektif International Journal of Religious and Cultural Studies Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Jurnal Buana Akuntansi Jurnal Paedagogy Tangible Journal GUYUB: Journal of Community Engagement Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Economics and Digital Business Review Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Akuntansi dan Teknologi Informasi SOSEARCH : Social Science Educational Research INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Assets : Jurnal Ilmiah Ilmu Akuntansi, Keuangan dan Pajak JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Al-Buhuts (e-journal) Jurnal Ilmiah Bisnis dan Perpajakan (Bijak) Sahid Development Journal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Perbankan Syariah Journal Research of Social Science, Economics, and Management SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Journal of Applied Accounting Lingeduca: Journal of Language and Education Studies Indonesian Proceedings and Annual Conference of Islamic Education (IPACIE) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Jurnal Pengabdian Kompetitif Jurnal Mahasiswa Akuntansi International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education (IJGSME) Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone Celebes Journal of Community Services Jurnal Kompetensi Ilmu Sosial International Journal of Technology and Education Research International Journal of Economics, Business and Innovation Research International Journal of Economics Studies Multidisciplinary Indonesian Center Journal Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Video Dokumenter Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Pembelajaran IPS Materi Perkembangan Kehidupan Masyarakat Pada Masa Kerajaan Hindu-Budha) Rani Rahmadianti; Nasution; Niswatin; Riyadi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran perlu adanya alat bantu atau perangkat pembelajaran yang lebih kreatif dan juga inovatif. Guru sebagai fasilitator di dalam kelas diharapkan menciptakan sebuah pembelajaran yang menyenangkan. Dengan begitu dengan ketertarikan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, maka hasil belajar akan meningkat. Sehingga penggunaan media yang lebih kreatif dan inovatif ini sangat dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yang praktis dan layak yang mana nantinya dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS. Media pembelajaran tersebut berupa video dokumenter dengan materi perkembangan kehidupan masyarakat pada masa kerajaan hindu-budha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Media video dokumneter untuk meningkatkan hasil belajar siswa “sangat layak” digunakan dalam penelitian IPS berdasarkan penilaian oleh ahli media memperoleh presentase sebesar 82%, ahli materi 92% dan praktisi pendidik 88%. 2) Media video documenter “cukup efektif” untuk meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan hasil dari pretest - posttest melalui uji Paired Sample T-Test memperoleh hasil sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 yang artinya Ho dan Ha diterima Uji N-Gain dengan hasil 63.6% dengan kategori cukup efektif. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Video Dokumenter, Hasil Belajar
Studi Fenomenologi Tentang Kebiasaan Meminum Arak Di Desa Sumberdodol Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan Labib Suzudi; Katon Galih Setyawan; Ali Imron; Niswatin Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang masyarakat di Desa Sumberdodol mengonsumsi minuman beralkohol tradisional jenis arak dan bagaimana perilaku habituasi masyarakat dalam meminum arak sehingga menjadi kebiasaan yang sudah lama dilakukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Pemilihan jenis penelitian tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang diutamakan dalam penjelasan serta penjabaran suatu fenomena yang akan diteliti. Dalam penelitian ini, fenomenologi sebagai pendekatan penelitian digunakan untuk mengungkap makna hakikat terdalam dari fenomena yang akan diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Desa Sumberdodol memiliki alasan dan tujuan tersendiri dalam mengikuti kebiasaan meminum arak serta memiliki makna tersendiri terhadap kebiasaan meminum arak yang sudah ada. Penelitian ini juga mengungkap apa saja perilaku habituasi masyarakat dalam meminum arak sehingga kebiasaan ini sudah lama dilakukan. Tidak lupa penelitian ini berpijak pada keilmuan pembelajaran IPS yakni mengungkap nilai-nilai apa saja dalam kebiasaan meminum arak untuk dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS.
Studi Fenomenologi Makna Judi Online pada Pelajar SMP di Sidoarjo Taufiq Yunaz Wicaksono; Ali Imron; Niswatin; Katon Galih Setyawan
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena judi online di kalangan pelajar SMP semakin meningkat akibat kemajuan teknologi dan akses internet yang mudah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi pelajar SMP terlibat dalam aktivitas judi online dan dampak yang ditimbulkannya terhadap aspek sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam terhadap lima informan pelajar SMP di Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pelajar bermain judi online mencakup faktor ekonomi, pengaruh teman sebaya, dan rasa ingin tahu. Judi online menjadi pilihan mereka karena aksesnya yang mudah, serta adanya janji keuntungan cepat yang menarik minat pelajar meskipun mereka masih dalam usia sekolah. Dampak negatif yang dirasakan meliputi penurunan prestasi akademik, konflik dengan keluarga, kecemasan, hingga risiko kecanduan yang memengaruhi kehidupan sosial mereka secara signifikan. Studi ini merekomendasikan pendekatan edukatif dan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang risiko judi online dan meminimalisir keterlibatan mereka dalam aktivitas tersebut.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MEMPERKUAT PEMBELAJARAN IPS Fanny Syaifulloh Yusuf; Niswatin; Hendri Prastiyono; Ali Imron
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explore the implementation of multicultural education in the education system in Indonesia, as well as its impact on character formation and tolerance among students. In this research, a qualitative approach was used with a case study method in several schools that implemented a multicultural education curriculum. Data was collected through in-depth interviews with teachers, students, as well as analysis of curriculum documents and school activities. The research results show that multicultural education plays an important role in increasing students' understanding of cultural, racial and religious diversity, as well as strengthening attitudes of tolerance and mutual respect between each other. However, challenges in its implementation include a lack of in-depth understanding of the concept of multiculturalism among educators, as well as limited facilities that support optimal implementation of the program. This research suggests the need for more intensive training for teachers and the development of supporting resources in order to create a more inclusive and harmonious educational environment.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA CANVA TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KONFLIK DAN INTEGRASI SOSIAL KELAS VIII MTsN 2 KOTA SURABAYA Wahyuni Maulidiniyah; Katon Galih Setyawan; Niswatin; Nuansa Bayu Segara
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran di kelas yang masih didominasi metode ceramah tanpa pemanfaatan teknologi seringkali membuat peserta didik kurang bersemangat, yang berujung pada rendahnya keaktifan dan hasil belajar. Model ini melibatkan peserta didik dalam diskusi kelompok aktif dan memanfaatkan media Canva untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation berbantuan media canva terhadap keaktifan, 2) hasil belajar, dan 3) mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation berbantuan media canva terhadap keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada materi konflik dan integrasi sosial kelas VIII MTsN 2 Kota Surabaya. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode kuasi eksperimen post-test only control group design. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan dua kelompok: kelas eksperimen (VIII F) dan kelas kontrol (VIII G). Analisis datanya menggunakan uji independent sample t-test dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat ketercapaian observasi keaktifan peserta didik berada pada kategori cukup aktif dan aktif, 2) tingkat ketuntasan nilai post test hasil belajar berada pada kategori cukup baik dan baik, dan 3) selisih rata-rata hasil pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, sehingga terbukti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran group investigation berbantuan media canva terhadap keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada materi konflik dan integrasi sosial kelas VIII MTsN 2 Kota Surabaya.
INTEGRASI PEMIKIRAN KAWRUH JIWA KI AGENG SURYOMENTARAM DALAM PEMBELAJARAN IPS Mohammad Faizun Surya Rafli; Riyadi; Agus Suprijono; Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan dan pembelajaran IPS yang ideal merupakan sebuah keniscayaan. Sejak bergemingnya Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), gagasan untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran mulai mencuat kembali sebagai sarana pengembangan dan mengatasi permasalahan pendidikan maupun pembelajaran IPS. Permasalahan yang menjadi sorotan dalam pembelajaran IPS adalah rendahnya performa diri siswa, yang disebabkan karena adanya ketidakseimbangan dalam proses pembelajaran IPS, serta kurangnya variasi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dalam pengembangan pendidikan dan pembelajaran IPS yang dalam penelitian ini, pemikiran filsafat Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram menjadi fokus integrasi. Hanya ada sedikit penelitian yang berfokus pada integrasi pembelajaran IPS yang menggabungkan unsur Kawruh Jiwa sebagai pengembangan pendidikan dan pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami relevansi pemikiran Kawruh Jiwa Ki Ageng dengan filsafat pendidikan modern sebagai landasan kurikulum pendidikan IPS, (2) mengetahui integrasi pemikiran Kawruh Jiwa Ki Ageng dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kualitatif dengan pendekatan studi dokumen/teks. Sumber data penelitian ini adalah sumber primer dan sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik seperti literature review, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif Miles dan Huberman. Serta untuk keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teori Adapun hasil penelitian ini mendapati bahwa Kawruh Jiwa memiliki relevansi dengan semua landasan filsafat pendidikan modern termasuk filsafat Ki Hajar Dewantara, serta Kawruh Jiwa juga dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPS, baik sebagai sarana perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran (integrasi pada model, metode, strategi), hingga evaluasi pembelajaran. ABSTRACT The necessity for ideal social studies education and learning is indisputable. Following the implementation of the Merdeka Curriculum (IKM), the concept of integrating local wisdom in learning has resurfaced as a strategy to address and overcome challenges in social studies education and learning. A salient issue in social studies education and learning is the underperformance of students, attributable to an imbalance in the learning process and a paucity of variety in teaching methods. This necessitates a paradigm shift towards innovation in the development of social studies education and learning. In this study, the concept of Kawruh Jiwa philosophy, as propounded by Ki Ageng Suryomentaram, is posited as a pivotal integrative framework. The paucity of research in this area is evident in the dearth of studies that integrate Kawruh Jiwa elements into the development of social studies education and learning. The present study aims to (1) understand the relevance of Ki Ageng's Kawruh Jiwa thinking with modern educational philosophy as the foundation of the social studies education curriculum, and (2) know the integration of Ki Ageng's Kawruh Jiwa thinking in social studies learning. The present study employs a qualitative research methodology, adopting a document/text study approach. The research utilises both primary and secondary sources as data sources. Data collection techniques employed include literature review, documentation, and in-depth interviews. The analysis of the data was conducted using interactive data analysis techniques proposed by Miles and Huberman. The results of this study indicate that Kawruh Jiwa is pertinent to all the foundations of modern educational philosophy, including the philosophy of Ki Hajar Dewantara. Furthermore, Kawruh Jiwa can be integrated into social studies learning, both as a means of learning planning, learning implementation (integration of models, methods, strategies), and learning evaluation.
Pengaruh Pembelajaran Kontekstual berbantuan Media Pembelajaran Film Dokumenter terhadap Hasil Belajar pada Materi Sejarah Lokal di SMP Labschool Unesa 1 Rahayu, Martutik Intan Rahayu; Nasution; Ali Imron; Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas mengenai pengaruh pembelajaran kontekstual berbantuan media pembelajaran film dokumenter terhadap hasil belajar materi sejarah lokal di SMP Labschool Unesa 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar materi sejarah lokal dengan penggunaan pembelajaran kontekstual berbantuan film dokumenter pada kelas VII C SMP Labschool Unesa 1 tahun Pelajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa 32 orang, sehingga memberikan inovasi pembelajaran sejarah lokal terbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan kuasi-eksperimental desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalam tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran kontekstual berbantuan film dokumenter berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar materi sejarah lokal. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan rata-rata peserta didik dari pretest sebesar 49,7 menjadi 86,8 pada posttest, serta hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan signifikansi 0,000 < 0,05. Peningkatan pemahaman dalam ranah kognitif ini, mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan menganalisis nilai-nilai sosial perjuangan. Media film dokumenter Arek Suroboyo terbukti memperkuat daya serap peserta didik terhadap materi sejarah lokal melalui penyajian visual yang kontekstual dan relevan dengan lingkungan nyata mereka. Abstract This study discusses the effect of contextual learning assisted by documentary film learning media on learning outcomes of local history material at SMP Labschool Unesa 1. This study aims to determine the learning outcomes of local history material with the use of contextual learning assisted by documentary films in class VII C SMP Labschool Unesa 1 in the 2024/2025 academic year with 32 students, thus providing the latest local history learning innovation. The method used in this study is quantitative with a quasi-experimental one group pretest-posttest design. Data collection techniques used are tests and documentation. The results of the study showed that the use of contextual learning assisted by documentary films had a significant effect on improving learning outcomes of local history material. This is shown by an increase in the average of students from the pretest of 49.7 to 86.8 in the posttest, as well as the results of the paired sample t-test which showed a significance of 0.000 <0.05. Increasing understanding in the cognitive domain is able to foster critical thinking skills and analyze social values ​​of struggle. Arek Suroboyo documentary film media has been proven to strengthen students' absorption of local history materials through visual presentations that are contextual and relevant to their real environment.
Habitus Campus party pada Mahasiswa Kampus Negeri di Kota Surabaya dan Relevansinya dalam Pembelajaran IPS Muhammad Asrorun Ni’am; Katon Galih Setyawan; Niswatin; Ali Imron
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana budaya Campus party membentuk pola pikir dan perilaku mahasiswa, khususnya dalam konteks moral dan etika. Fenomena ini menjadi perhatian karena banyak mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas party kampus cenderung mengalami perubahan dalam cara memandang nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa yang pernah mengikuti Campus party. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya ini telah membentuk habitus atau kebiasaan sosial yang memungkinkan mahasiswa menormalisasi perilaku yang secara etis dipertanyakan. Mahasiswa sering mengalami dilema antara keinginan untuk diterima dalam pergaulan dan dorongan moral yang mereka miliki. Akibatnya, banyak dari mereka yang mengubah cara pandang terhadap etika demi menyesuaikan diri dengan lingkungan. Budaya permisif ini, jika tidak dikawal secara aktif oleh institusi pendidikan, dapat merusak kesadaran moral mahasiswa secara perlahan. Temuan ini menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan karakter secara berkelanjutan di lingkungan kampus, agar mahasiswa tidak hanya tumbuh sebagai insan akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Pendidikan tinggi harus menjadi ruang pembentukan kepribadian, bukan sekadar tempat mengejar prestasi akademik.
ANALISIS JENIS CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL “TIKTOK” PADA KALANGAN REMAJA Dannis Indra Kuncoro; Nuansa Bayu Segara; Niswatin; Sugiantoro
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya fenomena cyberbullying yang terjadi di media sosial, khususnya TikTok. Fenomena ini semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja Indonesia, karakteristik remaja usia 15–19 tahun yang interaktif dan ekspresif menjadikan mereka rentan terhadap interaksi yang berpotensi memunculkan kekerasan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis cyberbullying yang terjadi di platform TikTok serta memahami dampak psikologis dan sosialnya dalam kerangka teori konstruksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis naratif yang menampilkan remaja sebagai subjek atau objek cyberbullying. Data dikumpulkan melalui observasi dokumentatif terhadap video dan komentar, kemudian dianalisis dengan mengacu pada tipologi cyberbullying, serta teori konstruksi sosial. Analisis difokuskan pada proses eksternalisasi (ekspresi nilai kekerasan), objektivasi (penerimaan sosial melalui like dan komentar), serta internalisasi (pembentukan persepsi bahwa perilaku tersebut merupakan hal wajar dalam dunia digital). Hasil penelitian menunjukkan bahwa flaming dan Harassment merupakan bentuk yang paling dominan. Tindakan ini dijelaskan melalui proses eksternalisasi (ekspresi kekerasan verbal di ruang digital), objektivasi (penerimaan kolektif sebagai norma), dan internalisasi (penerimaan oleh korban sebagai bagian dari kenyataan sosial). Dampak yang ditimbulkan meliputi gangguan emosional seperti kecemasan, penurunan harga diri, dan kecenderungan menarik diri (self-withdrawal), serta munculnya trauma publik di kalangan korban. Penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam memperkaya kajian akademik dan praktik edukasi media sosial yang etis dan reflektif, dengan menekankan pentingnya literasi digital dan kesadaran etika bermedia sosial. Temuan ini dapat dijadikan sumber pembelajaran kontekstual, terutama untuk membentuk karakter remaja yang kritis, empatik, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Analisis Kawasan Cagar Budaya Trowulan sebagai Potensi sumber Belajar IPS dalam Kurikulum Merdeka zahrotun islamiyah; Nuansa Bayu Segara; Riyadi; Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kawasan Cagar Budaya Trowulan sebagai potensi sumber belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru dan siswa untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis lingkungan. Trowulan, yang merupakan bekas pusat Kerajaan Majapahit, memiliki kekayaan situs sejarah seperti Candi Brahu, Candi Tikus, Gapura Wringinlawang, dan Museum Trowulan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari guru IPS, siswa, dan pengelola situs budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kawasan Trowulan memiliki potensi besar sebagai sumber belajar, pemanfaatannya dalam proses pembelajaran masih sangat terbatas. Hambatan utama adalah kurangnya integrasi dalam kurikulum, kendala administratif, serta kurangnya pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran berbasis lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi berupa peningkatan kolaborasi antara pihak sekolah dan pengelola situs budaya, serta penyusunan bahan ajar dan proyek pembelajaran berbasis lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan kompetensi Profil Pelajar Pancasila seperti berfikir kritis, bernalar, kreatif, dan cinta budaya bangsa. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari pendidikan karakter dan nasionalisme. Dengan demikian, kawasan Cagar Budaya Trowulan tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga sumber belajar yang kaya nilai edukatif. Kata kunci: Cagar Budaya, Trowulan, Sumber Belajar, IPS, Kurikulum Merdeka ABSTRACT This study aims to analyze the Trowulan Cultural Heritage Area as a potential learning resource for Social Studies (IPS) within the implementation of the Merdeka Curriculum. The Merdeka Curriculum provides flexibility for teachers and students to develop contextual and environmentally-based learning. Trowulan, formerly the center of the Majapahit Kingdom, is rich in historical sites such as Brahu Temple, Tikus Temple, Wringinlawang Gate, and the Trowulan Museum, all of which can serve as educational resources. This research uses a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. Informants include social studies teachers, students, and heritage site managers. The findings reveal that although Trowulan has significant potential as a learning resource, its actual use in educational activities remains minimal. Major obstacles include lack of curriculum integration, administrative barriers, and limited teacher understanding of place-based learning strategies. This research recommends enhancing collaboration between schools and site managers, and developing local-based teaching materials and learning projects. Through this approach, students are expected to develop key competencies of the Pancasila Student Profile, such as critical thinking, reasoning, creativity, and appreciation of national culture. The study also emphasizes the importance of cultural preservation as part of character education and nationalism. Thus, the Trowulan Cultural Heritage Area is not only a tourist attraction but also a valuable educational asset. Keywords: Cultural Heritage, Trowulan, Learning Resource, Social Studies, Merdeka Curriculum
Co-Authors A. Buato, Mardlia Abas, Helmiyanto Abdurahman, Tiara Abdurrahman, Nur Sellawati Adella Signal Putri Sholichah Afandi, Ikrar Agil Bahsoan Agung Prasetyo Amu Agus Suprijono Agus Suprijono Ahaya, Ratin Ahmad, Fikranto Ahmad, Hainun Putri Y. Ahmad, Siti Hadjar Satiya Dwi Aldiwanto Landali Aldiwanto Landali Ali Imron Ali Imron Ambo, Rizal Amelia Moki Amir Lukum, Amir Amu, Agung Prasetyo Andi Yusniar Mendo Anggit Athoillah Hilmy Anindya, Salsa Anisa Larasati Panyilie Anwar, Fatur S. Anwar, Miftakhul Aprilia Umrah Daud Ardi Wiranata Moogangga ARDIANSYAH, ALEN Arsyad, Nur Fadilah Asnimawati Asnimawati, Asnimawati Ayu R Wuryandini Ayu Rakhma Ayu Rakhma Wuryandini Azzahra Talitha Noer Nanlohy Badu, , Ronald S. Bahsuan, Siti Aisyah Bakio, Nurul Maghfiroh Bantu, Amrin Andriansyah Beddu, Sissylia Elvariani Buata, Dita Aulia Buhungo, Suhardin Bumulo, Frahmawati Busa, Sri Wulandari Putri Cahyati, Cici Damayanti, Erika Selphie damayanti, feby feni Damity, Fatmawaty Dannis Indra Kuncoro Datau, Raflian Dewi Indrayani Hamim Dhimas Bagus Virgiawan Dilapanga, Yana Dini Restuningtyas Dinna Karolina Djoko Soelistya Durrotun Nafisah Dwi Febriyanti Eka Putra Erma Amalia Fadila Nurul Zalsabila Fadlillah, Muhammad Afif Fanny Syaifulloh Yusuf FARA DITA Farda Wulandari Fatmawaty Damity Fitri Azzahra Raharja Friska Talib Gani, Nadia Saputri Hajiku, Faradila Halid, Fityan Halid, Ni’Ma Nurbait Halid, Rahmawati Hapsawati Taan Hartono Hartono Harun, Fitra Haryanti, Novalia Suci Haya Mutmainah Qalbi Az-Zahra4 Helmiyanto Abas Hendri Prastiyono HERISPON HERISPON, HERISPON Hermawan, Alesandro Rahmatullah Hiola, Yustina Hudja, Revalina Ika Julianti Syahbudin Ikrar Afandi Imam Khoir Imelsya Afra Nabila Zahra Imran R Hambali Ismail, Susanty Istikomah Ivan Rahmat Santoso Jonathan, Bouyea Joshua, Wang Jumiati Jumiati Juniaty Ismail Karim, Fatmawati R Karim, Iftita Maryam Nur Kartika Fatmawati Pausther Karunia Rahman Katon Galih Setyawan Khozin, Nurwildan Tsalits Khumaidi Kolopita, Lisa Findi Rahayu Kusnul Khotimah Kusnul Khotimah La Ode Rasuli La Ode Rasuli La Ode Rasuli Labib Suzudi Larasati, Dian Ayu Latif, Muhamad Abdul Listiani, Intan Dwi Maharani Mahdalena Mahdalena Mahdalena Mahdalena Manurung, Kristiani Angelika Mardlia A. Buato Marzuqi, Muhammad Ilyas mattoasi mattoasi Mattoasi, Mattoasi Mauliddia, Arini Izzati Mevia, Nia Ayu Meyko Panigoro Moch. Zakki Mubarok Mohammad Faizun Surya Rafli Mokoginta, Aprianto Saputra Muh. Fachrul Ilmi Jibu Muhamad Abdul Latif Muhamad Rifki Botutihe Botutihe Uno Muhammad Amir Arham Muhammad Asrorun Ni’am Muhammad Fadli Mantali Muhammad Irfandi Aditya Muhammad Rohman Al Hasan Muliyani Mahmud Nadira S. Sidik Nashrun Jauhari, Nashrun NASUTION Nasution Nasution Nikmah, Evy Nazilatun Nilawaty Yusuf Nismawati Ali Nuansa Bayu Segara Nuansa Bayu Segara Nur Ainun Nisya Mohi Nur Fadilah Arsyad Nurhayati Panigoro Nurul Hasanah Olatapa, Mohamad Yuda Pakaya, Lukman Pausther, Kartika Fatmawati Polamolo, Nita Setiandini Prastiyono, Hendi Prastiyono, Hendri Pratama, Cindy Arinda Diah Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Martutik Intan Rahayu Rahman, Alisyah Rahmatika, Resty Ramadhani, Nadia Salsabilah Rani Rahmadianti Rasuli, La Ode Rianti Daud Rily Pilomonu Ripansa, Meilan Riyadi Ronal S. Badu Ronald S. Badu Rosyida, Shela Zaimatur Roy Hasiru Ruyani, Fawza Sahmin Noholo Salma, Afin Naila Salwaa Ardhiah Mohamad Santoso, Ivan R. Sarmini Sarmini Septa Katmawanti, Septa Setiyanto, Tegar Setyasih, Iya Setyawan, Katon Galih Silvi Nur Afifah Siti Pratiwi Husain sofhian Stiawan, Agung Sugiantoro Sugiantoro Sugiantoro Sukma Perdana Prasetya Suraiya, Ratna Syahbudin, Ika Julianti Syarwani Canon Tahir, Rivaldi Talib, Friska Tanti Taha Maya Taseman, Taseman Taufiq Yunaz Wicaksono Thantawi, Tubagus Rifqy Tiara Puspita Sari Lihawa Tika Chandrika Lestary Tine, Nurul Alam F. Titi Umi Kalsum Hulopi Titi Umi Kalsum Hulopi Tri Handayani Amaliah Tuli, Hartati Tulie, Fatin Tri Juniarti untari, selvia dewi Usman Usman Usman Victorson Taruh Vini Maulida Putri Salsabila Wahyuni Maulidiniyah Wati, Eka Kurnia Wiji Lestari Suwanto Windika, Ivenna Salsa Wiwik Sri Utami Wiwin Koni zahrotun islamiyah Zakaria, Sri Nursintia Zulkifli Bokiu