p-Index From 2021 - 2026
18.618
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inovasi Al-Ulum Jurnal Akuntansi Multiparadigma Jurnal Mirai Management Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Jurnal Akuntansi Aktual Management and Economics Journal (MEC-J) SEIKO : Journal of Management & Business Jambura Accounting Review Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Islam MANAZHIM Jurnal Akun Nabelo : Jurnal Akuntansi Netral, Akuntabel, Objektif International Journal of Religious and Cultural Studies Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Jurnal Buana Akuntansi Jurnal Paedagogy Tangible Journal Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Economics and Digital Business Review Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Akuntansi dan Teknologi Informasi SOSEARCH : Social Science Educational Research INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Assets : Jurnal Ilmiah Ilmu Akuntansi, Keuangan dan Pajak JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Al-Buhuts (e-journal) Jurnal Ilmiah Bisnis dan Perpajakan (Bijak) Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Sahid Development Journal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Perbankan Syariah Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Journal Research of Social Science, Economics, and Management SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Journal of Applied Accounting Indonesian Proceedings and Annual Conference of Islamic Education (IPACIE) Science and Education Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Majapahit Journal of Islamic Finance dan Management Jurnal Mahasiswa Akuntansi International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education (IJGSME) Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone Celebes Journal of Community Services Jurnal Kompetensi Ilmu Sosial International Journal of Technology and Education Research International Journal of Economics, Business and Innovation Research International Journal of Economics Studies Multidisciplinary Indonesian Center Journal Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Aktsar: Jurnal Akuntansi Syariah Harmoni Economics: International Journal of Economics and Accounting
Claim Missing Document
Check
Articles

Habitus Campus party pada Mahasiswa Kampus Negeri di Kota Surabaya dan Relevansinya dalam Pembelajaran IPS Muhammad Asrorun Ni’am; Katon Galih Setyawan; Niswatin; Ali Imron
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana budaya Campus party membentuk pola pikir dan perilaku mahasiswa, khususnya dalam konteks moral dan etika. Fenomena ini menjadi perhatian karena banyak mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas party kampus cenderung mengalami perubahan dalam cara memandang nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa yang pernah mengikuti Campus party. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya ini telah membentuk habitus atau kebiasaan sosial yang memungkinkan mahasiswa menormalisasi perilaku yang secara etis dipertanyakan. Mahasiswa sering mengalami dilema antara keinginan untuk diterima dalam pergaulan dan dorongan moral yang mereka miliki. Akibatnya, banyak dari mereka yang mengubah cara pandang terhadap etika demi menyesuaikan diri dengan lingkungan. Budaya permisif ini, jika tidak dikawal secara aktif oleh institusi pendidikan, dapat merusak kesadaran moral mahasiswa secara perlahan. Temuan ini menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan karakter secara berkelanjutan di lingkungan kampus, agar mahasiswa tidak hanya tumbuh sebagai insan akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Pendidikan tinggi harus menjadi ruang pembentukan kepribadian, bukan sekadar tempat mengejar prestasi akademik.
ANALISIS JENIS CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL “TIKTOK” PADA KALANGAN REMAJA Dannis Indra Kuncoro; Nuansa Bayu Segara; Niswatin; Sugiantoro
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya fenomena cyberbullying yang terjadi di media sosial, khususnya TikTok. Fenomena ini semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja Indonesia, karakteristik remaja usia 15–19 tahun yang interaktif dan ekspresif menjadikan mereka rentan terhadap interaksi yang berpotensi memunculkan kekerasan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis cyberbullying yang terjadi di platform TikTok serta memahami dampak psikologis dan sosialnya dalam kerangka teori konstruksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis naratif yang menampilkan remaja sebagai subjek atau objek cyberbullying. Data dikumpulkan melalui observasi dokumentatif terhadap video dan komentar, kemudian dianalisis dengan mengacu pada tipologi cyberbullying, serta teori konstruksi sosial. Analisis difokuskan pada proses eksternalisasi (ekspresi nilai kekerasan), objektivasi (penerimaan sosial melalui like dan komentar), serta internalisasi (pembentukan persepsi bahwa perilaku tersebut merupakan hal wajar dalam dunia digital). Hasil penelitian menunjukkan bahwa flaming dan Harassment merupakan bentuk yang paling dominan. Tindakan ini dijelaskan melalui proses eksternalisasi (ekspresi kekerasan verbal di ruang digital), objektivasi (penerimaan kolektif sebagai norma), dan internalisasi (penerimaan oleh korban sebagai bagian dari kenyataan sosial). Dampak yang ditimbulkan meliputi gangguan emosional seperti kecemasan, penurunan harga diri, dan kecenderungan menarik diri (self-withdrawal), serta munculnya trauma publik di kalangan korban. Penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam memperkaya kajian akademik dan praktik edukasi media sosial yang etis dan reflektif, dengan menekankan pentingnya literasi digital dan kesadaran etika bermedia sosial. Temuan ini dapat dijadikan sumber pembelajaran kontekstual, terutama untuk membentuk karakter remaja yang kritis, empatik, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Analisis Kawasan Cagar Budaya Trowulan sebagai Potensi sumber Belajar IPS dalam Kurikulum Merdeka zahrotun islamiyah; Nuansa Bayu Segara; Riyadi; Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kawasan Cagar Budaya Trowulan sebagai potensi sumber belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru dan siswa untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis lingkungan. Trowulan, yang merupakan bekas pusat Kerajaan Majapahit, memiliki kekayaan situs sejarah seperti Candi Brahu, Candi Tikus, Gapura Wringinlawang, dan Museum Trowulan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari guru IPS, siswa, dan pengelola situs budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kawasan Trowulan memiliki potensi besar sebagai sumber belajar, pemanfaatannya dalam proses pembelajaran masih sangat terbatas. Hambatan utama adalah kurangnya integrasi dalam kurikulum, kendala administratif, serta kurangnya pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran berbasis lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi berupa peningkatan kolaborasi antara pihak sekolah dan pengelola situs budaya, serta penyusunan bahan ajar dan proyek pembelajaran berbasis lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan kompetensi Profil Pelajar Pancasila seperti berfikir kritis, bernalar, kreatif, dan cinta budaya bangsa. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari pendidikan karakter dan nasionalisme. Dengan demikian, kawasan Cagar Budaya Trowulan tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga sumber belajar yang kaya nilai edukatif. Kata kunci: Cagar Budaya, Trowulan, Sumber Belajar, IPS, Kurikulum Merdeka ABSTRACT This study aims to analyze the Trowulan Cultural Heritage Area as a potential learning resource for Social Studies (IPS) within the implementation of the Merdeka Curriculum. The Merdeka Curriculum provides flexibility for teachers and students to develop contextual and environmentally-based learning. Trowulan, formerly the center of the Majapahit Kingdom, is rich in historical sites such as Brahu Temple, Tikus Temple, Wringinlawang Gate, and the Trowulan Museum, all of which can serve as educational resources. This research uses a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. Informants include social studies teachers, students, and heritage site managers. The findings reveal that although Trowulan has significant potential as a learning resource, its actual use in educational activities remains minimal. Major obstacles include lack of curriculum integration, administrative barriers, and limited teacher understanding of place-based learning strategies. This research recommends enhancing collaboration between schools and site managers, and developing local-based teaching materials and learning projects. Through this approach, students are expected to develop key competencies of the Pancasila Student Profile, such as critical thinking, reasoning, creativity, and appreciation of national culture. The study also emphasizes the importance of cultural preservation as part of character education and nationalism. Thus, the Trowulan Cultural Heritage Area is not only a tourist attraction but also a valuable educational asset. Keywords: Cultural Heritage, Trowulan, Learning Resource, Social Studies, Merdeka Curriculum
Gold Pawnshop Financing Accounting System At PT. Gorontalo Pawnshop : Pawnshop Cp Gorontalo Sentral Tiara Puspita Sari Lihawa; Niswatin; Ayu Rakhma
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 01 (2026): January- March, International Journal of Technology and Education Research (IJ
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i01.2793

Abstract

This study aims to analyze the accounting system of gold pawnshop financing at PT Pegadaian CP Gorontalo Sentral. Gold financing is one of Pegadaian's flagship products that involves financial transactions and high-value collateral management, so it requires an accurate, integrated, and supported accounting system by adequate internal control. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques are carried out through interviews, observations, and documentation of related parties in the gold financing process. The results of the study show that the gold financing accounting system at PT Pegadaian CP Gorontalo Sentral has used a computerized system based on the PASSION application that is integrated online, so that it is able to support transaction recording, collateral assessment, margin calculation, and the preparation of financial statements more quickly and systematically. However, there are still several obstacles, such as network disruptions, potential data input errors, and reliance on the ability of human resources to operate the system. Therefore, it is necessary to improve the quality of internal control, continuous training for employees, and optimize the use of technology to improve the efficiency, accuracy, and transparency of the gold financing accounting system.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KONTRIBUSI NILAI BUDAYA INDONESIA DALAM PEMBENTUKAN MODEL AKUNTANSI KOMUNITAS Abdurahman, Tiara; Niswatin; Amaliah, Tri Handayani
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i2.4823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi nilai budaya Indonesia dalam pembentukan model akuntansi komunitas melalui pendekatan Systematic Literature Reriew (SLR). Akuntansi tidak hanya dipahami sebagai praktik teknis berbasis angka, tetapi juga sebagai konstruksi sosial yang melekat pada nilai, norma, dan budaya masyarakat tempat ia di praktikkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi komunitas di Indonesia secara konsisten merefleksikan enam belas nilai budaya utama, antara lain kejujuran, kebenaran, ketulusan, tanggung jawab, amanah, kepercayaan, kasih sayang, kesabaran, gotong royong, solidaritas sosial, musyawarah, kurukunan, komitmen moral, dan berlanjutan. Sintesis lintas budaya mengungkap bahwa nilai-nilai tersebut membentuk model konseptual akuntansi komunitas yang berlandaskan dimensi nilai, praktik sosial, dan tujuan sosial. Akuntansi komunitas berbasis nilai budaya lokal memiliki kerakter kontekstual, humanis dan berorientasi pada akuntabilitas sosial, sehingga berpotensi memperkaya pengembangan teori akuntansi yang lebih inklusif dan kontekstual di Indonesia.
AKUNTANSI, KEKUASAAN, DAN TATA KELOLA HARGA BARANG DAN JASA SEKTOR KEHUTANAN: PERSPEKTIF SOSIOLOGI AKUNTANSI KAWASAN Buata, Dita Aulia; Niswatin; Amaliah, Tri Handayani
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i2.4834

Abstract

This study aims to examine the role of accounting practices in shaping the governance of goods and services pricing in the forestry sector by adopting a regional sociology of accounting perspective. This study is grounded in the view that forestry prices are not merely the result of technical calculations, but are socially constructed through accounting practices and power relations embedded within institutional contexts. The study employs a literature review method, using thematic analysis to identify patterns and mechanisms that shape forestry price governance. The findings indicate that accounting practices actively frame forestry pricing through cost measurement, economic valuation, and reporting mechanisms that are institutionally legitimized. These practices represent and reproduce power relations among regional actors, particularly the dominance of the state and formal institutions, while also functioning as mechanisms of legitimacy that normalize forestry pricing policies as rational and objective, despite their potential to obscure social inequalities and ecological impacts. This study makes a conceptual contribution by positioning accounting as a power-laden social practice in understanding forestry price governance, thereby extending accounting research toward a more critical and context-sensitive perspective.
Makna Filosofi Kepercayaan Masyarakat Desa Bayung Gede terhadap Pohon Bukak dalam Konteks Penggantungan Ari-Ari Imelsya Afra Nabila Zahra; Vini Maulida Putri Salsabila; Farda Wulandari; Adella Signal Putri Sholichah; Imam Khoir; Nuansa Bayu Segara; Niswatin
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.1644

Abstract

Tradisi penggantungan ari-ari di bawah pohon bukak di Desa Bayung Gede, Bali, merupakan bentuk kearifan lokal yang mengandung nilai filosofis, spiritual, dan ekologis. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna filosofis kepercayaan masyarakat terhadap pohon bukak sebagai simbol pelindung dan bagian dari proses spiritual dalam menyambut kelahiran bayi. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pohon bukak diyakini memiliki kekuatan magis dan simbol keibuan yang merawat ari-ari sebagai saudara spiritual bayi. Prosesi ritual seperti penggunaan tangan kanan dan penghentian saat menuju setra ari-ari memiliki makna simbolik yang mencerminkan harapan terhadap karakter anak di masa depan. Tradisi ini juga menegaskan hubungan erat antara manusia dan alam, serta menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Bayung Gede. Namun, tradisi ini menghadapi tantangan akibat pengaruh modernisasi dan perubahan cara pandang generasi muda yang mulai menyerap relevansi dan nilai higienitasnya. Oleh karena itu, pemaknaan kembali terhadap filosofi tradisi ini diperlukan agar warisan budaya ini tetap hidup dan dipahami secara kontekstual oleh generasi penerus.
Analisis Akad Pembiayaan Pemilikan Rumah Di Bank Syariah: Pendekatan Parameter Maslahah Ivan Rahmat Santoso; Niswatin Niswatin; Agil Bahsoan
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): JIEI : Vol.9, No.1, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i1.7138

Abstract

Financing contracts in Islamic banks are identical with their loyalty to maslahah as the goal of Islamic law. However, with the increasing demand for financing that contains maslahah mursalah, a deeper analysis is needed to what extent the contract is consistent with the maslahah parameters. This study aims to investigate the mortgage financing contract (PPR) in Islamic banks from the perspective of maslahah. The method uses a qualitative approach by analyzing contracts in PPR. This study also uses a comparative approach by comparing the fatwas of national and international sharia boards. The results of the study indicate that PPR contracts in Islamic banks are generally in line with the maslahah principle parameters mentioned in the us-l al-fiqh sources, so they are not contradictory to the Al-Quran and Sunnah. In addition, comparative analysis shows that the bank is consistent with the decisions of the DSN and other sharia standard institutions.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KONTRIBUSI NILAI BUDAYA INDONESIA DALAM PEMBENTUKAN MODEL AKUNTANSI KOMUNITAS Abdurahman, Tiara; Niswatin; Amaliah, Tri Handayani
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i2.4823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi nilai budaya Indonesia dalam pembentukan model akuntansi komunitas melalui pendekatan Systematic Literature Reriew (SLR). Akuntansi tidak hanya dipahami sebagai praktik teknis berbasis angka, tetapi juga sebagai konstruksi sosial yang melekat pada nilai, norma, dan budaya masyarakat tempat ia di praktikkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi komunitas di Indonesia secara konsisten merefleksikan enam belas nilai budaya utama, antara lain kejujuran, kebenaran, ketulusan, tanggung jawab, amanah, kepercayaan, kasih sayang, kesabaran, gotong royong, solidaritas sosial, musyawarah, kurukunan, komitmen moral, dan berlanjutan. Sintesis lintas budaya mengungkap bahwa nilai-nilai tersebut membentuk model konseptual akuntansi komunitas yang berlandaskan dimensi nilai, praktik sosial, dan tujuan sosial. Akuntansi komunitas berbasis nilai budaya lokal memiliki kerakter kontekstual, humanis dan berorientasi pada akuntabilitas sosial, sehingga berpotensi memperkaya pengembangan teori akuntansi yang lebih inklusif dan kontekstual di Indonesia.
AKUNTANSI, KEKUASAAN, DAN TATA KELOLA HARGA BARANG DAN JASA SEKTOR KEHUTANAN: PERSPEKTIF SOSIOLOGI AKUNTANSI KAWASAN Buata, Dita Aulia; Niswatin; Amaliah, Tri Handayani
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i2.4834

Abstract

This study aims to examine the role of accounting practices in shaping the governance of goods and services pricing in the forestry sector by adopting a regional sociology of accounting perspective. This study is grounded in the view that forestry prices are not merely the result of technical calculations, but are socially constructed through accounting practices and power relations embedded within institutional contexts. The study employs a literature review method, using thematic analysis to identify patterns and mechanisms that shape forestry price governance. The findings indicate that accounting practices actively frame forestry pricing through cost measurement, economic valuation, and reporting mechanisms that are institutionally legitimized. These practices represent and reproduce power relations among regional actors, particularly the dominance of the state and formal institutions, while also functioning as mechanisms of legitimacy that normalize forestry pricing policies as rational and objective, despite their potential to obscure social inequalities and ecological impacts. This study makes a conceptual contribution by positioning accounting as a power-laden social practice in understanding forestry price governance, thereby extending accounting research toward a more critical and context-sensitive perspective.
Co-Authors , Ronald S. Badu A. Buato, Mardlia Abas, Helmiyanto Abdurahman, Tiara Abdurrahman, Nur Sellawati Adella Signal Putri Sholichah Afandi, Ikrar Afza Marhaini, Nabila Agil Bahsoan Agung Prasetyo Amu Agus Suprijono Agus Suprijono Ahaya, Ratin Ahmad, Hainun Putri Y. Ahmad, Siti Hadjar Satiya Dwi Ajenk Dizca Lalahu Aldiwanto Landali Aldiwanto Landali Ali Imron Ali Imron Ambo, Rizal Amelia Moki Amir Lukum, Amir Amu, Agung Prasetyo Andi Yusniar Mendo Andriyawan E. Karim Angel Arvellia Tjoantho Anggit Athoillah Hilmy Anindya, Salsa Anisa Larasati Panyilie Anwar, Fatur S. Anwar, Miftakhul Aprilia Djau Aprilia Umrah Daud Ardi Wiranata Moogangga Ardi Wiranata Moogangga ARDIANSYAH, ALEN Asnimawati, Asnimawati Ayu R Wuryandini Ayu Rakhma Ayu Rakhma Wuryandini Ayub Domili Azzahra Talitha Noer Nanlohy Bahsuan, Siti Aisyah Bakio, Nurul Maghfiroh Balqis Djafar Maku Bantu, Amrin Andriansyah Beddu, Sissylia Elvariani Binar Khalika, Norma Buata, Dita Aulia Buhungo, Suhardin Bumulo, Frahmawati Busa, Sri Wulandari Putri Cahyati, Cici Cindra B. Alatani Damayanti, Erika Selphie damayanti, feby feni Damity, Fatmawaty Dannis Indra Kuncoro Datau, Raflian Dea Lestari Yunus Dewi Indrayani Hamim Dhimas Bagus Virgiawan Dilapanga, Yana Dini Restuningtyas Dinna Karolina Dirman Dirman Djoko Soelistya Durrotun Nafisah Dwi Ananta, Zaki Dwi Febriyanti Dwi Zihran Otoluwa Eka Nurain Pirus Erma Amalia Fadila Nurul Zalsabila Fadiya Ramadhani Mallarangeng Fadlillah, Muhammad Afif Fail Hakim Fanny Syaifulloh Yusuf FARA DITA Farda Wulandari Fatmawaty Damity Fikranto Ahmad Fitri Azzahra Raharja Fityan Halid Friska Talib Gani, Nadia Saputri Gita Purnamasari Gusti Ngurah Arya Pramana Hajiku, Faradila Halid, Rahmawati Hapsawati Taan Hartono Hartono Harun, Fitra Haryanti, Novalia Suci Haryati Hulopi Haya Mutmainah Qalbi Az-Zahra4 Helmiyanto Abas Hermawan, Alesandro Rahmatullah Hiola, Yustina Hudja, Revalina Iftita Maryam Nur Karim Ika Julianti Syahbudin Ikhlas Ul Aqmal Ikrar Afandi Imam Khoir Imelsya Afra Nabila Zahra Imran R Hambali Inda Maulidya R. Adam Istikomah Ivan Rahmad Santoso Ivan Rahmat Santoso Joanna Clarissa Jonathan, Bouyea Joshua, Wang Jumiati Jumiati Juniaty Ismail Karim, Fatmawati R Kartika Fatmawati Pausther Karunia Rahman Keisha Nadhira Hamid Khozin, Nurwildan Tsalits Khumaidi Kirani Nur Aprilia Kuati Kolopita, Lisa Findi Rahayu Kusnul Khotimah La Ode Rasuli La Ode Rasuli La Ode Rasuli Labib Suzudi Larasati, Dian Ayu Latif, Muhamad Abdul Lisa Salsabilla, Nur Listiani, Intan Dwi Lutviyanti, Trisari Made Ulandari Maharani Mahdalena Mahdalena Manurung, Kristiani Angelika Mardlia A. Buato Marzuqi, Muhammad Ilyas Mattoasi Mattoasi Mauliddia, Arini Izzati Meimonah Awalia, Angelita Mevia, Nia Ayu Meyko Panigoro Moch. Zakki Mubarok Mohammad Faizun Surya Rafli Mokoginta, Aprianto Saputra Monik Ardianita Cahyani, Cesylia Muh. Fachrul Ilmi Jibu Muhamad Abdul Latif Muhamad Rifki Botutihe Botutihe Uno Muhammad Amir Arham Muhammad Asrorun Ni’am Muhammad Fadli Mantali Muhammad Irfandi Aditya Muhammad Rohman Al Hasan Muliyani Mahmud Nabila Salsabilla Nadira S. Sidik NASUTION Nasution Nasution Nato Tobai Ni Luh Frita Anggraeni Nikmah, Evy Nazilatun Nilawaty Yusuf Nismawati Ali Nissha Dwi Aulia Ramadhani Ahmad Ni’Ma Nurbait Halid Nuansa Bayu Segara Nuansa Bayu Segara Nur Ainun Nisya Mohi Nur Fadilah Arsyad Nurdea Nurdea Nurhayati Panigoro Nurmala Safii Nurul Alam F. Tine Nurul Hasanah Olatapa, Mohamad Yuda Pakaya, Lukman Pausther, Kartika Fatmawati Polamolo, Nita Setiandini Prastiyono, Hendi Prastiyono, Hendri Pratama, Cindy Arinda Diah Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Martutik Intan Rahayu Rahman, Alisyah Rahmatya Kaharu Ramadhani, Nadia Salsabilah Ramlan Musa Rani Rahmadianti Rasuli, La Ode Rehan Rahman Reva. H Apriyani Rianti Daud Rily Pilomonu Rio Monoarfa Ripansa, Meilan Rivani Rasendriya, Callista Riyadi Ronal S. Badu Ronald S. Badu Ronald S. Badu Ronald S. Badu Rosantiani, Ita Rosyida, Shela Zaimatur Roy Hasiru Ruyani, Fawza Sahmin Noholo Salma, Afin Naila Salwaa Ardhiah Mohamad Santoso, Ivan R. Sarmini Sarmini Saskia Dewi Pratiwi Septa Katmawanti, Septa Setiyanto, Tegar Setyasih, Iya Setyawan, Katon Galih Siti Pratiwi Husain Sity Nirmala Potabuga sofhian Sugiantoro Sugiantoro Sukma Perdana Prasetya Surya Handrisusanto Ahmad Susanty Ismail Syahbudin, Ika Julianti Syalsa Nabila Mokodompit Syarwani Canon Tahir, Rivaldi Talib, Friska Tanti Taha Maya Tasya Saromeng Taufiq Yunaz Wicaksono Thantawi, Tubagus Rifqy Tiara Puspita Sari Lihawa Tika Chandrika Lestary Titi Umi Kalsum Hulopi Titi Umi Kalsum Hulopi Tri Handayani Amaliah Tria Dewi Fadhilah Manopo Tuli, Hartati Tulie, Fatin Tri Juniarti untari, selvia dewi Usman Usman Usman Victorson Taruh Vini Maulida Putri Salsabila Wahyuni Maulidiniyah Wati, Eka Kurnia Wiji Lestari Suwanto Windika, Ivenna Salsa Wiwik Sri Utami Wiwin Koni Wulaninyu, Dina Zahrotun Islamiyah zahrotun islamiyah Zakaria, Sri Nursintia Ziantara Sagita Raihan Kariem Zulfa Nuriyyah, Audrey Zulkifli Bokiu Zumaira Sawali Zumran Ibrahim