Articles
Artikel Review: Potensi Radiasi Medan Magnet ELF Untuk Terapi Diabetes
Zahra, Nabilah Az;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (687.024 KB)
|
DOI: 10.36339/
Artikel ini ditulis melalui penelitian yang bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan radiasi medan magnet (ELF) dalam terapi diabetes. Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit kronis yang menyerang jutaan orang di seluruh dunia. Salah satu pendekatan terapi yang sedang dikaji adalah penggunaan Radiasi Medan Magnet Extremely Low Frequency (ELF) yang memiliki potensi untuk membantu mengelola gejala diabetes. Metode yang digunakan berupa diskusi yang mencakup dasar-dasar teoritis dari radiasi medan magnet ELF. Hasil penelitian didapatkan informasi bahwa paparan medan magnet ELF dapat mempengaruhi terapi diabetes. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme kerja dan efek samping potensial, radiasi medan magnet ELF dapat menjadi tambahan yang berharga dalam pengelolaan penyakit ini di masa depan.
Kajian Sikap dan Perilaku Mahasiswa Dalam Membuang Sampah
Hasanah, Mellya Syafiratul;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (641.656 KB)
|
DOI: 10.36339/
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi sikap mahasiswa terhadap pembuangan sampah dengan menggunakan metode kuisioner. Dalam penelitian ini, kami menerapkan metode kuisioner sebagai alat utama untuk mengumpulkan data mengenai sikap dan perilaku mahasiswa terkait dengan kebiasaan membuang sampah di lingkungan kampus. Berdasarkan hasil kuisioner, mayoritas dari 50 responden menunjukkan sikap yang positif terhadap pembuangan sampah yang benar, dengan sekitar 70% menyatakan kesadaran dalam membuang sampah. Hal ini mengindikasikan tingkat kesadaran lingkungan yang cukup tinggi di kalangan mahasiswa terkait pembuangan sampah. Meskipun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi sikap ini serta untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dalam upaya meningkatkan perilaku pengelolaan sampah di kalangan mahasiswa. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan strategi dan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan praktik pembuangan sampah yang berkelanjutan di lingkungan kampus.
Literature Review: Analisis Pemanfaatan Koagulan Alternatif Dalam Proses Koagulasi Air Sungai Menjadi Air Bersih
Laksamana, Elsa Indah;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (212.091 KB)
|
DOI: 10.36339/
Sungai merupakan salah satu sumber air alami yang banyak digunakan oleh masyarakat dalam berbagai kebutuhan seperti minum, mandi, mencuci, dan lain sebagainya. Untuk dapat menjaga kualitas dan kuantitas sumber air sungai perlu dilakukannya pengolahan sumber air yang baik serta kontinu. Pengolahan sederhana air baku bisa dilakukan dengan metode koagulasi. Koagulasi merupakan metode penambahan suatu senyawa yang disebut koagulan, dapat berasal dari bahan kimia maupun bahan alami. Tujuan penyusunan artikel ini adalah untuk melakukan kajian leteratur (literature review) terhadap pemanfaatan koagulan bahan kimia maupun alami dalam proses koagulasi pengolahan air sungai. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan pada berbagai sumber, koagulan bahan alami dinyatakan lebih efektif dan efisien dalam pengolahan air sungai dibandingkan dengan koagulan bahan kimia. Hal ini karena penggunaan koagulan bahan kimia disebutkan dapat mengganggu masalah kesehatan syaraf seperti penyakit parkison, alzheimer, serta penyakit lainnya. Selain itu, penggunaan bahan kimia juga masih meninggalkan sisa residu pada sampel air olahan.
ESTIMATION OF GROUNDWATER USING THE RESISTIVITY GEOELECTRIC METHOD OF WENNER SCHLUMBERGER CONFIGURATION IN PLALANGAN VILLAGE, KALISAT SUBDISTRICT, JEMBER
Sa'diah, Aminatus;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Yushardi, Yushardi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 20, No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j24604682.v20i3.20281
Water is a source of basic needs that is needed by all living things including humans. Palalangan Village, Kalisat Subdistrict is one of the areas that often experiences drought during the dry season, resulting in a water crisis that will hamper the daily activities of the population. The purpose of this study is to determine the subsurface lithological structure based on rock resistivity values and groundwater potential using the resistivity geoelectric method in Palalangan Village, Kalisat District. The research was conducted experimentally in the field using the wenner-schlumberger configuration resistivity geoelectric method to obtain primary data in the form of field measurement data and collect relevant literature studies to obtain secondary data. The results showed that from the first pass to the fifth pass consisted of groundwater material, sandstone, claystone, passive silt soil, gravel, sand, and dry gravel. The potential for groundwater with a considerable amount is found in track 5 which is thought to contain groundwater material with a resistivity value of 6 05 Ωm - 25.7 Ωm at a depth of 1m to 13.8m. This can be seen from the density of the blue color produced through data interpretation
THE EFFECT OF EXPOSURE TO EXTREMELY LOW FREQUENCY MAGNETIC FIELDS ON TEMPE FERMENTATION
Arya Adhi Putrawan;
Arindra, Annisa Dwi;
Nanda, Robiatul Adawiyah Alfi;
A.N, Nadiefa Nissa’ul;
Yushardi, Yushardi;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Meilina, Ike Lusi
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Nomor 2, December 2023
Publisher : LPPM Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study explores the novel effect of Extremely Low Frequency (ELF) magnetic field radiation on the ripening process of raw fermented tempe, a traditional Indonesian food made from soybeans. ELF magnetic fields are environmental factors that can influence the growth of microorganism activity. The study uses a unique laboratory experimental method that employs a Current Transformer (CT) device to produce an ELF magnetic field with an intensity of 500miu, which is a relatively high intensity compared to the natural background level of ELF magnetic field. The study examines 20 raw tempe samples, each weighing 100g, divided into two groups: a control group and an experimental group. The experimental group is exposed to the ELF magnetic field for 24 hours, while the control group is not. The study measures the changes in the microbial population, pH, moisture content, and sensory quality of the tempe samples after the exposure. The study aims to prove the effect of ELF magnetic field radiation on food security and to provide insights for the development of new food preservation techniques.
ANALYSIS OF RESISTANCE OF CASSAVA TAPE BY EXPOSURE TO 1000 μT INTENSITY ELF MAGNETS
Arissofiyah, Akhlaqul;
Rusdiana, Desi;
Yushardi, Yushardi;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Meilina, Ike Lusi;
Cahyani, Vandaria Dewi
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Nomor 2, December 2023
Publisher : LPPM Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/jiituj.v7i2.29994
Extremely Low Frequency (ELF) electromagnetic waves are electromagnetic waves with a frequency range of 0 to 300 Hz. ELF electromagnetic wave radiation produces non-thermal effects on the biological objects used, meaning that it does not cause temperature changes when interacting with or inducing the system. Electromagnetic waves are waves that arise due to changes in electric fields and strong magnetic fields. This research aims to prove the effect of Extremely low frequency (ELF) magnetic field on the food resilience process. The research method used is experimental research method. This research was carried out in the basic physics laboratory at the University of Jember. Data collection techniques using observation. Based on the research, it can be concluded that ELF magnetic field radiation has the potential as an alternative method in increasing the nutritional value and durability of fermented food ingredients. Exposure to Extremely Low Frequency magnets with an intensity of 1000 μT for 45 minutes resulted in changes in pH value and physical quality that affect food durability in cassava tape.
STUDI LITERATUR: ANALISIS METODE PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK UNTUK MENGHASILKAN SUMBER ENERGI LISTRIK
Meydi, Sheilla Fallerina;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2024): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/phy.v7i1.3419
Sampah merupakan suatu benda yang diperoleh dari aktivitas makhluk hidup, setelah itu tidak dipergunakan kembali atau di buang. Permasalahan sampah merupakan sesuatu hal yang sangat serius apabila tidak detangani dengan baik. Sampah plastic adalah salah satu sampah yang banyak ditemui di sekitar lingkungan. Sampah plastik dikategorikan ke dalam sampah anorganik. Sampah anorganik merupakan sampah yang sulit terurai atau membutuhkan waktu cukup lama untuk terurai secara sempurna. Namun, sampah plastik dapat bermaanfaat bagi kehidupan manusia, misalnya sampah plastik dapat diubah menjadi sumber energi listrik. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui metode yang digunakan dalam mengolah sampah plastik menjadi energi listrik. Hasil dan pembahasan yang telah disampaikan yaitu terdapat beberapa metode yang digunakan dalam mengolah limbah plastik menjadi energi listrik. Pertama pembakaran langsung menggunakan stirling engine dimana merupakan metode yang prosesnya menggunakan sebuah mesin yang dikenal sebagai mesin stirling. Kedua, metode garsifikasi yang mana dibutuhkan beberapa tahapan yaitu tahapan pengeringan, tahap pirolisa, tahap oksidasi, dan tahap reduksi. Ketiga, metode pirolisa merupakan merupakan penguraian sampah yang dilakukan dengan pembakaran tanpa adanya oksigen. Keempat, metode degradasi katalitik merupakan metode dalam menguraikan hidrokarbon komplek sehingga dapat diubah menjadi molekul yang lebih sederhana dengan bantuan sebuah katalis guna meningkatkan kuantitas dan kualitas produk serta dapat merendahkan nilai residu yang terkandung.
STUDI LITERATUR: MEKANISME ANGIN DARAT DAN LAUT SERTA DAMPAKNYA OLEH NELAYAN
Kusuma, Anggita Ragil;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2024): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/phy.v7i1.3831
Angin adalah pergerakan udara yang terbentuk sebagai dampak perputaran bumi yang memiliki diferensiasi tekanan udara disekitarnya dengan jumlah yang sangat banyak. Salah satu komponen yang memengaruhi cuaca dan iklim adalah angin. Karena perbedaan tekanan udara menyebabkan terjadinya pergerakan udara dan menimbulkan hembusan angin pada suatu lokasi. Kajian ini menganalisis dinamika pembentukan angin baik di darat maupun di laut, serta penggunaan angin oleh nelayan dalam pencarian ikan, menggunakan metode literatur review yaitu serangkaian penelitian yang diawali dengan mencari artikel yang berkaitan dengan topik yang selanjutnya akan divalidasi dengan menyaring artikel sesuai dengan topik penelitian yang akan dibahas. Nelayan melaut dengan memanfaatkan mekanisme angin darat-laut serta untuk kembali kepesisir pada pagi hari berikutnya. Fluktuasi cuaca yang tidak stabil dan kondisi angin dapat mempengaruhi penangkapan ikan. Studi ini dapat bermanfaat untuk menyampaikan informasi kepada pembaca bahwa mekanisme angin darat dan laut perlu dipahami untuk memprediksi perubahan cuaca dan bagaimana dampaknya terhadap keberlangsungan kehidupan nelayan.
STUDI LITERATUR: PEMANFAATAN ANGIN FOHN DI INONESIA DAN DAMPAKNYA BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT
Qolbi, Raihan Nauval;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2024): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/phy.v7i1.3849
Pemanfaatan energi angin sebagai sumber energi terbarukan menjadi fokus penting dalam upaya mendiversifikasi sumber energi dan mengurangi emisi karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pemanfaatan angin Gending di pesisir utara Jawa Timur, termasuk Pasuruan, dan angin fohn kumbang di sekitar Gunung Ciremai sebagai sumber energi terbarukan di Indonesia. Pendahuluan menyajikan latar belakang dan signifikansi penelitian serta tujuan dari evaluation beberapa jurnal yang dilakukan. Metode yang digunakan meliputi pencarian dan analisis jurnal-jurnal terkait yang fokus pada karakteristik, potensi, dan pemanfaatan energi angin di kedua daerah tersebut. Hasil evaluate menunjukkan bahwa angin Gending dan angin fohn kumbang memiliki potensi yang signifikan sebagai sumber energi terbarukan dengan karakteristik yang unik dan konsisten. Dengan demikian, pemanfaatan energi angin di kedua daerah ini memiliki potensi untuk menjadi salah satu solusi yang berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan energi Indonesia dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim secara international.
ANALISIS PENCEMARAN AIR BERDASARKAN BAKU MUTU AIR DENGAN PARAMETER FISIKA DAN KIMIA PADA SALURAN AIR JALAN NIAS I KABUPATEN JEMBER
Arsita, Maya;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i1.13551
Airtermasuk pada salah satu komponen pentingyang dibutuhkanoleh manusia sehingga diperlukan upaya pengendalian dan pelestarian air untuk menjaga kualitas air. Salah satu cara pengelolaan air yakni dengan memelihara funsi air agar memenuhi baku mutu air. Tingkat baku mutu air dapat dilihat dengan parameter fisika air harus memenuhi baku mutu dengan pH diantara 6 – 9 dan suhu berkisar +- 3 dari suhu udara air yang tidak memenuhi standar baku mutu air ini dapat dikatakan tercemar. Dimana Pada daerah jalan Nias I Kabupaten Jember terdapat beberapa saluran air yang cukup tercemar, hal ini ditandai dengan bau yang tidak sedap dan kekeruhan serta keadaan air yang sangat buruk, berdasarkan hal ini maka dilakukan analisis untuk mengetahui tingkat pencemaran air berdasarkan baku mutu air dengan parameter fisika dan kimia pada saluran air jalan Nias 1 Kabupaten Jember dengan metode deskriptif dengan cara obsevasi secara langsung dan dikaitkan dengan studi literatur, dimana data yang digunkaan yaitu data primer berupa hasil pengukuran dari analisisi baku mutu dengan parameter fisika yaitu suhu dan TDS serta dengan parameter kimia yaitu pengukuran pH. Berdasarkan penelitian kali ini didapatkan hasil bawah air di saluran air jalan nias tidak memenuhhi standar baku mutu air sehingga dapat dikatakan tercemar dengan tingkat sedang . Hal ini disebabkan karena adanya pembuangan limbah domestik oleh masyarkat secara berlebihan