Articles
Analisis Kualitas Sungai Brantas dan Fungsinya pada Daerah Kota Malang
Putri, Izzha Mayzy Az-zahra;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
SAINTIFIK Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/saintifik.v10i1.475
Sungai Brantas yaitu sungai yang mengalir di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Sungai ini adalah sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa. Definisi sungai sendiri adalah aliran air yang mengalir dan bergerak dari dataran tinggi ke dataran rendah. Sungai ini merupakan salah satu sumber air terbesar bagi makhluk hidup, dan saat ini sangat tercemar. Sumber yang mencemari air sungai dan meningkatkan beban polutan termasuk limbah industri, rumah tangga, dan pertanian. Pemantauan sejumlah parameter kualitas air dapat digunakan untuk menilai kondisi kualitas air sungai saat ini. Tujuan dari dibuatnya artikel ini yaitu untuk memberi tahu kepada masyarakat akan kebersihan pada lingkungan sekitar. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur dengan mengumpulkan beberapa jurnal dan buku untuk mengumpulkan informasi.
Mekanisme Angin Siklon dan Antisiklon serta Dampaknya terhadap Cuaca
Alia, Elisa Rachma;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
SAINTIFIK Vol 10 No 2 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/saintifik.v10i2.509
Salah satu perubahan yang terjadi pada siklon tropis adalah intensitas dan frekuensinya, dan di beberapa wilayah di dunia intensitas dan frekuensi siklon tropis semakin meningkat yang berkaitan dengan perubahan iklim. Lautan yang memanas memberikan lebih banyak energi untuk membentuk dan mengintensifkan badai. Di sisi lain, salah satu inovasi antisiklon adalah stagnasi udara. Tekanan tinggi yang kuat dapat memperburuk kualitas udara dengan menyebabkan stagnasi udara dan memerangkap polutan di dekat permukaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu pemahaman topik mengenai mekanisme dan dampak pada angin siklon dan antisiklon. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review. Penelitian diawali dengan mencari artikel yang berkaitan dengan topik penelitian yang ingin dilakukan. Tahap selanjutnya adalah validasi artikel dengan menyaring artikel berdasarkan judul artikel yang sesuai dengan ide topik yang dibahas. Mekanisme siklon adalah terbentuk di daerah bertekanan rendah di atmosfer tempat udara naik. Mekanisme terjadinya antisiklon adalah angin bertekanan tinggi dihasilkan di daerah bertekanan tinggi di atmosfer tempat udara tenggelam. Pola siklon dan antisiklon mempengaruhi distribusi suhu, kelembapan, dan curah hujan di berbagai wilayah di dunia. Dampak cuaca lokal juga dapat bervariasi tergantung pada lokasi geografis, musim, dan faktor lingkungan lainnya.
Analisis Manfaat Pengaruh Sinar Matahari Terhadap Proses Perkecambahan Kacang Hijau
Ayu Kencana, Thalia Ajeng Ayu Kencana;
Ayu Kencana, Thalia Ajeng;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 10 No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/jbp.v10i1.18928
The intensity of light will affect the physiological processes of the plant. When the light intensity is high, the leaf cells will be smaller, the amount of chlorophyll is less, and the thylakoids in the leaves clump so that this can affect the growth of mung bean plants. In order to compare the growth in a bright environment with the growth of green beans in a dark environment, this research on the advantages of the influence of sunlight on the germination process of green beans was conducted. Plants must have access to light in order to complete the process of photosynthesis. Because light interferes with the function of the growth hormone (auxin), plants that receive more light from the environment experience growth inhibition, resulting in shorter stems than plants that receive less light.
EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) MAGNETIC FIELD RADIATION ANALYSIS OF TEMPE MATERIAL MATURITY
Agustina, Metthahera Anggun Dwi;
Tias, Eka Rini Wahyuning;
A.N, Nadhiefa Nissa’ul;
Yushardi, Yushardi;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Meilina, Ike Lusi
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8 No 3 (2023): EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 8 Nomor 3 December 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59052/edufisika.v8i3.29872
Electromagnetic waves in physics are waves composed of a magnetic field and an electric field whose propagation does not require an intermediary medium. Magnetic fields with Extremely Low Frequency (ELF) frequencies have a frequency range of 0 to 300 Hz. Electromagnetic waves can propagate without needing a medium, so they are called electromagnetic radiation with various types of electromagnetic waves which are differentiated based on their frequency. Electric fields are easily blocked, so their intensity will decrease if they are blocked by objects. Meanwhile, magnetic fields have characteristics that are not easily blocked so they can penetrate almost all materials. The aim of this conducted research is to examine the influence of Extremely Low Frequency (ELF) magnetic field exposure on pH in the tempe fermentation process. This research uses a Completely Randomized Design (CRD) research design to examine the effect of several treatments with a number of replications for several experiments. The research findings indicate that exposure to Extremely Low Frequency (ELF) magnetic fields affects the pH in the tempe fermentation process, as depicted by the variations in the tables presented in the research results. Tempe is one of the fermented products that generally uses soybeans as the main raw material that has been fermented and has excellent nutritional content. Fermentation in making tempe occurs due to the activity of the mold Rhyzopus oligosporus which is able to produce phytase enzymes that function to hydrolyze phytic acid into inositol and phosphate.
RADIASI MEDAN MAGNET FREKUENSI EKSTRIM RENDAH: PENGARUH TERHADAP KONDISI FISIK INTENSITAS KETAN TAPE 500 µT
Hartono, Inggrit Aulya;
Hasanah, Fitroh Aysyatun;
Zain, Amalia Azizah;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Yushardi, Yushardi;
Prabandari, Audri Mely
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8 No 3 (2023): EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 8 Nomor 3 December 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59052/edufisika.v8i3.30210
The electromagnetic wave spectrum includes extremely low frequency (ELF) magnetic fields, which have a frequency below 300 Hz and are considered non-radiation radiation. This research examines the effect of ELF magnetic fields on the physical condition of white sticky rice tape food, a traditional fermented food in Indonesia. The research is an experimental study that evaluates the physical condition of food ingredients. The research divides the materials into two groups: the control group, which is not exposed to magnetic fields, and the experimental group, which is exposed to magnetic fields with an intensity of 500 µT. The research uses 20 packs of each ingredient, with 10 packs in each group and 100 gr in each pack. The research tests four modules: login page, teacher’s profile update, image upload, and question creation. The research finds that exposure to an ELF magnetic field affects the aroma and texture of food ingredients. Exposure to ELF magnetic fields can speed up the growth of microorganisms. The research observes that the white sticky rice tape in the experimental group has a softer texture than the control group.
KAJIAN PROSES KEMATANGAN BAHAN MAKANAN GUTTY KETAN MERAH DILIHAT RASANYA: RADIASI MEDAN MAGNET FREKUENSI SANGAT RENDAH
Aulia, Mashita;
Alfiyanti, Naila Putri;
Novianti, Vinata Dewi;
Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu;
Yushardi, Yushardi;
Prabandari, Audri Mely
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8 No 3 (2023): EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 8 Nomor 3 December 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59052/edufisika.v8i3.30301
This study explores the novel effect of an Extremely Low Frequency (ELF) magnetic field on the durability of glutinous tape food, a traditional Indonesian food made from fermented glutinous rice. ELF magnetic field is a spectrum of electromagnetic waves with frequencies less than 300 Hz that can influence microbial activity and the chemical changes in food. The study uses a unique experimental method that exposes 20 glutinous tape samples, divided into a control group and an experimental group, each with 10 samples, to an ELF magnetic field of 1,000μT intensity for 45 minutes. The study uses a Complete Randomized Design (RAL) and analyzes the data using the One Way Anova test with LSD and Kruskal-Wallis tests using IBM SPSS Statistics 23. The results show that the experimental group’s glutinous tape samples did not experience spoilage compared to the control group’s. The study proves the ELF magnetic field's effect on the durability of glutinous tape food and provides insights for developing new food preservation techniques. The study demonstrates the innovation and applicability of using the ELF magnetic field for food durability.
ANALISIS HUBUNGAN INTENSITAS PANAS ENERGI MATAHARI DENGAN PROSES FOTOSINTESIS PADA TANAMAN PADI
Mayasari, Sinta;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : universitas teuku umar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35308/jmkn.v9i1.6681
Intensitas cahaya merupakan kuat cahaya yang dipancarkan oleh suatu sumber cahaya. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis hubungan antara intensitas cahaya yang dihasilkan oleh matahari dengan proses fotosintesis. Dalam penelitian ini digunakan metode studi literatur dari berbagai jurnal yang telah dikumpulkan. Jurnal berisi tentang informasi dari pengaruh intensitas terhadap oksigen yang dihasilkan dan pertumbuhannya sehingga dapat diketahui hubungan antara satu dengan yang lain. Tanaman padi adalah bahan utama yang digunakan dalam penelitian. Penentuan intensitas cahaya dilakukan dengan cara menganalisis besarnya intensitas cahaya matahari yang ada pada bahan. Dengan adanya analisis tersebut maka manusia dapat memanfaatkannya untuk memprediksi pertumbuhan tanaman.Kata Kunci: Intensitas Cahaya, Tumbuhan Padi
Analisis Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Fisika terhadap Mekanisme Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Azizah, Auliatul;
Yushardi, Yushardi;
Sudarti, Sudarti
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : universitas teuku umar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35308/jmkn.v9i1.6697
Angin adalah aliran gas berskala besar yang disebabkan oleh rotasi bumi dan perbedaan udara di sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Pendidikan Fisika terhadap mekanisme pembangkit listrik tenaga angin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif untuk mempelajari fenomena yakni dengan mengumpulkan data dari mahasiswa Pendidikan Fisika angkatan 2022 Universitas Jember. Penentuan sampel dengan kuota sampel sebanyak 50 mahasiswa. Periode penelitian adalah November 2022 dengan kuesioner yang terdiri dari 10 pertanyaan. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner (gogle form) yang dibagikan melalui Whatsapp. Hasil survey dari populasi yaitu menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menjawab soal dengan benar, sehingga persentase jawaban yang benar secara keseluruhan adalah 80%. Persentase tersebut menunjukkan bahwa skor termasuk dalam kategori pemahaman yang baik.
ANALISIS KELEBIHAN KEKURANGAN PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR MELALUI PROSES PIROLISIS
Salsabila, Nabila;
Yushardi, Yushardi;
Sudartik, Sudartik
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 9, No 2 (2023): Oktober
Publisher : universitas teuku umar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35308/jmkn.v9i2.6702
Seiring dengan perkembangan teknologi industri dan bertambahnya jumlah penduduk mengakibatkan peningkatan produksi sampah terutama sampah plastik. Pirolisis merupakan salah satu cara alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan sampah dengan mengolahnya menjadi bahan bakar minyak (BBM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan proses pirolisis dalam hal kualitas dan produk yang dihasilkan dari olahan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data literature review atau studi pustaka. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan cara mencari sumber literature terkait, kemudian direview dan dianalisis terkait kelebihan dan kekurangan pengolahan limbah plastik melalui proses pirolisis, lalu diambil kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian studi pustaka ini adalah plastik jenis PolyEthylene Terephthalate (PET) efektif dan cocok apabila digunakan sebagai bahan dasar pengolahan sampah dengan metode pirolisis. Kesimpulannya adalah kelebihan dan kekurangan metode pirolisis terletak pada keberhasilan pembuatan alat, jenis plastik yang digunakan, dan juga suhu pembakaran yang menjadi faktor paling terpenting. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dalam diri masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberadaan sampah disekitar karena banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan apabila dapat diolah dengan tepat.
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA TENTANG MEKANISME PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA
Choir, Ridha Amalila;
Sudarti, Sudarti;
Yushardi, Yushardi
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 9, No 2 (2023): Oktober
Publisher : universitas teuku umar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35308/jmkn.v9i2.6698
Mahasiswa pendidikan fisika sebagian belum mengetahui tentang mekanisme pembangkit listrik tenaga surya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui kemampuan mahasiswa pendidikan fisika Universitas Jember dalam memahami mekanisme pembangkit listrik tenaga surya. Variabel penelitian yang digunakan yaitu pemahaman dan pengetahuan mahasiswa tentang mekanisme pembangkit listrik tenaga surya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang berfungsi untuk mengetahui seberapa persen / tingkatan kepahaman mahasiswa pendidikan fisika Universitas Jember mengenai mekanisme pembangkit listrik tenaga surya. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menyebarkan angket berupa g.form sebanyak 10 soal dengan responden 50 mahasiswa. Subjek yang diteliti yaitu mahasiswa semester I Pendidikan fisika Universitas Jember. Hasil jawaban mahasiswa akan dianalisis dan direpresentasikan melalui diagram lingkaran dan table, dimana diagram lingkaran menggambarkan data nilai mahasiswa dan di tabel menunjukkan pemahaman dan miskonsepsi kepahaman mahasiswa mengenai mekanisme pembangkit listrik tenaga surya. Bedasarkan analisis pemahaman mahasiswa pendidikan fisika Universitas Jember tentang mekanisme pembangkit listrik tenaga surya, hasil jawaban dari kuisioner yang telah diberikan ke mahasiswa pendidikan fisika Universitas Jember bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup rendah. Nilai mahasiswa yang ditunjukkan di diagram lingkaran, dari 50 mahasiswa rata-rata mendapatkan nilai sekitar 50 dengan 30% dari 50 mahasiswa sedangkan di tabel menunjukkan miskonsepsi mahasiswa dengan rata-rata sekitar 40-60%. Sebagai calon guru mahasiswa perlu meningkatkan pemahamannya tentang mekanisme pembangkit listrik tenaga surya, komponen yang ada di pembangkit listrik tenaga surya serta fungsinya lebih mendalam.