Claim Missing Document
Check
Articles

Akurasi Manajemen Literatur Keislaman: Implementasi Ketelitian Akademis Mahasiswa Ilmu Hadis dalam Digitalisasi Perpustakaan MUI Sumatera Utara Aqilah, Putri; Ardianti, Siti; Batubara, Annisa Br; Pasaribu, Hasnand Pratama; Putri, Elly Wanda; Zahirina, Arifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37915

Abstract

Pengelolaan perpustakaan lembaga keagamaan seringkali menghadapi tantangan dalam hal sistematisasi data dan transisi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan proses restrukturisasi manajemen literatur di Perpustakaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara melalui integrasi kompetensi mahasiswa Ilmu Hadis. Masalah utama yang diangkat adalah kegagalan sistemis pada proses digitalisasi sebelumnya yang menghasilkan tumpukan file tanpa metadata serta kekacauan penataan fisik koleksi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi partisipan, peneliti menerapkan prinsip ketelitian intelektual yang diadopsi dari konsep ḍābiṭ dalam ilmu hadis untuk membenahi manajemen informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui tahap evaluasi sistem, verifikasi metadata, dan manajemen arsip digital berbasis cloud storage, peneliti berhasil mendata 341 judul buku dan melakukan digitalisasi terhadap 283 literatur secara akurat dalam waktu sepuluh hari kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan interdisipliner antara prinsip ketelitian hadis dan standar klasifikasi perpustakaan (DDC) mampu menciptakan model pengelolaan informasi yang efektif, transparan, dan berkelanjutan bagi institusi keagamaan.
Konsep Ketuhanan dalam Tafsir Surah Al-Fatihah: Perspektif Tarekat Al-Jam’iyatul Arifin Hafiz Khotibul Umam; Siti Ardianti
Aksioreligia Vol. 4 No. 1 (2026): Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/aksioreligia.v4i1.1024

Abstract

Surah Al-Fatihah is one of the most fundamental chapters in the Qur’an because it contains the basic principles of divinity, monotheism, and the relationship between human beings and Allah. This study aims to analyze the concept of divinity in Surah Al-Fatihah through an interpretive approach from the perspective of Tarekat Al-Jam’iyatul Arifin. This research employed a qualitative method with a field research design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving the mursyid and members of Tarekat Al-Jam’iyatul Arifin in Punggulan Village, Air Joman District, Asahan Regency, North Sumatra, and were supported by the study of the Qur’an and relevant tafsir literature. The results show that the concept of divinity in Surah Al-Fatihah is understood not only at the level of sharia, but also at the levels of tarekat, hakikat, and ma’rifat. In this perspective, Al-Fatihah is interpreted as a spiritual dialogue between the servant and God, as well as a representation of the existential journey of human beings toward a deeper knowledge of Allah. Thus, the integration of tafsir and Sufism produces a more comprehensive understanding of divinity that includes theological, spiritual, and practical dimensions in religious life.
Konstribusi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Raya Muslimin dalam Meningkatkan Sikap Religius Masyarakat Arlina; Aldi Maulana Ong; Khaidah Try Apnisyah Sitorus; Nur Ikhsan Kharisma Sitorus; Siti Ardianti
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstribusi badan kesejahteraan masjid (BKM) raya muslimin dalam rangka meningkatkan sikap reliji di masyarakat jalan pukat I, no 1 bantan timur, kec medan tembung. Fokus kajian ini yakti bagaimana konstribusi BKM dalam meningkatkan sikap reliji di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan ialan kualitatif berbasis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman: yakni reduksi data, penampilan data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa konstribusi badan kesejahteraan masjid (BKM) raya muslimin untuk meningkatkan sikap reliji di masyarakat terkhusus pada jalan pukat I, no 1 kec medan tembung sangat berdampak positif, karena banya kegiatan yang di lakukan oleh pihak BKM seperti, pengajian rutin, magrib mengaji, santunan anak yatim, peringatan hari besar islam dan lain sebagiannya. Dengan adanya kegiatan islami tersebut membuat masyarakat mengetahui pentingnya dalam meningkatkan sikap reliji.
Perilaku Semut dan Laba-Laba dalam Al-Qur’an: Telaah Tafsir Al-Munīr atas Surah al-Naml Ayat 18–19 dan al-‘Ankabūt Ayat 41–42 dalam Perspektif Biologi Sabrina Rahma; Mhd. Syahminan; Siti Ardianti
Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin
Publisher : Yayasan Albahriah Jamiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64691/k0241061

Abstract

An integrative study of Qur’anic interpretation and biology is important to broadening understanding of the behavioral phenomena of living creatures mentioned in the sacred text, especially ants and spiders, which have unique social and ecological characteristics. The purpose of this study is to confirm the analysis of the interpretation of Tafsir al-Munīr on Surah al-Naml verses 18–19 and al-‘Ankabūt verses 41–42 and assess its relevance to modern biological findings on communication, colony structure, and survival strategies. The method used is a qualitative literature study based on a thematic interpretation (mawḍūʻī) approach combined with interpretative-critical and comparative analysis to link textual meanings with contemporary scientific data. The results of the study show a significant correspondence between the Qur’anic description of the organized communication system of ants and biological findings related to chemical signals and colony coordination, as well as the depiction of spider webs as fragile structures that align with the material properties of their webs from a scientific perspective. Differences emerge in the symbolic dimension, which enriches ethical and reflective meaning beyond empirical explanation, thus presenting a depth of meaning that science cannot fully grasp. The implications of this study strengthen the contribution of interdisciplinary approaches to the study of interpretation and science, while maintaining the integrity of the text’s theological dimension without reducing its meaning.
Media Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Dalam Mengatasi Kesulitan Baca Tulis Al-Qur’an Siswa di MTs. Al Washliyah Labuhanbatu Vika Yuliana Putri; Afrahul Fadhila Daulai; Siti Ardianti
Pedagogik Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v2i2.596

Abstract

Media Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Dalam Mengatasi Kesulitan Baca Tulis Al-Qur’an Siswa di MTs. Al Washliyah Labuhanbatu     Vika Yuliana Putri¹, Afrahul Fadhila Daulai², Siti Ardianti³   1,2,3Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate, 20371   Email: vika0301202013@uinsu.ac.id1, afrahulfadhila@uinsu.ac.id2, sitiardianti@uinsu.ac.id3     Corresponding Author: Vika Yuliana Putri     ABSTRAK Penelitian ini akan membahas terkait penggunaan media pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MTs Al Washliyah Labuhanbatu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan serta pengalaman guru dan siswa terkait media pembelajaran Al-Qur’an Hadis dalam mengatasi kesulitan baca tulis Al-Qur’an siswa. Adapun metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data  yaitu observasi, wawancara  serta dokumentasi, dalam analisis data ada tiga langkah yang dilakukan, yaitu reduksi data (mengumpulkan data), display data (penyajian data), serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) guru Al-Qur`an Hadis telah menggunakan media yang bertujuan agar pesan (materi) dapat tersampaikan dengan baik. (2) keadaan baca tulis Al-Qur`an siswa bervariasi, namun rata-rata dalam baca tulis Al-Qur`an para siswa hanya mampu sekedar membaca dan terkadang keliru dalam membedakan pelafalan makhorijul huruf dan tajwidnya (3) penggunaan media pembelajaran Al-Qur`an Hadis tidak begitu optimal, dikarenakan keterbatasan media yang ada (4) faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam baca tulis Al-Qur`an, yaitu dikarenakan tidak adanya motivasi dalam diri peserta didik itu sendiri, dan kurangnya dukungan dari orangtua, serta keterbatasan guru ngaji (5) Upaya penanggulangan yang dilakukan yaitu dengan membuat kursus Tahsin yang diadakan disetiap hari jum’at, yang dilakukan agar para siswa bisa lebih memahami cara membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar.
Cinta dan Kasih Sayang (Mahabbah) dalam Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Bilqis: Analisis Surah An-Naml ayat 27-44 Berdasarkan Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Jailani Azizah Nurul Hidayati; Safria Andy; Siti Ardianti
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/v8cyhs17

Abstract

Penelitian ini membahas tafsir kisah Nabi Sulaiman a.s. dan Ratu Bilqis dalam Surat An-Naml ayat 16–44 dengan fokus pada pemahaman cinta dan kasih sayang dalam perspektif Al-Qur’an. Berdasarkan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dan Tafsir Al-Jailani karya Syekh Abdul Qadir al-Jailani, penelitian menunjukkan bahwa hubungan Nabi Sulaiman a.s. dan Ratu Bilqis bukanlah cinta romantis atau asmara, melainkan bentuk dakwah yang dilandasi kasih sayang spiritual, kebijaksanaan, dan kepatuhan kepada Allah. Cinta yang dimaksud dalam tafsir ini bersifat mahabbah ilahiyyah atau cinta kepada kebenaran dan keimanan, bukan cinta duniawi antar manusia. Selain itu, penelitian ini menyoroti bagaimana Nabi Sulaiman a.s. menggunakan pendekatan bijak dalam berdakwah melalui komunikasi, pemindahan singgasana, serta ajakan berserah diri kepada Allah yang menunjukkan nilai-nilai kepemimpinan, etika, dan dialog yang berlandaskan tauhid. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan tafsir tematik, pendidikan, dan praktik dakwah, sehingga pemahaman terhadap Al-Qur’an tidak terjebak pada penafsiran romantis, tetapi menekankan dimensi spiritual dan etika kepemimpinan dalam menyebarkan kebenaran.
Ethics of the Demand for Power of Prophet Sulaiman and Prophet Yusuf in Tafsir Fi Zhilal Al-Qur'an Panda Jaya Halomoan; Siti Ardianti
Suluah Pasaman Vol 4 No 2 (2026): On Progress
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YDI Lubuk Sikaping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70588/suluahpasaman.v4i2.1296

Abstract

Power in Islam is a divine mandate with ethical, spiritual, and social dimensions. However, the abuse of power in contemporary life demonstrates a shift in its meaning into an instrument of personal and group interests. Previous studies generally discussed the leadership of Prophet Sulaiman and Prophet Yusuf separately, resulting in a comparative examination of the ethical basis for their demands for power. This study aims to analyze the ethics of demands for power in the Qur'an through a comparison of the verses. QS. Ṣād [38]:35 and QS. Yūsuf [12]:55 based on the interpretation of Sayyid Quṭb in Tafsir Fi Zhilal Al-Qur'an. The research uses a qualitative approach with a descriptive-analytical method and a library research type. Primary data comes from Tafsir Fi Zhilal Al-Qur'an, while secondary data were obtained from relevant books and scientific articles. The data were analyzed using content analysis and comparative methods. The results of the study indicate two complementary ethical models of power demands: the transcendental-worship model in the story of the Prophet Sulaiman and the competence-benefit model in the story of the Prophet Yusuf. A comparison of the two yields four main principles: monotheistic orientation, moral integrity, competence supported by a track record, and commitment to the public good. Thus, a demand for power gains ethical legitimacy when based on devotion to God, accountable capabilities, and an orientation toward the public interest
Internalisasi Nilai-Nilai Qur’ani Melalui Tradisi Yasinan dan Pembacaan Juz ‘Amma di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Aflah Medan Labuhan Humairoh Humairoh; Mardian Idris Harahap; Siti Ardianti
Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin
Publisher : Yayasan Albahriah Jamiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64691/wvyddv02

Abstract

Qur’anic reading activities in madrasas often remain mere religious routines, whereas foundational Islamic education requires these practices to help students internalize values in their lives. This gap prompted a study into the traditions of Yasinan and the recitation of Juz’ Amma as religious practices with the potential to shape attitudes and behaviors. This research aims to analyze the implementation patterns of Yasinan and Juz’ Amma recitation, the mechanisms for internalizing Qur’anic values, the values ​​reflected in student behavior, and the relationships between the actors and the educational environment at MIS Nurul Aflah Medan Labuhan. The study employed a qualitative field research approach utilizing observation, interviews, and documentation, with data analyzed interactively through reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that Yasinan and Juz’ Amma recitation function as religious practices possessing a pedagogical structure characterized by activity regularity, guidance, habituation, repetition, role modeling, and collective experience. These mechanisms link Qur’anic recitation to the development of religiosity, discipline, responsibility, a sense of community, respect for the Qur’an, perseverance, and students’ moral and social behavior. The quality of internalization is influenced by teacher-student interactions, madrasa leadership, madrasa culture, and the educational environment, all of which reinforce consistent practice. These findings confirm that Qur’anic recitation can serve as a space for values ​​education when religious rituals are structured as consistent pedagogical experiences supported by role modeling and student engagement. Through this pattern, religious traditions acquire a transformative function, as values ​​are shaped via repeated experiences, social interaction, and the reinforcement of madrasa culture.
Co-Authors Abdul Ghoni Abdul Rahman Ade Widya Adi Zulkifli Boangmanalu Afrahul Fadhila Daulai Ahmad Maulana Ibrahim Siregar Aldi Maulana Ong Alvita Khartarya Andri Gunawan Andriansyah, Nanang Anggi Fatrisia Anisa Oktaviana Anisa Oktaviana Aqilah, Putri Arifinsyah Arlina Asmalia, Asmalia Asnil Aidah Ritonga Azizah Nurul Hidayati Azlia Fasya Kintara Azri Fahyuzi A’yuni, Nur Bahri Sitompul, Syaiful Batubara, Annisa Br Bayu Pratama, Krisna Chairunnisa Chairunnisa Chaniago Devia Rahmah Dewi, Sri Intan Kumala Diva Viola Natasya Hasibuan Fadilla, Nurul Fauzul Azmi Fauzul Azmi Fery Fadli Fery Fadli Gadis Ayuni Putri Gadis Ayuni Putri Hafiz Khotibul Umam Hasibuan, Zainuddin Abdillah Humairoh Humairoh Ihza Mahendra Jeesica Shinta Jeesica Shinta Jihan Jihan Aprilia Lubis Junaidi Arsyad, Junaidi Khaidah Try Apnisyah Sitorus Khainur Arrasyid Khairunnisa Gajah, Rizkiyah Khoirun Nisa Siregar Kholijah Siregar M Hafiz Rustandi M Rifai Ar Rahman Mahariah Maimunah Munthe Mardian Idris Harahap Marpaung, Patimah Nurun Maulana Halim Maylenda, Windi Mhd. Abdul Hakim Mhd. Syahminan Muhammad Hasbi Maulana Muhammad Idris Muhammad Jamil Muhammad Miftahul Habib Muhammad Mitra Muhammad Rizky Muhammad Zammy Azly Muslem Muslem Nabila Yunita Nasution, M. Nazrin Nasution, Muhammad Roihan Nasution, Nafia Safitri Natia Hasibuan Nona Maulidika Inayah Nur Ikhsan Kharisma Sitorus Nurbaiti Nurbaiti Nurliana Damanik Oky Akmal Rustandi Panda Jaya Halomoan Pasaribu, Hasnand Pratama Poppy Radana Putri Aprilia B.r Payung Putri Azhari Putri, Elly Wanda Ramadhan, Maratu Naja Ramsil Huda Hasibuan Riskha Setianingsih Rizka Amalia Rizki, Fachri Roisul Hamdi Rustam Efendi Sabana, M. Fauzi Sabrina Rahma Safria Andy Sahan Irvando Sakinah Sakinah Saragih, Hendra Shifa, Mawaddatus Siti Zahra Sovia Harahap Sovia Harahap Sri Wahyuni Syahrudi nst Thoha, Muhammad Akbar Umi Nur Habibah Ummi Hanifaa Ummi Hanifaa Vika Yuliana Putri Wafiq Mayada Yuli Delia Zahirina, Arifah Zahrani Fatni Hapsah Zikraa Zubaidi, M. Iqbal