p-Index From 2021 - 2026
7.305
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman PeTeKa Jurnal al-Murabbi Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini Ulumuna Jurnal Administrasi Pendidikan Islam Muhadasah : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Kependidikan Islam Mauriduna : Journal of Islamic studies Bayani Journal of Social And Economics Research re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan At-tahsin: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Tadris: Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Journal of Educational Management Research Al-Qiyadi Jurnal Manajmen Pendidikan Islam Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam ARKHAS: Journal of Arabic Language Teaching Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam QOUBA : Jurnal Pendidikan AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Collaborative Jurnal Pendidikan Islam Responsive: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan QAYID: Jurnal Pendidikan Islam Interpersonal: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture)
Claim Missing Document
Check
Articles

Students’ Destructive Behavior Towards The Teacher in The Teaching and Learning Process Achmad Muhlis; Muhammad Holis; Saliha Sebgag; Moh. Wardi
Cendekia: Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 19, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.749 KB) | DOI: 10.21154/cendekia.v1i1.2392

Abstract

Abstract: This study analyzes the model, factors, and alternative solutions to students’ destructive behavior towards teachers in teaching-learning. It took place at Madrasah Tsanawiyah Negeri in Madura as immoral acts that violate the norms and values of social life by students to their teachers. It was qualitative research with a descriptive approach. The subjects of this study were representatives of MTsN teachers in Madura, namely MTsN 1 Sumenep, Pamekasan, MTsN 3 Pamekasan, MTsN 1 Sampang, and MTsN 1 Bangkalan. The research data was taken by the method of observation, documentation, and interviews. The results showed that destructive behavior models in destructive verbal behavior, destructive behavior in the form of physical and mental destructive behavior. Furthermore, the causes of students’ destructive behavior towards teachers in learning at Madrasah Tsanawiyah Negeri in Madura were internal and external factors, including the social status of students being higher than their teachers. Students thought they have more intelligence and knowledge than their teachers. Therefore, the teachers did the home visits, parenting, and parental involvement, and educational sanctions to overcome it. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang model, faktor penyebab, serta solusi alternatif perilaku destruktif murid terhadap guru dalam pembelajaran pada Madrasah Tsanawiyah Negeri di Madura, sebagai tindakan amoral yang melanggar norma dan tatanan nilai kehidupan sosial masyarakat yang dilakukan oleh murid kepada gurunya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Subyek penelitian ini adalah keterwakilan dari Guru MTsN yang ada di Madura yaitu MTsN 1 Sumenep, Pamekasan, MTsN 3 Pamekasan, MTsN 1 Sampang, and MTsN 1 Bangkalan. Data penelitian diambil dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, model perilaku destruktif berupa prilaku destruktif verbal, perilaku destruktif fisik, dan perilaku destruktif mental. Kedua, Faktor penyebab perilaku destruktif murid terhadap guru dalam pembelajaran pada Madrasah Tsanawiyah Negeri di Madura karena faktor internal dan eksternal, diantaranya status sosial murid lebih tinggi dari gurunya, Murid merasa memiliki kecerdasan dan pengetahuan yang lebih dari gurunya. Ketiga, Cara mengatasi perilaku destruktif murid terhadap guru Pembinaan, Keteladanan dan Keterlibatan Orang tua “Home Visit”, dan pemberian sanksi edukasi pada siswa.
Preventive Education Model Based on Multiculturalism and Local Wisdom for Reducing the Impact of Drugs among School Students in Madura Achmad Muhlis; Moch. Cholid Wardi; Sri Rizqi Wahyuningrum; Moh. Wardi; Ani Cahyadi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i2.3830

Abstract

This study aims to investigate the implementation of a preventive education model based on multiculturalism and local wisdom for dealing with the effects of drugs among school students in Madura. This research uses a qualitative approach with a case study method. The research participants were students from two schools in Madura who had been exposed to or were at risk of being exposed to drugs. Data was collected through interviews and analyzed using the thematic analysis technique. The research results showed that forms of drug control among students in Madura are carried out in 3 ways, namely medical rehabilitation is carried out using screening results data which is used as a reference for assessment and followed up by administering doses of drugs in the form of methadone pills and buprenorphine; non-medical rehabilitation is carried out using a psychological approach which includes counselling services, community therapy and spiritual therapy with talqin al dzikr through the qadiqah qadir naqsyabandiyah; and further rehabilitation is carried out using the Disease Model of Addiction through the development of vocational-based skills and activity management. The development of a model for overcoming the effects of drugs among students in Madura based on multiculturalism and Madurese local wisdom consists of three categories, namely: spiritual collaboration with certain amaliyah, spirituality collaboration with local wisdom of the koteka'an type, and collaboration of various types of local wisdom in the form of koteka'an.
Contestation of Religious Discourse Among Muslim Dawah Activists in Contemporary Indonesia Achmad Muhlis; Abd Hannan
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol 7, No 1: June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v7i1.6326

Abstract

This study examines the phenomenon of religious contestation among Muslim preachers in contemporary Indonesia. This study is a qualitative research and uses the digital ethnography (netnography) approach. This study uses two sources of data, namely, primary data, in the form of text, visuals, videos, and images obtained from several social media platforms, and secondary data in the form of literature data from previous studies. This study finds that the contestation of religious discourse among Muslim preachers in Indonesia, in particular that which have taken place on social media, has revolved around four major issues, namely, the controversies of “rendang babi” (pork rendang), “pawang hujan” (the rain shaman), the regulation of sound amplifiers in mosques and prayer spaces, and the art of wayang (puppetry). The religious contestation among Muslim preachers in Indonesia follows two patterns. The first is the substantive-inclusive religious narrative pattern, which emphasizes the core and principles of a problem. Next is the exclusive legal-formalist narrative, which tends to be normative and rigid. This last narrative is typically associated with Muslims preachers who have conservative views. Keyword : Religious contestation, social media, religious figure, Muslim preacher. Studi ini bertujuan melakukan kajian terhadap media sosial dan fenomena kontestasi keagamaan di kalangan pendakwah Muslim di Indonesia kontemporer. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi digital (netnografi). Sumber data penelitian ini ada dua, data primer berupa teks, visual, video, dan gambar yang diperoleh dari sejumlah media sosial, serta data sekunder berupa data-data kepustakaan yang didapat dari hasil kajian sebelumnya. Berdasarkan analisa data lapangan, studi ini mendapati temuan bahwa kontestasi wacana keagamaan antarpendakwah muslim di Indonesia yang selama ini berlangsung di kanal media sosial, itu tergambar dalam empat isu besar, yakni isu rendang babi, pawang hujan, aturan terkait pengeras suara di masjid dan musala, dan terakhir adalah isu tentang seni wayang. Berdasarkan narasinya, kontestasi keagamaan di kalangan pendakwah Muslim di Indonesia memiliki dua pola, yakni narasi agama berpola subtantif-inklusif, lebih menekankan pada isi, inti, dan pokok suatu permasalahan. Berikutnya, yaitu eksklusif-legal formalis, narasi keagaman yang cenderung normatif dan kaku. Bentuk narasi ini lazimnya identik dengan aktor agama atau pendakwah muslim beraliran paham konservatif..Kata Kunci : Kontestasi Agama, Media Sosial, Aktor agama, Pendakwah Muslim.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENGAJARAN BAHASA ARAB Achmad Muhlis
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 8 No. 1 (2011)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v8i1.5

Abstract

Co-operative study represents learnig strategy with a number of students as small group member which its ability level differs of each other either from side of maharah al-lughawiyah and also ‘anashir al-lughah . This study is one of study models where students learn and work in groups having the character of heterogeneous. Learning efficacy from group is depended on group member ability and activity , either through individually and also group. This research tries to elaborate co-operative study at station of Arab language in pesantren maisonette of Sumenep annuqayah, as one of the alternative of study model in each maharah also anashir ' al-lughawiyah.
KURIKULUM DIFERENSIASI MATA PELAJARAN BAHASA ARAB BAGI ANAK CI+BI MTS NEGERI SUMBER BUNGUR PAMEKASAN Achmad Muhlis
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 10 No. 1 (2013)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v10i1.164

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan 3 (tiga) fokus penelitian, yaitu: (1) Konsep kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan. (2) Implementasi kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan. (3) hasil belajar kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah konsep kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan mempunyai rentangan. Konsep yang dimaksud dengan menghilangkan sebagian besar kurikulum reguler sampai pada penyesuaian materi, proses, dan keterampilan dengan karakter dan keunikan anak CI+BI. Hal tersebut termanifestasikan dengan istilah penggunaan materi esensial dan penghilangan materi non esensial. Konsep ini diaplikasikan dengan membuat peta konsep, modifikasi alokasi waktu, rekam jejak siswa, silabus siswa, dan silabus guru. Implementasi kurikulum diferensiasi mata pelajaran bahasa Arab bagi anak CI+BI di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan dituangkan dengan penyesuaian konsep pembelajaran bagi anak yang berkemampuan istimewa, modifikasi pembelajaran pada model pembelajaran berpikir tingkat tinggi (problem solving, penalaran, dan komunikasi), model pembelajaran berorientasi pada student centered learning dengan memanfaatkan ICT, menerapkan eskalasi ranah kompetensi dari C1, C2, dan C3 ke arah C4, C5 maupun C6, pembelajaran bersifat holistik, dengan pengajar yang kompeten, mendatangkan mentorship, dan pendampingan dari pakar Perguruan Tinggi.
Problematika Guru dalam Mendesain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan Solusinya di MTs Sunan Kalijaga Pamekasan: مشكلات المدرس في تصميم خطة التدريس اللغة العربية وحلها في مدرسة سونان كليجاكا المتوسطة الإسلامية ببميكاسن Habibur Rahman; Achmad Muhlis; Cicik Aini; Ahmad Fauzun Karim
Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2024): Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/muhad.v6i1.1516

Abstract

Penelitian ini membahas dua masalah, yaitu problematika guru dalam mendesain RPP dalam pembelajaran bahasa Arab dan metode mengatasi problem tersebut di kelas dua MTs Sunan Kalijaga Pamekasan. ..Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan studi deskriptif-analisis, sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah: guru bahasa Arab, beberapa siswa, dan kepala Madrasah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Pertama, Problematika Guru dalam mendesain RPP dalam pembelajaran Bahasa Arab diantaranya: 1) kurangnya pemahaman guru dalam menjabarkan KD. 2) Guru kurang bisa mendistribusikan alokasi waktu dengan baik, 3) kurangnya kompetensi pedagogic guru, 4). Minimnya sarana &prasarana yang memadai.; Kedua, cara guru dalam mengatasi masalah dalam mendesain RPP pembelajaran bahasa Arab yaitu: 1) melakukan tinjauan dan evaluasi kurikulum dengan menghadirkan ahli perencanaan pembelajaran, 2) guru mengikuti pelatihan pembelajaran yang diadakan oleh sekolah dan lembaga pendidikan lainnya, 3) adanya kolaborasi guru dalam penerapan desain pembelajaran berdasarkan arahan dari kepala sekolah, 4). Menambah koleksi sarana dan prasana. Hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan & tambahan refrensi bagi para peneliti dan akademi pegiat bahasa Arab.
Problematika Ekstrakurikuler Perspektif Fahmi Muhammad Muqbil di Era Digital Mutammimah, Darun; Muhlis, Achmad
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 6 No 1 (2025): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, January 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.1335

Abstract

Konsep kegiatan ekstrakurikuler menurut Fahmi Taufiq Muhammad Muqbil menekankan peran penting kegiatan ini dalam pengembangan karakter dan keterampilan peserta didik di luar kurikulum formal. Fahmi berargumen bahwa ekstrakurikuler bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai wadah yang strategis untuk membentuk kepribadian, keterampilan sosial, dan kepemimpinan peserta didik. Dalam perspektifnya, kegiatan ekstrakurikuler harus dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi peserta didik, serta mengintegrasikan nilai-nilai moral dan etika. Selain itu, Fahmi menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler. Pada era digital ini, akses pengembangan minat dan bakat semakin mudah. Peserta didik dapat mengasah kemampuannya secara mandiri melalui teknologi digital. Namun di sisi lain, pekembangan digital juga mengkhawatirkan. Peserta didik dapat kecanduan gadjet atau media sosial apabila tidak dikontrol dengan baik. Selain itu, durasi screen time yang tidak dibatasi juga berdampak pada jiwa sosialnya. Dengan pendekatan yang holistik dan inklusif, diharapkan kegiatan ekstrakurikuler dapat berkontribusi signifikan dalam membekali peserta didik dengan kemampuan yang relevan untuk menghadapi tantangan di masa depan. The concept of extracurricular activities according to Fahmi Taufiq Muhammad Muqbil emphasizes the important role of these activities in developing the character and skills of students outside the formal curriculum. Fahmi argues that extracurricular activities are not just supplementary but serve as a strategic platform for shaping personality, social skills, and leadership among students. In his perspective, extracurricular activities should be designed with consideration for the needs and potential of the students, as well as integrating moral and ethical values. Furthermore, Fahmi highlights the importance of collaboration between schools, parents, and the community in supporting the success of extracurricular activities. In this digital age, access to developing interests and talents has become easier, allowing students to hone their skills independently through digital technology. However, the digital landscape also presents concerns, as students may become addicted to gadgets or social media if not properly monitored. Additionally, unregulated screen time can negatively impact their social well-being. With a holistic and inclusive approach, extracurricular activities are expected to significantly contribute to equipping students with relevant skills to face future challenges.
BARATA MODEL PENGEMBANGAN LITERASI SISWA Listiana, Heni; Rizal, Syaiful; Maimun; Muhlis, Achmad; Yusuf, Achmad

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research explores the crucial role of literacy in the educational context, with a specific focus on the implementation of the BARATA Literacy Model at SMP Negeri 5 Pamekasan. The primary objective of this study is to investigate the implementation of the BARATA model, related literacy activities, and their impact on students' reading and writing abilities in the school environment. Student participation across different grade levels is delineated, encompassing students from grades 7, 8, and 9. Data regarding students' initial involvement in literacy activities are also identified. The data collection methods involve in-depth interviews with students, the School Principal, and teachers, coupled with observations to gain direct insights into the classroom dynamics during literacy activities using the BARATA model. The research findings indicate that the BARATA model has a positive impact, enhancing students' reading skills, improving academic achievements, and involving the literacy team. Data analysis reveals majority support for the effectiveness of this model, although some respondents express neutral or negative views, emphasizing the importance of understanding variations in perceptions of literacy technology. Furthermore, the data supports the effectiveness of the teacher's validation process for student writings and the initiative to compile students' works into anthology books. Despite variations in responses, the research concludes that the BARATA model has successfully created dynamic literacy activities and positively influenced the literacy competence of students at SMP Negeri 5 Pamekasan.
Implementation of Transformative Learning in Fostering the Spirit of Early Childhood Entrepreneurship in Child Friendly PAUD Aziz, Thorik; Astuti, Ria; Yuniatari, Yuniatari; Muhlis, Achmad; Munafiah, Nida’ul; Rosfalia Nabila , Dina; Reswari, Ardhana; Shiddiq, Jamaluddin
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran transformatif dalam menumbuhkan jiwa entrepreneurship pada anak usia dini di TK Al Falah Surabaya. Metode penelitian melibatkan wawancara dengan guru dan kepala sekolah, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam penentuan sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran transformatif di PAUD Ramah Anak, (TK Al-Falah Surabaya), dilaksanakan melalui pendekatan berbasis sentra (BCCT). Anak usia dini aktif terlibat dalam proses pembelajaran, sedangkan peran guru lebih sebagai fasilitator. Kegiatan transformatif seperti Cooking Class, Market Day, Sedekah dan Outing Class menjadi sarana utama dalam membentuk karakter kewirausahaan, termasuk kemandirian, keberanian, dan kreativitas, pada anak usia dini.
Peran Teknologi Informasi Media Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Menurut Fahmi Taufiq Muhammad Maqbul Juhairiyah, Juhairiyah; Muhlis, Achmad; Jannah, Faridatul
JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Vol 24 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : LP2M STAI Miftahul 'Ula (STAIM) Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/lentera.v24i1.1195

Abstract

The purpose of this article is to examine the role of digital media information technology on student learning motivation through several research focuses 1). Types of Digital Media Technology in Schools to Increase Student Motivation. 2). The Influence of Digital Media Technology Users on Student Motivation Levels. 3). Challenges Faced by Students in Using Digital Media. The method used is literature by analyzing relevant literature. The results of this research confirm that the existence of information technology in the form of digital media can increase students' motivation to learn, students are becoming more active in increasing their knowledge, not only relying on the teacher's explanations in class, but students are active in searching for information themselves, creating work, with digital media it can make access easier. lessons, can encourage students to learn independently so that it can foster widespread student learning motivation. However, the use of digital media requires strict control so that it does not have a negative impact on students' creative development.
Co-Authors Ach Baiquni Ach Faizin Ach Wildan Fawaid Ach. Aldi Rofiqi Ach. Aldi Rofiqi Ach. Fauzi Achmad Yusuf Afcarina Izzati, Najwa Ahmad Agil Hamdani Ahmad Daifi Al Farrozi Ahmad Fauzun Karim Akhwan Muhlis, Mokhammad Ali Nurhadi Ani Cahyadi Ansari Ansari Ansari Ansari Ansari Ansari Arini, Robby Ashar Fathur Rohman Atiqullah AYNUL MARDHIYAH, M. Pd. Aziz, Thorik Ba'ina, Sitti Bakri Muhammed Bkheet Ahmed Cicik Aini Edi Rahmat Hidayat Fayyad AS, Moh Habibur Rahman Hannan, Abd. Heni Listiana Iik Arifin Mansurnoor Iklilullah Imam Khomaeni Hayatullah JANNAH, FARIDATUL Jannah, Wirwahatul Jasuli Jasuli Jasuli Jasuli, Jasuli Juhairiyah Juhairiyah Khairunnafi Kholilur Rahman Kholilur Rahman, Kholilur Kusharyati, Indah Laili Azkiya Putri Lutfiyah M. Irfan Maidita, Fariska Septi Maimun Masna Nurfadilah Masyithah Mardhatillah, Masyithah Moch. Chalid Wardi Moch. Cholid Wardi Moh. Iqbal Hadzafi Moh. Wardi Mohammad Akhwan Mohammad Muchlis solichin Mohammad Muchlis Solichin Muhammad Holis Muhyatun Munafiah, Nida’ul Munaweroh, Lailatul Mutammimah, Darun Nada, Zilfania Qathrun Nur Diana Arifah Nuril Fitria Hidayati Nuruddin, Mohammad Qathrun Nada, Zilfania Reswari, Ardhana Ria Astuti Rifqi Achsanul Kholqi Alfarisi Robbi Readi Robby Arini Rosfalia Nabila , Dina Rosyid, Moh. Zaiful Saliha Sebgag Septiadi, Dimas Danar Shiddiq, Jamaluddin Sholihah, Kamilatus Siti Asyiah Siti Maghfiroh sofa sofa sukron Syaiful Rizal Urmilawati, Suci Vargheese K J Vargheese K J Wahab Syakhirul Alim Wahyuningrum, Sri Rizqi Yuniatari, Yuniatari Zainul Arifin