p-Index From 2021 - 2026
8.387
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUKUM Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal KALAM KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam Wardah An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Jurnal Tamaddun Medina-Te : Jurnal Studi Islam Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam ALQALAM Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Aqlania Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan JURNAL EDUCAZIONE : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling TAJDID Al-Bukhari: Jurnal Ilmu Hadis GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Holistic Al-Hadis : Jurnal Studi Hadis, Keindonesiaan, dan Integrasi Keilmuan Al-Fath Tsaqofah: Jurnal Agama dan Budaya MUAMALATUNA Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Bashirah Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Journal of Innovative and Creativity Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Al-Muhith : Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Journal of Knowledge and Collaboration Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah INTERNATIONAL JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (INJOSS) INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER) International Journal of Social and Education (INJOSEDU) JUTEQ (JURNAL TEOLOGI & TAFSIR)
Claim Missing Document
Check
Articles

Structural Causes of Social Inequality in Indonesia: A Critical Analysis of Justice and Policy Failure Faidza, Haura Nadine Nayla; Al Ayubi, Sholahuddin
Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 8 No. 1 (2025): Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir
Publisher : Jawa Timur: Prodi. Ilmu Al Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin IAI Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alfurqon.v8i1.3505

Abstract

Social inequality in Indonesia remains a persistent issue, rooted in structural problems within economic and political systems that fail to deliver justice for all citizens. This study aims to critically examine how state economic policies, unequal wealth distribution, and limited access to public services have deepened social disparity. Using a qualitative approach, it evaluates policy shortcomings and explores the consequences of asymmetrical socioeconomic structures on distributive justice. The findings reveal that policies often favoring elite groups exacerbate inequality and restrict equitable access to education, healthcare, and employment opportunities. In addition to policy analysis, this research employs a textual and contextual study of Qur’anic verses on justice (al-‘adl, al-qisṭ) to offer an Islamic ethical perspective on social justice. The study argues that Islamic teachings advocate for a just socio-economic order and that integrating such values into policymaking could address systemic injustice. This research contributes to a more holistic understanding of inequality by bridging critical policy analysis with Qur’anic moral frameworks.
Cina Benteng: Pembauran Dalam Masyarakat Majemuk di Banten Ayubi, Sholahuddin Al
KALAM Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v10i2.4

Abstract

Artikel ini mendiskusikan tentang pembauran dan intetegritas etnis Tionghoa di wilayah Benteng (Sebutan untuk Tangerang). Tulisan ini berangkat dari sebuah asumsi bahwa dalam pola-pola pembauran di tingkat lokal seringkali ditemukan nilai positif yang bisa dikembangkan. Dengan demikian tulisan ini bertujuan untuk menawarkan contoh kasus sebagai alternatif solusi dalam menangani konflik-konflik etnisitas dengan berbagai dinamikanya, baik dalam perspektif politik, ekonomi, maupun dimensi sosial-kemasyarakatan secara simultan. Dengan pendekatan yang holistik, tulisan ini melihat konsep pembauran, agama dan integritas, sebagai suatu keseluruhan (holistik) dalam sistim sosial dan sistim budaya. Data-data dalam tulisan ini kemudian di analisis secara kualitatif dengan menggunakan teori-teori yang ada. Sebagai hasil analisis, ditemukan adanya dua kelompok besar pembauran etnis Cina Benteng ini: yaitu kelompok Asimilasi dan kelompok Integrasi. Kelompok asimilasi menginginkan pembauran etnis Cina Benteng dalam masyarakat dengan menghilangkan identitas dan budaya asal menjadi satu masyarakat yang satu dan seragam (melting pot). Sedangkan kelompok integrasi menginginkan pembauran etnis Cina Benteng dalam masyarakat tanpa harus menghilangkan identitas atau budaya asalnya.
NEGOTIATING IDEAL PIETY IN DIGITAL AGE: A MIXED-METHODS STUDY ON MUSLIM CYBER ETHICS IN INDONESIA Jannah, Raudotul; Al Ayubi, Sholahuddin
KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam Vol. 17 No. 1 (2025): Communication & Digital Ethics
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jurkom.v17i1.13904

Abstract

This study investigates the ethical dissonance between ideal Islamic piety and digital behavior among Indonesian Muslims. Employing a mixed-methods approach, the research draws on quantitative data from over 100 Muslim academics and qualitative insights from 15 in-depth interviews and digital ethnography. Findings reveal a gap between ethical awareness and practice in digital spaces, particularly misinformation sharing, viral trends, and uncritical engagement with religious influencers. Furthermore, the study highlights a shift in religious authority from institutional scholars to popular digital preachers, not always grounded in scholarly credibility. The concept of adaptive piety is introduced as a context-sensitive ethical response to digital challenges. The study contributes to contemporary Islamic ethics by offering a grounded framework that bridges normative Islamic principles with the sociotechnical complexities of the Global South.
Kemiskinan dalam Al-Qur'an: Perspektif Spiritual dan Pemberdayaan Ekonomi dalam Konteks Sosial Kontemporer Nurlaila, Siti; Al Ayubi, Sholahuddin; Zahra, Siska Adelia; Soimah, Jahrotu; Nabila, Putri Hudani
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 4, No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v4i2.5333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari masalah kemiskinan dari sudut pandang Al-Qur'an, dengan menekankan dua aspek utama: spiritualitas dan pemberdayaan ekonomi dalam konteks sosial kontemporer yang dinamis. Fokus penelitian terletak pada pemahaman yang menyeluruh tentang konsep kemiskinan dalam Al-Qur'an dan implementasinya sebagai tanggapan terhadap masalah struktural dan moral yang melampaui dimensi ekonomi semata. Secara metodologis penelitian ini menerapkan metode kualitatif berbasis studi literatur dengan teknik tafsir tekstual untuk ayat-ayat yang relevan. Selain itu, hasil empiris tentang pemberdayaan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam dikuatkan melalui kajian komparatif. Studi ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an melihat kemiskinan sebagai fenomena yang memiliki berbagai aspek: ekonomi, sosial, dan spiritual. Upaya penanggulangannya tidak hanya melalui pendekatan karitatif jangka pendek, tetapi melalui transformasi struktural berbasis keadilan distributif. Nilai-nilai etis seperti "adl", yang berarti keadilan, ta‘awun, dan iḥsan yang berarti kebaikan berkelanjutan, mendorong instrumen redistribusi kekayaan seperti zakat, infak, dan sedekah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memasukkan nilai spiritual ke dalam kebijakan sosial-ekonomi adalah cara penting untuk membangun sistem keadilan yang berkelanjutan. Penelitian ini juga menyarankan untuk membangun model pemberdayaan ekonomi yang kontekstual dan aplikatif, tetap berpegang pada prinsip-prinsip Qur'ani yang universal dan transformatif.
Pengaruh Model Project-Based Learning dan Penggunaan Simulator terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Computer Numerical Control Ayubi, Sholahuddin Al; Huda, Khoirul; Kriswanto, Kriswanto
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): July
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v5i3.473

Abstract

This study examines the effectiveness of implementing a Project-Based Learning model combined with a CNC simulator in improving student learning outcomes in Computer Numerical Control at SMK IPT Karangpanas. The research design used a one-group pretest-posttest. The study sample consisted of 43 11th-grade Machining Engineering students. Pre-test data were obtained from the final grades of semester 1 with an average of 80.7, while post-test data were obtained after the intervention in semester 2 with an average of 82.6. The Shapiro-Wilk normality test showed a significance value of 0.205 (>0.05), indicating a normally distributed data. Furthermore, an independent t-test yielded p=0.003 (<0.05), indicating a statistically significant increase in learning outcomes. These findings confirm that the integration of Project-Based Learning (PjBL) and CNC simulation media can improve students' conceptual understanding and technical skills. It is recommended that this model be implemented in technology-based vocational learning, utilizing simulation tools optimally, and conducting regular formative evaluations to maximize competency achievement.
Tradisi Masyarakat Nahdliyin: Implementasi Fidyah Bidaur dengan Emas Bagi Orang Meninggal (Studi Kasus di Masyarakat Desa Muncung Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang) Supe’i; Ayubi, Sholahuddin Al; Masykur
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1135

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang tradisi fidyah bidaur bagi orang meninggal di desa Muncung sebagai fenomena ditengah masyarakat yang masih menimbulkan kontroversi, baik dari segi pemahaman maupun praktiknya, dengan demikian, kalangan masyarakat desa Muncung, selalu melakukan tradisi fidyah bidaur yang dianngapnya tepat dengan ajaran hadis dan pandangan pendapat fuqoha yang termaktub dalam Fathul Muin dan kitabuthuros lainnya. Fidyah bidaur dalam perspektif ajaran agama Islam, adalah bentuk pengganti atau tebusan yang dilakukan ketika seseorang tidak dapat menjalankan kewajiban ibadah seperti sholat, puasa, dan kewajian lainnya. Studi ini bertujuan untuk memahami implementasi fidyah bidaur dalam konteks budaya dan religius masyarakat desa Muncung serta melihat bagaimana tradisi ini dipertahankan dan berkembang dari masa kemasa serta mengetahui pendapat ulama tentang  fidyah bidaur dengan emas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan fenomologi, etnografi, dan studi kasus. Untuk pengumpulan data, tokoh agama dan masyarakat yang terlibat dalam praktik fidyah bidaur diwawancarai dan diobservasi.
Transforming Religious Authority: Islamic Epistemology in the Digital Age Muhdi Ali; Farih, Awan; Sholahuddin Al Ayubi; Andi Rosa
RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/rsd.v6i1.2079

Abstract

The rapid development of digital technology has brought substantial changes in the production, distribution, and validation of Islamic knowledge, triggering fundamental epistemological challenges regarding the authority and legitimacy of religious discourse in the social media era. This study critically analyzes how digitalization transforms traditional religious authority and reconstructs the epistemology of contemporary Islamic thought, focusing on shifting patterns of production, validation, and distribution of religious knowledge. Using a qualitative approach that integrates literature studies and Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA), this study analyzes academic literature and digital content to uncover the ideological dimensions and power relations behind epistemological shifts in online Islamic discourse. The results show that digitalization shifts knowledge production from an institutional-hierarchical framework to a more flexible, participatory, and algorithm-driven space, where validation now relies more on popularity metrics than scientific accuracy. This shift gives rise to epistemic populism that replaces scientific authority with performative influence, implicating a decline in methodological depth and the polarization of Islamic identity. This study concludes that digitalization acts as an agent of epistemological transformation that demands the development of a hybrid Islamic epistemology, which combines classical scientific values with digital participatory methods to maintain scientific integrity.
DZIKIR DALAM I’TIKAF SEBAGAI INSTRUMEN PENDIDIKAN SPRITITUAL: STUDI KUALITATIF PADA TRADISI KEAGAMAAN KOMUNISTAS MUSLIM DI PAKISAJI Isna Tsania El-Habsa; Sholahuddin Al-Ayubi
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dzikir dalam pelaksanaan i’tikaf sebagai sarana pendidikan spiritual dalam tradisi keagamaan masyarakat Muslim di Pakisaji, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Banten. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini menelusuri praktik serta makna dzikir dalam konteks i’tikaf melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dzikir dalam i’tikaf tidak sekadar merupakan aktivitas ritual keagamaan, tetapi juga berperan sebagai sarana internalisasi nilai-nilai spiritual yang berkontribusi pada perubahan kesadaran serta pembentukan karakter individu. Proses ini diperkuat melalui interaksi sosial, kebiasaan kolektif, serta penanaman nilai-nilai moral dan ketuhanan secara berkelanjutan. Hasil ini menegaskan bahwa i’tikaf dapat dipahami sebagai wadah pendidikan spiritual berbasis komunitas yang memadukan aspek ritual, sosial, dan edukatif. Penelitian ini menyumbangkan perspektif teoritis dalam mengaitkan praktik keagamaan tradisional dengan pendekatan pendidikan spiritual berbasis kearifan lokal.
Islamic Eschatological Study on The Dimensions of Pleasure and Suffering in The Grave Fitriyani, Dina; Al Ayubi, Sholahuddin; Alif, Muhammad
TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences Volume 2, Issue 4 (2025)
Publisher : International Tatho Academics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70512/tatho.v2i4.142

Abstract

This study aims to explore in depth the theological and ethical visual dimensions of pleasure and suffering in the grave from the perspective of Prophetic Hadith. Employing a thematic analysis method, this research classifies and examines a set of hadiths related to three major themes: the depiction of the grave, forms of pleasure, and types of suffering experienced after death. The findings reveal that the grave is portrayed as a transitional space with spiritual consequences, including fragrance, tranquility, or torment, as reported in hadiths from Bukhari, Muslim, Tirmidhi, and others. The pleasures of the grave are directly associated with righteous deeds such as reciting the Qur’an, strong faith, and good actions that illuminate the grave. Conversely, suffering is triggered by reprehensible acts, even seemingly minor ones such as excessive weeping or negligence in performing good deeds. Theologically, these hadiths construct a comprehensive eschatological framework of the afterlife. Ethically, they function as moral guidance mechanisms, emphasizing individual accountability for worldly actions. Thus, a profound understanding of the grave based on hadith not only reinforces faith in the unseen but also serves as a powerful ethical motivator in the daily lives of Muslims.
Perilaku Altruisme dalam Sumbangan Masjid di Masyarakat Kota Serang: Analisis Sosial dan Islam Nengsih, Jun; Al Ayubi, Sholahuddin; Kurniawan, Ade Fakih; Zohriah, Anis
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1062

Abstract

Penelitian ini mengkaji perilaku altruisme dalam sumbangan masjid di masyarakat kota Serang dengan fokus pada faktor sosial dan agama yang mempengaruhinya. Latar belakang masalah penelitian ini berawal dari kurangnya pemahaman yang mendalam mengenai motivasi sosial dan agama di balik kontribusi masyarakat dalam pembangunan masjid. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bentuk perilaku altruistik yang teridentifikasi dalam konteks sumbangan masjid, serta untuk menggali pengaruh faktor sosial dan agama terhadap pola sumbangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif di salah satu masjid di lingkungan kota serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumbangan masjid tidak hanya didorong oleh nilai agama, tetapi juga oleh ikatan sosial seperti solidaritas komunitas dan pengaruh tokoh masyarakat. Ritual keagamaan, seperti sholat berjamaah, turut meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sumbangan, yang pada gilirannya memperkuat hubungan sosial dan kesejahteraan komunitas. Selain itu, kontribusi sumbangan juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat identitas sosial dan menjaga keharmonisan antarwarga. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang interaksi antara faktor sosial dan agama dalam membentuk perilaku altruistik, serta pentingnya peran masjid sebagai pusat pemberdayaan sosial di masyarakat lokal.
Co-Authors Aceng Murtado Ade Fakih Kurniawan Ade Kosasi Afandi Kurniawan Ahmad Zaini Aidil Fitri Ainur Selvia Ajustina, Fransiska Al Naquib, Khaira Nazla Alfariz, Ardan Alim Faz, Ahmad Andi Rosa Angga Permana Aprilia Musawamah Ari Septianingtyas Purwandhini Arif Rahman Asih, Sulistiawati Taning Azis Arifin Azis Arifin Barkah, Barkah Dadang Maskur Deni Wahyudi Dwi Pangestu, Angger Endad Musaddad Endang Saeful Anwar Entol Zaenal Muttaqin EVA SYARIFAH WARDAH Fadhillah, Fauzan Fahd Faidza, Haura Nadine Nayla Farih, Awan Farindra Eka Putra Fateha, Tazkia Nur Fathul Mu'in Faz, Ahmad Alim Firdaos, Rizal Fitriyani, Dina H.S. Suhaedi Haromain, Imam Hidayat, Angga Pusaka Ida Mursidah Iffan Ahmad Ghufron Iffan Ahmad Gufron Iin Inayatul Ummah Ilzamudin Ingga Iltizamah, Ainun Irawati, Tri Novita Irhamsyah Putra Isna Tsania El-Habsa Jamadi Jannah, Raudotul Jiddan, Adam Mustaqim Kamilah, Siti Waspiatul Khaira Nazla Naquib Khalishah, Putri Khoirul Huda Kholilullah Kholilullah Khozin Khozin Koyimah, Koyimah Kriswanto Kriswanto, Kriswanto Latip Ridwan Makhzumi Marjuki, Akhmad Masbuang Masykur Masykur Mohamad Hudaeri Mohamad Shofin Sugito Muhamad Arsudin Muhammad Alif Muhammad Astra Muhammad Atsiil Al Ahnaf Muhammad Faris Muhammad Masruri, Muhammad Muhammad Raihan Syahid Muhammad Rif'at Farid Jamali Muhammad Shalahudin Ali Muhammad Syauqi Arinalhaq Muhlisin, Helmi Mujib MT, A. Mumtaz Muizza, Muhammad Ahmad Mus’idul Millah Nabila, Putri Hudani Nagib Romadhony Naysa Buri Nazib, Azlan Nengsih, Jun Nita Anggraeni Nouval Syamsu Nur Amaliyah Nurcholish Fairuzabady Nurizal Ismail Permatasari, Murnia Andini Qithrotun Nida Aulia Qithrotun Nida Aulia Rizky Aula Rizqiyatil Izza, Ita Ela Rof Rof Galih Samudra Rohmatallah, Syahru Royani, Ahmad Salam, Dikriyah Salim Rosyadi Sapi’i, Muhammad Saputra, Muhamad Rama Saputra, Yogi Damai Sa’ad, Suadi Siti Nurlaila, Siti Soimah, Jahrotu Suadi Sa'ad Suadi Sa’ad Supe’i Supriyadi, Yayat Suryaningsih, Irma Syarifudin, Encep Tamimi Setia Alam Taufik, Edi Rahmat Ursa Agnia Usnia Usnia Uswatun Hasanah Waesul Kurni Zahra, Siska Adelia Zohriah, Anis Zulkifli Reza Fahmi