p-Index From 2021 - 2026
6.181
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal KALAM KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam Wardah Jurnal Tamaddun Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam ALQALAM Aqlania Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Mawaizh : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan JURNAL EDUCAZIONE : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling TAJDID Al-Bukhari: Jurnal Ilmu Hadis GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Holistic Al-Hadis : Jurnal Studi Hadis, Keindonesiaan, dan Integrasi Keilmuan Al-Fath Tsaqofah: Jurnal Agama dan Budaya MUAMALATUNA Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Bashirah Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Al-Muhith : Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Journal of Knowledge and Collaboration Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah
Claim Missing Document
Check
Articles

Sastra Tafsir Mesir dan Indonesia: Analisis Kritis dan Komparatif Alim Faz, Ahmad; Al Ayubi, Sholahuddin; Anwar, Endang Saeful
Journal of Knowledge and Collaboration Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Knowledge and Collaboration
Publisher : Arbain Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/19gsmn11

Abstract

Setiap karya tafsir tidak akan terlepas dari realitas, kecenderungan, gaya, ciri, bahkan tipologi tertentu yang berbeda-beda. Faktor yang melatarbelakanginya adalah perbedaan sosial-historis masing-masing penafsir, termasuk karya tafsir di Mesir dan Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami karya sastra tafsir di Mesir dan Indonesia dengan menggunakan pendekatan analisis krisis dan komparatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan fokus kajian pada teks tafsir. Pendekatan historis khususnya aspek heuristik digunakan dalam rangka menelusuri jejak sejarah, khususnya konektivitas pengajaran tafsir Al-Qur'an antara Mesir dan Indonesia serta jejak pengaruh gagasan pembaruan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian tentang gaya dan tipologi tafsir di Indonesia banyak diwarnai oleh Islam lokal, baik budaya maupun kondisi saat ayat-ayat Al-Qur'an ditafsirkan oleh penafsir. Kemudian, tafsir Indonesia juga memiliki keterkaitan dan keterikatan yang kuat dengan pola pikir al-Azhar Mesir yang melahirkan banyak ulama Indonesia yang secara tidak langsung menyumbangkan pemikirannya dalam menghasilkan karya-karya tafsir Indonesia.
Baduy Rituals: Jampe and Mantra Exploring the Traditional Life Practices of the Sundanese Wiwitan Religion Al Ayubi, Sholahuddin; Hudaeri, Mohamad
Aqlania Vol. 14 No. 2 (2023): December
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the traditional rituals of the Baduy community related to the use of jampe and mantra as an integral part of Sundanese Wiwitan religious life. Sunda Wiwitan, as a local belief of the Baduy people, contains spiritual values, local wisdom, and traditions that have been passed down from generation to generation. Jampe rituals and mantras have an important role in various aspects of life, from traditional ceremonies to traditional medicine to the practice of self-protection. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods to explore the symbolic meaning, social function, and relevance of jampe and mantras in maintaining harmony between humans, nature, and Sang Hyang (God Almighty). The findings of the study show that these rituals not only reflect the cultural identity of the Baduy people but also become a medium to preserve spiritual ties with ancestors and maintain the sustainability of natural ecosystems. This research contributes to the understanding of the importance of preserving local traditions as part of Indonesia's cultural heritage and the relevance of these rituals in the context of modern life.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Tanaman Sayur dalam Pot (TASAPOT) dan Pestisida Nabati (PESNAB) Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan di Desa Sumber Ketempa Kecamatan Kalisat Al Ayubi, Sholahuddin; Dwi Pangestu, Angger; Wahyudi, Deni; Muhlisin, Helmi; Khalishah, Putri; Ingga Iltizamah, Ainun; Ajustina, Fransiska
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JANUARI-APRIL
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i1.3640

Abstract

Sumber Ketempa Village, Kalisat District, has great potential to develop through natural resource management and agriculture. However, limited land is a challenge for some people in utilizing land for agriculture. To answer this challenge, Collaborative Community Service (KKN) students conducted training on Potted Vegetable Plants (TASAPOT) and the manufacture of Natural Pesticides (PESNAB) with a focus on increasing village food security. This program focuses on cultivating mustard greens in pots that are suitable for people with limited land. In addition, the use of natural pesticides from soursop leaves is taught to maintain plant growth naturally and environmentally friendly. The method begins with licensing, distributing invitations to training activities and introducing the background, benefits, and direct practice of planting vegetable seeds, after the seeds are planted, care is carried out until the seeds are ready to be harvested. This training was attended by villagers, especially housewives, who were invited to practice planting vegetables in pots and making natural pesticides. The results of this activity show that the TASAPOT and PESNAB training are effective in increasing awareness and skills of residents in utilizing limited land to support food security. Thus, this initiative is expected to improve welfare and food independence in Sumber Ketempa Village.
Unraveling the Meaning of Faith in the Era of Digitalization: A Literature Study of the Religious Evolution of the Post-Millennial Generation Ali, Muhdi; Al Ayubi, Sholahuddin; Sa’ad, Suadi
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 22 No 1 (2025): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v22i1.10264

Abstract

The digitalization of society has become the main catalyst for the transformation of the religious beliefs of Generation Z, who grew up in an era of rapid technological and information progress. This article examines the impact of digital interactions on Generation Z's religious understanding and behavior, with a particular focus on how this group accesses, understands, and articulates their beliefs. A qualitative approach based on a literature review reveals that Generation Z tends to adapt traditional religious values to a digital context, thereby forming a more inclusive and personal religious identity. This generation tends to favor pragmatic, results-oriented spiritual practices, allowing for a more flexible approach to religious exploration. Social media plays an important role in accessing information and building communities related to religion, although social media can also present challenges such as misinformation. As a result, understanding faith in the digital era is becoming increasingly complex, requiring individuals to have strong digital literacy to navigate the diversity of available religious information and build authentic spiritual interpretations in the context of their modern lives.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINTIFIK BERBANTUAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KUBUS DAN BALOK KELAS VII MTs DARUL MUKHLASIN Hasanah, Uswatun; Sholahuddin Al Ayubi; Tri Novita Irawati
Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2023): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/nabla.v8i1.252

Abstract

Penelitian menerapkan metode pembelajaran saintifik berbantuan alat peraga untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi kubus dan balok di MTs Darul Mukhlasin. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 28 siswa sebagai responden. Dua siklus pelaksanaan dilakukan dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil tes pada siklus I menunjukkan rata-rata nilai 78,5%, dengan 20 siswa tuntas KKM dan 8 siswa tidak tuntas. Pada siklus II, rata-rata nilai siswa mencapai 81%, dengan 26 siswa tuntas KKM dan 2 siswa tidak tuntas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran saintifik berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Model ini memicu minat dan keterlibatan siswa, menjadikan mereka lebih aktif dan termotivasi. Pengamatan pada siklus I dan II menunjukkan peningkatan hasil belajar, dengan nilai rata-rata meningkat dari 70,6% pada prasiklus menjadi 81% pada siklus II.
Pembaharuan Politik Islam di Indonesia: Relevansi Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid Aprilia Musawamah; Nur Amaliyah; Sholahuddin Al Ayubi; Andi Rosa
Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Staatsrecht Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/3zb3z667

Abstract

Studi ini mengkaji pembaharuan politik Islam di Indonesia dengan fokus pada relevansi pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain historis-komparatif, penelitian ini menganalisis konvergensi dan divergensi pemikiran kedua tokoh intelektual Muslim yang berpengaruh tersebut dalam konteks sosial-politik Indonesia dari masa Orde Baru hingga era Reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun berangkat dari latar belakang intelektual yang berbeda Nurcholish Madjid dengan tradisi modernisme dan Abdurrahman Wahid dengan tradisi pesantren kedua tokoh ini mencapai titik temu paradigmatik dalam beberapa aspek fundamental, yakni: desakralisasi politik Islam, reinterpretasi tradisi Islam untuk modernitas, kompatibilitas Islam dengan demokrasi dan hak asasi manusia, serta pluralisme sebagai nilai esensial. Perbedaan signifikan terdapat dalam pendekatan dan strategi perubahan: Madjid lebih tekstual-doktrinal dengan preferensi pada pembaharuan kultural, sementara Wahid lebih kontekstual-praksis dengan keterlibatan langsung dalam aktivisme politik. Kontribusi utama penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana dialektika pemikiran kedua tokoh telah membentuk diskursus politik Islam moderat di Indonesia, serta menawarkan kerangka konseptual untuk menghadapi tantangan kontemporer seperti kebangkitan konservatisme, populisme berbasis identitas keagamaan, dan pengaruh Islam transnasional. Studi ini menyimpulkan bahwa sintesis kreatif antara elaborasi doktrinal Madjid dan kepekaan kontekstual Wahid dapat menghasilkan kerangka pemikiran yang lebih komprehensif untuk mengembangkan politik Islam yang demokratis, pluralis, dan berkeadilan di Indonesia kontemporer.
Empowered Women In The Digital Era: Leveraging Social Media For Change Salam, Dikriyah; Sholahuddin Al Ayubi
Bashirah Vol 6 No 1 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i1.961

Abstract

Women have a very significant role in various areas of life, including social, cultural, and economic. However, gender injustice remains a significant global problem, where women often face discrimination in the areas of education, employment, and health. This research aims to explore how women use social media as a means to fight for gender equality and reduce the influence of patriarchy. By applying a qualitative approach and thematic analysis of the hadith, this study identifies women's understanding and experiences in the digital world, and connects them to the teachings of Islam that support their positions and roles. The findings of the study suggest that social media serves as a platform to spread kindness, strengthen social relationships, and prevent abuse, while providing opportunities for women to emerge as leaders in modern society. This study emphasizes the importance of women's empowerment and the achievement of gender equality as key factors in realizing sustainable and inclusive development.
Critical Thinking Dalam Al-Qur’an: Studi Tafsir Tematik dan Implementasinya di Era Digital Qithrotun Nida Aulia; Sholahuddin Al Ayubi; Salim Rosyadi
Jurnal test Vol 4 No 1 (2025): AL-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58363/alfahmu.v4i1.473

Abstract

The rapid development of information technology has led to the proliferation of information circulating in the digital era, both valid and invalid information. This phenomenon requires the ability of individuals to sort and evaluate the information sharply by applying critical thinking. This study aims to examine the verses of the Qur'an that are in line with the principles and theories of critical thinking and their implementation to problems in the digital era through a thematic interpretation approach. The research method used in this study is a literature study (library research) with a qualitative approach. The results of this study explain that the verses of the Qur'an and also interpretations that are in line with the concept of critical thinking are found in Q.S. Al-Hujurat: 6, Q.S. Al-Isra: 36, Q.S. Maryam: 42, Q.S. Az-Zumar: 18, Q.S. An-Nahl: 125, Q.S. Al-Baqarah: 170 and Q.S. An-Nisa: 135. The interpretation of these verses explains the importance of verifying information (tabayyun), healthy skepticism, rational thinking, being selective about information, being open-minded, and also being objective in thinking and acting.
Ekologi Sosial dalam Perspektif Hadis Rizky Aula; Sholahuddin Al Ayubi
TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): TADHKIRAH : Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/tadhkirah.v2i2.220

Abstract

This study examines social ecology from the perspective of hadith science ('ulum al-hadith), focusing on methodological analysis of prophetic traditions related to environmental and social issues. Using hadith criticism methodology, this research analyzes the authenticity, context, and semantic dimensions of ecological hadiths to construct a comprehensive framework of Islamic environmental ethics. The study applies classical hadith evaluation criteria including sanad analysis, matn criticism, and contextual interpretation to examine how prophetic traditions address the intersection of social and ecological concerns. Findings indicate that authentic hadiths provide a robust foundation for social ecological principles, with particular emphasis on stewardship (khilafah), balance (mizan), and distributive justice in resource management. This research contributes to the development of hadith-based environmental jurisprudence and offers methodologically sound approaches to understanding Islamic ecological ethics.
Feminisme Islam: Pembaharuan Pemikiran tentang Gender dalam Perspektif Ajaran Al-Qur'an Rohmatallah, Syahru; Royani, Ahmad; Ayubi, Sholahuddin Al; Rosa, Andi
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 5 No 1 (2025): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v5i1.1380

Abstract

Feminisme Islam merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk memahami dan menginterpretasikan kembali ajaran-ajaran dalam Islam mengenai isu-isu gender, dengan fokus pada kesetaraan dan keadilan. Pembaharuan pemikiran tentang gender dalam perspektif ajaran Al-Qur'an bertujuan untuk menyingkap makna hakiki dari teks-teks suci yang seringkali diinterpretasikan secara patriarkal. Dalam konteks ini, Al-Qur'an dihadirkan sebagai sumber yang dapat memfasilitasi pemahaman lebih mendalam terkait posisi perempuan dalam Islam, yang tidak hanya terbatas pada aspek sosial dan hukum, tetapi juga spiritual. Melalui pendekatan tafsir kontekstual dan historis, pemikiran feminisme Islam berusaha untuk mengurai konsep kesetaraan gender dengan menekankan pada hak dan kewajiban yang adil, serta menyoroti kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. Pembaharuan ini memberikan peluang untuk meredefinisi peran perempuan dalam masyarakat Muslim, menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber yang tidak hanya relevan, tetapi juga progresif dalam menghadapi tantangan zaman. Sehingga, gerakan feminisme Islam berupaya menghapuskan ketidakadilan berbasis gender yang masih berlangsung, sembari menegaskan bahwa Islam sebagai agama rahmatan lil-‘alamin, membawa pesan kesetaraan bagi seluruh umat manusia, baik pria maupun wanita.
Co-Authors Aceng Murtado Ade Fakih Kurniawan Afandi Kurniawan Agnia, Ursa Ainur Selvia Ajustina, Fransiska Al Naquib, Khaira Nazla Alfariz, Ardan Ali, Muhdi Alim Faz, Ahmad Andi Rosa Aprilia Musawamah Ari Septianingtyas Purwandhini Azis Arifin Azis Arifin Barkah, Barkah Dadang Maskur Deni Wahyudi Dwi Pangestu, Angger Endad Musaddad Endang Saeful Anwar EVA SYARIFAH WARDAH Faidza, Haura Nadine Nayla Farih, Awan Farindra Eka Putra Fateha, Tazkia Nur Fathul Mu'in Faz, Ahmad Alim Firdaos, Rizal Fitriyani, Dina H. S. Suhaedi Haromain, Imam Hidayat, Angga Pusaka Iffan Ahmad Ghufron Ilzamudin Ingga Iltizamah, Ainun Irawati, Tri Novita Irhamsyah Putra Irma Suryaningsih Isna Tsania El-Habsa Jannah, Raudotul Kamilah, Siti Waspiatul Khaira Nazla Naquib Khalishah, Putri Khoirul Huda Kholilullah, Kholilullah Khozin Khozin Koyimah, Koyimah Kriswanto Kriswanto, Kriswanto Makhzumi Masykur Mohamad Hudaeri Mohamad Shofin Sugito Muhammad Alif Muhammad Astra Muhammad Atsiil Al Ahnaf Muhammad Masruri, Muhammad Muhammad Raihan Syahid Muhammad Rif'at Farid Jamali Muhdi Ali Muhlisin, Helmi Mujib MT, A. Mumtaz Muizza, Muhammad Ahmad Mus’idul Millah Nabila, Putri Hudani Naysa Buri Nengsih, Jun Nur Amaliyah Nurcholish Fairuzabady Nurizal Ismail Permatasari, Murnia Andini Qithrotun Nida Aulia Qithrotun Nida Aulia Rizky Aula Rizqiyatil Izza, Ita Ela Rohmatallah, Syahru Royani, Ahmad Salam, Dikriyah Salim Rosyadi Saputra, Muhamad Rama Saputra, Yogi Damai Sa’ad, Suadi Siti Nurlaila, Siti Soimah, Jahrotu Suadi Sa’ad Supe’i Supriyadi, Yayat Syamsu, Nouval Syarifudin, Encep Tamimi Setia Alam Taufik, Edi Rahmat Uswatun Hasanah Waesul Kurni Zahra, Siska Adelia Zohriah, Anis