p-Index From 2021 - 2026
8.809
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUKUM Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal KALAM KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam Wardah An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial Jurnal Tamaddun Medina-Te : Jurnal Studi Islam Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam ALQALAM Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Aqlania Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JURNAL EDUCAZIONE : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling TAJDID Al-Bukhari: Jurnal Ilmu Hadis GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Holistic Al-Hadis : Jurnal Studi Hadis, Keindonesiaan, dan Integrasi Keilmuan Al-Fath Tsaqofah: Jurnal Agama dan Budaya MUAMALATUNA Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Staatsrecht: Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Bashirah Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Journal of Innovative and Creativity Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Al-Muhith : Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Journal of Knowledge and Collaboration TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan Tadhkirah: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah INTERNATIONAL JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (INJOSS) INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER) International Journal of Social and Education (INJOSEDU) JUTEQ (JURNAL TEOLOGI & TAFSIR) Proceeding of International Conference on Cultures & Languages
Claim Missing Document
Check
Articles

Unraveling the Meaning of Faith in the Era of Digitalization: A Literature Study of the Religious Evolution of the Post-Millennial Generation Ali, Muhdi; Al Ayubi, Sholahuddin; Sa’ad, Suadi
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 22 No 1 (2025): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v22i1.10264

Abstract

The digitalization of society has become the main catalyst for the transformation of the religious beliefs of Generation Z, who grew up in an era of rapid technological and information progress. This article examines the impact of digital interactions on Generation Z's religious understanding and behavior, with a particular focus on how this group accesses, understands, and articulates their beliefs. A qualitative approach based on a literature review reveals that Generation Z tends to adapt traditional religious values to a digital context, thereby forming a more inclusive and personal religious identity. This generation tends to favor pragmatic, results-oriented spiritual practices, allowing for a more flexible approach to religious exploration. Social media plays an important role in accessing information and building communities related to religion, although social media can also present challenges such as misinformation. As a result, understanding faith in the digital era is becoming increasingly complex, requiring individuals to have strong digital literacy to navigate the diversity of available religious information and build authentic spiritual interpretations in the context of their modern lives.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINTIFIK BERBANTUAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KUBUS DAN BALOK KELAS VII MTs DARUL MUKHLASIN Hasanah, Uswatun; Sholahuddin Al Ayubi; Tri Novita Irawati
Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2023): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/nabla.v8i1.252

Abstract

Penelitian menerapkan metode pembelajaran saintifik berbantuan alat peraga untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi kubus dan balok di MTs Darul Mukhlasin. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 28 siswa sebagai responden. Dua siklus pelaksanaan dilakukan dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil tes pada siklus I menunjukkan rata-rata nilai 78,5%, dengan 20 siswa tuntas KKM dan 8 siswa tidak tuntas. Pada siklus II, rata-rata nilai siswa mencapai 81%, dengan 26 siswa tuntas KKM dan 2 siswa tidak tuntas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran saintifik berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Model ini memicu minat dan keterlibatan siswa, menjadikan mereka lebih aktif dan termotivasi. Pengamatan pada siklus I dan II menunjukkan peningkatan hasil belajar, dengan nilai rata-rata meningkat dari 70,6% pada prasiklus menjadi 81% pada siklus II.
Empowered Women In The Digital Era: Leveraging Social Media For Change Salam, Dikriyah; Sholahuddin Al Ayubi
Bashirah Vol 6 No 1 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i1.961

Abstract

Women have a very significant role in various areas of life, including social, cultural, and economic. However, gender injustice remains a significant global problem, where women often face discrimination in the areas of education, employment, and health. This research aims to explore how women use social media as a means to fight for gender equality and reduce the influence of patriarchy. By applying a qualitative approach and thematic analysis of the hadith, this study identifies women's understanding and experiences in the digital world, and connects them to the teachings of Islam that support their positions and roles. The findings of the study suggest that social media serves as a platform to spread kindness, strengthen social relationships, and prevent abuse, while providing opportunities for women to emerge as leaders in modern society. This study emphasizes the importance of women's empowerment and the achievement of gender equality as key factors in realizing sustainable and inclusive development.
Ekologi Sosial dalam Perspektif Hadis Rizky Aula; Sholahuddin Al Ayubi
TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): TADHKIRAH : Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/tadhkirah.v2i2.220

Abstract

This study examines social ecology from the perspective of hadith science ('ulum al-hadith), focusing on methodological analysis of prophetic traditions related to environmental and social issues. Using hadith criticism methodology, this research analyzes the authenticity, context, and semantic dimensions of ecological hadiths to construct a comprehensive framework of Islamic environmental ethics. The study applies classical hadith evaluation criteria including sanad analysis, matn criticism, and contextual interpretation to examine how prophetic traditions address the intersection of social and ecological concerns. Findings indicate that authentic hadiths provide a robust foundation for social ecological principles, with particular emphasis on stewardship (khilafah), balance (mizan), and distributive justice in resource management. This research contributes to the development of hadith-based environmental jurisprudence and offers methodologically sound approaches to understanding Islamic ecological ethics.
Feminisme Islam: Pembaharuan Pemikiran tentang Gender dalam Perspektif Ajaran Al-Qur'an Rohmatallah, Syahru; Royani, Ahmad; Ayubi, Sholahuddin Al; Rosa, Andi
SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies Vol 5 No 1 (2025): June
Publisher : The Center for Gender and Children Studies, the Institute for Research and Communing Service, State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/spectrum.v5i1.1380

Abstract

Feminisme Islam merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk memahami dan menginterpretasikan kembali ajaran-ajaran dalam Islam mengenai isu-isu gender, dengan fokus pada kesetaraan dan keadilan. Pembaharuan pemikiran tentang gender dalam perspektif ajaran Al-Qur'an bertujuan untuk menyingkap makna hakiki dari teks-teks suci yang seringkali diinterpretasikan secara patriarkal. Dalam konteks ini, Al-Qur'an dihadirkan sebagai sumber yang dapat memfasilitasi pemahaman lebih mendalam terkait posisi perempuan dalam Islam, yang tidak hanya terbatas pada aspek sosial dan hukum, tetapi juga spiritual. Melalui pendekatan tafsir kontekstual dan historis, pemikiran feminisme Islam berusaha untuk mengurai konsep kesetaraan gender dengan menekankan pada hak dan kewajiban yang adil, serta menyoroti kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. Pembaharuan ini memberikan peluang untuk meredefinisi peran perempuan dalam masyarakat Muslim, menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber yang tidak hanya relevan, tetapi juga progresif dalam menghadapi tantangan zaman. Sehingga, gerakan feminisme Islam berupaya menghapuskan ketidakadilan berbasis gender yang masih berlangsung, sembari menegaskan bahwa Islam sebagai agama rahmatan lil-‘alamin, membawa pesan kesetaraan bagi seluruh umat manusia, baik pria maupun wanita.
Hari Kiamat dalam Perspektif Hadis Muhammad Rif'at Farid Jamali; Sholahuddin Al Ayubi
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2025): Juni: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v3i3.1175

Abstract

This study examines the concept of the Day of Judgment in Islam based on the Prophet Muhammad’s ﷺ hadiths, which serve as primary sources explaining the minor and major signs preceding the end times, providing moral and spiritual guidance for Muslims. Using a qualitative method and library research, authentic hadiths from collections such as Sahih al-Bukhari and Sahih Muslim were thematically analyzed to understand their relevance and moral messages. The findings confirm that the Day of Judgment is an inevitable event preceded by signs meant to warn believers to strengthen their faith and spiritual readiness amid moral decline and the loss of religious knowledge due to the passing of scholars. Friday holds a special status as a sacred day and the time when the Day of Judgment will occur, while certain groups of steadfast and sincere believers will receive Allah’s protection on that day. Overall, these teachings emphasize the importance of maintaining faith, righteous deeds, and Islamic brotherhood as essential preparation for salvation in both this world and the hereafter.
Structural Causes of Social Inequality in Indonesia: A Critical Analysis of Justice and Policy Failure Faidza, Haura Nadine Nayla; Al Ayubi, Sholahuddin
Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 8 No. 1 (2025): Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir
Publisher : Jawa Timur: Prodi. Ilmu Al Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin IAI Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alfurqon.v8i1.3505

Abstract

Social inequality in Indonesia remains a persistent issue, rooted in structural problems within economic and political systems that fail to deliver justice for all citizens. This study aims to critically examine how state economic policies, unequal wealth distribution, and limited access to public services have deepened social disparity. Using a qualitative approach, it evaluates policy shortcomings and explores the consequences of asymmetrical socioeconomic structures on distributive justice. The findings reveal that policies often favoring elite groups exacerbate inequality and restrict equitable access to education, healthcare, and employment opportunities. In addition to policy analysis, this research employs a textual and contextual study of Qur’anic verses on justice (al-‘adl, al-qisṭ) to offer an Islamic ethical perspective on social justice. The study argues that Islamic teachings advocate for a just socio-economic order and that integrating such values into policymaking could address systemic injustice. This research contributes to a more holistic understanding of inequality by bridging critical policy analysis with Qur’anic moral frameworks.
Cina Benteng: Pembauran Dalam Masyarakat Majemuk di Banten Ayubi, Sholahuddin Al
KALAM Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v10i2.4

Abstract

Artikel ini mendiskusikan tentang pembauran dan intetegritas etnis Tionghoa di wilayah Benteng (Sebutan untuk Tangerang). Tulisan ini berangkat dari sebuah asumsi bahwa dalam pola-pola pembauran di tingkat lokal seringkali ditemukan nilai positif yang bisa dikembangkan. Dengan demikian tulisan ini bertujuan untuk menawarkan contoh kasus sebagai alternatif solusi dalam menangani konflik-konflik etnisitas dengan berbagai dinamikanya, baik dalam perspektif politik, ekonomi, maupun dimensi sosial-kemasyarakatan secara simultan. Dengan pendekatan yang holistik, tulisan ini melihat konsep pembauran, agama dan integritas, sebagai suatu keseluruhan (holistik) dalam sistim sosial dan sistim budaya. Data-data dalam tulisan ini kemudian di analisis secara kualitatif dengan menggunakan teori-teori yang ada. Sebagai hasil analisis, ditemukan adanya dua kelompok besar pembauran etnis Cina Benteng ini: yaitu kelompok Asimilasi dan kelompok Integrasi. Kelompok asimilasi menginginkan pembauran etnis Cina Benteng dalam masyarakat dengan menghilangkan identitas dan budaya asal menjadi satu masyarakat yang satu dan seragam (melting pot). Sedangkan kelompok integrasi menginginkan pembauran etnis Cina Benteng dalam masyarakat tanpa harus menghilangkan identitas atau budaya asalnya.
NEGOTIATING IDEAL PIETY IN DIGITAL AGE: A MIXED-METHODS STUDY ON MUSLIM CYBER ETHICS IN INDONESIA Jannah, Raudotul; Al Ayubi, Sholahuddin
KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam Vol. 17 No. 1 (2025): Communication & Digital Ethics
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jurkom.v17i1.13904

Abstract

This study investigates the ethical dissonance between ideal Islamic piety and digital behavior among Indonesian Muslims. Employing a mixed-methods approach, the research draws on quantitative data from over 100 Muslim academics and qualitative insights from 15 in-depth interviews and digital ethnography. Findings reveal a gap between ethical awareness and practice in digital spaces, particularly misinformation sharing, viral trends, and uncritical engagement with religious influencers. Furthermore, the study highlights a shift in religious authority from institutional scholars to popular digital preachers, not always grounded in scholarly credibility. The concept of adaptive piety is introduced as a context-sensitive ethical response to digital challenges. The study contributes to contemporary Islamic ethics by offering a grounded framework that bridges normative Islamic principles with the sociotechnical complexities of the Global South.
Kemiskinan dalam Al-Qur'an: Perspektif Spiritual dan Pemberdayaan Ekonomi dalam Konteks Sosial Kontemporer Nurlaila, Siti; Al Ayubi, Sholahuddin; Zahra, Siska Adelia; Soimah, Jahrotu; Nabila, Putri Hudani
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 4, No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v4i2.5333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari masalah kemiskinan dari sudut pandang Al-Qur'an, dengan menekankan dua aspek utama: spiritualitas dan pemberdayaan ekonomi dalam konteks sosial kontemporer yang dinamis. Fokus penelitian terletak pada pemahaman yang menyeluruh tentang konsep kemiskinan dalam Al-Qur'an dan implementasinya sebagai tanggapan terhadap masalah struktural dan moral yang melampaui dimensi ekonomi semata. Secara metodologis penelitian ini menerapkan metode kualitatif berbasis studi literatur dengan teknik tafsir tekstual untuk ayat-ayat yang relevan. Selain itu, hasil empiris tentang pemberdayaan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam dikuatkan melalui kajian komparatif. Studi ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an melihat kemiskinan sebagai fenomena yang memiliki berbagai aspek: ekonomi, sosial, dan spiritual. Upaya penanggulangannya tidak hanya melalui pendekatan karitatif jangka pendek, tetapi melalui transformasi struktural berbasis keadilan distributif. Nilai-nilai etis seperti "adl", yang berarti keadilan, ta‘awun, dan iḥsan yang berarti kebaikan berkelanjutan, mendorong instrumen redistribusi kekayaan seperti zakat, infak, dan sedekah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memasukkan nilai spiritual ke dalam kebijakan sosial-ekonomi adalah cara penting untuk membangun sistem keadilan yang berkelanjutan. Penelitian ini juga menyarankan untuk membangun model pemberdayaan ekonomi yang kontekstual dan aplikatif, tetap berpegang pada prinsip-prinsip Qur'ani yang universal dan transformatif.
Co-Authors Aceng Murtado Ade Fakih Kurniawan Ade Kosasi Afandi Kurniawan Ahmad Zaini Aidil Fitri Ainun Ingga Iltizamah Ainur Selvia Al Naquib, Khaira Nazla Alfariz, Ardan Alim Faz, Ahmad Andi Rosa Angga Permana Angger Dwi Pangestu Anita Dewi Rachmawati Aprilia Musawamah Ari Septianingtyas Purwandhini Arif Rahman Azis Arifin Azis Arifin Barkah, Barkah Dadang Maskur Deni Wahyudi Dina Fitriyani Endad Musaddad Endang Saeful Anwar Entol Zaenal Muttaqin EVA SYARIFAH WARDAH Fadhillah, Fauzan Fahd Faidza, Haura Nadine Nayla Farih, Awan Farindra Eka Putra Fateha, Tazkia Nur Fathul Mu'in Faz, Ahmad Alim Firdaos, Rizal Fitriyani, Dina Fransiska Ajustina H.S. Suhaedi Haromain, Imam Helmi Muhlisin Hidayat, Angga Pusaka Ida Mursidah Iffan Ahmad Ghufron Iffan Ahmad Gufron Iin Inayatul Ummah Ilzamudin Irawati, Tri Novita Irfan Padlian Syah Irhamsyah Putra Ismail Maulana Pebiansyah Isna Tsania El-Habsa Jamadi Jannah, Raudotul Jiddan, Adam Mustaqim Kamilah, Siti Waspiatul Khaira Nazla Naquib Kholilullah Kholilullah Khozin Khozin Koyimah, Koyimah Latip Ridwan Makhzumi Malik Subkan Marjuki, Akhmad Masbuang Masykur Mega Alif Marintan Mohamad Hudaeri Mohamad Shofin Sugito MUHAMAD AFIF Muhamad Arsudin Muhammad Alif Muhammad Astra Muhammad Atsiil Al Ahnaf Muhammad Fahrul Ihsan Muhammad Faris Muhammad Gufron Muhammad Masruri, Muhammad Muhammad Raihan Syahid Muhammad Rif'at Farid Jamali Muhammad Sapi’i Muhammad Shalahudin Ali Muhammad Syauqi Arinalhaq Mujib MT, A. Mumtaz Muizza, Muhammad Ahmad Mus’idul Millah Nabila, Putri Hudani Nagib Romadhony Naysa Buri Nazib, Azlan Nengsih, Jun Nita Anggraeni Nouval Syamsu Nur Amaliyah Nurcholish Fairuzabady Nurizal Ismail Permatasari, Murnia Andini Putri Khalishah Qithrotun Nida Aulia Qithrotun Nida Aulia Rizky Aula Rizqiyatil Izza, Ita Ela Rof Rof Galih Samudra Rohmatallah, Syahru Royani, Ahmad Salam, Dikriyah Salim Rosyadi Saputra, Muhamad Rama Saputra, Yogi Damai Sa’ad, Suadi Siti Nurlaila, Siti Soimah, Jahrotu Suadi Sa'ad Suadi Sa'ad Suadi Sa’ad Sulistiawati Taning Asih Supe’i Supriyadi, Yayat Suryaningsih, Irma Syarifudin, Encep Tamimi Setia Alam Taufik, Edi Rahmat Thoriq Islami Ursa Agnia Usnia Usnia Uswatun Hasanah Waesul Kurni Zahra, Siska Adelia Zohriah, Anis Zulkifli Reza Fahmi