p-Index From 2021 - 2026
9.653
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Indonesia Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Metodik Didaktik RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu AT-TA`DIB JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Sivitas : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Kolaboratif Sains Bulletin of Pedagogical Research Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education (IJOCSEE) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) jabdimasunipem Jurnal Citra Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of the Integration of Spaced Repetition and Quizlet on English Speaking Skills at the Elementary School Level Renata Dwi Iswanti; Indah Nurmahanani; Nadia Tiara Antik Sari
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 10, No. 3, July - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i3.6121

Abstract

This study aims to investigate the influence of the Spaced Repetition (SR) method assisted by Quizlet media on the improvement of English speaking skills of elementary school students. The research design used a quasi-experiment with Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of two groups: the experimental group that was taught with the integration of SR and Quizlet, and the control group that was taught by the Direct Instruction/Shadowing method. Students' initial abilities are measured through the pretest, and the final achievement through the same posttest. The results of the descriptive analysis showed a more significant increase in the experimental group. The mean increased from 62.96 to 84.07 (a difference of 21.11 points), while the control group only increased from 58.34 to 72.41 (difference of 14.07 points). A decrease in standard deviation in the experimental group (9,935 to 9,043) indicated a better equitable distribution of abilities. The results of the inferential statistical test reinforce these findings. The Independent Sample T-Test on the posttest data yielded a significance value of p = 0.001 (p < 0.01), which proves a statistically significant difference in improvement between the two groups. Simple linear regression analysis revealed that the SR-Quizlet method was a strong predictor of ability improvement, with a contribution of 64.7% (Coefficient of Determination R² = 0.647). It was concluded that the integration of the Spaced Repetition method and Quizlet media was effective and superior in improving the English speaking skills of elementary school students compared to conventional methods. This success is supported by a synergistic three-phase learning syntax: (1) reinforcement of early memory through a multisensory approach, (2) consolidation of long-term memory through gamified Spaced Repetition and Active Recall, and (3) improvement of productive skills through contextual application. This study recommends this model as an innovative, evidence-based strategy for teaching speaking at the elementary level.
MEMBANGUN GENERASI GEMAR MEMBACA MELALUI KEGIATAN WORKSHOP LITERASI YANG INSPIRATIF DAN MENYENANGKAN Indah Nurmahanani; Moza Prameswari Ramadhani; Adya Pramudya Dwi Permata Radianty; Renata Dwi Iswanti; Afrilia Afrilia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menjadi faktor utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, namun rendahnya minat baca pada siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan yang pelu diperhatikan. Melalui kegiatan workshop literasi yang inspiratif dan menyenangkan, dilakukan upaya untuk menumbuhkan minat baca siswa dengan menghadirkan aktivitas kreatif seperti pengenalan literasi digital melalui Literacy Cloud dan Let’s Read, kuis interaktif menggunakan Kahoot, serta penulisan resensi pada kertas berbentuk daun yang ditempelkan pada pohon literasi. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 4–6 dan dilaksanakan secara partisipatif selama satu hari. Evaluasi berdasarkan keaktifan siswa, hasil kuis, dan kualitas resensi menunjukkan adanya peningkatan antusiasme, keterlibatan, serta pemahaman terhadap bacaan. Program ini membuktikan bahwa workshop literasi yang dipadukan dengan media kreatif dan teknologi digital efektif sebagai strategi alternatif dalam meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa sekolah dasar.
The Effect of the Cooperative Model of Teams Games Tournament (TGT) Assisted by Wordwall Media on Improving the Initial Reading Ability of Elementary School Students Adya Pramudya Dwi Permata Radianty; Indah Nurmahanani; Nadia Tiara Antik Sari
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 10, No. 3, July - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i3.6123

Abstract

This study was motivated by the low reading skills of lower grade students, characterized by difficulties in recognizing letters, reading syllables, and reading comprehension. This study aims to determine the effect and improvement of the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by wordwall media on improving students' reading skills. The study used a quasi-experimental method with a Nonquivalent Control Group Design. There were 58 first-grade students participating in the study, divided into class I A with 28 students as the experimental class and class I B with 30 students as the control class. The instrument used was the EGRA test. Data analysis included normality and homogeneity tests, N-Gain calculations, and T-tests. The results showed that the experimental class experienced an increase in early reading skills with an average N-Gain of 0.65, higher than the control class at 0.31. In addition, the T-test results showed a sig value < 0.05, which means there was a significant difference between the two classes. Thus, the TGT learning model assisted by wordwall media is effective in improving the early reading skills of first-grade students.
Eksplorasi Nilai Budaya Kaulinan Barudak Sunda Pada Permainan Oray-Orayan Dalam Pembelajaran Di SD: Exploration of the Cultural Values of Sundanese Barudak in the Oray-Orayan Game in Elementary School Learning Sahrany Nurmalasari; Aida Nurasyipha; Laila Puspita; Rita Nuraeni; Indah Nurmahanani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11048

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya eksistensi kaulinan barudak Sunda akibat perkembangan teknologi digital, sehingga nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional mulai kurang dikenal oleh anak-anak. Salah satu permainan tradisional yang memiliki nilai budaya dan edukatif adalah permainan oray-orayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional oray-orayan serta relevansinya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui kajian terhadap berbagai artikel ilmiah dan literatur yang relevan mengenai permainan oray-orayan dan nilai budaya dalam pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis isi dengan mengelompokkan data berdasarkan indikator nilai budaya, yaitu nilai moral, nilai kearifan lokal, dan nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan oray-orayan mengandung nilai moral berupa sikap saling menghargai dan kebersamaan, nilai kearifan lokal berupa pelestarian budaya Sunda melalui bahasa, lagu, dan tradisi permainan, serta nilai karakter berupa kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab. Selain itu, permainan oray-orayan memiliki potensi sebagai media pembelajaran kontekstual yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar. Dengan demikian, permainan tradisional oray-orayan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sebagai upaya penguatan pendidikan karakter sekaligus pelestarian budaya lokal.
PENGGUNAAN TERMINOLOGI GAME ONLINE DALAM BAHASA LISAN GENERASI ALPHA Salsa Rutanti; Carissa Noverina; Nabila Zahratun Nisa; Indah Nurmahanani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58765

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan maraknya game online mendorong munculnya variasi bahasa baru pada Generasi Alpha, termasuk dalam komunikasi lisan sehari-hari. Namun, kajian mengenai penggunaan terminologi game online pada anak usia sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk terminologi game online, menganalisis makna kontekstualnya, serta menjelaskan fungsi sosial penggunaannya dalam komunikasi lisan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif analitik. Subjek penelitian adalah siswa kelas III sekolah dasar (usia 8–9 tahun) yang aktif menggunakan istilah game dalam interaksi sehari-hari. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan perspektif sosiolinguistik dan konsep neologisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah seperti sigma, rizz, sus, NPC, GOAT, dan slay digunakan secara aktif dalam komunikasi lisan di luar konteks permainan. Secara linguistik, istilah tersebut terbentuk melalui proses neologisme, seperti peminjaman, akronim, pemendekan, dan pergeseran makna. Secara sosiolinguistik, penggunaannya berfungsi untuk membentuk identitas, mengekspresikan emosi, membangun solidaritas, serta meningkatkan efisiensi komunikasi. Selain itu, makna istilah bersifat kontekstual dan dibentuk melalui interaksi sosial antarpenutur. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa gamer merupakan variasi bahasa yang dinamis dan terintegrasi dalam praktik komunikasi Generasi Alpha. Penelitian ini menegaskan bahwa pengaruh budaya digital tidak hanya menghasilkan kosakata baru, tetapi juga membentuk pola makna dan fungsi sosial bahasa dalam kehidupan sehari-hari anak.
EKSISTENSI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN BAHASA LISAN ANAK SEKOLAH DASAR Andita Pratiwi; Chairin Zahra Alkautsari; Chintia Ananda Gusti; Indah Nurmahanani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58769

Abstract

Warisan budaya permainan engklek dapat membantu perkembangan bahasa lisan siswa sekolah dasar. Dengan perkembangan teknologi digital, anak-anak semakin jarang bermain permainan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana permainan engklek mempengaruhi perkembangan bahasa lisan siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Metode penelitian ini menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan engklek membantu komunikasi, interaksi sosial, kerja sama, dan penyebaran ide. Selama permainan, siswa dapat lebih aktif berbicara dan mendengarkan. Siswa juga lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan teman sebaya karena suasana belajar yang menyenangkan.
ANALISIS SOSIOLINGUISTIK: VARIASI BAHASA DALAM GAYA KOMUNIKASI MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS PURWAKARTA Kamiliya Nailah Fitri; Laras Ayu Syahrani; Sherina Herdiana Putri; Indah Nurmahanani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13735

Abstract

This study aims to analyze language variation in the communication styles of students of the Primary School Teacher Education Program at Universitas Pendidikan Indonesia Purwakarta Campus through a sociolinguistic approach. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. The subjects consisted of six students from the 2023 and 2024 cohorts selected using purposive sampling techniques. Data were collected through semi-structured interviews, non-participant observation, and documentation in the form of digital conversations and social media captions. Data analysis used an interactive model consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while triangulation techniques were applied to ensure data validity. The findings indicate that students use flexible language variations depending on the context and interlocutors. In formal situations, students tend to use standard Indonesian, while in informal situations they frequently use slang, regional languages, and code-mixing with English. These language variations are influenced by socio-cultural backgrounds, peer environments, and social media influences. The use of language variation reflects students’ linguistic adaptability and communicative competence in various communication contexts. However, excessive use of informal language in academic settings needs attention to maintain effective, clear, and professional communication in learning activities.
INTEGRASI 7 POE ATIKAN HARI AJEG NUSANTARA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS NARASI DI SEKOLAH DASAR Alvin Muhammad Fauzi; Cantika Sri Agustin; Khosyi Anindya Chotimah; Nadia Haeriska; Indah Nurmahanani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13750

Abstract

This study was motivated by reading instruction in elementary schools that still focuses on cognitive aspects and has not optimally integrated character values, particularly nationalism and love for local culture. This study aimed to describe and analyze the integration of Ajeg Nusantara values in the 7 Poe Atikan program within narrative text reading instruction in elementary schools. The study employed a qualitative approach with a descriptive analytical method. The research subject was a fourth-grade elementary school teacher, while data were collected through in-depth interviews. The data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the integration of Ajeg Nusantara values was carried out through habituation activities, the selection of narrative texts themed around Nusantara culture, and the connection of learning materials with students’ real-life experiences. The integration was able to develop students’ moral knowing, moral feeling, and moral action. In addition to improving literacy skills, the learning process also fostered pride in local culture, tolerance, discipline, and created a more active classroom atmosphere that respected diversity.
ANALISIS KOSAKATA DONGENG “SI KABAYAN JADI DUKUN” DALAM KEMAMPUAN BERBAHASA SUNDA SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR Aldavia Thursina; Febby Deca Lestari; Meyra An Najmi; Nabila Wanda Yusela; Indah Nurmahanani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13964

Abstract

This study aims to analyze the vocabulary found in the folktale Si Kabayan Jadi Dukun and its relation to the Sundanese language skills of elementary school students. Sundanese folktales are one form of regional literature that can be utilized as a medium for language learning because they contain vocabulary, expressions, and cultural values closely related to the daily lives of the Sundanese community. This study employed a descriptive-analytical method with a literature study approach. Data were obtained through the examination of various sources, such as books, scientific journals, articles, and documents related to Sundanese folktales, vocabulary, and Sundanese language learning in elementary schools. The results show that the folktale Si Kabayan Jadi Dukun contains a variety of Sundanese vocabulary that is communicative, contextual, and reflective of Sundanese cultural values. The vocabulary found in the folktale can be used to improve students’ listening, speaking, reading, and writing skills. In addition, the use of regional folktales in learning activities can help increase students’ interest in the Sundanese language and support the preservation of regional culture. Therefore, Si Kabayan Jadi Dukun has strong potential as a relevant and educational source for Sundanese language learning for elementary school students.
ANALISIS DAMPAK BAHASA SUNDA SEBAGAI BAHASA IBU TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR shela permata; Rufaidah Mutiah; Nurul Deviyanti; Indah Nurmahanani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14052

Abstract

Dominasi penggunaan Bahasa Sunda dalam komunikasi harian menciptakan tantangan bagi siswa sekolah dasar saat dituntut menggunakan Bahasa Indonesia secara formal. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis dampak Bahasa Sunda (L1) terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia (L2) siswa di SDN 6 Sindangkasih melalui metode studi kasus. Data dianalisis menggunakan model Strauss dan Corbin berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan empat dampak utama: interferensi linguistik (campur kode dan aksen), kesenjangan gender dalam kecepatan adaptasi, hambatan kognitif (processing lag), serta respon pedagogis guru. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bahasa ibu berperan ganda sebagai penghambat sekaligus jembatan kognitif yang vital. Disarankan penerapan pendekatan pembelajaran yang inklusif dan ramah bahasa daerah untuk meningkatkan efektivitas penguasaan Bahasa Indonesia siswa tanpa mengesampingkan identitas budaya.
Co-Authors Acep Ruswan Acep Ruswan Acep Ruswan Adrias Adya Pramudya Dwi Permata Radianty Afrilia Afrilia Ahmad, Alifia Nur Azizah Habibillah Aida Nurasyipha Aldavia Thursina Alfat, Virlee Isfalana Alfiana Nurussama Alsina Raisa Dzakira Robbaniah Althamiranda, Alfira Alvin Muhammad Fauzi Andita Pratiwi Andoyo Sastromiharjo Anggia, Yosi Anggita Okthaviani Anggun Nur Andiany Anisa Putri Mulyaningsih Anti Damayanti Kosasih Apriliyani, Annisa Aulia Fitri Syahidah cantika sri agustin Carissa Noverina Chairin Zahra Alkautsari Chintia Ananda Gusti Cintia Marsela D. Wahyudin, D. Dea Aldina Lestari Debi Septiani Dede Wahyudin Desi Karunia Cibro Desta Tiara Rahmawan Dewi Nur Mauliddiah Dian Christine Easter Simanjuntak Eko Rubiyanto Enes Oryza Sativa Erna Suwangsih Erta Alvani Fasha Putri Audina Febby Deca Lestari Febriana, Natasya Ferdiansyach, Achmad Fitri Nur Fa'izah Fitri Rahmida Ghessiani, Luthfiannisa Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Hijri Khoerunnisa Hisny Fajrussalam Jennyta caturiasari Kamiliya Nailah Fitri Khosyi Anindya Chotimah Laila Puspita Lala Amelia Laras Ayu Syahrani Liana Wahyuningsih Liya Lisnawati Mayanti, Iis Meilisa Meyra An Najmi Miana Syifa Mifta Aulia Fitriyani Mila Marliana Moza Prameswari Ramadhani Muhammad Alfigo Mulyani , Srie Munir Munir Munir Munir, Munir Nabila Wanda Yusela Nabila Zahratun Nisa Nabilah, Khairun Nadia Haeriska Nadia Sari Nadia Tiara Antik Sari Nadia Tiara Antik Sari Nadia Tsamrotu Tazkiyah Nahrowi Adjie Nala Kania Nenden Permas Hikmatunisa Neneng Sri Wulan Neneng Sriwulan Nia Rosniati Ninda Washilatul Hasanah Ninis Andini Wafa Tufahati Nur Azhar, Muthia Nurbaiti Syifa Widaningsih Nurbaiti, Nisrina Nurdiansyah Nuroh, Rofatan Nurrohmat, Titin Nurul Deviyanti Nyimas Amelia Andri Oksanti, Mila Primanita Sholihah Rosmana Primanita Sholihah Rosmana Putri, Basya Amaral Tidya Rachmi Amalia Syafia Syams Rahman, Elsa Amelia Rajasa, Gilang Rayhansyach Genevieve Kurniawan Renata Dwi Iswanti Rita Nuraeni Robin, Shavega Julia Roka, Rania Rosmana, Primanita Sholihah Rufaidah Mutiah Ruswan, Acep Sahrany Nurmalasari Salsa Rutanti Salsabilla, Maghfira Sari, Nadia Tiara Antik Setianingsih, Desti shela permata Sherina Herdiana Putri Sholihah Rosmana, Primanita Sholihah Rosmana, Primanitas Siti Aisyah Sofyan Iskandar, Sofyan Solihin, Agisni Maulina Syavaqilah, Widia Syifaul Fuada Tazqiyah Rimba Mazid Nugraha Tiara Antik Sari, Nadia Tiara Yogiarni Tiara Yogiarni Ulhaq, Sintia Wangsa, Aisyah Nina Widia Triyana Wina Mustikaati Yayan M.A Nurbayan Yuni Widianingsih Yuwan Fijar Anugrah Zuraida Juniar Nastiti