p-Index From 2021 - 2026
10.757
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Islam Futura Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Shautut Tarbiyah FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam SABILARRASYAD Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Fitrah: International Islamic Education Journal Cybernetics: Journal of Research and Educational Studies Fitrah: Journal of Islamic Education Continuous Education : Journal of Science and Research Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences IDARAH : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan Madani: Multidisciplinary Scientific Journal SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Journal of Social Work and Science Education FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

The Values of Islamic Education in the Traditional Wedding Ceremony of the Karo Tribe Barus, Ari Pramaji; Budianti, Yusnaili; Arsyad, Junaidi
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 5 No 1 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i1.3313

Abstract

This study aims to analyze what processions are relevant to Islamic education's values and the values of Islamic education in traditional ceremonies of the Karo tribe in Aji Baho Village, Biru-Biru District, Deli Serdang Regency. This research is qualitative with a phenomenological approach. The source of the data used is primary data collected directly by researchers, namely data obtained from informants, namely the Head of Aibaho Village, Community Leaders of Ajibaho Village, Several People of Ajibaho Village, Biru-Biru District, Deli Serdang Regency. The secondary data are village archives, records of observations, and several other documents related to research in Ajibaho village, Biru-Biru District, Deli Serdang Regency. The results of the study were. First, the procession was divided into 2, namely pre-marriage (the stage of nungkuni kata, ngembah belo selembar, nganting manuk) and the wedding procession (process rose, reconnaissance pedah-pedah / luah, prayer congratulations, traditional work perjabun singuda, belo selembar, man bersama and man sepiring) and second, the value of education in ceremonies that contain the value of tawhid, worship, morals, ukhuwah. According to the researchers' analysis, the procession and the value of education at the ceremony contain prayers, hopes for happiness, health, cheap sustenance, active effort, and obedience to worship. The value of Islamic education in the Karo tribal wedding ceremony can be seen in two processes: the premarital and when the wedding occurs.
Student Problematics in Islamic Education Learning at High School Anisah, Indira Dwi; Arsyad, Junaidi
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 5 No 3 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i3.3690

Abstract

This study aims to describe the problem in the PAI learning process at SMAS Imelda Medan. This type of research is descriptive qualitative. The subject of the study includes 30 students who are selected purposefully. Data are collected through observation, interview, and documentation. Data analysis was performed by following the interactive model of Miles and Huberman with several stages, including data collection, data reduction, display data, and conclusion drawing. Based on the interview and the documentation results, the problem happened because of the lack of student learning interest, the lack of students' understanding of PAI learning, many students who have not been smoothly reading the Qur'an, and fewer professional teachers, and less competent teacher, and limited facilities and infrastructure and environmental problems. Solutions that can be done to fix the PAI learning issue at SMAS Imelda Medan include improving teacher professionalism, infrastructure facilities, and media utilization.
Dinamika Pembelajaran Kitab Kuning (Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Swasta Yayasan Madrasah Pendidikan Islam Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai) Lubis, Julika Sari; Hanum, Azizah; Arsyad, Junaidi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i3.3479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pembelajaran kitab kuning di Madrasah Tsanawiyah Swasta Yayasan Madrasah Pendidikan Islam Sei Tualang Raso Kota Tanjungbala,  metode pembelajaran kitab kuning di Madrasah Tsanawiyah Swasta Yayasan Madrasah Pendidikan Islam Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai, faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran kitab kuning di Madrasah Tsanawiyah Yayasan Madrasah Pendidikan Islam Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Responden utama penelitian ini adalah kepala sekolah, guru Kitab Kuning dan siswa. Adapun Hasil penelitian ini yaitu, perkembangan Pembelajaran Kitab Kuning, Madrasah Tsanawiyah Swasta Yayasan Madrasah Pendidikan Islam Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai. Dinamika pembelajaran kitab kuning terjadi setelah terbitnya SKB 3 menteri, pembelajaran kitab kuning hilang dari kurikulum pembelajaran, kemudian dipulihkan melalui seminar pada tahun 2011 hasil seminar tersebut memutuskan mengembalikan pembelajaran kitab kuning. Sejak saat itulah madrasah ini memiliki dua kurikulum pembelajaran yaitu kurikulum kementerian agama dan kurikulum yayasan. Metode pembelajaran yang dilaksanakan tidak ada perubahan yang siginifkan, metode yang dignuakan dalam pembelajaran kitab kuning yaitu, bandongan, diskusi, dan ceramah, hafalan. Faktor pendukung dan penghambat jalanya pembelajaran kitab kuning ada dua faktor internal dan extsternal. Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Nilai Islam, Gen-Z
Implementasi Etika Akademik di Institut Agama Islam Daar Al Uluum Kisaran Islamy, Pajriah Putri; Budianti, Yusnaili; Arsyad, Junaidi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i5.3900

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan etika akademik di Institut Agama Islam Daar Al Uluum Kisaran, dengan fokus pada tantangan dan keberhasilan dalam menanamkan nilai-nilai inti seperti integritas, kejujuran, kebebasan akademik, kreativitas, dan tanggung jawab sosial dalam kerangka kerja akademik. Etika akademik sangat penting untuk menjaga integritas dan kualitas lembaga pendidikan; namun, banyak laporan menunjukkan adanya penurunan kepatuhan terhadap etika, yang ditandai dengan insiden plagiarisme, pelanggaran, dan pelanggaran etika lainnya. Penelitian ini menyelidiki bagaimana prinsip-prinsip etika ini dimasukkan ke dalam praktik akademik sehari-hari dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi perilaku dan perkembangan mahasiswa dan fakultas. Dengan memeriksa kasus-kasus spesifik pelanggaran etika, seperti plagiarisme dan perilaku yang tidak pantas, penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi praktik etika saat ini di dalam institusi dan mengeksplorasi strategi yang efektif untuk meningkatkan standar etika. Pada akhirnya, penelitian ini berusaha untuk berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang etika akademik, memberikan wawasan yang dapat membantu dalam mereformasi lingkungan pendidikan tidak hanya di universitas Islam tetapi juga di seluruh sektor pendidikan tinggi, memastikan bahwa mereka benar-benar bertindak sebagai mercusuar moral dan etika di masyarakat.
Lektur Klasik Kependidikan Islam Genre Psikologi: Classic Lecture On Islamic Education Psychology Genre Cibro, Andika; Mukti, Abd.; Arsyad, Junaidi
FITRAH: International Islamic Education Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Fitrah: International Islamic Education Journal
Publisher : Published by Center for Research and Community Service (LP2M) in cooperation with the Postgraduate Program of UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/fitrah.v6i1.4081

Abstract

This study aims to explore classical Islamic educational literature within the field of psychology, to be used as a comparative framework or to identify its relevance in the modern era. The research employs a qualitative descriptive approach through library research methods. The findings indicate that psychology has a significant impact on the process of education and learning. Ibn Miskawayh, At-Tabari, and Fakhruddin Ar-Razi are notable classical Islamic figures whose works continue to be studied and developed to this day. Their contributions to psychology hold potential for application in various societal contexts and conditions. The psychological insights of Ibn Miskawayh, At-Tabari, and Fakhruddin Ar-Razi remain relevant and applicable to contemporary Islamic education.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas lektur klasik kependidikan islam pada genre psikologi untuk dapat dijadikan perbandingan atau bahkan ditemukan relevansi pada era modern. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (libraryresearch) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menjelaskan Psikologi memiliki pengaruh besar dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Ibn Miskawayh, At-Tabari dan Fakhruddin Ar-Razi merupakan tokoh islam klasik yang populer dikaji dan dikembangkkan hingga saat ini, ketiganya memiliki karya-karya pada aspek psikologi yang berpotensi dalam sejumlah upaya aktivitas yang dilalui masyarakat di berbagai situasi dan kondisi. Pada kependidikan islam pemikiran Ibn Miskawayh, At-Tabari dan Fakhruddin Ar-Razi tentang psikologi masih relevan untuk diterapkan dimasa sekarang.
Role as A Consultant For Islamic Extension in Empowering The Taklim Assembly in Talawi District, Batubata Regency, North Sumatra Province Rudi, Muhammad; OK, Azizah Hanum; Arsyad, Junaidi
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 12, No 2 (2023): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v12i2.12392

Abstract

This article discusses Islamic religious extension workers who act as consultants in empowering the Taklim Assembly in Talawi District, Batubara Regency. Data collection was in the form of observation techniques, interviews and documentation studies. The data obtained in the field is then collaborated with data from the literature study. The technique exhibits the characteristics of qualitative research. The research results obtained were that the Islamic Religious Counselors in the Talawi District, Batubara Regency had and carried out their duties according to their functions. The focus of his duties is in accordance with the provisions set by the Head of the Batubara Regency Office of Religious Affairs. Associated with the taklim assembly, the Islamic Religion Counselor acts as a provider of opinions, directions, advice and solutions regarding the achievement of the functions and objectives of the formation of the Taklim Assembly. Efforts made are: giving advice to always make the Qur'an a way of life, providing solutions for efforts to find leaders from members of the Taklim Assembly, providing advice related to strengthening human relations with Allah and others, providing opinions, instructions, advice and solutions in religious and religious discussion activities, providing directions and solutions to improve the family economy, providing directions related to the development of Islamic arts and culture; and giving advice and directions to love religion, nation and state
Implementasi Ekstrakurikuler Jumat Aktif dalam Mengembangkan Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren Irsyadul Islamiyah Tanjung Medan Hasibuan, Asril Azhari; Arsyad, Junaidi
EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Vol 4 No 1 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Rooiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edui.v4i1.5532

Abstract

This research was motivated by the desire of the boarding school to develop Islamic religious education through active Friday extracurricular activities, such as reciting the Qur'an, al-barzanji, Friday sermons and nasyid. The purpose of this study is to describe how the planning, implementation, evaluation and results of the implementation of active Friday extracurricular activities in developing Islamic religious education. This research uses a qualitative approach with descriptive analysis. Data sources or informants are school principals, supervising teachers, students and parents of students. The data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation. The results of this study reveal that 1) This active Friday extracurricular activity can develop Islamic religious education. This active Friday extracurricular activity can develop Islamic religious education, this can be seen from a deep understanding of the teachings of Islam, forming a deep understanding of the teachings of Islam. understanding of the teachings of Islam, forming the character of students in accordance with the values of Islam and the involvement of students in community activities. values of Islam and the involvement of students in community activities, 2) increasing the development of Islamic religious education apart from the active Friday extracurricular activity program, this activity must be supported by the attention and policies of the school principal, such as providing good facilities, building the character of students according to Islamic values and the involvement of students in community activities. school principal such as providing good facilities, and also a supervising teacher who is an expert in the Friday extracurricular activity program. in the active Friday extracurricular activity program. While the obstacle is the ability of students to vary in understanding the extracurricular material taught at the boarding school. taught at the boarding school
Nilai Pendidikan Karakter Islami Pada Tari Inai Dalam Upacara Adat Pernikahan Masyarakat Melayu Kabupaten Labuhan Batu Utara Pathiyah, Nurul; Hanum OK, Azizah; Arsyad, Junaidi
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v17i1.15432

Abstract

This research aims to analyze the value of Islamic character education contained in the Inai dance in the Malay Community Wedding Ceremony, Kualuh Hilir District, Labuhan Batu Utara Regency. This research uses a qualitative method with a case study approach. The Islamic character education values that are present in the Inai dance at the Malay Community Wedding Ceremony in Labuhan Batu Utara Regency can be seen through eighteen Islamic character values. These eighteen values reflect the existence of Islamic character education messages for the audience. In this case, Inai Dance is not just a medium for cultural performance, but also a medium for learning in relation to the development of individual character education with Islamic characteristics. This henna dance is informal education which together is able to strengthen formal education in the process of strengthening morals and character. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Nilai Pendidikan karakter Islami apa saja yang terdapat pada tari Inai dalam Upacara Pernikahan Masyarakat Melayu Kecamatan Kualuh Hilir Kabupaten Labuhan Batu Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Nilai Pendidikan karakter Islami yang hadir pada tari Inai dalam Upacara Pernikahan Masyarakat Melayu Kabupaten Labuhan Batu Utara dapat dilihat melalui delapan belas nilai karakter islami Kedelapan belas nilai-nilai ini merefleksikan adanya pesan-pesan pendidikan karakter islami bagi para penontonnya. Tari Inai pada hal ini tidak sekedar menjadi medium budaya pertunjukan, tetapi juga menjadi medium pembelajaran dalam kaitannya dengan pengembangan pendidikan karakter individu yang berciri khas islami. Tari inai ini merupakan pendidikan informal yang secara bersama-sama mampu menguatkan pendidikan formal dalam proses penguatan Moral dan karakter.
Adab Peserta Didik Menurut Abdullah Al Haddad Wiguna, Bagus; Arsyad, Junaidi; Hanum, Azizah
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v17i1.15629

Abstract

This research aims to see Abdullah al-Haddad's role in education and his thoughts about student etiquette. This research uses qualitative methods with a library research approach. The data analysis process is carried out by reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results of the research show that from Al-Haddad's perspective, students must have potential in terms of religious spirituality which is in line with Al-Haddad, that education is a way of seeking knowledge given by Allah SWT, knowledge is achieved by increasing devotion to Allah SWT and imitating the Prophet Muhammad in morals in the surrounding environment. Students' manners must also adapt to the Islamic education curriculum which consists of religious basics, philosophical basics, psychological basics and social basics. The educational methods according to Al-Haddad are Targhib (motivation), Tarim (forbid), Tahrij (distance yourself), and Uswah (exemplary). According to Al-Haddad, students must have good manners, good qualities and have good manners towards their teachers. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran Abdullah al-Haddad di dalam pendidikan dan pemikirannya tentang adab peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Proses analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif Al-Haddad peserta didik harus memiliki potensi dalam segi spiritual keagamaan yang sejalan dengan Al-Haddad, bahwa pendidikan sebagai jalan menuntut ilmu yang diberikan Allah Swt., ilmu dicapai dengan semakin meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dan meneladani Rasulullah SAW dalam hal akhlak di lingkungan sekitar. Adab peserta didik juga harus menyesuaikan dengan kurikulum pendidikan Islam yang terdiri dari dasar agama, dasar falsafah, dasar psikologi dan dasar sosial. Adapun metode pendidikan menurut Al-Haddad yaitu Targhib (motivasi), Tarim (melarang), Tahrij (menjauhkan diri), dan Uswah (keteladanan). Peserta didik menurut Al-Haddad haruslah memiliki adab yang baik, sifat-sifat yang baik dan mempunyai adab kepada gurunya
The Concept Of Fitrah Perspective Yasin Mohamed In Fitra's Book: The Islamic Concept Of Human Nature Fauzi, Irfan; Hanum, Azizah; Arsyad, Junaidi
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 7, No 2 (2023): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v7i2.8786

Abstract

This research will explore Yasien Mohamed's Fitrah Theory, to reveal its construction and increase our knowledge about Islamic Education.The main question that will be discussed in this study is how the theory of Fitrah in Islam and Yasien Mohamed's view of nature itself and how this analysis can contribute to the development of Islamic education.The research methodology used is a descriptive and analytical library research method, and the analysis uses content analysis. The main source of this study is Yasien Muhammad's book, Fitrah: The Islamic Concept of Human Nature, which explores his research findings on God's role in giving human nature potential. It was revealed that God acted as the initial cause and passed down the fitrah through genetic inheritance.Based on the Fitrah Theory, the construction of Islamic Education can function as a countermeasure for secularism in the field of Islamic education, and aims to form individuals who have high moral values and character, as guided by the Al-Qur'an.
Co-Authors Abd. Mukti, Abd. Aceh, Yusna Achyar Zein, Achyar Ahyar, Saiful Aldiansyah, Aldiansyah Amiruddin Siahaan Ananda, Rusydi Aniah, Siti Anisah, Indira Dwi Asry, Wina Bahtiar, Achmad Bako, Abdul Aziz Azhar Barus, Ari Pramaji Barus, Muhammad Irsan Basuki, Listari Budianti, Yusnaili Budiman Budiman Cibro, Andika Cibro, Andika Novriadi Dalimunthe, Uswatun Damanik, Muhammad Zein Daulay, Rosul Pilihan Dawolo, Surya Rahmani Dianthiny, Suci Fajri, Samsul Gea, Yusnidar Habibie Ramadhan, Habibie Hanum OK, Azizah Hanum, Azizah Harahap, Halimatussakdiah Hasan Asari Hasibuan, Asril Azhari Hasibuan, Nur Syakinah Hasugian, Nurdalipah HTS, Wike Wijayanti Huda, Abdullah Bill Irfan Fauzi Islamy, Pajriah Putri Khairul Amri Kisworo, Angen Yudho Lahmuddin Lubis Lubis, Anisah Sari Lubis, Julika Sari Lubis, Syaiful Akhyar M. Mahdi Alatas Maisaroh Ritonga Mandasari, Dayanti Mangunsong, Irvan Mardianto Mardianto Maruhawa, Arenibi Maya Sari, Ita Mohd Jamil, Mohd Ridhuan Muhammad Rayhan Muharrir , Muharrir Mukti, Abd Muliyani, Tri Munzir Munzir Munzir, Munzir Musa, Faisal Muslem Muslem, Muslem Muslim Muslim Nahar, Syamsu Nasution, Abdusima Nasution, Hasan Bakti Nawawi Nawawi Nazara, Lily Indra Wirana Nefi Darmayanti Nunu Mahnun Nur Hidayati Nursalimah, Nursalimah OK, Azizah Hanum Pasaribu, Taupik Pathiyah, Nurul Rahmaini, Siti Ramadhani, Havelia Rambe, Syahril Rita Septiani, Rita Rizki Ananda Putra Rudi, Muhammad Saif Aziz, Muhammad Salminawati sapri sapri Shifa, Mawaddatus Siagian, Yessy Tesya Ningsih Siregar, Zulfikar Ali Buto Siti Ardianti Solihah Titin Sumanti, Solihah Titin Subaidi Subaidi, Subaidi Suci Apriani Suherlan, Ano Sutrisno, Sutrisno Suwanto Syafi'i, Iqbal Syamsul Kurniawan Syarifuddin Syarifuddin Telaumbanua, Idam Shaleh Telaumbanua, Nuril Meylani Titin Sumanti, Solihah Umar Faruq Wahdi, Wahdi Wahyudin Nur Nasution, Wahyudin Nur Wiguna, Bagus Zalukhu, Sapran Zebua, Syafrudin Zega, Intan Permata Sari