Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komuikasi Hubungan Masyarakat Dalam Membangun Citra Positif Pada Kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe Adinda Shakira, Salsa; Muhammad Fazil; Subhani; Kamaruddin; Zulfadli
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14213838

Abstract

Informasi dan pemberitaan yang tersebar secara langsung maupun melalui media sosial tentu membawa berbagai dampak positif dan negatif. Kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe merupakan lembaga pemerintah yang memiliki peran penting dalam mengelola masalah keimigrasian di wilayahnya. Humas Kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe memiliki berperan dalam menyampaikan informasi publik, merespon keluhan, isu permasalahan terkait program/kebijakan keimigrasian sangat diperlukan guna membangun citra positif Kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi humas dalam membangun citra positif pada Kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe dan apa saja kendala-kendala yang dihadapi oleh humas kantor imigrasi dalam membangun citra positif tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini juga berfokus pada Komunikasi persuasif dan Image Building. Berdasarkan Model tersebut diperoleh hasil strategi komunikasi humas dalam membangun citra positif yaitu dengan pengembangan segala hal yang berkaitan dengan teknologi termasuk penguatan informasi dengan melakukan sosialisasi secara berkala dan terarah secara langsung, sedangkan melalui media humas kantor imigrasi juga mengembangkan konten-konten yang bersifat informatif dan menghibur masyarakat. Adapun hasil dari hambatan yang di hadapi oleh humas kantor imigrasi yaitu dalam proses penyampaian.
Analisis Kecantikan Perempuan Dalam Akun Youtube Tasya Farasya (Analisis Semiotika Roland Barthes) Julia Firdani; Cindenia Puspasari; Kamaruddin; Muhammad Fazil
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/cendekia.v3i1.180

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Kecantikan Perempuan Dalam Akun Youtube Tasya Farasya (Analisis Semiotika Roland Barthes). Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana makna kecantikan perempuan dalam video make up tutorial di channel YouTube Tasya Farasya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Terdapat dua jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu; Data Primer yang dalam penelitian ini data primernya adalah pilihan scene pada video tutorial make up yang berjudul “Make Up Wisuda Gak Usah ke Salon” dan data sekunder baik itu jurnal, buku, ataupun literatur lainnya yang relevan dengan penelitian. Objek dalam penelitian ini adalah tujuh scene dalam video tutorial make up di channel Youtube Tasya Farasya. Tujuh scene itu dikaji menggunakan semiotika Roland Barthes dengan menganalisis makna penanda (signifier), pertanda (signified), denotatif dan konotatif. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada video yang berjudul “Make Up Wisuda Gak Usah ke Salon”. Dalam penelitian ini penanda dalam sebuah scene atau yang disebut dengan Signifier dapat berbentuk ekspresi atau juga disebut sebagai bentuk medium yang diambil dari sebuah tanda yang dapat berupa bunyi, gambar atau coretan yang dapat dimaknai. Sedangkan penanda dan pertanda kecantikan dalam video make up tutorial yakni ekspresi dari Tasya Farasya yang terdapat dalam setiap scene pilihan.
Efektivitas penggunaan ijuk, jerami padi dan ampas tebu sebagai filter air pada pemeliharaan ikan mas koki (Carassius auratus) Fazil, Muhammad; Adhar, Saiful; Ezraneti, Riri
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 4: No. 1 (April, 2017)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v4i1.322

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Budidaya Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh, dimulai pada bulan Desember 2015 sampai dengan Januari 2016. Ikan uji yang digunakan adalah ikan mas koki yang berukuran 3-4 cm. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan filter dari ijuk, jerami padi dan ampas tebu sebagai filter air pada pemeliharaan ikan mas koki. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Pertambahan panjang terbesar terdapat pada bahan filter ijuk yaitu 1,14 cm. Pertambahan berat terbesar terdapat pada bahan filter ijuk yaitu 1,29 gram dan terkecil pada perlakuan kontrol yaitu 0,42 gram. Nilai kisaran parameter kualitas air pada saat penelitian yaitu suhu berkisar 25,7-29,7 oC, pH berkisar 7,1-7,6, DO berkisar 3,6-5,8 mg/L, kekeruhan berkisar 1,14-22,15 dan amonia berkisar 0,022-2,056.This research was conducted at the Laboratory of Aquaculture Hatchery and Technology Studies Program Aquaculture Faculty of Agriculture, University of Malikussaleh, started in December 2015 and January 2016. The fish samples used is a goldfish measuring 3-4 cm. The purpose of this study was to determine the effect of filter material from fibers, rice straw and bagasse as a water filter on the maintenance of a goldfish. This research used experimental method with a completely randomized design (CRD) non factorial with four treatments and three replications. Added greatest long fibers present in the filter material is 1.14 cm. The weight gain fibers contained in the filter material is 1.29 grams and the smallest in the control treatment that is 0.42 grams. Value range of water quality parameters at the time of the study ranged from 25.7 to 29.7 ° C as temperature, pH ranges from 7.1 to 7.6, DO ranged from 3.6 to 5.8 mg / L, turbidity ranges from 1.14 to 22 , 15 and ammonia ranged from 0.022 to 2.056.
Transforming Waste into Wealth: Implementation of Qanun Concerning Waste Management in Lhokseumawe City, Aceh Velayati, Sajidah; Fithra, Herman; Hafni, Nur; Fazil, Muhammad; Sohheng, Nipon
Malikussaleh Social and Political Reviews Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Master Program of Sociology, Universitas Malikussaleh,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mspr.v4i2.12421

Abstract

Waste management has transcended from a mere environmental concern to a pivotal economic opportunity, particularly in urban landscapes. The Government of Lhokseumawe City has issued the Qanun Number 9 of 2015 concerning waste management, a cornerstone in this paradigm shift. This study analyzes the implementation of the Qanun for economic values in Lhokseumawe City and the obstacles faced in its execution. The research adopts a qualitative approach using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the full implementation of Qanun Number 9 is hindered by budget constraints at the Environmental Agency (DLH)  of Lhokseumawe City and challenging social environmental conditions, which make waste management difficult to control. Even though DLH has set appropriate waste management targets, obstacles cannot be avoided, including ineffective socialization, apathy towards cleanliness, and difficulties faced by micro, small and medium enterprises (MSMEs) in obtaining raw materials for plastic waste. Meanwhile, positive supporting factors were found, including the persistent efforts of officers in carrying out outreach activities, increased public awareness of the importance of cleanliness, and support from village officials in waste management outreach activities carried out by DLH.
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN KOMPENSASI MANAJEMEN KUNCI DALAM LAPORAN KEUANGAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERDAGANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2015 S.D. 2017) Fazil, Muhammad; Nadirsyah, Nadirsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate the effect of institutional ownership, managerial ownership, audit committee effectiveness, and audit quality both simultaneously and partially on the disclosures of key management compensation in financial statements. The test employed in this research is hypotheses while the data applied is secondary in the form of company financial and annual reports obtained from the official website of the Indonesia Stock Exchange and the official pages of each company that is analyzed using multiple linear regression analysis. The sampling method used is purposive sampling method with population of 61 companies listed in Indonesian Stock Exchange for the period 2015 until 2017 and sample of 41 companies. The results of this study indicate that institutional ownership, managerial ownership, audit committee effectiveness, and audit quality simultaneously have a significant and positive effect on the disclosures of key management compensation in financial statements. Furthermore, institutional ownership, audit committee effectiveness, and audit quality partially have a significant and positive effect for the disclosure of key management compensation, while managerial ownership partially does not have a significant effect on the disclosures of key management compensation in financial statements
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI DESTINASI WISATA LOKAL Muhammad Fazil; Lisna Bantulu; Rusdianto Rusdianto; Reski Wahyu Yanti; Muhammad Affar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58987

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan media sosial sebagai strategi promosi destinasi wisata lokal. Program dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya branding destinasi wisata, pemanfaatan platform media sosial, serta strategi promosi digital yang kreatif dan komunikatif. Peserta juga mengalami peningkatan keterampilan dalam membuat konten promosi berupa foto, video, dan caption promosi menggunakan perangkat sederhana secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap media sosial sebagai sarana yang memiliki nilai produktif dan ekonomis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata lokal. Program ini turut meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengelolaan promosi wisata berbasis digital, memperkuat kerja sama masyarakat dalam mengelola akun media sosial destinasi wisata secara lebih terorganisasi. Selain itu, jumlah publikasi konten promosi yang memperoleh respons positif turut mengalami peningkatan. Meskipun masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan jaringan internet, kurangnya perangkat pendukung, serta perlunya pendampingan lanjutan untuk menjaga konsistensi promosi digital. Secara keseluruhan kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan media sosial sebagai strategi promosi destinasi wisata lokal.
Understanding the Prophet's Hadith about Women with a Hermeneutic Approach: A Critical Study of Misogynistic Narrations Muin, Firdaus; Ali Amiruddin, Andi Muhammad; Hayati, Salma; Fazil, Muhammad
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 10 No. 1 (2026): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v10.i1.29253

Abstract

Misogynistic readings of hadith have significantly shaped gendered norms in segments of Muslim societies, contributing to restrictions on women’s leadership, religious authority, mobility, and marital agency. Such interpretations often rely on textual literalism detached from historical and socio-cultural contexts. This study critically re-examines selected hadiths frequently invoked to legitimize gender hierarchy through a hermeneutical framework. Adopting a qualitative design with a textual-analytical approach, the research analyzes narrations contained in the canonical collections of Muhammad al-Bukhari, Muslim ibn al-Hajjaj, Abu Dawud, Al-Tirmidhi, and Ibn Majah. The study integrates classical hadith scholarship with contemporary hermeneutical theory, emphasizing contextualization (asbāb al-wurūd), socio-historical analysis, and the ethical objectives (maqāṣid) underlying prophetic traditions. The findings demonstrate that many narrations commonly categorized as “misogynistic” are context-dependent and descriptive rather than universally prescriptive. Reports concerning women’s political leadership are shown to be situational (casuistic) responses to specific historical circumstances; narrations about a wife’s prostration signify moral respect rather than ontological subordination; traditions related to women leading congregational prayer admit interpretive plurality within juristic discourse; and reports restricting women’s travel without a mahram reflect concerns of security and social order in particular historical settings. Similarly, narrations regarding marital refusal are better understood as ethical exhortations promoting conjugal harmony rather than instruments of coercion. This study argues that a hermeneutically informed methodology offers a critical corrective to reductionist literalism in hadith interpretation. By situating prophetic traditions within their discursive and historical horizons while engaging contemporary ethical concerns, the approach contributes to a more equitable and context-responsive framework for gender discourse in Islamic studies.
Pelatihan Komunikasi Efektif Kader Posyandu dan Opinion Leader dalam Upaya Penanganan Stunting di Gampong Paloh Punti Kota Lhokseumawe Cut Andyna; Muhammad Fazil; Muchlis; Rizka Mulyawan
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v4i1.25537

Abstract

Posyandu cadres are at the forefront of handling stunting due to their direct involvement in the community. In addition to driving participation in environmental prevention and empowerment efforts, Posyandu Cadres also provide assistance, education and early detection in stunting cases. This then positions the Cadre to have a strategic role in monitoring maternal and child health. For this great responsibility, Posyandu Cadres need to have skills in communication. This will be the foundation for cadres to conduct health education, build trust and correct misinformation. With good communication, cadres can have a greater impact on maternal and child health, including reducing the number of stunting cases. Therefore, this communication training activity was carried out to answer the anxiety of Posyandu Cadres who felt unconfident in carrying out their duties and roles. This activity was initiated by PT PHE NSO as a form of social responsibility, especially in its operational area by collaborating with the Oil and Gas Center. This program is part of the assistance to the Paloh Punti Village Posyandu which has previously supported the Supplementary Feeding (PMT) to the vulnerable target groups, namely pregnant women who experience Chronic Energy Deficiency (KEK) and toddlers who are malnourished or do not gain weight. This training will not only equip cadres technically but also conceptually in designing educational strategies that are communicative and empathetic to the needs of the community so as to encourage the achievement of active family involvement in dealing with stunting.
Peningkatan Kualitas SDM Masyarakat Melalui Pelatihan Literasi Digital dan Anti Hoaks: Penelitian Melvianus Selan; Edwin Aldrin W. Sanadi; Weni Kurnia Sari; Muhammad Fazil; Ridayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan literasi digital dan anti hoaks dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap analisis kebutuhan dan pemetaan, perencanaan kurikulum dan penyusunan modul, sosialisasi program dan rekrutmen peserta, pelaksanaan pelatihan, simulasi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan literasi digital dan anti hoaks terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat, khususnya dalam memperkuat kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi yang cepat dan kompleks. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dasar dalam penggunaan perangkat dan platform digital, tetapi juga memperkuat aspek kognitif dan sikap peserta, terutama dalam berpikir kritis, selektif, dan bertanggung jawab terhadap informasi. Peningkatan literasi digital berdampak pada kesiapan masyarakat dalam menghadapi tuntutan dunia kerja, pengembangan kewirausahaan, serta partisipasi sosial yang lebih konstruktif. Selain itu, kemampuan verifikasi informasi dan pemahaman etika bermedia digital meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap hoaks dan disinformasi. Secara keseluruhan, pelatihan ini merupakan intervensi yang efektif dalam mendukung pembangunan SDM yang adaptif, produktif, dan berdaya saing di era transformasi digital.
Public Service Innovation Strategy Towards Smart Government Wiwit Agustina; Muhammad Fazil; Dany Luqyana Idris; Nur Ayu
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 8 (2026): March
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18832482

Abstract

This study aims to analyze public service innovation strategies in realizing smart government and identify supporting and inhibiting factors in their implementation. Digital transformation in government is an urgent need in the information technology era, especially to improve the efficiency, transparency, and accountability of public services. This study uses a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies of government agencies implementing digital-based public service innovations. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was maintained through triangulation of sources and methods. The results show that public service innovation strategies towards smart government include service digitalization, business process simplification, data integration, strengthening transformational leadership, and increasing human resource capacity. The implementation of innovations has been proven to increase service time efficiency, information transparency, and public participation. 
Co-Authors Ade Muana Husniati Adinda Shakira, Salsa Aflia Riski Ainol Mardhiah Ainun Nisa Alfian Alfian Amal Hayati Andi Muhammad Ali Amiruddin Andyna, Cut Anismar Anismar Anismar Anismar Asmaul Husna Asrul Fahmi Awaluddin Arifin Bahri, Halida Bantulu, Lisna Bobby Rahman Brampu Rusdi Cindenia Puspasari Cut Dara Nabila Cut Wardatul Ula Dany Luqyana Idris Dwi Fitri Dwi Fitri Dwi Fitri Edwin Aldrin W. Sanadi Fahmi, Asrul Fatmasari, Desy Fitri, Dwi Fitriah, Magfiratul Girsang, Khairina Nur Hadion Wijoyo Harinawati Hasan, Kamaruddin Hasibuan, Ahmad Fauzul Hakim Haudi Haudi Herman Fithra Indah Rahmania Iswanto, Juni Jafaruddin Jafaruddin Julia Firdani Kamaruddin Kamaruddin Hasan Khairunnisa Khoirudin Lubis, Bahtera Kristanti, Dinda Ladena, Ayatul Fitri Laksamana, Harry M. Akmal Mailis, Mailis Maisyura, Maisyura Manfarisyah, Manfarisyah Maryam Maryam Masriadi Masriadi Meliza, Richa Miftahul Jannah MUCHLIS Muchlis Muchlis Muchlis Muhammad Affar MUHAMMAD ALI Muhammad Ali Muhammad Ilhamsyah Siregar Muin, Firdaus Muti, Sarini N. Nazaruddin Nabila Najwa Nadiatul Muna Nadirsyah Nadirsyah Nadirsyah, Nadirsyah Nirzalin Nur Ayu Nur Fadillah, Nur Nur Hafni Nurarafah, Nurarafah Oktavian Agma, Teuku Fachkri Rahman, Dahlan A Ramadani, Dwi Ayu Raudhatul Jannah Reski Wahyu Yanti Reynilda Reynilda Ridayani Rifka Zulia Rina Sriwati Riri Ezraneti Ristia Putri Rizka Mulyawan Rufi'i Rusdianto Rusdianto Saiful Adhar Salma Hayati Selan, Melvianus Sohheng, Nipon Subhani Subhani Subhani Suwardi Lubis Syahputra, Randa Syukur Kholil Tahalele, Olivia Telussa, Sandra Ivonnie Teuku Kemal Fasya Tjut Chamzurni Tomi Apra Santosa Velayati, Sajidah Weni Kurnia Sari Widagdo, Djoko Wiwit Agustina Zahari, Zahari Zarkasyi Zarkasyi Zulfadli