p-Index From 2021 - 2026
5.646
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Lectura : Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia International Journal of Science and Society (IJSOC) Media Nusantara Journal of Innovation and Research in Primary Education Indonesian journal of teaching and learning International Journal of Emerging Issues in Early Childhood Education (IJEIECE) Journal of Educational Management Research Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat

MANAJEMEN MUTU SEKOLAH KESETARAAN PAKET C SEBAGAI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN LULUSAN DI KABUPATEN KUTAI TIMUR (STUDI KASUS PADA PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) PROGRAM PAKET C DI KABUPATEN KUTAI TIMUR) Ade Tutty Rossa Rochayati; Deti Rostini; Rembang Supu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15769

Abstract

Latar Belakang, rendahnya kualitas pendidikan dipercaya sebagai penyebab rendahnya kualitas sumber daya manuisa. Tuntutan peningkatan kualitas pendidikan tidak saja terletak pada perbaikan mutu input dan outpun. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki posisi yang strategis dalam penyelenggaraan program pendidikan non formal atau dulu dikenal dengan pendidikan luar sekolah. Hal ini ditunjukkan pada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menetapkan PKBM sebagai salah satu satuan pendidikan non formal. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, "Menata Kutai Timur Sejahtera Untuk Semua,” Kemendiknas Kabupaten Kutai Timur mengimplementasikan, dengan menetapkan visinya: Terwujudnya Insan Yang Bertakwa, Cerdas, Kompetitif, dan Berprestasi Gemilang di Tingkat Nasional maupun Internasional. Tujuan penelitian, meningkatkan kualitas pendidikan, manajemen mutu. Penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian tindakan, metode penelitian ini melibatkan pengumpulan data, analisis, dan tindakan perbaikan yang dilakukan oleh para praktisi pendidikan sendiri dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam konteks sekolah kesetaraan Paket C, penelitian tindakan dapat melibatkan pengamatan langsung, refleksi, dan implementasi perubahan dalam proses pembelajaran dan manajemen mutu, Hasil Penelitian, perencanaan manajemen mutu Sekolah Kesetaraan Paket C, mencakup kegiatan yang akan dilakukan, sumber daya yang dibutuhkan, jadwal pelaksanaan, dan tanggung jawab pihak-pihak terkait. Pelaksanaan rencana tindakan perlu dilakukan secara konsisten dengan melibatkan semua pihak terkait, seperti guru, staf sekolah, siswa, dan orang tua. Partisipasi masyarakat memainkan peran penting dalam meningkatkan lulusan sekolah kesetaraan Paket C di Kabupaten Kutai Timur. Simpulan melalui keterlibatan orang tua, kolaborasi dengan komunitas, dukungan sosial, dan penyediaan sumber daya, masyarakat dapat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik Rekomendasi, rekomendasi, diperlukan pelatihan dan pengembangan profesional yang berkelanjutan untuk memastikan pengajar memiliki pemahaman mendalam tentang kurikulum, metode pengajaran yang efektif, dan penilaian yang akurat.
PERAN PENGAWAS PAI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN Ade Tutty Rossa Rochayati; Deti Rostini; Khalifaturrahmah Khalifaturrahmah; Ahkmad Maki; Bidin Bidin; Sulaiman Sulaiman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16334

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan sebuah pendekatan dalam pendidikan yang diperkenalkan di Indonesia untuk memberikan kebebasan kepada sekolah dalam menyusun dan mengembangkan kurikulum mereka sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa peran Pengawas PAI dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Mengevaluasi efektivitas bimbingan teknis yang diberikan oleh Pengawas PAI kepada guru-guru PAI dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum PAI yang efektif. Metode penelitian yang digunakan dalam pebelitian ini deskriptif naratif untuk memberikan fleksibilitas dalam menggambarkan dan menjelaskan fenomena yang kompleks. Hasil penelitian, Pengawas PAI memiliki peran penting dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dalam mata pelajaran PAI. Mereka dapat memberikan bimbingan teknis kepada sekolah terkait implementasi Kurikulum Merdeka dalam mata pelajaran PAI. Pengawas PAI juga dapat mengadakan pelatihan bagi guru-guru PAI untuk membantu mereka memahami konsep dan tujuan Kurikulum Merdeka serta memberikan pedoman dalam mengembangkan kurikulum PAI yang sesuai. Implementasi penguatan pendidikan karakter mengarah pada pembentukan budaya sekolah yang religius, nasionalis, mandiri disiplin gotong royong dan integritas nilai-nilai itu melandasi prilaku, tradisi kebiasaan kesehariaan, dan simbol-simbol yang dipraktekan oleh semua warga sekolah. Sekolah mengembangkan proses pendidikan karakter melalui proses pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan bekerja sama dengan keluarga dan masyarakat dalam pengembangannya. Peran pengawas PAI dalam pemantauan, evaluasi, dan dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sangat penting. Dengan peran aktif ini, diharapkan pendidikan agama Islam di Kecamatan Sungai Tabuk dapat berkembang dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Rekomendasi. PAI, sekolah dapat mengimplementasikan pendekatan ini dalam kurikulum mereka. Kepada KKG PAI agar melakukan peningkatan kualitas pembelajaran PAI, dengan memanfaatkan temuan penelitian, sekolah dapat melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kualitas pembelajaran PAI secara keseluruhan. Lakukan kolaborasi dan pertukaran pengetahuan sebagai sarana untuk berkolaborasi dan melakukan pertukaran pengetahuan antar sekolah, guru.
STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMAN 3 SUKABUMI Ade Tutty Rossa Rochayati; Deti Rostini; Caca Danuwijaya; Dian Anggraeni; Budi Setia Negara
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16339

Abstract

Latar Belakang, adanya Perpres No 87 Tahun 2017 model implementasi penguatan pendidikan karakter terdapat juga lima dimensi nilai-nilai karakter Nasionalis, integritas, mandiri, gotong royong dan religius. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai strategi penguatan pendidikan karakter dalam rangka membangun sekolah yang berkarakter dan menghasilkan lulusan yang memiliki karakter yang baik yaitu berakhlak mulia, sebagai upaya perbaikan dalam pengelolaan penyelenggaraan pendidikan karakter di sekolah, sehingga penerapan pendidikan karakter pada sekolah kejuruan menjadi efektif dan lebih langgeng (sustainable). Penelitian ini menggunakan metode deskriftif sebab sesuai dengan masalah yang diteliti yaitu mendeskripsikan keadaan fenomena-fenomena yang berkenaan dengan penguatan pendidikan karakter di sekolah menengah kejuruan, tepatnya di SMAN 3 Sukabumi Jawa Barat. Hasil penelitian Implementasi penguatan pendidikan karakter mengarah pada pembentukan budaya sekolah yang religius, nasionalis, mandiri disiplin gotong royong dan integritas nilai-nilai itu melandasi prilaku, tradisi kebiasaan kesehariaan, dan simbol-simbol yang dipraktekan oleh semua warga sekolah. Kesimpulan, pendidikan karakter merupakan suatu keniscayaan dalam upaya menghadapi berbagai tantangan pergeseran karakter yang dihadapi saat ini, peran sekolah sebagai communities of character dalam pendidikan karakter sangat penting. Sekolah mengembangkan proses pendidikan karakter melalui proses pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan bekerja sama dengan keluarga dan masyarakat dalam pengembangannya. Rekomendasi, karena semakin terdegeradasinya karakter generasi muda dan kian lunturnya budaya nasional dan rasa nasionalisme maka dari itu di sekolah perlu di optimalkan langkah-langkah strategik dalam melakukan penguatan pendidikan karakter yang dapat mengakomodir pendidikan karakter religius dan nasionalisme atau kebangsaan.
Co-Authors Abdul Fatah Ade Ripai Adjat Sudrajat Agus Mulyanto Agus Ruswandi Ahkmad Maki Ahmad Maki Alpa Ruhyat Amruddin Amruddin Anggraeni, Rishawarti Anita Fitri Rahmawati Anita Kresnawaty Arbainsyah Arbainsyah Ardani Ardani Asep Ikhwan Awaluddin Asep Ikhwan Awaluddin Asep Sujani Aslihatul Rahmawati ASTI SUSANTI Ayi Ruswandi Barlian, Ujang Cepi Bidin Bidin Budi Setia Negara Caca Danuwijaya Cahyani, Ratih Dadang Suhardiman Danang Ari Wibowo Dian Anggraeni Edi Ruslani Edwar Setiawan Elis Lisyawati Endar Suhendar Endi Jamjuri Eneng Komariah Fadlan, Nur Fahrurozi, Fahrurozi Fakhrudin, M.Y. Fatkhullah, Faiz Karim Finsa Muhamad Pratama Firmansyah Firmansyah Fitri Hidayatillah Fitriyah Yuliasari Gaffar, Muhammad Andriana Gunawan Gunawan Hanafiah Huges Huges Ichwan, Rusendra Ida Tejawiyani IdaTejawiani Inayatullah, Qurat-ul-Ain Indra Eka Permana Iriani, Timur Istanto Istanto Iwan Setiawan Juwita Ramadani Fitria Kadar Budiman Khairunnisa Khalifaturrahmah Khalifaturrahmah Kurniawan, Eka Larassaty Alifah LINDAWATI Ma'rifah Aini, Nur mardiana, nina Mardiyati, Mardiyati Megawati, Silvia Mila Meilani Muhaemin, Akhmad Muhamad Amin Muhamad, Donni Muhammad Jalaluddin Syahroni Muhidin Arifin Murjani Murjani Nahdiah, Indah Napitupulu, Martha Nelrita Neni Sri Rahayu Nia Kurniawati Nugraha S, Junjun Nur Asyiah Nur Halimah Nurhayani, Rina Nuryati, Entin Oktavia, Fany Puji Astuti Purba, Jujur Putra, Raynaldi Wijaya Rembang Supu Rita Sukaesih Riva Ola Purwantari Rostini, Deti Ruri C. Hetiawati Sarhindi Sauri, R Supyan Siti Aminah Siti Nasriatul Hamidah Sodiran Sodiran, Sodiran Sofyan Sauri Sri Handayani Sri Mulyani Sri Wahyani, Sri Sujiarto, Heru Sulaiman Sulaiman Supendi, Pepen Supriadi, Dadang Suryana Suryana Susilowaty, Susilowaty Syaiful Mujab Tantan Hadian Tantan Hadian Teti Ratnawulan Tri Novia Tuti Alawiyah Ujang Cepi Barlian Wahyu Satya Gumelar Wildan Abdillah Wiyanti, Dwi YULI PUJIANTI Zimbalist, Laras Octawa