Claim Missing Document
Check
Articles

Akibat Hukum Pembagian Warisan terhadap Anak Perempuan Menurut Hukum Adat Batak Toba dan Hukum Islam Daniel R. Sihite; Desriani Ronay Fiona Purba; Bayu Adrian; Zoan Gaharu Parangin-Angin; Boy Dippu Tua Simbolon; Stefy Margaretha; Parlaungan Gabriel Siahaan; Sri Hadiningrum
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6144

Abstract

The mini research assignment for group 4 from class E PPKn 2022 is entitled: "The Legal Effects of Distribution of Inheritance on Girls According to Toba Batak Customary Law and Islamic Law". This mini-research examines the distribution of inheritance to daughters according to Toba Batak customary law and Islamic law. The aim of this research is to find out how inheritance is distributed to daughters according to Toba Batak customary law and Islamic law. This mini-research uses Qualitative Research Methods with the type of Normative Legal (Empirical) research. Data collection techniques through interviews, documentation, and data sources taken from the community. If we look at the distribution of inheritance from Toba Batak customary law, it is true that it is more profitable for sons, it is true that daughters also get inheritances, but not as much as inheritances given to sons. This happens because men are the successors of the clan and will carry out greater duties and responsibilities in the family. Meanwhile, women will later become someone else's property and inherit from their husbands. Meanwhile, according to Islamic law, in terms of dividing inheritance, women also receive an inheritance, but not as much as the inheritance given to men.
Perlindungan Hukum Hak Waris Anak di Luar Perkawinan Dalam Harta Gono Gini Menurut Hukum Perdata Tessa Lonika Simanullang; Deo Agung Haganta Barus; Bella Ayu Anzalia; Eirene Dahlia Sidabutar; Friska Lorentina Purba; Parlaungan Gabriel Siahaan; Sri Hadiningrum
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2739

Abstract

Tugas Mini Riset Kelompok 4 dari Kelas C PPKn 2022 ini berjudul: Perlindungan Hak Hukum Waris Anak di luar Perkawinan dalam Harta Gono Gini Menurut Hukum Perdata". Mini Riset ini meneliti tentang Bagaimana Kedudukan anak luar perkawinan dalam Pewarisan menurut Kitab Undang- Undang Hukum Perdata. Adapun tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perlindungan atas hak gono gini seorang anak di luar Perkawinan dalam Kitab Undang-Undang Perdata. Mini Riset ini menggunakan Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dengan jenis penelitian Hukum Normatif (Empiris). Teknik Pengumpulan data Melalui wawancara, dokumentasi dan sumber data yang diambil dari masyarakat untuk mengetahui bagaimana kedudukan seorang anak di luar kawin.
Peran Sila Ketiga Pancasila Dalam Mengatasi Egoisme Untuk Memperkuat Persatuan Nasional Studi Kasus: Media Sosial Youtobe Nova Lestari Dalimunthe; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Krisdayanti Manik; Nobel Arta Zalukhu; Triska Marsha Olivia
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4061

Abstract

Diera perkembangan globalisasi saat ini timbul kekhawatiran akan meningkatnya sikap egoisme yang berpotensi memicu konflik sosial di masyarakat yang beragam seperti Negara Indonesia. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran sila ketiga Pancasila, "Persatuan Indonesia," dalam mengatasi egoisme individu dan kelompok yang dapat mengancam persatuan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan data yang dikumpulkan melalui studi literatur dari berbagai jurnal dan informasi yang diperoleh dari media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai persatuan yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila efektif dalam meredam egoisme, baik pada tingkat individu maupun kelompok, dan memperkuat kohesi sosial di masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penguatan nilai persatuan melalui pendidikan karakter dan sosialisasi Pancasila dapat menjadi strategi yang ampuh untuk menjaga keutuhan bangsa. 
Analisis Peran Pancasila Dalam Membentuk Etika dan Norma Perjudian Online Terhadap Pelajar Jelita Mawar Doloksaribu; Neri Aisyah; Khairunisa Khairunisa; Mela Yanna Silitonga; Selpi Andryani Br Sibagariang; Aidil Azhary Lubis; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4067

Abstract

Pancasila sebagai ideologi negara diharapkan dapat menjadi pegangan dalam membentuk pribadi pelajar agar terhindar dari bahaya perjudian online, Dalam era digital saat ini, perjudian online semakin marak diakses oleh pelajar yang memiliki dampak negatif terhadap moral dan nilai-nilai luhur bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  deskriptif  kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data pendekatan Studi literatur dengan penelitian atau kajian pustaka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pancasila dalam membentuk etika dan norma terkait perjudian online di kalangan pelajar.
Legal Protection of Geographical Indications Concerning Nira Water in Dolog Huluan Village Dolog Masagal Pematang Raya District Dian Uli Anatasia L Tobing; Anjelina Pasaribu; Bila May; Parlaungan Gabriel Siahaan; Reh Bungana Parangin angin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6918

Abstract

Geographical Indication Protection aims to protect the uniqueness of a region's products, such as producers from certain regions which are famous for their sap water. usually they do not protect the quality of their regional products. This can open the door for other manufacturers in different locations to produce similar products and claim that their products come from the same area or have the same quality, when in fact they do not The Mini Research Assignment for Group 1 from class A PPKn stambuk 2021 is entitled: "Legal Protection of Geographical Indications for Nira Water in Dolog Haluan Village, Dolog Masagal District, Pematang Raya" The results of this observation will hopefully provide a better understanding of the effectiveness of the geographical indication law in protecting and promoting sap water in the Pematang Raya area. This research aims to understand the role of geographical indication laws in protecting and promoting sap water from the Pematang Raya area. This Mini Research uses normative empirical research methods with a qualitative descriptive approach.
LEGAL PROTECTION FOR CONSUMERS IN ONLINE SALES TRANSACTIONS: A REVIEW FROM THE INDONESIAN CIVIL CODE Muhammad Habib Husin; Indah Puja Claudia Damanik; Bartolomeus Marulitua Simanjorang; Viona Francesca Purba; Rama Rizky Septienda Saragih; Dandi Abram Situmorang; Parlaungan Gabriel Siahaan; Sri Hadiningrum
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 5 No 4 (2024): Tema Hukum Perdata
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses legal protection for consumers in online buying and selling transactions using a normative juridical approach. Through analysis of legal sources, legislation, relevant literature, and transaction data from e-commerce platforms, this study highlights various issues faced by consumers in the e-commerce context, such as product discrepancies, fraud, dispute resolution difficulties, and data security issues. The research also explores the role of the Civil Code (KUH Perdata) and other relevant regulations in providing a framework to protect consumer rights. In the context of breach of contract, the study shows that consumers have rights guaranteed by law to receive compensation if they are affected by a seller's breach of contract. However, challenges such as difficulties in enforcing consumer rights across different jurisdictions remain an issue to be addressed. This research emphasizes the importance of solutions such as cross-border cooperation and online alternative dispute resolution systems in enhancing consumer protection. Keywords: Consumer, Legal Protection, Online Buying and Selling Transactions, Civil Code, Regulation
Pelindungan Hukum terhadap Tari Tor-Tor Sipitu Sawan sebagai Ekspresi Budaya Tradisional Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Roselli Anjelina Lumbansiantar; Parlaungan Gabriel Siahaan
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 6 No 3 (2025): Tema Hukum Adat dan Kebiasaan
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v6i3.1720

Abstract

The Sipitu Sawan tortor dance is an art that has high cultural value. In the midst of developments, this dance faces challenges related to legal protection. This research aims to analyze the form of legal protection for the Sipitu Sawan tortor dance as expression of traditional culture, the challenges in efforts to provide legal protection for the Sipitu Sawan tortor dance as expression of traditional culture, and analyze the role of the government and indigenous/local communities in maintaining the existence and rights to the Sipitu Sawan tortor dance. Using qualitative descriptive methods and a normative-empirical approach, it was found the implementation of Article 38 of Law no. 28 of 2014 not optimal in the region. Lack of documentation, legal dissemination, risk of cultural claims are the main problems.
KAJIAN PEMAHAMAN PETANI KENTANG TERHADAP PENTINGNYA PENDAFTARAN MEREK KOLEKTIF “KENTANG SIMALUNGUN” DALAM UPAYA PENGUATAN DAYA SAING DAN PELINDUNGAN PRODUK LOKAL Peter Patiangbanua Purba; Parlaungan Gabriel Siahaan; Della Pebriani Simamora; Ramona Febiola Simorangkir; Roma Nauli Stephany Br Bintang; Trima Uasito Tampubolon
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36503

Abstract

Pertanian merupakan sektor krusial dalam perekonomian Indonesia, dengan potensi besar dalam ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi nasional. Pertanian di Indonesia memegang peran vital dalam ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi. Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menonjol sebagai produsen kentang unggulan dengan ciri khas produk yang diakui kualitasnya (tekstur lembut dan rasa gurih). Namun, potensi produk Kentang Simalungun belum tergarap maksimal karena belum memiliki merek kolektif resmi. Ketiadaan merek ini mengakibatkan produk dijual tanpa identitas, nilai ekonomi kurang optimal, dan rentan terhadap penyalahgunaan nama oleh pihak luar, merugikan petani lokal. Merek kolektif adalah instrumen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) krusial untuk perlindungan hukum, jaminan mutu, dan penguatan citra produk di pasar. Namun, tingkat pemahaman petani Simalungun terhadap pendaftaran merek kolektif masih sangat rendah. Petani fokus pada aktivitas praktis di ladang dan menganggap merek hanya relevan bagi industri modern. Kurangnya sosialisasi HKI dari pemerintah dan lemahnya kelembagaan tani menjadi hambatan utama. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemahaman, sikap, dan kesiapan petani terhadap manfaat hukum dan ekonomi pendaftaran merek kolektif, sebagai langkah fundamental untuk memperkuat daya saing dan perlindungan hukum bagi produk lokal Kentang Simalungun.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif (descriptive research) dengan metode hukum normative empiris dan pendekatan deskriptif kualitatif). Lokasi penelitian berada di Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Subjek penelitian melibatkan petani kentang sebagai informan, distributor produk, dan perwakilan pemerintah lokal (Camat dan UPT Pertanian). Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data sekunder didapatkan dari literatur dan dokumen terkait. Teknik analisis data menggunakan model kualitatif, yang mencakup reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman petani Simalungun terhadap merek kolektif masih sangat rendah. Meskipun memiliki persepsi positif terhadap manfaatnya (reputasi dan perlindungan hukum), rendahnya pengetahuan dipengaruhi faktor sosial-ekonomi, di mana petani memprioritaskan keuntungan kerja praktis. Hambatan utama adalah kurangnya sosialisasi, ajakan, dan fasilitas memadai dari pemerintah. Pemerintah daerah mengakui penolakan petani karena proses pendaftaran dianggap rumit dan memakan waktu. Distributor produk mengakui merek kolektif penting untuk meningkatkan pemasaran dan daya saing. Namun, mereka ragu mengklaim merek karena bibit kentang masih didatangkan dari luar daerah (Bandung dan Lembang), memicu perdebatan klaim identitas. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa tanpa peningkatan pemahaman, penyederhanaan prosedur, dan dukungan kelembagaan yang kuat, daya saing Kentang Simalungun akan tetap rendah dan perlindungan produk tidak optimal. Diperlukan kolaborasi intensif antara petani, distributor, dan pemerintah untuk menjembatani kesenjangan dan mengatasi hambatan praktis.
Persepsi Masyarakat Miskin Kota Terhadap Program Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi Di Jalan Garu 1 Kelurahan Sitirejo Ii Kecamatan Medan Amplas Kota Medan Valtino Gabriel Gultom; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novry Purba; Risa Rozzaqi Rambe; Kesya Oktariana Br Surbakti; Dwi Heri Efrilia; Ratu Chintia Zahara Sihaloho; Aldiwongki Bartolomeus Turnip
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4066

Abstract

Penelitian ini berjudul Persepsi Masyarakat Miskin Kota terhadap Program Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi di Jalan Garu 1 Kelurahan Sitirejo II Kecamatan Medan Amplas Kota Medan. Latar belakang penelitian didasarkan pada kenyataan bahwa kemiskinan perkotaan masih menjadi masalah serius meskipun pemerintah telah menyalurkan berbagai program bantuan sosial. Program ini diharapkan mampu meringankan beban hidup masyarakat miskin, namun persepsi penerima terhadap bentuk, mekanisme, serta manfaat bantuan masih beragam. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk menggambarkan pandangan masyarakat miskin sebagai indikator keberhasilan kebijakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 20 kepala keluarga penerima bantuan sosial di Jalan Garu 1, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas. Manfaat penelitian ini adalah memberikan masukan bagi pemerintah provinsi untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan ketepatan sasaran program bantuan sosial. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan ilmu kebijakan publik dan kesejahteraan sosial, serta menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya mengenai persepsi masyarakat miskin kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menilai distribusi bantuan sosial belum adil dan transparan, karena masih terdapat keluarga miskin yang tidak terdata, sementara penerima lain justru berasal dari kalangan yang relatif mampu. Bantuan memang membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok, namun jumlahnya belum mencukupi untuk kebutuhan bulanan. Selain itu, muncul dampak psikologis berupa rasa malu dan rendah diri ketika mengambil bantuan. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan perlunya perbaikan dalam sistem pendataan, transparansi, serta peningkatan jumlah bantuan agar program lebih efektif, adil, dan berkelanjutan
Analisis Proses Persidangan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Di Pengadilan Negeri Binjai Mario Fany Manurung; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lumban Batu; Eka Putriani Sihombing; Yeni Yolanda Simbolon; Putri Permata Assiddiq Harahap
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4183

Abstract

Penelitian ini membahas proses persidangan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Pengadilan Negeri Binjai, dengan fokus pada penerapan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP dalam perkara nomor 251/Pid.B/2025/PN Bnj atas nama terdakwa Guruh Raja Putra Simanjuntak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan hukum acara pidana dalam praktik persidangan, menilai peran para pihak dalam menghadirkan kebenaran materiil, serta memahami efektivitas sistem peradilan pidana dalam menegakkan keadilan dan memberikan efek jera terhadap pelaku. Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan teknik observasi langsung terhadap jalannya sidang pada tanggal 16 September 2025. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengaitkan hasil pengamatan terhadap ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses persidangan berlangsung sesuai prinsip due process of law, menjamin hak-hak terdakwa dan korban secara seimbang, serta mencerminkan penerapan asas fair trial. Jaksa Penuntut Umum mampu membuktikan unsur delik pencurian dengan pemberatan dan perbuatan berlanjut melalui dua alat bukti sah sebagaimana diatur dalam Pasal 183 dan 184 KUHAP. Majelis hakim berperan aktif dalam mengarahkan pembuktian dan menjaga objektivitas selama persidangan. Secara keseluruhan, penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman tentang penerapan hukum acara pidana dalam kasus konkret serta menunjukkan bahwa sistem peradilan pidana Indonesia berfungsi efektif dalam menegakkan keadilan substantif dan menjaga rasa aman masyarakat.
Co-Authors Adamsyach Prana Walidin Ade Fitri Sihombing Adelina Aritonang Adelina Sitanggang Adeline Pastika Muham Adinda Salwa Azzahra Sani Adrian Daulay Agata Putri Handayani Simbolon Aidil Azhary Lubis Aldiwongki Bartolomeus Turnip Alex Prayoga Sidabutar Ali Asdon Tanjung Alissa P Simbolon Almaidah Siregar Amelia Situmorang Anastasya Fricilla Sinaga Anis Safrita Anisah Mufidah Anjelina Pasaribu Anna Maudina Manurung Arinda Risna Cherylia Siregar Arsiska Sari Asher Ebenneazer Ginting Azizah Nur Nasution Bartolomeus Marulitua Simanjorang Bayu Adrian Bella Ayu Anzalia Bella Natasiya Benni Sitanggang Bila May Boy Dippu Tua Simbolon Cici Stevani Siahaan Cindy Ayu Lestari Dandi Abram Situmorang Dandi Putra Bintang Daniel R. Sihite Debora Merlani Purba Debora Simamora Della Pebriani Simamora Delva Fitria Denni Iwan Permata Saragih Deo Agung Haganta Barus Desriani Ronay Fiona Purba Devi Permata Br Bangun Devi Putri Thesia Dewi Amanda Nasution Dewi Fika Lumban Batu Dewi Pika Lb Batu Dewi Pika Lbn Batu Dewi Pika Lumban Batu Dewi Pika Lumban Batu Dewi Sartika Dhiva Dalna Yuzar Dian Uli Anatasia L Tobing Dina Pratiwi Tambun Dwi Aulia Anggraini Dwi Heri Efrilia Ega Pratama Eirene Dahlia Sidabutar Eka Mei Riska Br Sitepu Eka Putriani Sihombing Elisabet Juniawati Pardede Elsa Monica Br, Sirait Elvredro Banjarnahon Endhita Putri Erbina Br Sembiring Erbina Sembiring Ernes Tifani Anastasia br Saragih Erniati Silalah Esra Natasya Sitepu Fadillah Melani Putri Fadillah Tisali Fahreza Rizki Tabrani Fany May Sarah Sitohang Fariz Aditya Fauzan Azima Febiola Br Sembiring Feby Oktavia br Tarigan Fitriyani Surbakti Friska Lorentina Purba Hanna Izzati Ar Raudhah Hanna Tresia Sidabutar Herti Noita Simbolon Ibda Maghni Tarigan Ida Nurjana Tamba Ikhsanul Fadly Butar-butar Imel Simbolon Indah Puja Claudia Damanik Ira Yenita Malau Irenita Perangin Angin Isnaniah Isnaniah Iwain O. Nababan Jekson Saragih Jelita Mawar Doloksaribu Jessica Evi Margaretha Jihan Aisyah Rahmadania Jonatan Marbun Joselin Panjaitan Joy Prana Bangun Juli Ramayani Juliandi Juliandi Junaidi Junaidi Juwita Helena Sitompul Kahirunnisyah Nasution Kesya Oktariana Br Surbakti Khairul Fahmi Sagala Khairunisa Khairunisa Kirana Pranata S. Brahmana Krisdayanti Manik Kristina Pujasari Sitompul Lammarito Lumban Gaol Lammarito Lumbangaol Laney Sartika Laras Sati Sintania Lensi sigalingging Loficha Metesa Br Ginting M. Hadi Pratama Maniar Nainggolan Mantasia Hasibuan Marcel Zefanta Tarigan Marchello Benedictus Pinem Marco Vito Naibaho Maria Clara Elfrisma Manalu Marina Gabriella Mario Fany Manurung Marlina Elisa Marpaung Martua Felix Jonathan Mei Ampudan Lumbangaol Mela Yanna Silitonga Melva Simangunsong Mhd Ilham Hidayat Rastami Mhd Rizki Alhasbi Tjg Mira Cahya Mitha Alvia Rosha Monica Tiur Simamora Muhammad Aqsa Sitompul Muhammad Habib Husin Muhammad Rajali Muhammad Rifky Najwa Latifah Hasibuan5 Najwatul Khoiriah Nasywa Yasmin Purba Natanael Naibaho Natasya Agatha Putri Jawak Nazazwa Sasqila Nazla Ritonga Neri Aisyah Nike Margaretha Br Sembiring Nobel Arta Zalukhu Nova Lestari Dalimunthe Novrida Reanti Purba Novridah Reanti Purba Novridah Reanti Purba Novridah Reanti Purba Novry Purba Nur Anisa Simbolon Nur Hidayah Hasibuan Nur Janna Nurul Azmy Pratiwi Ovi Oktavia K Sihombing Paiman Nadeak Pebriana Asina Panjaitan Pebryna Riosa Siburian Peter Patiangbanua Purba Philip Marchello Hasonangan Sinaga Pingky Monica Hasugian Piona Okta Piana Poliman Padang Pretty Grace Banjarnahor Putri Adinda Manurung Putri Jesika Putri Permata Assiddiq Harahap Putri Widia Ningsih Rahma Yani Hasibuan Rahmi Siregar Rama Rizky Septienda Saragih Ramona Febiola Simorangkir Ramsul Nababan Rani Sabeta Nainggolan Ratu Chintia Zahara Sihaloho Ray Dinho Simatupang Raysa Diva Zalianti Reh Bungana Beru Perangin-angin Reh Bungana Br PA Reh Bungana Br. PA Reh Bungana Parangin angin Reh Bungana Perangin-angin Reni Berlian Silalahi Retno Rezky Fajriana Rian T R Simanjuntak Rimma Anisa Siagian Rindiani Lumban Gaol Rini Armianti Berutu Risa Rozzaqi Rambe Risky Sakti Lumban Gaol Rizky Khairani Br Gintin Rohana Manalu Rohma Safitri Roma Nauli Stephany Br Bintang Rona Rindamelani Hutasoit Roselli Anjelina Lumbansiantar Rotua Florentina Natalia Simanjuntak Ruth Astrinata Sihite Ruth Lidya Siboro Ruth Yesika Siahaan Sadnes Sinaga Salman Lubis Samuel Sihite Sania Dwi Aura Saparutdin Brutu Sarah Miranda Gultom Sarah Sabina Sari Sesilia Depari Satya Nofryanti Seevaira Chyta Simanullang Selpi Andryani Br Sibagariang Shelly Dwira Simorangkir Shelly Elprida Gajahmanik Sindari Br. Barus Siti Ansari Tambunan Siti Fatimah Sari Ritonga Sri Hadiningrum Stefy Margaretha Suci Izdihar Hulwa Sulastri Krisdayanti Sinambela Syarifa Aini Tara Ashiilah Taslima Amelia Taufik Tasya Ananda Putri Harahap Tawarika M. Pandiangan Teddy Pascha S.Depari Tessa Lonika Simanullang Tri Mei Rosalya Purba Trima Uasito Tampubolon Triska Marsha Olivia Valtino Gabriel Gultom Vika Oktavia Situmorang Vinolya Lidevia Br Manik Viona Francesca Purba Wika Wiryanti Siregar Yeni Yolanda Simbolon Yenni Enjelina Simatupang Yona Kristin Simbolon Yosua Gabe Maruli Sianggaran Yosua Gabe Maruli Sijabat Zianna Mira Simatupang Zoan Gaharu Parangin-Angin