p-Index From 2021 - 2026
8.103
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Membuat dan Menggunakan Alat Peraga Game Eleven Pieces Multiplication (GEPION) untuk Memudahkan Menghitung Perkalian pada Guru di Sekolah Dasar Framz Hardiansyah; Muhammad Misbahudholam AR; Sama '
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.984

Abstract

Aktivitas manusia dalam kehidupan sehari hari selalu bersangkutan dengan ilmu matematika lebih tepatnya pada kemampuan berhitung. Dalam hal ini kemampuan berhitung dibutuhkan manusia sejak sekolah dasar, akan tetapi saat ini banyak siswa disekolah dasar kurang berminat untuk belajar matematika dikarenakan matematika itu sulit untuk dipelajari. Keterampilan melakukan operasi perkalian pada siswa kelas III masih rendah. Hal itu disebabkan media pembelajaran yang dilakukan kurang tepat. Salah satu pembaharuan dalam media pembelajaran yang ditawarkan penulis yaitu dengan menggunakan media pembelajaran game eleven pieces multiplication. Tujuan penelitian ini: 1) Untuk mengetahui cara kerja dari game eleven pieces multiplication, 2) Untuk mengetahui implementasi media pembelajaran game eleven pieces multiplication pada mata pelajaran matematika untuk menumbuhkan minat belajar siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif. Hasil dan pembahasan yang dilakukan, meliputi: 1) Merancang desain sekaligus pembuatan game eleven pieces mulitiplication, dalam pembuatan media ini sangatlah mudah dengan menggunakan alat-alat sederharna seperti stik dari kayu. Selain itu media ini mudah dibawa kemana saja dan sangat sesuai untuk dimiliki guru dan peserta didik, 2) Merumuskan cara penggunaan game eleven pieces multiplication, oleh peserta didik tingkat sekolah dasar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Game eleven pieces multiplication merupakan sebuah media yang dapat membantu dan mempermudah siswa sekolah dasar pada mata pelajaran matematika perkalian. 2) Dengan adanya game eleven pieces multiplication ini menambah minat dan rasa percaya diri siswa terhadap mata pelajaran matematika sangat tinggi.
Implementasi pendidikan multikurtural melalui pendekatan nilai luhur budaya dan pancasila untuk membangun karakter mahasiswa dalam meghadapi arus globalisasi Muhammad Misbahudholam A.R.
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 1, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.899 KB)

Abstract

Globalization is indeed very strongly felt in every aspects of life of society, nation and state. The joints are ediologi, political, economic, social, cultural, defense and security. The fade of nationalism and solidarity is one of the diseases that are suffered by children of this country. This factor is also the background for the emergence of awareness of the importance of education implementation multikurtural in building character/good manners. Characters based on a multicultural nation in accordance with the motto "Bhineka Tunggal Ika/Unity in Diversity" should be the foundation in the development of the character / character the future of the nation of Indonesia. The purpose of this research are: (1) knowing how to approach memalui implementation of multicultural education and cultural values of Pancasila to build student character in meghadapi globalization in STKIP PGRI Sumenep; (2) determine the factors supporting and implementing multicultural education memalui approach and the cultural values of Pancasila in STKIP PGRI Sumenep. This research is a case study with research subjects covering STKIP PGRI Sumenep, chairman, faculty, and students. The approach used is a qualitative approach with descriptive analysis method. The results of this study are: (1) to implement multicultural education through the approach of cultural values and Pancasila run very and able to build student character STKIP PGRI Sumenep (2) factors pendukunggnya is good cooperation between all the components in STKIP PGRI Sumenep, starting from the chairman, lecturers, students and parents of students. Their breadth to students in developing their potential through both intra and extra school.Keywords: Multicultural Education, Student Character. http://dx.doi.org/10.17977/um022v1i22016p089
Prosocial Behavior of Elementary School Students Based on Gender Differences in Society 5.0 Muhammad Misbahudholam AR; Framz Hardiansyah
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.887 KB) | DOI: 10.46843/jiecr.v3i3.121

Abstract

This study aimed to determine the prosocial behavior of elementary school high-grade students based on gender differences in society 5.0. Challenges in fostering students' prosocial behavior as barriers for teachers to pay attention to students, difficulties among teachers and parents in instilling prosocial behavior, students act against social behavior at school because they imitate the behavior of adults outside of school. The study used a quantitative approach with a descriptive method. The data measurement tool is a questionnaire in the form of a scale developed based on indicators of prosocial behavior. The research population was all high-class students at SDN Sentol Laok, Sumenep Regency, totaling 84 students. Based on the examination results, the prosocial behavior in students is helping, being generous, sharing, acting honestly, and working together. Students show this according to student practice both inside and outside the classroom. Efforts made by teachers in instilling prosocial behavior in students are generating, showing, enforcing rules and social activities. Inspiring is the main effort in instilling and fostering students' prosocial behavior. While students' prosocial behavior is included in the moderate category with an average value of 1.89, students can display and demonstrate their prosocial behavior. The results showed that male adolescents had higher prosocial behavior than female adolescents due to differences in physical and psychological factors such as effective differences, cognitive differences, parenting factors, and age.
Analisis Optimalisasi Peran Guru dan Orang Tua dalam Mendampingi Anak Selama Pembelajaran Daring Siswa Sekolah Dasar Muhammad Misbahudholam AR; Framz Hardiansyah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1942

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda pada saat ini berdampak terhadap segala aktivitas masayarakat, dalam hal ini masyarakat diminta untuk banyak beraktivitas di dalam rumah untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19. Dengan adanya pembelajaran jarak jauh maka perlu adanya kerjasama antara guru dan orang tua dalam mendampingi siswa kelas IV SDN Pabian IV belajar di rumah. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis peneitian deskriftif. Dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data dan menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian yakni, peran yang dilakukan oleh guru dan orang tua dalam mendampingi anak selama pembelajaran daring kelas IV SDN Pabian IV yaitu, berkomunikasi langsung dengan orang tua sekaligus anak, mendampingi anak dalam mengerjakan tugas, membimbing dan memberi pengarahan terhadap anak. Selain itu terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan pembelajran daring diantaranya kurangnya pemahaman materi pembelajaran oleh orang tua maupun siswa, orang tua kurang paham dalam mengoprasikan Gadged atau HP android dan siswa juga merasakan kebosanan dalam mengikuti pejaran daring.
Analisis Optimalisasi Peran Guru dan Orang Tua dalam Mendampingi Anak Selama Pembelajaran Daring Siswa Sekolah Dasar Muhammad Misbahudholam AR; Framz Hardiansyah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1942

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda pada saat ini berdampak terhadap segala aktivitas masayarakat, dalam hal ini masyarakat diminta untuk banyak beraktivitas di dalam rumah untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19. Dengan adanya pembelajaran jarak jauh maka perlu adanya kerjasama antara guru dan orang tua dalam mendampingi siswa kelas IV SDN Pabian IV belajar di rumah. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis peneitian deskriftif. Dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data dan menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian yakni, peran yang dilakukan oleh guru dan orang tua dalam mendampingi anak selama pembelajaran daring kelas IV SDN Pabian IV yaitu, berkomunikasi langsung dengan orang tua sekaligus anak, mendampingi anak dalam mengerjakan tugas, membimbing dan memberi pengarahan terhadap anak. Selain itu terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan pembelajran daring diantaranya kurangnya pemahaman materi pembelajaran oleh orang tua maupun siswa, orang tua kurang paham dalam mengoprasikan Gadged atau HP android dan siswa juga merasakan kebosanan dalam mengikuti pejaran daring.
Enhancing Students’ Learning Motivation through Changing Seats in Primary School Framz Hardiansyah; Muhammad Misbahudholam AR
Mimbar Sekolah Dasar Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v9i1.43002

Abstract

The problem that teachers often face in primary school is the students’ low absorption in understanding a lesson. Currently, learning is still teacher-centered, which causes students to be less active in participating in the teaching and learning process. The problem in this research is how to enhance students' learning motivation through changing seats in primary school. This study is a quantitative study with a research design using a post-test-only control design. The data were collected using test and observation method and were analyzed using normality test, homogeneity test, t-test, and further hypothesis testing, which is to compare the learning outcomes of the experimental class and the control class. This study concludes that there was an increase in students' learning motivation through changing seats in primary schools, which can be seen from the results of data analysis showing that the value of tcount = greater than ttable = 2.2899 at a significant level of 5% (tcount ttable ) count 3.0030 table 2.2899, H0 was accepted.
Training and Coaching Strengthening Character Education Based On School Culture InThe Upper Class Of Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Tamidung Batang-Batang: Pelatihan Dan Pembinaan Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kultur Sekolah Di Kelas Atas Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Tamidung Batang-Batang Ali Armadi; Muhammad Misbahudholam AR; Kurratul Aini
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.882 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang818

Abstract

The purpose of this service is to equip upper-class students of Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam with training and development of strengthening character education (PPK) based on school culture. The method used in this service activity consists of several stages, namely; preparation, implementation, data collection and evaluation. The implementation of strengthening character education is carried out mainly using four (4) ways, namely: 1) Integrating into the curriculum such as the preparation of a Learning Implementation Plan (RPP) for each subject by considering the uniqueness of the identity of the school culture and the surrounding environment and integrating into the construction of teaching materials specifically for each subject that contains references to local culture, 2) Improving the strengthening of school culture-based character education into the learning activity process by integrating it into the curriculum, optimizing local content and classroom management/ management, 3) Strengthening school culture-based character education (PPK) formed through habituation or orientation of daily values, good attitudes of educators, norms, rules, school ecosystems, and school traditions, and 4) Strengthening school culture-based character education with involving or collaborating with the community and through the involvement of existing partners, such as: parents, religious leaders/ leaders, community leaders, educational activists, academics, culturalists, business actors, literati, artists and other related parties. Abstrak Tujuan pengabdian ini adalah membekali siswa kelas atas Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam dengan pelatihan dan pengembangan penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kultur sekolah. Adapun Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini terdari dari beberapa tahapan yaitu; persiapan, pelaksanaan, pengambilan data dan evaluasi. Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter dilaksanakan terutama menggunakan empat (4) cara, yaitu: 1) Mengintegrasikan ke dalam kurikulum seperti penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada setiap mata pelajaran dengan mempertimbangkan keunikan identitas kultur sekolah dan lingkungan sekitarnya dan mengintegrasikan ke dalam konstruksi bahan ajar khusus mata untuk setiap mata pelajaran yang memuat referensi kultur lokal, 2) Meningkatkan penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kultur sekolah ke dalam proses kegiatan pembelajaran dengan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum, mengoptimalkan muatan lokal serta pengelolaan/manejemen kelas, 3) Penguatan pendidikan karakter berbasis kultur sekolah terbentuk melalui kegiatan pembiasaan atau orientasi nilai-nilai sehari-hari, suri tauladan pendidik, norma, aturan, tradisi sekolah dan eksistem sekolah, dan 4) Memperkuat pendidikan karakter berbasis kultur sekolah dengan mellibatkan atau kolaborasi masyarakat serta melalui pelibatan mitra yang ada, seperti: orang tua, pemuka/tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat pendidikan, akademisi, budayawan, pelaku usaha, sastrawan, seniman dan pihak terkait lainnya.
Realizing Creative Innovative Education through Increasing Digitalization Skills in Learning with Canva Media in the Era of Smart Society 5.0: Wujudkan Pendidikan Inovatif Kreatif melalui Peningkatan Kemampuan Digitalisasi dalam Pembelajaran dengan Media Canva di Era Smart Society 5.0 S. Sama'; Syaiful Bahri; Muh. Misbahudholam AR.
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.092 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang864

Abstract

The purpose of community service activities is based on various findings about problems owned by partners, namely SDN Kepanjin Kec. Sumenep City, Sumenep Regency. The forms of the problem are: a). Because some teachers have not utilized technology in the learning process and b). the learning process is still carried out conventionally. So that the proposing team offers solutions to provide understanding and increase the knowledge of partner teachers about the use of technology through Canva media. This community service activity at SDN Kepanjin was held in March 2022. The activities carried out included workshops for teachers of SDN Kepanjin. The steps of this service activity include; preparation of activities, implementation of activities, and post-activities. The conclusions of the results of community service are; a). Community service activities about realizing creative innovative education through increasing digitalization capabilities in learning with canva media in the era of smart society 5.0 have been carried out well. b). Community service activities at SDN Kepanjin received an enthusiastic response from the teachers. and c) Workshop participants understand well how to use canva media in the learning process. Abstrak Tujuan dari dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan dari berbagai temuan tentang permasalahan yang dimiliki oleh mitra yaitu SDN Kepanjin Kec. Kota Sumenep Kab.sumenep. Adapun bentuk masalah yaitu: a). Karena beberapa guru belum memanfaatkan tekhnologi dalam proses pembelajaran dan b). proses pembelajaran masih dilakukan secara konvensional. Sehingga tim pengusul menawarkan solusi untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan pengetahuan guru mitra tentang penggunaan teknologi melalui media Canva. Kegiatan pengabdian masyarakat di SDN Kepanjin ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi workshop untuk guru-guru SDN Kepanjin. Adapun langkah-langkah kegiatan pengabdian ini meliputi; persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan pasca kegiatan. Kesimpulan dari hasil kegatan pengabdian kepada masyarakat yaitu; a). kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang mewujudkan pendidikan inovatif kreatif melalui peningkatan kemampuan digitalisasi dalam pembelajaran dengan media canva di era smart society 5.0 telah terlaksana dengan baik. b). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SDN Kepanjin mendapatkan respon yang antusias dari para guru. dan c) Peserta workshop memahami dengan baik tentang cara penggunaan media canva dalam proses pembelajaran.
Legacy of Heroic Values Education KH. Abdullah Sajjad from Madura Assisted with Learning Comics for SD/MI Students in Sumenep Muhammad Misbahudholam AR; Surya Fajar Rasyid; M. Ridwan
Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 14, No 1 (2021): Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mad.v14i1.10315

Abstract

The purpose of this research is First, describing the educational value of KH Abdullah Sajjad from Madura on elementary school/MI students. Second, describe the strategy of implementing the education value of KH Abdullah Sajjad uses comic learning in elementary school. This research method uses a qualitative approach that orates to the exposure of education implementation of the value of heroes from students or caregivers. The educational values of KH heroism Abdullah was time to disseminate, especially to elementary school-aged children and ibtidaiyah. From the data obtained, KH. Abdullah Sajjad bequeathed the values of leadership, courage, spirit of nationalism and patriots, togetherness and responsibility, love of the homeland, willing to sacrifice selflessly.
Peran Sekolah melalui Kegiatan Pembiasaan Terintegrasi Pembelajaran IPS untuk Membangun Karakter Siswa Sekolah Dasar Yetti Hidayatillah; Agus Wahdian; Muhammad Misbahudholam
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3784

Abstract

Pembelajaran IPS memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter siswa. Namun, Pembelajaran IPS dalam pembentukan karakter siswa tentunya bukanlah hal yang mudah, perlu perjuangan yang berkesinambungan agar menghasilkan hasil yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Pembelajaran IPS memiliki kesamaan dengan pendidikan karakter yang mana keduanya memiliki tujuan untuk menjadikan siswa sebagai warga negara yang baik, perduli terhadap masalah sosial dan lingkungan yang ada, serta juga sama-sama memiliki rasa kebangsaan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui sejauh mana peran sekolah dalam menumbuhkan karakteristik pada peserta didik di SDN Marengan Daya 1. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik dan guru SDN Marengan Daya 1. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, Data primer hasil wawancara, data sekundernya yaitu buku, jurnal, data-data sekolah, sumber datanya yaitu dari kepala sekolah dan satu wali kelas. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan SDN Marengan Daya 1 menerapkan pembiasaan 3S dan membaca doa, pembiasaan hidup sehat, pembiasaan membaca asmaul husnah serta doa harian, penbiaaaan tanggung jawab, disiplin, jujur dan ekstra kurikuler tahfidz Al-Quran sehingga tidak hanya pandai dalam ilmu umum melainkan pandai pula dalam ilmu keagamaan sebagai bekal menuju manusia yang berguna bagi Nusa bangsa dan agama. Dengan pembiasaan tersebut maka sekolah sudah memberikan jembatan untuk menjadikan setiap siswa SDN Marengan Daya 1 menjadi siswa berkarakter dengan jiwa sosial, intelektual dan religius.
Co-Authors Abd. Mu’in, Abd. Mu’in Abd. Mu’in, Abd. Mu’in Abdul Wahab Abdullah hasan AS Afifah Afra Rohmah Afra Rohmah, Afifah Agus Wahdian Ahmad Hanafi Ahmad Shahibul Wafa Ahmad Shiddiq Ahmad, Sabaruddin Al Warist Ali Armadi Alifi, Wildan Alifi, Wildan Amalinda, Sofiyatul Amaliya, Fadhia Anis Arendra Anis Sulalah Armadi, Ali Asmoni Asmoni Asmoni, Asmoni Astuti, Yeni Puji Badruttamam, Badruttamam Badruttamam, Badruttamam Choli Astutik Dinda Tri Septiyan Fadila Fadila Faizin, Khairul Fajar Budiyono Fram Hardiansyah Framz Hardiansyah Hidayatillah, Yetti Hidaytillah, Yetti Hidaytillah, Yetti Hodairiyah, Hodairiyah Iskandar Dzulkarnain iwan kuswandi Jamilah Khoirul Hidayat Khoirul Hidayat Kurratul Aini Kurratul Aini Kurratul Aini, Kurratul Kuswadi, Iwan lailatul jannah M. Ridwan Mahtum, Ahmad Rahiqim Moh Fauzi Moh Fauzi, Moh Moh. Khairul Fattah Moh. Wardi Moh. Yasir Mulasih Nafis, Moh Naofan Ni Putu Utami Indah Damayanti Nisa', Qonita Izzatun Noriyana, Dita Kharisma Nur Azizah Nurul Fadilah, Nurul Oktavia, Vita Nur Praseno, Donny Praseno, Donny Rahiqim Mahtum, Ahmad Ramadhani, Indah Rate Seftinindias Dwi Kumala Rofik Rofik Rohmah, Afifah Afra Sabaruddin Ahmad Sama', Sama' Sama', Sama' Sama’ Sama’ Sama’, Sama’ Sattina Sattina Sa’diyah, Fitrimatus Siti Arifa Siti Nur Asmauliyah Sofi Oktalibriyanti Sukitman, Tri Sulistiyono Surya Fajar Rasyid Syaiful Bahri Tuti Mutia Violeta Wiendia Jaya Windiani Rofiana Wujdiyani Wujdiyani Yeni Puji Astuti Yetti Hidayatillah Yetti Hidayatillah Zainuddin Zainuddin