Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan media balok magnet dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan terhadap anak dengan hambatan intelektual Reza Febri Abadi; Dedi Mulya; Dara Ayu Rosaliana
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.17 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i1.11864

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui data dan informasi mengenai penerapan media balok magnet dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan terhadap anak dengan hambatan intelektual kelas III SDKh di SKh Elok Asri Kota Serang. Desain yang digunakan adalah A-B-A dan metode penelitian ini ialah kuasi eksperimen dengan subyek tunggal atau single subyek research (SSR). Subjek penelitian ini adalah anak dengan hambatan intelektual. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan tes membaca dengan sembilan soal, target behavior pada penelitian ini adalah membaca permulaan dengan membaca huruf bilabil yang terdiri dari huruf p, b dan m dan huruf dental yang terdiri dari huruf n, t, f, l, s, dan r. Data yang telah diperoleh akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan data dari penelitian yang telah dianalisis menunjukkan hasil yang cukup baik, dimana adanya perubahan yang lebih baik terhadap kemampuan membaca anak dibandingkan kemampuan awal anak sebelum adanya intervensi melalui media balok magnet. Hal ini dapat diketahui melalui hasil penyajian data melalui tabel disetiap fasenya dengan mean level baseline 1 (A-1) adalah 33 dan, intervensi (B) adalah 60,8 dan mean level untuk baseline 2 (A-2) ialah 45,8. Hal tersebut dapat terlihat adanya peningkatan pada penelitian ini meskipun ada beberapa fase yang memiliki kecenderungan stabilitas yang tidak stabil sebab masih dibawah kriteria stabilitas data. Akan tetapi, media balok magnet ini mampu meningkatkan keterampilan membaca permulaan anak.  Abstract: The purpose of this study is to find out the data and information on the application of magnetic beam media in improving the initial reading skills of children with intellectual barriers in grade III SDKh in SKh Elok Asri Serang City. The design used is A-B-A and this research method is a ucius experiment with a single subject or single research subject (SSR). The subject of this study was a child with intellectual barriers. Data collection is an observation and reading test with nine questions, the target behaviour in this study is to read the beginning by reading bilabial letters consisting of the letters p, b and m and dental letters consisting of the letters n, t, f, l, s, and r. The data that has been obtained will be analyzed using descriptive statistics. Based on data from the research that has been analyzed shows quite good results, where there is a better chance in the child's reading ability than the initial ability of the child before the intervention through the medium of magnetic beams. This can be known through the results of presenting data through tables in each phase with the mean baseline level 1 (A-1) being 33, intervention (B) being 60.8 and the mean level for baseline 2 (A-2) being 45.8. This can be seen as an improvement in this study although there are several phases that have a tendency to stability that is unstable because it is still below the data stability criteria. However, this magnetic beam medium is able to improve the child's early reading skills.
PENYUSUNAN ASESSMEN DAN HASIL UJI COBA ASESMEN MOTORIK HALUS UNTUK KESIAPAN MENULIS PERMULAAN DAN PRE-REQUISITNYA Sistriadini Alamsyah Sidik; Reza Febri Abadi, M.Pd; Emay Mastiani, M.Pd; Anisyah Dewi Syahfitri
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.404 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i2.5316

Abstract

             Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya suatu asessmen yang dapat mengukur perkembangan motorik halus untuk kesiapan menulis permulaan seorang anak. Asessmen yang dimaksud dalam penelitian ini adalah proses sistematis dalam mengumpulkan data dan informasi tentang perkembangan motorik halus dalam kesiapan menulis permulaan yang sudah dimiliki siswa, hambatan atau kesulitan yang dialami, dan kebutuhan belajar yang dihadapi saat ini secara individual. Dalam melakukan asesmen ini, terlebih dahulu peneliti merancang sebuah instrumen asesmen dengan mengembangkan poin-poin  yang telah ada untuk aspek motorik halus untuk kesiapan menulis permulaan yang selanjutnya dijadikan acuan dalam pelaksanaan asesmen. Tujuan dari penelitian asessmen ini yaitu sebagai panduan untuk membantu guru, praktisi pendidikan, siswa maupun orang tua dalam menemukan kemampuan motorik halus yang telah dimiliki siswa, menemukan hambatan dan faktor penyebab siswa  belum dapat menulis, serta membantu guru maupun praktisi pendidikan dalam menemukan informasi berharga untuk keperluan membuat program pembelajaran. Berdasarkan hasil uji coba di TK Mustika Lembang, diketahui terdapat dua orang anak yang mengalami hambatan dalam menulis permulaan. Hasil dari uji coba ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pihak guru dan sekolah dalam menyusun suatu program pembelajaran bagi anak.
Penerapan metode phonetic placment untuk meningkatkan kemampuan pengucapan konsonan bilabial Lusiana Lusiana; Reza Febri Abadi; Yuni Tanjung Utami
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.757 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i2.12961

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahan yang peneliti temukan di SKh Al-Karim Cikedal Pandeglang Banten, yaitu pada anak dengan hambatan fisik motorik kelas IV SDKh dalam kemampuan pengucapan konsonan bilabial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode phonetic placment memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan pengucapan konsonan bilabial [p], [b], [m], [w], di awal, di tengah, dan di akhir kata pada anak dengan hambatan fisik motorik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan single subject research. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, dokumntasi dan instrumen. Hasil yang diperoleh subject dilihat dari perubahan level data pada analisis antar kondisi pada fase intervensi (B) ke baseline-1 (A1) meningkat sebesar (46) poin akibat diberikannya perlakuan. Sedangkan pada fase baseline-2 (A2) ke intervensi (B) mengalami peningkatan sebesar (-18) poin. Walaupun pada fase baseline-2 (A2) data yang diperoleh lebih rendah dari fase intervensi, namun data yang diperoleh lebih tinggi lebih tinggi dari fase baseline-1 (A1).selain itu, data overlap pada fase intervensi (B) ke baseline-1 (A1) dan fase baseline-2 (A2) ke intervensi (B) memiliki persentase overlap 0%. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat menjawab hipotesis bahwa dengan penerapan metode phonetic placment kemampuan pengucapan konsonan bilabial pada satu anak dengan dengan hambatan fisik kelas IV SDKh Meningkat. Abstract: This study is motivated by the problems that researchers found in SKh Al-Karim Cikedal Pandeglang Banten, namely in children with physical motor barriers in class IV SDKh in the ability to pronounce bilabial consonants. This study aims to determine whether the application of the phonetic placment method has a significant effect in improving the ability to pronounce bilabial consonants [p], [b], [m], [w], in the beginning, in the middle, and at the end of words in children with physical motor barriers. The type of research used is experimental research with single-subject research. The data collection techniques used are observation, documentation, and instruments. The results obtained by the subject are seen from the change in data levels in the analysis between conditions in the intervention phase (B) to baseline-1 (A1) increased by (46) points due to the treatment given. While in the baseline-2 (A2) to intervention (B) phase, there was an increase of (-18) points. Although in the baseline-2 (A2) phase, the data obtained was lower than in the intervention phase, the data obtained was higher than in the baseline-1 (A1) phase. In addition, the overlap data in the intervention phase (B) to baseline-1 (A1) and baseline-2 (A2) phase to intervention (B) had a 0% overlap percentage. Thus the results of this study can answer the hypothesis that with the application of the phonetic placment method, the ability to pronounce bilabial consonants in one child with physical disabilities in class IV SDKh Increased.
Penggunaan metode drill dalam meningkatkan pembelajaran tata boga pada siswa dengan hambatan pendengaran Reza Febri Abadi; Toni Yudha Pratama; Cindy Aditya Lestari
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.867 KB) | DOI: 10.30870/unik.v5i1.8150

Abstract

This study aims to determine the use of the drill method application in improving culinary learning in students with hearing loss study with the design of a pre-test group post-test Class VII in SKh Negeri 02 Serang City Banten), This study is an experimental study using one group approach pretest-posttest. The subjects in this study were deaf students in class VII with a total of 3 students at State College 02, Serang city. The instrument used in using the drill method is a performance test in the form of a psychomotor assessment sheet in accordance with the target behaviour to be achieved. The results showed the average value of students 'initial psychomotor abilities (pretest) 32, after studying the average value of students' final psychomotor abilities (posttest) to 87. The results of statistical tests showed that the use of the drill method could improve culinary learning in making rainbow cakes in students with hearing loss in class VII in SKh 02 Serang City, Banten. Based on the results of research on the use of the drill method in the procurement of good skills making the rainbow cake to students with hearing impairment in class VII at Skh 02 city of Serang Banten, the drill method is hampered against the ability to make the acquisition of rainbow cake baking skills, this is indicated by the increasing increase.
PENGGUNAAN MEDIA ULAR TANGGA BRAILLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN ANGKA 1 – 10 ANAK DENGAN HAMBATAN PENGLIHATAN KELAS III DI SKH GYTHA KYARA 02- CARITA Cut Okta Dewi; Reza Febri Abadi; Toni Yudha Pratama
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.291 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i2.12992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data dan informasi mengenai penggunaan media ular tangga braille dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 1-10 anak dengan hambatan penglihatan Sdkh kelas III di Skh gytha kiara 02-Carita. Desain yang digunakan adalah A-B-A dan metode penelitian ini ialah kuasi eksperimen dengan subyek tunggal atau single subyek research (SSR). Subyek pada penelitian ini adalah anak dengan hambatan penglihatan. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan tes, target behavior pada penelitian ini adalah mengenal bilangan 1-10. Data yang telah diperoleh akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan data dari penelitian yang telah dianalisis menunjukkan hasil yang cukup baik, dimana adanya perubahan yang lebih baik terhadap kemampuan mengenal bilangan anak dibandingkan kemampuan awal anak sebelum adanya intervensi melalui media ular tangga braille. Hal ini dapat diketahui melalui hasil penyajian data melalui tabel disetiap fasenya dengan mean level baseline 1 (A-1) adalah 33 dan, intervensi (B) adalah 60 dan mean level untuk baseline 2 (A-2) ialah 48,5. Bedasarkan hasil tersebut dapat disimpukan adanya peningkatan pada penelitian ini meskipun ada beberapa fase yang memiliki kecenderungan stabilitas yang tidak stabil sebab masih dibawah kriteria stabilitas data. Akan tetapi, media ini mampu meningkatkan kemampuan mengenal bilangan anak.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL BANTEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI VERBAL ANAK AUTIS. Sistriadini Alamsyah sidik; toni yudha pratama; reza febri abadi; ratih listianigtyas
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.372 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3537

Abstract

Permainan  tradisional Banten dijadikan sebagai media untuk melakukan intervensi karena dapat lebih banyak menstimulasi anak untuk belajar berinteraksi dengan lingkungannya (teman-teman dan guru) dan dapat menstimulus peningkatan kemampuan komunikasi anak Autis. Penelitian tentang permainan tradisional Banten ini dilakukan dengan melibatkan teman sebaya telah disetting terlebih dahulu sehingga matang dalam pelaksanaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi tentang penggunaan permainan tradisional Banten untuk meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak Autis di SD Inklusi X di Kota Serang, dengan waktu penelitian mulai dari tanggal 18 April 2016 sampai dengan tangga l 3 Oktober 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan pendekatan Single Subject Research, sedangkan desain yang digunakan adalah desain A-B-A. Target behavior dalam penelitian ini yaitu mampu mengungkapkan keinginan. Data yang diperoleh dianalisis melalui statistik deskriptif, dan ditampilkan melalui grafik. Hasil penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan permainan tradisional Banten yang pada pada prosesnya melibatkan teman sebaya dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak Autis Kata Kunci : permainan tradisional Banten, anak Autis, kemampuan komunikasi
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK AUTISTIK KELAS VI SDLB DI SKh NEGERI 02 LEBAK Ikma Nurohman; Dr. Hj. Isti Rusdiyani, M.Pd; Reza Febri Abadi, M.Pd
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.644 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i1.5303

Abstract

Abstract  The use of flash card media is used as a learning media for intervention because this media can stimulate children to want to learn to read and can stimulate an increase in the ability to read vowels and syllables of autistic children. The flash card media used in this study is a media created by researchers to improve the ability to read the beginning of a child. This study aims to determine the effectiveness of the use of flash card learning media on the ability to read the beginning of autistic children in class VI SDLB SKh 02 Lebak. This research is an experimental study with the approach of Single Subject Research (SSR). The research design used in this study uses a reversal design with the form of A-B-A. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and displayed through line graphs. The subjects in this study focused on an autistic child in class VI SDLB with the initials MAH. The study was conducted for approximately one month with the number of research sessions which was 16 times with the target of the behavior of reading vowels and reading syllables. Based on the results of the study, it is known that the use of flash card learning media can improve the ability to read the beginning of autistic children in class VI SDLB SKh 02 Lebak. This is indicated by the increase in the average data acquisition on the two target behaviors. The results obtained from the target behavior 1 (vowel reading) in phase A1 (baseline 1) were 48.75%, after the intervention in phase (B) the average data obtained gained increased to 87.5%, and after giving it the intervention data obtained on phase A2 (baseline 2) was 73.75%. For target behavior 2 (reading syllables) the results of the average acquisition of data obtained in phase A1 (baseline 1) are 25%, after intervention in phase (B) the average data obtained obtained increases to 84%, and after given intervention the average data obtained in phase A2 (baseline 2) was 68%. Thus, it can be concluded that the use of flash card learning media effectively improves the ability to read the beginning of autistic children in class VI SDLB SKh 02 Lebak.
Penggunaan media board daily activity dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak dengan hambatan intelegensi Reza Febri Abadi; Ami Silvia; Dedi Mulya
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.336 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i2.12956

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keefektivan penggunaan media board daily activity, dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak dengan hambatan intelegensi di Sekolah Khusus Al-Khairiyah kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan single subject research dengan subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjmlah satu anak yang memiliki hambatan intelegensi. Penelitian ini menggunakan desain A-B-A, pada fase baseline-1 (A1) nilai rata-rata yang didapatkan sebesar 33%, pada fase intevensi (B) nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 85%, dan pada fase baseline-2 (A2) nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 71%, memiliki presentase overlap sebesar 0%.  Hasil penelitian yang telah diperoleh dapat menjawab hipotesis bahwa dengan media board daily activity efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak dengan hambatan inetelegensi kelas III di Sekolah Khusus Al-Khairiyah Kota Cilegon. Abstract: This study aims to determine the effectiveness of using the daily activity media board in improving the fine motor skills of children with intellectual disabilities in the Al-Khairiyah Special School Cilegon City. This research uses an experimental research type with single-subject research, with the subject involved in this research being one child who has intelligence barriers. This study uses the ABA design; in the baseline-1 phase (A1), the average value obtained is 33%, in the intervention phase (B), the average value obtained is 85%, and in the baseline-2 phase (A2), the value the average obtained was 71% had an overlap percentage of 0%. The results of the research that have been obtained can answer the hypothesis that the daily activity board media is effectively used to improve the fine motor skills of children with class III interagency obstacles in the Al-Khairiyah Special School Cilegon City.
PENGGUNAAN MEDIA KOCAK UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK AUTIS DI SDN 07 KAMAL PG JAKARTA Riqqah Nidhakhatani; Erna Sari Oktavia; Reza Febri Abadi; Rifkia Nurkholifa; Ai Lisna
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v4i1.5589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media KOCAK (Kotak Cerdas dan Anak Kreatif) terhadap kemampuan kognitif anak serta merangsang kreativitas dan imajinasi pada anak autis kelas 3 SD di SD Negeri 07 Kamal PG Jakarta. Efektivitas media KOCAK dapat dilihat dari berkurangnya frekuensi kesalahan pada setiap tes di masing-masing sisi oleh subjek setelah diberikan intervensi. Terdapat 5 sisi yang setiap sisinya memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda, sisi pertama terdapat balok susun dimana anak merangkai balok yang telah di beri huruf sehingga menjadi suatu kata. Sisi kedua terdapat Puzzle angka dengan bentuk yang berbeda-beda. Sisi ketiga terdapat gambar susun, dimana anak harus menyusun gambar sehingga menjadi gambar yang di inginkan. Sisi keempat terdapat bangun ruang dan huruf ABJAD, dimana ketika anak belum dapat mengenal huruf maka langkah pertama anak belajar pada sisi ini, kemudian setelah anak dapat mengenal huruf maka anak dapat melanjutkan ke sisi pertama yaitu balok susun. Sisi kelima terdapat tempat parkir, dimana pada sisi ini anak dapat bermain sekaligus merangsang kreativitas dan imajinasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah satu siswa autis kelas 3 Sekolah Dasar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah hasil assesmen yang diberikan oleh guru. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa media KOCAK efektif terhadap meningkatkan kemampuan kognitif pada anak autis. Hal ini ditunjukan bahwa pada percobaan pertama sisi 1 : 30% kemudian percobaan kedua sisi 1 : 45% dan sebagainya.
Penerapan metode phonetic placment untuk meningkatkan kemampuan pengucapan konsonan bilabial Lusiana Lusiana; Reza Febri Abadi; Yuni Tanjung Utami
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.757 KB) | DOI: 10.30870/unik.v7i1.12987

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahan yang peneliti temukan di SKh Al-Karim Cikedal Pandeglang Banten, yaitu pada anak dengan hambatan fisik motorik kelas IV SDKh dalam kemampuan pengucapan konsonan bilabial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode phonetic placment memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan pengucapan konsonan bilabial [p], [b], [m], [w], di awal, di tengah, dan di akhir kata pada anak dengan hambatan fisik motorik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan single subject research. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, dokumentasi dan instrumen. Hasil yang diperoleh subject dilihat dari perubahan level data pada analisis antar kondisi pada fase intervensi (B) ke baseline-1 (A1) meningkat sebesar  (46) poin akibat diberikannya perlakuan. Sedangkan pada fase baseline-2 (A2) ke intervensi (B)  mengalami peningkatan sebesar (-18) poin. Walaupun pada fase baseline-2 (A2) data yang diperoleh lebih rendah dari fase intervensi, namun data yang diperoleh lebih tinggi lebih tinggi dari fase baseline-1 (A1).selain itu, data overlap pada fase intervensi (B) ke baseline-1 (A1)  dan fase baseline-2 (A2)  ke intervensi (B) memiliki persentase overlap 0%. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat menjawab hipotesis bahwa dengan penerapan metode phonetic placment kemampuan pengucapan konsonan bilabial pada satu anak dengan dengan hambatan fisik kelas IV SDKh Meningkat.  Application of the phonetic placement method to improve the ability to pronounce bilabial consonants Abstract: This research was motivated by the problems that the researchers found in SKh Al-Karim Cikedal Pandeglang Banten, namely in children with physical motoric barriers in class IV SDKh in the ability to pronounce bilabial consonants. This study aims to determine whether the application of the phonetic placement method has a significant effect in improving the ability to pronounce bilabial consonants [p], [b], [m], [w], at the beginning, in the middle, and at the end of the word in children with disabilities. motor physics. The type of research used is experimental research with single subject research. The data collection techniques used are observation, documentation and instruments. The results obtained by the subject were seen from the change in the level of data in the analysis between conditions in the intervention phase (B) to baseline-1 (A1) increased by (46) points due to the treatment. Meanwhile, in the baseline-2 phase (A2) to intervention (B) there was an increase of (-18) points. Although in the baseline-2 (A2) phase the data obtained were lower than the intervention phase, the data obtained were higher than the baseline-1 phase (A1). In addition, the data overlapped in the intervention phase (B) to baseline-1. (A1) and baseline-2 (A2) to intervention (B) phases have an overlap of 0%. Thus the results of this study can answer the hypothesis that with the application of the phonetic placement method the ability to pronounce bilabial consonants in a child with physical barriers in class IV SDKh increases.
Co-Authors Ade Anggraini Kartika Devi Ade Derajat Adzawiah, Mia Robi'ah Ai Lisna Al Hakim, Ibrahim Alfisyahri, Alfisyahri Amanda Noviyanti Ami Silvia Ananda Astri Solikha Anelia Muanis Anisyah Dewi Syahfitri Aniya Plb Aprianti, Selvia Ariyanti, Priscilla Vallencia Sherryl Dwi Asmiati, Neti Auliya Fitriyani Bahrudin, Febrian Alwan Balqisty, Restu Haura Cindy Aditya Lestari Cut Okta Dewi Dara Ayu Rosaliana Deasy Yunika Khairun, Deasy Yunika Dedi Mulia Dedi Mulia dedi mulya Dewi Cahyaningrat Dina Maydinatunnajwa Diyanti Putik Lestari Dr. Hj. Isti Rusdiyani, M.Pd Dwi Setia Permana Dzikra Ayu Adzkiya Eka Yuli Astuti Elsa Dikeu Septiani Emay Mastiani Erna Sari Oktavia Fadlilah, Syifa Aulia Nur Fitriani, Diana Haifa Nurul Ghassani Hardiyanti Kartika Putri Herma Raidha Hartanti Ikma Nurohman Indi Farhati Ishmah, Neza Jannah, Anna Miftahul Karina, Rr Farhana Rizqi Karina, Rr. Farhana Rizqi Khairil Fikri khairunnisa, mita Lavinda Zulfa Husnadhifa Lusiana Lusiana Lutfianti, Zerlinda Maria Magdalena Simatupang Maslahah, Sayidatul Maslahah, Sayidatul Masti'ah, Siti Maureza, Muhammad Iftikar Mila Vindiyani Mita Khairunnisa Muia, Dedi Mulia, Dedi Musayaroh, Siti Muslihah, Muslihah Mustika, Rina Anggiani Nabila, Rd Rizka Nabilla Shelomita Neti Asmiati Neti Asmiati Neti Asmiati Nisa, Zehan Nurul Nova, Imala Aprilia Aprida NUR, siti Nurhafidah, Widya Nurjannah, Winny Nurkolisa Plb Pratama , Toni Yudha Pratama, Toni Yudha Pratama, Toni Yudha Rahmawati, Atasya Eka ratih listianigtyas Ratih Listiyangtyas Ratih Listyaningtyas Retsa Agustina Rifkia Nurkholifa Rifkia Nurkholifa Rilva Afrilia Riqqah Nidhakhatani riska Apriliya Riska Nurjanah Risma Febrianti Ristanti, Ristanti Saji Saji Sayidatul Maslahah Septiani, Salsabila Shafhah, Hana Nailah Sidik, Sistriadini Alamsyah Sidik, Sistriadini Alamsyah Simbolon, Felixia Kristi Sistriadini Alamsyah Sidik Sistriadini Alamsyah Sidik Sistriadini Alamsyah Sidik Siti Julaeha Siti Masti'ah Siti Musayaroh Sri Nuriyanti Syafrizal Arif Rahman Syifa Tasliah Tantri, Firda Ayu Tati Nurul Hayati Tita Sundari Toni Yudha Toni Yudha Pratama Toni Yudha Pratama Toni Yudha Pratama Toni Yudha Pratama Utami, Yuni Tanjung Utami, Yuni Tanjung Waspia, Via Wiwik Kuspitasari Yani, Auliya Fitri Yayang Vaiza Usnawa Yayu Winengsih Yeyet Yuliyanti Yuni Tanjung Utami Yuni Tanjung Utami Yuni Tanjung Utami Yuwono, Joko Zahra Rahma Asshifa Zehan Nurul Nisa