p-Index From 2021 - 2026
10.596
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Terapi Pijat dan Senam Kaki terhadap Risiko terjadinya Ulkus Kaki Diabetik Pasien Diabetes Mellitus Tipe II: Randomized Controlled Trial Rita Erlina; Dewi Gayatri; Rohman Azzam; Fitrian Rayasari; Dian Novita Kurniasih
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.797 KB)

Abstract

Pasien diabetes melitus beresiko 15-20% dalam 5 tahun mengalami ulkus kaki diabetik dengan tingkat kekambuhan 50-70%, dan 85% akan menjalani amputasi, namun risiko luka kaki diabetik ini dapat dicegah dengan deteksi sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh terapi pijat dan senam kaki terhadap risiko terjadinya ulkus kaki diabetikum pada pasien Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Kota Cilegon. Rancangan penelitian menggunakan True Experiment dengan pre test–post test with Control group yang dilakukan randomisasi/ Randomized Controlled Trials. Sampel sebanyak 38 orang yang dibagi menjadi kelompok intervensi 19 orang dan kelompok kontrol 19 Orang. Instrumen penelitian menggunakan sistem kategori stratifikasi risiko IWGDF (International working Group on the Diabetik Foot) untuk menentukan tingkatan risiko ulkus kaki responden. Hasil penelitian pada kelompok intervensi terjadi penurunan bermakna skor risiko Ulkus Kaki diabetik (p 0.01< 0,05) setelah di lakukan terapi pijat dan senam kaki 3 kali seminggu selama 3 minggu. Terapi pijat dan senam kaki berpengaruh terhadap penurunan risiko terjadinya ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus tipe II. Terapi Pijat dan senam kaki dapat dikembangkan sebagai tindakan mandiri perawat pada pasien diabetes melitus tipe II dalam mencegah risiko ulkus kaki diabetik.
Pengaruh Vidoe Edukasi terhadap Interdyalitic Weight Gain (IDWG) pada Pasien Hemodialisis Satriani Gultom; Fitrian Rayasari; Besral Besral; Diana Irawati; Dian Novita Kurniasih
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.34 KB)

Abstract

Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) telah meningkat 50 % dari tahun sebelumnya dan yang harus menjalani hidup dengan bergantung pada hemodialisis adalah 1,5 juta orang. Pasien tetap akan mengalami sejumlah permasalahan dan komplikasi meskipun telah menjalani hemodialisis.Masalah yang sering dialami oleh pasien hemodialisis yaitu pertambahan volume cairan dalam tubuh yang dimanifestasikan dengan kejadian Interdialytic Weight Gain (IDWG).Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh video edukasi terhadap Interdyalitic weight gain (IDWG) di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan.Rancangan penelitian menggunakan True Experiment dengan pre test–post test with Control group . Sampel sebanyak 88 orang yang dibagi menjadi kelompok intervensi 44 orang dan kelompok kontrol 44 Orang. Instrumen penelitian menggunakan media video edukasi yang telah diuji validitasnya melalui uji expert dan format pengukuran berat badan. Analisis data menggunakan uji-T dependen menunjukkan Analisis Perbedaan rata-rata nilai IDWG sebelum dan sesudah dilakulan perlakuan kelompok intervensi dan kelompok kontrol di dapatkan nilai α yaitu 0.00 (α < 0,05), sehingga disimpulkan ada perbedaan yang signifikan/ bermakna rata-rata nilai IDWG sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pada kelompok Intervensi. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi perawat dalam memberikan intervensi keperawatan untuk mencegah kejadian IDGW dengan video edukasi guna mempertahankan berat badan diantara dua dialisis pada pasien hemodialisis serta diharapkan dapat dilakukan penelitian lanjutan dengan jangka waktu yang lebih lama, menambahkan variabel perancu yang lain, desain lain dan alat ukur yang sesuai.
Analisa Faktor yang Berhubungan dengan Length of Stay (LOS) id IGD Ali Asman Harahap; Fitrian Rayasari; Besral Besral; Diana Irawati; Dian Novita Kurniasih
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.906 KB)

Abstract

Length of Stay (LOS) pasien di IGD adalah suatu rentang waktu yang dibutuhkan pasien gawat darurat diukur mulai dari pasien datang sampai ditrasfer atau dipindahkan ke unit atau ruangan lain. Length Of Stay (LOS) yang memanjang berpotensi menimbulkan kondisi crowding (penumpukan pasien) di IGD sehingga dapat meningkatnya kejadian tidak diharapkan (KTD), penundaan pelayanan, meningkatnya angka kematian dan lama hari perawatan. Tujuan penelitian adalah untuk malakukan analisa terhadap faktor yang berhubungan dengan Length of Stay (LOS) di IGD Rumah Sakit Imelda Medan. Desain penelitian ini adalah observasional dengan desain pendekatan cross-sectional study dimana pengukuran terhadap variabel independent dan dependen dilakukan secara bersamaan. Sampel dalam penelitian sebanyak 98 orang. Analisa data dalam penelitian ini adalah Analisa data univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara waktu pemeriksaan penunjang, waktu review, waktu konsultasi, waktu tunggu transfer pasien keruangan dengan Length of Stay di IGD Rumah Sakit Imelda Medan dengan P value= 0,000.
Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Arta Marisi Dame; Fitrian Rayasari; Besral Besral; Diana Irawati; Dian Novita Kurniasih
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.376 KB)

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) dengan terapi hemodialisis menimbulkan masalah kesehatan fisik dan psikologis. Dampak psikologis salah satunya adalah kecemasan.Berdasarkan riview dari 55 peneliti ditemukan prevalensi kecemasan berkisar antara 12% sampai 52%. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSU Imelda Pekerja Indonesia. Rancanganpenelitian adalah desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan teknik purposive samplingdengan jumlah sampel 84 responden. Variabel kecemasan diukur menggunakan Generalized Anxiety Disorder(GAD)-7. Analisis data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan, lama menjalani hemodialisis, pengetahuan, dan dukungan keluarga (p < 0,05). Faktor yang memiliki pengaruh dengan kecemasan antara lain pendidikan, lama menjalani hemodialisis dan pengetahuan sedangkan yang paling berpengaruh berhubungan dengan kecemasan adalah lama menjalani hemodialisis. Faktor pengetahuan sebagai variabel kedua dengan nilai Exp.B terbesar yang paling berpeluang terjadinya kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik (p< 0,05) dengan nilai OR=6,92 95% CI(2,412-19,871).
Program Self Efficacy dalam Perawatan Kaki Diabetes Melitus Tipe 2 Yeni Yarnita; Fitrian Rayasari; Abdu Rahim Kamil
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.828 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.569

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit dengan peringkat ke-9 penyebab kematian utama di dunia. Jumlah penderita diabetes melitus di dunia diprediksi terus meningkat mencapai 578 juta di tahun 2030 dan 700 juta di tahun 2045. Kaki diabetes merupakan komplikasi yang umum pada penderita diabetes yang dapat menimbulkan gejala dan akibat yang cukup berat  bagi penderita diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan self efficacy perawatan kaki pada pasien diabetes melitus setelah dilakukan program self efficacy dalam perawatan kaki diabetes di ruang rawat Inap RS Islam Jakarta Cempaka Putih dengan metode yang dilakukan yaitu quasi experiment dengan pendekan pre eksperimental design rancangan one group pretest post test design. Populasi adalah seluruh pasien diabetes melitus di ruang rawat Inap dengan jumlah sampel 21 responden dengan teknik pengambilan non probability sampling yaitu purposive sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan eklusi. Pengumpulan data dengan kuesioner self efficacy perawatan kaki diabetes melitus analisis data univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan self efficacy pasien setelah mengikuti program self efficacy perawatan kaki diabetes melitus dengan v palue 0.000.
Penerapan Terapi Self Hipnosis dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Zulkarnain Zulkarnain; Fitrian Rayasari; Abdu Rahim Kamil
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.886 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.802

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit yang menyebabkan kematian di dunia diperkirakan akan terus mengalami peningkatan ditiap tahun, menimbulkan dampak berupa peningkatan kadar gula darah dan dampak psikis yang berupa ansietas. Salah satu alternatif terapi yang dapat dilakukan adalah menggunakan self hypnosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas Terapi Self Hipnosis Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RS Ibnu Sina Makassar dengan metode yang dilakukan yaitu quasi experiment, pendekan pre eksperimental design rancangan one group pretest post test design. Populasi adalah seluruh pasien diabetes melitus di ruang rawat Inap sebanyak 6 responden, teknik pengambilan sampling yaitu purposive sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan eklusi. Pengumpulan data dengan wawancara, analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh penerapan terapi self hypnosis terhadap perubahan kadar gula darah dengan Pv 0.002. Hipnoterapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Kondisi relaks hipnoterapi mampu menekan hormon adrenalin, glucagon, serta kortikosteroid, sehingga mampu menurunkan kadar gula dalam darah. Penananman sugesti positif melalui alam bawah sadar yang diberikan, berperan penting dalam merubah perilaku hidup penderita untuk menjadi lebih baik, sehingga kadar gula darah penderita DM tipe 2 dapat diturunkan
Slow deep breathing exercise untuk mengurangi nyeri selama pelepasan water seal-drainage (WSD) pada pasien pneumothorax Novia Wulansari; Fitrian Rayasari; Dewi Anggraini
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 6 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i6.11933

Abstract

Background: Health problems are one of the big problems that result in an increase in the death rate in the world. One of them is a case of pneumothorax, especially spontaneous pneumothorax. Pneumothorax is defined as the presence of air in the chest cavity and specifically in the pleural cavity. WSD is a special tube that is inserted into the pleural cavity using a trocar or surgical clamp. Insertion of a WSD is a painful and frustrating experience for the patient. Studies show that patients who undergo installation experience pain ranging from moderate to severe. Slow deep breathing can stimulate autonomic nervous responses through the release of endorphin neurotransmitters which have an effect on reducing sympathetic nerve responses which function to increase body activity and increase parasympathetic responses to reduce body activity. Non-pharmacological slow deep breathing exercise therapy can be given in 5 to 10 minutes per day. Providing slow deep breathing relaxation therapy for 15 minutes can reduce the intensity of pain.Purpose: To know effectiveness EBNP Slow Deep Breathing Exercise (SDBRE) to reduce pain during and during the release of Water Sealed Drainage (WSD)Method: Quantitative research using quasi-experimental with a repeated-measures design on respiratory disorder intervention patients who had water sealed drainage (WSD) installed at the Persahabatan General Hospital, East Jakarta in May - June 2023 with a sample size of 20 participants. The instruments in this research are educational media in the form of leaflets and learning videos about the slow deep breathing exercise intervention and the pre and post assessment instruments for EBNP implementation, namely the Visual Analogue Scale (VAS), which is to measure participants' pain levels before (pre) intervention and after (post) slow intervention deep breathing exercise.Results: Shows that the intervention and control groups have differences in the mean pain levels. In the intervention group it was 2,366 while in the control group it was 3,100, so the mean difference between the two groups was 0.734, which means there is a large difference between the two groups. This is caused by the treatment given. The p-value is 0.001 < 0.005, so according to the basis of decision making in the test it can be concluded that Ho is rejected, which means that there is an effect of giving slow deep breathing exercise intervention which can affect pain.Conclusion: Independent nursing intervention in the form of deep and slow breathing exercises for patients with respiratory disorders who have installed water sealed drainage (WSD) at Persahabatan General Hospital has a significant effect in reducing pain.Keywords: Pain Intensity, Pneumothorax; Relaxation Therapy; Water Sealed Drainage (WSD).Pendahuluan: Masalah kesehatan merupakan salah satu permasalahan besar yang mengakibatkan terjadinya peningkatan angka kematian di dunia. Salah satunya ialah kasus pneumothorax terutama pneumothorax spontan. Pneumothorax diartikan sebagai adanya udara di rongga dada dan secara spesifik berada pada rongga pleura. WSD adalah pipa khusus yang dimasukkan ke rongga pleura dengan perantaraan trokar atau klem penjepit bedah. Pemasangan WSD merupakan hal yang menyakitkan dan pengalaman yang membuat frustasi bagi pasien. Studi menunjukkan bahwa pasien yang menjalani pemasangan mengalami nyeri mulai dari skala sedang sampai berat. Slow deep breathing dapat merangsang respon saraf otonom melalui pelepasan neurotransmiter endorfin yang berpengaruh terhadap penurunan respon saraf simpatis yang berfungsi meningkatkan aktivitas tubuh dan meningkatkan respon parasimpatis untuk menurunkan aktivitas tubuh. Terapi non farmakologi slow deep breathing exercise dapat diberikan dalam waktu 5 sampai 10 menit perhari. Pemberian terapi relaksasi nafas dalam lambat selama 15 menit dapat menurunkan intensitas nyeri.Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas Slow Deep Breathing Exercise (SDBRE) untuk mengurangi nyeri  selama dan saat pelepasan  Water Sealed Drainage (WSD)Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan quasi-experimental dengan desain repeated-measures pada pasien intervensi gangguan respirasi yang terpasang water sealed drainage (WSD) di Rumah Sakit Umum Persahabatan Jakarta Timur pada bulan Mei - Juni 2023 dengan jumlah sampel 20 partisipan. Instrumen dalam penelitian ini yaitu media edukasi berupa leaflet dan video pembelajaran intervensi slow deep breathing exercise dan instrumen penilaian pre dan post pelaksanaan EBNP yaitu Visual Analogue Scale (VAS) yaitu untuk mengukur tingkat nyeri partisipan sebelum (pre) intervensi dan setelah (post) intervensi slow deep breathing exercise.Hasil: Menunjukkan kelompok intervensi dan kontrol terdapat selisih nilai rerata tingkat nyeri. Pada kelompok intervensi 2.366 sedangkan pada kelompok kontrol 3.100, sehingga nilai beda mean kedua kelompok 0.734 yang artinya terdapat selisih yang jauh antara kedua kelompok. Hal ini disebabkan oleh sebuah perlakuan yang diberikan. Nilai p-value sebesar 0.001 < 0.005, maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam uji dapat disimpulkan Ho ditolak yang artinya terdapat pengaruh pemberian intervensi slow deep breathing exercise  dapat mempengaruhi nyeri.Simpulan: Intervensi keperawatan mandiri berupa latihan nafas dalam dan lambat  pada pasien gangguan respirasi yang terpasang water sealed drainage (WSD) di Rumah Sakit Umum Persahabatan mempunyai pengaruh yang signifikan dalam menurunkan nyeri.
PENGARUH EDUKASI BERBASIS VIDEO DENGAN PENDEKATAN FAMILY CENTERED NURSING TERHADAP KESIAPAN KELUARGA MERAWAT KLIEN STROKE DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO: THE EFFECT OF VIDEO-BASED EDUCATION WITH FAMILY CENTERED NURSING APPROACH ON FAMILY READINESS FOR CARE STROKE CLIENT AT RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO Eva Desvita; Nyimas Heny Purwati; Fitrian Rayasari
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu Teknik edukasi yang tepat di berikan kepada keluarga yaitu berupa edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing. Tujuan penelitian untuk menganalisi pengaruh edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing terhadap kesiapan keluarga merawat klien stroke. Menggunakan desain quasi eksperimen terhadap 21 responden kelompok intervensi dan 21 responden kelompok kontrol. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke sebelum dan sesudah dilakukan edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing pada kelompok intervensi dengan p value 0,000 sedangkan pada kelompok control tidak terdapat perbedaan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke sebelum dan sesudah dilakukan edukasi berdasarkan SOP rumah sakit dengan p-value  0,955. Kata kunci: Edukasi Berbasis Video, Family Centered Nursing, Kesiapan Keluarga, Stroke
The psychometric properties of Indonesian version of WHO quality of life 100 in tuberculosis patients Sri Yulianti; Rohman Azzam; Fitrian Rayasari; Henny Dwi Susanti; Widia Astuti A W; Dadang Saadulloh; Ninik Yunitri
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v12i2.2500

Abstract

dad
Risk Factors of Metabolic Syndrome Among Nurses Hospital Banten, Indonesia Yulistriani, Anisa; Rayasari, Fitrian; Munaya, Munaya; Jumaiyah, Wati; Abriyanti, Rika Mustika
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i3.645

Abstract

Aims: This study was to determine the prevalence of metabolic syndrome and its associated factors among nurses in Banten. Methods: The cross-sectional design of this particular type of quantitative correlation study. A total of 102 respondents were comprised of samples selected using random sampling. Variabel aktivitas fisik diidentifikasi menggunakan APARQ (Adolescent Physical Activity Recall Questionnaire) dan Stres diidentifikasi menggunakan DASS 21. Metabolic indicators include hypertension, Obesity, cholesterol, and diabetes. Data analysis used logistic regression.   Result:  The prevalence of metabolic syndrome among nurses was 16.7%. Older age (p=0.006), smoking (p=0.008), and stress (p=0.000) were significantly associated with metabolic syndrome. While gender and exercise were not significantly associated with metabolic syndrome.  Conclusion: smoking and stress were the major modifiable risk factors of metabolic syndrome among nurses. Campaigns and prevention of healthy behavior are crucial even among healthcare professionals.
Co-Authors Abdilah Septiana Putri Putri Abdu Rahim Kamil Abdu Rahim Kamil Abdu Rahim Kamil Abdul Khamid, Abdul Abriyanti, Rika Mustika Adria Rusli, Adria Afriza, Wicke Agung, Rizki Nugraha Agus Purnama Ahmad Zubairi Aisyah Aisyah Alfin, Riandi Ali Asman Harahap Amelia Andini Anggareni, Dewi Anwar Warongan Anwar, Tasbihul Apriani, Nuni Arifuddin Arifuddin Arta Marisi Dame Asmara, Amelia Astika, Tria Astuti, Medya Aprilia Astuty, Yeni Az Zahra, Fajar Putri Azzam, Rohman Bahjatun Nadrati Besral . Briefman Tampubolon Busjra M Nur Busjra M Nur Busjra M. Noor Chairunnisa, Dea Dadang Saadulloh Dedeh Komalawati Dedeh Komalawati Desy Anggraini Desy anggraini Dewi ANGGRAENI Dewi Anggraini Dewi Anggraini Dewi Gayatri Dhea Natashia Dian Noviati Dian Noviati Kuriasih Dian Noviati Kurniasih Dian Novita Dian Novita Kurniasih Dian Novita Kurniasih Dwi Riniasih Erna Rochmawati, Erna Eva Desvita Eva Desvita Fakhrudin Nasrul Sani Firmansyah Firmansyah Ganjar Kundi Prasetya Handayani, Martuti Dwi Hartati, Yeni Haryanti, Noviana Hendi, Oman Henny Dwi Susanti Hernani, Eni Hernani, Eny Ii Ismail Ilham Suryana Indraswati, Ita Irawati, Diana Irawati, Diana Irma Puspita Arisanty Jumaiyah, Wati Jumaiyah, Wati Komalawati, Dedeh Kurniasih, Dian Noviati Latipah, Siti Lofa, Priyo Hadi Prasetiyo Maemun, S.KM, M.Epid, Siti Maemun, Siti Maryani, Fenny Muhammad Hadi Muhammad Irfan Nugraha Mulya, Devi Sri Mulyatsih, MG Enny Munaya Fauziah Munaya, Munaya Mustafida, Ika Nada, Depira Elza Nana Supriyatna Natashia, Dea Nathasia, Dhea Novia Wulansari Noviana Haryanti Novianti, Dian Nugraha, Rizky Nur Aini Nuraenah, Nuraenah Nurapandi, Adi Nurhayati Nurhayati Nyimas Heny Purwati Nyimas Heny Purwati Prasetya, Ganjar Kundi Purnamawati, Dewi Putri, Handayani Rahayu, Esti Kusuma Ria Mariatul Isnaani Rina Yuliaty, Rina Risdayati Risdayati Riska Fadilah Rita Erlina Rizki Nugraha Agung Rohani Rohani Rohman Rohman Azzam Rohman Azzam Rostini, Heny S, Baharudin Lutfi Saadulloh, Dadang Salsabila, Sephia Santosa, Puji Raharja Sari, Irma Permata Satriani Gultom Satriani Satriani Selvi Monika Septiawantari, Rani Setiawati, Desy Shahroh, Yuni Siswandi, Iyar Siti Aminah Siti Badriah Siti Nurlaelah Siti Rahayu Slametiningsih, Slametiningsih Sofian, Yani SRI ATUN Sri Mulati Nendah Agreta Sri Yulianti Sufiana Larombia Sukmawati, Lina Sulistyorini, Cahyo Ismawati Surani, Sri Suryati Suryati Susanti, Ricka Ardila Susanto, Tandang Tampubolon, Briefman Tandang Susanto Tegar Maulana Wardiyan Teti Hayati Tria Astika E.P Tria Astika, E Ulina, Barita Uswatul Khasanah Uswatun Hasanah Wahyuni, Yuni Wahyuningsih, Retno Dyah Warongan, Anwar Warongan, Anwar Wardi Wasis Widodo Widia Astuti Widia Astuti A W Widia Astuti AW widya astuti Willady Rasyid Yani Sofiani Yanti Silaban, Nataria Yanti Susanti Yari, Yarwin Yeni Yarnita Yestiani Norita Joni Yohanes Andy Rias Yuli Widyastuti Yuliastutik, Fitri Yulistriani, Anisa Yundari, Yundari Yunitri, Ninik Yuntiri, Ninik Zaki, Muhamad Zulkarnain Zulkarnain