p-Index From 2021 - 2026
8.394
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering Jurnal Infinity AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika NUMERICAL (Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika) Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Jurnal Analisa Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran PRISMA Loquen: English Studies Journal Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Perspektif Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Gunung Djati Conference Series JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Journal of Contemporary Issues in Elementary Education Hexagon: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Matematika Jurnal Infinity Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Jurnal Agama dan Sosial Humaniora SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model Perkuliahan Assesment for Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Pembuktian pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Hamdan Sugilar
Jurnal Perspektif Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Perspektif
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap mahasiswa terhadap assessment for learning (AFL), sikap mahasiswa terhadap mata kuliah analisis riil ditinjau dari substansi atau materi kuliah dan kesungguhan mahasiswa mempelajari materi kuliah dan mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar mahasiswa antara mahasiswa yang kuliah dengan model perkuliahan AFL dengan ekspositori. Metodologi penelitian ini adalah quasi eksperimen (percobaan semu) di mana penulis melakukan perlakuan terhadap variabel bebas dan mengamati perubahan yang terjadi pada variabel terikat. Jenis desain eksperimennya yaitu kelompok kontrol pretes–postes. menurut mahasiswa 92,5% menyatakan bahwa analisis riil, merasa bingung dan kesulitan dalam menyelesaikan soal pembuktian, sikap mahasiswa terhadap mata kuliah analisis riil ditinjau dari substansi atau materi kuliah dan kesungguhan mahasiswa mempelajari materi kuliah diperoleh 70% mahasiswa tidak mempelajari mata kuliah ini sebelumnya. Ketika perkuliahan berlangsungpun 65% mahasiswa kurang memahami materi dengan baik dan memberikan sikap pasif. 77,5% mahasiswa merespon positif terhadap model perkuliahan AFL. berdasarkan hasil postes rata-rata kelas eksperimen 62, kelas kontrol 55 dengan prosentase kenaikan kelas eksperimen 61% sedangkan kelas kontrol 42%. Kesimpulannya mahasiswa yang dalam perkuliahannya melalui AFL kemampuan pembuktian pada mata kuliah analisis riil lebih baik secara signifikan dari pada yang menggunakan perkuliahan ekspositori. Kata kunci: analisis riil, assesment for learning,
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BERPIKIR ABSTRAKSI MATEMATIS BERDASARKAN KRITERIA WATSON Sabila Nurul Islam; Wati Susilawati; Hamdan Sugilar
Jurnal Perspektif Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Perspektif: Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v5i1.135

Abstract

Beberapa fakta di lapangan menunjukkan kemampuan abstraksi matematis masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran daring dan kesalahan siswa saat menyelesaikan soal berpikir abstraksi matematis berdasarkan kriteria Watson pada materi bangun ruang sisi datar di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang melibatkan 20 orang siswa kelas VIII-B MTs Persis Katapang. Hasil penelitian menunjukkan siswa melakukan kesalahan pada kriteria data tidak tepat sebesar 5,85%, prosedur tidak tepat sebesar 10,58%, data hilang sebesar 4,76%, kesimpulan hilang sebesar 34,92%, konflik level respon sebesar 3,70%, manipulasi tidak langsung sebesar 5,29%, masalah hierarki keterampilan sebesar 3,18%, selain ketujuh kriteria tersebut sebesar 31,75%. Penyebab siswa melakukan kesalahan di antaranya tidak memahami soal dengan baik, ceroboh saat mengerjakan soal, kebingungan saat menentukan langkah pengerjaan, dan terburu-buru saat mengerjakan soal. Solusi untuk menghindari kesalahan yang dilakukan siswa yaitu memberi penguatan untuk siswa agar menguasai setiap materi yang telah dipelajari dengan menerapkan pembelajaran yang membuat siswa aktif untuk banyak berlatih dengan berbagai macam variasi soal.
MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA MELALUI NILAI-NILAI MATEMATIKA Hamdan Sugilar; Rahayu Kariadinata; Ehda Farlina; Heri Gunawan
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 6 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.604 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2018v6n2a3

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun karakter mahasiswa melalui nilai-nilai matematika, capaian pembelajaran mata kuliah dan upayanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui angket, studi literatur, dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat nilai-nilai matematika yang dapat membentuk karakter. Nilai-nilai matematika yang ada pada setiap mata kuliah dapat membangun karakter mahasiswa yang meliputi sikap sungguh-sungguh, teliti, jujur, kerja keras, tekun dan yang lainnya. Pendidikan karakter dibutuhkan oleh mahasiswa dan membutuhkan figur teladan dan bimbingan dalam membangun karakter mahasiswa.Abstract:The study aims to build the students’ characters through the values of mathematics, the achievement of learning subjects and efforts. The method used was qualitative method by collecting data through questionnaire, literature study, and interview. The study findings showed that there were mathematical values that were able to build the characters, the study program set the learning outcomes actualized in every subject. The values of every subject could build the students’ characters through the characteristics of the subject consisting of the attitude of earnest, thorough, honest, hard work, diligent and so forth. The character education is urgently needed by the students and requires an exemplary figure and guidance in building the characters of the lecturers.
Pembelajaran Induktif Pada Kemampuan Penalaran Matematis dan Self-Regulated Learning Siswa Nopia Wanti; Juariah Juariah; Ehda Farlina; Rahayu Kariadinata; Hamdan Sugilar
Jurnal Analisa Vol 3, No 1 (2017): Volume 3 Nomor 1 (2017)
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v3i1.1497

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan penalaran matematis siswa di SMP Triyasa yang masih perlu dikembangkan dan ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (a) gambaran proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran induktif Taba dan pembelajaran induktif Sharan-Sharma, (b) kemampuan penalaran matematis, (c) self-regulated learning siswa yang menggunakan model pembelajaran induktif Taba dan pembelajaran induktif Sharan-Sharma. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII D, E, dan F SMP Triyasa Bandung yang menggunakan desain Penelitian KuasiEksperimen pada pokok bahasan Segiempat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (a) Gambaran proses pelaksanaan pembelajaran melalui gambaran aktivitas siswa dan aktivitas guru berdasarkan pengamatan observer secara umum terlaksana dengan cukup baik; (b) terdapat perbedaan pencapaian kemampuan penalaran matematis siswa antara yang menggunakan model pembelajaran induktif Taba, pembelajaran induktif Sharan-Sharma dengan pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut terdapat antara model pembelajaran induktif Taba dengan pembelajaran konvensional dan antara pembelajaran induktif Sharan-Sharma dengan pembelajaran konvensional. (c) self-regulated learning siswa yang menggunakan model induktif Taba dan induktif Sharan-Sharma menunjukkan sikap negatif.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MADRASAH ALIYAH wawan kusmawan; Turmudi Turmudi; Dadang Juandi; Hamdan Sugilar
Jurnal Analisa Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v4i1.2839

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah antara siswa yang mendapatkan pembelajaran model investigasi kelompok dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran biasa. Subjek penelitian ini adalah siswa Madrasah Aliyah dengan sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil secara acak dari delapan kelas XI yang ada di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bandung dengan teknik purposive sampling. Kelas pertama sebagai kelas kontrol dan kelas kedua sebagai kelas eksperimen. Kelas kontrol memperoleh pembelajaran biasa dan kelas eksperimen memperoleh pembelajaran dengan model investigasi kelompok. Pengumpulan data hasil penelitian menggunakan instrumen berupa soal-soal tes kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis dianalisis secara kuantitatif. Data sebelum dianalisis terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas dilanjutkan uji-t, jika data tidak normal memakai uji Mann-Whitney. Data hasil skala sikap dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis antara siswa yang menggunakan pembelajaran model investigasi kelompok dengan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. Analisis data angket skala sikap memperlihatkan bahwa siswa bersikap positif terhadap pembelajaran matematika yang mencakup sikap terhadap pelajaran matematika, pembelajaran dengan model investigasi kelompok maupun terhadap soal-soal kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis.
Kemampuan komunikasi dan pengelolaan kelas calon guru matematika Rahayu Kariadinata; Juariah Juariah; Rahmat Hidayat; Hamdan Sugilar
Jurnal Analisa Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v5i1.4826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar tingkat pengaruh kemampuan calon guru matematika dalam berkomunikasi dan pengelolaan kelas terhadap hasil dan motivasi belajar siswa serta hubungan antara hasil dengan motivasi belajar matematika siswa. Metode yang digunakan adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan matematika salah satu universitas di kota Bandung yang telah selesai melaksanakan seminar proposal. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan :  kemampuan calon guru dalam berkomunikasi memberikan pengaruh terhadap hasil belajar dengan tingkat korelasi sangat rendah; kemampuan calon guru matematika dalam berkomunikasi memberikan pengaruh terhadap motivasi belajar siswa, dengan tingkat korelasi rendah; kemampuan calon guru matematika dalam pengelolaan kelas memberikan  pengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan tingkat korelasi sangat rendah; kemampuan calon guru matematika dalam pengelolaan kelas memberikan  pengaruh terhadap motivasi belajar siswa dengan tingkat korelasi sangat rendah; kemampuan calon guru matematika dalam berkomunikasi dan pengelolaan kelas memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan tingkat korelasi sedang (cukup); kemampuan calon guru matematika dalam berkomunikasi dan pengelolaan kelas memberikan pengaruh terhadap  motivasi belajar siswa dengan tingkat korelasi rendah; tidak terdapat hubungan antara hasil dan motivasi  belajar matematika siswa
Integrasi interkoneksi matematika agama dan budaya Hamdan Sugilar; Tika Karlina Rachmawati; Ida Nuraida
Jurnal Analisa Vol 5, No 2 (2019): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v5i2.6717

Abstract

Integrasi dan interkoneksi merupakan dua kata yang saling berkaitan integrasi berkaitan dengan memadukan atau menyatukan sedangkan interkoneksi berkaitan dengan keterhubungan. Sebuah ilmu akan lengkap manakala ada interkoneksi atau integrasi satu dengan lainnya dan terkadang ilmu itu berkembang melalui kedua hal tersebut, misalnya matematika yang terintegrasi akan lebih kontekstual apabila diintegrasikan atau diinterkoneksikan dengan bidang lain seperti masalah matematika yang konteksnya fisika, biologi, sosial humaniora, agama dan budaya. Jika dapat mengintegrasikan Islam dari setiap konsep matematika tentunya akan lebih mudah mengembangkannya dalam setiap proses pembelajaran
Berpikir kritis matematis dengan kahoot Elis Maulidah; Agus Hikmat Syaf; Tika Karlina Rachmawati; Hamdan Sugilar
Jurnal Analisa Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v6i1.8516

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement of students' mathematical critical thinking skills after obtaining mathematics learning using Kahoot-based Spontaneous Group Discussion models. The research method used was a quasi-experimental method with the Nonequivalent Control group Design. The subjects of this study were class X students in one of Bandung's high schools. Data obtained using a research instrument in the form of a test. Based on the results of research and processing of N-Gain data, it was found that the average increase in students' mathematical critical thinking skills (N-gain) after obtaining mathematics learning using the Spontaneous Group Discussion (SGD) model based on kahoot was 0.76 and the average N- The gain in conventional learning is 0.56. It can be concluded that increasing students' mathematical critical thinking skills using the Spontaneous Group Discussion (SGD) model based on kahoot is better than conventional learning
KAJIAN STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ONLINE (Study Of Online Mathematics Learning Strategy) Hamdan Sugilar; Tika Karlina Rachmawati; Asep Suratman; Rahayu Kariadinata
Jurnal Ilmiah Didaktika Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Didaktika Agustus 2021
Publisher : Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri (UIN) of Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jid.v22i1.8003

Abstract

The purpose of this study was to determine the online-based learning strategy in the form of variables to consider in online learning, the role of parents in online learning, government policies in online learning during the new normal period, and evaluation of online learning in the form of student attitudes towards online learning in the new normal period. The research method is literature study and survey by distributing questionnaires. The population of students at two Senior High Schools in Bandung Regency, the sample of students who filled out the google form amounted to 740 students at two Senior High Schools in Bandung Regency. The research instrument was in the form of a questionnaire distributed via the google form application. The results show that several important points are needed in online-based learning as follows: it is necessary to pay attention to variables in online learning, the role of parents, government policies, and the results of the evaluation of online mathematics learning from students.
Penerapan Model Pembelajaran ECIRR (Elicit, Confront, Identify, Resolve, Reinforce) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik pada Materi Fluida Statis Ardiansyah Ardiansyah; Yudi Dirgantara; Rena Denya Agustin; Hamdan Sugilar
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 10, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v10i1.3543

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SMA Plus Al-Hasan Banjarsari Kabupaten Ciamis, nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik masih tergolong rendah. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik adalah dengan menerapkan model pembelajaran ECIRR (Elicit, Confront, Identify, Resolve, Reinforce). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran ECIRR serta peningkatan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi fluida statis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI MIA 1 SMA Plus Al-Hasan Banjarsari Kabupaten Ciamis berjumlah 30 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata aktivitas guru sebesar 84% dengan kategori sangat baik dan aktivitas peserta didik sebesar 76% dengan kategori baik. Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi fluida statis dengan melihat indeks N-gain sebesar 0,75 yang berkategori tinggi. Hasil perhitungan dengan uji hipotesis menggunakan t-test: paired two sample for means dengan thitung > ttabel (37,03 > 2.042). Dengan demikian model pembelajaran ECIRR dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi fluida statis.
Co-Authors Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah Abdurrosyid Abdurrosyid, Abdurrosyid Ade Hilda Zaini Aditya Adi Julianto Kusnadi Adinda Permata Adinda Permata Aditya, Ade Hilda Zainy Afra Siti Annisa Ponna Agus Setiawan Ahmad Firdaus Ali Auliarahmah, Resma Alia Azhar Alvi Rahma, Nadya Amelia Muhibatul Milah Annisa Nadya Silmi Ardiansyah Ardiansyah Ariany, Riva Lesta Arini Nurfazri Asahdanabila, Rizqi Asep Suratman Asep Suratman Asep Suratman Asep Suratman Asma Shofa Nadia M Azizatulatifah Azizatulatifah Cecep Anwar Cipta, Eliva Sukma Cucu Komala Cucu Komala Cucu Komala Cucu Komala Dadan F Ramdhan Dadang Juandi Darhim Darhim Dede Riyandani Dedih, Ujang Deslie Salza Dwikurnia Dian Anggraini Dian Sa'adillah Maylawati Dian Sa’adillah Maylawati Dindin Nasrudin M.Pd Eka Putri, Shabrina Elis Maulidah Elsa Komala Fandy Saputra Saiful Farlina, Ehda Fatimah, Dwi Nur Fida Nisaa Kusnadi Ganiyu Habeeb Hartati Ramli Heri Gunawan Ida Nuraida Iffa Hanifah Rahman Imelda Helsy Irma Nurhalimah Irmawati Irmawati Islah Nurul Fadillah Jasmi, Hadifah Ikramina Jihad, Asep Juariah Juariah Juariah Juariah Juariah Juariah Junior Nti, Seth Kusnadi, Fida Nisaa Labib Abdillah, Zulfiyani Mangkuwibawa, Hilman Maryono, Iyon Maslani Maslani Meilinda Manda Yassar Mila Faizatul Millah Mispani, Mispani Moh. Dimyati Muhammad Ali Ramdhani Muhammad Ihsan Nabila Dwi Utari Nadya Suciati Fauziah Najma Fadilah Suhada Neng Risya Safitri Haryadi Nopia Wanti Novianti, Salsabila Nur Nur Fatimah, Dwi Nur Oktapiana, Fuji Nur'Afianti Nuraida, Ida Nur’Afianti, Nur’Afianti Nurul Rohmi Nur’Afianti Nur’Afianti Putri Nur Asyiah R. Poppy Yaniawati Rahayu Kariadinata Rahayu Kariadinata Rahma, Nadya Alvi Rahmat Hidayat Rena Denya Agustin Rikrik Nurdiansyah Rini Choerani Risma Normalasari Rizka Fatimah, Allya Rizqy Dwi Amrina Rohmat Mulyana Sapdi Rully Agung Yudhiantara Sabila Nurul Islam Safira Chairunnisa Safitri Haryadi, Risya Salsa Agustina Septya Egho Pratama Shena Sylviana Dewi Shinta Angel Setiawati Siregar, Hariman Surya Siti Zahra Meydina Salsabila Sobarningsih, Nunung Solehudin Solehudin Solehudin Solehudin Sopyan Ali Supardi U.S. Supiana Supiana Suprianti, Dina Syaf, Agus Hikmat Syihada, Ghefira Nur Tamara Sausan Tanti Noviyanti Tatang Herman, Tatang Teddy Mantoro Tedi Priatna Tia Yulyarianti, Eneng Tika Karlina Rachmawati Tika Karlina Rachmawati Turmudi Wahyudin Darmalaksana Wati Susilawati Wati Susilawati Wati Susilawati, Wati wawan kusmawan Wawan Wawan Yudhiantara, Rully Agung Yudi Dirgantara Yulyanti Yulyanti Zulfiyani Labib Abdillah Zuniati, Mai