Articles
Analysis of Mathematical Problem Solving Ability on Congruence and Congruence Material
Adi Julianto Kusnadi;
Solehudin Solehudin;
Hamdan Sugilar
Gunung Djati Conference Series Vol. 20 (2023): The 2nd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ialah untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematik peserta didik pada materi kekongruenan dan kesebangunan. Metode deskriptif kuantitatif yang digunakan alam penelitian ini. Adapun sumber penelitian ialah kelas IX SMP/MTs di Kecamatan Ciparay pengisian angket dan tes kemampuan menjadi instrument yang digunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa distribusi sikap positif peserta didik terhadap kemampuan pemecahan masalah 10%, sikap netral 90% dan tidak terdapat sikap negatif peserta didik. Dengan skor maksimal 100, didapat nilai 46,67 sebagai rata-rata kemampuan Pemecahan Masalah Matematik. Dengan distribusi sikap positif sebesar 60 sebagai nilai rata-rata kemampuan Pemecahan Masalah Matematik, peserta didik yang memiliki sikap netral sebesar 33,33. Hal ini menandai bahwa kemampuan Pemecahan Masalah Matematik masih rendah dan rata-rata sikap peserta didik yang netral terhadap kemampuan ini.
Analisis Sikap Belajar dan Kemampuan Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika
Risma Normalasari;
Hamdan Sugilar;
Sopyan Ali
Gunung Djati Conference Series Vol. 20 (2023): The 2nd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The ability of creativity is needed to be able to support life, especially in solving problems in everyday life. In learning mathematics, creativity is one aspect that affects learning outcomes. This research was carried out with the aim of knowing students' learning attitudes and abilities in solving problems, especially in learning mathematics. The method used in this research is a survey method. The results showed that the level of student creativity was in the pretty good category. However, the ability of creativity still needs to be improved so that it can support students in learning activities
Analisis Perubahan Proses Pembelajaran Daring Ke Luring Di Masa Pandemi Covid-19
Rohmat Mulyana Sapdi;
Siti Zahra Meydina Salsabila;
Hamdan Sugilar;
Cucu Komala
Gunung Djati Conference Series Vol. 20 (2023): The 2nd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Switching the math learning process from online to offline has many implications and is often a problem when readjustment is not possible. This is due to the significant difference in the implementation of online learning that has been switched offline. The survey method used is a qualitative survey method with a descriptive survey style. The purpose of this study is to identify changes in math learning, the impacts that are occurring, and the barriers teachers face in dealing with changes in math learning from online to offline during the Covid-19 pandemic. Switching from online to offline math learning has many positive implications. There are some negative effects and barriers for teachers in the limelight. The process, impact, and limitations of offline math learning have been improved compared to online math learning
SELF EFFICACY SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN APLIKASI MICROSOFT MATHEMATICS
Nur'Afianti;
Supardi U.S.;
Juariah;
Hamdan Sugilar
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2819
Penelitian ini membahas mengenai self-efficay siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan aplikasi Microsoft Mathematics. Rendahnya self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika merupakan masalah yang melatarbelakangi penulisan artikel ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan aplikasi Microsoft Mathematics terhadap self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII SMP yang terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket self-efficacy dan tes prestasi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara self-efficacy siswa pada kelompok eksperimen dan kontrol. Siswa yang menggunakan aplikasi Microsoft Mathematics menunjukkan peningkatan self-efficacy yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Artinya siswa cenderung memiliki self-efficacy atau keyakinan diri yang cukup tinggi dalam pembelajaran matematika menggunakan Microsoft Mathematics. Oleh karena itu, penggunaan aplikasi Microsoft Mathematics dapat meningkatkan self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika. Studi ini memberikan implikasi praktis yang dapat membantu guru dan pengembang aplikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Analisis Kemampuan Metakognisi Pada Pemecahan Masalah Matematis Terhadap Kreativitas Belajar Siswa
Adinda Permata;
Solehudin Solehudin;
Hamdan Sugilar
Jurnal Perspektif Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Perspektif: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/jp.v7i1.204
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan mengenai kemampuan metakognisi pada pemecahan masalah matematis terhadap kreativitas belajar siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang ada pada soal uraian dengan kemampuan kreativitas belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang digunakan adalah dari hasil 18 orang siswa kelas XII RPL yang telah ditentukan oleh guru matematikanya. Penelitian ini berfokus kepada kemampuan metakognisi yang dimiliki para siswa yang diharapkan memiliki tingkatan dengan lima tahapan yang telah diuji yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Dengan menggunakan instrumen yang dipakai pada penelitian kemampuan metakognisi ini yaitu dengan tes soal kemampuan metakognisi mengenai materi barisan dan deret aritmatika yang memperhatikan kepada kreativitas belajar siswa dan angket mengenai kemampuan metakognisi pada siswa dengan melihat kemampuan pemecahan masalah matematisnya. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan penarikan kesimpulan dan penyajian data dari random sampling yang dipakai dari 18 siswa. Hasil dari analisis data tersebut memiliki aspek-aspek yang dipenuhi dari lima tahapan yang diuji dan aspek pemecahan masalah matematis siswa terhadap kreativitas belajar siswa memenuhi kepada kemampuan metakognisinya
DAYA MATEMATIS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
Hamdan Sugilar
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 1, No 1 (2017): EDISI MARET
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.32 KB)
|
DOI: 10.33603/jnpm.v1i1.252
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap dan menganalisis kemampuan komunikasi dan penalaran mahasiswa prodi pendidikan matematika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kedua kemampuan tersebut merupakan bagian dari daya matematis. Berdasarkan hasil penelitian dan pengalaman empiris, terdapat mahasiswa pendidikan matematika  cenderung memiliki rasa kurang percaya diri dalam mengomunikasikan ide-ide matematis, kurang mampu memberikan argumentasi yang tepat sesuai dengan fakta, prinsip dan prosedur matematis, kesulitan dalam pembuktian teorema alasannya takut salah atau belum menguasai materi dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, karena pada penelitian ini mengungkap fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berjalan dan menyuguhkan apa adanya. Langkah-langkah penelitian ini dengan memberikan soal-soal penalaran dan komunikasi matematis kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif.  Populasi penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika  semester lima dengan sampel sebanyak 40 mahasiswa; 20 mahasiswa kelas A dan 20 mahasiswa kelas B. Kemampuan penalaran matematis  mahasiswa pendidikan matematika  berada pada kisaran rata-rata 54,6 dengan simpangan baku sebesar 1,94 nilai tersebut mengindikasikan bahwa kemampuan penalaran matematis  mahasiswa pendidikan matematika  pada kategori kurang sedangkan kemampuan komunikasi matematis  mahasiswa pendidikan matematika  berada pada kisaran rata-rata 77,43 dengan simpangan baku sebesar 1,95 nilai tersebut mengindikasikan bahwa kemampuan komunikasi matematis  mahasiswa pendidikan matematika  pada kategori baik.Kata Kunci: Daya Matematis
Development of Interactive Augmented Reality Multimedia Based on Ethnomatematics
Rahayu Kariadinata;
Amelia Muhibatul Milah;
Hamdan Sugilar
Jurnal Analisa Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/ja.v9i1.26032
Matematika disajikan dalam konsep yang abstrak sehingga diperlukan adanya fasilitas yang dapat memberikan kemudahan dalam memahami konsep tersebut salah satunya dapat melalui penerapan multimedia interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif Augmented Reality berbasis etnomatematika yang dapat digunakan pada pembelajaran materi bangun ruang sisi datar. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu Research and Development (R&D) model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sampel penelitian yaitu kelas VIII F di salah satu SMP di Bandung sebagai kelas uji coba produk. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen tes dan non tes. Hasil penelitian diperoleh: 1) Hasil uji validitas memiliki kriteria sangat valid dengan rata-rata persentase total sebesar 89,51%; 2) Hasil uji praktikalitas pada skala besar dengan total persentase 81,8% kriteria sangat Practical; 3) Hasil uji efektivitas pada skala besar dengan persentase 40% pada kriteria cukup efektif. Sehingga dapat disimpulkan multimedia interaktif Augmented Reality berbasis etnomatematika layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Mathematics is presented in an abstract concept, so it is necessary to have facilities that can provide convenience in understanding these concepts, one of which can be through the application of interactive multimedia. The purpose of this research is to develop an interactive Augmented Reality based on ethnomathematics that can be used in learning polyhedron. The method used in this research is Research and Development (R&D) with ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research sample was 8th grade calss of junior high school in Bandung city as a product trial class. The instruments used are test and non-test instruments. The research results obtained: 1) The results of the validity test shows that the developed multimedia have a very valid criteria with total average percentage of 89.51%; 2) The results of the practicality test on a large scale with total percentage of 81.8% with very practical criteria; 3) The results of the effectiveness test on a large scale with percentage of 40% on the criterion of being quite effective. So, it can be concluded that interactive augmented eeality multimedia based on ethnomathematics is feasible to use in learning.
Teori Konstruktivisme dalam Membangun Kemampuan Berpikir Kritis
Ahmad Firdaus;
Hamdan Sugilar;
Ade Hilda Zaini Aditya
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berpikir kritis diperlukan bagi siswa dalam membangun konsep dan pemahaman matematis. Kemampuan berpikir kritis siswa menjadi landasan dasar dan tonggak dalam memahami matematika. Matematika tidak terlepas dari proses berpikir karena kajian matematika kebanyakan bersifat abstrak. Hal inilah yang tidak sedikit menjadi alasan bagi siswa terkait kurangnya pemahaman maematis. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran bagi seorang guru terkait model dan teori yang tepat dalam membangun konsep matematika siswa berdasarkan pengalaman dan hal-hal konkrit sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi yang dipelajari. Artikel ini berasal dari sumber-sumber relevan yang diramu menjadi sebuah karya tulisan baru tanpa menghilangkan informasi sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan teori Konstruktivisme berperan dalam membangun kemampuan berpikir kritis
Peranan Aplikasi Komputer Matematik dalam Aktivitas Belajar Matematika Siswa
Annisa Nadya Silmi;
Hamdan Sugilar;
Asep Suratman
Gunung Djati Conference Series Vol. 28 (2023): The 3rd Conference Series Learning Class: Religious Study, Language, and Education
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peranan aplikasi komputer matematika yang baik dalam proses belajar mengajar sehingga dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi pustaka yaitu dengan mengumpulkan data dari hasil penelitian karya ilmiah sebelumnya yang relevan dengan kontek penelitiannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kesinambungan antara media pembelajarna matematika dengan aktivitas belajar matematika siswa karena dalam pembelajar yang baik akan ada sarana dan prasarana yang lengkap. Namun, disesuaikan dengan keadaan kelas yang akan menggunakan media pembelajran matematikanya. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah adanya peranan penting aplikasi komputer matematika terhadap aktivitas belajar matematika siswa, akan menjadi baik jika seandainya tepat dalam memilih media yang harus digunakan dan pendidik paham mengenai konsep media yang digunakan. Begitupun sebaliknya aplikasi komputer matematika tidak akan berpengaruh atau bahkan menjadi hambatan karena salah dalam pemilihan media dan pendidik tidak memahami konsep media yang digunakan degan baik
Cognitive Flexibility in terms of Mathematics Education Student Learning Outcomes
Hamdan Sugilar;
Ida Nuraida;
Ganiyu Habeeb
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25217/numerical.v6i1.1844
Cognitive flexibility is the ability to think openly and be able to solve problems from different perspectives. People who have good cognitive flexibility will be able to learn faster, solve problems more creatively, and adapt and respond to new situations more effectively. This research method is a quantitative method of measuring the ability of cognitive flexibility as measured by questions that meet the indicators of cognitive flexibility with the object of research being the sixth semester student of one of the universities in the city of Bandung. The instrument consists of cognitive flexibility questions, theories about cognitive flexibility, and questionnaires. Processing of data by calculating the percentage of answering the questionnaire and scores of cognitive flexibility test scores in complex analysis courses. The results of the study showed that the ability to think openly, and many ideas and ideas about something was still low and the two abilities had a low correlation with lecture outcomes. So that the ability to think openly, and many ideas and ideas need to be improved so that students have an open mind and find new ideas in solving problems