Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Manajemen Kepala Sekolah Dalam Optimalisasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Rahayu, Yayu Sri; Pristy, Marlin; Yuliawati, Yuyun; Anwar, Ridwan; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10466

Abstract

Abstract: One of the efforts of the Ministry of Education and Culture to support the implementation of the Merdeka curriculum is to carry out a learning transformation process, with one focus being digital transformation. So the Merdeka Mengajar Platform, known as PMM, is an application that is expected to be able to support the development of the competencies of educators and education staff in Indonesia. This research discusses the Principal's efforts to optimize the use of the Merdeka Mengajar Platform (PMM) at Al-Ma'moen High School as a response to the learning crisis after the Covid-19 pandemic. In this case, school principals must implement appropriate management so that the use of digital transformation, especially in the Merdeka Mengajar Platform, can be optimal. The aim of this research is to obtain an overview of the principal's management in increasing the optimization of the use of PMM at Al-Ma'moen High School. This research uses a qualitative approach with a case study method. The results of data analysis show that the school principal's managerial leadership in increasing the optimization of the use of the Merdeka Mengajar Platform has been quite effective. The school principal has carried out these management functions, so that the planned program can run well and achieve the predetermined goals.Keywords: Principal Management, Digital Transformation. Abstrak: Salah satu upaya dari Kemendikbudristek untuk mendukung implementasi kurikulum Merdeka tersebut adalah melakukan proses transformasi pembelajaran, dengan fokus salah satunya adalah transformasi digital. Maka Platform Merdeka Mengajar yang dikenal dengan PMM ini menjadi aplikasi yang diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia. Penelitian ini membahas upaya Kepala Sekolah dalam mengoptimalkan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) di SMA Al-Ma'moen sebagai respons terhadap krisis pembelajaran pasca-pandemi Covid-19. Dalam hal ini, kepala sekolah harus menerapkan manajemen yang tepat agar pemanfaatan transformasi digital terutama dalam Platform Merdeka Mengajar ini dapat optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan optimalisasi pemanfaatan PMM di SMA Al-Ma’moen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil analisis data menunjukan bahwa kepemimpinan manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan optimalisasi pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar telah berjalan cukup efektif. Kepala sekolah sudah melaksanakan fungsi manajemen tersebut, sehingga program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan.Kata Kunci: manajemen kepala sekolah, transformasi digital.
Implementasi Kegiatan Pramuka Siaga dalam Membentuk Nilai Karakter Siswa di SD Negeri Puncaklawang Purnama, Deni; Hasan, Hasan; Rosandi, Dede; Jamjuri, Jamjuri; Santosa, Santosa; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10502

Abstract

Abstract : The character values that are the basis for organizing standby scouting activities at Puncaklawang State Elementary School, Cidaun subdistrict, Cianjur district are based on the school's Vision and Mission, although other values are still developed in every scouting education activity. This research uses a qualitative approach. The data collection methods and techniques used are observation, interviews, focus group discussions, literature studies. The data analysis technique in this research uses descriptive analysis techniques, then the data will be reduced, displayed, drawing conclusions and verification. The results of the research show that activities carried out regularly and on a schedule using the creative game method in scouting activities will foster the impact of character values that are born naturally. The impact of Scouting activities in shaping the character values of students at Puncaklawang State Elementary School is very significant and can directly shape values. positive student character and fostering noble character, the value of discipline, responsibility and leadership values will emerge.Key Words: Implementation, Scouting, Student character valuesAbstrak : Nilai-nilai karakter yang menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan kepramukaan siaga di SD Negeri Puncaklawang kecamatan Cidaun kabupaten Cianjur didasarkan pada Visi dan Misi sekolah, meskipun nilai-nilai lain tetap dikembangkan dalam setiap kegiatan pendidikan kepramukaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik Observasi ,Wawancara ,Focus Group Discussion ,Studi literatur.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa deskriptif kemudian data akan direduksi,didisplay, pemgambilan kesimpulan dan perivikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan yang dilakukan secara rutin dan terjadwal dengan menggunakan metode permainan yang pareatif dalam kegiatan pramuka akan menumbuhkan dampak nilai karakter yang lahir secara alamiah .Dampak kegiatan Pramuka dalam membentuk nilai karakter siswa di SD Negeri Puncaklawang ini sangat signifikan secara langnsung bisa membentuk nilai karakter siswa yang positif dan menumbuhkan budi pekerti yang luhur, maka akan lahir nilai kedisiplinan, nilai tanggungjawab dan nilai kepemimpinan.Kata Kunci: Implementasi, Pramuka,Nilai karakter Siswa
MANAJEMEN KURIKULUM BERBASIS DIGITAL DI PONDOK PESANTREN AL RIYADL CIPANAS Rubiherlan, Yusuf; Juningsih, Juningsih; Nursanti, Funny Eka; Soleh, Wiwi Sulastri; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10562

Abstract

Abstract: Al-Riyadl Islamic Boarding School is a pure Salafi Islamic boarding school, which only holds yellow book recitations using the sorogan, balagan and wetonan methods. In carrying out its learning, continuing to keep up with the times, Al-Riyadl Islamic Boarding School does not abandon the old tradition, namely pure Salafi. Al-Riyadl Islamic Boarding School responds to technological developments in relation to digital-based curriculum management. The case study in this research was used to determine the planning, organizing, commanding, coordinating and supervising of the Al-Riyadl Islamic Boarding School in response to technological developments in relation to digital-based curriculum management. Qualitative methodology is used in research that focuses on natural conditions in a place or event and uses stages in accordance with the rules or steps required for data collection. Al-Riyadl Islamic Boarding School is located in a community environment that does not have closed borders or fortifications like Islamic boarding schools in general. Combining formal and non-formal education with the aim of maximizing the organization and supervision of students while not eliminating the old tradition of Islamic boarding schools. The digital-based Islamic boarding school curriculum includes several subjects such as inheritance and astronomy lessons using scientific calculators. The use of smartphones and laptops is also carried out during evaluations where the test questions are done digitally and also includes elements of technology in Islamic boarding school management, although not yet optimally, but for the next school year we will make more mature plans in implementing digitalization.Keyword : Boarding School, Curriculum, DigitalizationAbstrak: Pesantren Al-Riyadl merupakan Pesantren Salafi murni, yang  hanya mengadakan pengajian kitab kuning dengan metode sorogan, balagan, dan wetonan. Dalam melaksanakan pembelajarannya, terus mengikuti perkembangan zaman, Pesantren Al-Riyadl tidak meninggalkan tradisi lama yakni salafi murni. Pesantren Al-Riyadl menyikapi perkembangan teknologi dalam hubungannya dengan manajemen kurikulum berbasis digital. Studi kasus dalam penelitian ini digunakan  untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pengkomandoan, pengkoordinasian, dan pengawasan Pesantren Al-Riyadl menyikapi perkembangan teknologi dalam hubungannya dengan manajemen kurikulum berbasis digital. Metodelogi kualitatif digunakan dalam penelitian yang mengarah pada kondisi alamiah di suatu tempat atau kejadian dan menggunakan tahapan-tahapan sesuai dengan aturan atau langkah yang diperlukan untuk pengumpulan data. Pesantren Al-Riyadl berlokasi di lingkungan masyarakat yang tidak memiliki batas atau benteng tertutup seperti pada pesantren pada umumnya. Penggabungan pendidikan formal dan nonformal dengan tujuan agar pengorganisasian dan pengawasan kepada para santri lebih maksimal dengan tetap tidak menghilangkan tradisi lama sebagai pondok pesantren. Kurikulum pesantren berbasis digital dimasukan pada  beberapa mata pelajaran seperti pelajaran waris dan falak dengan media kalkulator saintifik. Penggunaan smartphone dan laptop juga dilakukan saat evaluasi dimana soal tes dikerjakan secara digital juga memasukan unsur  teknologi dalam manajemen pesantren, meskipun belum secara maksimal, tetapi untuk tahun ajaran kedepannya akan membuat perencanaan yang lebih matang dalam penerapan digitalisasi. Kata Kunci : Kurikulum, Digital, Pesantren
PENGALAMAN GURU SD DALAM MENGGUNAKAN SMART BOARD SEBAGAI STRATEGI PENGELOLAAN FOKUS BELAJAR MATEMATIKA Khoirudin, Asmi; Handayani , Sri; Wasliman, Eva Dianawati
Uninus Journal of Mathematics Education and Science (UJMES) Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ujmes.v11i1.4003

Abstract

Maintaining students learning focus in mathematics presents a critical pedagogical challenge in the digital era, particularly as screen time increases and attention spans decline. This study explores elementary school teachers' experiences in utilizing Smart Board as a strategic tool for managing students' learning focus in mathematics instruction. Employing a qualitative phenomenological approach, in-depth interviews and non-participatory observations were conducted with upper-grade teachers (grades IV and V) at SDN 227 Margahayu Utara who had utilized Smart Board for a minimum of one semester. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model with triangulation and member checking for validity. Findings reveal that teachers develop six sophisticated pedagogical strategies: visual-interactive engagement, progressive participation, multimodal variability, content selectivity, rule-based interactivity, and technical anticipation. Teachers integrate dynamic visualization and real-time manipulation of mathematical objects to create anticipatory attention, with optimal session duration of 15-40 minutes to prevent attention fatigue. From an administrative perspective, successful implementation critically depends on comprehensive school support systems, including continuous professional development and responsive technical support. This study confirms that Smart Board effectiveness depends on teachers' pedagogical expertise rather than technological capabilities alone, requiring collaborative commitment between teachers and school administrators for systemic change
MANAJEMEN PENGEMBANGAN PROFESIONAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU DI SMPN 1 CIMANGGUNG KABUPATEN SUMEDANG Meliyanti; Wasliman, Eva Dianawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.38258

Abstract

This study analyzes teacher professional development management as an effort to enhance teacher performance at SMP Negeri 1 Cimanggung, Sumedang Regency. The focus of the study consists of four main aspects of POAC-based management: planning, organizing, implementing, and evaluating. A qualitative approach using case study methods was used to gain an in-depth understanding. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, then analyzed using data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that planning based on needs analysis, Education Reports, and competency gaps produces targeted programs. Organization involves effective task distribution, optimization of the roles of the vice principal, School Learning Community (Kombel) coordinator, and collaboration among teachers, although external partnerships can still be improved. Implementation includes training, workshops, clinical supervision, mentoring, and Learning Community activities that improve teachers' pedagogical and professional competencies. Evaluation is conducted through continuous monitoring, evaluation meetings, follow-up analysis, and supervision instruments. The implementation of this management runs in an integrated and continuous POAC cycle, resulting in improved teacher performance, learning quality, and a collaborative work culture. The findings confirm the strategic role of the principal as an education manager and provide a model that can be used as a reference for teacher professional development in other schools.
MANAJEMEN RUMAH JURNAL SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN AKREDITASI DAN KEAKTIFAN PUBLIKASI ILMIAH DI STIT AL IHSAN BALEENDAH Ningarumsari, Rike Junia; Wasliman, Eva Dianawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study analyzes the management of the Al-Idrak Journal as part of the Journal House strategy at STIT Al-Ihsan Baleendah to improve accreditation and enhance scientific publication activity. The main issue addressed in this research is the incomplete fulfillment of several national accreditation indicators, particularly those related to article history transparency, metadata completeness, digital identification, indexing quality, and the diversity of authors and reviewers. This study aims to map the current condition of journal management, identify its strengths and weaknesses, and formulate strategies for improving journal quality. Using a qualitative approach with a content analysis method, this research systematically examines OJS pages, editorial policies, publication consistency, reviewer profiles, indexing status, metadata completeness, and other digital documents. The findings show that although Al-Idrak has met several basic elements of journal management, such as ISSN registration, OJS implementation, and an editorial structure, several strategic components remain unfulfilled, including editorial process transparency, DOI implementation, Creative Commons licensing, standardized metadata, national indexing, and author diversification. These conditions indicate that the journal is still at a foundational management stage and requires substantial improvements to meet national accreditation standards. This study recommends strengthening digital documentation, enhancing editorial professionalism, expanding author networks, diversifying reviewers, and optimizing the role of the Journal House as a center for institutional publication development. Keywords: journal management, Open Journal System (OJS), accreditation
Peran Budaya Pesantren Dalam Mendukung Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter J, Muhamad Hasan; Sanjaya, Dinar; Wasliman, Eva Dianawati; Wasliman, Iim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan respons strategis dalam sistem pendidikan nasioanal terhadap krisis moral generasi muda. Pesantren, dengan budaya keislaman yang kuat, memiliki potensi besar dalam membentuk karakter secara utuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran budaya Pondok Pesantren Al-Basyariyah Cigondewah dalam mendukung implementasi kebijakan PPK. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model PDCA (Plan, Do, Check, Act). Hasil menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti religiusitas, disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian ditanamkan melalui pola hidup santri yang terstruktur. Evaluasi dilakukan secara rutin dan mendorong perbaikan berkelanjutan. Kesimpulannya, budaya pesantren telah menjadi model otentik pendidikan karakter dan mampu menjalankan prinsip manajemen mutu berkelanjutan secara efektif.
Analisis Kebijakan Sertifikasi Dosen Dan Penguatan Profesionalisme Akademik Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Tinggi Ningarumsari, Rike Junia; Ailya, Ashima; Wasliman, Eva Dianawati; Wasliman, Iim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The lecturer certification policy has been implemented to enhance academic quality and professionalism in higher education. This study focuses on the implementation of the lecturer certification policy at STIT Al-Ihsan Baleendah and its impact on lecturers' professional practices. The objective is to gain an in-depth understanding of how certification is carried out and its contribution to improving educational quality. This research is grounded in bureaucratic decision-making theory, a systemic approach to public policy, and the concept of academic professionalism. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal that the certification policy has encouraged improvements in teaching readiness, involvement in curriculum development, and academic productivity. However, challenges persist, such as the dominance of one-way teaching methods and low motivation among lecturers to engage in research and community service. This study recommends strengthening institutional support, continuous professional development, and contextual evaluation of certification practices within Islamic higher education institutions.
Analisis Kebijakan Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pendidikan Dasar Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Komalasari, Dini; Supriatin, Rati; Wasliman, Eva Dianawati; Wasliman, Iim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir sebagai bentuk perubahan kebijakan pendidikan yang menuntut adanya pergeseran paradigma dalam pengelolaan pembelajaran di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Meskipun begitu, pelaksanaan Kurikulum Merdeka di lapangan tidak terlepas dari hambatan, baik dalam aspek kelembagaan maupun dalam budaya sekolah yang sudah mengakar. Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan kebijakan Kurikulum Merdeka dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di SDN Pelita Bakti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, melalui pendekatan manajerial POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus,data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, serta telaah dokumen terhadap kepala sekolah, guru, dan perangkat pembelajaran lainnya yang terlibat. Hasil kajian menunjukkan bahwa dari sisi perencanaan, sekolah telah menyusun program kerja secara kolaboratif meskipun pemahaman guru terhadap kurikulum belum merata. Dalam pengorganisasian, upaya pembentukan tim dan pelatihan internal telah dilakukan namun belum optimal. Pada tahap pelaksanaan, sudah mulai diterapkan pembelajaran berdiferensiasi dan proyek penguatan karakter pelajar Pancasila. Sementara dalam aspek pengawasan, refleksi mingguan dan supervisi berjalan, namun masih perlu penguatan instrumen dan tindak lanjut. Implementasi ini menunjukkan kemajuan, meski masih memerlukan dukungan kapasitas guru dan sarana yang memadai.
Implementasi Kebijakan Wajib Belajar Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Di Ma Pondok Qur’an Cilengkrang Nawawi, Rahmat; Sirotjuddin, M.; Wasliman, Eva Dianawati; Wasliman, Iim
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan instrumen utama dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga berkarakter. Kebijakan Wajib Belajar 12 Tahun yang dicanangkan pemerintah Indonesia bertujuan untuk menciptakan masyarakat terdidik sekaligus membentuk karakter, salah satunya adalah kedisiplinan. Namun, implementasi kebijakan ini sering kali dihadapkan pada tantangan sosial-ekonomi dan kultural yang menghambat pencapaian tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Wajib Belajar 12 Tahun dalam pembentukan karakter disiplin siswa di MA Pondok Quran Cilengkrang. Tujuan khususnya mencakup eksplorasi terhadap aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan tersebut di lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa MA Pondok Quran Cilengkrang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MA Pondok Quran mengintegrasikan kebijakan wajib belajar ke dalam program pendidikan yang berorientasi religius dan karakter, dengan pendekatan manajemen berbasis pesantren. Perencanaan dilakukan secara sistematis melalui analisis SWOT, pelaksanaan dilakukan dengan sinergi antara program akademik dan pembinaan akhlak, sementara evaluasi dilakukan secara berkala melalui indikator kedisiplinan siswa seperti kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan sekolah. Tantangan terbesar terletak pada kondisi sosial-ekonomi siswa non-mukim serta peran orang tua yang belum optimal. Kesimpulannya, implementasi kebijakan Wajib Belajar di MA Pondok Quran telah berjalan secara adaptif dan kontekstual. Meskipun terdapat kendala, pendekatan partisipatif serta integrasi antara pendidikan formal dan pengasuhan pesantren memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa.