Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Supervisi Akademik Dalam Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru Pada Tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Bandung Sobirin, Wahyu; Nurhasanah, Siti Sarah; Khoeriah, N Dede; Wasliman, Eva Dianawati
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 4 No. 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1083

Abstract

Supervisi akademik bertujuan untuk membantu guru dalam pengembangan kompetensi, mendorong guru dalam mengembangkan proses pembelajaran, serta memberikan bantuan kepada guru untuk memecahkan masalah yang dialami. Tujuan penelitian untuk peningkatan kompetensi dan Profesionalisme Guru diantaranya dengan mengimplementasikan Supervisi Akademik di Sekolah Dasar baik negeri maupun swasta di kabupaten Bandung. Karena pada saat ini masih banyak sekolah yang belum maksimal dalam kegiatan supervisi oleh Kepala Sekolahnya sehingga dibentuk dan disarankan lagi untuk memperbaiki metode supervisinya, agar dapat mencapai hasil dari tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Tahapan dalam penulisan artikel ini meliputi studi literatur, observasilapngan, wawancara dan dokumentasi. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa ada tiga implementasi supervisi akademik tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut untuk meningkatkan profesionalisme guru. Untuk meningkatkan profesionalisme guru, ketiga tahapan supervisi akademik tersebut harus dilaksanakan dengan semestinya dengan konsep dasar pengawasan. Sehingga upaya peningkatan profesionalisme guru melalui Supervisi akademik dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran supervisi akademik
Manajemen Kepala Sekolah Dalam Optimalisasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Rahayu, Yayu Sri; Pristy, Marlin; Yuliawati, Yuyun; Anwar, Ridwan; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10466

Abstract

Abstract: One of the efforts of the Ministry of Education and Culture to support the implementation of the Merdeka curriculum is to carry out a learning transformation process, with one focus being digital transformation. So the Merdeka Mengajar Platform, known as PMM, is an application that is expected to be able to support the development of the competencies of educators and education staff in Indonesia. This research discusses the Principal's efforts to optimize the use of the Merdeka Mengajar Platform (PMM) at Al-Ma'moen High School as a response to the learning crisis after the Covid-19 pandemic. In this case, school principals must implement appropriate management so that the use of digital transformation, especially in the Merdeka Mengajar Platform, can be optimal. The aim of this research is to obtain an overview of the principal's management in increasing the optimization of the use of PMM at Al-Ma'moen High School. This research uses a qualitative approach with a case study method. The results of data analysis show that the school principal's managerial leadership in increasing the optimization of the use of the Merdeka Mengajar Platform has been quite effective. The school principal has carried out these management functions, so that the planned program can run well and achieve the predetermined goals.Keywords: Principal Management, Digital Transformation. Abstrak: Salah satu upaya dari Kemendikbudristek untuk mendukung implementasi kurikulum Merdeka tersebut adalah melakukan proses transformasi pembelajaran, dengan fokus salah satunya adalah transformasi digital. Maka Platform Merdeka Mengajar yang dikenal dengan PMM ini menjadi aplikasi yang diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia. Penelitian ini membahas upaya Kepala Sekolah dalam mengoptimalkan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) di SMA Al-Ma'moen sebagai respons terhadap krisis pembelajaran pasca-pandemi Covid-19. Dalam hal ini, kepala sekolah harus menerapkan manajemen yang tepat agar pemanfaatan transformasi digital terutama dalam Platform Merdeka Mengajar ini dapat optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan optimalisasi pemanfaatan PMM di SMA Al-Ma’moen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil analisis data menunjukan bahwa kepemimpinan manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan optimalisasi pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar telah berjalan cukup efektif. Kepala sekolah sudah melaksanakan fungsi manajemen tersebut, sehingga program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan.Kata Kunci: manajemen kepala sekolah, transformasi digital.
Implementasi Kegiatan Pramuka Siaga dalam Membentuk Nilai Karakter Siswa di SD Negeri Puncaklawang Purnama, Deni; Hasan, Hasan; Rosandi, Dede; Jamjuri, Jamjuri; Santosa, Santosa; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10502

Abstract

Abstract : The character values that are the basis for organizing standby scouting activities at Puncaklawang State Elementary School, Cidaun subdistrict, Cianjur district are based on the school's Vision and Mission, although other values are still developed in every scouting education activity. This research uses a qualitative approach. The data collection methods and techniques used are observation, interviews, focus group discussions, literature studies. The data analysis technique in this research uses descriptive analysis techniques, then the data will be reduced, displayed, drawing conclusions and verification. The results of the research show that activities carried out regularly and on a schedule using the creative game method in scouting activities will foster the impact of character values that are born naturally. The impact of Scouting activities in shaping the character values of students at Puncaklawang State Elementary School is very significant and can directly shape values. positive student character and fostering noble character, the value of discipline, responsibility and leadership values will emerge.Key Words: Implementation, Scouting, Student character valuesAbstrak : Nilai-nilai karakter yang menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan kepramukaan siaga di SD Negeri Puncaklawang kecamatan Cidaun kabupaten Cianjur didasarkan pada Visi dan Misi sekolah, meskipun nilai-nilai lain tetap dikembangkan dalam setiap kegiatan pendidikan kepramukaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik Observasi ,Wawancara ,Focus Group Discussion ,Studi literatur.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa deskriptif kemudian data akan direduksi,didisplay, pemgambilan kesimpulan dan perivikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan yang dilakukan secara rutin dan terjadwal dengan menggunakan metode permainan yang pareatif dalam kegiatan pramuka akan menumbuhkan dampak nilai karakter yang lahir secara alamiah .Dampak kegiatan Pramuka dalam membentuk nilai karakter siswa di SD Negeri Puncaklawang ini sangat signifikan secara langnsung bisa membentuk nilai karakter siswa yang positif dan menumbuhkan budi pekerti yang luhur, maka akan lahir nilai kedisiplinan, nilai tanggungjawab dan nilai kepemimpinan.Kata Kunci: Implementasi, Pramuka,Nilai karakter Siswa
MANAJEMEN KURIKULUM BERBASIS DIGITAL DI PONDOK PESANTREN AL RIYADL CIPANAS Rubiherlan, Yusuf; Juningsih, Juningsih; Nursanti, Funny Eka; Soleh, Wiwi Sulastri; Rostini, Deti; Wasliman, Eva Dianawati
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10562

Abstract

Abstract: Al-Riyadl Islamic Boarding School is a pure Salafi Islamic boarding school, which only holds yellow book recitations using the sorogan, balagan and wetonan methods. In carrying out its learning, continuing to keep up with the times, Al-Riyadl Islamic Boarding School does not abandon the old tradition, namely pure Salafi. Al-Riyadl Islamic Boarding School responds to technological developments in relation to digital-based curriculum management. The case study in this research was used to determine the planning, organizing, commanding, coordinating and supervising of the Al-Riyadl Islamic Boarding School in response to technological developments in relation to digital-based curriculum management. Qualitative methodology is used in research that focuses on natural conditions in a place or event and uses stages in accordance with the rules or steps required for data collection. Al-Riyadl Islamic Boarding School is located in a community environment that does not have closed borders or fortifications like Islamic boarding schools in general. Combining formal and non-formal education with the aim of maximizing the organization and supervision of students while not eliminating the old tradition of Islamic boarding schools. The digital-based Islamic boarding school curriculum includes several subjects such as inheritance and astronomy lessons using scientific calculators. The use of smartphones and laptops is also carried out during evaluations where the test questions are done digitally and also includes elements of technology in Islamic boarding school management, although not yet optimally, but for the next school year we will make more mature plans in implementing digitalization.Keyword : Boarding School, Curriculum, DigitalizationAbstrak: Pesantren Al-Riyadl merupakan Pesantren Salafi murni, yang  hanya mengadakan pengajian kitab kuning dengan metode sorogan, balagan, dan wetonan. Dalam melaksanakan pembelajarannya, terus mengikuti perkembangan zaman, Pesantren Al-Riyadl tidak meninggalkan tradisi lama yakni salafi murni. Pesantren Al-Riyadl menyikapi perkembangan teknologi dalam hubungannya dengan manajemen kurikulum berbasis digital. Studi kasus dalam penelitian ini digunakan  untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pengkomandoan, pengkoordinasian, dan pengawasan Pesantren Al-Riyadl menyikapi perkembangan teknologi dalam hubungannya dengan manajemen kurikulum berbasis digital. Metodelogi kualitatif digunakan dalam penelitian yang mengarah pada kondisi alamiah di suatu tempat atau kejadian dan menggunakan tahapan-tahapan sesuai dengan aturan atau langkah yang diperlukan untuk pengumpulan data. Pesantren Al-Riyadl berlokasi di lingkungan masyarakat yang tidak memiliki batas atau benteng tertutup seperti pada pesantren pada umumnya. Penggabungan pendidikan formal dan nonformal dengan tujuan agar pengorganisasian dan pengawasan kepada para santri lebih maksimal dengan tetap tidak menghilangkan tradisi lama sebagai pondok pesantren. Kurikulum pesantren berbasis digital dimasukan pada  beberapa mata pelajaran seperti pelajaran waris dan falak dengan media kalkulator saintifik. Penggunaan smartphone dan laptop juga dilakukan saat evaluasi dimana soal tes dikerjakan secara digital juga memasukan unsur  teknologi dalam manajemen pesantren, meskipun belum secara maksimal, tetapi untuk tahun ajaran kedepannya akan membuat perencanaan yang lebih matang dalam penerapan digitalisasi. Kata Kunci : Kurikulum, Digital, Pesantren
Academic Supervision Management by School Principals in Enhancing Teachers' Social Competence: A Comparative Case Study of Two Elementary Schools Kania, Ani; Wasliman, Eva Dianawati
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.2773

Abstract

Principal academic supervision is an important means of improving teachers' social competence to support effective communication, cooperation, and professional classroom management. This study was motivated by the importance of the principal's role in providing continuous guidance, direction, and evaluation. The purpose of this study is to describe the planning, implementation, evaluation, follow-up, obstacles, and solutions of academic supervision by the principal in improving teachers' social competence at SDN Sintok and SDN Margasari. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observation, and documentation, then analyzed thematically. The results showed that supervision at SDN Sintok emphasized personal assistance, while at SDN Margasari it was carried out in a structured manner with an annual work program. Supervision was proven to improve teachers' communication skills, cooperation, self-confidence, and reflective attitudes. In conclusion, academic supervision plays a strategic role in improving teachers' social competence through planned, flexible, and solution-oriented guidance.
Systematic Management of Morality Development in Strengthening Elementary School Character Education Wawan, Wawan; Wasliman, Eva Dianawati
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.2778

Abstract

Character education constitutes a fundamental mandate in contemporary education systems, yet systematic management approaches remain insufficiently examined. This study investigates morality development management in strengthening character education at elementary schools facing resource constraints. Employing qualitative case study design, this research examined SDN Tegalmerak and SDN Pagermaneuh in Tanggeung District through interviews with principals, teachers, students, and parents (n=52), participatory observations, and documentation analysis. Data were analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña's interactive model, applying George R. Terry's management framework. Findings reveal systematic implementation across four management functions: (1) collaborative planning integrating character values into curriculum and activities; (2) clear organizational structures with specialized coordination teams; (3) diverse implementation strategies including religious habituation, teacher role modeling, and extracurricular engagement; and (4) multi-layered monitoring through classroom observations and stakeholder feedback. Measurable improvements included increased attendance (87% to 94%), reduced disciplinary incidents (43% decrease), and spontaneous moral behavior demonstration by 78% of students. However, students with strong parental involvement showed 67% greater behavioral improvements, underscoring ecological factors' critical role. Results validate classical management theory's applicability to character education while revealing that effectiveness depends substantially on home-school value consistency rather than school efforts alone. Findings suggest character education requires coordinated multi-stakeholder approaches addressing resource constraints through adaptive strategies.
Quality Management of Principal Academic Supervision for Enhancing Teacher Pedagogical Competence: A Comparative Case Study of Two Indonesian Elementary Schools Fadhilah, Muthi; Wasliman, Eva Dianawati
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.2779

Abstract

Teacher pedagogical competence remains critical for educational quality, yet many teachers struggle with planning, implementing, and evaluating instruction effectively. Academic supervision represents a vital quality management mechanism, though limited research examines how principals systematically integrate quality management principles into supervision practices. This study investigated quality management approaches to principal academic supervision in enhancing teacher pedagogical competence through comparative analysis of two elementary schools. A qualitative multiple case study design was employed at SDN 164 Karangpawulang and SDN 033 Asmi Bandung. Data were collected through semi-structured interviews with 12 participants (principals, vice principals, teachers), classroom observations, and document analysis. Thematic analysis following Braun and Clarke's framework was conducted to identify patterns across planning, implementation, evaluation, and follow-up stages. Both schools successfully implemented systematic supervision cycles aligned with quality management principles, though employing distinct approaches. SDN 164 emphasized standardized instruments from the Merdeka Mengajar Platform and Employee Performance Target integration, while SDN 033 excelled in collaborative supervision incorporating lesson study principles and reflective practices. Teachers demonstrated significant improvements in pedagogical competencies, translating into enhanced student engagement and learning outcomes. Effective supervision quality management requires balancing standardization with contextualization, evaluation with professional growth. The study advances theoretical integration of instructional leadership, quality management, and collaborative learning frameworks while offering actionable strategies for practitioners.
Principal Management in Optimizing the Implementation of G7kaih to Realize A School Culture With Character In Paud Kindergarten Aisyiyah 1 Rancaekek Bandung Regency Sumarni, Sri; Wasliman, Eva Dianawati
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 9 No 1 (2026): International Journal of Education, information technology   and others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early character education is crucial, especially during a child's golden age (0–6 years). Due to challenges like moral decline and negative environmental factors, Early Childhood Education (PAUD) institutions need programs that are structured and continuous. This study aims to analyze how principals manage the Seven Habits of Great Indonesian Children (G7KAIH) program using the POAC cycle (Plan- Organizing-Actuating-Controlling) to create a strong character culture within the school. The Seven Habits Program covers seven main habits: waking up early, worshiping, exercising, eating healthy food, loving to learn, interacting socially, and sleeping early. The goal is to develop highly capable individuals with strong character. We used a descriptive qualitative approach for this research at PAUD TK Aisyiyah 1 Rancaekek, which has run The Seven Habits Program since 2023. The result show that implementing The Seven Habits Program positively affects students’ character, increasing their independence, discipline, and social care. The main analysis will focus on how the principal's planning, execution, evaluation, and follow-up successfully integrate The Seven Habits Program systematically and fully into the school environment
Educational Supervision as a Strategic Mechanism for Improving Instructional Quality Nurhasanah, Intan; Wasliman, Eva Dianawati
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1772

Abstract

This study aims to examine the implementation of educational supervision based on Edward Deming’s Total Quality Management (TQM) principles in improving learning quality. A qualitative research design was employed, utilizing interviews, observations, and document analysis to capture supervisory practices. Data were analyzed using the Plan–Do–Check–Act (PDCA) cycle as a framework for supervision quality management. The findings reveal that educational supervision is implemented systematically through structured planning, professional execution, evidence-based evaluation, and continuous follow-up. The Check and Act stages play a critical role in strengthening teacher professionalism, fostering reflective practices, and sustaining a culture of quality improvement. These stages enable supervisors to use evaluative data as a basis for corrective actions and continuous development. The study implies that integrating TQM principles into educational supervision can transform supervision from a predominantly administrative function into a strategic mechanism for enhancing instructional quality. This research contributes both conceptually and practically to the development of supervision quality management in secondary education.
PENGALAMAN GURU SD DALAM MENGGUNAKAN SMART BOARD SEBAGAI STRATEGI PENGELOLAAN FOKUS BELAJAR MATEMATIKA Khoirudin, Asmi; Handayani , Sri; Wasliman, Eva Dianawati
Uninus Journal of Mathematics Education and Science (UJMES) Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ujmes.v11i1.4003

Abstract

Maintaining students learning focus in mathematics presents a critical pedagogical challenge in the digital era, particularly as screen time increases and attention spans decline. This study explores elementary school teachers' experiences in utilizing Smart Board as a strategic tool for managing students' learning focus in mathematics instruction. Employing a qualitative phenomenological approach, in-depth interviews and non-participatory observations were conducted with upper-grade teachers (grades IV and V) at SDN 227 Margahayu Utara who had utilized Smart Board for a minimum of one semester. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model with triangulation and member checking for validity. Findings reveal that teachers develop six sophisticated pedagogical strategies: visual-interactive engagement, progressive participation, multimodal variability, content selectivity, rule-based interactivity, and technical anticipation. Teachers integrate dynamic visualization and real-time manipulation of mathematical objects to create anticipatory attention, with optimal session duration of 15-40 minutes to prevent attention fatigue. From an administrative perspective, successful implementation critically depends on comprehensive school support systems, including continuous professional development and responsive technical support. This study confirms that Smart Board effectiveness depends on teachers' pedagogical expertise rather than technological capabilities alone, requiring collaborative commitment between teachers and school administrators for systemic change
Co-Authors Ailya, Ashima Aisyah, Ai Anisah Anwar, Ridwan Ardiana Ardiana, Ardiana Arianti, Vera Desi Armando, Rio Cecep Suryana, Cecep Deni Rahman Fadhilah, Muthi Fahriyah, Elis Faridah Faridah Fauzi, Moch. Irfan Fitriani, Seni Gerry Pratama Ginanjar, Ledy Guntur Gunawan Gustania, Ristia Handayani , Sri Handayani, Sri Hariyana, Heri Harliyani, Dian Hasan Hasan Hendarty, Tety Hendi, Hendi Iim Wasliman J, Muhamad Hasan Jamjuri, Jamjuri Juningsih, Juningsih Kania, Ani Karma, Otong Khoirudin, Asmi Kokom Komalasari Komalasari, Dini Kusnandar, Nandang Kusnendi, Nanang M, Novi Khusnainy Maesaroh, Nimas Maryati, Neneng Meri Medawati, Rina Meliyanti Muharam, Chepi Septiana Mulyanti, Imas Sri Mulyati, Deuis Mustofa Mustofa N Dede Khoeriah Nawawi, Rahmat Neneng Nurlaela Ningarumsari, Rike Junia Nugraha, Cepi Nurhaeti, Ai Nurhasanah, Intan Nurhasanah, Siti Sarah Nurhasanah, Teti Nurhyani, Rina Nursanti, Funny Eka Nurzakiyah, Lia Permana, Asep Cipta Permana, Yan yan Yoga Prialita, Arianti Pristy, Marlin Purnama, Deni Rahmah, Suqya Rohendi, Asep Rohimah, Dewi Rosandi, Dede Rostini, Deti Rubiherlan, Yusuf Rusmiati, Esih Sanjaya, Dinar Santosa Santosa Saripah Saripah, Saripah Sirotjuddin, M Sirotjuddin, M. Siti Nurrohmah Sobirin, Wahyu Soleh, Wiwi Sulastri Solihah, Susan Nurhasanah Sopandi, Sopandi Sri Astuti Sri Sumarni Sudrajat, Jajang Sugandi, Liawati Sumarwan, Usep Supriatin, Rati Supriatna, Yusuf susi susi Susilawati, Leli Sutrisna, Doda Suwandi, Haris Taufik, A. Mokh. Usman Usman Utami, Puji Ratna Dwi Wawan Wawan Widianingsih, A.D. Rima Widianti, Yuni Wulansari, Destianti Yayu Sri Rahayu, Yayu Sri Yoseptry, Ricky Yudiaka, Deki Yuliawati, Yuyun Yuningsih, Yuyun Zajuli, Cecep Mustofa Zimbalist, Laras Octawa