Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Strategi Pengembangan Penilaian Keterampilan dan Sikap dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Ramli, Rosmiati; Irma, Irma; Jumawati, Jumawati; Imran, Muhammad Afit; Jupri, Jupri
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.1793

Abstract

Penilaian keterampilan dan sikap merupakan bagian integral dari proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang bertujuan untuk menilai kemampuan peserta didik secara komprehensif, mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji berbagai strategi pengembangan penilaian keterampilan dan sikap dalam pembelajaran PAI yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan pembelajaran abad ke-21. Melalui pendekatan studi pustaka, artikel ini menelaah berbagai sumber akademik, buku teks, serta jurnal penelitian terkini terkait desain, instrumen, dan implementasi penilaian autentik dalam konteks PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi efektif pengembangan penilaian keterampilan dan sikap meliputi penggunaan rubrik performa, observasi sistematis, penilaian proyek, jurnal reflektif, serta portofolio spiritual. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator dan penilai holistik menjadi krusial dalam memastikan bahwa setiap bentuk penilaianmenggambarkan nilai-nilai Islami seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan.Temuan juga menegaskan bahwa digitalisasi penilaian dan penggunaan platform eassessment berpotensi meningkatkan objektivitas dan efisiensi penilaian. Dengan demikian, pengembangan penilaian keterampilan dan sikap dalam PAI harus bersifat integratif, kontekstual, dan adaptif terhadap teknologi perkemabanga pendidikan.
Development of Competency-Based Assessment Instruments in PAI Subjects Rosmiati Ramli; Sudirman Herman; Nurhidaya Da’te; Wisriani; Nafsia Marasabessy
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.10250

Abstract

The development of competency-based assessment instruments in Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) is an essential effort to improve the quality of comprehensive and meaningful learning evaluation. Competency-based assessment emphasizes not only cognitive aspects but also affective and psychomotor domains, which are fundamental characteristics of PAI learning. This study aims to describe the concept, process, and implementation of developing competency-based assessment instruments in the PAI subject. The method used is a qualitative descriptive approach through the analysis of curriculum documents, relevant literature, and assessment practices in schools. The findings indicate that competency-based assessment instruments in PAI should be designed based on core competencies and basic competencies, supported by clear and measurable indicators, and implemented using various authentic assessment techniques such as observation of religious attitudes, assessment of worship practices, project-based assignments, portfolios, and written tests. Systematically and integratively developed instruments are able to provide a more comprehensive picture of students' competency achievement, particularly in terms of knowledge, religious attitudes, and skills in practicing Islamic values. Therefore, competency-based assessment instruments are expected to support the achievement of PAI learning objectives optimally and sustainably.
Inovasi Penilaian Formatif Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran PAI Ramli, Rosmiati; Asran, Asran; Rizal, Muhammad; Pina, Pina; Hanapi, Jamaluddin; Jusrianti, Jusrianti
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1358

Abstract

Penilaian merupakan komponen penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) karena tidak hanya berfungsi untuk mengukur pencapaian kognitif peserta didik, tetapi juga untuk menilai proses internalisasi nilai-nilai keislaman dalam aspek afektif dan psikomotor. Seiring dengan tuntutan pendidikan abad ke-21, diperlukan inovasi penilaian yang mampu mendorong keaktifan, motivasi, serta keterlibatan peserta didik secara menyeluruh. Salah satu pendekatan yang relevan adalah penilaian formatif berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep, karakteristik, manfaat, serta tantangan implementasi penilaian formatif berbasis proyek dalam pembelajaran PAI melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal, buku referensi, dan prosiding yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian formatif berbasis proyek mampu meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar peserta didik, memperkuat keterlibatan dalam proses pembelajaran, serta efektif dalam menilai ranah afektif dan psikomotor secara autentik. Selain itu, peran umpan balik dalam penilaian formatif berbasis proyek terbukti membantu peserta didik merefleksikan proses belajar dan menginternalisasi nilai-nilai Islam secara lebih mendalam. Namun demikian, implementasi penilaian ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan kebutuhan akan instrumen penilaian yang sistematis dan terstandar. Oleh karena itu, penilaian formatif berbasis proyek perlu didukung oleh perencanaan yang matang, peningkatan kompetensi guru, serta kebijakan sekolah yang berkelanjutan agar dapat diterapkan secara optimal dalam pembelajaran PAI.
Model Penilaian Reflektif untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Siswa Ramli, Rosmiati; Jumsir, Jumsir; Kadang, Harni; S, Anita; Taro, Darmawati; Hasmi, Hasmi; Hasnita, Hasnita
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1359

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual peserta didik. Namun, praktik penilaian PAI di sekolah masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang berfokus pada aspek kognitif, sehingga belum optimal dalam mengukur dan mendorong internalisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif model penilaian reflektif sebagai alternatif penilaian yang mampu meningkatkan pemahaman nilai Pendidikan Agama Islam pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta prosiding seminar yang relevan dan diterbitkan dalam rentang tahun 2015–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran database ilmiah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan disintesis secara deskriptif-kualitatif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa model penilaian reflektif memiliki karakteristik utama berupa keterlibatan aktif siswa dalam mengevaluasi pengalaman belajarnya melalui refleksi diri. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa penilaian reflektif mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses penilaian, memperdalam pemahaman nilai PAI secara kontekstual, mendorong internalisasi nilai dan kesadaran moral, serta mendukung pembentukan karakter Islami secara holistik. Selain itu, model penilaian reflektif dinilai selaras dengan paradigma penilaian autentik dan implementasi Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada penguatan karakter. Dengan demikian, penilaian reflektif direkomendasikan sebagai pendekatan strategis dalam pembelajaran PAI untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna, holistik, dan berorientasi pada pembentukan kepribadian siswa.
Pembelajaran Berbasis Keteladanan sebagai Strategi Penguatan Nilai dan Sikap Rosmiati Ramli; Mardiati M; Nursia, Nursia; Zulbina, Zulbina
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 11 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i11.580

Abstract

Role-playing-based learning is a strategic approach to strengthening students' values ​​and attitudes amidst the moral challenges of the era of globalization and digitalization. This article aims to comprehensively examine the role of role models in shaping character, discipline, empathy, tolerance, and a positive learning climate through a literature review method. The study employed a qualitative approach by reviewing various scientific sources in the form of national and international journal articles, proceedings, and relevant academic books published in the last ten years. Data analysis was conducted through the stages of collection, classification, reduction, and synthesis of findings. The results of the study indicate that teacher role models directly influence the internalization of student values ​​through the processes of observation, imitation, and habituation. A school culture built on collective role models has been shown to strengthen attitudes of discipline and social awareness. Furthermore, role models are more effective than instructional approaches in fostering empathy and tolerance. Role models also create a safe classroom climate, increase learning motivation, and strengthen the quality of learning interactions. Furthermore, role-playing-based learning functions as both a pedagogical and moral strategy because it integrates academic objectives with character building. This study confirms that role modeling is not only a method for developing attitudes, but also an important foundation for building meaningful education oriented toward holistic human development. These findings are expected to provide a theoretical and practical basis for developing character education in schools.
Strategi Pembelajaran Berbasis Al-Qur’an sebagai Landasan Pendidikan Karakter Rosmiati Ramli; Muh. Iqbal Muhidin; Yenni, Yenni; Rosiana Syahbaniar; Rudi Hartono
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 11 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i11.581

Abstract

Character education is an important foundation in shaping students with noble character, responsibility, and integrity. In the context of Islamic education, the Qur'an plays a central role as a source of values, norms, and relevant life guidelines that can be used as a basis for character learning strategies. This article aims to systematically review various research findings related to Qur'an-based learning strategies as a foundation for character education. The method used is a literature study by reviewing national and international journal articles, scientific books, and relevant academic sources from the past ten years. The results of the study indicate that the integration of Qur'anic values ​​​​in learning can strengthen students' religious character, honesty, discipline, responsibility, and empathy. Effective strategies include teacher role models, habituation based on Qur'anic verses, contextual learning, reflection on values, and integration of the Qur'an in all subjects. Qur'an-based learning functions not only as a transmission of knowledge, but also as a means of internalizing values ​​​​and forming attitudes. Thus, Qur'an-based learning strategies can be a comprehensive approach to strengthening character education in schools. This article is expected to serve as a conceptual reference for educators in designing learning oriented toward holistic character development of students.
Pemanfaatan Teknologi Digital Sebagai Media Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Rosmiati Ramli; Muhammad Zaid; Ruslan Ruslan; Raden Muliana; Rahmaniah Rahmaniah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7825

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan teknologi digital sebagai media penilaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital. Penilaian dalam PAI memiliki karakteristik khusus karena tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga mencakup aspek afektif dan psikomotorik yang berkaitan dengan internalisasi nilai-nilai keislaman dalam perilaku peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis urgensi penggunaan teknologi digital dalam penilaian PAI, mengidentifikasi bentuk-bentuk pemanfaatannya, serta menjelaskan implementasi penilaian berbasis teknologi pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital, melalui tes online, portofolio digital, penilaian otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI), serta penilaian berbasis proyek digital, mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan objektivitas penilaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Selain itu, teknologi digital memungkinkan pelaksanaan penilaian yang lebih variatif, kontekstual, dan berkelanjutan, sehingga dapat mengakomodasi pengukuran kompetensi peserta didik secara lebih komprehensif. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan konsep penilaian PAI berbasis teknologi digital sebagai alternatif strategis dalam membangun sistem evaluasi pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
Innovation in Authentic Assessment in Islamic Religious Education Learning in the Digital Era Ramli, Rosmiati; Na’iem, Muharrir; Ustar, Nur Aisyah; Muminayah, Muminayah; Assam, Abdul
The Future of Education Journal Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i1.1649

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to various aspects of education, including learning assessment systems. Islamic Religious Education (IRE), as a subject aimed at shaping students who are faithful, knowledgeable, and possess noble character, requires a comprehensive and contextual assessment approach. Authentic assessment emerges as an alternative evaluation method that holistically measures students’ cognitive, affective, and psychomotor domains through tasks that reflect real-life situations. This paper aims to examine the concept of authentic assessment, its innovative forms in Islamic Religious Education learning in the digital era, as well as the challenges and opportunities of its implementation. This study employs a qualitative approach through a literature review of recent scholarly sources, educational regulations, and both classical and contemporary literature in Islamic education. The findings indicate that the integration of digital technology into authentic assessment in Islamic Religious Education can enhance the objectivity, efficiency, and relevance of assessment, while also supporting the internalization of Islamic values in students’ daily lives. Therefore, strengthening teachers’ competencies and developing digital-based assessment instruments are urgent needs in the advancement of Islamic Religious Education learning.
Implementation of the PAIKEMI Learning Model to Optimize Students’ Learning Achievement at MTs MBS Enrekang Zamri, Zamri; Patintingan, Amir; Djamaluddin, Djamaluddin; Ramli, Rosmiati; Sumadin, Sumadin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the PAIKEMI learning model (Active, Innovative, Creative, Effective, Enjoyable, and Islamic Learning) in improving students, learning achievement in Islamic Religious Education at MTs Muhammadiyah Boarding School (MBS) Enrekang Regency. The focus of the research includes the strategies used by teachers in applying the PAIKEMI model, the instructional methods employed, as well as the supporting and inhibiting factors encountered during the learning process. This research employed a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in depth interview, questionnaires, documentation, and field notes. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing to obtain a comprehensive understanding of the instructional practices. The findings indicate that the implementation of the PAIKEMI model has a positive impact on improving students learning achievement in cognitive, affective, and psychomotor domains. Students became more active, confident, and capable of critical thinking, while also showing improvement in relegious practices and Islamic character development. Various instructional methods such as discussions, question answer sessions, demonstrations, games, and group learning successfully created an interactive and enjoyable learning atmosphere. Support from the school principal, teacher competence, and the boarding school environment served as major supporting factors, whereas limited facilities and learning media remained challenges that require further optimization. The implication of this study emphasies that the PAIKEMI model is strategic alternative for Islamic Religious Education, as it enhances not only academic achievement but also students’ religious character and social skills. These findings are expected to serve as a reference for educators and educational institutions in developing innovative, contextual, and value based learning practices
Implementasi Strategi Pembelajaran Terstruktur di SDN 019 Bengalon Ramli, Rosmiati; G, Hardiman; Subriani, Dewi; Hasriani, Hasriani; Asmawati, Lilik
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3953

Abstract

Pembelajaran terstruktur, yang menekankan pada perencanaan sistematis dan urutan materi yang jelas, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, fokus, dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak penerapan pembelajaran terstruktur terhadap hasil belajar siswa di SDN 019 Bengalon. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari lima guru dengan berbagai mata pelajaran, yaitu Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran terstruktur berkontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, terutama dalam hal peningkatan fokus, motivasi, dan keterampilan berpikir kritis. Namun, tantangan yang ditemukan termasuk kurangnya fleksibilitas dalam menyesuaikan kecepatan belajar siswa yang bervariasi. Penelitian ini memperkaya literatur mengenai penerapan teori konstruktivisme dalam konteks pendidikan dasar dan memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur di sekolah-sekolah dasar. Penelitian ini juga menyarankan agar ke depannya ada penelitian lanjutan yang melibatkan sampel lebih besar dan mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi sosial-ekonomi dan dukungan teknologi di sekolah.