Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA MAKAN, KETERPAPARAN MEDIA DAN KETURUNAN TERHADAP KELEBIHAN BERAT BADAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ishak, Syamsopyan; Hatta, Herman; Hadi, Anto J.
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1: JUNE 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1510.508 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v9i1.584

Abstract

Pendahuluan; Peningkatan overweight dan obesitas di seluruh dunia sebagian besar didorong oleh liberalisasi perdagangan global, pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang cepat. Faktor ini terus memicu perubahan dramatis dalam gaya hidup dengan cara mempromosikan keseimbangan energi positif. Perubahan harus mencakup kebijakan global tingkat tinggi dari komunitas internasional dan upaya terkoordinasi oleh pemerintah, organisasi, komunitas, dan individu untuk secara positif mempengaruhi perubahan perilaku. Tujuan; Untuk mengetahui hubungan pola makan, keterpaparan media dan keturunan terhadap overweight siswa Sekolah Dasar. Bahan dan Metode; Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Rama Kota Makassar. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik exhaustic sampling yaitu semua siswa kelas 1 sampai 6 yang terdaftar dan aktif sebanyak 146 orang. Hasil; Penelitian diperoleh bahwa pola makan berhubungan dengan overweight siswa Sekolah Dasar dengan nilai p (0,000) < 0,05, keterpaparan media berhubungan dengan overweight siswa Sekolah Dasar dengan nilai p (0,040) < 0,05 dan keturunan berhubungan dengan overweight siswa Sekolah Dasar dengan nilai p (0,044) < 0,05. Kesimpulan; Diperoleh bahwa ada hubungan pola makan, keterpaparan media dan keturunan terhadap overweight siswa Sekolah Dasar. 
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Pengelasan di Kecamatan Balongan Akbar, Hairil; Darmawansyah, Darmawansyah; Sutriyawan, Agung; Hatta, Herman; Fauzan, Moh. Rizki
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2: DESEMBER 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.986 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v10i2.1369

Abstract

Penggunaan APD merupakan tahap akhir dari pengendalian bahaya. Manfaat dari penggunaan APD saat bekerja sangat besar dalam pencegahan kecelakaan kerja. Namun dalam kenyataannya masih banyak pekerja yang tidak menggunakan APD saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri pada pekerja pengelasan di Kecamatan Balongan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bengkel las yang berada di wilayah Kecamatan Balongan dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian terdapat hubungan pengetahuan (p value = 0,003) dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja pengelasan di Kecamatan Balongan. Pemilik usahaa pengelasan harus mempersiapkan APD yang lengkap dan sesuai dengan standar sebelum pekerja melakukan pengelasan agar pekerja terhindar dari resiko baya kerja.
Pelatihan Pengolahan Buah Mangrove Bagi Kelompok Tani Hutan Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dian Puspaningrum; Dikson Junus; Ernikawati Ernikawati; Herman Hatta; Vikisastro Suleman
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.823

Abstract

Popalo Village is one of the villages in North Gorontalo Regency, Gorontalo Province, which has a mangrove land area of 51.08 ha, 30 ha of which is the target location of the Forest and Land Rehabilitation programme of the Gorontalo Sunga Watershed-Hutan Lindung (BPDAS-HL). The existence of these mangroves is only intended to prevent abrasion, while some of them are converted by the community into ponds.  The lack of public knowledge about the benefits of mangrove plants, especially mangrove fruit, which can be used as raw material for making coffee-like drinks, makes this mangrove not utilised by the community properly. This condition became one of the reasons for training and mentoring the community to be able to process mangrove fruit into coffee-like drinks. The training was conducted using a survey of locations and types of mangroves that grow a lot, training in making mangrove coffee powder, and softlaunching mangrove coffee of various flavours. The results of this training showed that the knowledge of the community, especially forest farmer groups, about mangrove utilisation had increased from not knowing to knowing. In addition, this training is expected to be followed up by the village government so that it becomes one of the opportunities for other community income sources. One form of the village government's seriousness with this activity is softlaunching mangrove coffee products with the Gorontalo Utara Regent.ABSTRAKDesa Popalo merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo yang memiliki luas lahan mangrove 51,08 ha, 30 ha diantaranya merupakan lokasi sasaran program Rehabilitasi Hutan dan Lahan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sunga-Hutan Lindung (BPDAS-HL) Gorontalo. Keberadaan mangrove ini hanya diperuntukkan untuk mencegah terjadinya abrasi, sedangkan sebagiannya lagi diubah oleh masyarakat menjadi lahan tambak.  Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat tanaman mangrove khususnya bagian buah mangrove, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan minuman mirip kopi menjadikan mangrove ini tidak dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik. Kondisi ini menjadi salah satu alasan dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk dapat mengolah buah mangrove menjadi minuman mirip kopi. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode survei lokasi dan jenis mangrove yang banyak tumbuh, pelatihan pembuatan serbuk kopi mangrove, dan softlaunching kopi mangrove aneka rasa. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan pengetahuan masyarakat khususnya kelompok tani hutan tentang pemanfaatan mangrove mengalami peningkatan dari yang tidak tahu menjadi tahu. Selain itu pelatihan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pihak pemerintah desa sehingga menjadi salah satu peluang sumber pendapatan masyarakat lainnya. Salah satu bentuk keseriusan pemerintah desa dengan kegiatan ini adalah melakukan softlaunching produk kopi mangrove bersama Bupati Gorontalo Utara.
Geographical Disparities in Blood Pressure and Dietary Patterns: A Comparative Study of Mountainous and Coastal Communities in Gorontalo, Indonesia Sandalayuk, Marselia; Paramata, Yeni; Pakaya, Ririn; Yasin, Maesarah; Hatta, Herman; Nuryani, Nuryani
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 16, Nomor 2, July-December 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-sihah.v16i2.52011

Abstract

Hypertension, a leading cause of early death worldwide, affects 1.94% of the population in Gorontalo Regency, according to the local Health Department. However, limited studies have examined the relationship between hypertension prevalence and dietary patterns among mountain and coastal communities in this region. The purpose of this study was to explore differences in blood pressure and consumption patterns between people living in mountain areas and coastal areas in Gorontalo District. This research employed an analytic observational design with a cross-sectional approach. The study included 126 participants living in mountain and coastal areas of Gorontalo District, selected using a cluster random sampling technique. Data were collected using a 24-hour food recall questionnaire and a tension meter. The data were analyzed using the chi-square test. The findings revealed no significant differences in systolic blood pressure (p = 0.359, p > 0.05), diastolic blood pressure (p = 0.160, p > 0.05), or sodium consumption patterns (p = 0.324, p > 0.05) between residents of mountainous and coastal areas. However, significant differences were found in fat consumption patterns (p = 0.000, p < 0.05) and carbohydrate consumption patterns (p = 0.004, p < 0.05) between the two groups. It is recommended that residents regularly monitor their blood pressure to detect potential increases and reduce excessive salt consumption.
Determinan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar: studi cross-sectional Sandalayuk, Marselia; Arda, Zul Adhayani; Hafid, Wahyuni; Badu, Franning Deisi; Harun, Amalia; Hatta, Herman; Nuryani, Nuryani; Akbar, Hairil; Kanan, Maria
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i1.37

Abstract

Latar belakang: Obesitas pada anak sekolah dasar merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Masalah psikososial dan emosional seperti timbulnya rasa tidak percaya diri serta stigma sosial merupakan salah satu dampak obesitas pada anak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar di tiga SDN yang ada di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo.Metode: Studi ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah dasar yang ada di SDN 70 Kota Tengah, SDN 71 Kota Tengah dan SDN 83 Kota Tengah Provinsi Gorontalo, Tahun 2023, dengan jumlah sampel sebanyak 208 anak yang diambil dengan teknik proporsional stratified random sampling. Pengunpukan data dilakukan dengan menyebarkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi Square.Hasil: Sebanyak 28,8% anak sekolah mengalami obesitas. Sebanyak 11,5% anak mengalami obesitas karena faktor genetik dan 25,5% karena aktivitas fisik yang rendah. Faktor genetik (p= 0,017) dan aktivitas fisik (p= 0,017) signifikan terhadap kejadian obesitas pada anak. Jenis kelamin (p= 0,873), pendapatan orang tua (P = 0,898), faktor genetik ayah (p = 0,434), frekuensi makan (p= 0,498) dan konsumsi fast food (p = 0,899) adalah tidak signifikan terhadap obesitas pada anak sekolah.Kesimpulan: Salah satu faktor determinan yang memengaruhi kejadian obesitas pada anak sekolah adalah faktor genetik dan aktivitas fisik yang rendah. Jenis kelamin, pendapatan orang tua yang tinggi, faktor genetik ayah yang obesitas, frekuensi makan yang sering serta sering konsumsi fast food adalah tidak signifikan terhadap obesitas pada anak sekolah.
Key Determinants of Tuberculosis Prevention Behaviors Among Families in Indonesia: A Cross-Sectional Study Analysis Sani, Hapiz Arlanda; J. Hadi, Anto; Hatta, Herman
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i2.6860

Abstract

Introduction: Tuberculosis (TB) is one of the infectious diseases that is still a global health problem, including in Indonesia. TB prevention requires the active role of the family as the smallest unit of society to create a supportive environment. Studies of TB prevention behaviors in families are important to understand the factors influencing prevention success. Objective: This study analyzes factors related to TB prevention behavior in families. Methods: This study used a cross-sectional study design involving 129 families with family members with a history of TB in the Batunadua Health Center working area in Padangsidimpuan City, selected by purposive sampling. Data was collected through a structured questionnaire. Data analysis was conducted using the chi-square and logistic regression tests to see the relationship between the variables and the most meaningful variables. Results: This study found that knowledge about TB (p=0.001), access to health services (p=0.001), social and cultural environment (p=0.001), and personal health experiences (p=0.001) were related to TB prevention behavior in families. Meanwhile, the variable most related to TB prevention behavior is knowledge about TB Exp (B) = 46.888. Conclusion: This study concludes that TB prevention behavior in families is influenced by factors such as knowledge about TB, access to health services, social and cultural environment, and personal health experience, which have a significant relationship. Of the four variables, knowledge about TB is the most dominant factor influencing TB prevention behavior. Therefore, health education campaigns must be a priority, focusing on increasing family knowledge about TB through easily accessible media, such as counseling, social media, and pamphlets.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Kota Gorontalo: Implikasi Tata Kelola dan Reformasi Birokrasi Junus, Dikson; Napir, Suaib; Puspaningrum, Dian; Ernikawati; Hatta, Herman
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 5 No. 1 Special Issues (2025): Innovation and Social Transformation for Golden Indonesia 2045
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v5i1 Special Issues.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kota Gorontalo serta implikasinya terhadap tata kelola dan reformasi birokrasi. Pengelolaan sampah yang efektif merupakan tantangan besar bagi kota-kota berkembang, termasuk Kota Gorontalo, mengingat volume sampah yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat telah memberikan dampak positif dalam pengelolaan sampah, seperti melalui program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan penyuluhan lingkungan. Namun, tantangan masih ada, terutama dalam hal ketimpangan partisipasi masyarakat, koordinasi antar instansi pemerintah yang belum optimal, serta proses birokrasi yang lambat. Reformasi birokrasi yang telah dilakukan, meskipun menunjukkan kemajuan, masih memerlukan percepatan implementasi untuk menciptakan sistem yang lebih transparan, efisien, dan responsif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan koordinasi antar lembaga, dan percepatan reformasi birokrasi sebagai langkah strategis untuk mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Gorontalo. Temuan ini relevan sebagai referensi bagi kota-kota lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan sampah dan tata kelola lingkungan.
Identifikasi Determinan Kejadian Stunting Balita Usia 24–59 Bulan di Puskesmas Ilangata Kabupaten Gorontalo Utara Hatta, Herman; Franning Deisi Badu; Maesarah; Marselia Sandalayuk
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.93

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, khususnya pada balita. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan. Penelitian observasional analitik menggunakan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 274 balita berusia 24–49 bulan yang dipilih menggunakan metode Simple Random Sampilng. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup riwayat berat badan lahir rendah BBLR, Riwayat Pemberian ASI Eksklusif. Analisis data dilakukan secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total sampel 43 balita 16% mengalami stunting, sedangkan 231 balita, 84% tidak mengalami stunting. Ditemukan adanya hubungan signifikan antara panjang badan lahir rendah PBLR dengan kejadian stunting p = 0.002 serta antara asupan protein dengan stunting p = 0.000. Sementara itu, tidak terdapat hubungan signifikan antara riwayat berat badan lahir rendah BBLR. p = 0.426 maupun riwayat pemberian ASI eksklusif p = 0.490 dengan kejadian stunting. Kesimpulan penelitian bahwa faktor BBLR maupun pemberian ASI eksklusif bukan merupakan determinan utama yang memengaruhi kejadian stunting. Meskipun demikian, kedua faktor tersebut tetap penting untuk diperhatikan dalam upaya peningkatan status gizi anak secara umum, mengingat bukti-bukti dari studi lain yang menunjukkan pengaruhnya dalam jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Perilaku Masyarakat Tentang Hipertensi di Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi: The Influence of Health Education on Community Behavior Regarding Hypertension in North Sibalaya Village, Tanambulava District, Sigi Regency Suwandi; Masiti; Yolan Abe; Listina Paulus; Fitrayani Lasawedi; Yudistira Ramlan; Zen; Nabila Pakaya; Alfia Labadjo; Meylan Adam; Siti Khumaira; Nur Ain; Alan Suryatna; Nur Ainun; Moh. Andri; Ayu Lestari; Nurcholis; Herman Hatta; Lexy Kareba
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 4: April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i4.7240

Abstract

Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu masalah penyakit yang umum terjadi di masyarakat. Seringkali, pengidap hipertensi tidak menunjukkan gejala dan baru diketahui apabila telah terjadi gangguan pada organ seperti gangguan fungsi jantung, stroke, gagal ginjal, bahkan sampai pada kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pada masyarakat mengenai hipertensi di desa Sibalaya Utara wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan pre eksperimen (the one group pre test post test. jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu Masyarakat desa Sibalaya Utara dan sampel sebanyak 20 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T Test, dengan variabel independen penyuluhan kesehatan dan variabel dependen pengetahuan, sikap dan perilaku pada masyarakat mengenai hipertensi di desa Sibalaya Utara wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi. Hasil analisis diperoleh ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pada masyarakat mengenai hipertensi di desa Sibalaya Utara wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pada masyarakat mengenai hipertensi di desa Sibalaya Utara wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi.
Behavior Change Based on Local Wisdom Ramadhani, Firdausi; Rahmawati, Rahmawati; Maesarah, Maesarah; Hatta, Herman; Susanti, Inne
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.3434

Abstract

The KB Village Program is an icon of BKKBN that can directly contact and provide benefits to the Indonesian people at all levels of the region.  Programs related to stunting prevention have been provided but are not running optimally. Local wisdom is all forms of knowledge, beliefs, understanding, and insights as well as customs or ethics that demand human behavior in life in ecological communities. Various local values or wisdom are expected to be able to reduce stunting cases.  This research uses a qualitative method with a case study approach. The population in this study are some of the people who live in Tolango Village, Anggrek Subdistrict, village officials and officials who handle the stunting program. The purpose of this research is expected to be able to provide education to the community, government and families regarding the right information in handling stunting. It is necessary to provide education to the community through appropriate health promotion means to reduce stunting cases in collaboration with religious leaders in conducting socialization to the community based on local wisdom by involving religious, traditional, community and government leaders.  The local wisdom of "Bai'at" and "raba-raba puru" is a local wisdom of the Gorontalo community that has been carried out for generations.  Cooperation between health practitioners and religious leaders as one of the figures respected by the community is carried out with the aim of making the community to better understand and carry out the information provided.
Co-Authors ., Maesarah Adam, Deysi Adhayani, Zul Afrilia, Riska Akuba, Mirta Alan Suryatna Alfia Labadjo Anggriani, Dwi Anto Anto Anto Anto, Anto Arda, Zul Adhayani Aripin, Nurindah Arsjad, Muh Fachri Asriani I Laboko Ayu Lestari Bahmid, Huzaima Bahu, Angki S Bango, Dea Beu, Sriwahyuni Bina, Siti Nur Fadillah T. Dalanggo, Fania Darmawansyah Darmawansyah Datukramat, Aprilia Daud Sandalayuk Dawa, Windy Olivia Demanto, Cindra Deysi Adam Dian Puspaningrum Dikson Junus Dikson junus Djafar, Lisa Djafar, Lisa Dumbela, Adam Muhajrin Dwi Isnawati Ernikawati ernikawati ernikawati ernikawati, ernikawati Fauzan, Moh Rizki Febrianto Febrianto, Febrianto Firdausi Ramadhani Firdausi Ramadhani, Firdausi Fitrayani Lasawedi Franning Deisi Badu Franning Deisi Badu, Franning Deisi Habie, Vikriyanto Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. Haerul, Haerul Hairil Akbar Hanapi, Sunarti Harun, Amalia Harun, Nur Istiyan Hestin Masi Hidayat, Andi Sahrul Hiola, Abdul Samad Igirisa, Nilawati Igirisa, Repin Ishak, Syamsopyan J. Hadi, Anto Ka’aba, Indriyani Kaharu, Rosdiana Kau, Mayangsari Laiya, Marlina Lapapang, Nurlita Lexy Kareba Lilis Handayani Listina Paulus Maemunah Maemunah Maesarah Maesarah, Maesarah Maesarah, Maesarah Maesarah, Maesarah Mahmud, Sri Ananda Putri H Mako, Sri Rahayu Mamula, Aldi Irfan Mandagi, Rosalina Clarita A Marada, Nurhayati Maria Kanan Masiti Mayangsari Kau Meylan Adam Modanggu, Tirsa Moh. Andri Moh. Rivandi Dengo Mohammad, Inggrid Anggraini A. Moito, Sri Yulanda Moonti, Roy Marthen Moses, Aliun Arsa N Nuryani N Nuryani Nabila Pakaya Nabu, Sry Yuyanda Ngabito, Meriyanti Nirmala Yusuf Ntobuo, Fadillah Aulia Nuna, Muten Nur Ain Nur Ain Nur Ainun Nurcholis Nurhafsah Acha Tiro Nurul Auliyah, Nurul Nuryani Nuryani Nuryani Nuryani Olfin Ishak Olii, Sigit H Paramata, Yeni Pauweni, Lisnawaty Pirman - Podungge, Abdul Wahab Polinggapo, Jefri Pulukadang, Ariani Puspaningrum, Dian Rahmah, St. Mutiatu Rahmawati, Rahmawati Ramli, Fadliyanto Ririn Pakaya Robby Hunawa Sahi, Nirmala A. Sandalayuk, Marselia Sani, Hapiz Arlanda Sarfan Tabo Saskiyanto Manggabarani Setiawan, Ian Siti Khumaira Suaib Napir Susanti, Inne Sutriyawan, Agung Suwandi Suwignyo Suwignyo Talib, Ahmad Julianto Tolinggi, Safrudin Tolinggi, Safrudin Tombeg, Zadrak Tondako, Inka Noverita Vikisastro Suleman Walahe, Dewi Waluyo, Darmayanti Yasin, Maesarah Yetti R, Erni Yolan Abe Yudistira Ramlan Yusuf, Nirmala Zen