Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN DODOL JAGUNG DI DESA TRI RUKUN KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN BOALEMO Hatta, Herman; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Maesarah, Maesarah; Moito, Sri Yulanda; Aripin, Nurindah; Bahmid, Huzaima; Olii, Sigit H; Bahu, Angki S; Akuba, Mirta; Igirisa, Nilawati; Febrianto, Febrianto; Ramli, Fadliyanto; Setiawan, Ian
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Februari 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.249 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i1.1717

Abstract

 ABSTRAK                Kabupaten Boalemo Kecamatan Wonosari Desa Tri Rukun yang merupakan salah satu produsen jagung yang cukup potensial, karena kondisi tanah dan wilayah yang sangat mendukung. Sebagaimana yang terjadi secara umum problem labu kuning di Boalemo menyangkut fluktuasi harga yang selalu menjadi kekhawatian petani. Strategi mengurangi resiko dan ketidakpastian dalam pengembangan jagung yang dimaksudkan untuk lebih meningkatkan daya simpan dan nilai tambah. Mengingat kandungan gizinya yang cukup lengkap, harganya yang relatif murah, dan pemanfaatannya yang masih minim, maka jagung  ini merupakan sumber gizi yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai salah satu alternatif dalam pengembangan produk dodol jagung tri rukun. Jagung yaitu komoditas yang mudah rusak, maka perlu adanya penanganan lepas panen termasuk pengawetan dan pengolahan yang lebih stabil, maka dilakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan dodol jagung dengan harapan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam terhadap perkembangan ekonomi. Kegiatan ini diselenggarakan di desa tangguh yakni Desa Tri Rukun, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan beberapa tahap yakni survey lokasi, pendampingan pelatihan pembuatan dodol jagung dan evaluasi kegiatan pengabdian. Pada kegiatan pelatihan dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dalam pelatihan pembuatan dodol jagung baik secara teknis maupun non teknis akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan dan peningkatan pendapatan terkait pembuatan produk-produk jagung untuk dijual dan dipasarkan baik di desa Tri Rukun  Di Kabupaten Boalemo.Kata Kunci : Pelatihan, Dodol Jagung, Produksi, KKP ABSTRACT                 Boalemo Regency, Wonosari District, Tri Rukun Village, which is one of the potential corn producers, because of the very supportive soil and area conditions. As is the case in general, the pumpkin problem in Boalemo involves price fluctuations which have always been a concern for farmers. Strategies to reduce risk and uncertainty in maize development are intended to further increase shelf life and added value.Considering the nutritional content is quite complete, the price is relatively cheap, and the utilization is still minimal, this corn is a source of nutrition that has the potential to be developed as an alternative in the development of the tri pillar corn dodol product.Corn is a commodity that is easily damaged, so there is a need for post-harvest handling including preservation and more stable processing, so it is carried out in the form of training in making corn lunkhead with the hope of increasing community creativity in the use of natural resources for economic development. This activity was held in a tough village, namely Tri Rukun Village, Wonosari District, Boalemo Regency.This community empowerment activity was carried out in several stages, namely site surveys, training assistance in making corn dodol and evaluation of service activities. In training activities carried out through community empowerment in training on making corn lunkhead, both technically and non-technically, it will have a positive impact on improving skills and increasing income related to making corn products for sale and market both in Tri Rukun village in Boalemo Regency.Keywords: Training, Corn Dodol, Production, KKP
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKERANGAN DI DESA DILONIYOHU KABUPATEN GORONTALO nuryani, nuryani; Sandalayuk, Marselia; Hatta, Herman
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2021): Februari 2021- Insan Cita: JurnaL Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.181 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v3i1.1391

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan primer manusia, sehingga  sebagai salah satu aspek penting dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian berupa pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan diselenggarakan dengan dengan desa mitra yakni Desa Diloniyohu, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan beberapa tahap yakni survey lokasi, kegiatan pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan, pendampingan pemanfaatan lahan pekarangan dan evaluasi kegiatan pengabdian. Pada kegiatan pelatihan dilakukan pengukuran pengetahuan dan diperoleh gambaran pengetahuan masyarakat terkait manfaat pemanfaatan lahan pekarangan 20% untuk peningkatan nilai ekonomi, 50% untuk peningkatan nilai kerjasama, 10% peningkatan nilai konservasi dan 20% peningkatan nilai ketahanan pangan. Kegiatan evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan pemanfaatan lahan pekarangan pada masyarakat yang berdampak pada peningkatan ketersediaan sayuran tingkat rumah tangga serta peningkatan perekonomian masyarakat setempat.  Food is a primary human need, so it is an important aspect in ensuring the welfare of society. Community service activities in the form of community empowerment through optimizing the use of yards were held with partner villages, namely Diloniyohu Village, Boliyohuto District, Gorontalo Regency. This community empowerment activity was carried out in several stages, namely survey location, training about yard land use, mentoring on yard land use and evaluation of community service activities. In the training activities, knowledge measurement was carried out and an overview of the community's knowledge regarding the benefits of using yard land was carried out by 20% for increasing economic value, 50% for increasing the value of cooperation, 10% for increasing the value of conservation and 20% for increasing the value of food security. Evaluation activities show that there has been an increase in the use of yard land in the community which has an impact on increasing the availability of vegetables at the household level and increasing the economy of the local community. 
PENERAPKAN INOVASI PEMBERDAYAAN YANG TERDAMPAK COVID-19 DAN STUNTING MELALUI METODE PENDEKATAN SHARING PEER GROUP DALAM MENINGKATAN KESEHATAN DAN PEMULIHAN EKONOMI Hatta, Herman; Maesarah, Maesarah; Tolinggi, Safrudin; Ernikawati, Ernikawati; Haerul, Haerul; Dalanggo, Fania; Igirisa, Repin; Mahmud, Sri Ananda Putri H; Afrilia, Riska
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Februari 2023 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v5i1.2467

Abstract

Stunting dan covid-19 menjadi permasalahan, karena berhubungan dengan meningkatnya risiko terjadinya kesakitan dan kematian khususnya di negara miskin dan berkembang maupun negara maju. Sebelum pandemi Covid-19 the lancet melaporkan bahwa anak dibawah 5 tahun yang mengalami kurus sebesar 14,3% atau sekitar 47 juta anak. Terhitung mulai tanggal 30 Januari 2022 sebanyak 4.343.185 orang terinfeksi virus corona, 144.303 orang meninggal dunia dan pasien yang telah sembuh sebanyak 4.137.164 orang. Merebaknya pandemi Covid-19 berdampak pada semua kehidupan masyarakat dunia, sehingga membuat roda kehidupan seolah berjalan lamban bahkan bisa dikatakan terhenti. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pembentukan kader kesehatan teraltih untuk masyarakat yang terdampak covid-19 dan stunting, memberi penyuluhan kesehatan dan pelatihan membuat puding labu kuning subtitusi ikan teri, pemanfaatan lahan pekarangan serta cara pengolahan hasil pertanian untuk olahan jadi produk atau tanaman obat keluarga dalam meningkatan kesadaran kesehatan dan pemulihan ekonomi desa. Pelaksanaan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat meliputi: selama 6 bulan melalui metode pendekatan sharing peer group dalam meningkatan kesehatan dan pemulihan ekonomi dengan memberikan penyuluhan edukasi kesehatan dan cara pemulihan ekonomi desa serta memberikan poster, leaflet gizi, pelatihan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak covid-19, stunting.  Kata Kunci : Covid-19, Inovasi, Kesehatan, Stunting
PEMANFAATAN LIMBAH GELAS PLASTIK SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PAVING BLOCK DI DESA MOOTILANGO Auliyah, Nurul; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati; Nuna, Muten; Puspaningrum, Dian; Hatta, Herman; Nabu, Sry Yuyanda; Moses, Aliun Arsa; Dawa, Windy Olivia; Habie, Vikriyanto; Demanto, Cindra
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Februari 2023 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v5i1.2173

Abstract

Limbah plastik merupakan suatu limbah yang dapat membuat kondisi lingkungan tercemar. Konsumsi plastik terus mengalami pertumbuhan dari peningkatan konsumsi  sebesar 4,5 juta ton pada tahun 2015 meningkat sampai 4,8 juta ton pada tahun 2016 atau pertumbuhan sebesar 5,2 %.  Permasalah yang ditimbulkan oleh  limbah plastik menjadi permasalahan yang tidak selesai karena plastik memiliki waktu urai yang cukup lama sehingga limbah plastik menumpuk setiap tahunnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Motilango tentang pemanfaatan limbah gelas plastik yang dapat menjadi paving block yang bernilai ekonomis serta pemanfaatan tersebut juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi limbah gelas plastik yang ada di Desa Motilango. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu pendampingan/workshop kepada pemuda Desa Motilango agar dapat mempraktekkan pembuatan paving block setelah kegiatan selesai. Tahapan pembuatan paving block diantaranya menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan. Selanjutnya memanaskan plastik sampai lebur kemudian dicampur dengan pasir. Ukuran yang digunakan adalah 1:1 untuk memaksimalkan fungsi dari paving block. Selanjutnya campuran tadi dimasukkan ke dalam cetakan yang sebelumnya telah direndam ke dalam air. Hasilnya didapatkan paving block plastik berbentuk hexagonal yang kuat. 
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAN SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR DI DESA MONGOLATO, KECAMATAN TELAGA Waluyo, Darmayanti; Kaharu, Rosdiana; Rahmah, St. Mutiatu; Maesarah, Maesarah; Adam, Deysi; Hatta, Herman; Handayani, Lilis; Ntobuo, Fadillah Aulia; Modanggu, Tirsa; Beu, Sriwahyuni; Mohammad, Inggrid Anggraini A.; Tondako, Inka Noverita
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Agustus Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i2.3961

Abstract

This community service activity aims to improve the understanding of the Mongolato Village community regarding Non-Communicable Diseases (NCDs), such as hypertension and diabetes mellitus. The implementation was carried out through health education and screening of blood pressure and blood sugar levels in 100 respondents. The method used included a pretest-posttest to evaluate the respondents' understanding before and after education. The results showed an increase in community understanding by 20%, from an initial value of 59% to 79%. In addition, screening showed that 60% of respondents had high blood pressure, and 27% had high blood sugar levels. Education has proven effective in increasing public awareness of risk factors, prevention, and management of NCDs. As a follow-up, it is recommended to carry out routine monitoring and form health-conscious community groups to support sustainable prevention programs. Keywords: : Health education, Non-Communicable Diseases, screening, hypertension, diabetes mellitus. 
PENGEMBANGAN ENTREPRENEURSHIP BAGI UMKM KAWASAN AGROPOLITAN MELALUI PELATIHAN DAN PEMBUATAN PRODUK OLAHAN BERBASIS JAGUNG PULUT DI DESA MULYONEGORO, KECAMATAN PULUBALA, KABUPATEN GORONTALO Sandalayuk, Marselia; Junus, Dikson; Puspaningrum, Dian; Ernikawati, Ernikawati; Hatta, Herman; Hidayat, Andi Sahrul; Marada, Nurhayati; Ishak, Olfin; Ngabito, Meriyanti; Sandalayuk, Daud; Dumbela, Adam Muhajrin; Mamula, Aldi Irfan; Talib, Ahmad Julianto; Pulukadang, Ariani; Bango, Dea; Mako, Sri Rahayu; Anggriani, Dwi; Tondako, Inka Noverita; Lapapang, Nurlita; Bina, Siti Nur Fadillah T.
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v8i1.4544

Abstract

Glut corn is a local commodity with significant potential for development as a value-added food ingredient. However, limited product innovation, technical skills, and marketing strategies remain major challenges for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Mulonegoro Village, Pulubala District, Gorontalo Regency. This community service activity aims to describe the implementation of training in the production of glutinous corn-based processed products and assess its impact on increasing the capacity of MSMEs. The method used was a qualitative participatory approach through preparation, entrepreneurship training, and practice. Participants produced product innovations in the form of glutinous corn sticks, and demonstrated readiness to market their products independently. These findings confirm that local potential-based training can strengthen MSME motivation, increase product competitiveness, and open opportunities for village economic development. In conclusion, utilizing glutinous corn through diversified processed products not only supports the sustainability of MSMEs but can also be a strategy for economic empowerment based on local wisdom. Further research is recommended to explore digital marketing strategies and partnership models that can expand the reach of glutinous corn-based MSME products. Keywords : glutinous corn, msmes, training, processed products
Relationship Between Nutrion Intake, Family Income and Stress Levels With Obesity In Adolecents: Hubungan Asupan Gizi, Pendapatan Keluarga, dan Tingkat Stres Dengan Obesitas Pada Remaja Firdausi Ramadhani; Herman Hatta; Nuryani; Nirmala Yusuf; Suwignyo
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 2 (2021): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v7i2.1049

Abstract

Background: Obesity is defined as an increase in energy intake compared to energy expenditure resulting in body fat deposits and eventually weight gain. The prevalence of obesity has increased sharply in the Asia Pacific region. Many factors cause obesity. Based on data obtained from the Gorontalo District Health Office in 2018, it showed that the incidence of obesity was 8.795 cases (30.9%) consisting of 1,971 cases of men (6.9%) and 6,824 cases of women (24.0%). Purpose: The purpose of the study was to see the correlation of nutritional intake, family income, and stress levels with the incidence of obesity in adolescents. Research methods: This type of research uses observational analytic research with a cross sectional study design. With data analysis techniques using Chi Square test. The population in this study were all teenagers in Bunto Village, East Popayato District, Pohuwato Regency. By using exhaustive sampling sampling technique. Research result : Based on the research results of energy intake with obesity obtained p value ((0,320>α(0,05)). Protein intake with obesity obtained p value ((0,599>α(0,05)). Fat intake with obesity obtained p value ((( 0.108>α(0.05)).Carbohydrate intake with obesity, obtained p value ((0.353>α(0.05)). Income with obesity obtained p value ((0.160>α(0.05)). Stress level with the incidence of obesity obtained p value ((0.645>α(0.05)). Conclusion : It was concluded that nutrient intake, income and stress levels were not correlated with the incidence of obesity in adolescents. As a suggestion to continue to provide information about the importance of maintaining nutritional intake in every food consumed
GAMBARAN KEJADIAN OBESITAS SENTRAL DI POLRES LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO TAHUN 2021 Maesarah Yasin; Deysi Adam; Mayangsari Kau; Lisa Djafar; Herman Hatta
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.81

Abstract

In Indonesia, the Central Obesity Rate has increased from year to 2007 at 18.8% and in 2013 (26.6%) and in 2018 it reached 31.0 %), Based on the proportion of central obesity in the population aged >15 years according to characteristics. The employment of PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD is at a rate of (48.5%) and for the proportion of central obesity at the age of 15 years by province, Gorontalo is at a rate of (36.6%,). is at the number (31.0%) (Riskesdas, 2018). Based on the initial data collection conducted by researchers at the Limoto Police, Gorontalo district, 19 people out of 50 people were centrally obese (38%) and 15 people were pre-obese (30%) and 15 people were normal (30%). By knowing these facts, it will be investigated further about the description of the incidence of central obesity in members of the police who are at the Limboto police station, Gorontalo district. Objective: To determine the factors associated with the incidence of central obesity in the Limmoto Police, Gorontalo Regency. Methods: The type of research used is descriptive analysis. The population of this research is using total sampling with a sample of 302 respondents at the Limboto Police Station. Results: The results showed that there were 20 people with central obesity (6.6%), sufficient energy intake 189 (62%), sufficient carbohydrate intake 242 (80.1%), adequate protein intake 256 (84.8%), adequate fat intake 282 (93.4%), smoking at risk 219 (72.5%). Suggestion: For the Limboto Police Chief, it is hoped that they will pay more attention to health conditions, especially a regular diet. Keywords: Nutritional Intake, Smoking Habits and Central Obesity
Hubungan Peran Tenaga Kesehatan, Tingkat Stress, Dukungan Keluarga dan Sosial Budaya Dengan Pemberian ASI Eksklusif Ramadhani, Firdausi; Adam, Deysi; Hatta, Herman; Akbar, Hairil
Jumantik Vol 11 No 2 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i2.6803

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alami terbaik bagi bayi, mengandung antibodi, protein, laktosa, dan garam organik yang mendukung sistem kekebalan tubuh bayi. ASI eksklusif sangat penting untuk kesehatan dan kelangsungan hidup bayi, namun masih banyak bayi yang tidak mendapatkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 141 ibu yang memiliki bayi usia 7-24 bulan. Uji chi-square dilakukan untuk menganalisis hubungan antara peran petugas kesehatan, tingkat stres, dukungan keluarga, dan faktor sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara peran petugas kesehatan (p=0,002), tingkat stres (p=0,049), dukungan keluarga (p=0,001), dan faktor sosial budaya (p=0,029) dengan pemberian ASI eksklusif. Disarankan agar tenaga kesehatan dan keluarga, terutama suami dan ibu mertua, memberikan dukungan yang lebih besar untuk mendorong pemberian ASI eksklusif.
Co-Authors ., Maesarah Adam, Deysi Adhayani, Zul Afrilia, Riska Akuba, Mirta Anggriani, Dwi Anto Anto Anto Anto, Anto Arda, Zul Adhayani Aripin, Nurindah Arsjad, Muh Fachri Asriani I Laboko Bahmid, Huzaima Bahu, Angki S Bango, Dea Beu, Sriwahyuni Bina, Siti Nur Fadillah T. Dalanggo, Fania Darmawansyah Darmawansyah Datukramat, Aprilia Daud Sandalayuk Dawa, Windy Olivia Demanto, Cindra Deysi Adam Dian Puspaningrum Dikson junus Dikson Junus Djafar, Lisa Djafar, Lisa Dumbela, Adam Muhajrin Dwi Isnawati Ernikawati ernikawati ernikawati ernikawati, ernikawati Fauzan, Moh Rizki Febrianto Febrianto, Febrianto Firdausi Ramadhani Firdausi Ramadhani, Firdausi Franning Deisi Badu Franning Deisi Badu, Franning Deisi Habie, Vikriyanto Hadi, Anto J. Hadi, Anto J. Haerul, Haerul Hairil Akbar Hanapi, Sunarti Harun, Amalia Harun, Nur Istiyan Hestin Masi Hidayat, Andi Sahrul Hiola, Abdul Samad Igirisa, Nilawati Igirisa, Repin Ishak, Syamsopyan Ka’aba, Indriyani Kaharu, Rosdiana Kau, Mayangsari Laiya, Marlina Lapapang, Nurlita Lilis Handayani Maesarah Maesarah, Maesarah Maesarah, Maesarah Maesarah, Maesarah Mahmud, Sri Ananda Putri H Mako, Sri Rahayu Mamula, Aldi Irfan Mandagi, Rosalina Clarita A Marada, Nurhayati Maria Kanan Mayangsari Kau Modanggu, Tirsa Moh. Rivandi Dengo Mohammad, Inggrid Anggraini A. Moito, Sri Yulanda Moonti, Roy Marthen Moses, Aliun Arsa N Nuryani N Nuryani Nabu, Sry Yuyanda Ngabito, Meriyanti Nirmala Yusuf Ntobuo, Fadillah Aulia Nuna, Muten Nur Ain Nurhafsah Acha Tiro Nurul Auliyah, Nurul Nuryani Nuryani Nuryani Nuryani Olfin Ishak Olii, Sigit H Paramata, Yeni Pauweni, Lisnawaty Pirman - Podungge, Abdul Wahab Polinggapo, Jefri Pulukadang, Ariani Puspaningrum, Dian Rahmah, St. Mutiatu Rahmawati, Rahmawati Ramli, Fadliyanto Ririn Pakaya Robby Hunawa Sahi, Nirmala A. Sandalayuk, Marselia Sarfan Tabo Saskiyanto Manggabarani Setiawan, Ian Suaib Napir Susanti, Inne Sutriyawan, Agung Suwignyo Suwignyo Talib, Ahmad Julianto Tolinggi, Safrudin Tolinggi, Safrudin Tombeg, Zadrak Tondako, Inka Noverita Vikisastro Suleman Walahe, Dewi Waluyo, Darmayanti Yasin, Maesarah Yetti R, Erni Yusuf, Nirmala