Claim Missing Document
Check
Articles

JOB SAFETY ANALYSIS PADA PEKERJAAN PENGELASAN DI BENGKEL LAS HERY. MS BALIKPAPAN Akbar, Iqbal Al Asad Putra; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan pengendalian risiko pada pekerjaan area workshop. Manfaat peneltian ini sebagai masukan bagi perusahaan sebagai bahan evaluasi, khususnya untuk mengetahui mengenai bahaya dan resiko yang ditimbulkan dari potensi bahaya yang mungkin terjadi untuk mencegah kecelakaan kerja. Metode penelitian adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data Observasi dan wawancara. Lokasi penelitian di Bengkel Las Hery.ms Balikpapan. Adapun potensi bahaya pada proses pengelasan di Bengkel Las Hery.ms terdapat 22 potensi bahaya dari 10 tahapan pekerjaan yang dimana didalam potensi bahaya yang telah di analisa dapat menimbulkan adanya resiko bagi para pekerja dan berkurang nya tingkat produktivitas didalam perusahaan. Selanjutnya didapat pengendalian yang telah dilakukan pada pekerjaan pengelasan sesuai dengan hirarki kontrol yang dominan dari eliminasi hingga dengan alat pelindung diri.
MANAGEMEN RISIKO PEKERJAAN FIREPROOFING PADA PT. ENVIROMATE TECHNOLOGY INTERNATIONAL DI BALIKPAPAN Lesmana, Alvin Adithya Syach; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Aldolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.565

Abstract

Enviromate Technology International yang bergerak di bidang Industrial Engineering. Metode penelitian yang digunakan oleh Peneliti adalah metode penelitian kualitatif yaitu untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai bahaya-bahaya apa saja yang terdapat pada aktivitas Fireproofing di PT. Enviromate Technology International Balikpapan, data yang diperoleh akan digunakan sebagai bahan Penelitian laporan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi potensi bahaya yang terkait dengan kegiatan Fireproofing di PT. Enviromate Technology International untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja.Prosedur Fireproofing merupakan suatu pekerjaan untuk melindungi struktur bangunan yang sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi dengan menentukan semua hal yang diperlukan dalam pekerjaan tersebut.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU BERKENDARA TIDAK AMAN PADA KURIR SEPEDA MOTOR DI BALIKPAPAN Pratama, Alviano Yoga; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.566

Abstract

Keselamatan di jalan raya sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap pemakai jalan raya. Berbagai macam rambu lalu lintas yang dipasang dimaksudkan untuk menertibkan dan menjaga keselamatan para pemakai jalan. Terjadinya kasus pelanggaran lalu lintas di jalan raya oleh pemakai jalan cenderung mengakibatkan timbulnya kecelakaan, ketidakdisiplinan pengguna jalan dan kemacetan lalu lintas yang dirasakan semakin meningkat. Salah satu pekerja yang berpotensi mengalami kecelakaan kerja adalah kurir pengiriman barang. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui apakah ada faktor-faktor yang mempengaruhi dengan perilaku berkendara tidak aman pada kurir di PT. XYZ. Perilaku Keselamatan Berkendara sebagai variabel dependen sedangkan Pengetahuan (X1), Sikap (X2), dan Persepsi (X3) sebagai variabel independen. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja pada bagian kurir PT. XYZ sebanyak 30 orang. Penetuan sampel menggunakan sampel jenuh yakni 30 orang yang dijadikan responden dalam penelitian. Instrumen penelitian dengan menggunakan observasi lapangan, dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengujian yang digunakan adalah uji validitas, uji realibilitas, uji univariat dan uji bivariat. Hasil uji univariat diketahui bahwa 86,7% dari 30 responden memiliki pengetahuan yang tinggi, 53,3% memiliki sikap negatif, dan 60% memiliki persepsi negatif terhadap Perilaku Keselamatan Berkendara. Hasil uji bivariat menunjukan bahwa Pengetahuan, Sikap dan Persepsi secara signifikan memiliki hubungan yang bermakna terhadap Perilaku Keselamatan Berkendara.
ANALISIS BAHAYA DAN RISIKO PEKERJAAN PEMASANGAN SUPPORT DAN CABLE TRAY PROYEK RDMP PT.WIFGASINDO DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS Swandito, Adji; Kobandaha, Tiara Meivalia Putri; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.568

Abstract

Proyek RDMP Balikpapan merupakan proyek minyak dan gas terbesar yang didalamnya terdapat berbagai bidang pekerjaan salah satunya adalah bidang kelistrikan. Dalam bidang kelistrikan terdapat instrumen pendukung yang sangat penting yaitu support dan cable tray yang berfungsi untuk menahan kabel kelistrikan agar tertata rapi dan aman. PT Wifgasindo merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kelistrikan yang mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja dalam proyek agar pekerja terhindar dari kecelakaan kerja yang dapat berdampak pada produktivitas kerja serta mempengaruhi pencapaian target yang sudah ditentukan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dilakukan untuk menggambarkan bagaimana pekerjaan pemasangan support dan cable tray serta menganalisis bahaya dan risiko yang terdapat dalam proses pemasangan. Subjek penelitian ini adalah informan yang berasal dari pekerja yang bersentuhan langsung dengan pekerjaan di lapangan. Metode yang digunakan yaitu Job Safety Analysis (JSA) dengan mengidentifikasi bahaya melalui observasi pekerjaan di lapangan dan wawancara pekerja yang berkaitan langsung dengan pekerjaan terkait tahapan kerja. Pengukuran identifikasi bahaya menghasilkan dua bahaya utama yaitu bahaya ketinggian dan bahaya pengelasan yang memiliki potensi besar untuk menyebabkan kecelakaan kerja. Pengukuran tahapan kerja menghasilkan bahwa terdapat beberapa aspek pekerjaan yang harus dilakukan dalam pemasangan support dan cable tray yaitu peralatan dan perkakas yang digunakan serta prosedur kerja yang perlu diperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerjanya untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja. Untuk pekerja disarankan agar selalu mengikuti prosedur kerja aman demi menjaga keselamatan diri dan bagi perusahaan membuat program keselamatan dan kesehatan kerja yang dapat meningkatkan awareness kepada pekerja.
IDENTIFIKASI POSTUR KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT DI PT XYZ Ramdan, Muhamad; Sawaliansyah, Sawaliansyah; Rusba , Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.569

Abstract

Ergonomi adalah suatu ilmu dimana dalam penerapannya berusaha untuk menyerasikan pekerjaan dan lingkungan terhadap orang atau sebaliknya yang bertujuan demi tercapainya produktivitas kerja dan efisien yang setinggi-tingginya melalui pemanfaatan faktor manusia seoptimal-optimalnya. Ergonomi adalah komponen kegiatan dalam ruang lingkup hiperkes yang antara lain meliputi penyerasian pekerjaan terhadap tenaga kerja secara timbal balik untuk efisiensi dan kenyamanan kerjaMenurut Sugiyono (2015), data kualitatif adalah data yang berbentuk kata, kalimat, gerak tubuh, ekspresi wajah, bagan, gambar dan foto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, karena dalam mengkaji masalah peneliti mengeskplorasi dan atau mendokumentasikan situasi di tempat kerja secara menyeluruh, luas dan mendalam.Proses pekerjaan untuk menilai postur kerja dalam penelitian ini adalah pada pekerja warehouse di PT. XYZ, proses kerja di warehouse meliputi tahapan receiving & storage serta tahapan dispatching & delivery. Sehingga dalam tahapan pekerjaan tersebut peneliti mengambil beberapa proses kerja yang terdiri dari pemeriksaan (inspection) barang, mengikat (binding) barang, menimbang (weigh) barang, pengepakan (packing) dan menyusun (arrange) barang, beberapa pekerjaan ini masih dilakukan dengan manual material handling.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap 5 informan yang bekerja sebagai pekerja warehouse di PT XYZ diperoleh kesimpulan bahwa: 1. Berdasarkan hasil perhitungan tingkat risiko postur kerja informan berdasarkan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), mayoritas informan berada pada level tingkat risiko sedang sebanyak 3 informan (60%) dan 1 informan (10%) berada pada level tingkat risiko tinggi yang memerlukan tindakan perbaikan. Tindakan risiko ini dipengaruhi oleh sikap kerja yang tidak alamiah dan fasilitas kerja yang kurang memadai. 2. Berdasarkan hasil penilaian tingkat keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dengan tingkat rasa sakit yang dirasakan pada 28 titik tubuh. Sebanyak 4 informan (80%) mengalami keluhan di bagian leher, punggung, pinggang dan pergelangan tangan kanan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keluhan yang dirasakan akibat beberapa faktor berupa sikap kerja yang tidak alamiah dan aktivitas berulang.
EVALUASI SISTEM PROTEKSI AKTIF DAN PASIF SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN PADA GEDUNG PT ANGKASA PURA Mali, Arobby; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif pada Gedung PT. Angkasa Pura Logistik Balikpapan berdasarkan standar dan peraturan yang berlaku. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem proteksi kebakaran aktif mencapai skor 89,2% (kategori baik), sistem proteksi pasif mencapai 75% (kategori cukup) Penilaian Sarana Tanda arah (signboard), sarana jalan keluar, dan titik berkumpul memiliki nilai 100% termasuk (kategori baik), dan Hasil penilaian penilaian prosedur tanggap darurat memiliki nilai 96% (kategori baik). Temuan utama meliputi ketidaksesuaian pemeliharaan detektor kebakaran, kerusakan pada selang hydrant, dan kurangnya kompartemenisasi pasif. Rekomendasi meliputi peningkatan koordinasi pemeliharaan, perbaikan infrastruktur, dan pelatihan karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan manajemen keselamatan kebakaran di gedung logistik.
ANALISIS BAHAYA DAN RISIKO PADA PEKERJAAN PENGELASAN SMAW PADA PIPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE JSA DI PT. ABC BALIKPAPAN Pongky, Patunru; Wagiono, Muhammad Wandi Aditya; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan pengendalian risiko pada pekerjaan area workshop. Manfaat peneltian ini sebagai masukan bagi perusahaan sebagai bahan evaluasi, khususnya untuk mengetahui mengenai bahaya dan resiko yang ditimbulkan dari potensi bahaya yang mungkin terjadi untuk mencegah kecelakaan kerja. Metode penelitian adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data Observasi dan wawancara. Lokasi penelitian di PT. ABC Balikpapan khususnya daerah workshop. Adapun potensi bahaya pada proses pengelasan di PT. ABC terdapat 25 potensi bahaya dan risiko dari 10 tahapan pekerjaan yang dimana didalam potensi bahaya yang telah di analisa dapat menimbulkan adanya resiko bagi para pekerja dan berkurang nya tingkat produktivitas didalam perusahaan. Selanjutnya didapat pengendalian yang telah dilakukan pada pekerjaan pengelasan sesuai dengan hirarki kontrol yang dominan dari eliminasi hingga dengan alat pelindung diri.
ANALISIS PENERAPAN HIGIENE SANITASI PANGAN DI CAFE KEMAL BOX BALIKPAPAN Setyawati, Nur Falah; Rahmadani, Dwi Wahyu; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.578

Abstract

Higiene dan sanitasi makanan merupakan bagian dari penyelenggaraan keamanan pangan guna mengupayakan pengendalian terhadap faktor risiko terjadinya kontaminasi makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman di konsumsi.Praktik hygiene sanitasi makanan mencakup penjamah makanan, area penyimpanan makanan, peralatan makanan, dan penyajian makanan. Pengelolaan hygiene sanitasi makanan yang sehat menjadi prinsip dasar penyelenggaraan institusi. Makanan yang belum diolah dengan baik oleh penjamah makanan akan menimbulkan dampak buruk seperti penyakit dan keracunan oleh bahan kimia, mikroba tumbuhan atau hewan serta dapat menyebabkan alergi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada saat mengolah bahan baku terdapat risiko terkontaminasinya sebuah bahan baku. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan analisis kondisi higiene personal karyawan dalam meningkatkan kualitas kebersihan dan penyajian produk.
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. XYZ Guna, Muhammad Prima Adjma Jaya Adi; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.580

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah beban kerja. Beban kerja seseorang sudah ditentukan dalam bentuk standar kerja perusahaan menurut jenis pekerjaannya. Beban kerja pekerja dapat terjadi dalam tiga kondisi pertama, beban kerja sesuai standar, kedua, beban kerja yang terlalu tinggi (over capacity), ketiga, beban kerja yang terlalu rendah (under capacity). Apabila beban kerja terlalu tinggi maka kesalahan akan muncul dari ke tidakmampuan karyawan dalam mengatasi tuntunan pekerjaan yang diberikan. Dalam suatu pekerjaan setiap karyawan memiliki beban kerja yang berbeda-beda. Pekerjaan yang diberikan dapat menimbulkan resiko dan dampak bagi karyawan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Hal tersebut sering menjadi beban tersendiri bagi karyawan karena menjadi beban mental, sosial, dan fisik. Jika beban kerja yang diberikan tidak terlalu berat akan berdampak pada kurangnya motivasi dan mengakibatkan kebosanan dalam melakukan pekerjaan. Saat beban kerja yang dirasakan melebih kemampuan dan keterbatasan karyawan maka akan menyebabkan stres akibat kerja. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja menyertakan aspek psikologi, dalam hal initerkait dengan kesehatan mental karyawan di tempat kerja. Beberapa kasus ditemukan di perusahaan bahwa stres kerja dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja, misalkan dalam keadaan emosi yang tidak stabil dapat menurunkan kemampuan berkonsentrasi ketika produksi, tingginya tingkat absensi, dan penurunan produktivitas kinerja hingga kecenderungan bunuh diri. Stres adalah salah satu perhatian utama dalam organisasi dan dapat dianggap sebagai suatu akibat dari berbagai permasalahan yang dihadapi manusia yang ada di dalam organisasi. Sehingga stres terwujud ketika orang berhadapan dengan begitu banyak tekanan yang menyebabkan pola perilaku normal mereka menjadi terpengaruh. stres kerja adalah perasaan tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaan. Stres dapat terlihat dari gejala antara lain emosi tidak stabil, perasaan tidak tenang, suka menyendiri, sulit tidur, merokok berlebihan, tidak bisa rileks, cemas, tegang, gugup, tekanan darah meningkat, dan mengalami stres kerja apabila stres yang dialami melibatkan lingkungan sekitar atau bahkan organisasi dimana individu tersebut berada. Stres dapat terjadi pada setiap waktu dan setiap individu tidak dapat dihindari dari kehidupan manusia.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PROSES PRA-BLASTING DAN POST-BLASTING DI PT. GANDA ALAM MAKMUR KABUPATEN KUTAI TIMUR Rusba, Komeyni; Muslim, Ifkar; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.581

Abstract

Proses blasting merupakan proses penting di dalam kegiatan pertambangan dengan tujuan untuk menghacurkan batuan dari batuan induk (asalnya). Kegiatan blasting di pertambangan merupakan salah satu kegiatan yang di anggap mempunyai risiko tinggiterjadinya suatu kecelakaan, namun bukan berarti kegiatan tersebut tidak dapat di control,mulai dari proses pengangkutan bahan peledak hingga proses inspeksi hasil peledakan. Dan batasan masalah penelitian ini adalah proses pra-blasting dan post-blasting. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bahaya dan menganalisis pengendalian risiko pada proses pra-blasting dan post- blasting di PT. Ganda Alam Makmur. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yang melibatkan observasi dan wawancara dengan pekerja, penanggung jawab oprational, pengawas, dan supervisor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 27 jenis risiko yang ada pada proses pra-blasting, blasting/peledakan, dan post-blasting, risiko rendah sebanyak 2, risiko sedang 11, risiko tinggi 4, dan extreme 10. Diharapkan dengan temuan ini pihak owner dan mitra kerja yang terlibat dalam proses ini bisa lebih meningkatkan komitmen dalam keselamatan dan kesehatan kerja.
Co-Authors Abdisa, Hapnal Abdul Zain Adi Wahyudi Adji Swandito Adrian Pranajaya Afrilia, Rizky Monica Afrilla, Jaya Nur AGUS AGUS Akbar, Iqbal Al Asad Putra Alang, Besse Nasri Amelinda, Neyla Eka Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananta, Erwin Andi Muh Dzul Fadli Andi Muh. Dzul Fadli Andi Muh. Dzulfadli Arif Rahman Hakim Aruna, Muhammad Dita Asfarani, Izzati Dhiany Astin Eka Wahyuni Aura, Kavita Fidya Bainah, Nur Balla, Tiffany Basri, Marjan Caniago, Andi Reni Hidayah Chairuddin, Rizal Daniel Daniel Daniel Wolo Descovery, Rezky Dwi Devy Amelia Putri Dharma Saputra Dharma Saputra, Dharma Dimas Wahyu Wibowo Dzuhri, Muhammad Ilham Edisti, Tifani Mutiara Effendi, Ryan Ekaputra, Bimo Fadli, Andi Muh. Dzul Febrian, Jerry Fuadi, Yan Ghifari, Muhammad Fadillah Guna, Muhammad Prima Adjma Jaya Adi Hana Eka Putri Hardiyono Hardiyono Hartaku, Berta Herman, Aryo Cahyo Suryo Laksono Hesti, Putri Puspita Hidayat, Ragil Ihsan, Muhammad Ade Iin Pratama Sari Impol Siboro Indah, Putri Indrawan Tobarasi Indrawan Tobarasi Ismail, Muhammad Faizi Iwan Zulfikar Iwan Zulfikar Ixcal, Alex Chairrul James EA Liku James EA Liku James Everd Adolf Liku James Evert AL Januardhana, Muhammad Rizky Kamil, Achmad Kartika, Siska Ayu Khatami Fahmi Putra, Muhammad Kobandaha, Tiara Meivalia Putri Latu, David Caesar Lesmana, Alvin Adithya Syach Liku, James Everd Adolf Liku, James Evert Adolf Liku, James Evert Aldolf Luqmantoro, Luqmantoro M Zainul, L. Mali, Arobby Mangambe, James Russell Marlina Marlina Maslina Maslina Maslina, Maslina Mochammad Imron Awalludin Muhamad Nur Muhamad Ramdan Muhamad Ramdan, Muhamad Muhammad Aris Perdana Muhammad Kholil Muhammad, Iqbal Ainur Mulya, Widya Muslim, Ifkar Naftali, Meilinda Nawawi, Yusuf Ningtias, Vidya Kinanti Ayu Noeryanto, Noeryanto Novita, Chlara Nugraha, Septa nunung nurwati Nur Fadillah Nur Falah Setyawati Nurfathan, Ibra Nurhidayati, Wa Ode Padu, Cristina Angella Pangestu, Andanu Luthfy Patunru Pongky Patunru Pongky Permana, Taufic Arie Widya Pongky, Panturu Pongky, Patunru Pratama Sari Pratama, Alviano Yoga Pratama, Erlangga Pratama, M. Pandhu Galih Putra, Sofyan Ade Rahayu, Indra Rahmadani, Dwi Wahyu Rahmat Sanjaya Rahmawati, Tariza Ramdan, Muhammad Rezaldy, Muhammad RIKI RIKI, RIKI Riska Putri Anggraeni Rosyiid, Muhammad Haedar Ali Saasa Saasa Saleh, Muhammad Faisal Sani, Muhammad Asrul Saputera, Dharma Satrio Darma Utama Sawaliansyah, Sawaliansyah Setiawan, Aditiya Siboro, Impol Siboro, Impol1 Siswanto, Miyanda Putri Sri Purwanti Sri Purwanti Sri Purwanti Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudrajat, Daffa Fauzan Sujarwadi, M. Teguh Sulnah, Muh. Nur Wahyu Swandito, Adji Syahrir, Agung Tiara, Alda Tobarasi, Indrawan Triyaningsih, Yeni Putri Viani, Wanda Wagiono, Muhammad Wandi Aditya Wardana, Indra Putra Widya Mulya Wijdan Baihaqi Danang Arya Winata, Handky Seption Yahya, Miqdad Taqiy Yan Fuadi Yasha, Andini Fitri Yusna Yusna Zainul, L.M Zainul, L.M. Zainul, L.M. Zainul