p-Index From 2021 - 2026
8.563
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al Ishlah Jurnal Pendidikan STTAL POSTGRADUATE - INTERNATIONAL CONFERENCE Journal of Islamic Medicine Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Public Health Perspective Journal Majalah Ilmiah Bijak GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Science Midwifery Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (Penataran) wacana equiliberium (jurnal pemikiran penelitian ekonomi) Jurnal Kesehatan Tambusai Inspirasi Ekonomi : Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Bisnis & Manajemen (ABM) Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi MES Management Journal Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri International Journal on Advanced Technology, Engineering, and Information System (IJATEIS) International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Jurnal Sosial dan Sains e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Journal of Hospital Management Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Imu Pendidikan dan Keagamaan Jurnal Medika: Medika JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Abdimas Paspama
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PERKEMBANGAN PERILAKU PROSOSIAL SISWA Muniroh, Muniroh
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 2 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v2i2.1347

Abstract

This study aims to describe the effect of group guidance services on the development of prosocial behavior of eighth grade students of Junior High School Negeri 17 Medan. The method used is a pseudo-experimental one group pretest-posttest village design. The subjects of this study were 12 students who were selected using purposive sampling techniques. Data collection in this study uses a scale of prosocial behavior. The results of this study indicate the behavior of 12 students increased after being given group guidance services ASYMP. GIG is 0.002, (<0.05) This means that there is a significant influence of group guidance services on the development of prosocial behavior of students of class VIII of Junior High School Negeri 17 Medan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGENAI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI UPAYA PROMOSI KESEHATAN DI SEKOLAH Mustikawati, Intan Silviana; Puspitaloka, Erlina; Abna, Inherni Marti; Asmirajanti, Mira; Muniroh, Muniroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 7, No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v7i03.4117

Abstract

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Tahun 2010, terjadi peningkatan perilaku tidak sehat pada anak-anak usia sekolah, yaitu perilaku merokok pada remaja, kurang makan buah dan sayur, perilaku jajan sembarangan di sekolah, dan perilaku cuci tangan yang belum baik dan benar. Perilaku tidak sehat pada anak usia sekolah dapat mengakibatkan beberapa penyakit seperti diare, Infeksi Saluran Pernapasan, Flu Burung (H1N1), dan cacingan. Promosi kesehatan di sekolah sangat penting untuk menciptakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan lingkungan sekolah yang sehat. Tujuan promosi kesehatan ini yaitu untuk memberikan informasi mengenai PHBS di sekolah pada siswa SDN Kebon Dalem Cilegon, Banten. Kegiatan promosi kesehatan dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meet dengan metode ceramah dan diskusi. Untuk mengetahui efektivitas kegiatan promosi kesehatan, maka siswa diberikan kuesioner sebelum (pre-test) dan sesudah kegiatan (post-test). Berdasarkan hasil post-test, ditemukan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai PHBS di sekolah. Rencana tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan ini dapat dilakukan dengan bekerjasama dengan semua pihak, yaitu pihak sekolah, guru, siswa, orangtua siswa, dan masyarakat di sekitar sekolah untuk menciptakan perilaku dan lingkungan yang sehat di sekolah. Kata kunci: promosi kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat, siswa, sekolah
Perilaku Kebiasaan Olahraga Anak Sekolah Dasar di SDN GU 12 Pagi Jusat, Idrus; Kuswari, Mury; Muniroh, Muniroh; Nuzrina, Rachmanida
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v1i1.1197

Abstract

Pola hidup sehat merupakan anjuran untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Dalam hal ini adalah implementasi pesan gizi seimbang yang terdiri dari empat pilar utama. Dimana selain dari anjuran yang terkait dengan makanan didalamnya terdapat anjuran aktifitas fisik dan olahraga untuk mencapai gizi kebugaran. Pilar ketiga berbunyi melakukan aktivitas fisik secara teratur. Menurut data RISKESDAS 2010 Status Gizi TB/U, BB/TB DKI Jakarta memiliki status gizi gemuk 10,1% dan Kurus 10,8%. Berdasarkan Status gizi IMT/U DKI Jakarta memiliki prevalensi 12,8 % untuk kategori gemuk dan 6,5% untuk kategori kurus. Sementara itu di berdasarkan TB/U untuk kategiri pendek 14,5 % dan 9,4% sangat pendek. Prevalensi Status Gizi (TB/U) umur 6-12 tahun didapat sebagian besar anak laki-laki terkategori pendek 20,9% dan sangat pendek 15,6%. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku kebiasaan olahraga anak sekolah dasar di SDN GU 12 Pagi, sebelum dilakukan intervensi penyuluhan melalui media KIE. Metode yang digunakan adalah cross-sectional design. Sampel adalah anak sekolah dasar kelas VI berjumlah 34 siswa. Analisis yang digunakan analisis deskriptif, cross tabulasi dan Chi-Square. Dari hasil penelitian didapat sebagian besar responden anak perempuan 52.9%, seluruh pengetahuan responden baik 100.0%, namun sikap negative 67.6%, dan tidak melakukan kebiasaan olahraga dengan baik 70.6%. dari hasil uji Chi-Square ditemukan tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku kebiasaan olahraga anak sekolah dasar (p≥0.05). Oleh karenanya, perlu pendidikan olahraga yang efektif untuk dapat memberikan gambaran dan mengajak siswa berolahraga. Kata kunci: perilaku, kebiasaan olahraga, anak sekolah dasar
Analysis of Determinants of Covid-19 Incidence in Indonesian National Army Training Soldiers in 2020 Muniroh, Muniroh; Cahyati, Widya Hary; Ratna Rahayu, RR Sri
Public Health Perspective Journal Vol 7, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 is a disease caused by SARS-CoV-2 and is a new type of disease that causes a health emergency in the world. It had declared a pandemic by WHO on March 11, 2020. Covid-19 must be watched out for because of its rapid transmission, with high morbidity and mortality. Everyone got the potential to be infected by the coronavirus, with no exception a military group such as Indonesian National Army/Tentara Nasional Indonesia (TNI). In it, the spread can occur quickly without showing any symptoms, so that it has the potential to cause an outbreak. There were Covid-19 cases was found, as many as 82 soldiers were detected as infected by Covid-19. It could interfere with the main task of the TNI as the front line of military forces in dealing with threats to state sovereignty, maintaining territorial integrity, and safe the Unitary State Indonesian Republic. This research aims to analyze the determinants of the occurrence of Covid-19 in soldiers of a TNI unit who had finished carrying out combat training for one month in 2020. This research is an analytical survey research with a case-control approach. The research population was 400 TNI soldiers who had completed their combat in a forest area in Sumatera. The samples that were successfully obtained based on the inclusion and exclusion criteria are 82 respondents (41 as cases, and 41 as control), with purposive technique using a questionnaire. Data processing used univariate analysis, bivariate analysis, and multivariate analysis. There was a frequency distribution test, rank Spearman correlation test, and ordinal logistic regression test. The results showed a significant influence between health protocol behavioral factors, smoking habits, and blood type on the incidence of Covid-19 with a p-value 0.05. There was no influence between the history of influenza vaccination and the incidence of Covid-19, with a p-value 0.05. The health protocol behavioral variables are the most dominant factors influencing the incidence of Covid-19 in TNI training soldiers.
INDICATOR ANALYSIS OF EMPLOYEE PERFORMANCE BASED ON THE EFFECT OF DIGITAL LEADERSHIP, DIGITAL CULTURE, ORGANIZATIONAL LEARNING, AND INNOVATION (CASE STUDY OF PT. TELKOM DIGITAL AND NEXT BUSINESS DEPARTMENT) Muniroh Muniroh; Hamidah Hamidah; Thamrin Abdullah
STTAL POSTGRADUATE - INTERNATIONAL CONFERENCE Vol 5 No 1 (2021): Indonesia Naval Technology College STTAL Postgraduate International Conference -
Publisher : Indonesian Naval Technology College STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology and the rapid transformation of information companies require skilled and innovative workers in the telecommunications industry, so companies must plan for the development of quality human resources to prepare for the era of free competition as an era of digital change. This study aims to analyze the indicators of aspects of Digital Leadership, Digital Culture, Organizational Learning, and Innovation on Employee Performance at PT. Telkom Digital Next Business Department. This study uses a quantitative approach method with the Partial Least Square (PLS) technique with one of the alternative methods of Structural Equation Modeling (SEM). The research sample is employees at the company PT. Telkom Digital and Next Business Department. Empirically the research results show that Digital Leadership does not directly affect employee performance, digital culture does not directly affect employee performance, organizational learning does not directly affect employee performance, innovation has a direct positive effect on employee performance. The results of this study imply that PT. Telkom Digital and Next Business Department need to develop Digital Leadership, Digital Culture, Organizational Learning, and Innovation in improving employee performance of PT. Telkom Digital and Next Business Department. Keyword: Employee Performance, Digital Leadership, Digital Culture, Organizational Learning
Inactive Medical Record Governance at St. Carolus Hospital Jakarta Yasinta Rosalia Menna; Lily Widjaja; Muniroh Muniroh; Daniel Happy Putra
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i2.62

Abstract

Medical record depreciation is an activity of reducing archives from storage shelves by moving inactivated medical records archives from active shelves to inactivated shelves according to the year of visit. Preliminary observation results show the process of media transfer in the medical record unit has not reached the target of a minimum number of 50 medical records per day. This research aims to find out the governance of inactivated medical records at St. Carolus Hospital Jakarta. The research methodology used is a descriptive method. It can be concluded that the standard operating procedure for shrinking medical records in St. Carolus Jakarta already exists but is not complete because the depreciation stage related to transfer, value assessment, media transfer has not been listed in the standard operating procedure. The medical records unit has carried out the depreciation process with the male medical record officer as its executor but the implementation is not based on the assessment of the value for medical records due to the absence of an assessment team. The constraint factors in the medical record unit are related to the man, money, material, method, and machine.
Analisis Kuantitatif Kelengkapan Formulir Pengkajian Medis Awal Dokter Pada RM Pasien Rawat Inap Di RS Vertikal Jakarta Timur Sarah Khonsa; Lily Widjaja; Muniroh Muniroh; Puteri Fannya; Yenni Syafitri
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i2.64

Abstract

Rekam medis wajib dibuat oleh rumah sakit dan diisi lengkap dan jelas baik secara tertulis maupun elektronik. Formulir pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap merupakan isi dari bagian rekam medis. Di RS Vertikal Jakarta Timur, pengisian formulir pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap masih belum lengkap sehingga nilai gunanya menjadi kurang maksimal. Data yang dianalisis adalah formulir pengkajian medis awal dokter rm pasien rawat inap bulan desember 2020. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi SPO pengisian pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap, menghitung kelengkapan pendokumentasian lembar pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap berdasarkan analisis kuantitatif, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kelengkapan pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap. Analisis kuantitatif merupakan melihat keseluruhan isi dari rekam medis untuk mengidentifikasi terjadinya kekurangan. Penelitian menggunakan metode secara deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian SPO pengisian pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap sudah ada. Hasil analisis kuantitatif terhadap 90 formulir pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap didapat rata-rata kelengkapan sebesar 81%. Faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian formulir pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap adalah kurangnya tingkat kepatuhan dokter dalam mengisi formulir pengkajian medis awal rawat inap, sehingga banyak formulir tidak terisi secara lengkap. Oleh karena itu, disarankan agar meningkatkan sosialisasi SPO pengisian formulir pengkajian medis awal dokter rawat secara lengkap terutama kepada dokter dan tenaga kesehatan terkait.
TINJAUAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP PADA KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT ANGKATAN LAUT MARINIR CILANDAK Nur Fadilah; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; Muniroh Muniroh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.7008

Abstract

Rekam medis harus dibuat secara tertulis dan terisi dengan lengkap guna dapat dipergunakan untuk keperluan khusus. Di Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak  masih ditemukan rekam medis yang pengisiannya masih belum lengkap padahal rekam medis sangat penting sebagai sumber informasi untuk mengindeks rekam medis serta menyiapkan laporan ke rumah sakit dan Dinas Kesehatan. Data yang dianalisis adalah rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, analisis yang dipakai adalah analisis kuantitatif kelengkapan rekam medis. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 81 rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue didapatkan total kelengkapan rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue sebesar 90,12% dan 4 komponen analisis kuantitatif yaitu identitas pasien diisi dengan lengkap 86,41%, laporan penting di isi lengkap 92,59%, autentifikasi penulis diisi lengkap 85,18%, catatan yang baik di isi lengkap 96,29%. Peningkatan pengisian kelengkapan rekam medis dapat dilakukan dengan cara sosialisasi hasil pengisian rekam medis kepada dokter dan perawat, komite rekam medis sehingga menyadari bahwa pengisian dengan lengkap dapat menciptakan rekam medis yang berkualitas dan dapat di pertanggung jawabkan keaslian dari rekam medis tersebut.
ANALISIS KUALITATIF KEKONSISTENSIAN PENCATATAN DAN JUSTIFIKASI PENGOBATAN PADA REKAM MEDIS KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT MEKAR SARI BEKASI TAHUN 2021 Jeillia Jihan Swaradwibhagia; Lily Widjaja; Laela Indawati; Muniroh Muniroh
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 4: September 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelengkapan rekam medis dapat diukur secara analisis kuantitatif maupun kualitatif. Namun untuk melihat kekonsistensian pendokumentasian dilakukan secara analisis kualitatif. Permasalahan terjadi pada rendahnya kekonsistensian pencatatan dan justfikasi pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekonsistensian pencatatan dan justifikasi pengobatan di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi tahun 2021. Metode penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah 343 rekam medis dan sampel sebanyak 85 rekam medis. Hasil dari penelitian ini adalah ketidak-konsistensian pada subkomponen skrining risiko cedera/jatuh sebesar 91,76%, instruksi pemberian obat dalam pencatatan waktu instruksi, nama, jenis dan dosis obat serta waktu pemberian obat sebesar 94,11%, instruksi penghentian/penggantian obat dalam pencatatan waktu instruksi, nama, jenis dan dosis obat serta waktu pemberhentian/penghentian obat sebesar 61,17% dan instruksi pemeriksaan penunjang sebesar 89,41%. Belum ada standar prosedur operasional kegiatan analisis kualitatif, faktor-faktor penyebab ketidak-konsistensian ditinjau dari unsur sumber daya antara lain petugas analisis bukan lulusan rekam medis, tenaga kesehatan yang tidak melakukan autentikasi dengan baik serta desain formulir skrinning risiko jatuh dan formulir pemberian obat pasien yang tidak sesuai standar. Kekonsistensian rekam medis dari awal pasien masuk, dalam perawatan hingga diperbolehkan pulang menjadi penting untuk diperhatikan agar terjalin kesinambungan dalam pelayanan kesehatan yang diberikan.
ANALISIS KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT BHAKTI MULIA TAHUN 2022 Budiana Gustiara; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; MuniroH MuniroH
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.7885

Abstract

Kelengkapan informasi dalam pengisian rekam medis dapat menjadi masalah, karena rekam medis dapat memberikan informasi terinci tentang apa yang sudah terjadi kepada pasien selama berada di rumah sakit, hal ini pun berdampak pada mutu rekam medis serta terhadap pelayanan yang diberikan terhadap rumah sakit. Syarat rekam medis yang bermutu adalah terkait kelengkapan isian rekam medis. RS Bhakti Mulia telah memiliki Standar Prosedur Operasional tentang pengisian rekam medis rawat inap, namun belum 100% sesuai dan masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya Mengetahui gambaran kelengkapan isi rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Bhakti Mulia.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan cara memberikan gambaran dan menjelaskan hasil yang didapat secara lengkap.Hasil analisis kuantitatif dari 97 rekam medis rawat inap  didapatkan kelengkapannya dengan persentase 78,75%, pada komponen Identifikasi Pasien dengan persentase 89%, Catatan yang Penting dengan persentase 85,25%, Autentikasi Penulis dengan persentase 48,75%, dan Catatan yang Baik dengan persentase 92%.Kesimpulan yang dapat dilihat bahwa pengisian rekam medis rawat inap pada tahun 2022 di RS Bhakti Mulia masih belum mencapai 100% dikarenakan keterbatasan waktu dokter dalam mengisi rekam medis dan sering terlewat beberapa formulir sehingga tidak terisi. ketidaklengkapan dari rekam medis rawat inap yaitu membuat angka review rekam medis rawat inap menjadi tidak bagus dan membuat proses kelanjutan pengobatan terganggu karena riwayat pengobatan pasien tidak lengkap.
Co-Authors Abdullah, Rahim Abna, Inherni Marti Adinda Pratiwi Ainol Ainol, Ainol Aldhama, Shofa Aulia Alfi Shiddiq Syafrian Amin, Aminul Antoni Ludfi Arifin Ariany, Devy Arief Suwandi Azahra, Gadiza Azidah, Mega Puspita Bangun, Gabriella Eviana BUDI INDRAWAN Budiana Gustiara Bunyamin Bunyamin Christy, Jeanne Maria Cindy Adelia Daniel Happy Putra Dewi, Deasy Rosmala Dina Sonia dp, Terza Travelancya Elistia, Elistia Erviana, Erviana Fahmi Tamzil Fannya, Puteri Fatiha, Aulia Putri Ferina Ferina Ferina, Ferina Hamidah, Hamidah Harahap, Arman Hedher Tuakia Imama Zuchroh Indawati, Laela Iqbal Tri Putra Irhamna, Mailisa Irinericy, Rani Jeillia Jihan Swaradwibhagia Joko Nugroho Jusat, Idrus Lestari , Novita Indri Lestari, Rizki Amalia Lily Widjaya Lutfiana, Sephy Wira Mahadewi, Erlina Puspitaloka Mandala Putra, Juniawan Marli, Marli Menna, Yasinta Rosalia Meria, Lista Mira Asmirajanti Mohamad Reza Hilmy Muhamad Nur Muhmin, Andi Hidayat Mury Kuswari Muslichah Muslichah Mustikawati, Intan Silviana Nisa, Puspita Chairun Nita Rustanti Ni’mah, Mamluatun Nur Fadilah Nurmalasari, Mieke Nurmawaty, Dwi Okbertu, Heri Magitua Pandiangan, Ima Sari Pawenary, Pawenary Pratiwi, Adinda Puspitaloka Mahadewi, Erlina Puspitaloka, Erlina Putri, Marsha Navita Putri, Suci Sri Endah Lestari Mulyanto Rachmanida Nuzrina Rafika Dewi Rahmatullah Rahmatullah Ramadani , Hidayat Ratna Rahayu, RR Sri Rifqy, Ananda Aliffia Rina Irawati Rini Handayani Rismayanti, Tetin Sabtohadi, Joko Sahariah, Sahariah Salsabila Putri Cahyani Sangadji, Namira Wadjir Sarah Khonsa Sarah Khonsa Sari, Nurmila Seno Santoso Shalsabilla , Salsyah Silviana Mustikawati, Intan Siswahyudianto Siti Munfaqiroh Sophiyanto wuryan Sri Rosmalina Soejono Starlista, Viva Sugeng Santoso Sulthan, Fawwaz Amora Sura Klaudia Susilawati, Susilawati Syafitri, Yenni Syafriani Syafriani, Syafriani Tamzil, Fahmi Tasrif, Ari Bandana Tazkia Ghalliya Salsabilla Thamrin Abdullah Tri Putra, Iqbal Viatiningsih, Wiwik Widjaja, Lily Widjaya, Lily Widya Hary Cahyati Yalvema Miaz Yasinta Rosalia Menna Yenni Syafitri Yona Mimanda Yulia, Noor Zahrani, Ameylia